This Author published in this journals
All Journal ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman PUJANGGA: Jurnal Bahasa dan Sastra KEMBARA Jurnal Gramatika Diglosia JAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jepang Jurnal Studi Al-Qur'an Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) EDUVELOP (Journal of English Education and Development) Loquen: English Studies Journal Kandai Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Jurnal Sora: Pernik Bahasa Asing Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Pena Literasi JE (Journal of Empowerment) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Sirok Bastra PROJECT (Professional Journal of English Education) Syntax Idea English Focus: Journal of English Language Education Getsempena English Education Journal Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Didaktika: Jurnal Kependidikan Journal La Edusci Tanwir Arabiyyah: Arabic as Foreign Language Journal Journal International of Lingua and Technology Media Bina Ilmiah The Journal of Nursing and Midwifery Sciences Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Edukasi dan Penelitian Matematika PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA Studia Islamika Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

Hegemoni Patriarki Publik Terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel "Hanauzumi" Karya Junichi Watanabe Retno Putri Utami; Endry Boeriswati; Zuriyati Zuriyati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.2571

Abstract

This research examines forms of the hegemony of a patriarchal ideology in the public sphere towards women, especially female figures in the Hanauzumi novel by Junichi Watanabe. Hanauzumi's novel tells the story of Japanese women in the 19th century who often experience gender discrimination. The culture and tradition of Japanese society that adheres to and glorifies patriarchal ideology have limited the scope of women in the public sphere. This condition arises because of the leadership and power of men who get an agreement from a group that is hegemony, namely the women themselves. The method used in this study is a qualitative method with content analysis techniques. The data that is the object of this research are narratives and dialogues that identify forms of public patriarchal hegemony towards female leaders. Based on the results of the analysis, it was found that the form of public patriarchal hegemony in female characters in Hanauzumi's novels was the separation of work positions, wage differentiation, absence of women in important positions in the country, limited rights of women in law and politics, cases of physical and mental violence by men, women's limited education and oppression of women in the mass media. Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk-bentuk hegemoni suatu ideologi patriarki di bidang publik terhadap perempuan, khususnya tokoh perempuan dalam novel “Hanauzumi” karya Junichi Watanabe. Novel “Hanauzumi” menceritakan kisah kaum perempuan Jepang di abad 19 yang sering mengalami diskriminasi gender. Budaya dan tradisi masyarakat Jepang yang menganut dan mengagungkan ideologi patriarki mengakibatkan ruang lingkup kaum perempuan di ranah publik menjadi terbatas. Kondisi ini muncul karena adanya kepemimpinan dan kekuasaan kaum laki-laki yang mendapat kesepakatan dari kelompok yang dihegemoni, yaitu kaum perempuan itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisis isi. Data yang menjadi objek penelitian ini adalah narasi dan dialog yang mengidentifikasikan bentuk-bentuk hegemoni patriarki publik terhadap tokoh perempuan. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa bentuk hegemoni patriarki publik pada tokoh perempuan dalam novel “Hanauzumi” berupa pemisahan posisi kerja, pembedaan upah, ketidakhadiran perempuan dalam posisi penting di negara, terbatasnya hak perempuan dalam bidang hukum dan politik, kasus kekerasan fisik dan mental oleh laki-laki, terbatasnya perempuan dalam pendidikan dan tertindasnya kaum perempuan dalam media massa.
Integritas Diri Tokoh Utama Pada Film “The Ron Clark Story” Karya Randa Haines Tuti Apriani; Zainal Rafli; Zuriyati Zuriyati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v5i1.3898

Abstract

This research examines and analyzes the integrity of the main characters in the film The Ron Clark Story by Randa Haines through the depiction of the basic dimensions of man. The film Ron Clark Story tells of a teacher named Ron Clark, he is a teacher who excels. However, because he wanted to have new experiences he moved to the big city of New York. Clark is a figure who has self-integrity, despite many obstacles and obstacles in realizing self-integrity. The self-integrity of Ron Clark's character is examined through the depiction of basic human dimensions which consist of: physical dimensions, psychological dimensions, and social dimensions. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis integritas diri tokoh utama pada film The Ron Clark Story Karya Randa Haines melalui penggambaran dimensi dasar manusia. Film The Ron Clark Story menceritakan tentang seorang guru bernama Ron Clark, dia merupakan guru yang berprestasi. Akan tetapi, karena ingin mempunyai pengalaman baru dia pindah ke kota besar New York. Clark merupakan tokoh yang mempunyai integritas diri, walaupun banyak halangan dan hambatan dalam mewujudkan integritas diri. Integritas diri tokoh Ron Clark dikaji melalui penggambaran dimensi dasar manusia yang terdiri atas: dimensi fisik, dimensi psikis, dan dimensi sosial.
Nilai-Nilai Religius Dalam Kumpulan Puisi Tadarus Karya KH. Ahmad Mustofa Bisri Ade Rufaida Awalia; Yumna Rasyid; Zuriyati Zuriyati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v5i1.4164

Abstract

Poetry as a literary work has an aesthetic value in it. However, in practice often the reader does not understand the implicit meaning in it. For example, the aspect of religiosity that is often overlooked in a poem that is trying to be communicated using a semiotic element. This study aims to describe the values of religiosity in the collection of Tadarus poetry (1) through the depiction of icons, (2) through the depiction of indices, and (3) through the depiction of symbols. This study uses a qualitative research design, the method used is descriptive, while the approach used is semiotic. From the analysis of semiotics it was found that Tadarus's poetry often included semiotic elements in his stanzas.Puisi sebagai suatu karya sastra memiliki nilai estetik di dalamnya. Akan tetapi, dalam praktiknya sering kali pembaca tidak memahami makna tersirat di dalamnya. Misalnya saja aspek religiusitas yang sering kali diabaikan di dalam suatu puisi yang coba dikomunikasikan menggunakan unsur semiotik. Penelitian ini bertujuan untuk, mendeskripsikan nilai-nilai religiusitas dalam kumpulan puisi Tadarus (1) melalui penggambaran ikon, (2) melalui penggambaran indeks, dan (3) melalui penggambaran simbol. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif, metode yang digunakan deskriptif, sedangkan pendekatan yang digunakan semiotik. Dari analisis semiotika ditemukan bahwa puisi Tadarus banyak menyisipkan unsur semiotika di dalam bait-baitnya.
Women’s Life in Indonesian Contemporary Short Stories: A Study of Ecofeminism Transformative Aji Septiaji; Zuriyati Zuriyati; Aceng Rahmat
Indonesian Language Education and Literature Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v5i2.5195

Abstract

Different characteristics between men and women in solving problems in their life become the background of this study. Men are guided by logic in solving the problems. On the other hand, women are guided by feelings, rely on communication, or have a communicative attitude to get other people's responses and find solutions through actions that can decrease hurt feelings. The study aims are to investigate the lives of women from various cases such as discrimination, natural exploitation, and gender stereotypes.The objects of this study are Indonesian contemporary short stories published in Kompas from 2010 until 2015. The technique of collecting data through selective stages includes data reduction, data presentation, and conclusion or verification. Dealing with a large number of data sources, only the most adequate and relevant data are analyzed. The results of this study indicate that women in the stories not only tell about the role of women in general but also emphasizes morality. Women as the characters who are categorized as gentle, loving, and caring can be antagonistic figures caused by the treatment of others (men). Meanwhile, denial from women as a form of resistance to something that dangerous to express what has become the right.Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa perempuan memiliki karakteristik yang berbeda dengan laki-laki dalam menghadapi berbagai problematika kehidupan. Laki-laki dipandu oleh logika dalam memecahkan persoalan. Sementara itu, perempuan lebih dipandu oleh perasaan, mengandalkan komunikasi atau memiliki sikap komunikatif untuk memperoleh respons orang lain. Tujuan penelitian ialah mengungkap kehidupan perempuan-perempuan dari berbagai kasus seperti diskriminasi, eksploitasi alam, dan stereotip gender. Objek penelitian ialah cerpen-cerpen kontemporer Indonesia Kompas kurun waktu 2010-2015. Teknik pengumpulan data, meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam cerita tidak hanya menceritakan tentang peran perempuan pada umumnya, tetapi juga menekankan moralitas. Perempuan sebagai karakter yang dikategorikan lembut, penuh kasih, dan peduli bisa menjadi tokoh antagonis yang disebabkan oleh perlakuan orang lain (laki-laki). Sementara itu, penyangkalan dari perempuan sebagai bentuk perlawanan terhadap sesuatu yang berbahaya untuk mengekspresikan apa yang telah menjadi haknya.
Fungsi Pantun Adat Perkawinan Melayu Riau (Pantun Function as Malay Marriage Tradition of Riau) Rezki Puteri Syahrani Nurul Fatimah; Fathiaty Murtadho; Zuriyati Zuriyati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.8791

Abstract

This study aims to describe the function of rhymes in the marriage customs of the Riau Malay community. The approach used is the sociology of literature. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Informants in this study are rhymes at marriage. The results showed that the function of the rhyme in the marriage of the Riau Malay community was (1) as a cultural identity; (2) as a conjunction or tongue; (3) education about culture; (4) as a symbol explanation; and (5) as a guide or procedure. This research has implications for the development of the Indonesian language and literature in universities and schools.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi pantun pada adat perkawinan masyarakat Melayu Riau. Pendekatan yang digunakan adalah Sosiologi sastra. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah tukang pantun pada pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi pantun pada perkawinan masyarakat Melayu Riau adalah (1) sebagai identitas budaya; (2) sebagai penyambung kata atau lidah; (3) pendidikan tentang budaya; (4) sebagai penjelasan simbol; dan (5) sebagai petunjuk atau tata cara. Penelitian ini dapat diimplikasikan bagi perkembangan ilmu bahasa dan sastra Indonesia di perguruan tinggi maupun di sekolah.
The Representation of Politics in Andrea Hirata’s Novel Laskar Pelangi: A Social, Cultural, and Applied Linguistic Analysis Muhammad Natsir Amir; Zuriyati; Miftahulkhairah; Yasir Riady; Muhammad Ajmal
Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/jaiela.v1i1.38

Abstract

Background of study: The novel reveals real social inequalities, where access to quality education remains a privilege for a few, while children from underprivileged backgrounds must contend with various limitations, from inadequate school facilities to difficult family economic conditions. Aims and scope of paper: This research explores the representation of politic in the novel Laskar Pelangi by Andrea Hirata through a social and cultural analysis approach. This novel is a medium for depicting fundamental issues in Indonesian society, such as inequality in access to education, economic injustice and exploitation of natural resources Methods: This research uses qualitative methods with a descriptive-analytical approach to explore political, social and cultural meanings in the text. Result: The results of the analysis show that Laskar Pelangi not only criticizes educational policies and socio-political dynamics, but also inspires readers to reflect on the role of literature in voicing social change. In this way. Conclusion: This novel is a reflection of the complexity of Indonesian society as well as a tool for social criticism that is relevant in the study of political and cultural literature.
Metaphor in Parable from the Noble Qur’an: A Corpus Based Stylistic Approach Dewi Suriyani Djamdjuri; Zuriyati Zuriyati; Siti Gomo Attas
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 18 No 1 (2022): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Islamic Religious Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.018.1.03

Abstract

A compelling speech figure, a parable, or a metaphor in the Qur'an seeks to explain a crucial point by sticking in the mind and helping us absorb the message and firmly lodge it in our hearts. The stylistic method utilized in this study was a corpus-based stylistic method, which entails a contextual assessment of the term or pattern in issue. The information is based on passages from the Qur'anic corpus that have been translated into English. The stylistic corpus-based approach was used to investigate four different types of metaphor. They are standard, implied, visual, and extended metaphors, as evidenced by the findings. From the result finding it shows that there are 21 verses in the metaphor that are classified as standard metaphors, accounting for 61% of the metaphor. There are 5 verses, or 13%, of implied metaphor, 7 verses, or 18%, of visual metaphor, and 3 verses, or 8%, of extended metaphor. The metaphor that appeared the most frequently is a standard metaphor.
Nilai Pendidikan Karakter dalam Sastra Lisan Kinoho Suku Tolaki Disa Arliwan; Ninuk Lustiyantie; Zuriyati Zuriyati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1537

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting dalam sastra karena sastra mengandung nilai-nilai karakter yang berguna bagi penikmat ataupun pembaca sastra.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam Sastra Lisan Kinoho Suku Tolaki.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode deskriptif analitik.Data dalam penelitian ini berupa hasil telaah buku teks Kinoho.Sumber data primer dalam penelitian ini berupa buku teks Kinoho.Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah informan berupa Tolea dan Pabitara.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan wawancara mendalam kepada informan.Validitas data menggunakan trianggulasi data dan triangulasi teori.Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menujukan bahwa nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam Kinoho yaitu: Nilai Pendidikan Karakter yang berhubungan dengan Tuhan, Nilai Pendidikan Karakter yang berhubungan dengan diri sendiri, Nilai Pendidikan Karakter yang berhubungan dengan sesama, dan Nilai Pendidikan Karakter yang berhubungan dengan Lingkungan.
TINDAK TUTUR PERLOKUSI PADA VIDEO BERJUDUL NGOBROLIN KEBOCORAN DATA, GAYA HEDON POLISI, PRO KONTRA BBM NAIK I MUSYAWARAH (TINJAUAN FILSAFAT BAHASA JOHN LANGSHAW AUSTIN) Ira Anisa Purawinangun; Zuriyati Zuriyati; Saifur Rahman
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur perlokusi pada video berjudul “Ngobrolin Kebocoran Data, Gaya Hedon Polisi, Pro Kontra BBM Naik I Musyawarah” (Tinjauan Filsafat Bahasa John Langshaw Austin). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripistif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data berupa video dari kanal Youtube Najwa Shihab dengan judul “Ngobrolin Kebocoran Data, Gaya Hedon Polisi, Pro Kontra BBM Naik I Musyawarah”. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak dan catat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa jenis tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam video yang tayang di kanal Youtube Najwa Shihab berjudul Ngobrolin Kebocoran Data, Gaya Hedon Polisi, Pro Kontra BBM Naik I Musyawarah. Pada analisis yang telah dilakukan ditemukan 7 jenis tindak tutur perlokusi diantaranya yaitu, 1) membujuk, 2) menipu, 3) mendorong, 4) membuat jengkel, 5) menyenangkan, 6) melegakan, dan 7) menarik perhatianKata Kunci: Tindak Tutur Perlokusi, Filsafat Bahasa
PERIBAHASA MASYARAKAT JAWA SEBAGAI CERMIN KEPRIBADIAN PEREMPUAN JAWA Paramita Ida Safitri; Zuriyati Zuriyati; Saifur Rahman
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7307

Abstract

Peribahasa merupakan ungkapan singkat, padat jelas, namun mengandung prinsip kehidupan yang mendalam. Peribahasa yang dianut oleh masyarakat Jawa dapat menggambarkan citra diri masyarakat Jawa, dalam kajian ini dibatasi cakupannya pada perempuan Jawa. Data dan sumber data dalam penelitian ini berasal dari buku kumpulan peribahasa Jawa dan dipilih yang berkaitan dengan perempuan dan dianalisis dengan teknik studi pustaka. Dalam analisis data, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis bahasa secara struktural dan etnolinguistik pada peribahasa Jawa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan keterkaitan yang erat antara prinsip dalam peribahasa yang dianut oleh masyarakat Jawa terhadap kepribadian perempuan Jawa. Perempuan pada masyarakat Jawa sebagai penutur peribahasa tidak hanya sekadar mengungkapkan tuturan kosong melainkan tuturan dalam bentuk peribahasa Jawa yang mencerminkan karakter perempuan Jawa.Kata kunci: peribahasa Jawa, kepribadian perempuan Jawa
Co-Authors Abdul Hamid Aly Abdul Haris Faisal Aceng Rahmat Aceng Rahmat Aceng Rahmat, Aceng Ade Rufaida Awalia Adijaya, Nuryansyah Afrodita, Meli Agung Setiyadi Agus Hariyana Ahmad Marzuq Ahmad Zaki Munibi Aji Septiaji Aminah, Mimin Andi Irma Sarjani Anita Dewi Ekawati, Anita Dewi Arianty Visiaty Arif Hidayat Arliwan, Disa Arya Yoga Swara Sumantri Aulia Maharani Ayu Bandu Retnomurti, Ayu Bandu Chintya Bayu Lestari Daniel Happy Putra David Darwin Deni Sapta Nugraha Dinihari, Yulian Djamdjuri, Dewi Suriyani Dwi Septiani Dwi Septiani Endry Boeriswati Erna Erpiana Eva Leiliyanti, Eva Fadli, Mohammad Fathiaty Murtadho Fatmawati Fatmawati Faznur, Lutfi Syauki Fetti Astrini Rishanjani Hafizah Hafizah I Nyoman Sujana Ida Rosmalina, Ida Ifan Iskandar Ilza Mayuni Ira Anisa Purawinangun Ira Anisa Purawinangun Jakobis Tallo Adu Karnawati, Rita Agustina Kheryadi La Ode Muhammad Idrus Hamid B Lina Anisah Lustyatie, Ninuk M. Nur Hakim M. Yanuardi Zain Manurung , Sondang Martini Martini Marudut Bernadtua Simanjuntak Maulida, Ida Maulizan ZA Mclean HY Miftahulkhairah Miftahulkhairah Anwar Muchlas Suseno Muhamad Sofian Hadi Muhammad Ajmal Muhammad Iqbal Muhammad Jalalludin Muhammad Kamal Muhammad Natsir Amir Nia Kurniawati Nia Kurniawati Ninuk Lustiyantie Ninuk Lustiyantie Ninuk Lustyantie Nugraha Sinaga Nuruddin Nuruddin Nuruddin, Nuruddin Octa Pratama Putra Paramita Ida Safitri Paramita Ida Safitri Prasetya, Eska Perdana Pribadi, Rendy Purwanto, Anim Rahmat Basuki Rahmi Yulia Ningsih Ramdhoni, Ramdhoni Rasyid, Yumma Ratna Ratna Rendy Pribadi Retno Putri Utami Rezki Puteri Syahrani Nurul Fatimah Rina Husnaini Febriyanti Rizky Wardhani Saifur Rahman Saifur Rahman Saifur Rohman Saifur Rohman Saifur Rohman Saifur Rohman Saifurrohman Saifurrohman Samsi Setiadi Sinaga, Elverinawati Siti Gomo Attas Sitti Gomo Attas Sulistio, Prayogo Hadi Sutrisno, Sutrisno Tuti Apriani Visiaty, Arianty Yani Awalia Indah Yasir Riady Yumna Rasyid, Yumna Zainal Rafli, Zainal Zulfida, Sri