Claim Missing Document
Check
Articles

E Efektivitas Rosuvastatin Dan Pravastatin Sebagai Anti-Dislipidemia Pada Tikus JANTAN Furqan, Rizqi Nur; Nugraha, Dyan Fitri; Hakim, Ali Rakhman; Saputri, Rina; Komaliya, Risyda
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 4 No 2 (2024): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v4i2.485

Abstract

Background: Dyslipidemia is a disease that can have a negative impact on human health. Dyslipidemia treatment has 3 levels based on intensity, namely disease with high intensity, medium intensity, and low intensity. In this study, the drugs used were Pravastatin and Rosuvastatin, both of which were of medium intensity. Objective: Knowing the comparison of the effectiveness of the drugs Rosuvastatin and Pravastatin as anti-dyslipidemia in rats. Methods: The research method used in this study is True Experimental. The research design used in this study was the posttest only control group, namely by taking samples after being given the drugs Rosuvastatin and Pravastatin, so that it would be seen the effectiveness of the treatment given to the group of rats tested. Results: Rosuvastatin can lower LDL cholesterol better than Pravastatin because rosuvastatin has the highest binding interaction with HMG-CoA reductase, resulting in the strongest inhibition of cholesterol synthesis of all other statin groups. Pravastatin has the ability to lower LDL. From the results of the average values of the two statin class drugs, Rosuvastatin has a better average value than Pravastatin, but the statistical results can be concluded that there is no significant difference from the 0.5% Na CMC control to Rosuvastatin compared to Pravastatin. Conclusion: The statin class drug Rosuvastatin has better effectiveness than Pravastatin.
Pemberdayaan Kader Kesehatan melalui Pemanfaataan Teknologi dengan Pemberian Edukasi Hipertensi dalam Meningkatkan Kesadaran dan Pencegahan Masyarakat Di Kelurahan Alalak Utara Saftia Aryzki; Rina Saputri; Hairiana Kusvitasari; Jelita Annisa Putri; Nurul Zafirah; Monica Wikklin; Jesika Natalia; Emelia Haryanti Putri; Belva Handira
Jurnal Bakti untuk Negeri Vol 5 No 02 (2025): Jurnal Bakti Untuk Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/rgy3ee90

Abstract

Hypertension is a disease that is widely suffered by the community. Increasing public awareness of the importance of preventing hypertension is very necessary, especially at the community level. One way to increase awareness and prevention and control of the health of hypertension sufferers is to maximize the role of health cadres such as Posyandu cadres. Posyandu cadres have an important role as health educators in the village. Posyandu cadres must have sufficient knowledge and skills to be able to provide good and correct information according to their abilities. This community service activity aims to increase the knowledge and understanding of posyandu cadres regarding hypertension through educational media in the form of booklets, leaflets, digital-based posyandu health tools and health literacy books so that effective communication skills are created in providing education about hypertension. The method used in this community service is providing health education through counseling, mentoring and training of cadres, training in checking blood pressure, implementing pretests and posttests, and group discussions. The results of this activity are an increase in knowledge from posyandu cadres about hypertension. This can be seen from the results of the pre-test and post-test which showed an increase in knowledge of 8 cadres (80%) with an average pre-test and post-test score of 69 and 79. The increase in public knowledge and awareness of hypertension after receiving health education through technology has proven effective in strengthening the role of cadres in providing health services to the community, especially hypertension.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Desa Alat Melalui Pendidikan Tentang Penyakit Penyakit Nyeri [Empowerment of Village Health Cadres in Alat through Education on Pain-Related Diseases] Hakim, Ali Rakhman; Saputri, Rina; Puteri, Anggia
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261394

Abstract

Pain is a complex health issue that significantly affects quality of life. This community service activity aimed to enhance the knowledge of health cadres in Alat Village regarding pain through education using leaflets and interactive discussions. A total of 24 health cadres participated in the program, which included a pre-test, the delivery of materials, discussion, and a post-test. The evaluation results showed a significant improvement in cadres’ understanding of pain concepts, types, symptoms, causes, and management and prevention strategies. Leaflets proved to be an effective medium for delivering comprehensible and straightforward health information. This activity is expected to strengthen the role of health cadres in disseminating pain education to the broader community. Abstrak. Nyeri adalah masalah kesehatan yang kompleks dan sangat memengaruhi kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Desa Alat mengenai nyeri melalui edukasi menggunakan leaflet dan diskusi interaktif. Sebanyak 24 kader kesehatan mengikuti program yang meliputi pre-test, penyampaian materi, diskusi, dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman kader tentang konsep nyeri, jenis, gejala, penyebab, serta strategi pengelolaan dan pencegahan. Leaflet terbukti menjadi media yang efektif untuk menyampaikan informasi kesehatan yang mudah dipahami dan sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran kader kesehatan dalam menyebarkan edukasi tentang nyeri kepada masyarakat luas.
Evaluasi Penggunaan Obat Hipertensi pada Pasien Psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2022-2023: Evaluation of the Used of Hypertension Drugs in Psychiatric Patients at the Sambang Lihum Psychiatric Hospital In South Kalimantan Province for the Period 2022-2023 Hidayah, Nurul; Saputri, Rina; Komaliya, Risyda; Syamsu, Erlina
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.9785

Abstract

Gangguan jiwa merupakan sindrom pola perilaku seseorang yang secara khas berkaitan dengan suatu abnormalitas fungsi psikolog dan biologik. Pasien psikiatri berpotensi mengalami penyakit penyerta seperti hipertensi. Penggunaan obat psikiatri dengan beberapa obat hipertensi berpotensi mengalami interaksi dan menyebabkan pengunaan obat yang tidak rasional. Belum ada penelitian mengenai evaluasi penggunaan obat hipertensi pada pasien psikiatri, sehingga perlu dilakukan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat hipertensi pada pasien psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan periode 2022-2023. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pengambilan data rekam medik secara retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang mengacu kepada penilaian rasionalitas penggunaan obat berdasarkan WHO (4T + 1 W). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh karakteristik jenis kelamin, yaitu laki-laki 57,7% dan perempuan 42,3%. Berdasarkan usia 19-44 tahun sebesar 36,54%, usia 45-59 tahun 42,31% dan usia >60 tahun 21,15%. Penggunaan obat Amlodipin secara tunggal sebesar 50%, dan kombinasi Amlodipin + Sprinolactone + Lisinopril sebesar 3,85%. Rasionalitas penggunaan obat hipertensi dari 52 sampel diperoleh berdasarkan penilaian 4T + 1W sebesar 100%. Penggunaan obat hipertensi pada pasien psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan periode 2022-2023 sudah rasional.
Profil Flavonoid Ekstrak Etil Asetat Daun Matoa (Pometia pinnata Forst) Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Rahmah, Aulia; Julianti, Army; Ulpah, Nor Sipa Aulia
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.1000

Abstract

Penelitian ini membahas profil flavonoid pada ekstrak etil asetat daun matoa (Pometia pinnata), yang dikenal kaya akan senyawa bioaktif, khususnya flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan profil senyawa flavonoid daun matoa yang diekstraksi secara ultrasonik menggunakan pelarut etil asetat. Metode yang digunakan meliputi penggunaan alat spektrofotometer UV-Vis, ultrasonic cleaner, serta KLT silika gel untuk karakterisasi senyawa. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etil asetat daun matoa mengandung flavonoid. Hasil identifikasi KLT dari ekstrak etil asetat daun matoa menggunakan eluen Kloroform : etanol (2:8) didapatkan nilai Rf 0,73; 0,77; 0,91. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan dengan 3 kali replikasi, diperoleh rata-rata kadar flavonoid total sebesar 63.256 ± 8.858 mgQE/g. Daun matoa yang diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat secara ultrasonik menghasilkan kadar flavonoid yang cukup tinggi.
Profil Flavonoid Ekstrak Etil Asetat Daun Leyasi (Leucosyke capitellata Wedd) Hakim, Ali Rakhman; Saputri, Rina; Rahmah, Aulia; Julianti, Army; Ulpah, Nor Sipa Aulia; Natantri, Bamikha Priskila
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v4i1.996

Abstract

Daun Leyasi (Leucosyke capitellata Wedd) secara empiris digunakan masyarakat sebagai penurun kadar gula darah dan memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif, khususnya flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil flavonoid dari ekstrak etil asetat daun Leyasi melalui uji fitokimia, kromatografi lapis tipis (KLT), serta penetapan kadar flavonoid total. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode ultrasonik, kemudian dilakukan uji identifikasi flavonoid dengan reaksi Shinoda, FeCl₃, dan analisis KLT menggunakan eluen kloroform–etanol (2:8). Hasil KLT menunjukkan tiga bercak dengan nilai Rf 0,73; 0,81; dan 0,89 yang mengindikasikan keberadaan beberapa senyawa semipolar, terutama flavonoid. Penetapan kadar flavonoid total menghasilkan nilai rata‑rata 72,411 ± 3,843 mgQE/g dari tiga replikasi, menunjukkan presisi metode yang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa daun Leyasi mengandung flavonoid dalam kadar tinggi dan berpotensi dikembangkan sebagai sumber senyawa bioaktif untuk produk herbal atau fitofarmaka.
FARMASI DAN PRODUK KESEHATAN HALAL: STANDARISASI SERTIFIKASI HALAL, PERLINDUNGAN KONSUMEN, DAN KEPUASAN PASIEN Rina Saputri; Nasirah Asri; Murtiadi Awaluddin
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 2 (2026): Januari
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i2.63766

Abstract

Abstrak Industri farmasi dan produk kesehatan halal menjadi salah satu sektor strategis dalam pengembangan ekonomi syariah global. Peningkatan kesadaran masyarakat Muslim terhadap pentingnya kehalalan produk mendorong kebutuhan akan sistem sertifikasi yang terstandar, transparan, dan terpercaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses standardisasi sertifikasi halal pada produk farmasi, menilai implikasinya terhadap perlindungan konsumen, serta mengkaji pengaruhnya terhadap tingkat kepuasan pasien. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan studi literatur dan analisis kebijakan yang bersumber dari peraturan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), LPPOM MUI, serta studi kasus pada industri farmasi bersertifikat halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standardisasi sertifikasi halal berperan penting dalam menjamin kehalalan bahan baku, proses produksi, dan distribusi produk farmasi. Selain itu, keberadaan sertifikasi halal meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat perlindungan hukum bagi pengguna produk kesehatan, serta berkontribusi terhadap kepuasan pasien melalui jaminan keamanan dan kesesuaian dengan prinsip syariah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara pemerintah, lembaga sertifikasi, dan pelaku industri untuk mempercepat implementasi sistem jaminan halal di sektor farmasi secara menyeluruh. Kata kunci: Farmasi halal, standardisasi sertifikasi halal, perlindungan konsumen, kepuasan pasien.   Abstract The halal pharmaceutical and health products industry is one of the strategic sectors in the development of the global sharia economy. Increased awareness among Muslims of the importance of product halal certification has driven the need for a standardised, transparent and reliable certification system. This study aims to analyse the halal certification standardisation process for pharmaceutical products, assess its implications for consumer protection, and examine its impact on patient satisfaction levels. The research approach used is descriptive-qualitative with literature studies and policy analysis sourced from the regulations of the Halal Product Guarantee Agency (BPJPH), LPPOM MUI, and case studies in the halal-certified pharmaceutical industry. The results show that halal certification standardisation plays an important role in ensuring the halal status of raw materials, production processes, and distribution of pharmaceutical products. In addition, the existence of halal certification increases consumer confidence, strengthens legal protection for users of health products, and contributes to patient satisfaction through safety guarantees and compliance with sharia principles. This study recommends the need for synergy between the government, certification bodies, and industry players to accelerate the implementation of a comprehensive halal assurance system in the pharmaceutical sector. Keywords: Halal pharmacy, halal certification standardisation, consumer protection, patient satisfaction.
Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan Tentang Batuk Pilek Di Desa Sungai Rangas Ulu Mustaqimah, Mustaqimah; Saputri, Rina; Yanti, Novita; Ilahiya, Salwa Nur; Aryzki, Saftia; Hakim, Ali Rakhman; Ariani, Malisa
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.1021

Abstract

Batuk pilek adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernafasan bagian atas disertai dengan timbulnya gejala hidung tersumbat, keluarnya ingus, batuk sering disertai dengan demam dan sakit kepala. Pengobatan untuk batuk pilek hanya terbatas pada penanganan gejalanya saja tanpa membunuh virus penyebabnya. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penanganan penyakit batuk pilek sering terjadi, seperti menggunakan obat dengan indikasi dan gejala yang tidak tepat, sehingga kader kesehatan diperlukan untuk mengetahui pengetahuan tentang penyakit batuk pilek. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Desa Sungai Rangas Ulu tentang penyakit batuk pilek. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk penyuluhan serta diskusi dengan para kader kesehatan. Media yang digunakan berupa leaflet dan power point yang berisikan tentang penyakit batuk pilek. Evaluasi untuk menilai pengetahuan kader melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Sungai Rangas Ulu, dapat dilihat bahwa pengetahuan kader kesehatan mengalami peningkatan sebesar 67%, konsisten sebesar 11%, dan mengalami penurunan sebesar 22%. Faktor yang mempengaruhi terjadinya penurunan pengetahuan antara lain bisa terjadi karena kurangnya perhatian dari kader kesehatan pada saat pemberian materi atau dikarenakan metode penyampaian tim yang tidak efektif. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman kader kesehatan di Desa Sungai Rangas Ulu mengenai batuk pilek dengan cara pemberian materi dan diskusi berupa tanya jawab secara langsung.
Penguatan Pengetahuan Tentang Diabetes Melitus Bagi Kader Kesehatan Desa Pemangkih Baru [Strengthening Knowledge About Diabetes Mellitus for Community Health Volunteers in Pemangkih Baru Village] Mustaqimah, Mustaqimah; Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Yulida, Yulida; Noor, Fadhiyah Noor; Khadijah, Sitti
Indonesia Berdaya Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261470

Abstract

Abstrak. Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diabetes menjadi salah satu faktor risiko utama. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan Desa Pemangkih Baru terkait diabetes melitus melalui edukasi dan pelatihan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dan diskusi kelompok kecil yang melibatkan 13 kader kesehatan desa. Materi mencakup pengenalan gejala, faktor risiko, pencegahan, serta penatalaksanaan sederhana diabetes melitus. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan kader. Mayoritas hasil evaluasi peserta berada pada kondisi tetap dan meningkat. Selain itu, kader lebih percaya diri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan menjadi mitra aktif dalam upaya promotif dan preventif. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan desa, sehingga diharapkan dapat membantu menurunkan angka kasus diabetes melalui peran aktif kader di tingkat komunitas. Abstract. Diabetes mellitus is one of the non-communicable diseases whose prevalence continues to rise in Indonesia, especially in rural areas. Lack of public knowledge about diabetes prevention and management is a major risk factor. This community service aims to improve the health cadres' knowledge of diabetes mellitus in Pemangkih Baru Village through education and training. The methods used were interactive counseling and small group discussions involving 13 village health cadres. The materials covered the introduction of symptoms, risk factors, prevention, and simple management of diabetes mellitus. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure the improvement in the cadres' knowledge. Most participants showed knowledge that either remained the same or increased. In addition, the cadres became more confident in delivering information to the community and became active partners in promotive and preventive efforts. In conclusion, this training was effective in enhancing the knowledge and skills of village health cadres, and it is expected to help reduce the incidence of diabetes by increasing cadres' active role at the community level.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adhea Martin, Muhammad Aditha Angga Pratama Agustina, Ani Ahmad Hidayat Aima Pitriya Ali Rakhman Hakim Amanah , Nurul amanah, nurul Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda, Era Dea Anggia Puteri Anisa Ujuldah Anisa Ujuldah Annisa Fitria Anshori, Rahmat Giri Ariani, Malisa Arya Andika Saputra Arya Andika Saputra Aryzki , Saftia Aryzki, Saftia Auli Damayanti Aulia Damayanti Aulia Rahmah AYU LESTARI Az Zahra, Aulia Rahma Azhimia, Faida Belva Handira Budianor Budianor Dahlia Syahrina Darman, Aprilino Saputra Defitamira, Olvi Donaretsi, Olga Nathania Elisa, Audiya Emelia Haryanti Putri Enzelia, Yoan Evana, Nur Qomara Evita Peron Yoewono Fadhiyah Noor Anisa Fakhria Rizqina Fatthiya Lisyanti Faulina, Siti Emi Az-Zahra Fitri Sadlia Fitri Yuliana, Fitri Fitriyana, Rahma Frambudi, M. Noval Furqan, Rizqi Nur Gina Aulia Istiqomah Gumarus, Ellora Griselda Gusnianti, Elva Habibah, Nor Hairiana Kusvitasari Hariyanto, Ario Yudo Hateriah, SIti Henno, Mei Holilah, Shafira Nor Ilahiya, Salwa Nur Indriyani, Reni Jannah, Ghina Raudhatul Jelita Annisa Putri Jesika Natalia Julianti, Army Karinda, Niken Adkah Komaliya, Risyda Kurniawati, Darini Laili, Rofiatul Laurensia Yunita, Laurensia Lestari, Yayuk Puji Lisaura, Inggrit Windy Lisda Handayani, Lisda Luthfi Luthfi, Luthfi Maharani, Silvia Atwi Maharani, Tri Anita Maharatini, Mei Eklesia Mara, Ignatius Ronaldy Martini, Made Maulani, Eka Febrianti Miftahul Jannah Mohammad Basit, Mohammad Monica Wikklin Monica, Chindy Muhammad Riduansyah Mukti, Yusuf Anggoro Mursidah, Diana Aulia Murtiadi Awaluddin Mustaqimah Mustaqimah Muzdalifah, Nur Nasirah Asri Nastiti, Kunti Natantri, Bamikha Priskila Noor Latifah Noor, Fadhiyah Noor Nugraha, Dyan Fitri Nur Hidayah NURUL HIDAYAH Nurul Zafirah Octaviani, Via Oktavia, Regina Oktavia, Rissa Pratiwi, Sinta Puji Lestari, Yayuk Putri Vidiasari Darsono Putri, Mela Julia Qibtiyah, Mariatul Rahman, Agenia Ramadhan, Novalina Rossa Ramadhani, Alya Raudhatul Jannah, Ghina Reny Indriyani Ridho, Muhammad Jafar Rifa'atul Mahmudah Rifa'atul Mahmudah Rifa’atul Mahmudah Rifa’atul Mahmudah Risky Amelia Rohama Rohama Rohama, Rohama Rubina, Miranda Rustiana Rustiana Sadlia, Fitri Saftia Aryzki Saftia Aryzki Sagita, Ririn Samara, Akhmad Fadhil Saniah, Husnus Sari, Rani Normaya Sari, Rinda Intan Savitri, Amanda Shelvia Septianto, Gemilang Setia Budi Sismeri Dona Siti Malahayati Siti Mutaharah Sitti Khadijah Sri Rupaida Subhannur Rahman Sudarya, Maharani Fitria Syamsu, Erlina syifa, Nur Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Taufik Kurahman Tuti Alawiyah Ujuldah, Anisa Ulpah, Nor Sipa Aulia Utomo, Yudha Vania, Risma Ananda Wardhani, Yuliana Widya Mariyana, Widya Yanti, Novita Yulida, Yulida Yustian, Alifira Adhany Yusuf Anggoro Mukti Zhafirah Ressa Azzahra Zhafirah, Nurul Zita, Syifa Nur Zulianur, Riska Ali