p-Index From 2021 - 2026
8.658
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MediaTor: Jurnal Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Jurnal EMT KITA Gondang: Jurnal Seni dan Budaya SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI JURNAL KOMUNIKATIO Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM) Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Perspektif Komunikasi; Jurnal Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Bisnis Journal of Media and Communication Science (JcommSci) Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE) Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (JANAYU) Jurnal ComunitA Servizio ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Sinestesia Indonesian Journal of Society Engagement (IJSE) Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature juremi: jurnal riset ekonomi International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Journal of Communication Studies JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Minfo Polgan (JMP) Jurnal Pengabdian Masyarakat DAS SEIN: Jurnal Pengabdian Hukum dan Humaniora Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Innovation Research and Knowledge SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Media Bina Ilmiah Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Journal of Innovative and Creativity Jurnal Cendekia Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Ruang Digital Sebagai Arena Komunikasi Kelompok Para Pemain Game Online Valorant Frank Lee; Putri Ekaresty Haes; Putu Ratna Juwita Sari; Ni Ketut Arniti
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 4 (2026): JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v5i4.9100

Abstract

This study aims to analyse the function of digital spaces in the online game Valorant as an arena for group communication among players, as well as to identify the communication patterns that emerge in team interactions whilst playing online. The research method employed is a qualitative descriptive design. Data were collected through participant observation of three Valorant teams playing regularly over a four-week period, in-depth interviews with 12 informants purposively selected based on their level of play, and documentation of text and voice conversations within the game. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, which encompasses data reduction, data display, and conclusion drawing. The research findings indicate that the digital space of the online game Valorant functions as a dynamic arena for group communication, characterised by three primary patterns. First, secondary communication patterns, wherein communication occurs via intermediaries such as team chat features or audio cues from other players. Second, one-way communication patterns, where the communicator conveys a message to the recipient as the final destination without immediate feedback, for example, one-way instructions during critical situations. Third, the circular communication pattern involves the continuous exchange of information and roles between the communicator and recipient, thereby creating a negotiation of shared meaning and strategy. These three patterns confirm that the space.
KEKERASAN PADA REMAJA PEREMPUAN DALAM MASA PACARAN (Dating Violence) DI KOTA DENPASAR DALAM PERSPEKTIF ANALISIS INTERAKSI SIMBOLIK putri ekaresty haes
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v1i2.202

Abstract

ABSTRAKKekerasan dalam masa pacaran (dating violence) adalah perilaku atau tindakan seseorang yang dapat digolongkan sebagai tindakan kekerasan dalam percintaan atau pacaran bila salah satu pihak merasa terpaksa, tersinggung dan disakiti dengan apa yang telah dilakukan pasangannya dan yang menjadi korban kebanyakan adalah remaja perempuan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak kekerasan yang dialami remaja dalam masa pacaran, untuk mengetahui bentuk-bentuk kekerasan yang dialami dan menganalisis kekerasan tersebut dalam persepktif interaksi simbolik. Hasil kesimpulan dalam penelitian ini adalah Kekerasan dalam masa pacaran ini merupakan sebuah sirklus yang dilakukan oleh para pelaku, dimana pelaku sering melihat perlakuan kasar dan mendapatkan perlakuan kasar dari keluarga, lingkungan sosial. Perlakuan kasar yang pelaku alami dalam hidupnya di maknai dan ditapsirkan sebagai hal yang biasa, begitu juga pada diri korban, bentuk kekerasan yang mereka alami adalah hal yang wajar karena pasangan mereka sangat mencintai sehingga sering mereka memaknai kekerasan sebagai hal yang biasa dan wajar.Keynote : kekerasan pada perempuan, masa pacaran, interaksi simbolik, remaja
STRATEGI HUMAS CUTLIP AND CENTER KOMISI PEMILIHAN UMUM DENPASAR DALAM UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PADA PILGUB BALI TAHUN 2018 Dinda Maisie Abadiningtyas; Nuning Indah Pratiwi; Putri Ekaresty Haes; Putu Ratna Juwita
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v2i2.1703

Abstract

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar sebagai Penyelenggara Pemilihan Umum memiliki strategi tersendiri Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pilgub Bali Tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi humas dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Pilgub Bali Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara secara langsung dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada informan Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen yang berkaitan langsung dengan Humas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yaitu penelitian yang berusaha menggambarkan dan menjelaskan objek yang diteliti berdasarkan dengan fakta yang terjadi di lapangan. Menggunakan analisis data dengan metode Miles dan Buherman yaitu analisis data yang diawali dengan proses pengmpulan, reduksi, dan penyajian serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini juga menggunakan kajian konsep teori strategi kehumasan menurut Cutlip and Center terdiri dari Defining The Problem, Planning and Programming, Taking Action and Communicating, Evaluation The Problem. Hal yang dibahas dalam penelitian ini terfokus pada strategi yang digunakan humas dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat serta pelaksanaan sosialisasi tahap persiapan dan penyelenggaraan Pilgub Bali Tahun 2018. Pesta demokrasi Pada Pilgub Bali Tahun 2018 dapat dikatakan telah maksimal dilakukan dan lebih baik daripada tahun yang sebelumnya. Dengan penelitian ini, diharapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar dapat lebih meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Pilgub Bali. Kata kunci:  Strategi Humas, Komisi Pemilihan Umum, Partisipasi Politik. 
ANALISIS FILM COCO DALAM TEORI SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Alisha Husaina; Putri Ekaresty Haes; Nuning Indah Pratiwi; Putu Ratna Juwita
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v2i2.1706

Abstract

Film merupakan sekumpulan peristiwa yang terjadi pada kehidupan manusia yang unik dan dituangkan kedalam layar. Tanda yang dihasilkan manusia dijadikan sebuah visual yang dapat dilihat dari berbagai perspektif dan memberikan sebuah pesan tersendiri bagi setiap individu. Studi perfilman boleh dikatakan bidang studi yang relatif baru dan tidak sebanding dengan proses evolusi teknologinya. Semiotika merupakan suatu studi ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda dalam suatu konteks skenario, gambar, teks, dan adegan di film menjadi sesuatu yang dapat dimaknai. Memaknai berarti bahwa obyek-obyek tidak hanya membawa informasi, dalam hal ini obyek-obyek itu hendak berkomunikasi, tetapi juga mengkonstitusi sistem terstruktur dari tanda yang digunakan dalam film tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Festival El Dias Los Muertos pada Film Coco dengan Teori Semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan Semiotika yang dikemukakan oleh Roland Barthes yang mencakup makna denotasi, konotasi dan juga Mitos. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai Festival El Dias Los Muertos pada film Coco makna mitos membuktikan bahwa animasi ini memiliki pesan edukasi yang unik dan baru karena diangkat dari sebuah budaya Meksiko yang dikemas ringan untuk dikonsumsi oleh masyarakat.Kata Kunci:Film, Festival El Dias Los Muertos, Semiotika
KONTRIBUSI SERIKAT PEKERJA INDONESIA PADA ORGANISASI PARIWISATA DI KABUPATEN BADUNG DALAM PERSPEKTIF KONFLIK Putri Ekaresty Haes; Putu Irma Yunita
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.286 KB) | DOI: 10.38043/jids.v3i1.1737

Abstract

Dalam sebuah organisasi akan terdapat banyak kesenjangan antara pihak pekeja dengan pihak manajemen, kesenjangan tersebut dapat menimbulkan konflik dalam organisasi. Konflik yang terjadi harus mendapatkan perhatian karena dapat mempengaruhi lingkungan kerja, dan perilaku individual dalam organisasi. Tiga lembaga yang saling berhubungan dalam menyelesaikan konflik adalah perusahaan, serikat pekerja dan pemerintah, hubungan ketiga lembaga ini disebut sebagai hubungan industrial (HI) yang berlandaskan Pancasila dan UUD 45. Berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan pada Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP PAR – SPSI) Kabupaten Badung serta beberapa UPK SP yang berada di Kabupaten Badung terungkap bahwa konflik terjadi karena kurangnya komunikasi antara pihak perusahaan dengan pekerja, sehingga UPK SP menjadi penengah, dalam penelitian ini juga terungkap bahwa konflik industrial yang terjadi dapat terselesaikan dengan baik secara musyawarah mufakat karena UPK SP memberikan kontribusi dalam menyelesaikan konflik internal dalam perusahaan sehingga konflik tidak sampai meluas dan melibatkat pihak Federasi. Selain itu, penelitian ini juga mendapatkan hasil bahwa pihak Federasi memberikan kontribusi kepada UPK SP dan pekerja apabila konflik tidak dapat terselesaikan secara musyawarah mufakat dan harus menempuh jalur hukum bekerja sama Federasi Serikat Pekerja Pariwisata dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH).Kata Kunci: Konflik, Hubungan Industrial, Federasi Serikat Pekerja
PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL MELALUI PERKAWINAN ENDOGAMI DI DESA TENGANAN PEGRINGSINGAN KARANGASEM DALAM PERSPEKTIF INTERAKSI SIMBOLIK Putri Ekaresty Haes
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.813 KB) | DOI: 10.38043/jids.v3i2.2187

Abstract

Kebudayaan memiliki kegunaan yang besar bagi kehidupan manusia, karena manusia merupakan makhluk yang berbudaya, dan melalui akal budinya manusia dapat mengembangkan kebudayaan, sehingga selama manusia hidup akan sangat mempengaruhi sebuah kebudayaan sebagai sebuah ciptaan manusia. Manisfesitasi tersebut meliputi agama, kesenian, filsafat, ilmu pengetahuan, tata negara, sistem perkawinan dan lain sebagainya. masyarakat Desa Tenganan Pengringsingan mengenal sistem perkawinan endogami desa yaitu perkawinan antar anggota desa, sistem perkawinan ini dipakai karena akan menambah jumlah krama desa suci (karma desa asli). Sistem perkawinan endogami yang dilakukan oleh masyarakat desa Tenganan merupakan sebuah upaya pelestarian nilai-nilai kearifan lokal desa setempat. Selain itu, Sistem perkawinan ini bertujuan agar kepemilikan lahan serta rumah yang ada di desa Tenganan menjadi milik masyarakat desa setempat dan dimiliki oleh masyarakat luar. Pelestarian nilai-nilai kearifan lokal yang terjadi di desa Tenganan khususnya sistem perkawinan endogami terbentuk melalui proses komunikasi yang telah terbangun lama. Dalam proses komunikasi tersebut, individu dalam masyarakat melakukan interaksi dan memberikan makna terhadap simbol-simbol yang ada. Dalam sistem adat perkawinan Endogami di desa Tenganan Pengringsingan terdapat banyak simbol-simbol yang dipergunakan dalam pelaksanaan upacara perkawinan tersebut yang oleh Blumer dalam perspektif interaksi simbolik dalam diklasifikasikan keadalan ketiga premis yang diungkapkan oleh Blumer.
Co-Authors A.A. Istri A. Maheswari Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Ade Pralinda Kumala Agung Kusuma, I Gusti Bagus Nyoman Pramana Ainil Mardiah Alisha Husaina Anak Agung Istri Agung Maheswari Anak Agung Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda Andy Ismail Antari, Putu Eva Ditayani Apsari, Ayu Made Dwi Argiyanti, Ni Kadek Pradnya Arif Syaifudin, Arif Arniti, Ni Ketut Asri Ady Bakri Asti Mulyawati, Ni Kadek Ayu Ayu Made Bianca Juarez Ayu Made Dwi Apsari Ayuning Pratiwi Azlina, Yunidyawati Balla Wahyu Budiarto Butar Butar, Ribka Sari Cut Susan Octiva Dewa Ayu Triadinda Cahya Subandi Dinda Maisie Abadiningtyas Donny Dharmawan Donny Irza Hariri Effendy Edward, Yusuf Ronny Ekasari, Silvia Elizabeth Yohanes Endah Pujiastuti Fajariah, Faizatul Frank Lee Frans Sudirjo Gede Anom Sudharsana Karang Gede Suardana Goldyron Erick Chandra Gusti Ayu Putu Wirasanti Handry Eldo Hermin Nainggolan Hidayat, Ahmad Rifqi I Dewa Gede Angga W I Gede Eka Sanjaya I Gusti Arya Agung Restu Diva Dewangga I Gusti Ngurah Agung Adhi Krisna Murti I Gusti Ngurah Widya Hadi Saputra I Putu Dharmawan Pradhana I Wayan Joniarta I Wayan Joniarta Ida Ayu Gede Sukmarini W Imam Jayanto Iskandar, Caroline Jayadi, I Kadek Restu Jenifer Joko Ariawan Juwita Sari, Putu Ratna Kadek Adyatna Wedananta Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani Kania Putri Abubakrin Keishia Tania Aulia Latupeirissa, Jonathan Jacob Paul Lotte, Luckhy Natalia Anastasye Made Ayu Anggi Puspitadewi Maharani, Dian Putri Maria Karina Winny Naro Marshanda Chelsea Sivora Moriste Marshelia Gloria Narida Meisya, Tara Melati Budi Srikandi Mira Adelia Putra Moriste, Marshanda Chelsea Sivora Muhammad Lukman Hakim Musran Munizu Mutasar Ni Kadek Ayu Indrayani Ni Kadek Dwita Hapsari Yuniar Ni Ketut Arniti Ni Luh Yulyana Dewi Ni Made Dyah Laksmi Janila Sari Ni Nyoman Sri Wisudawati Ni Putu Dinda Haryanti Ni Putu Yunita Anggreswari Ni Wayan Eka Yunita Dewi Nuning Indah Pratiwi Nurdiani, Tanti Widia Nurlita Cahyani, Ni Kadek Dwi Octavia, Yusi Faizathul Pratama, Oka Bagus Rama Surya Putra, I Made Riyan Lesmana Adi Putu Dyah Permatha Korry Putu Indah Dianti Putri Putu Irma Yunita Putu Ratna Juwita Putu Ratna Juwita Putu Ratna Juwita Sari Putu Suparna putu suparna, putu Ramaputra, I Gusti Bagus Rendika Ratna Devy Winayanti Rima Dewanti Putri Safrida Safrida Sahri Aflah Ramadiansyah Sari, Putu Ratna Juwita Sarwo Hakim Sekamdo, Muhammad Aga Silvia Ekasari Singgih Sasongko Sugeng Karyadi Syarifah Nabilah Rachmat Tiffania, Ni Kadek Ayusrine Tri Apriyono Uli Wildan Nuryanto Wachyu Hari Haji Wafi, Ahmad Abdul Wahyu Surya Ababiel Wicaksana, I Putu Bayu Andre Widya Rahayu Winanto Nawarcono Y. R. Satato Yusi Faizathul Octavia