This Author published in this journals
All Journal ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman PUJANGGA: Jurnal Bahasa dan Sastra KEMBARA Jurnal Gramatika Diglosia JAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jepang Jurnal Studi Al-Qur'an Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) EDUVELOP (Journal of English Education and Development) Loquen: English Studies Journal Kandai Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Jurnal Sora: Pernik Bahasa Asing Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Pena Literasi JE (Journal of Empowerment) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Sirok Bastra PROJECT (Professional Journal of English Education) Syntax Idea English Focus: Journal of English Language Education Getsempena English Education Journal Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Didaktika: Jurnal Kependidikan Journal La Edusci Tanwir Arabiyyah: Arabic as Foreign Language Journal Journal International of Lingua and Technology Media Bina Ilmiah The Journal of Nursing and Midwifery Sciences Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Edukasi dan Penelitian Matematika PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA Studia Islamika Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Indonesian Language Education and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

Penelusuran Struktur Cerita dalam Naskah Drama Terjemahan: Kasus "Badak-badak" karya Jim Lim Hidayat, Arif; Zuriyati, Zuriyati; Anwar, Miftahulkhairah
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA Vol 9, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sh.v9i2.2733

Abstract

A translated drama script is a work that combines many elements from narrative structure to social and artistic aspects. Translating a drama script into another language requires a deep understanding of its cultural aspects, language and artistic nuances. This translation process not only changes the words, but also adjusts artistic elements, maintains the essence of the original story, and understands and reproduces the meaning contained in the drama. This research aims to comprehend the storyline in a translated drama script using the Traditional Narrative Analysis Method in the work "Badak-badak," a translation of "Rhinocéros" by Eugene Ionesco. The research results reveal that this manuscript carries the theme of the transformation of humans into rhinos with a linear plot that follows the chronology of events. Various key characters interact in a tavern as the main setting. The storyline visualization maps events from introduction to resolution, including Slamet's drinking routine, the appearance of the rhino, character transformation, and Slamet's state of isolation. This understanding influences many aspects, including learning, teaching, and theater practice. Storyline visualization provides a foundation for cultural exploration, deeper learning, and provides guidance in planning theatrical productions. An in-depth understanding of the storyline of a translated drama script not only enriches the learning experience of theater students, but also supports the design of a cohesive and strong theater production.Keywords – Badak-badak, Narrative Structure, Rhinoceros, Translated Drama Script.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK DI KELAS XII MIPA SMA NEGERI 2 GUNUNG TALANG Zuriyati, Zuriyati
Jurnal Edukasi dan Penelitian Matematika Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Departemen Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pmat.v13i1.15663

Abstract

Mathematical comprehension is essential. Due to low student engagement, class XII MIPA at SMA Negeri 2 Gunung Talang pupils' understanding is still poor. To solve this, inquiry learning was used. This study examines students' mathematical concept understanding after using the inquiry model and whether inquiry-based learning is better than conventional learning. This study used a nonequivalent posttest-only control group design and quasi-experimental and descriptive research. XII MIPA students of SMA Negeri 2 Gunung Talang in 2023/2024 were the research sample. Data research demonstrated that inquiry learning students understood mathematical concepts better than standard learners. In addition, the inquiry methodology improves students' subject knowledge.Keywords – Conventional Learning, Inquiry Model, Undertanding Mathematical Concepts
Analysis of the Meaning of Repetition Language Style in Hermann Hesse's Der Steppenwolf Roman Purwanto, Anim; Zuriyati, Zuriyati; Anwar, Miftahulkhairah
Journal International of Lingua and Technology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/jiltech.v3i1.556

Abstract

Repetitive language style in romance literary works is not only used to create aesthetic effects, but also creates emotional and intellectual resonance that enriches the reading experience. This study aims to analyze the meaning of repetition language style in the romance Der Steppenwolf by Hermann Hesse. The research uses descriptive qualitative method with semantic analysis approach. The analysis revealed that anaphora is the most dominant language style used, with the amount of data reaching 40.74%, followed by epistrophe around 31.48%, and polysyndeton 27.78% of data. Meanwhile, the meaning of repetition language style includes strengthening the character's feelings towards the world, providing structure and rhythm to the story, creating nuances and deep emotions. Repetitive language styles in romances can provide new insights into how literary works are constructed and influence readers.
STILISTIKA ABSURDITAS DALAM TEKS DRAMA KAPAI-KAPAI Fadli, Mohammad; Zuriyati, Zuriyati; Rohman, Saifur
Pena Literasi Vol 5, No 2 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.2.152-160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya bahasa teks drama Kapai-Kapai karya Arifin C.Noer dengan kajian absurditas. Pada artikel ini, peneliti membahas gaya bahasa absurditas yang ada pada teks drama Kapai-Kapai. Gaya bahasa absurditas dipadankan dengan konvensi drama absurd menyangkut aspek alur, tokoh dan penokohan, dialog, serta cerita. Teks drama Kapai-Kapai akan diteliti berdasarkan beberapa aspek tersebut sesuai konvensi drama absurd. Berdasarkan hasil, teks drama Kapai-Kapai mempunyai alur yang melingkar, tokoh-tokoh imajiner, dialog yang berulang-ulang, serta cerita yang menunjukkan ketiadaan harapan dan makna hidup. 
IDEOLOGI FEMINISME DALAM NOVEL “MENCARI PEREMPUAN YANG HILANG” Faznur, Lutfi Syauki; Zuriyati, Zuriyati; Rohman, Saifur
Pena Literasi Vol 5, No 2 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.2.144-151

Abstract

Ideologi feminism berhubungan dengan sistem berpikir, kepercayaan, dan simbol-simbol yang berhubungan dengan tingkah laku pembicara kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk membahas dan mengungkap bagaimana ideologi feminism dan seksisme bahasa laki-laki dan perempuan dalam novel Mencari Perempuan Yang Hilang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik catat. Hasil penelitian menggambarkan bahwa tokoh Ahlam merupakan representasi peran perempuan yang kaya raya, lembut juga pesimis. Akan tetapi Ahlam dalam cerita juga menggambarkan wanita yang berani, bisa memimpin, dan berwibawa. Seksisme bahasa yang ditampilkan dalam novel kental sekali pada tokoh Saleh yang mendeskripsikan wanita dengan sebutan “Bunga”, “sungai”, dan “Mutiara”.
PUISI DI NEGERI AMPLOP KARYA GUS MUS DALAM REALITAS BERITA OPERASI TANGKAP TANGAN HAKIM AGUNG OLEH KOMISI PEMBERANTAS KORUPSI (KAJIAN FILSAFAT REALISTIK) Basuki, Rahmat; Zuriyati, Zuriyati; Rohman, Saifur
Pena Literasi Vol 5, No 2 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.2.171-179

Abstract

Abstrak Kajian puisi selalu menarik dalam kehidupan sosial bagi penikmat sastra, sastrawan maupun kritikus sastra. Puisi seringkali berhasil memotret realitas kehidupan sehari-hari baik secara personal maupun komunal. Penelitian ini mengkaji kesesuaian ini puisi “Di Negeri Amplop” karya KH. Mustofa Bisri dengan berita tentang operasi tangkap tangan Hakm Agung oleh Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) pada bulan Agustus 2022 dengan pendekatan filsafat realisme dalam sastra. Dalam kajian filsafat realisme, posisi karya sastra merupakan dari keadaan sosial budaya yang terjadi di masyarakat dalam aktifitas sehari-hari.  Data-data penelitian ini adalah puisi “Di Negeri Amplop” dan berita tentang Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap Hakim Agung MA. Berdasarkan data-data yang didapatkan dalam penelitian ini, ada nilai-nilai filsafat realisme pada puisi “Di Negeri Amplop” dengan kasus OTT KPK terhadap Hakim Agung dengan tersangka lainnya. Pada kasus tersebut, makna puisi “Di Negeri Amplop” memiliki relevansi yang sangat kuat. Meskipun puisi tersebut ditulis pada tahun 2002, semakin kesini semakin kuat relevansinya dengan penyelewengan kekuasaan hukum. Kata Kunci : Puisi, Filsafat Realisme, Gus Mus
Implications of the Theory of Meaning in Language Learning: Perspectives on Language Acquisition on the ESP Classroom Maulida, Ida; Zuriyati, Zuriyati; Setiadi, Samsi
Journal La Edusci Vol. 5 No. 5 (2024): Journal La Edusci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallaedusci.v5i5.1766

Abstract

This study investigates the role of language in the theory of meaning on communication in the education. The aims of the study to examine how theory of meaning emphasize the contextual word and phrases. The study uses qualitative descriptive by using case studies. The sample of the study consisted of 35 students’ on ESP Classroom at Universitas Subang. Data collection techniques by using questionnaires, interview, and observation. The questionnaire used a Likert Skale focus on students’ response regarding the influence of context on word meaning, the effectiveness of visual references. Interviews focus on exploring students’ understanding of context on word meanings and perceptions of referential on their fields of study. Based on the result of study show that the majority of students’ (43%-57%) agree that contextual comprehend significantly influences their focus of the meaning of words. Additionally, the data show that theories of meaning as important in accurately interpreting field-specific vocabulary, enabling them to understand differences in meaning that emerge between contexts.
Menyoal Penelitian Analisis Wacana Kritis di Indonesia: Meninjau Aspek Jenis Penelitian, Subjek Penelitian, dan Model Analisis Pribadi, Rendy; Lustyatie, Ninuk; Zuriyati, Zuriyati
Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2024): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jh.v8i2.3393

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk menyelidiki tren yang berkembang dalam penelitian Analisis Wacana Kritis (CDA) dari tahun 2017 hingga 2024. Analisis Wacana Kritis merupakan kerangka metodologis yang secara kritis terlibat dengan isu-isu disparitas kekuasaan, manifestasi ideologi, dan penyalahgunaan kekuasaan. Penelitian ini didasarkan pada Tinjauan Literatur, yakni dimulai dengan agregasi data melalui portal SINTA, mendokumentasikan rincian metodologis dalam artikel, dan mengategorikannya menurut tiga instrumen yang berbeda: 1. Jenis Penelitian, 2. Subjek penelitian, dan 3. Model Analisis. Menganalisis korpus berupa 98 artikel yang bersumber dari portal SINTA 1 dan 2 dengan mempertimbangkan dampak penelitian yang lebih dari satu (>1) poin, hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1. Penelitian kualitatif mendominasi, meliputi 92 artikel, 2. Subjek penelitian terutama terdiri dari teks berita online (teks digital), total 14 artikel dari 2017 hingga 2024, dan 3. Model analitis yang sebagian besar digunakan adalah model Norman Fairclough, digunakan dalam 52 artikel.Kata Kunci: Jurnal Review; Analisis Wacana Kritis; SINTA.
PEMALI DAN IDENTITAS BUDAYA: PERSPEKTIF FILSAFAT BAHASA DALAM MASYARAKAT BETAWI Septiani, Dwi; Zuriyati, Zuriyati; Setiadi, Samsi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12828

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemali dalam konteks budaya Betawi sebagai simbol yang memiliki makna kultural dan sosial yang mendalam, serta mencerminkan norma-norma sosial yang dijunjung tinggi oleh masyarakat, seperti kesopanan, keharmonisan, dan penghormatan terhadap tradisi. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pamali dan identitas budaya dalam perspektif filsafat bahasa dalam Masyarakat Betawi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengadopsi pendekatan hermeneutika, linguistik fungsional, dan semiotika. Data penelitian ini yaitu tuturan mengenai pamali masyarakat Betawi. Sumber data yaitu dua informan yang merupakan penduduk asli suku Betawi di Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam secara langsung untuk mendapatkan informasi yang relevan mengenai mitos dan pantangan yang ada dalam masyarakat Betawi, kemudian data dicatat dalam format naratif. Teknik analisis data menggunakan metode agih, yang mencakup langkah-langkah seperti wawancara, pencatatan, penyaringan data, serta penyajian data dalam berbagai format. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemali tidak hanya berfungsi sebagai larangan, tetapi juga sebagai alat komunikasi yang mengingatkan individu akan dampak dari tindakan sehari-hari terhadap nasib dan kesejahteraan komunitas. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pelestarian pemali dan nilai-nilai budaya di tengah tantangan globalisasi serta mendorong generasi muda untuk lebih menghargai warisan budaya mereka. Kata kunci: identitas budaya, pemali, budaya betawi 
Swearing Analysis of Characters in Possession Novel (1990) Written by As Byatt Pratama Putra, Octa; Zuriyati, Zuriyati; Lustyantie, Ninuk
Jurnal Bahasa Inggris Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/efj.v4i2.107

Abstract

T This research focuses to identify the types and the reasons for swearing for characters of Possession Novel (1990). It uses a qualitative method to analyze the data. It has 81 data of types of swearing, and 83 data of reasons for swearing out of 83 data. The data of this research are in the form of utterances spoken by the characters in the novel. This research finds that the types of swearing uttered by the characters of Possession Novel (1990) can be classified into five types. According to Pinker (2010), there are Dyphemistic Swearing (DS), Abusive Swearing (AS), Idiomatic Swearing (IS), Emphatic Swearing (ES), and Cathartic Swearing (CS). In addition, the study also found the reasons for swearing consisting of three motives; Psychological Motives (PM), Social Motives (SM), and Linguistic Motives (LM). From this research, it can be concluded that emphatic swearing is the most used swearing expression and psychological motives are the most dominant reasons spoken by the characters.
Co-Authors Abdul Hamid Aly Abdul Haris Faisal Aceng Rahmat Aceng Rahmat Aceng Rahmat, Aceng Ade Rufaida Awalia Adijaya, Nuryansyah Afrodita, Meli Agung Setiyadi Agus Hariyana Ahmad Marzuq Ahmad Zaki Munibi Aji Septiaji Aminah, Mimin Andi Irma Sarjani Anita Dewi Ekawati, Anita Dewi Arianty Visiaty Arif Hidayat Arliwan, Disa Arya Yoga Swara Sumantri Aulia Maharani Ayu Bandu Retnomurti, Ayu Bandu Chintya Bayu Lestari Daniel Happy Putra David Darwin Deni Sapta Nugraha Dinihari, Yulian Djamdjuri, Dewi Suriyani Dwi Septiani Dwi Septiani Endry Boeriswati Erna Erpiana Eva Leiliyanti, Eva Fadli, Mohammad Fathiaty Murtadho Fatmawati Fatmawati Faznur, Lutfi Syauki Fetti Astrini Rishanjani Hafizah Hafizah I Nyoman Sujana Ida Rosmalina, Ida Ifan Iskandar Ilza Mayuni Ira Anisa Purawinangun Ira Anisa Purawinangun Jakobis Tallo Adu Karnawati, Rita Agustina Kheryadi La Ode Muhammad Idrus Hamid B Lina Anisah Lustyatie, Ninuk M. Nur Hakim M. Yanuardi Zain Manurung , Sondang Martini Martini Marudut Bernadtua Simanjuntak Maulida, Ida Maulizan ZA Mclean HY Miftahulkhairah Miftahulkhairah Anwar Muchlas Suseno Muhamad Sofian Hadi Muhammad Ajmal Muhammad Iqbal Muhammad Jalalludin Muhammad Kamal Muhammad Natsir Amir Nia Kurniawati Nia Kurniawati Ninuk Lustiyantie Ninuk Lustiyantie Ninuk Lustyantie Nugraha Sinaga Nuruddin Nuruddin Nuruddin, Nuruddin Octa Pratama Putra Paramita Ida Safitri Paramita Ida Safitri Prasetya, Eska Perdana Pribadi, Rendy Purwanto, Anim Rahmat Basuki Rahmi Yulia Ningsih Ramdhoni, Ramdhoni Rasyid, Yumma Ratna Ratna Rendy Pribadi Retno Putri Utami Rezki Puteri Syahrani Nurul Fatimah Rina Husnaini Febriyanti Rizky Wardhani Saifur Rahman Saifur Rahman Saifur Rohman Saifur Rohman Saifur Rohman Saifur Rohman Saifurrohman Saifurrohman Samsi Setiadi Sinaga, Elverinawati Siti Gomo Attas Sitti Gomo Attas Sulistio, Prayogo Hadi Sutrisno, Sutrisno Tuti Apriani Visiaty, Arianty Yani Awalia Indah Yasir Riady Yumna Rasyid, Yumna Zainal Rafli, Zainal Zulfida, Sri