Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASAR Siti Hariyanti; Fida Rahmantika Hadi; Heni Kuswardiyanti
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i2.369

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Pembelajaran dimana bahasa Indonesia dilaksanakan secara konvensional yang lebih fokus pada guru dari pada peserta didik. Kurangnya keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran dan minimnya interaksi antara guru dan peserta didik juga dapat berdampak pada hasil belajar peserta didik yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan culturely responsive teaching (CRT) serta mengidentifikasi dampaknya terhadap hasil belajar. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas dilakukan dalam 2 siklus. Siklus 1 menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan siklus 2 menggunakan model pembelajaran berbasis masalah yang digabungkan dengan CRT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah yang diintegrasikan dengan CRT dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan membuat mereka lebih aktif dalam pembelajaran karena peserta didik diberi permasalahan kontekstual berupa warisan budaya lokal tempat tinggalnya. Proses pembelajaran berbasis masalah terkait dengan sosial budaya sangat menarik minat peserta didik dalam belajar dan membuat pembelajaran lebih bermakna bagi peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah yang terintegrasi dengan pengajaran responsif budaya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
IMPLEMENTASI WEBSITE WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS III SEKOLAH DASAR Faikhotus Zaza Azadia; Fida Rahmantika Hadi; Heni Kuswardiyanti
Pendikdas: Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pendikdas.v5i2.371

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Hal ini disebabkan karena guru masih menggunakan pembelajaran konvensional hanya menggunakan ceramah dan pengugasan, Dengan menggunakan pembelajaran konvensional,peserta didik menjadi kurang antusias dan membutuhkan waktu yang lama dalam mengerjakan soal. Mereka mengulur waktu ketika proses mengerjakan soal tersebut dan tidak terlalu fokus, yang ahirnya hasil belajar yang mereka dapatkan jauh dibawah KKM dengan nilai minimal 75. Setelah melakukan observasi, peneliti melakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui web Wordwall dengan model whell berputar dan dibatasi oleh waktu. Penelitian ini terbagi dalam dua siklus, dimana pada saat melaksakan pembelajaran IPAS di kelas III, peneliti mengimplementasikan Wordwall pada saat melakukan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa web Wordwall dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada setiap siklusnya. Pada tahap pra siklus tanpa menggunakan web Wordwall ketercapaian pemebaljaran hanya sebesar 30 %. Kemudian pada siklus 1 setelah penetrasi web Wordwall terjadi peningkatan yang cukup tinggi yaitu 61% hingga siklus 2 terjadi peningkatan sebesar 86%. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa penggunaan web Wordwall terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPAS dan membuat peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU SEKOLAH DASAR MELALUI WORKSHOP PEMBELAJARAN TIK DI KECAMATAN KARTOHARJO Rissa Prima Kurniawati; Fida Rahmantika Hadi; Vivi Rulviana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memiliki peran yang penting dalam proses belajar-mengajar di kelas. Peningkatan keterampilan mengajar dan profesionalisme seorang guru masih harus terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan jaman dan perkembangan teknologi. Keterampilan yang harus dimiliki guru yaitu memberikan pertanyaan, mengelola kelas, variasi dalam menggunakan model pembelajaran, dan sebagainya. Dalam kegiatan belajar-mengajar di kelas, banyak guru di sekolah dasar hanya mengajar dengan mGuru memiliki peran yang penting dalam proses belajar-mengajar di kelas. Peningkatan keterampilan mengajar dan profesionalisme seorang guru masih harus terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan jaman dan perkembangan teknologi. Keterampilan yang harus dimiliki guru yaitu memberikan pertanyaan, mengelola kelas, variasi dalam menggunakan model pembelajaran, dan sebagainya. Dalam kegiatan belajar-mengajar di kelas, banyak guru di sekolah dasar hanya mengajar dengan metode tanya jawab, ceramah, dan pemberian tugas. Dan juga masih banyak guru yang belum menggunakan media pembelajaran yang berbasis TIK. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu berbentuk kegiatan workshop. Kegiatan workshop pembelajaran TIK ini dilaksanakan selama tiga hari dengan peserta adalah guru Sekolah Dasar di Kecamatan Kartoharjo. Diharapkan melalui kegiatan workshop ini, guru Sekolah Dasar dapat mengaplikasikan pembelajaran yang terkini yaitu pembelajaran TIK dalam kegiatan belajar-mengajar di dalam kelas maupun di luar kelas. Dengan media pembelajaran yang didesain dengan menarik dan dilengkapi dengan sound, diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami materi, meningkatkan presetasi belajar siswa, dan semakin semangat dalam belajar semua materi pelajaran.etode tanya jawab, ceramah, dan pemberian tugas. Dan juga masih banyak guru yang belum menggunakan media pembelajaran yang berbasis TIK. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu berbentuk kegiatan workshop. Kegiatan workshop pembelajaran TIK ini dilaksanakan selama tiga hari dengan peserta adalah guru Sekolah Dasar di Kecamatan Kartoharjo. Diharapkan melalui kegiatan workshop ini, guru Sekolah Dasar dapat mengaplikasikan pembelajaran yang terkini yaitu pembelajaran TIK dalam kegiatan belajar-mengajar di dalam kelas maupun di luar kelas. Dengan media pembelajaran yang didesain dengan menarik dan dilengkapi dengan sound, diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami materi, meningkatkan presetasi belajar siswa, dan semakin semangat dalam belajar semua materi pelajaran. Keyword : Kemampuan Guru, Media Pembelajaran, Pembelajaran TIK
INOVASI MEDIA PIKTOGRAM INTERAKTIF BERBASIS GENIALLY DALAM PEMBELAJARAN PENYAJIAN DATA UNTUK MENDUKUNG PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD Raudya Tuffahra Romadhon; Saskia Zhafirah Hasmara Dheta; Nadia Dewi Susianti; Rita Rianti; Safryna Novita Arianthy; Ferdy Aditya Priantama; Novia Ardana Fitriani; Amalia Artikasari; Scania Dhani Ardhea; Regina Dewi Setyowati; Dinda Putri Puspasari; Fida Rahmantika Hadi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9904

Abstract

Pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar, khususnya pada materi penyajian data, masih tergolongrendah yang salah satunya disebabkan oleh terbatasnya penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media piktogram interaktif berbasis Genially guna meningkatkan pemahaman konsep visual siswa pada materi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan satu guru kelas IV sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Genially yang dikembangkan memiliki desain visual yang jelas,menarik, dan mudah digunakan oleh siswa. Media ini dilengkapi fitur interaktif seperti drag-and-drop yang membantu siswa memahami hubungan antara ikon dan nilai data secara konkret. Selain itu, guru menilai bahwa penggunaan media ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, mendukung kemandirian belajar melalui pemanfaatan QR Code, serta lebih efektif dibandingkan media pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media piktogram interaktif berbasis Genially berpotensi menjadi alternatif media pembelajaranyang efektif dalam memperkuat pemahaman konsep visual siswa pada materi penyajian data di sekolah dasar.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA TANGGA BESARAN DALAM PEMBELAJARAN PENGUKURAN UNTUK MENDUKUNG PEMAHAMAN KONSEP BESARAN DAN SATUAN SISWA KELAS IV SD Ayu Novita Rahmadani; Heny Bagus Arifin; Dyah Ayu Pengukuir; Dinda Dwi Piskawati; Examia Yanuar Rohmah; Wafiq Azizah; Retno Dwi Andani; Fauziyah Rosyida Nur Salma; Putri Ngamilul Maqfiroh; Riska Miftkhul Afidah; Risma Dwi Sabtaningtyas; Fida Rahmantika Hadi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9906

Abstract

Pemilihan media pembelajaran yang tepat merupakan unsur penting dalam mendukung pemahaman konsep bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan pemahaman, ketertarikan, dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran matematika melalui penggunaan media tangga besaran yang meliputi jarak, waktu, dan berat. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV, dan data diperoleh melalui wawancara dengan guru matematika, observasi proses pembelajaran, serta tes berupa pertanyaan terkait materi besaran dan satuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tangga besaran membantu siswa memahami hubungan antar satuan secara lebih terstruktur, membuat proses konversi satuan menjadi lebih logis, dan meningkatkan kemampuan mereka dalam menyelesaikan soal kontekstual. Media ini juga terbukti meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa, ditandai dengan meningkatnya frekuensi bertanya, berdiskusi, serta keberanian mengemukakan pendapat selama pembelajaran. Selain itu, siswa terlihat lebih fokus dan antusias karena media memberikan visualisasi konkret yang memudahkan mereka memahami konsep yang sebelumnya dianggap abstrak. Secara keseluruhan, media tangga besaran dapat menjadi alternatif efektif dalam pembelajaran matematika untuk memperkuat pemahaman konsep besaran dan satuan pada siswa sekolah dasar.
PENGARUH MEDIA DIGITAL MICROSITE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS 5 SD Dwiky Chandra Eka Purwanto; Latania Prara Nabilah; Sofyan Revydo Saputra; Pandu Fathan Albany; Ardyan Putra Mahendra; Bimma Aryan Cendy Putra; Mey Yustina; Nurin Zubaidah Azka; Aliffa Nurrizky Dewanto; Fida Rahmantika Hadi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.10191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media digital berbasis Microsite terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SD, khususnya pada materi pengurangan pecahan. Penelitian ini didorong oleh adanya Kurikulum Merdeka dan fakta bahwa mayoritas peserta didik (50%) memiliki gaya belajar visual, sehingga membutuhkan media pembelajaran yang menarik secara visual dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment) model Post-test Only Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 9 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (menggunakan media Microsite) dan kelompok kontrol (tanpa Microsite). Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes pilihan ganda. Hasil uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (Sig. = 0,200) dan uji homogenitas menunjukkan varians yang setara (Sig. Levene's Test = 0,820), sehingga data layak dianalisis menggunakan uji-t. Hasil uji ANOVA dan Independent Samples T-Test memperoleh nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 , yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Nilai Mean Difference sebesar -69,44444 menunjukkan skor rata-rata kelompok eksperimen jauh lebih tinggi. Disimpulkan bahwa media pembelajaran digital Microsite terbukti efektif dan berperan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD pada materi pengurangan pecahan.  
PENERAPAN APLIKASI KAHOOT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Jiehan Nabiela; Fida Rahmantika Hadi; Eka Nofri Ari Yanto; Ferri Ardianzah
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.10270

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini menggunakan aplikasi Kahoot untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SDN Tawangrejo 2 dalam materi bangun ruang. Siswa tidak memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika yang baik, seperti yang ditunjukkan oleh fakta bahwa sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70, dan metode pembelajaran masih didominasi dengan ceramah dan tidak banyak media interaktif digunakan dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara sistematis berdasarkan model Kemmis dan McTaggart termasuk tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dalam pendekatan kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini. 11 siswa kelas V SDN Tawangrejo 2 adalah subjek penelitian. Tes kemampuan pemecahan masalah, observasi, angket, dan dokumentasi adalah teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap prasiklus siswa belum mencapai ketuntasan belajar secara klasikal. Setelah penerapan pembelajaran menggunakan aplikasi Kahoot, terjadi peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus. Pada akhir penelitian, nilai rata-rata siswa mencapai 82 dengan persentase ketuntasan sebesar 91%, sehingga telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, penggunaan aplikasi Kahoot terbukti dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi bangun ruang.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN STEM-SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN KESADARAN SOSIAL Eka Nofri Ari Yanto; Fida Rahmantika Hadi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.10936

Abstract

Matematika kerap diajarkan terpisah dari kehidupan sosial siswa, padahal keduanya sebenarnya saling memperkuat. Penelitian ini bertolak dari asumsi tersebut dan menguji apakah pendekatan STEM-Sosial yang mengintegrasikan prinsip rekayasa, teknologi sederhana, dan masalah sosial nyata sebagai konteks belajar matematika mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis sekaligus kesadaran sosial siswa kelas IV SD secara bersamaan. Rancangan yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control group pretest-posttest, melibatkan dua kelas paralel di SDN Taman 02 Madiun: kelas eksperimen (n = 27) yang menerima pembelajaran STEM-Sosial selama delapan pertemuan, dan kelas kontrol (n = 26) yang belajar dengan pendekatan konvensional. Instrumen terdiri dari tes kemampuan pemecahan masalah matematis (TKPMM) berbentuk soal uraian empat butir dan Skala Kepedulian Sosial Berbasis Situasi (SKSBS) 28 butir. Uji beda dengan independent samples t-test menunjukkan perbedaan gain score yang signifikan pada kedua variabel: untuk kemampuan pemecahan masalah matematis (t = 4,82; p = 0,000) dan untuk kesadaran sosial (t = 3,67; p = 0,001). Lebih menarik, analisis korelasi Pearson mengungkapkan hubungan positif yang cukup kuat antara peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dan peningkatan kesadaran sosial (r = 0,61; p < 0,05), mengisyaratkan bahwa dua kompetensi ini tidak berjalan di jalur yang berseberangan melainkan saling memperkuat ketika berangkat dari konteks masalah yang sama.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MODEL CONCEPT SENTENCE BERBANTUAN PPT INTERAKTIF BERBASIS KUIS DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Krismia Fatmawati; Fida Rahmantika Hadi; Titik Isdarwati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13863

Abstract

This study aims to describe the improvement of poetry writing ability through the application of concept sentence model assisted by learning media in the form of interactive power point based on quiz. The research method used was classroom action research (CAR) with a research design using the Kemmis and Mc Taggart model which was carried out in 3 cycles with a duration of 2 meetings in each cycle. The subjects in this study were 28 students of class IV-B SDN 01 Taman Madiun City. The object of this study is the students' ability to write poetry. This research was conducted in the even semester of the 2023/2024 school year starting in February-April. Data collection techniques were conducted by interview, observation, written test, and documentation. The results of this study show that the scores obtained by students from poetry writing activities at the pre-cycle stage to the third cycle have increased. The percentage of completeness in the pre-cycle was 25% with an average score of 57.49; the percentage of completeness in the first cycle was 50% with an average score of 67.5; the percentage of completeness in the second cycle was 67.86% with an average score of 70.94; and the percentage of completeness in the third cycle was 85.72% with an average score of 85.27. In the third cycle, the percentage of completeness had exceeded the classical completeness indicator set (80%) and the average value obtained had reached the set completeness value (75).
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI INDONESIAKU KAYA BUDAYA MENGGUNAKAN MEDIA FLASH CARD SIS Emilia Diah Pratama; Fida Rahmantika Hadi; Titik Isdarwati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13882

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of Indonesiaku Kaya Budaya material by using flash card media for class IV students at SDN 01 Taman Madiun. The research method used is classroom action research through two cycles. The first cycle aims to evaluate student learning outcomes before using flash card media, while the second cycle aims to see an increase in learning outcomes after implementing flash card media. The results of the first cycle of research show that the use of flash card media has provided an increase in student learning outcomes. Achievement of test indicators, student activity and cooperation increased significantly compared to previous conditions. Even though the overall indicator target has not been achieved, there has been a positive increase in students' understanding of the material Indonesiaku Kaya Budaya. Furthermore, the results of cycle II research showed a more significant increase in student learning outcomes after implementing flash card media. Achievement of test indicators, student activity and cooperation exceeds the specified indicator targets. This shows that the use of flash cards as a learning medium is effective in increasing students' understanding of the material Indonesiaku Kaya Budaya. In conclusion, the use of flash card media has succeeded in improving the learning outcomes of class IV students at SDN 01 Taman Madiun in understanding the material Indonesiaku Kaya Budaya. Teachers and parties involved in education need to support the use of flash card media in learning and ensure the availability of the necessary resources. It is hoped that this research can contribute to the development of innovative and effective learning strategies and increase students' understanding of their cultural richness.
Co-Authors Aditya Pamungkas Aditya Ridho Hanafi Afra Dias Afani Agus Tiara Nur Khasanah Ahmad Alfian Aldi Nur Ro’is Alfian Nur Huda Pratama Alfina Dwi Damayanti Alfina Fitria Rahmasari Alfina Nor Kumala Sari Alfina Nur Khasanah Alfiyatul Mukarromah Aliffa Nurrizky Dewanto Allinda Dwimarta Amalia Artikasari Amaliah Fatimatunisa Amdhani Mulya Pratiwi Amelia Ndung Dara Puspita Ana Sri Wahyuningtias Andita Feby Nurcahyanti Aning Sedyati Anis Latifah Widiastuti Ardhia Estu Pramesti Ardila Fitriana Ardyan Putra Mahendra Ariyani Arlangga Ridho Aruliansyah Arnike Sulistya Adiningtyas Arsita Listya Rahmadini Asmarani Aristu Audrey Regina Pratama Putri Ayu Novita Rahmadani Ayun Nafi’ah Rhesnandya Surya Azizah Baiti Lestari Berlian Dwi Febriana Bimma Aryan Cendy Putra Calvin Asvino Putra Candra Dewi Cindi Fatika Amelia Cindy Novita Zein David Jeprianto Della Permata Sari Della Permata Sari Dena Putri Permatasari Dendi Widy Arwindha Deni Saputra Derana Arisda Safira Hafiz Desi Ana Puspitasari Dewi Setiana Mukti Dewinta Febrianti Zulaicha Dhanisa Aptillia Putri Dhea Putri Khoiru Nisa Diah Ika Wahyuning Lestari Dik Lucky To Puran Dila Fatku Rizkia Dinda Dwi Piskawati Dinda Nurrahma Agung Dinda Putri Puspasari Dinnar Anugrah Rahayu Dita Meilia Diyan Marlina Diyan Marlina Dwi Prancisca Dwiky Chandra Eka Purwanto Dyah Anggi Dyah Ayu Pengukuir Dyah Putri Nilamsari Eka Henny Wijayanti Elfina Prameswari Putri Ellys Mersina M Elly’s Mersina Mursidik Elvivianti Emilia Diah Pratama Endang Sri Maruti Endang Sri Maruti Endang Sri Maruti Enggin Yuna Arinda Eris Dwi Purwanti Eva Kristiana Eva Purika Mukholifah Evana Mirbawani Prayitna Examia Yanuar Rohmah Fadlan Najhan Ikhwany Faikhotus Zaza Azadia Faris Maulana Arafli Farizka Zulfi Assyifa Fauzatul Ma'rufah Rohmanurmeta Fauziyah Rosyida Nur Salma Ferdy Aditya Priantama Ferri Ardianzah Fida Chasanatun, Fida Findya Merliana Firnanda Dwiki Hayuning Putri Fitri Adistya Freza Yolanda Oktavia Frida Dwiana R Frida Dwiana Rahmawati Galang Cakra Wardhana Galih Agung Yudo Prihantoro Galih Kurnia Pratama Gania Septiana Wardoyo Gayatri Dwi Astuti Hayu Puspita Hendra Erik Rudyanto Hendri Yogi Alamsyah Heni Kuswardiyanti Heny Bagus Arifin Hesti Hendriani Icha Adellia Efendi Ida Ayu Istiqomah Iin Dwi Wulandari Ika Febrianita Ika Melati Ningsih Indah Purwitasari Inin Ananta Jagad Talenta Boma Jalu Damara Jiehan Nabiela Karin Ayunda Satiti Kartina Kharisma Silvianingrum Krismia Fatmawati Krisna Ardyan Kusuma Wardana Laila Riyanasari Latania Prara Nabilah Lilik Suryanti Lingga Nico Pradana Lita Oktaviani Liya Atika Anggrasari Liya Atika Anggrasari Luthfiah Putri Ramadhani Mayvia Auriel Herlis Arthawidiani Melik Budiarti Meriantama Ginanjar Saputra Mey Yustina Meyra Windyantika Mimin Triyas Wati Moch Yoga Artandiyanto Mohammad Lutfi Khotibul Umam Muhamad Fikriadin Muhamad Fikriadin Muhammad Surya Akbar Muttaqien Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Nabila Mauludfi Nadia Dewi Susianti Nanda Ferdiana Indarno Nia Andina Noviana Nisa Naila Ruhmawanti Nisrina Naurotuzzahiyah Nita Ayu Saputri Novi Arindra Sari Novia Ardana Fitriani Novita Erliana Sari Nur Ainsah Saleh Nur Samsiyah, Nur Nurin Zubaidah Azka Nurluthfiyyah Syarifah Hanun Siregar Nurrafizah Octarina Hidayatus Sholikhah Oktavia Rachmawati Pandu Fathan Albany Purnomo Indra Saputra Putri Mei Andriani Putri Ngamilul Maqfiroh Putri Sindy Wibisono Qomarul Hidayah Rahman Bangun Suprayogi Rahmatia Eka Fitri Rama Fanie Nugraha Rampai Cantika Gusvinda Afiatni Raudya Tuffahra Romadhon Regina Dewi Setyowati Resty Dewi Anggraini Retno Dwi Andani Reza Dwijayanto Reza Eca Windyani Riadita Afriani Ridwan Rio Sabdo Utomo Rischa Pramudya Trisnani Riska Miftkhul Afidah Riski Yulia Darmayanti Risma Dwi Sabtaningtyas Rissa Prima Kurniawati Rissa Prima Kurniawati Rissa Prima Kurniawati Rita Rianti Rizka Rahmawati Rizki Handayani Rizky Septian Nur Roken Sacti Udhiyanny Rosallinda Sefhia Pratama Putri Ryandika Ihza Mulia Safryna Novita Arianthy Salwa Sayidina Kansa Sariyem Saskia Zhafirah Hasmara Dheta Satria Heryanto Putra Scania Dhani Ardhea Sefti Mustika Rahmayanti Selvia Anitasari Serly Putri Febriana Shinta Kusmardani Putri Silvia Ayu Pratiwi Sintia Suci Wulandari Sintya Indriasari Harnanti Siti Hariyanti Siti Robi’ah Al Adawiyah Sofyan Revydo Saputra Sri Lestari Suharni Sunarto Narto Suyanti Suyanti Swasti Maharani Theresia Mayang Tiara Intan Cahyaningtyas Tiara Nur Fitria Tiara Putri Maharani Tita Ragil Tri Wahyuning Cahya Titik Isdarwati Ummu Rofiqoh Vera Dewi Susanti Vera Yunita Prihapsari Vivi Rulviana Vivi Rulviana Wafiq Azizah Wahyu Hidayat Wahyu Kusuma Wahyu Siti Juliana Warsini Wemphi Novan Ramadhan Widhi Trianita Kusumawati Widia Astanti Widiya Retno Wahyuni Widya Intan Margono Wiwik Setiawati Wulan Sri Rezeki Yanto, Eka Nofri Ari Yetti Fitriyana Yudha Mahardika Putra Yulia Anggraini yuniahastuti, irna tri Zalsita Prasasti Putri Ziza Alifiani Firdaus