p-Index From 2021 - 2026
11.637
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan Jurnal Teknik Industri E-Journal Home Economic and Tourism Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga Jurnal Teknologi Pangan Jurnal Teknologi Pertanian Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian The Journal of Educational Development Jurnal Berkala Kesehatan VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Mimbar Ilmu International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) Food Science and Technology Journal (Foodscitech) Ensiklopedia of Journal Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA Al-Ta'lim Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Indonesian Journal of Halal Research Jurnal Pendidikan dan Keluarga Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Sains Boga AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Cakrawala: Jurnal Pendidikan Journal of Applied Agricultural Science and Technology Journal of Community Service SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Ensiklopedia Research and Community Service Review Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Bharasumba Jurnal Multidispliner Jurnal Research Ilmu Pertanian Siber Journal of Advanced Multidisciplinary The Indonesian Journal of Computer Science Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga Academia Open
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : siber journal of advanced multidisciplinary

Analisa Sensori Kue Talam Dengan Penambahan Puree Ubi Ungu (Ipomoea Batatas L.) Aulia Wiga Anasthy; Anni Faridah; Lucy Fridayati; Riski Gusri Utami
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.942

Abstract

Industri kue tradisional Indonesia, seperti kue cenil, kue nona manis, dan kue talam, masih banyak memanfaatkan pewarna sintetis yang berisiko bagi kesehatan konsumen. Sebagai alternatif yang lebih aman, pewarna alami sendiri banyak didapatkan pada tumbuh-tumbuhan, seperti wortel, daun pandan, dan ubi ungu. Ubi ungu (Ipomoea batatas) berpotensi sebagai alternatif pewarna alami karena mengandung antosianin tinggi yang bersifat antioksidan sekaligus memberikan warna ungu yang menarik. Penelitian ini bertujuan menganalisa sensori pengaruh penambahan puree ubi ungu kukus dengan konsentrasi 0%, 20%, 30%, dan 40% terhadap kualitas sensori kue talam. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan empat perlakuan, melibatkan uji jenjang dan uji hedonik yang dianalisis menggunakan ANAVA serta uji lanjut DMRT pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan puree ubi ungu berpengaruh signifikan terhadap kualitas warna (Fhitung 7,60 > Ftabel 2,71), tekstur (Fhitung 16,39 > Ftabel 2,71), rasa (Fhitung 25,76 > Ftabel 2,71), dan tingkat kesukaan rasa (Fhitung 13,91 > Ftabel 2,71), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas bentuk dan aroma. Perlakuan terbaik secara keseluruhan adalah X3 (40%) pada parameter warna, rasa, dan kesukaan, sementara X2 (30%) menghasilkan tekstur terbaik. Penelitian ini membuktikan bahwa puree ubi ungu dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami sekaligus meningkatkan kualitas sensori kue talam. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji daya simpan, kadar antosianin, dan nilai gizi produk secara lebih mendalam.
Pengaruh Konsentrasi Bubuk Bunga Telang (Clitoria Ternatea L) terhadap Mutu Sensoris Kue Lidah Kucing Dely Azraeni Lubis; Anni Faridah; Kasmita; Cici Andriani
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.943

Abstract

Kue lidah kucing umumnya memiliki warna yang monoton, sehingga perlu dilakukan inovasi agar mempunyai warna yang lebih menarik dengan memanfaatkan pigmen antosianin dari bunga telang (Clitoria ternatea L.) sebagai pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan bubuk bunga telang sebanyak 0%, 1%, 3%, dan 5% terhadap kualitas kue lidah kucing meliputi bentuk, warna, aroma, tekstur, dan rasa. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan empat perlakuan. Pengumpulan data dilakukan melalui uji organoleptik menggunakan 30 orang panelis semi terlatih dengan instrumen penilaian 7 skala berjenjang dan hedonik. Data dianalisis menggunakan uji ANAVA untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap kualitas produk. Apabila hasil analisis menunjukkan nilai Fhitung > Ftabel, maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui perbedaan antarperlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk bunga telang memberikan pengaruh terhadap kualitas warna, aroma, dan rasa, namun tidak berpengaruh terhadap kualitas bentuk dan tekstur kue lidah kucing. Selain itu, penambahan bubuk bunga telang juga menghasilkan karakteristik produk yang lebih menarik secara visual serta memiliki tingkat penerimaan yang baik dari panelis. Perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi 3% penambahan bubuk bunga telang. Penelitian ini menunjukkan bahwa bubuk bunga telang berpotensi digunakan sebagai pewarna alami pada kue lidah kucing untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk.
Sensory Analysis of Steamed Apem With Dragon Fruit Skin Substitution (Hylocereus Polyhizus) Isra Mutia; Anni Faridah; Lucy Fridayati; Riski Gusri Utami
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.1004

Abstract

The Indonesian traditional moist cake industry including putu cake, lapis cake, and apem cake, still relies heavily on synthetic food colorings that pose health risks. Natural colorings are a safer alternative, as they are often derived from plants or food waste, such as suji leaves, beets, and dragon fruit peel. Red dragon fruit peel (Hylocereus polyrhizus) has potential as a natural dye alternative because it contains high levels of betacyanin, which acts as an antioxidant while also providing a rich color. Steamed apem cake is one of Indonesia's traditional cakes that has cultural value and is widely consumed by the community. Color is one of the factors influencing product attractiveness; however, synthetic food colorants are still commonly used and may pose health risks if used improperly. Natural colorants are a safer alternative and can be obtained from various plants, such as carrots, pandan leaves, and dragon fruit. Red dragon fruit peel, a by-product of the fruit processing industry, contains betalain pigments and has the potential to be utilized as a natural food colorant. This study employed an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments: 0%, 35%, 50%, and 65% substitution of dragon fruit peel extract. Product quality was evaluated through ranking and hedonic tests using a 7-point scale by 30 semi-trained panelists. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level when significant differences were detected. The results showed that dragon fruit peel extract substitution significantly affected color quality (F = 69.64 > Ftable = 2.71) and texture (F = 23.60 > Ftable = 2.71), but had no significant effect on shape (F = 0.05 < Ftable = 2.71), aroma (F = 0.82 < Ftable = 2.71), or taste (F = 0.48 < Ftable = 2.71). In the hedonic test, the substitution significantly affected panelists' preference for color (F = 23.91 > Ftable = 2.71) and taste (F = 13.91 > Ftable = 2.71), while no significant effects were observed for shape, aroma, and texture. The best treatment was obtained with 65% dragon fruit peel extract substitution, indicating its potential as a natural food colorant while improving the sensory quality of steamed apem cake.
Comparative Analysis of the Quality of Pandan Glutinous Rice Talam Cake and Talam Cake With Dragon Fruit Peel Extract (Hylocereus Polyrhizus) Fitri Wulandari; Anni Faridah; Kasmita; Cici Andriani
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.1010

Abstract

Indonesia's traditional wet cake industry, such as glutinous rice cakes, layer cakes, and putu cakes, still use many synthetic dyes that are risky to health. Natural dyes are a safer alternative, because many are obtained from plants or food waste, such as pandan leaves, sugi leaves, and dragon fruit peels. The skin of the red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) has the potential to be an alternative to natural dyes because it contains high betacyanin which is antioxidant while providing an attractive purplish red color. This study aims to analyze the comparison of the sensory quality of pandan sticky rice talam cake (control) with glutinous rice talam cake with 50 ml of red dragon fruit peel extract. The research method used was a quantitative experiment with a comparative test approach (Independent Samples t-test), involving a rating test and a hedonic test conducted by 30 panelists, and analyzed by comparing the values of |tcalcul| against the table at a significance level of 5% (ttable = 2.00172). The results showed that the addition of dragon fruit peel extract had a significant effect on the quality of color (count 42.115 > table 2.00172) and aroma (count 8.494 > table 2.00172) organolepically, as well as on the level of color, texture, and taste preference (counts 5.220; 2.383; and 2.208 > table 2.00172), but did not have a significant effect on the organoleptic quality of shape, texture, and taste or the level of shape preference. The overall best treatment was sticky rice talam cake with dragon fruit peel extract (X1), although the panelists preferred the aroma of pandan sticky rice cake without extract (X0). This study proves that red dragon fruit peel extract can be used as a natural dye while improving the sensory quality of glutinous rice talam cake. Further research is recommended to examine the shelf life, antioxidant content, and nutritional value of the product.
Analisis Pengaruh Subtitusi Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami Terhadap Kualitas Pinukuik Fadhilah Adinda Ghassani; Anni Faridah; Lucy Fridayati; Rahmi Holinesti
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.1053

Abstract

Pinukuik merupakan salah satu makanan tradisional khas Minangkabau yang berbahan dasar tepung beras, tape, air dan kelapa parut, dengan cita rasa manis serta tekstur yang berpori serta lembut yang digemari masyarakat. Namun, inovasi warna dalam pengolahan pinukuik masih terbatas, sehingga perli dilakukan inovasi agar pinukuik mempunyai warna yang lebih menarik dengan memanfaatkan bahan alami yang bernilai tambah seperti kulit buah naga merah yang kaya akan pigmen alami dan senyawa betasianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi ekstrak kulit buah naga merah terhadap kualitas organoleptik pinukuik serta menentukan tingkat subtitusi yang paling optimal dan dapat diterima oleh panelis. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan variasi perlakuan subtitusi ekstrak kulit buah naga merah sebesar 0%, 30%, 45%, 60%, serta pengujian kualitas berdasarkan aspek bentuk, warna, aroma, tekstur, rasa dan daya terima melalui uji organoleptik oleh 30 panelis tidak terlatih. Data dianalisis dengan menggunakan uji ANAVA untuk mengetahui pengaruh terhadap perlakuan produk. Apabila hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Fhitung > Ftabel, maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk mengetahui perbedaan pada tiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi ekstrak kulit buah naga memberikan pengaruh terhadap kualitas warna dan tingkat kesukaan terhadap warna serta aroma, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas bentuk, aroma, tekstur, dan rasa. Perlakuan terbaik secara keseluruhan adalah X2 (45%). Penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak kulit buah naga merah dapat dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami pada pinukuik untuk mengingkatkan kualitas serta nilai gizi dan nilai tambah produk.
Co-Authors Abda Abda Abdul Luthfi AD, Orin Adawiyah, R. Ade Irferamuna Ade Raimuna Adriani, Cici Adrina, Yetti AFRENGTY, TRI AYU Afridiani, Widya Afrilla, Sindy Agnesia, Ovilly Agusti Efi Agustianingsih, Vira Aimuni, Nurul Aji Sutrisno AJI SUTRISNO Al Ikhlas, Al Ikhlas Alersa1,, Firna Agus Ali Anis Amanda Ramadhani Safitri Ambiyar, Ambiyar Ananda, Annisa Tria Andini, Nurul Anggraini, Ezi Anggraini, Rinella Ardilla, Tri Arnita, Julia Arnita Arnita, Julia Arnita Aryesi Putri, Nadila Aslim, Fauzyah Asmar Yulastri Astra Prima Budiarti Aulia Wiga Anasthy Ayu Citra Ananda Azwar, Hendri Bambang Susilo BAMBANG SUSILO Chadijah Mardhia Fadhilla Cici Andriani Cici Yoma Roza Delima, Sisilha Dely Azraeni Lubis Dewi, Muharika Dinda, Viola Karina Dwi, Elfrimo Efrina Efrina Eka putri, Angelly Risma ELASTRI, APRINI Elida Elida elida elida Elida Elida Elida Erik Kurniawan, Erik Ernawati . Ezi Anggraini Ezi Anggraini Ezi Angraini Fadhilah Adinda Ghassani Fadhilla, F. Fahmi Mardiah Faiza, Urizinta Jarianti fatmawati fatmawati fatmawahttp://jpk.ppj.unp.ac.id/index.ti Fauzi, Rifdahul Feri Ferdian Fiannisa, Resti Firdaus Firdaus Fitri Wulandari Fitri, Annisa Eka Fitri, Ilsa Fitriyasih Fitriyasih Gusnita, Wiwik Gusri, Serina Halipah, Siti Hamzah, Prima Kurniati Harahap, Nurhasanah Hasdi Aimon Holinesi, Rahmi Idris Indah Muthia Ayuni Indrayeni, Wiwik Isra Mutia Jamhari Jamhari Jefriyanti, Ranti Juliana Siregar Kasmita Kasmita Kasmita Kasmita Kasmita Khairani, Ulva Kumala Dewi, Fitrika Kurnia, Nina Kurnia, Tessa Laela Jatmiko, Fadhilah Rizki Liswarti Yusuf Lucy Fridayati Lutfia Yasmin Mailisa, Ratu Marlis, Merisa Martines, Silvia Maswati Maswati Maulani, Dira Mega Wahyuni Melly, Melly Melpita, Monica Rivany Mentari, Berhias Merta, Cindy Rahayu Miftah Al Fattaah Mimi Harni Minda Azhar Mohd Salehuddin Mohd Zahari Mohd Zahari, Mohd Salehuddin Munadia Insani Mustika, AnniSari Mustika, Sari Nabilla Bunga Syakhira nindya hendri Ningsih, Tuti Ayu Nor Aishah, Buang Nora Oktavia, Nora Noveria Sjafrina Nur’asila, Nur’asila Oktavia, Putri Darma Oktaviani, Rima OVIYANTI, LINA Pramita, Resti Pramudia, Heru Pratama, Muhammad Reihan Pratiwi, Novia Utami Pulungan, Dzaky Hilmy Purba, Lilis Pratiwi Purnawan Pontana Putra Putri Farisa Zahara Putri, Mia Anggelina Putri, Rahmi Dwi Putri, Rani Kurnia Putri, Suki Ayu Putri, Zikra Askia Rahimah Rahimah Rahma Fatiha Asri Rahma Izah, Nurul Rahman, Afdalil Rahmi Holinesti Ramadhan Amra, Gilang Ramadhani, Sri Retno Ramadhanti Ramadhanti Ranggi Rahimul Insan Reno Yelfi Retnaningtyas Susanti Ria Safitri Safitri Risandi, Lara Riski Gusri Utami Riski Gusri Utami Risma Rahmatunisa Risma Rahmatunisa Risma Rahmatunisa Rosalina, Linda Rosel, Ruhul Rosel, Ruhul Fitri Rosel Ruaida Ruaida Ruaida, Ruaidar Ruhul Rosel Safina, Dinara Safitri, Elsa Nur SANDRA, NOVITA Santi, Titen Darlis Sari Mustika Sari Mustika Sari Mustika Sari, Havivah Mayang Sari, Wulan Puspita Sepryadi, Tri Septi, Sisi Dwiana SEPTIKA, LIANDA Shinta Widya Ikrar SIMON BAMBANG WIDJANARKO Siregar, Juliana Siska Indah Putri Siska Komala Sari Siska, Indah Amelia sri puji astuti Suprihartini, Dwiyani Susanti, Sri Nugroho syaedah, Nur Syahkira, Syahkira Syahputri, Nia Febi Syajida, Jihan Syamwil, Syamwil Syarief, Wirnelis Tika Nur Ainy Tresia, Nesya Turrahmi, Vadhila Vitaloka, Yola Weni Nelmira Widya Afridiani Wirnelis Syarief Wirnelis Syarif Wiwik Gusnita Wiwik Indrayeni Wulandari, Yesi Dwi YANTI, RAHMI Yasmiin, Mita Nafisah Yasril Yunus Yetti, Silvia Yovita Sandra Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yuliana Yulianti Putri, Meri Yulianto, Deri Yunianti, Badriyah Maulidya Yunica, Febria Zahara SY, Nurul Muna Zaimel, Yossy zinti, zinti gunari Zuhri, Rezmia Zulfa Erianti Zulni, Pelsi Zakia