p-Index From 2021 - 2026
11.587
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Sosial Budaya Manajemen Pendidikan PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JURNAL PRESTASI JCE (Journal of Childhood Education) PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Indonesian Journal of Primary Education JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal JURNAL PAUD AGAPEDIA JURNAL ILMIAH CAHAYA PAUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal of Education Action Research JUARA : Jurnal Olahraga Journal on Education Journal of Humanities and Social Studies CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Konseling JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Kewarganegaraan Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan JURNAL PENDIDIKAN IPS JUMORA: Jurnal Moderasi Olahraga DUNIA ANAK: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Tatsqif Journal of Law, Education and Business JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Indonesian Journal of Primary Education Early Childhood Education and Parenting (ECEPA) Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Claim Missing Document
Check
Articles

Bagaimana Penggunaan Kosakata Anak dalam Metode Karyawisata di TK Kartika IX-10 Cangkurileung ? Indihadi, Dian; Muslihin, Heri Yusuf; Mahardika, Karla
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3494

Abstract

AbstrakPerkembangan bahasa anak perlu distimulus sejak dini salahsatunya yaitu dengan penguasaan kosakata, menurut KBBI kosakata merupakan pembendaharaan kata. Semakin banyak kosakata yang dimilki anak, semakin baik pula perkembangan bahasa anak. Metode pembelajaran karyawisata yaitu penyampaian pembelajaran yang dilakukan pendidik dengan membawa anak-anak langsung pada objek yang akan dipelajarinya, bisa dengan membawa anak keluar kelas atau lingkungan yang nyata sesuai dengan kehidupan dilingkungan sekitar yang disesuaikan dengan tema yang akan diajarkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana pengunaan kosakata anak usia 4-5 tahun dalam metode karyawisata. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data pada penelitian ini berupa koleksi data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bagaimana penggunaan kosakata pada anak usia 4-5 tahun dalam metode kpembelajaran karyawisata dan ditemukan beberapa perbedaan penggunaan kosakata pada anak, karena setiap anak menunjukan perkembangan sesuai kemampuan dan situasi lingkunganya. Saran yang dapat disampaikan untuk pendidik dan untuk orang tua juga yaitu supaya dapat lebih memberikan stimulus berupa tanya jawab mendalam saat kegiatan di luar ruangan, khususnya untuk pendidik untuk mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang dapat merangsang anak untuk berbicara saat kegiatan karyawisata.Kata Kunci: Kosakata, Metode Karyawisata AbstractChildren's language development needs to be stimulated from an early age, one of which is vocabulary mastery, according to the KBBI vocabulary is vocabulary. The more vocabulary a child has, the better the child's language development will be. The field trip learning method is the delivery of learning carried out by educators by bringing children directly to the object to be studied, it can be by taking children out of class or a real environment in accordance with life in the surrounding environment which is adjusted to the theme to be taught. The purpose of this study is to analyze how the use of vocabulary for children aged 4-5 years in the field trip method. The research method used is descriptive analysis with a qualitative approach. The data collected by the researchers were observation, interviews, and documentation. The validity of the data in this study is in the form of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed how the use of vocabulary in children aged 4-5 years in the field trip learning method and found some differences in the use of vocabulary in children, because each child showed development according to his abilities and environmental situation. Suggestions that can be submitted for educators and for parents are also to provide more stimulus in the form of in-depth questions and answers during outdoor activities, especially for educators to prepare questions that can stimulate children to talk during field trip activities.Keywords: Vocabulary, Field Trip Method
Pengaruh Bermain Pop It Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Oktaviana, Nadya; Muslihin, Heri Yusuf; Sianturi, Risbon
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3593

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengungakapkan pengaruh bermain Pop It untuk mengembangkan aspek motorik halus. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara efektif dalam penggunaan permainan Pop It untuk mengembangkan aspek motorik halus. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Studi Kasus (Case Study) dan penelitian ini menggunakan pemdekatan kualitatif yang melibatkan 2 orang guru di kelas B, data yang dikumpulkan dengan menggunakan wawancara dan dokumen analisis. Lalu data dianalisis dengan cara kualitatif dengan menggunakan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil peneltian ini menunjukan upaya dan cara guru memainkan permainan Pop It untuk untuk mengembangkan permainan Pop It.Kata Kunci: Motorik Halus, Pop It AbstractThis study reveals the effect of playing Pop It to develop fine motor aspects. And this study aims to find out how to effectively use the Pop It game to develop fine motor aspects. The research used is case study research and this study uses a qualitative approach involving two teacher in class B. Data collected using interviews and document analysis then the data was analyzed qualitatively using data reduction, data display and withdrawal conclusion. The results of this study show the teacher’s efforts and ways to play the Pop It game to develop the Pop It game.Keywords: Fine Motor, Pop It
Pemanfaatan Media Kelereng Marble Slide untuk Memfasilitasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Handayani, Ani Sri; Muslihin, Heri Yusuf; Rahman, Taopik
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3626

Abstract

AbstrakAnak yang mengalami kesulitan dalam melakukan koordinasi antara mata dan tangan secara serempak pada permainan. Hal tersebut yang dapat menyebabkan lemahnya gerak motorik anak. Permainan kelereng untuk anak merupakan permainan yang sangat menyenangkan. Banyak orang yang tidak mengetahui manfaat permainan kelereng khususnya permainan kelereng Marble Slide bagi motorik halus anak padahal manfaat permainan tersebut tidak untuk kesenangan anak saja tetapi sangat bermanfaat bagi anak usia dini khususnya bagi keseimbangan antara mata dan keseimbangan tangan, dan motorik halus anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui lebih dalam manfaat permainan kelereng Marble Slide untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia dini. Metode pengumpulan data ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptip. Penelitian ini dilakukan di sekolah TK Plus Manar Al-Ummat, teknik observasi hanya mengamati dan melihat permainan yang ada di sekolah, wawancara yaitu mewawancarai guru terkait permainan kelereng yang dilakukan di sekolah, sedangkan dokumentasi merupakan peneliti mendokumentasikan anak-anak yang sedang bermain permainan kelereng Marble Slide menggunakan instrument ceklis. Teknis analisis data penelitian ini dengan menggunakan tiga kegiatan yaitu dengan reduksi, triangulasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui manfaat yang terdapat pada permainan tradisional engklek dalam aspek perkembangan motorik kasar pada anakKata Kunci: Permainan Kelereng, Motorik Halus, Anak Usia Dini AbstractChildren who have difficulty in coordinating between eyes and hands simultaneously in the game. This can cause the child's motor skills to be weak. Marble games for children is a very fun game. Many people do not know the benefits of playing marbles, especially the game of Marble Slides for children's fine motor skills, even though the benefits of the game are not only for children's pleasure but are very useful for early childhood, especially for balance between eyes and hand balance, and children's fine motor skills. The purpose of this study was to find out more about the benefits of playing Marble Slide marbles to facilitate the development of fine motor skills in early childhood. This data collection method uses a qualitative research design using a descriptive method. This research was conducted at the Kindergarten Plus Manar Al-Ummat school, the observation technique was only to observe and see the games in the school, interviews were interviewing teachers regarding the marbles game that was carried out at school, while the documentation was the researchers documenting the children playing the Marble marbles game. The slides use the checklist instrument. Technical analysis of this research data using three activities, namely the reduction, triangulation of data and drawing conclusions. The results of this study are to determine the benefits contained in the traditional engklek game in the aspect of gross motor development in children. Keywords: Marble Games, Fine Motor, Early Childhood
Bagaimana Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Teknik Mozaik Usia 5-6 Tahun ? Azizah, Nadya Azhar; Mulyana, Edi Hendri; Muslihin, Heri Yusuf
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3681

Abstract

AbstrakPerkembangan motorik halus merupakan perkembangan yang memerlukan kemampuan untuk mengontrol otot-otot kecil/halus agar pelaksanaan keterampilan yang sukses tercapai. Pengembangaan keterampilan motorik halus membutuhkan koordinasi antara tangan dan mata. Keterampilan motorik halus anak akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari atau kegiatan sekolah. Permasalahan yang ditemui pada kelompok B di TK Muslimat NU Kota Tasikmalaya adalah masih terdapat anak yang motorik halusnya lemah karena guru belum berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran, membuat anak merasa bosan dan jenuh saat belajar karena pada kelompok B guru melatih motorik halus anak hanya dengan menulis, mewarnai, dan memotong. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui teknik mozaik. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif dibantu dengan pengolahan data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan anak melalui teknik mozaik yang dilakukan di Kelompok B TK Muslimat dari pra tindakan, siklus I sampai siklus III mengalami peningkatan. Data hasil penelitian yang telah dilaksanaakan menunjukan terdapat peningkatan pencapaian perkembangan pada kategori berkembang sangat baik (BSB) sebesar 80% pada akhir Siklus III. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa teknik mozaik dapat dijadikan rekomendasi sebagai salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Motorik Halus, Teknik Mozaik. AbstractFine motor development is a development that requires the ability to control small/smooth muscles so that successful execution of skills is achieved. The development of fine motor skills requires hand-eye coordination. Children's fine motor skills will affect daily activities or school activities. The problem encountered in group B in TK Muslimat NU Tasikmalaya City is that there are still children whose fine motor skills are weak because the teacher has not innovated in carrying out learning, making children feel bored and bored while studying because in group B the teacher trains children's fine motor skills only by writing, coloring , and cut. This study aims to improve children's fine motor skills through mosaic techniques. This research method is Classroom Action Research with a qualitative approach assisted by quantitative data processing. Based on the results of research on children's abilities through the mosaic technique conducted in Group B of Muslimat Kindergarten from pre-action, cycle I to cycle III has increased. The data from the research that has been carried out shows that there is an increase in the achievement of development in the very well developed category (BSB) by 80% at the end of Cycle III. Based on this research, it was concluded that the mosaic technique can be used as a recommendation as a way to improve children's fine motor skills.Keywords: Early Childhood, Fine Motor Skills, Mosaic Technique.
Analisis Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Kelompok A di TK Pertiwi DWP Tasikmalaya Muslihin, Heri Yusuf; Loita, Aini; Sundari, Anis Fitria
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3700

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisis keterampilan motorik halus anak kelompok A di TK Pertiwi DWP Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif dengan jumlah partisipan lima orang anak kelompok A, dua anak laki-laki dan tiga anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil wawancara kepada guru, keterampilan motorik halus pada anak kelompok A di TK Pertiwi DWP Tasikmalaya masih rendah. Disarankan untuk lebih memperhatikan lagi mengenai perkembangan motorik halus anak khususnya ketika anak sedang diajarkan untuk memegang pensil dan menulis agar dapat dilakukan secara baik dan benar. Sehingga anak dapat melakukannya dengan baik sesuai dengan pencaian anak kelompok A pada umunya, dan bagi orang tua dianjurkan untuk selalu mendampingi anak ketika belajar dirumah serta dapat memberikan stimulus pada anak dengan baik.Kata Kunci: Keterampilan Motorik Halus, Motorik Halus, Anak Usia Dini AbstractThis study aims to determine the condition of the fine motor skills of group A children in TK Pertiwi DWP Tasikmalaya. This study used a qualitative descriptive method with five participants in group A, two boys and three girls. Data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation techniques, while for data analysis techniques used descriptive methods. Based on the results of interviews with teachers, fine motor skills in group A children in TK Pertiwi DWP Tasikmalaya are still low. It is recommended to pay more attention to the fine motor development of children, especially when children are being taught to hold a pencil and write so that it can be done properly and correctly. So that children can do well in accordance with the achievement of group A children in general, and parents are recommended to always accompany children when studying at home and can provide good stimulus to children.Keywords: Fine Motor Skills, Motor Skills, Early Childhood
Kegiatan Fun Cooking untuk meningkatkan Motorik Halus Pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun Di TK Kartika IX-13 di Desa Purwaharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar Kania, Dewi; Muslihin, Heri Yusuf; Sianturi, Risbon
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3751

Abstract

AbstrakPerkembangan fisik motorik adalah perkembangan jasmaniah melalui kegiatan pusat saraf, urat saraf dan otot yang terkoordinasi. Gerak motorik kasar bersifat gerakan utuh,sedangkan perkembangan motorik halus adalah bermain dengan air, bermain dengan pasir, menggambar, melukis dan mengumpulkan benda-benda kecil bagian dari fisik. Perkembangan motorik salah satunya motorik halus dapat distimulus melalui kegiatan fun cooking. Ditulisnya artikel ini bertujuan untuk dan mendeskripsikan tentang peningkatan motorik halus anak pada usia 5-6 tahun melalui kegiatan fun cooking di TK Kartika Kecamatan Purwaharja Kota Banjar. Dalam penelitian ini, dilakukan dengan pendekatan PTK (Penelitian Tindakan Kelas). . Penelitian Tindakan bersifat siklus yang terus menerus yaitu : (1) perencanaan, (2) mengambil tindakan, (3) evaluasi atas tindakan dan seterusnya sampai dapat ditemukan tindakan yang efektif dan efesien. Terbukti setelah proses kegiatan fun cooking anak menjadi antusias dalam belajar, tercipta suasana baru dalam meningkatkan motorik halus selain dari mewarnai dan menggambar. Dengan kegiatan ini guru jadi mengeksplor kegaiatan yang dapat menambah antusias anak termasuk pada kegiatan fun cooking ini.Kata Kunci: Motorik Halus, Fun Cooking, Anak Usia Dini AbstractMotor development is physical development through coordinated activities of nerve centers, nerves and muscles. Gross motor movement is a complete movement, while fine motor development is playing with water, playing with sand, drawing, painting and collecting small objects as part of the physical. Motor development, one of which is fine motor, can be stimulated through fun cooking activities. The purpose of writing this article is to describe and improve the fine motor skills of children aged 5-6 years through fun cooking activities at Kartika Kindergarten, Purwaharja District, Banjar City. In this study, it was carried out with a CAR approach (Classroom Action Research). Action research is a continuous cycle, namely: (1) planning, (2) taking action, (3) evaluating actions and so on until effective and efficient actions can be found. It is proven that after the fun process of cooking, children become enthusiastic in learning, creating a new atmosphere in improving smoothness apart from drawing and drawing. With this activity, the teacher explores activities that can increase children's enthusiasm, including this fun cooking activityKeywords: Chidren’s Motor Improvement, Fun Cooking, Early Childhood
Pengembangan Media Denah Profesi untuk Memfasilitasi Kemampuan Mengenal Ragam Profesi Anak Usia 5-6 Tahun pada Sub Tema Profesi Khotimah, Neng Nurul; Mulyana, Edi Hendri; Muslihin, Heri Yusuf
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3752

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran untuk memfasilitasi kemampuan kognitif dalam mengenal ragam profesi anak usia 5-6 tahun pada sub tema profesi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix metode dengan mengacu pada model pengembangan Educatinal Desain Reseach (EDR) karya McKenney & Reeves. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, studi dokumentasi, observasi, dan angket. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan model interaktif dengan langkah-langkah analisi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media denah profesi mempengaruhi terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun dalam mengenal ragam profesi pada sub tema profesi.Kata Kunci: Anak Usia Dini, Pengembangan Media, Perkembangan Kognitif AbstractThis study aims to develop learning media to facilitate cognitive abilities in recognizing the various professions of children aged 5-6 years in the sub-theme of the profession. This research uses a mixed method approach with reference to the Educatinal Design Reseach (EDR) development model by McKenney & Reeves. The data collection techniques used in this study were interviews, documentation studies, observations, and questionnaires. The data that has been collected is then analyzed using an interactive model with data analysis steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results showed that the professional plan media influenced the cognitive development of children aged 5-6 years in getting to know various professions in the professional sub-theme.Keywords: Early Childhood, Media Development, Cognitive Development
Bagaimana Menentukan Instrumen Perkembangan Fisik Motorik Kasar Anak Usia 5 Tahun ? Andini, Nasya; Muslihin, Heri Yusuf; Sianturi, Risbon
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3803

Abstract

AbstrakPerkembangan sangatlah erat hubungannya dengan suatu perubahan fungsional yang bersifat kualitatif, baik dari fungsi-fungsi fisik, maupun dari segi mental sebagai hasil keterkaitannya dengan pengaruh lingkungan sesuai dengan tempat tinggal pada anak. Perkembangan dapat juga dikatakan sebagai suatu urutan-urutan perubahan yang bersifat sistematis atau terperinci, dalam artian saling berhubungan serta berkaitan antar aspek satu dengan aspek lainnya baik segi fisik maupun psikis yang merupakan satu kesatuan yang utuh. Perkembangan fisik merupakan perkembangan yang sangatlah dasar bagi kemajuan perkembangan berikutnya, dengan meningkatnya pertumbuhan tubuh, ukuran berat badan, maupun tinggi pada anak, maupun kekuatannya yang memungkinkan anak untuk dapat lebih mengembangkan keterampilan fisiknya, dan agar anak dapat mengeksplorasi lingkungannya tanpa bantuan dari orangtuannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Mix Method (Penelitian campuran antara penelitian kualitatif dan kuantitatif) dengan judul “Pengembangan Instrumen Deteksi Perkembangan Fisik Motorik Kasar Anak Usia 5 Tahun di TK Manar Al-Ummat”. Tujuan pada penelitian ini adalah penelitti diharapkan dapat menciptakan instrumen yang sesuai dan tepat untuk menunjang stimulus perkembangan fisik motorik kasar pada anak sesuai dengan capaian perkembangan pada anak itu tersendiri.metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode (Educational Design Research), yang menurut peneliti sangat cocok digunakan pada penelitian ini karena sesuai dengan apa yang akan diteliti yaitu tentang edukasi perkembangan fisik motorik kasar pada anak usia 5 tahun. Hasil pada penelitian ini, yaitu menciptakan instrumen yang sesuai serta dapat digunakan oleh berbagai kalangan seperti guru, orangtua, serta tenaga kesehatan agar dapat mengetahui capaian perkembangan fisim pada anak usia 5 tahun, serta dapat menciptakan asessmen yang sesuai dan efisien ketika digunakan oleh semua kalangan.Kata Kunci: Perkembangan Instrumen, Motorik Kasar Anak 5 tahun AbstractDevelopment is very closely related to a functional change that is qualitative in nature, both from physical functions, and from a mental point of view as a result of its association with environmental influences according to where the child lives. Development can also be said as a sequence of changes that are systematic or detailed, in the sense that they are interconnected and interrelated from one aspect to another, both physically and psychologically, which are a unified whole. Physical development is a development that is very basic for the next developmental progress, with increasing body growth, weight, and height in children, as well as its strength which allows children to further develop their physical skills, and so that children can explore their environment without the help of their parents. This research is a type of Mix Method research (research mixed between qualitative and quantitative research) with the title "Development of Instruments for Detecting Gross Motoric Physical Development of 5-Year-Old Children at Cikoneng district". The purpose of this study is that researchers are expected to be able to create appropriate and appropriate instruments to support the stimulus for gross motor physical development in children according to the developmental achievements of the child itself. suitable to be used in this study because it is in accordance with what will be studied, namely education about gross motor physical development in children aged 5 years. The results of this study, namely creating appropriate instruments that can be used by various groups such as teachers, parents, and health workers in order to know the achievement of physical development in children aged 5 years, and can create appropriate and efficient assessments when used by all groups.Keywords: Instrumental Development, Gross Motor Skill for 5 Years old
Bagaimana Pengaruh Pengembangan Instrumen Deteksi Dini Terhadap Motorik Halus Anak ? Nursyifa, Yulia Isna; Muslihin, Heri Yusuf; Sianturi, Risbon
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 3 (2022): October 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3804

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrument deteksi dini perkembnagan fisik motorik halus anak. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini menggunakan metode penelitian berbasis pengembangan yang bertujuan khusus untuk mengembangkan instrument yakni model EDR (Educational Design Rerearch). EDR merupakan desain penelitian yang digunakan untuk meneliti dibidang pendidikan. Penelitian ini menempatkan desain merupakan bagian penting pada penelitian ini. EDR adallah sebuah pendekatan penelitian dengan menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Dengan menggunakan Teknik observasi dan wawancara kepada orang tua yang mempunyai anak dini. Berdasarkan hasil eksplorasi dan analisis peneliti menarik kesimpulan bahwa perlu adanya pengembangan instrument deteksi dini perkembangan fisik  motorik halus anak. Untuk mengetahui bagaimana tahapan perkembangan fisik  motorik halus anak dengan mendeteksi dini perkembangan anak. Mendeteksi dini perkembangan anak dengan mengacu pada permendikbud No. 137 Tahun 2014 Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak.Kata Kunci: Deteksi Dini, Perkembangan Fisik Motorik Halus. Anak Usia Dini. AbstractThis study aims to develop an early detection instrument for the physical development of children's fine motor skills. The method used to conduct this research uses a development-based research method that specifically aims to develop the instrument, namely the EDR (Educational Design Rerearch) model. EDR is a research design used to research the field of education. This study places the design as an important part of this research. EDR is a research approach using quantitative and qualitative data analysis. By using observation techniques and interviews with parents who have early children. Based on the results of exploration and analysis, the researchers concluded that it is necessary to develop an instrument for early detection of children's fine  motorik physical development. To find out how the stages of fine  motorik physical development of children by detecting early child development. Early detection of child development by referring to the Minister of Education and Culture No. 137 of 2014 Standards for Child Development Achievement Levels.Keywords: Early Detection, Fine Motor Physical Development. Early Childhood.
Dampak Sulit Makan Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Dini Muslihin, Heri Yusuf; Nurlaela, Wulan; Nurjannah, Firda Siti; Krismayasari, Krismayasari; Trianika, Lusy
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v7i2.7824

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dipengaruhi oleh asupan gizi yang cukup. Tercukupinya Gizi pada anak diperoleh melalui asupan makanan. Untuk mencegah masalah gizi seperti gizi berlebihan atau gizi kurang, penting untuk memastikan kebutuhan gizi tubuh dipenuhi dengan seimbang. Gizi seimbang merujuk pada pola makan yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh anak. Anak masa prasekolah rentan usia 4-6 tahun seringkali terjadi permasalahan pada pola makan. Anak sering kali mengalami sulit makan yaitu karena pilih-pilih makanan sesuai apa yang disukainya. Maka dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sulit makan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Metode yang digunakan yakni metode kualitatif menggunakan pendekatan wawancara terhadap kepala sekolah serta pendidik di RA Raihan, Kec. Cihideung, Tasikmalaya, Jawa Barat. Gizi yang baik mencakup asupan karbohidrat yang memadai serta kecukupan buah-buahan dan sayuran. Mengurangi konsumsi makanan siap saji dan memberikan sarapan juga ditekankan. Dampak permasalahan sulit makan memengaruhi pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada pertumbuhan berdampak terhadap berat badan serta tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan umurnya. Pada perkembangan berdampak pada tingkat kecerdasan anak menurun, mengganggu pada perkembangan sosial-emosional anak, serta mengganggu pada kesehatan dirinya. Untuk mengatasi permasalahan anak sulit makan dapat dilakukan dengan cara:  1). Menciptakan lingkungan makan yang bersih. 2). Buat waktu makan yang teratur, sehingga anak terbiasa makan di waktu-waktu tertentu. 3). Sajikan makanan dengan tampilan menarik. 4). Lakukan makan secara bersama-sama agar meningkatkan nafsu makan anak, biarkan anak makan sendiri.
Co-Authors Adhitya, Zahara Reyna Aini Loita Aini Loita Aisyahni, Nur Laela Alnisya Dwi Febriel Andini, Nasya Ani Sri Handayani Anis Fitria Sundari Anisa Tahira Annamayra, Ajeng Aprianti, Wenti Aprilia, Putri Nada Apriliya, Seni Aprillyanti, Kiki Syabilla Ati Sunarti Aulia Destiani Firman Aulia S, Clevarisza Azizah, Nadya Azhar Cahyana Cahyana Citra Aldini Daluk, Efretus Danesta, Nasywaa Adzani Fitria Darwati, Aan Dea Indriani Dea Siti Nurjanah Deden Taopik Desti Fitriani Desti Nur Maretiani Dewi Kania Dewi Kania, Dewi Dewi Rifka Anisyah Dhita Oktafiani Dian Indihadi Dina Fydarliani Dinda Marhamah Lubis Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dini Indriyani, Dini Efretus Daluk Elan Elan Fadila Rahmah Fahmi Qodrul Asphar Fanny Risanti Rachmawati Faza Tsamrotul Apipah Fitri Wulandari Gina Khaerunnisa Gustini, Wantu Handayani, Ani Sri Handayani, Nira Astuti Hanisha Rahma Dani Hariani Fitrianti Hashipah, Hani Hayuningrum, Reny Hendayani, Yeni Hidayah, Fina Nur Imani, Rifa Auliya Imas Damayanti Lovita Iqhli Shobihi Iqhli Shobihi Ismi Salsa Dina Isnaeni, Muhammad Jori Lahinda Jori Lahinda Kamaliah, Lia Karla Mahardika Khotimah, Neng Nurul Krismayasari, Krismayasari Kurniawan, Adi Cahyadi Laela, Wulan Nur Lestari, Erna LILIS MULYATUL HALIMAH Lisna Widiyanti Loita, Aini Lolita, Aini Lutfi Nur Mahardika, Karla Mahmudah, Vina Nafilah Malik, Arief Abdul Martriana, Tita Maulinda, Resti Mesa Rahmi Stephani, Mesa Rahmi Mulya, Bintang Mutiara Mulyana, Edi Hendri Mulyani, Ovi Sri Mustaqim, Ridha Nabila, Syifa Zulfa Nadya Azhar Azizah Nadya Oktaviana Nahdyawati, Dhea Nana Ganda Neng Nurul Khotimah Nida Ulfadilah Nilan, Fariha Noor, Naina Najmi Nunung Nurjanah Nur, Lutfi Nur, Lutfi Nuraeni, Yani Nurfazrina, Syifa Aulia Nurhaifa, Najwa Nuriyah, Ai Siti Nurjannah, Firda Siti Nurlaela, Nunung Nurlaela, Wulan Nursyifa, Yulia Isna Nurul Sinta Fauziah Nuruzahra Luthfillah Nurwahidah Nurwahidah Nurwahidah Nurwahidah Oktaviana, Nadya Oyon Haki Pranata Pulung Riyanto Purwati, Purwati Putri Chaerunnisa QONITA Qonita, Qonita Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Rina Nur Rahma Sukmara Putri Rahmadina, Garosha Putri Ratih Resti Pauji Respati, Resa Ricky Wibowo Rika Nurhayati Risella Amelia Silanindah Sella Rizky, Muhammad Fahmi Rosarina Giiyartini Rosarina Giyartini RSM, Revalina Rizky Rusani Jaelani Safitri, Winda Sahara, Zahra Ilya Salsabila Amalia Sari, Hera Ratna Sa’adah, Mimin Shinta Lestari, Shinta Sianturi, H. Risbon Sianturi, Risbon Sima Mulyadi, Sima Siti Alifya Shafira Soleha, Anisa Mar’atu Sri Fuji Lestari Sri Maryati Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Sundari, Anis Fitria Susanti Susanti Susanti, Putri Irma Susi Widianingsih Syadzilli, Abdussalam Syamila, Hasna Syifa Delaneira Oktora Taopik Rahman Tasya Nur Ramdhani Tasya, Tasya Tia Salmah Paujiah Tingtin Sumartini Trianika, Lusy Udmah, Syafaatul Ulfah Ulfiya Nur Ramadhanty Ulfyah, Siti Lulu Vina Iswahyuni Wenti Aprianti Widia Asri Kurnia Widiati, Widiati Widiyanti, Resti Wilda Salmah Willa Laras Sekarsari Windhi Widhiyanti Wulan Nurlaela Yasbiati, Yasbiati Yulida Izatusholihah Yuningsih, Thia Isri Yusuf Suryana Zahira Auladina Solihah Zahra, Syahida Az