Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIFITAS PUPUK KANDANG KOTORAN KAMBING DAN PUPUK HAYATI CAIR DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MELOM (Cucumis melo. L) Hayati, Rita; Jafrizal, Jafrizal; Armadi, Yukiman; Suryadi; Kesumawati, Neti
Agriculture Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Agriculture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agrotek.v19i2.7607

Abstract

Tujuan penelitian mengetahui interaksi antara pupuk kandang kotoran kambing dan pupuk hayati cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Melon (Cucumis melo L) dan efektifitas pupuk kandang kotoran kambing dan pupuk hayati cair dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman Melon (Cucumis melo L).Penelitian ini dilaksanakan di jl. Merapi XV E Tebeng Ratu Agung Kodya Bengkulu, bulan Mei 2023 sampai Agustus 2023, rancangan acak lengkap pola Faktorial (RALF) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama pengaruh Pupuk kandang kotoran kambing yang terdiri dari 4 taraf yaitu : P0= kontrol P1= 10 ton/ha (360 gr/tanaman) P2= 15 ton/ha (450 gr/tanaman) P3 = 20 ton/ha (500 gr/tanaman) Faktor kedua yaitu pengaruh pemberian pupuk hayati cair (bioto grow gold/ BGG) yang terdiri dari : K0 = Kontrol K1 = 1,5 ml/l K2 = 3 ml/l K3 = 4,5 ml/l Terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga terdapat 48 unit percobaan. masing-masing unit percobaan terdiri dari 3 tanaman, sehingga terdapat 144 tanaman. Hasil data di analisis secara statistik menggunakan sidik ragam, selanjutnya apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multipe Range Test (DMRT) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kandang kotoran kambing berpengauh tidak nyata terhadap semua parameter kecuali pada pengamatan jumlah daun umur 28 hst. Perlakuan terbaik pada penelitian ini terhadap tinggi tanaman Melon yatu P3 =20 ton/ha dan K2= 4,5 ml/l . Sedangkan pengamatan hasil terbaik terhadap berat buah pertanaman yaitu pada perlakuan pupuk kandang kotoran kambing P2=10 ton/ha dengan dan pupuk hayati cair 4,5 ml/l. Kata kunci: Pupuk kandang kambing, pupuk hayati cair, tanaman melon.
The Effect of Providing Biochar and Manure on Nutrient Uptake and Corn Yield In Alluvial Soil Hayati, Rita; Agustine, Leony
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 20 No. 2 (2024): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v20i2.4186

Abstract

Corn (Zea mays L.) in Indonesia is a plant that is often cultivated, this is because corn is the main alternative food substitute. This is what makes demand for corn production continue to increase. Realizing this, one effort that can be made is by cultivating corn plants on less than optimal land. Alluvial soil contains a lot of sand and clay, does not contain many nutrients. Several alternatives to overcome this problem, one of which is the provision of biochar and manure as soil amendments. The role of biochar in soil can be used as an indicator of soil quality, such as soil aggregate stability, retention and nutrient availability. Providing biochar can increase soil pH. Manure is fertilizer that comes from various kinds of livestock manure including: manure from cow manure, goat/sheep manure and chicken manure. Manure can improve physical properties by making the soil loose and loose so that aeration becomes better and is easier for plant roots to penetrate, improving the chemical properties of the soil through contributing nutrients to plants. Judging from the problems found in alluvial soil and the role of biochar and drum fertilizer, this research aims to determine the effect of providing biochar and manure on nutrient uptake and yield of corn plants in order to optimize corn cultivation. It is hoped that the results of this research can optimize corn cultivation on alluvial soil. The output of the research is expected to be published in the SINTA accredited national journal.
PEMBUATAN BERMACAM-MACAM SELAI SEBAGAI UPAYA PENAMBAH SELERA DALAM MENGKOMSUMSI ROTI Kesumawati, Neti; Feni, Rita; Hayati, Rita; Suryadi, Suryadi; Efrita , Edi; Edy Marwan; Ariyani, Farida
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1369

Abstract

Pengabdian dilaksanakan di Desa Pulo Geto Baru Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang yang merupakan salah satu daerah pemasok jagung manis dan terong di pasar-pasar yang ada Propinsi Bengkulu. Materi kegiatan ini disesuaikan potensi sumberdaya alam dan kesepakatan dengan mitra sasaran, yaitu ibuk-ibuk petani yang sebagian besar merupakan petani jagung manis dan terong. Ibuk-ibuk petani melalui Seklur/lurah mengajukan permohonan kepada Dekan Fakultas Pertanian UMB untuk memberikan penyuluhan/pelatihan tentang bagaimana mengatasi hasil panen yang banyak membusuk pada saat panen berlimpah.Kegiatan pengabdiaan bertujuan : (1) Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibuk-ibuk petani Desa Pulo Geto Baru dalam pembuatan selai jagung manis dan selai terong; (2) Dapat memotivasi ibuk-ibuk petani untuk membuka peluang usaha rumahan (home industri) yang bergerak dalam produk olahan selai jagung manis dan selai terong; (3) Menghadirkan inovasi produk olahan selai. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mencakup ceramah, tanya jawab, diskusi, dan demonstrasi. Pencapaian yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, antara lain : (1) Ibuk-ibuk petani sangat antusia mengikuti seluruh tahapan kegiatan pengabdiaan masyarakat, baik penyuluhan maupun demonstrasi; (2) Pengetahuan dan keterampilan para ibu petani dalam mengolah produk seperti selai jagung manis dan selai terong mengalami peningkatan. ; (3) Terbukanya pemikiran ibuk-ibuk petani untuk membuka usaha rumahtangga (home industri) yang bergerak dalam hal usaha selai jagung manis dan selai terong
PENGARUH BAKTERI AZOTOBACTER DALAM MENAMBAT NITROGEN TERSEDIA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays) PADA TANAH GAMBUT Nicholas Ginting, David Samuel; Anshari, Gusti Zakaria; Hayati, Rita
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4280

Abstract

Azotobacter bacteria are non-symbiotic nitrogen-fixing bacteria that fix free nitrogen from the air. It is hoped that the nitrogen that has been fixed by Azotobacter bacteria can be used by plants to help corn grow. This research was carried out for 4 months, in the experimental field of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak City, West Kalimantan Province, starting from preparing the planting media until the plants reached the maximum vegetative phase. Presentation of soil data analysis was obtained from the Bogor Soil Research Institute Laboratory, Soil Chemistry and Fertility Laboratory and Soil Biology Laboratory, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. This research was carried out as an experiment in polybags using a method using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 5 treatments and 4 replications so that there were 20 sample units. The treatment for administering Azotobacter bacterial isolates was as follows: P0 = no isolate, P1 = 30 ml of isolate, P2 = 60 ml of isolate, P3 = 90 ml of isolate, P4 = 120 ml of isolate. Variables observed in this study included total nitrogen, available nitrogen (NO3- and NH4+), soil acidity (pH), soil organic carbon, azotobacter population, plant height (cm), stem diameter (mm), plant dry weight (grams). The results showed that giving 30 ml of Azotobacter bacterial isolate (P1) increased ammonium by 46.31%, nitrate by 14.73%, Azotobacter population by 118.86%, plant height by 6.14%, plant diameter by 8.06%, weight plant dryness was 26.24% while there was a decrease in soil pH of 0.88%, soil organic carbon 3.53%, total soil nitrogen 4.12%.Keywords: azotobacter; nitrogen fixing; peat, sweet cornINTISARIBakteri Azotobacter adalah bakteri penambat nitrogen non-simbiosis yang memfiksasi nitrogen bebas dari udara. Nitrogen yang telah ditambat oleh bakteri Azotobacter diharapkan dapat digunakan tanaman sehingga membantu pertumbuhan jagung. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan, di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat mulai dari persiapan media tanam hingga tanaman mencapai fase vegetatife maksimum. Penyajian data analisis tanah didapat dari Laboratorium Balai Penelitian Tanah Bogor, Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah serta Laboratorium Biologi Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini dilakukan pada percobaan dalam polybag dengan metode menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 20unit sampel. Perlakuan pemberian isolat bakteri Azotobacter adalah sebagai berikut: P0 = tanpa isolat, P1 = 30 ml isolat, P2 = 60 ml iolat, P3 = 90 ml isolat, P4 = 120 ml isolat. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi nitrogen total, nitrogen tersedia (NO3- dan NH4+), kemasaman tanah (pH), karbon organik tanah, populasi azotobacter, tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), berat kering tanaman (gram). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian isolat bakteri Azotobacter sebanyak 30 ml (P1) meningkatan amonium sebesar 46,31%, nitrat 14,73%, populasi azotobacter 118,86%, tinggi tanaman 6,14%, diameter tanaman 8,06%, berat kering tanaman 26,24% sedangkan terdapat penurunan pH tanah sebesar 0,88%, karbon organik tanah 3,53%, nitrogen total tanah 4,12%.Kata kunci: azotobacter; menambat nitrogen; gambut, jagung manis
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Penulisan Rancangan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru MGMP Bahasa Inggrsi Di Kabupaten Muara Enim Anggraini, Hesti Wahyuni; Hambali, Muslih; Jaya, Hariswan Putera; Kurniawan, Dedi; Hayati, Rita; Zuraida, Zuraida; Pitaloka, Nova Lingga; Maharrani, Dwi
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.514 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16184

Abstract

Penelitian tindakan kelas merupakan salah satu upaya untuk meningkatkna kualitas pembelajaran di kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru, menjadikan guru terampil dalam menulis rancangan penelitian tindakan kelas, dan meningkatkan motivasi para guru untuk melakukan penelitian tindakan kelas. Pada masa pandemic, kegiatan ini dilakukan secara daring pada tanggal 7-9 Oktobe 2021 dengan jumlah peserta sebanyak 55 orang. Adapun sasaran kegiatan ini adalah para guru MGMP Bahasa Inggris Kabupaten Muara Enim. Skema kegiatan ini adlah perkuliahan desa. Model yang digunakan adalah pendampingan atau penyuluhan tentang konsep dasar dan pelatihan penulisan rancangan dan dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode kegiatan adalah presentasi dimana guru menyusun rancangan PTK dan menyampaikannya di hadapan para peserta lainnya untuk kemudian mendapatkan umpan balik dari narasumber. Hasil observasi menunjukkan hal positif, yaitu guru antusias dalam mengikuti kegiatan. Tambahan, peserta mampu menghasilkan contoh rancangan penelitian tindakan kelas. Peserta memgharapkan adanya kegiatan lanjutan di tahun-tahun berikutnya
PEMANFAATAN KULIT DURIAN MENJADI PUPUK ORGANIK YANG MEMILIKI NILAI EKONOMI TINGGI BERMANFAAT UNTUK MENYUBURKAN TANAMAN Hayati, Rita; Jafrizal, Jafrizal; Usman, Usman; Suryadi, Suryadi; Maheran Mulyadi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i1.1911

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan limbah kulit durian sebagai pupuk organik guna mendukung pertanian berkelanjutan. PKM ini melibatkan beberapa dosen dari Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Bengkulu serta masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi dan pelatihan. Sosialisasi dilakukan untuk memperkenalkan konsep dan manfaat pengomposan kulit durian, termasuk aspek lingkungan dan ekonomi yang dapat diperoleh masyarakat. Sementara itu, pelatihan dan implementasi dilakukan dengan memberikan penjelasan teknis serta praktik langsung pembuatan pupuk kompos berbahan dasar kulit durian. Bahan yang digunakan dalam proses ini meliputi limbah kulit durian, pupuk kandang kambing matang, dedak atau bekatul, Effective Microorganisms (EM) 21, molases, dan air. Proses pengomposan melibatkan teknik pencacahan, pencampuran bahan, fermentasi, serta pemantauan kondisi selama periode dekomposisi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki minat yang tinggi terhadap inovasi ini karena dapat mengurangi limbah organik sekaligus meningkatkan kesuburan tanah dengan cara yang ramah lingkungan. Selain itu, penerapan teknik pengomposan ini berpotensi meningkatkan kemandirian petani dalam penyediaan pupuk dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia yang mahal. Dengan adanya pendampingan dan pelatihan secara berkala, diharapkan metode ini dapat diterapkan secara luas dalam praktik pertanian lokal, memberikan manfaat ekonomi serta ekologis bagi masyarakat Desa Lubuk Unen. Kata Kunci: Limbah Kulit Durian, Pengomposan, Pupuk Organik, Pendapatan Petani
TEKNOLOGI PENGOLAHAN TORAKUR (TOMAT RASA KURMA) SEBAGAI ALTERNATIF PRODUK OLAHAN DI KECAMATAN CURUP UTARA KABUPATEN REJANG LEBONG Kesumawati, Neti; Feni, Rita; Hayati, Rita; Suryadi, Suryadi; Armadi, Yukiman; Ariyani, Farida
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i2.1861

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi Kelompok Wanita Tani Mawar di Desa Perbo, Kecamatan Curup Utara, melalui pelatihan pembuatan produk olahan torakur berbahan dasar tomat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan survei lokasi, analisis kebutuhan, penyusunan bahan pelatihan, penyuluhan, dan praktik langsung pembuatan torakur selama 7 hari. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan dalam pencapaian tujuan, sasaran, dan target, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah tomat menjadi produk bernilai jual tinggi. Meskipun menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan modal, pengetahuan awal, dan ketergantungan ekonomi pada suami, kegiatan ini mampu memberikan dampak positif dan membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Torakur, Pemberdayaan Wanita Tani, Olahan Tomat
PENERAPAN LISTRIK BERBAHAN BAKAR BIOGAS DAN BUDIDAYA JAGUNG MENGGUNAKAN LIMBAH BIOGAS PADA KELOMPOK TANI SRI BERDIRI BARU DAN BANGUN TANI DI DESA PINANG LUAR Gafur, Sutarman; Hayati, Rita; Saleh, Muhammad
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4i1.5281

Abstract

Tujuan kegiatan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menerapkan teknologi mengatasi mahalnya listrik, kelangkaan pupuk untuk tanaman jagung serta meningkatkan nilai ekonomis limbah.  Metode dari pengabdian masyarakat ini adalah survei lapangan dan wawancara, demplot, pembimbingan dan pendampingan ilmu dan teknologi tepat guna pada kelompok tani sri Berdiri Baru dan Bangun Tani di desa Pinang Luar Kabupaten Kubu Raya.  Pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini, mitra telah diberikan alat genset dan dilakukan pendampingan pemanfaatan listrik berbahan bakar biogas, pendampingan budidaya jagung dengan menggunakan limbah biogas serta pelatihan pelebelan dan pengemasan pupuk organik. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar dan terjadi diskusi dua arah dari peserta yang aktif dengan pertanyaan dan respon terhadap topik.  Kegiatan ini sangat berguna bagi masyarakat di desa.  Jadi kegiatan yang sama perlu dilakukan di desa-desa lain yang memiliki komoditas pertanian yang sama. Kata kunci: biogas, listrik, jagung, pupuk organik
PEMANFAATAN LIMBAH BIOGAS UNTUK TANAMAN PADI PADA KELOMPOK TANI KARYA MULYA DAN HARAPAN BARU Riduansyah, .; Apriana, Isna; Hayati, Rita
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4i1.5283

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan produksi padi dan meningkatkan kualitas serta nilai ekonomis dari limbah biogas dengan menerapkan teknologi tepat guna pemanfaatan limbah biogas untuk tanaman padi dan pengemasan limbah biogas. Metode pengabdian kepada masyarakat adalah survei lapangan, penyuluhan, pembimbingan, pendampingan, pembinaan dan evaluasi.  Teknologi tepat guna budiaya padi menggunakan limbah biogas telah diberikan kepada petani padi meliputi: cara, waktu dan dosis pemberian limbah biogas. Pelatihan pengemasan limbah biogas telah dilakukan meliputi: pengeringan, pengemasan dan cara menilai kualitas biogas. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar, masyarakat telah mengaplikasikan limbah biogas untuk tanaman padi dan masyarakat telah mengetahui cara pengemasan pupuk limbah biogas.  Kata kunci: padi, limbah biogas, pengemasan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANI DENGAN INTEGRATED FARMING SYSTEM DI DESA PAL IX KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Gafur, Sutarman; Hayati, Rita; Tribudi, Yuli Arief
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4i2.7414

Abstract

Kecamatan Sungai kakap selama ini dikenal sebagai sentra produksi sapi dan padi dan mensuplai hasilnya bagi masyarakat kota Pontianak. Masing masing sektor ini masih diusahakan secara konvensional sehingga sumberdaya lokal berupa limbah belum dimanfaatkan secara maksimal. Metode pelaksanaan di lapangan terdiri dari sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan, praktek dan pendampingan serta evaluasi kegiatan. Tujuan kegiatan adalah memberikan teknologi integrated farming system kepada masyarakat. Melalui kegiatan KKN PPM ini masyarakat telah diberikan seperangkat alat instalasi biogas, pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan alat instalasi biogas dan cara penggunaannya, demplot budidaya tanaman padi dan rumput gajah menggunakan pupuk organik, pembuatan pakan ternak dari limbah pertanian serta pengemasan pupuk organik padat dan cair. Bagi mahasiswa kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi, softskills dan empati terhadap masyarakat.Kata kunci: Integrated farming system, Sungai kakap, biogas, padi
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Afendy, Florensius Irwan Agustine, Leony Ainun Marliah Al-Amin, Al-Amin Aldri Frinaldi ALHADAD, ABDUL MUJIB Alhaddad, Abdul Mujib Amrullah Amrullah Anggi Pratama Anshari, Gusti Zakaria Apriana, Isna Arafat, Yasir ari krisnohadi Arief, Fiera Budiarsyah Armadi, Yukiman Armilia Sari, Armilia Artanti Puspita Sari Asadi Abdullah Asfaruddin Asfaruddin Bambang Widiarso Caroline, Agnes Cyntia Dedi Kurniawan Denah Suswati Dewi, Arsita Maharani Kusuma Dwi Maharrani Edi Efrita Edy Marwan Efrita , Edi Eka Suzanna Erida Nurahmi ERYANSYAH, ERYANSYAH Estuninggusti, Gati Fadhilah Naulina, Alfi Fadhlurrahman, Syarif Novel Farida Ariyani Feni, Rita Fiftinova Fiftinova Fiftinova, Fiftinova Firmanto, Dunstan Ardi Hadiana, Claudia Bella Hajar Mukaromah Hariswan Putera Jaya Hariswan Putra Jaya, Hariswan Putra Hasanah, Riska Hasanuddin Hasanuddin Hesti Wahyuni Anggraini, Hesti Wahyuni Husna, Rika Hutapea, Despianto Ida Rosmalina, Ida Irawan, Ria Irhamni, Dinda Ismahan Umran Ismail Sulaiman Jafrizal Jafrizal Jihansyah, Jihansyah Junaidi Junaidi juraidah, juraidah Khairul Ihsan, Khairul M. Yogi Riyantama Isjoni Machdalena Vianty Maheran Mulyadi Maradeta Cristy Handayani Maragaraya, Yerikho Mardiana - Maudy, Melly Maulida, Syarifah Maulidi Maulidi Mawar, Supriadi Melianti, Melianti Muhammad Saleh Muharram, Reza Mulyani Mulyani Mulyaningsih, Endang Muslih Hambali Mutmainah, Elni Nanda Mayani Nasution, Ummi Khairiah Natalia - NAZIPIN, ISMAIL Neli Definiati Nengsih, Helaria Setiani Neti Kesumawati, Neti Nicholas Ginting, David Samuel Nirwana, Salwa Nobertus, NOBERTUS Nova Lingga Pitaloka, Nova Lingga Nurah Mani, Rita Amalia Nurfadillah, Jelita Amalia Nuriman, Muhammad Poespodihardjo, Angga Purba, Rinaldi Putra, Hanif Ramadhan Fahmi Putri, Dhelittya Finaliyani Ramadhan, M Osa Riduansyah Riduansyah, Riduansyah Riduansyah, . rini hazriani Rini Susana Rita Inderawati Rizka Wahyumi Rizki, Saffira Nurfadilah Romiyanto, Romiyanto Rossie Wiedya Nusantara Saputra, Muslimin Saputra, Surya Ade Sari, Puja Sarina Sarina sartita, sartita Simamora, Melisa Kristina Siti Hafsah Sofendi SOFENDI SOFENDI, SOFENDI Sri ApriyanI Sulakhudin Sulakhudin Sumarno . Suryadi Suryadi Suryadi Sutarman Gafur Syamsuddin Syamsuddin Syapsan -, Syapsan Tera Maritha, Tera Tirta Yuliardi Syafitri Tita Ratna Wulan Dari Tribudi, Yuli Arief Tribudi, Yuli Arief Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Usman Usman Vera, Konselia D. Vida Rana Nasution, Jilan Wijaya, Alhenri YONAL, PETRUS Yupita, Anyon Yusnaweti, Yusnaweti Zuraida Zuraida