Claim Missing Document
Check
Articles

Mutu Layanan Peserta BPJS Kesehatan: Pendekatan Interaction Quality Dimension Ruslang; Yanuar Azis, Anugerah; Khaeriah B; Azizah, A. Nur; Mustafa, Idarwati; Mikhrunnisai, Andi; Yakob, Asmirati; Alfiyani, Lina
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i1.5426

Abstract

BPJS Kesehatan continues to improve the quality of health services through various facilities that work with it. According to BPJS Kesehatan data in 2021, there are 10,228 puskesmas and 7,078 private clinics as First Level Health Facilities (FKTP), and 2,745 hospitals as Advanced Referral Health Facilities (FKRTL). This study aims to analyze the quality of BPJS Health services from the perspective of participants using the Interaction Quality Dimension approach at Puskesmas Tanasitolo, Wajo Regency, South Sulawesi. The research approach used is quantitative with a descriptive design. Data collection was carried out through distributing questionnaires to 99 respondents, namely BPJS Health participants who met certain criteria. The results showed that the attitude, behavior, and expertise of health workers have a significant impact on BPJS Health patient satisfaction. Therefore, it is important to continue to improve these aspects to ensure optimal health services for BPJS Kesehatan patients at the Puskesmas.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Model Pembelajaran Think Pair Share Terhadap Pengatahuan dan Sikap Anak Usia Sekolah Dalam Komsumsi Sayur Nirmawati Darwis; Ruslang, Ruslang; Hasan, Masrah; Yammar, Yammar; Wardanengsih, Ery
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16371

Abstract

Anak usia sekolah merupakan usia dimana anak mengalami proses tumbuh kembang yang sangat pesat dan cepat dan memerlukan asupan gizi yang baik agar pertumbuhan dan perkembangan badannya seimbang. Salah satu pemenuhan gizi yang tepat ialah dengan mengonsumsi makanan sehat seperti mengonsumsi sayur. Namun kenyataannya anak masih sulit untuk mengkonsumsi sayur dalam jumlah yang memadai. Hal ini di karenakan pengetahuan anak mengenai pentingnya konsumsi sayur masih kurang dan berdampak pada sikap anak. Pendidikan kesehatandengan model pembelajaranThink Pair Share sangat berperan penting dalam menambah pengetahuan anak mengenai konsumsi sayur. Model Think Pair Share membuat anak akan berpikir kritis, saling merespon dan membantu dalam berdiskusi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan model pembelajaran Think Pair Share terhadap pengetahuan dan sikap anak usia sekolah dalam konsumsi sayur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitianpre-eksperimentaldengan rancangan one-group pre-post test design, dimana metode ini mengungkapkan ada tidaknya perbedaan pengetahuan dan sikap anak usia sekolah dalam konsumsi sayur sebelum dan sesudah di berikan intervensi. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas 5 SDN 213 Lapongkoda sebanyak 85 siswa. Teknik pengambilan sampelyaituteknik total sampling, maka sampel dalam penelitian ini sama dengan jumlah populasi yaitu 85 responden. Data di analisa menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Testuntuk pengetahuan dan sikap dengan signifikan p-value < 0,05 . Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Testmenunjukkan p-value pengetahuan dan sikap yaitu 0,000 atau (p-value< 0,05). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan kesehatan dengan model pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap anak usia sekolah dalam konsumsi sayur.
Hubungan Total Quality Management (TQM) Dengan Kepuasan Pasien Di Ruang Perawatan Lantai 3 Di Rumah Sakit Hikmah Citra Medika Sengkang Azis, Anugerah Yanuar; Darwis, Nirmawati; Yammar, Yammar; Arafah , Eka Hardianti; Ruslang, Ruslang; Mu’sing, Abdul Baiz
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18930

Abstract

Kondisi individu dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah akses dan kualitas pelayanan kesehatan. Seiring meningkatnya taraf hidup masyarakat Indonesia, kesadaran akan pentingnya mutu layanan rumah sakit pun ikut bertambah. Secara umum, Total Quality Management (TQM) merupakan suatu pendekatan untuk meningkatkan mutu pelayanan. Jika diterapkan dengan baik, TQM dapat berkontribusi pada peningkatan kepuasan pasien, karena dianggap sebagai alat penting dalam upaya perbaikan kualitas layanan rumah sakit. Kepuasan pasien sendiri diartikan sebagai sejauh mana individu merasa terpenuhi harapannya terhadap layanan yang diterima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional study) untuk menganalisis populasi atau sampel tertentu. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan metode total sampling, yakni seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Dari 37 responden yang diteliti, sebanyak 22 orang (59,5%) menilai bahwa pelaksanaan TQM sudah baik, 12 orang (32,4%) menilai cukup, dan 3 orang (8,1%) menilai kurang. Dalam hal kepuasan pasien, sebanyak 33 responden (89,2%) menyatakan sangat puas dan 4 orang (10,8%) merasa puas. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara penerapan TQM dan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Hikmah Citra Medika Sengkang. Hal ini ditunjukkan dari indikator-indikator seperti Kepemimpinan (Leadership) dengan nilai p-value 0,000, Perencanaan Strategis (Strategic Planning) dengan p-value 0,000, dan Fokus pada Pelanggan (Customer Focus) dengan p-value 0,004 — seluruhnya menunjukkan signifikansi karena berada di bawah ambang 0,05
Pengabdian kepada Masyarakat Wonomulyo Tentang Pencegahan Stunting melalui Edukasi Pernikahan Dini dan Pemberdayaan Ekonomi: Service to the Wonomulyo Community Regarding Stunting Prevention through Early Marriage Education and Economic Empowerment Nurfadilah Maulana S.; Husni Nasir; Abd. Raziq; Ruslang, Ruslang; Hasriani, Hasriani
WAHATUL MUJTAMA': Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): WAHATUL MUJTAMA': Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/wahatul.v5i1.1519

Abstract

The aim of this activity is to provide education to the entire Wonomulyo District community regarding the causes of stunting, the impact of early marriage and economic empowerment. The method used in this activity is the lecture and question and answer method (interactive) between resource persons and seminar participants. The benchmark for the success of this activity uses success indicators, namely participant participation and human resource development. The results of this community service activity show an increase in the scientific insight of the people of Wonomulyo District in minimizing the occurrence of stunting, early marriage and improving the community's economy. The implementation of this activity hopes to reduce the number of early marriages and stunting.
THE IMPACT OF PREECLAMPSIA ON MATERNAL MORTALITY IN ASIA: A COMPREHENSIVE EVIDENCE SYNTHESIS Pratiwi Ramlan; Sunandar Said; Zulkarnain Sulaiman; Khaeriyah Adri; Mardhatillah; Devy Febrianti; Ruslang
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 2 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i2.2771

Abstract

Preeclampsia remains one of the leading causes of maternal mortality globally, particularly in developing countries with limited access to antenatal care and emergency obstetric services. This study aims to synthesize scientific evidence regarding the relationship between preeclampsia and maternal mortality in Asia through a Systematic Literature Review (SLR). Using reputable databases such as Scopus, PubMed, and Web of Science, the study analyzed relevant articles published between 2020 and 2024. The results indicate that preeclampsia significantly contributes to maternal death through complications such as eclampsia, HELLP syndrome, and multi-organ failure. The trend of publications shows fluctuating research interest, with a peak in 2023, reflecting increased attention to maternal health post-pandemic. The majority of studies originate from the health sciences and biomedical fields, focusing on clinical interventions and pathophysiology. However, contributions from social, cultural, and policy-oriented research remain minimal, indicating a need for interdisciplinary integration. This review highlights critical risk factors such as chronic hypertension, limited prenatal care, and socio-economic disparities that exacerbate the impact of preeclampsia. It also emphasizes the importance of early detection, risk communication, and context-specific interventions in reducing maternal mortality. Ultimately, this synthesis provides a foundation for improving health policies, clinical practices, and future research directions related to preeclampsia and maternal mortality in Asia.
PEMBERDAYAAN UMKM PENGRAJIN KASUR MELALUI INOVASI HIPOALERGENIK DAN STRATEGI DIGITAL MARKETING Hardianti Rosadi, Sri; Rijal, Syamsu; Surianti, Tetti; Ruslang, Ruslang; Arafah, Muhammad; Nurcaya, Nurcaya; Trywulan Syah, Uswah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi UMKM Aneka Kasur di Kelurahan Pammana, Kabupaten Wajo, melalui penerapan inovasi produk hipoalergenik dan strategi pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi mitra mencakup proses produksi manual, risiko kesehatan akibat tidak digunakannya APD, keterbatasan diversifikasi produk, serta penurunan daya saing karena pemasaran masih konvensional. Solusi yang ditawarkan mencakup penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pemisah biji kapuk dan solar dryer, pelatihan diversifikasi produk, penggunaan APD, serta penguatan pemasaran berbasis e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi produksi, perbaikan kualitas produk yang lebih aman, variasi produk baru, serta jangkauan pemasaran yang lebih luas melalui marketplace. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG’s 8 (pertumbuhan ekonomi) dan 9 (industri, inovasi, dan infrastruktur).
OPTIMALISASI POTENSI LOKAL MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN BAWANG MERAH: UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PACCIRO, KABUPATEN BONE Nurcaya, Nurcaya; Aprilia Amir, Mirdah; Arafah, Muhammad; Hardianti Rosadi, Sri; Trywulan Syah, Uswah; Adhan, Muh.; Rijal, Syamsu; Ruslang, Ruslang
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Desa Pacciro di Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, dikenal sebagai kampung bawang merah. Namun, hasil panen yang melimpah seringkali tidak diimbangi dengan harga jual yang stabil, terutama saat musim panen raya, sehingga berdampak pada rendahnya pendapatan petani. Melihat permasalahan tersebut, diversifikasi produk olahan bawang merah ditawarkan sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan nilai tambah dan memperluas peluang pasar. Melalui kegiatan pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi tepat guna, masyarakat didorong untuk mengolah bawang merah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi seperti bawang goreng dalam kemasan dan bubuk bawang merah. Penerapan inovasi ini tidak hanya mampu meningkatkan daya saing produk lokal, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. PKM ini bermitra dengan Kelompok Tani SIPURENNU Desa Pacciro dengan tujuan meningkatkan nilai tambah bawang merah melalui diversifikasi produk olahan untuk memperkuat ekonomi masyarakat Desa Pacciro. Kegiatan ini penting untuk dilakukan karena mitra belum pernah melakukan diversifikasi olahan bawang merah dengan menggunakan alat teknologi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu survei lokasi, sosialisasi program bersama mitra, pelatihan serta penerapan teknologi dalam diversifikasi produk olahan bawang merah, pendampingan pembuatan produk dan teknik pengemasan yang menarik, hingga pelatihan strategi pemasaran melalui platform e-commerce. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Dengan demikian, diversifikasi produk bawang merah di Desa Pacciro terbukti menjadi strategi efektif untuk pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Penerapan Skrining Kaki Diabetes Sebagai Upaya Untuk Mencegah Risiko Luka Kaki Dibetik Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Barangkau Barangkau; Eka Hardianti Arafah; Yammar Yammar; Asnuddin Asnuddin; Ruslang Ruslang; Nirmawati Darwis; Ikdafila Ikdafila; Arni AR; Ery Wardanengsih
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52346

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2(DMT2) sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan utama yang sering dijumpai. Angka kejadianya mengalami peningkatan dari waktu ke waktu, tidak sedikit dari mereka mengalami gangguan sirkulasi darah perifer dan gangguan sensitivitas kaki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruhnya penerapan skrining kaki diabetes sebagi upa untuk mencegah Risiko Luka Kaki Diabetik Pada Penderita Diabetes Mellitus tipe 2. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain true eksperimental design. Kemudian rancangan penelitian menggunakan pretest and posttes control group design. Penelitian ini terdiri dua kelompok yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Kelompok kasus (penerapan skrining kaki secara rutin satu kali seminggu selama dua bulan) sedangkan kelompok kontrol (skrining kaki tidak dilakukan secara rutin). Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien diabetes mellitus tipe 2 yang terdata di Puskesmas Tempe Kabupaten Wajo yang berjumlah 34 pasien. Tehnik pengambilan sampel dengan simple random samplig. Menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai ABI yang bermakna antara kelompok yang menerapkan skrining kaki diabetik secara rutin dengan yang tidak menerapkan secara rutin, dimana nilai ABI yang menerapkan skrining kaki diabetik secara rutin sirkulasi darah perifer nya jauh lebih baik (Normal) dibandingkan dengan nilai ABI yang menerapkan skrining kaki diabetik secara tidak rutin. Kemudian terdapat juga perbedaan rata-rata nilai sensitivitas kaki yang bermakna antara kelompok yang menerapkan skrining kaki diabetik secara rutin dengan yang tidak menerapkan secara rutin, dimana nilai sensitivitas kaki yang menerapkan skrining kaki diabetik secara rutin sensitivitas kaki jauh lebih baik (Normal) dibandingkan dengan nilai sensitivitas kaki yang menerapkan skrining kaki diabetik secara tidak rutin. Secara keseluruhan, penerapan skrining kaki diabetes terbukti sebagai langkah efektif dan sederhana dalam mencegah luka kaki diabetik pada penderita DM tipe 2. Implementasi rutin skrining di layanan kesehatan dapat menurunkan beban komplikasi kaki diabetik, mengurangi risiko amputasi, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.
Etnomedisin Tanaman Antihipertensi Suku Bugis Wajo: An Exploratory Study Of Cultural Practices Tetti Surianti; Eka Wulansari; Nurhikmah Wijaya; Ruslang; Anugerah Yanuar Azis; Yammar; Nirmawati Darwis
Jurnal Sains & Kesehatan Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Sains dan Kesehatan
Publisher : Politeknik Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57151/jsika.v4i2.1071

Abstract

This study aims to explore the use of antihypertensive plants in the ethnomedicine practices of the Bugis Wajo community in Wajo Regency, South Sulawesi. Hypertension is a growing global health problem that requires comprehensive management approaches,including the use of traditional medicinal plants that have long been embedded in local culture. This research employed a qualitativeapproach with an exploratory design to gain an in-depth understanding of locally rooted health practices. Sixteen female informants with hypertension were selected through purposive sampling because they were considered to have direct experience in using medicinal plants. In-depth interviews were conducted to explore their perceptions, knowledge, and experiences regarding the use of plants as an alternative therapy. Data were analyzed using the Relative Frequency of Citation (RFC) method to measure how frequently each plant was mentioned and its level of popularity. The findings revealed that the Bugis Wajo community commonly uses 10 types of plants as antihypertensive remedies, with the five most frequently used being cucumber, bay leaves, celery, garlic, and bilimbi. These plants are typically prepared by boiling and consuming the decoction regularly according to individual needs. The results highlight that ethnomedicine remains an important option in managing hypertension within the community. Therefore, revitalizing local wisdom and integrating traditional medicinal plants into the development of complementary therapies should be strengthened to support more holistic and sustainable hypertension control efforts.
Model Community-Based Health Management dalam Pengendalian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tanasitolo Ruslang Ruslang; Anugerah Yanuar Azis; Muhammad Amaliah S; Nirmawati Darwis; Nurhikmah Wijaya; A. Rizky Amaliah
Journal Research of Health Administration and Public Health (JRHAPH) Vol. 2 No. 1 (2026): Journal Research of Health Administration and Public Health (JRHAPH)
Publisher : Lentera Pena Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0425/y272tw44

Abstract

Hypertension is a public health problem that requires continuous management through the involvement of patients, families, health cadres, and healthcare professionals. This study aimed to analyze the effectiveness of the Community-Based Health Management Model in improving knowledge, hypertension control behaviors, medication adherence, and blood pressure control among hypertensive patients in the working area of Tanasitolo Public Health Center. This quantitative study employed a pre-experimental one-group pretest–posttest design. A total of 40 hypertensive patients were selected using purposive sampling. The eight-week intervention included patient identification, four community-based education sessions, blood pressure monitoring, and hypertension management assistance. Data were collected using questionnaires assessing knowledge, hypertension control behaviors, and medication adherence, while blood pressure was measured using a digital device. The approach positioned the community as an active partner in monitoring risk factors, adopting a healthy diet, performing physical activity, managing stress, and maintaining regular therapy. The results showed that mean knowledge scores increased from 61.25 to 82.75, hypertension control behavior scores from 58.40 to 77.65, and medication adherence scores from 60.15 to 79.80. Mean systolic blood pressure decreased from 158.45 mmHg to 143.20 mmHg, while diastolic blood pressure decreased from 94.75 mmHg to 87.30 mmHg. All variables showed statistically significant differences (p<0.001). The Community-Based Health Management Model effectively improved hypertension self-management and supported blood pressure control. This model may be developed as a community-based hypertension management approach in primary healthcare by continuously involving health cadres and families.
Co-Authors A. Nur Azizah A. Rizky Amaliah Abd. Raziq Abdul Ba'iz Mus'ing Abdul Ba’iz Mus’ing Abdul Ba’iz Mus’ing Abdul Wahid Haddade Abdullah, Ashari Ade Sucitra Putri Adhan, Muh. Agus Kurniawan B Agustin, Ananda Putri Ahmad Riadi Ahmad Yani Ahmad Yani Akbar, Zaidil Albiruni, Muh.Farhan Alvia Damayanda Ambo Aming Ambo Upe Amir Imbaruddin Amir Imbaruddin, Amir Ananda Putri Agustin Andi Akbar Amin Andi Mikhrunnisai Andi St Nurazizah Akbar Andi Syahril Gunawan Andi Tenri Abeng Angga Andriana Anggreni, Nuranisa Anindita Hasniati Rahmah Anugerah Anugerah Yanuar Azis Aprilia Amir, Mirdah Aprilia, Andi Hafidha AR, Arni Arni AR Asmirati Yakob Asnuddin Asnuddin Asnuddin AYU LESTARI Azizah, A. Nur B, Khaeriah Barangkau Barangkau Barangkau, Barangkau Darwis Darwis, Nirmawati Devy Febrianti Dollah, Aris Sakkar Eka Hardianti Eka Hardianti Arafah Eka Wulansari Eri Wardanengsih Erwing Erwing Ery Wardanengsih Ery Wardanengsih Ery Wardanengsih Ery Wardanengsih Farman Fatmawati Fatmawati Fatmawai Fatmawati Fatmawati Firda Sintia Fitriani Fitrianti Fitrianti, Fitrianti Haerunnisa Haerunnisa, Haerunnisa Halim Halim Halim, Halim Hasan, Masrah Hasdiani Nur, Fauziah Hasnidar Hasnidar Hasriani Hasriani, Hasriani Hasriyanti Haswinda Puspita Henni Kumaladewi Hengky Hermawin Hermawin Holyness Nurdin Singadimedja Husni Nasir Ikdafila Ikdafila Indah Raya Irfandi, Rizal Irmayani Irmayani Irsani Damayanti Islamia Islamia Jayawarsa, A.A. Ketut Joko Prasetyo Jumrah , Jumrah Junar, Wirdawati Khaeria Khaeriah B Khaeriah B Khaeriah B Khaeriah B Khaeriyah Adri Lili Suryani Lina Alfiyani Lisna Lisna Mardhatillah Mariani, Syarifah Masrah Hasan Mien Burhanuddin Mikhrunnisai, Andi Monicha, Andi Muh. Hasbi Muh. Ilham Muhammad Amaliah S Muhammad Arafah Muhammad Syarif, Muhammad Muhammad Yusran Muliani Musdalifah Mustafa, Idarwati Mu’sing, Abdul Baiz Nia Febrianti Nirmawati Darwis Nirmawati Darwis Nirmawati Hamka Nismayanti Nur Aulia Hazzah Nurcaya Nurcaya Nurcaya Nurcaya Nurdiana Nurdiana Nurfadilah Maulana S. Nurhaeda, Nurhaeda Nurhaedah Nurhaedah Nurhalisa, Nurhalisa Nurhikmah Nurhikmah Wijaya Nurhikmah Wijaya Nurmianti Nurmianti Paddiyatu, Nurhikah Putra Dirgantara Putri Handayani Rahwana, Rahwana Ramlan, Pratiwi Ratna Wardani Ratu Sulung, Andi Zhalzabila Regitha Cahya Putri W Renaldi Resti Oktavia Ridwan Amiruddin Rifai, Triaman Rika Hardiyanti Riki Rusanda Riki Rusanda Rizky Rahayu Amas Rizky Rahayu Amas Rosdiana Rosdiana Salmawati B Samramadana, Muh Akram Santoso, Efrans Budi Selpiana Sintia, Firda Siti Hardianti Sri Hardianti Rosadi St. Nurjannah Rizkia Wahyuni Putri St. Rahma Sulistiani Jarre Sumini Sumini, Sumini Sunandar Said Suntin Suriani Suriani Surianti, Tetti Syah, Uswah Trywulan Syahruddin, A. Syahriyunita Syamsu Rijal Syamsuddin Tetti Surianti Tetti Surianti Tetti Surianti Tetti Surianti Tetti Surianti Tetti Surianti Tetti Surianti Tia Ailinnia Tikirik, Wita Oileri Trisno Wardy Putra Trywulan Syah, Uswah Uray Wika Suriandani Uzizulloh, Muhammad Rafi Wardanengsih, Ery widya astuti Widya Kaharani Putri Winarti Winarti Yammar Yammar Yammar, Yammar Yudi Rafial Hadi Zulkarnain Sulaiman