Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Gel Penyembuh Luka Diabetes dari Ekstrak Rumput Laut pada Siswa dan Guru di Yayasan Generasi Muslim Cendekia (GMC) Payung Lombok Tengah Candra Dwipayana Hamdin, Handa Muliasari, Eka Sunarwidhi Prasedya, Sunarpi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.821 KB)

Abstract

Kejadian diabetes di Lombok Tengah masih sangat tinggi, pada tahun 2016 kejadian diabetes sebanyak 3364 pasien rawat jalan di puskesmas. Masyarakat kalangan bawah cenderung kurang memperhatikan kondisi dan komplikasi yang akan terjadi akibat diabetes dan luka pada diabetes. Amputasi tungkai bawah paling banyak karena luka kaki diabetes, jumlah penderita Diabetes Melitus dengan luka kaki terus meningkat dengan resiko 15-16 kali lebih besar untuk amputasi. Berdasarkan alasan tersebut pengabdian akan dilakukan di Desa Puyung Lombok Tengah. Rumput laut liar yang tidak termanfaatkan (Sargaasum sp) diketahui mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, polifenol, saponin, dan triterpenoid atau steroid. Senyawa-senyawa tersebut telah diketahui berperan dalam penyembuhan luka melalui mekanisme antimikroba, meningkatkan neovaskularisasi dan kepadatan kolagen, serta sebagai astringensia dan antioksidan. Pada pengabdian ini dilakukan demonstrasi hasil penelitian sekala laboratorium pemanfaatan rumput laut liar Sargassum sp untuk penyembuh luka pada diabetes. Selain itu memberikan edukasi kepada siswa dan guru mengenai pentingnya perawatan luka sehingga mampu mencegah kemplikasi khusunya amputasi pada luka diabetes. Demonstrasi dilanjutkan dengan pelatihan membuat gel penyembuh luka dengan bioaktif berbasis rumput laut. Diharapkan mampi dikembangkan menjadi produk gel sekala rumah tangga. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan metode dikusi, demonstrasi dan praktik. Hasil pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa dan guru mengetahui aplikasi rumput laut sebagai penyembuh luka diabetes dan terlatih untuk membuat sediaan gel penyembuh luka dengan bahan aktif dari rumput laut Sargaasum sp. Selain itu siswa dan guru memahami pentingnya perawatan luka diabetes untuk mencegah komplikasi dan amputasi akibat luka diabetes. Sehingga rumput laut liar Sargaasum sp bisa dimanfaatkan untuk aplikasi kesehatan / peneyembuh luka diabetes. Melalui pengabdian ini dihasilkan prototype produk gel penyembuh luka S-Gell Wound Healing.
Alih Teknologi Teknik Pewarnaan Menggunakan Antosianin Berbasis Ph Untuk Kain Tenun Khas Lombok Dhony Hermanto; Nurul Ismillayli; Baiq Handayani Rinuastuti; Ulul Khairi Zuryati; Handa Muliasari; Qurnia Aini; Bela Azkiana; Ni Kadek Intan Wulan Sinta Dewi
Jurnal Gema Ngabdi Vol. 4 No. 3 (2022): JURNAL GEMA NGABDI
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jgn.v4i3.261

Abstract

Dyeing woven yarn using natural dyes is increasingly popular, but the process is complicated, color consistency is low, fades easily and color choices are limited. Service activities in Sukarara Village in the form of socialization and assistance on coloring techniques using pH-based anthocyanins (acidity degrees) were carried out as a solution to these problems. By varying the pH of the anthocyanin solution using buffer 2-10 followed by fixation/mordanting, more color variations (one type of plant extract), consistency and color resistance were achieved. The activity partners are 20 members of the Subahnale Tourism Awareness Group (Pokdarwis). Activities include FGD, interviews, socialization, mentoring and evaluation. The activity was carried out well without significant obstacles with an increase in the average value of partners from 55 to 87. It is hoped that Pokdarwis can synergize with the village government for the sustainability of activities so that the role of woven fabrics positively contributes to the community welfare.
Solvent Optimization for Extraction Mesua ferrea L. Leaves As An Antioxidant Using Simplex Lattice Design Method Handa Muliasari; Luh Putu Intan Paramitha Sari; Aliefman Hakim
Ad-Dawaa: Journal of Pharmaceutical Sciences Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/djps.v5i1.29302

Abstract

Mesua ferrea L. leaves methanol extract has the highest antioxidant activity than the other part of the plant. However methanol is toxic solvent, so the using of methanol for extraction may harmful for health and environment. The purpose of this study was to optimize the solvent combination of ethanol and water for extraction of Mesua ferrea L. leaves by using Simplex Lattice Design (SLD) method. The samples were extracted by Ultrasonic Assisted Extraction (UAE) using variation of solvents ethanol 96%, ethanol 50% and water. The solvent combination was optimized by using SLD method based on the Total Phenolic Content of all crude extract. The result showed that the TPC of ethanol 96%, ethanol 50% and water crude extracts were 574.7±66.97 mgGAE/g, 657.8±37.02 mgGAE/g and 524.23±14.48 mgGAE/g respectively. SLD was calculated and the optimal solvent obtained was ethanol 55% with TPC of 626.235± 23 mgGAE/g. The ethanol 55% extract of Mesua ferrea L. leaves has strong antioxidant activity (IC50 57.77) ppm using DPPH method.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Sargassum polycystum dari Pantai Batu Layar, Nusa Tenggara Barat Dani Syaiful Akbar; Anggit Listyacahyani Sunarwidhi; Handa Muliasari
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v7i2.6546

Abstract

Sargassum polycystum termasuk dalam kelas Phaeophyceae atau rumput laut coklat yang memiliki metabolit sekunder yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% S. polycystum dan fraksinya terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. Sejumlah sampel S. polycystum dikumpulkan dari Pantai Batu Layar, Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi (3x24 jam) dan difraksinasi menggunakan corong pisah, sehingga diperoleh ekstrak etanol pekat S. polycystum dan fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air. Selanjutnya dilakukan uji skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan steroid/terpenoid. Hasil pemeriksaan metabolit sekunder pada ekstrak etanol mengandung semua metabolit sekunder kecuali triterpenoid, fraksi n-heksana hanya mengandung alkaloid dan steroid, fraksi etil asetat mengandung saponin dan steroid dan fraksi air mengandung flavonoid dan tanin. Uji aktivitas antibakteri ekstrak dan ketiga fraksi dilakukan dengan metode difusi cakram. Perlakuan terdiri dari ekstrak etanol 96%, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air S. polycystum dengan konsentrasi masing-masing 25% b/v, 50% b/v 80% b/v dan 100% b/v. Kontrol positif yang digunakan adalah kloramfenikol 0,1%. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bersama fraksi rumput laut coklat S. polycystum memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus ATCC 25923 (p<0,05).
PENDEKATAN PARIWISATA BERKELANJUTAN PADA INDUSTRI KERAJINAN TENUN SUKARARA LOMBOK TENGAH Dhony Hermanto; Nurul Ismillayli; Baiq Handayani Rinuastuti; Ulul Khairi Zuryati; Fahrurazi Fahrurazi; Ahmad Wirahadi; Handa Muliasari
Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 4 (2022): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v9i4.748

Abstract

Sukarara Village as a weaving center village in Lombok is expected to be one of the attractions for tourists visiting Lombok. Weaving skills are passed down from generation to generation to the women of Sukarara Village so that they are able to produce very good quality woven fabrics. The management of the Sukarara weaving tourism village is under the coordination of the Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Subahnale, especially the marketing of woven fabrics. Unfortunately, their knowledge and business management skills are still limited so they require assistance and training to have good management knowledge in terms of production, human resources, finance and marketing as a form of community service activities (PKM). PKM activities are carried out through outreach and training to partners, starting with a survey of partner conditions (through FGDs and interviews), then business management training (production, human resources, marketing and finance) and evaluating partner knowledge based on test scores. Partners are also introduced to SWOT analysis in order to evaluate the condition of the business so that it keep going and growing. The evaluation results showed that the implementation of socialization and training by the PKM team in general has been running quite effectively. This is indicated by the increase in the average score of partners' knowledges of business management including production, human resources, finance and marketing. The active involvement and enthusiasm of the participants were observed during the activity. The sustainability of this program needs to be pursued by Pokdarsis Subahnale while still receiving direction from the PKM implementation team so that the role of Sukarara Village as a weaving tourism village is more apparent in improving the welfare of its people.
Studi Aktivitas Tanaman Herbal Sebagai Salah Satu Alternatif Anticovid-19 agus dwi ananto; Handa Muliasari; Rizqa Fersiyana Deccati
Majalah Farmaseutik Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v19i1.70374

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) belakangan ini menjadi topik penyakit yang sangat diperbincangkan. Penggunaan obat-obatan yang biasa digunakan untuk penanganan virus Corona terdahulu yaitu SARS-CoV dan Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) menjadi salah satu alternative yang bisa dilakukan, hal ini dikarenakan adanya kemiripan genome diantara ketiga jenis virus ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi interaksi antara senyawa-senyawa yang terdapat pada beberapa tanaman herbal di Indonesia yang sebagai antiCOVID-19 yang bekerja sebagai inhibitor 3CLpro dan PLpro virus SARS-CoV-2 dengan reseptor target menggunakan metoda in silico. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan pendekatan insilico yang akan mengkaji hubungan interaksi senyawa yang terdapat dalam tanaman dengan reseptor target dilihat dari pendekatan visual berbasis komputasi. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah untuk target protein PLpro didapat senyawa seperti 6-gingerol dengan skor docking -99,011dibandingkan dengan senyawa pembanding  sebesar -101,771. Sedangkan untuk target 3CLpro didapat senyawa kombinasi antara citral, xanthorrhizol, curcumin, dan  6-gingerol dengan skor docking -78,735 sedangkan pembandingnya sebesar -87,026. Berdasarkan hasil visualisasi terlihat adanya interaksi antara senyawa-senyawa tersebut dengan residu asam amino. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa beberapa senyawa dari bahan alam seperti curcumin,  6-gingerol  dan androgapolide serta kombinasi dari beberapa senyawa bahan alam memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai anticovid-19. 
PELATIHAN PENANAMAN DAN PEMBUATAN MINUMAN JAHE MERAH DI DUSUN ABIAN TUBUH LOMBOK TENGAH Jurnal Pepadu; Handa Muliasari; Rizqa F. Deccati; Agus D. Ananto
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2472

Abstract

Kondisi pandemi COVID-19 telah mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. Dalam menjalankan kehidupan di masa “New Normal” sangat diperlukan upaya pencegahan penularan yaitu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan memperkuat imunitas tubuh dengan mengonsumsi bahan-bahan herbal yang terbukti meningkatkan sistem imun tubuh untuk melawan serangan virus. Pengetahuan mengenai penggunaan bahan herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh masih rendah di kalangan masyarakat, sehingga diperlukan edukasi terkait penggunaan bahan herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemi. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan serbuk minuman jahe merah dalam rangka memperkuat imunitas tubuh dan juga perekonomian masyarakat di saat pandemi telah berhasil dilakukan di Dusun Abian Tubuh Desa Bunut Baok Kecamataran Praya Kabupaten Lombok Tengah dengan jumlah peserta 21 orang. Kegiatan pengabdian meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait cara menanaman dan pembuatan serbuk minuman jahe merah. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan imunitas tubuh dan perekonomian masyarakat terutama di masa pandemi.
Design New Compound of Meisoindigo Derivative as Anti Breast Cancer Based on QSAR Approach Agus Dwi Ananto; Handa Muliasari; Saprizal Hadisaputra
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 23, No 9 (2020): Volume 23 Issue 9 Year 2020
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.117 KB) | DOI: 10.14710/jksa.23.9.305-311

Abstract

Design new compounds of Meisoindigo using the QSAR approach with semiempirical methods have been successfully made with better biological activity as anti-breast cancer results. The research method used to design the new compound of meisoindigo derivatives uses the semiempirical methods. The research procedure divide into tree step, molecular modeling, QSAR equation analysis, and design of new compounds. The PM3 method was chosen as a better method because it has model results that are more representative of physicochemical aspects. The selection of the best model is made by multilinear regression statistical analysis. New compounds derived from the design are expected to bind to the Cyclin-Dependent Kinase 4 (CDK4) enzyme that helps in the cell cycle to prevent cell division. Based on the design, the compound of (E)-2-(2-oxo-1-(2-(trifluoromethyl) benzyl)indolin-3-ylidene)-N-(quinoline-7-yl) acetamide choose as a new compound with more better biological activity (log 1/IC50 = 6.992) than before (log 1/IC50 = 5.823)
EDUKASI DAN DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PREVALENSI DAN RESIKO PENYAKIT DEGENERATIF Handa Muliasari; Candra Dwipayana Hamdin; Agus Dwi Ananto; Muhsinul Ihsan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2019): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.029 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v2i1.1018

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan membutuhkan pengelolaan seumur hidup dalam mengontrol kadar gula darah agar dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya penyakit diabetes mellitus, pencegahannya, dan pengendaliannya menyebabkan penyakit ini semakin banyak terjadi di masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit DM dan melakukan deteksi dini DM. Peserta kegiatan pengabdian adalah orang tua/wali murid di TK Pancasila Narmada Kabupaten Lombok Barat. Program pengabdian meliputi edukasi atau penyuluhan tentang penyakit DM, pemeriksaan gula darah sewaktu dan tekanan darah, serta diskusi dan pendampingan tentang DM. Berdasarkan hasil kegiatan penyuluhan, sejumlah 45 orang peserta telah menerima informasi mengenai DM dengan baik.. Deteksi dini diabetes mellitus dilakukan dengan pemeriksaan gula darah sewaktu menghasilkan sejumlah 9,10 % peserta mengalami diabetes, sejumlah 36,40% peserta mengalami pre diabetes, dan 63,60% memiliki kadar gula darah sewaktu dalam kadar normal. Peserta yang mengalami diabetes juga mengalami hipertensi.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI GLUKOMANAN TERHADAP SIFAT FISIK SEDIAAN GEL NATRIUM DIKLOFENAK Handa Muliasari; Novita Eliya Wardani; Windah Anugrah Subaidah
INDONESIA NATURAL RESEARCH PHARMACEUTICAL JOURNAL Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/inrpj.v8i1.6707

Abstract

Natrium diklofenak merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang dalam bentuk sediaan gel lebih banyak digemari karena lebih praktis dan resiko efek samping lebih kecil. Bentuk sediaan gel biasanya menggunakan gelling agent sintetik yang memiliki beberapa kekurangan sehingga dibutuhkan alternatif sumber gelling agent lain yaitu glukomanan dari umbi porang. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan pengaruh variasi konsentrasi glukomanan sebagai gelling agent terhadap sifat fisik sediaan gel natrium diklofenak. Penelitian yang dilakukan meliputi formulasi sediaan gel natrium diklofenak, evaluasi sifat fisik sediaan dan analisis data. Formulasi sediaan gel natrium diklofenak menggunakan variasi konsentrasi tepung glukomanan sebagai gelling agent sebesar 1%; 1,5% dan 2%. Formula sediaan gel natrium diklofenak kemudian dievaluasi sifat fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, sifat alir, pH, daya sebar dan daya lekat. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variasi konsentrasi glukomanan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap sifat fisik dari sediaan gel natrium diklofenak. Semakin tinggi konsentrasi glukomanan yang digunakan, semakin signifikan peningkatan pH dan daya lekat, namun daya sebar sediaan gel menurun seiring peningkatan konsentrasi glukomanan dalam sediaan. Variasi konsentrasi glukomanan juga menyebabkan adanya perbedaan organoleptis sediaan (bentuk dan warna), namun tidak menyebabkan adanya perbedaan pada homogenitas dan sifat alir sediaan gel natrium diklofenak.
Co-Authors Afriza Faishal, Imam Agriana Rosmalina Hidayati Agus D. Ananto Agus Dwi Ananto, Agus Agus saputra Ahmad Wirahadi Ali Harris Aliefman Hakim Almira Amini Alwi, Andi Siti Fatimah Alya, Ainun Amalia, Marshanda Fitri Amini, Almira Anandia Intan Maulidya, Selvira Ananta, Muhammad Naufal Farras Anggit Listyacahyani Sunarwidhi Annas, Zulfiana Fitrianingrum Annisa Rizka Nirmala Azariani, Wiwin Baiq Handayani Rinuastuti Baiq Ressa Puspita Rizma Baiq Ridho Amalia Baiq Ridho Amalia Baiq Sofianti Annisa Baiq Sopiah Bayu Priyambodo Bela Azkiana Candra D Hamdin Candra D. Hamdin Candra Dwipayana Hamdin Candra Dwipayana Hamdin Candra Dwipayana Hamdin Candra Dwipayana Hamdin Candra Dwipayana Hamdin Candra Eka Puspitasari Dani Syaiful Akbar Deccati, Rizqa Fersiyana Dedianto Hidajat Devy Shandra Purwati Dhony Hermanto Diba, Asmara Yauma Putri Farah Diva Almira Dzulqaidah, Intan Edi M Jayadi Elliya Rosyada Emmy Yuanita Emmy Yuanita Ernin Hidayati Erwinayanti, Gusti Ayu Putu Sri Fahrurazi Fahrurazi Fania Rahman Farobbi, Muhammad Iqbal Febriyanto Febriyanto Fersiyana Deccati, Rizqa Guban Juniarza, A'yuni Hafizah, Qori'atul Hajrin, Wahida Hamdin, Candra Dwipayana Hasanah, Nunung Uswatun Hayyatun Nufus, Fadirah Hesti Wulandari Hidayati, Agriana Rosmalina Hilkatul Ilmi I MADE SUDARMA I Made Sudarma Ihsan, Muhsinul Ima Arum Lestarini Indah Permata Sari Jones, Clive Junaida, Alfini Jurnal Pepadu Kabir, Mila Mayanti Laksono Trisnantoro Lalu Ardian Hadi Lalu Husnul Hidayat Lina Permatasari Lina Permatasari Lina Permatasari Luh Putu Intan Paramitha Sari M. Elyadi M. Rifqi Azami S, Lalu Magfira Nurmalasanti, Nadia Mahacita Andanalusia Megawati Muhsinul Ihsan Muhsinul Ihsan Muhsinul Ihsan Muhsinul Ihsan Muhsinul Ihsan Muhsinul Ihsan Mujiburrohman Mujiburrohman Mukhlishah, Neneng Rachmalia Izzatul Mukminah Mursidi, Siswandi Nankervis, Leo Ni Kadek Intan Wulan Sinta Dewi Ni Luh Arisa Prahastuti Winastri Ni Made Amelia Ratnata Dewi Ningsih, Baiq Nila Sari Nining Purwati Nirmala, Annisa Rizka Nisa Isneni Hanifa Novita Eliya Wardani Novita Eliya Wardani Nur Nadhifah Zahra Nur Nadhifah Zahra Nurul Hidayah Patya Putri, Hudaynu Permatasari, Lina Permatasari, Ni Made Ayu Dinda Priyambodo, Bayu Qori'atul Hafizah Qurnia Aini Rachmalia Izzatul Mukhlishah, Neneng Raehanul Maziya Rahmayanti, Wulan Desi Rahula Vijja Sammanta Regita Pramesti Retno Zahara Reza Sagista Riadi, Putri Oktaviati Risa Dwi Sosalia Riza Rusyiana Rizkika, Adila Rizqa F. Deccati Rizqa Fersiyana Deccati Rizqa Fersiyana Deccati Rizqa Fersiyana Deccati Rizqa Fersiyana Deccati Rizqa Fersiyana Deccati Romi Juniawan Sahila, Dinda Salsabila, Arista Rizkika Putri Sammanta, Rahula Vijja Saprizal Hadisaputra Saprizal Handisaputra Saputra, Yoga Dwi Setiawan, Wahyu Aldi Sopiah, Baiq Sosalia, Risa Dwi Suhirman suhirman Tasya Kamila, Afifah Tunggal Arya Rezky, Noval Ulul Khairi Zuryati Ulul Khairi Zuryati Virnia Wanda Utami Wahida Hajrin Wahida Hajrin Wahyu Bintang Ilahi Windah Anugrah Subaidah Wirasisya, Dyke Gita Yayuk Andayani Yayuk Andayani Yayuk Andayani Yohanes Juliantoni Yuli Eka Hardianti Zahra, Nur Nadhifah Zanuba, Regina Brigita Zulfiana Fatianingrum Annas