Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan Tentang Batuk Pilek Di Desa Sungai Rangas Ulu Mustaqimah Mustaqimah; Rina Saputri; Novita Yanti; Salwa Nur Ilahiya; Saftia Aryzki; Ali Rakhman Hakim; Malisa Ariani
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.1021

Abstract

Batuk pilek adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernafasan bagian atas disertai dengan timbulnya gejala hidung tersumbat, keluarnya ingus, batuk sering disertai dengan demam dan sakit kepala. Pengobatan untuk batuk pilek hanya terbatas pada penanganan gejalanya saja tanpa membunuh virus penyebabnya. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penanganan penyakit batuk pilek sering terjadi, seperti menggunakan obat dengan indikasi dan gejala yang tidak tepat, sehingga kader kesehatan diperlukan untuk mengetahui pengetahuan tentang penyakit batuk pilek. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan di Desa Sungai Rangas Ulu tentang penyakit batuk pilek. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk penyuluhan serta diskusi dengan para kader kesehatan. Media yang digunakan berupa leaflet dan power point yang berisikan tentang penyakit batuk pilek. Evaluasi untuk menilai pengetahuan kader melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Sungai Rangas Ulu, dapat dilihat bahwa pengetahuan kader kesehatan mengalami peningkatan sebesar 67%, konsisten sebesar 11%, dan mengalami penurunan sebesar 22%. Faktor yang mempengaruhi terjadinya penurunan pengetahuan antara lain bisa terjadi karena kurangnya perhatian dari kader kesehatan pada saat pemberian materi atau dikarenakan metode penyampaian tim yang tidak efektif. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman kader kesehatan di Desa Sungai Rangas Ulu mengenai batuk pilek dengan cara pemberian materi dan diskusi berupa tanya jawab secara langsung.
Evaluasi Penggunaan Obat Hipertensi pada Pasien Psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2022-2023: Evaluation of the Used of Hypertension Drugs in Psychiatric Patients at the Sambang Lihum Psychiatric Hospital In South Kalimantan Province for the Period 2022-2023 Nurul Hidayah; Rina Saputri; Risyda Komaliya; Erlina Syamsu
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.9785

Abstract

Gangguan jiwa merupakan sindrom pola perilaku seseorang yang secara khas berkaitan dengan suatu abnormalitas fungsi psikolog dan biologik. Pasien psikiatri berpotensi mengalami penyakit penyerta seperti hipertensi. Penggunaan obat psikiatri dengan beberapa obat hipertensi berpotensi mengalami interaksi dan menyebabkan pengunaan obat yang tidak rasional. Belum ada penelitian mengenai evaluasi penggunaan obat hipertensi pada pasien psikiatri, sehingga perlu dilakukan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat hipertensi pada pasien psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan periode 2022-2023. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pengambilan data rekam medik secara retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi yang mengacu kepada penilaian rasionalitas penggunaan obat berdasarkan WHO (4T + 1 W). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh karakteristik jenis kelamin, yaitu laki-laki 57,7% dan perempuan 42,3%. Berdasarkan usia 19-44 tahun sebesar 36,54%, usia 45-59 tahun 42,31% dan usia >60 tahun 21,15%. Penggunaan obat Amlodipin secara tunggal sebesar 50%, dan kombinasi Amlodipin + Sprinolactone + Lisinopril sebesar 3,85%. Rasionalitas penggunaan obat hipertensi dari 52 sampel diperoleh berdasarkan penilaian 4T + 1W sebesar 100%. Penggunaan obat hipertensi pada pasien psikiatri di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Provinsi Kalimantan Selatan periode 2022-2023 sudah rasional.
Profil Flavonoid Ekstrak Etil Asetat Daun Leyasi (Leucosyke capitellata Wedd) Ali Rakhman Hakim; Rina Saputri; Aulia Rahmah; Army Julianti; Nor Sipa Aulia Ulpah; Bamikha Priskila Natantri
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v4i1.996

Abstract

Daun Leyasi (Leucosyke capitellata Wedd) secara empiris digunakan masyarakat sebagai penurun kadar gula darah dan memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif, khususnya flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil flavonoid dari ekstrak etil asetat daun Leyasi melalui uji fitokimia, kromatografi lapis tipis (KLT), serta penetapan kadar flavonoid total. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode ultrasonik, kemudian dilakukan uji identifikasi flavonoid dengan reaksi Shinoda, FeCl₃, dan analisis KLT menggunakan eluen kloroform–etanol (2:8). Hasil KLT menunjukkan tiga bercak dengan nilai Rf 0,73; 0,81; dan 0,89 yang mengindikasikan keberadaan beberapa senyawa semipolar, terutama flavonoid. Penetapan kadar flavonoid total menghasilkan nilai rata‑rata 72,411 ± 3,843 mgQE/g dari tiga replikasi, menunjukkan presisi metode yang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa daun Leyasi mengandung flavonoid dalam kadar tinggi dan berpotensi dikembangkan sebagai sumber senyawa bioaktif untuk produk herbal atau fitofarmaka.
Profil Flavonoid Ekstrak Etil Asetat Daun Matoa (Pometia pinnata Forst) Rina Saputri; Ali Rakhman Hakim; Aulia Rahmah; Army Julianti; Nor Sipa Aulia Ulpah
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.1000

Abstract

Penelitian ini membahas profil flavonoid pada ekstrak etil asetat daun matoa (Pometia pinnata), yang dikenal kaya akan senyawa bioaktif, khususnya flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan profil senyawa flavonoid daun matoa yang diekstraksi secara ultrasonik menggunakan pelarut etil asetat. Metode yang digunakan meliputi penggunaan alat spektrofotometer UV-Vis, ultrasonic cleaner, serta KLT silika gel untuk karakterisasi senyawa. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etil asetat daun matoa mengandung flavonoid. Hasil identifikasi KLT dari ekstrak etil asetat daun matoa menggunakan eluen Kloroform : etanol (2:8) didapatkan nilai Rf 0,73; 0,77; 0,91. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan dengan 3 kali replikasi, diperoleh rata-rata kadar flavonoid total sebesar 63.256 ± 8.858 mgQE/g. Daun matoa yang diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat secara ultrasonik menghasilkan kadar flavonoid yang cukup tinggi.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTI-HIPERTENSI TERHADAP PENGENDALIAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI SEKUNDER DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT X Halidah Halidah; Rina Saputri; Salwati Salwati; Melviani Melviani
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v9i1.26439

Abstract

ABSTRAK  Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu masalah kesehatanutama di Indonesia yang disebabkan oleh Mycobacteriumtuberculosis. Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin merupakan puskesmas dengan jumlahkasus TB terbanyak di kota tersebut, sehingga risiko kejadian efek sampingobat (ESO) juga tinggi. Penggunaan obat anti tuberkulosis dalamjangka panjangberpotensi menimbulkan ESO, sehingga monitoring perlu dilakukan untukmenjamin keamanan pasien.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan kejadianefeksamping obat pada pasien TB yang menjalani pengobatan di PuskesmasPekauman Kota Banjarmasin.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif denganrancangan crosssectional. Sampel dipilih menggunakan teknik purposivesampling, dengan jumlah responden sebanyak 33 pasien TB. Data diperolehmelalui wawancara menggunakan lembar observasional serta rekammedis pasien.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berada pada usiaproduktif (25–35 tahun). Dari 33 responden, efek samping yang paling seringterjadi adalah perubahan warna urin (66,66%), diikuti gatal (42,42%), mual (18,18%), nyeri persendian dan batuk (masing-masing 12,12%), pusing (9,9%), muntah (6,6%), dan pilek (3,3%).Simpulan: Monitoring efek samping obat TB menunjukkan sebagian besar pasien mengalami ESO dengan gejala dominan berupa perubahan warna urin dan gatal. Monitoring berkelanjutan perlu dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan terapi dan keselamatan pasien.
Profil Penggunaan Insulin Dan Oral Antidiabetika (OAD) PASIEN Rawat Jalan RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Tahun 2025 Masriani Masriani; Darini Kurniawati; Rina Saputri; Dewi Susanti Atmaja
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1796

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan terapi farmakologis jangka panjang, baik menggunakan insulin maupun oral antidiabetika (OAD). Peningkatan jumlah pasien DM berimplikasi pada meningkatnya penggunaan obat antidiabetika, sehingga diperlukan data profil penggunaan insulin dan OAD sebagai dasar evaluasi terapi dan perencanaan pengadaan obat. Tujuan: Untuk mengetahui profil penggunaan insulin dan OAD pada pasien di instalasi rawat jalan klinik penyakit dalam di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan observasional deskriptif dan pendekatan retrospektif. Jumlah sampel sebanyak 110 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien DM berada pada rentang usia 30–59 tahun. Pasien perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki. Berdasarkan pekerjaan, sebagian besar pasien merupakan ibu rumah tangga. Jenis insulin yang digunakan meliputi novorapid, levemir, humalog, dan rizodeg, dengan penggunaan terbanyak berupa kombinasi insulin novorapid–levemir. OAD yang paling banyak digunakan adalah metformin 500 mg dan glimepiride 2 mg. Pemberian insulin dilakukan secara subkutan dengan dosis terbanyak 10–20 IU per hari, sedangkan OAD diberikan secara oral dengan frekuensi 2–3 kali sehari. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa profil penggunaan insulin dan OAD pada pasien DM rawat jalan di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor didominasi oleh terapi kombinasi insulin dan penggunaan OAD metformin, dengan pola dosis dan rute pemberian yang sesuai dengan pedoman terapi diabetes melitus nasional.
Evaluasi Pemberian Informasi Obat (PIO) Tenaga Kefarmasian di Puskesmas Halong Haji Ida Nurlihayati; Saftia Aryzki; Yusuf Anggoro Mukti; Rina Saputri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1798

Abstract

Pendahuluan: Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan bagian penting dari pelayanan kefarmasian di puskesmas yang bertujuan menjamin penggunaan obat yang aman, rasional, dan efektif. Puskesmas rawat inap memiliki peran strategis dalam pemberian PIO karena melayani pasien rawat jalan maupun rawat inap dengan karakteristik yang beragam. Oleh karena itu, evaluasi pelaksanaan PIO perlu dilakukan untuk menilai mutu pelayanan kefarmasian dan keselamatan pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Pelayanan Informasi Obat (PIO) di Puskesmas Rawat Inap Halong. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan data dilakukan pada Januari 2026 di Puskesmas Halong dengan melibatkan 97 pasien dan 5 tenaga kefarmasian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, wawancara terstruktur, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa PIO di Puskesmas Halong telah dilaksanakan sesuai standar Permenkes Nomor 74 Tahun 2016  mayoritas pasien menerima informasi dasar obat seperti nama, indikasi/kegunaan, dosis, cara penggunaan, dan tindakan bila lupa minum obat, dengan persentase 100% (kategori sangat baik). Informasi efek samping obat diterima 81,44% pasien (kategori baik), cara penyimpanan 70,10% (baik), dan interaksi obat/makanan/obat lain 64,95% (cukup). Kompetensi tenaga kefarmasian berada pada kategori baik hingga sangat baik komunikasi dengan pasien, memastikan pemahaman, dan sikap profesional, sebagian tenaga belum mengikuti pelatihan atau seminar terkait PIO. Sarana dan prasarana ruang konseling, meja pelayanan, media edukasi, dan alat komunikasi tersedia dan memadai, namun leaflet sebagai media cetak belum tersedia, sehingga memengaruhi waktu konseling. Kesimpulan: PIO di Puskesmas Halong telah berjalan sesuai standar, efektif dalam menyampaikan informasi dasar obat, namun memerlukan peningkatan melalui penyediaan media cetak dan strategi konseling tambahan agar seluruh informasi obat dapat diterima secara lengkap oleh pasien.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adhea Martin, Muhammad Aditha Angga Pratama Agustina, Ani Ahmad Hidayat Aima Pitriya Ali Rakhman Hakim Amanah , Nurul amanah, nurul Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda Shelvia Savitri Amanda, Era Dea Anggia Puteri Anggia Puteri Anisa Ujuldah Anisa Ujuldah Annisa Fitria Anshori, Rahmat Giri Aprilia Sulistia Sari Ariani, Malisa Army Julianti Army Julianti Arya Andika Saputra Arya Andika Saputra Aryzki , Saftia Aryzki, Saftia Auli Damayanti Aulia Damayanti Aulia Rahmah Aulia Rahmah Aulia Rahmah AYU LESTARI Az Zahra, Aulia Rahma Azhimia, Faida Bamikha Priskila Natantri Belva Handira Budianor Budianor Dahlia Syahrina Darini Kurniawati Darman, Aprilino Saputra Defitamira, Olvi Dewi Susanti Atmaja Donaretsi, Olga Nathania Elisa, Audiya Emelia Haryanti Putri Enzelia, Yoan Erlina Syamsu Evana, Nur Qomara Evita Peron Yoewono Fadhiyah Noor Anisa Fadhiyah Noor Noor Fakhria Rizqina Fatthiya Lisyanti Faulina, Siti Emi Az-Zahra Fitri Sadlia Fitri Yuliana, Fitri Fitriyana, Rahma Frambudi, M. Noval Furqan, Rizqi Nur Gina Aulia Istiqomah Gumarus, Ellora Griselda Gusnianti, Elva Habibah, Nor Hairiana Kusvitasari Haji Ida Nurlihayati Halidah Halidah Hariyanto, Ario Yudo Hateriah, SIti Henno, Mei Holilah, Shafira Nor Indriyani, Reni Jannah, Ghina Raudhatul Jelita Annisa Putri Jesika Natalia Karinda, Niken Adkah Komaliya, Risyda Kurniawati, Darini Laili, Rofiatul Laurensia Yunita, Laurensia Lestari, Yayuk Puji Linda Kusumawati Lisaura, Inggrit Windy Lisda Handayani, Lisda Luthfi Luthfi, Luthfi Maharani, Silvia Atwi Maharani, Tri Anita Maharatini, Mei Eklesia Malisa Ariani Mara, Ignatius Ronaldy Marisa Andani Martini, Made Masriani Masriani Maulani, Eka Febrianti Meliana Andini Melviani Melviani Miftahul Jannah Mohammad Basit, Mohammad Monica Wikklin Monica, Chindy Muhammad Riduansyah Mukti, Yusuf Anggoro Mursidah, Diana Aulia Murtiadi Awaluddin Mustaqimah Mustaqimah Muzdalifah, Nur Nasirah Asri Nastiti, Kunti Natantri, Bamikha Priskila Noor Latifah Noor, Fadhiyah Noor Nor Sipa Aulia Ulpah Nor Sipa Aulia Ulpah Novita Yanti Nugraha, Dyan Fitri Nur Hidayah NURUL HIDAYAH Nurul Hidayah Nurul Zafirah Octaviani, Via Oktavia, Regina Oktavia, Rissa Pratiwi, Sinta Puji Lestari, Yayuk Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Mela Julia Qibtiyah, Mariatul Rahman, Agenia Ramadhan, Novalina Rossa Ramadhani, Alya Raudhatul Jannah, Ghina Reny Indriyani Ridho, Muhammad Jafar Rifa'atul Mahmudah Rifa'atul Mahmudah Rifa’atul Mahmudah Rifa’atul Mahmudah Risky Amelia Risyda Komaliya Rohama Rohama Rohama, Rohama Romika Romika Rubina, Miranda Rustiana Rustiana Sadlia, Fitri Saftia Aryzki Saftia Aryzki Sagita, Ririn Salwa Nur Ilahiya Salwati Salwati Samara, Akhmad Fadhil Saniah, Husnus Sari, Rani Normaya Sari, Rinda Intan Savitri, Amanda Shelvia Septianto, Gemilang Setia Budi Sismeri Dona Siti Malahayati Siti Mutaharah Sitti Khadijah Sitti Khadijah Sri Rupaida Subhannur Rahman Sudarya, Maharani Fitria Syamsu, Erlina syifa, Nur Tambun, Madschen Sia Mei Ol Siska Selvija Taufik Kurahman Tuti Alawiyah Ujuldah, Anisa Utomo, Yudha Vania, Risma Ananda Wardhani, Yuliana Widya Mariyana, Widya Yuliana Romadhani Yulida Yulida Yulida, Yulida Yustian, Alifira Adhany Yusuf Anggoro Mukti Zhafirah Ressa Azzahra Zhafirah, Nurul Zita, Syifa Nur Zulianur, Riska Ali