p-Index From 2021 - 2026
8.591
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ta´dib EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIP: Jurnal Ilmiah PGMI Al Ishlah Jurnal Pendidikan Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam EDU-RELIGIA : Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Hadratul Madaniyah Journal on Education Jurnal PAI Raden Fatah Instructional Development Journal Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Studia Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Didaktika: Jurnal Kependidikan Educator : Directory of Elementary Education Journal Jurnal Ilmu Komunikasi Balayudha (JIKOBA) Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Limas Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Innovative: Journal Of Social Science Research Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Indonesian Journal of Educational Management and Leadership Jurnal Konseling Pendidikan Islam Journal of Islamic Education Students Journal of Islamic Education Assyfa Journal of Islamic Studies JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management Journal of Innovative and Creativity Ulil Albab PESHUM Jurnal Cakrawala Akademika SAKALIMA: Pilar Pemberdayaan Masyarakat Pendidikan Academia Open Sustainable
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : peshum

Peran Islam dalam Membentuk Peradaban Melayu: Kajian Sejarah Pendidikan Islam Melayu Modern Asiana Asiana; Dina Bahriani Putri; Maryamah Maryamah; Zulhijra Zulhijra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18581

Abstract

Peradaban Melayu merupakan salah satu peradaban yang berkembang pesat seiring dengan masuknya Islam yang membawa perubahan dalam aspek sosial, budaya, dan intelektual masyarakat. Pendidikan Islam menjadi sarana utama dalam proses pembentukan peradaban tersebut melalui penanaman nilai-nilai keislaman secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Islam dalam membentuk peradaban Melayu melalui kajian sejarah pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian studi literatur, yaitu dengan menelaah berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masuknya Islam ke dunia Melayu sejak abad ke-7 hingga ke-9 M membawa perubahan signifikan dalam sistem nilai, pandangan hidup, serta perkembangan ilmu pengetahuan. Pendidikan Islam berkembang dari bentuk tradisional seperti surau, madrasah, dan pesantren hingga menjadi lembaga pendidikan modern yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum. Selain itu, pemikiran Islam juga berperan dalam membangun tradisi intelektual masyarakat Melayu. Di era globalisasi, pendidikan Islam tetap memiliki peran strategis dalam menjaga identitas, memperkuat akhlak, serta membentuk generasi yang mampu bersaing tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman
Peran Guru dan Ulama dalam Tradisi Pendidikan Islam Melayu Laila Rahmi Hasanah; Mona Alyaa Sausan; Maryamah Maryamah; Zulhijra Zulhijra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dan ulama dalam tradisi pendidikan Islam Melayu serta relevansinya dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, melalui penelusuran literatur berupa buku, jurnal, artikel, dokumen sejarah, dan sumber digital yang relevan. Data primer berasal dari karya akademik yang membahas langsung peran guru dan ulama dalam pendidikan Islam Melayu, sedangkan data sekunder berupa artikel pendukung dan media daring. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi nilai dan pesan pendidikan Islam, serta analisis deskriptif untuk menjelaskan keterkaitan peran guru dan ulama dengan dinamika pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pendidikan Islam Melayu berakar dari sistem halaqah sederhana, berkembang menjadi pesantren dan surau, hingga bertransformasi menjadi madrasah dan sekolah Islam modern. Guru dan ulama berperan sebagai pengajar, teladan moral, penggerak tradisi, dan pembaharu sistem pendidikan, mulai dari masa Walisongo hingga pembaruan oleh KH. Ahmad Dahlan melalui Muhammadiyah. Di era global, peran guru dan ulama tetap sentral dalam menghadapi tantangan kurikulum, teknologi, serta krisis identitas moral generasi muda, sehingga pendidikan Islam Melayu tetap relevan sekaligus kokoh secara spiritual.
Antara Tradisi dan Transformasi: Dialektika Islam dan Budaya Melayu dalam Membangun Pendidikan di Era Modern Anin Fikriyah; Sri Pujiati; Maryamah Maryamah; Choirun Niswah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16575

Abstract

The tension between preserving Islamic-Malay tradition and the demands of modern educational transformation is a fundamental challenge for Islamic education institutions in the contemporary era. This study aims to systematically analyze the dialectics between Islamic tradition and Malay culture in building education in the modern era, focusing on mapping transformation patterns, identifying conceptual tensions, and formulating an adaptive integration model. This research employs a qualitative approach with a Systematic Literature Review (SLR) design guided by the PRISMA 2020 framework. The study population consisted of scientific articles indexed in Google Scholar, Scopus, and SINTA, with a purposive sampling technique applied based on explicit inclusion and exclusion criteria. Data were extracted using a structured extraction sheet and analyzed through thematic synthesis. From 184 identified articles, 25 met the full inclusion criteria. Results reveal five consistent themes: adaptive institutional transformation, Islamic-Malay identity as dynamic social capital, the dual impact of globalization, integration of Malay cultural values in curriculum, and the dominance of single-context studies. This study concludes that tradition and transformation function as mutually reinforcing dialectical forces, and proposes the concept of a dialectical integrative model as a pedagogical framework for building relevant and characterful Islamic education.
Peran Seni Hadroh dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman pada Peserta Didik Kelas XII di MA Patra Mandiri Palembang Entin Suwartin; Muhammad Riza Fajrul Azhar; Maryamah Maryamah; Choirun Niswah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16628

Abstract

Penanaman nilai-nilai keislaman pada peserta didik memerlukan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga mampu membangun pengalaman religius dan pembentukan karakter melalui aktivitas budaya yang bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran seni hadroh sebagai media internalisasi nilai-nilai keislaman pada peserta didik kelas XII di MA Patra Mandiri Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi terhadap guru pembina serta peserta didik yang terlibat dalam kegiatan hadroh. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi proses dan bentuk internalisasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni hadroh berfungsi sebagai media pendidikan yang efektif dalam menanamkan nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, dan tradisi budaya Islam. Keterlibatan aktif peserta didik dalam kegiatan hadroh juga memperkuat kesadaran spiritual, identitas keislaman, dan pembentukan karakter. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi seni Islami dalam pendidikan dapat menjadi strategi pembelajaran yang kontekstual dan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan karakter peserta didik.
Transformasi Institusi Pendidikan Islam dan Kebudayaan Melayu: dari Pola Tradisional Era Kolonial ke Arus Modernisasi Auliani Oktara; Nurkholis Ramdhani; Maryamah Maryamah; Chairun Niswah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16817

Abstract

Lembaga pendidikan Islam di dunia Melayu telah mengalami transformasi yang signifikan dari sistem pendidikan tradisional pada masa kolonial menuju model pendidikan yang semakin modern dan responsif terhadap dinamika global. Meskipun kajian mengenai pendidikan Islam maupun budaya Melayu telah berkembang pesat, penelitian yang mengintegrasikan kedua dimensi tersebut secara komprehensif masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan mensintesis perkembangan transformasi lembaga pendidikan Islam dan budaya Melayu dalam konteks kolonialisme, modernisasi, dan globalisasi. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020, sedangkan data dianalisis melalui sintesis tematik terhadap literatur yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian mengidentifikasi lima tema utama, yaitu pengaruh kolonialisme terhadap struktur pendidikan Islam, transformasi kurikulum yang bersifat nonlinier, integrasi nilai-nilai budaya Melayu dalam praktik pendidikan, respons terhadap globalisasi melalui pendekatan glokalisasi, serta masih terbatasnya integrasi kajian pendidikan dan budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi lembaga pendidikan Islam di dunia Melayu merupakan proses dialektis yang dipengaruhi oleh interaksi antara warisan kolonial, modernisasi, dan identitas budaya. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan interdisipliner dan kebijakan pendidikan yang adaptif untuk memperkuat relevansi pendidikan Islam tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya lokal.
Co-Authors Achmad Fadil Agra Dwi Saputra Agus Srimudin Ahmad Syarifuddin Ahmad Yaim Ahmad Zainuri Aisyah Aisyah Safitri Aisyah Septarina Aisyah Sina Dewi Akmal Hawi Alfira Rahmawati Alimron, Alimron Aliyah Qurrata Aini Amilda Amilda Anastasia Putri Sakinah Andarusni Alfansyur Angge Sapto Mubharokh Anin Fikriyah Anzela Ravika Arivan Mahendra Asiana Asiana Asri Karolina Auliani Oktara Ayu Apriana Ayu Feryatma Ayu Nur Shawmi Azzahra Nurul Nadilah Chairun Niswah Choirun Niswah Dea Ispi Rangga Desi Nur Safitri Diana Nurjanah Dina Bahriani Putri Eka Yanuarti Elia Ariani Entin Suwartin Era Afriza Erdiansyah Erin Pebriani Eris Puryanti Ermila Katra Ermis Suryana Fiksi Juita Firiyanto Firiyanto Fitri Ofiyanti Fitri Oviyanti Fitri Puspitasari Fizalika Hafizh Maulana Nugraha Hafizul Husni Hamidah Hamidah Hanum Salsa Bella Helen Sabera Adib Helmi Handoko Hesti Winingsih Hilda Nopriani Hosaini Hosaini Iga Mawarni Indah Dwi Sartika Indah Nur Aziza Alfatonah Indah Wigati Intan Tria Rahayu Inti Yunita Iqbal Mustakim Jeny Talia Jihan Alfi Juli Kustanto Karoma Karoma Kgs. Abdul Gamal Khoirun Naimah Kurnia Dewi Laila Rahmi Hasanah Ludiman Lukman Asha M Soinun Amrillah M. Kharis Fadillah M. Riski Kurniawan Mahdiyah Mardeli Mardeli Mardiah Astuti Marlina Marlina Marlina Marlina Masayu Mutiah Mawangir Mawangir Meilani Aliya Sakinah Meilin Faiza Pramuswari Meilin Faiza PramuswariPramuswari Melysa Ristianti Miftahul Husni Mira Marisa Mirna Kartika Moly Santya Mona Alyaa Sausan Muhamad Afandi Muhamad Ikhsanudin Muhammad Afandi Muhammad Bustomi Muhammad Riza Fajrul Azhar Muhammad Wahyu Ilhami Muhammad Wardiansyah Muhammad Win Afgani Muhtarom Mulyadi Eko Purnomo Muslih Qomarudin Nanda Enita Virgianti Noor Hidayah Novalina Salsabilah Novie Ballianie Nurkholis Ramdhani Nurlaeli Nurlaila Nurlaila Nurviana Nurviana Nyayu Soraya Nyayu Soraya Nyimas Fakhriah Nyimas Yunierti Prihatin Popiyen Suwatila Praja Nugraha Rama Dhaniati Ratih Novianti Rekyan Abdul Halim Riana Lutfi Najiha Rini Sabina Ririn Eka Monicha Rizky Lestari Rizky Oktariyani Rohma Hayati Putri Rohmadi Rohmadi Ruslaini Safitri Ani Sagita Ulandari Saipul Annur Saprina Putri Vannisa Sartika Sartika Selvi Ratna Sari Septia Fahiroh Shevia Indriani Sifa Putri Sasabillah Silvi Ike Fitasari Sindy Febrianti Siti Fatimah Sofyan Sri Pujiati Sri Utami Sugiarto Sugiarto Syarnubi, Syarnubi Tajuddin Hamzah Tria Gustiningsi Tutut Handayani Tyara Maharani Uswatun Hasanah wildan miftahussurur Wildan Miftahussurur Windy Anisa Dewi Wiyanda Vera Nurfajriani Yanti Sumarni Yecha Febrieanitha Yonada Viossa Kisda Yuni Anggraini Zainal Berlian Zhafirah Syarafina Zuhdiyah Zuhdiyah Zuhdiyah Zulhijra Zulhijra Zulhijrah, Zulhijrah ⁠Indah Wigati