p-Index From 2021 - 2026
12.505
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan INTEGRALISTIK PRIVATE LAW Jurnal Pekommas FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Hukum Novelty Law and Justice Pembaharuan Hukum Privat Law JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Kosmik Hukum Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum JMB : Jurnal Manajemen dan Bisnis JUSTISI Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Jurnal Inovasi Penelitian Civics Education And Social Science Journal (CESSJ) PKn Progresif : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana Indonesia Private Law Review Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah JPPHK (Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan) Journal of Maritime Empowerment Journal of Law, Society, and Islamic Civilization Veteran Justice Journal Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Research Fair Unisri Verstek Veteran Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal Atma Inovasia SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Nusantara: Journal Of Law Studies Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Recht Studiosum Law Review JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Jurnal Ilmiah Research Student Jurnal Dunia Ilmu Hukum Indonesian Journal of Law Research Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Journal of Law, Environmental and Justice Anayasa JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Hukum Mimbar Justitia Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Journal of Law and Legal Reform Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional Rechtsvinding HUMANIORASAINS Neoclassical Legal Review: Journal of Law and Contemporary Issues E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Legal Advice Jurnal Hukum Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services
Claim Missing Document
Check
Articles

JURIDICAL IMPLICATIONS OF USING CRYPTOCURRENCY AS A PAYMENT TOOL Kurniawan, Itok Dwi
ANAYASA : Journal of Legal Studies Vol. 1 No. 2 (2024): ANAYASA
Publisher : PT. Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/ays.v1i2.18

Abstract

This article aims to analyze the use of cryptocurrency as a substitute for conventional currency in Indonesia. The article is written using normative legal research methods with conceptual and legislative approaches. The results of this research indicate that cryptocurrency can be considered as a solution for a different level of payment system; however, the demand for this type of cryptocurrency is not proportionate to its supply. As a result, cryptocurrency is unlikely to become an everyday payment tool but may serve as a more specific means of payment or exchange at a certain level. Currently, cryptocurrency can only function as an investment tool that is bought and sold, making it challenging when directly compared to traditional currency for daily payment purposes. The opportunity for cryptocurrency to replace conventional currency in Indonesia is very small. This is due to the unstable (highly fluctuating) value of cryptocurrency and the absence of an authority determining its value.
Analysis of Freedom of Speech and Human Rights Winarno Budyatmojo; Itok Dwi Kurniawan
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 1 No. 1 (2024): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v1i1.1081

Abstract

Indonesia's written constitution in the 1945 Constitution regulates the human rights of its citizens. One form of human right is the right to speak and express opinions. This article discusses the implementation of the right to freedom of speech and expression in national legal practice. This article was written using normative legal research methods with a conceptual approach and a statutory approach. The result of this research is that freedom of opinion is regulated and guaranteed by the constitution. The implementation of the right to freedom of expression is guaranteed by law and statute.
Penyelesaian Sengketa Aparatur Sipil Negara : Studi Kasus Surat Keterangan Bupati Dompu Kurniawan, Itok Dwi; Handayani , Fitri
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5044

Abstract

Sengketa kepegawaian tergolong dalam sengketa administrasi negara atau biasa disebut Sengketa Tata Usaha Negara. Sengketa ini terjadi akibat dikeluarkan suatu keputusan tata usaha negara (KTUN) yang dirasa merugikan pihak terkait. Salah satu duduk sengketanya pada penerbitan SK (Surat Keterangan) yang pada isinya merugikan beberapa pihak seperti sengketa yang terjadi di Kota Dompu atas keluarnya SK Bupati Dompu tentang penghapusan nama CPNS yang telah lulus seleksi. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji terkait sengketa kepegawaian yang terjadi di Kota Dompu serta untuk menjelaskan terkait penyelesaian sengketa kepegawaian yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan meneliti bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan kasus dan konseptual untuk memperoleh gambaran atas pertimbangan hukum ideal yang dapat diterapkan dalam putusan agar bersesuaian dengan peraturan perundang-undangan maupun yurisprudensi. ReferensiBukuAgustina, E. (2022). Sengketa Kepegawaian dalam Sistem Peradilan Tata Usaha Negara. PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers. Ibrahim, J. (2007). Teori & Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang : Bayumedia Publishing. Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram-NTB: Mataram University Press. JurnalAfifah, S. M. (2022). Kewenangan Pengadilan Tata usaha Negara Dalam Menyelesaikan Sengketa Kepegawaian. Prosiding Serina, 2(1), 725-732. Dinata , A. W. (2021). Implikasi Hukum Ketidakpatuhan Terhadap Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Ditinjau Dari Pelaksanaan Otonomi Daerah dan Negara Kesatuan. Jurnal Hukum Peratun , 4(1), 1-30. Fridayanti, Permatasari, A., & Hambali, A. (2021). Peran Hardiness sebagai Moderator dalam Pengaruh Job Insecurity. Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(1), 101-116. Harahap, N. A. (2016). Perlindungan Hukum Bagi Aparatur Negara Dalam Penyelesaian Sengketa Kepegawaian Pasca Berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara. Jurnal Yuridis, 3(2), 17-32. Jiwantara, F. A. (2019). Upaya Administratif Dalam Perspektif Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 6 Tahun 2018 Dan Penerapannya Dalam Penyelesaian Sengketa Administrasi. Jatiswara, 34(2), 131-142. Kosasih, A. (2018). Penyelesaian Sengketa Kepegawaian Akibat Penjatuhan Hukuman Disiplin. JURNAL ILMIAH MIZANI: Wacana Hukum, Ekonomi, dan Keagamaan, 4(2), 111-124. Marbun, R. (2017). Transformasi Upaya Administratif Dalam Penyelesaian Sengketa Kepegawaian. Jurnal Yuridis, 4(2), 205-217. Nuna, M., Moonti, R. M., Tumuhulawa, A., & Kodai, D. A. (2020). Kewenangan Penyelesaian Sengketa Tata Usaha Negara Terhadap Putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat. University Of Bengkulu Law Journal, 5(2), 106-118. Prawiranegara, K. (2021). Implementasi Asas-Asas Umum PemerintahanYang Baik Pada Pemerintahan Kabupaten Dompu. lex renaissan, 6(3), 591-604. Rahmaddoni, B., Warman, K., & Yuslim. (2023). Penyelesaiansengketa Melalui Upayaadministratif Di Pengadilan Tata Usaha Negara Padang. UNES Journal of Swara Justisia, 7(1), 749-763. Rompis, A. E., & Radjab, A. M. (2012). Perbandingan Penyelesaian Sengketa Kepegawaian Melalui Gugatan di Peradilan Tata Usaha Negara dan Upaya banding administrasi di badan pertimbangan kepegawaian. Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS , 6(1). Safitri, E. D., & Sa’adah, N. (2021). Penerapan Upaya Administratif Dalam Sengketa Tata Usaha Negara. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 3(1), 34-45. Said, M., & Erfandi . (2023). Tafsir Hakim Judex Facti dan Judex Juris Terkait Batas Maksimal Upaya Administratif. PROGRESIF: Jurnal Hukum, 17(1), 1-23. Sodiq, M. M. (2021). Upaya administratif dalam penyelesaian sengketa kepegawaian. Jurnal Cakrawala Hukum , 12(1), 60-68. Tan, D. (2021). Metode Penelitian Hukum: Mengupas Dan Mengulas Metodologi Dalam Menyelenggarakan Penelitian Hukum. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(8), 2463-2478. WebsiteBima, & Syarifudin. (2016, September). SK Dibatalkan, Ratusan CPNS Dompu Menginap di Depan Rumah Bupati. Retrieved from kompas.com: https://amp.kompas.com/regional/read/2016/09/27/16492911/sk- dibatalkan-ratusan-cpns-dompu-menginap-di-depan-rumah-bupati Demo Pembatalan SK Pengangkatan CPNS Dompu Terus Berlanjut. (2016, September). Retrieved Oktober 2023, from suaraNTB.com: https://www.suarantb.com/2016/09/27/demo-pembatalan-sk- pengangkatan-cpns-dompu-terus-berlanjut/ Rustam. (2021, Mei). Merasa Dirugikan, CPNS K-2 Dompu Gugat BKN RI. Retrieved Oktober 2023, from Topikbidom.com: https://www.topikbidom.com/2021/05/merasa-dirugikan-cpns-k-2-dompu-gugat.html.
Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Pembentuk Politik Hukum dalam Penerapan Perkawinan Beda Agama Ismaya, Heru; Fifi Zuhriah; Itok Dwi Kurniawan
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v6i1.5175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisa pengaturan pernikahan beda agama di Idonesia dan menganalisa aktualisasi nilai Pancasila pada perkawinan beda agama di Indonesia. Jenis penelitian ini yaitu penelitian hukum empiris atau non-doktrinal yaitu penelitian hukum yang menganalisa tentang penerapan hukum dalam kenyataannya terhadap individu, kelompok, dan lembaga hukum. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris dengan penelitian secara lapangan, yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku serta yang telah terjadi didalam kehidupan masyarakat. Data yang digunakan menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa Perkawinan beda agama di Indonesia tidak diatur secara jelas dalam Undang Undang Perkawinan. Hal ini menyebabkan adanya kekosongan pengaturan pernikahan beda agama yang menyebabkan perbedaan pendapat dalam Masyarakat dan multitafsir dari penegak hukum. Meskipun belum diatur dalam perundang undangan tetapi perkawinan beda agama mengandung aktualisasi Nilai Pancasila sila Pertama yaitu Nilai Ketuhanan sebagai dasar fundamental serta sumber arah penyusunan dan perubahan hukum. Didukung dengan fakta bahwa erat kaitannya pernikahan dengan unsur agama dan religiusitas manusia. Referensi Adha, M. M., & Susanto, E. (2020). Kekuatan Nilai-nilai Pancasila dalam Membangun Kepribadian Masyarakat Indonesia. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan., 15(1), 115-134. Darmabrata, W. (2003). Tinjauan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Beserta Undang-Undang dan Peraturan Pelaksanaanya. Jakarta: CV Gitama Jaya. Erwinsyahbana, T. (2012). Sistem hukum perkawinan pada Negara hukum berdasarkan pancasila. Jurnal ilmu hukum, 3(1), 1-29. Fauzi, R. (2018). Perkawinan Campuran Dan Dampak Terhadap Kewarganegaraan Dan Status Anak Menurut Undang-Undang Di Indonesia. Soumatera Law Review, 1(1). Hanifah, M. (2019). Perkawinan Beda Agama Ditinjau dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Soumatera Law Review, 2(2), 297-308. Indrawan, M. S., & Artha, I. (2019). Pengaturan Perkawinan Beda Agama di Indonesia. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 7(3), 1-14. Irawan, A. D., & Prasetyo, B. (2022). Pancasila sebagai Landasan Politik Hukum Kebangsaan. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 9(1), 1-7. Ismaya, H. (2009). Pendidikan Pancasila, Pokok- Pokok Materi Perkuliahan. Bojonegoro: IKIP PGRI: FPIPS. Markus, E. J., Wijayati, R. A., & Pandiangan, L. E. (2023). Analisis Pelaksanaan Perkawinan Beda Agama di Indonesia. Jurnal Hukum to-ra, 9(1), 24-37. Nurcholish , A. (2014). Pernikahan Beda Agama dan Jaminan Kebebasan Beragama di Indonesia. Jurnal Hak Asasi Manusia, 11(11), 165-220. Prasetyo, T., & A.H., B. (2007). Ilmu Hukum dan Filsafat Hukum, Studi Pemikiran Ahli Hukum Sepanjang Zaman. Yogyakarta: Pustaka Belajar. RI, M. (2023). MPR RI. Retrieved from www.mpr.go.id: https://www.mpr.go.id/berita/HNW:-Perkawinan-Beda-Agama-Tidak-Sejalan- dengan-Konstitusi Rosidah, Z. N. (2013). Singkronisasi Peraturan Perundang Undangan Mengenai Perkawinan Beda Agama. al-ahkam: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 23(1), 1-20. Salim , H. (2002). Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW). Jakarta: Sinar Grafika. Setiono. (2010). Pemahaman Terhadap Metodologi Penelitian Hukum. Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Sutopo, H. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif, Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian. Sebelas Maret University Press. Toni, & Faishal. (2019). Pancasila Antara Akumulasi Informasi dan Paradigma Kebangsaan. Jurnal Hukum, 13(1), 57-63.
ANALYSIS OF CRIMINAL SANCTIONS FOR SELLERS OF PRIVATE PORNOGRAPHIC CONTENT ON SOCIAL MEDIA Itok Dwi Kurniawan
Jurnal Humaniora dan Sosial Sains Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Pojok Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the problems related to internet abuse is the spread of pornographic content. The purpose of writing this article is to determine the form of accountability for perpetrators of criminal acts of spreading pornographic content on social media. This article was written using normative legal research methods with a statutory approach. The results of this research are related to the criminal act of distributing pornographic content, the Government of the Republic of Indonesia has issued several related laws and regulations. Some of these regulations include Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code, Law Number 44 of 2008 concerning Pornography, Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions which have been passed 2 (two) times change. All of these laws have provided strict sanctions for perpetrators of spreading pornographic content because they have violated moral norms, in addition to violating legal norms.
Analysis of the Realization of Justice in the Discretion to Terminate Prosecution Kurniawan, Itok Dwi; Setyawan, Vincentius Patria
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.2744

Abstract

Restorative justice is not just an orientation towards the goals of punishment, but has become the basic direction of criminal law enforcement in Indonesia. Settlement of criminal cases that do not have to go through formal justice process is the main jargon of restorative justice. Selecting cases that are appropriate or not to be submitted to court can be carried out by the public prosecutor with the authority to stop the prosecution. This article will analyze the discretion that the public prosecutor has to stop cases that are not suitable to be submitted to trial or through formal channels. This article was written using normative legal research methods with a conceptual approach. The results of this research are that restorative justice through discretion to terminate prosecution is a step to achieve justice in the case of public prosecutors facing cases that can be resolved using non-formal channels. Public prosecutors can facilitate alternative efforts for peace between perpetrators, victims and their families by becoming facilitators.
Analysis of Interfaith Marriage Legality in Indonesia and South East Asia Countries Kurniawan, Itok Dwi; Septiningsih, Ismawati; Nuryadi, Muhammad Hendri; Santos, Jose Gama
Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 18 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25041/fiatjustisia.v18no3.3573

Abstract

Interfaith marriage in Indonesia is still a problem in Indonesia which is supported by multiple interpretations of regulations. The author in this article will discuss the analysis of interfaith marriage in Indonesia after the issuance of SEMA Number 2 of 2023. This article was made with the aim of analyzing and comparing regulations in Indonesia with other countries. The results of the study show that after the issuance of SEMA, the practice of interfaith marriage still occurs in Indonesia, which is also supported by the lack of government firmness in establishing the applicable regulations.
Penegakan Hukum Tindak Pidana Perbankan Oleh Pihak Internal (Internal Bank Frauds): Tantangan Dan Solusi Akram, Aqil Syahru; Kurniawan, Itok Dwi
Jurnal Hukum Mimbar Justitia Vol 10, No 2 (2024): Published 30 Desember 2024
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jhmj.v10i2.4168

Abstract

AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa tantangan utama dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana perbankan oleh pihak internal serta menawarkan solusi yang dapat diadopsi untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum kasus internal bank frauds ini. Artikel ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan yang berfokus pada perundang-undangan serta analisis mendalam terhadap peraturan yang ada. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa penegakan hukum terhadap kejahatan perbankan yang melibatkan pihak internal masih menghadapi berbagai tantangan, diantaranya: kurangnya kesadaran hukum dan integritas pegawai bank, kompleksitas modus operandi kejahatan perbankan, serta kurang efektifnya sistem pencegahan dan pendeteksian dini kejahatan perbankan. Pengembangan sistem deteksi dini, instrumen pencegahan dan pengawasan yang efektif perlu diimplementasikan secara pararel dengan penegakan hukum yang tegas dan menciptakan efek jera bagi pelanggar dan calon pelaku. Penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara para pihak yang terlibat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih tahan kejahatan internal perbankan. AbstractThis research aims to analyze the main challenges in law enforcement against banking crimes by internal parties and to offer solutions that can be adopted to improve the effectiveness of law enforcement in these internal bank fraud cases. This article uses a normative legal research method with an approach that focuses on legislation and an in-depth analysis of existing regulations. The findings of this research indicate that law enforcement against banking crimes involving internal parties still faces various challenges, including: the lack of legal awareness and integrity among bank employees, the complexity of banking crime modus operandi, and the ineffectiveness of the early prevention and detection systems for banking crimes. The development of an early detection system, effective prevention instruments, and monitoring needs to be implemented in parallel with strict law enforcement to create a deterrent effect for offenders and potential perpetrators. This research shows that collaboration between the parties involved is very important to create an environment that is more resistant to internal banking crimes.
Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Perjudian: Tantangan dan Solusi dalam Era Digital Kurniawan, Itok Dwi
Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional Vol. 1 No. 1 (2024): COMPLEX - Februari
Publisher : PT. Faaslib Serambi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan peradaban manusia di era modern yang ditandai dengan kemajuan teknologi membawa dampak yang begitu besar bagi kehidupan manusia. Dampak yang ditimbulkan dari kemajuan tersebut adalah damapak positif maupun dampak negatif. Salah satu dampak negatef dari berkembangnya teknologi ialah berkembangnya tindak pidana, yang bermotif memanfaatkan teknologi. Salah satu tindak pidana yang memanfaatkan teknologi tersebut ialah tindak pidana perjudian. Tindak pidana perjudian merupakan salah satu jenis tindak pidana tanpa korban (crime without victim), akan tetapi harus tetap ditindak tegas oleh karena bertentangan dengan norma social yang berlaku di masyarakat dan tentunya norma hukum. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penanganan tindak pidana perjudian yang dilakukan secara online. Hasil dari penelitian ini adalah dibentuknya aturan mengenai perjudian baik di dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta perubahannya dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik disusun sebagai upaya preventif agar masyarakat berpikir sekian kali untuk melakukan judi mengingat ancaman pidananya, dan upaya represif bagi pelaku perjudian online.
KEDUDUKAN BERITA ACARA LABORATORIS PEMBUKTIAN PERKARA TINDAK PIDANA NARKOTIKA Triasmara, Dhimas Mukti; Kurniawan, Itok Dwi
Verstek Vol 12, No 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jv.v12i4.85238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui dan menganalisis Kesesuaian Pertimbangan Hakim dalam memutus perkara sudah sesuai dengan ketenuan pasal 187 dan 183 KUHAP terhadap putusan No.60/Pid.Sus/2022/PN.Cbi. Jenis penelitian ini adalah Normatif dengan metode pendekatan kasus. Teknik pengumpulan menggunakan metode Studi Kepustakaan. Teknik analisis menggunakan teknik analisis deduktif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diperoleh hasil bahwa, berdasarkan proses pemeriksanaan yang telah dilakukan di persidangan pada Putusan Nomor 60 /Pid.Sus/2022 PN.Cbi Pengadilan Negeri Cibinong bahwa Terdakwa telah didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum dengan 3 (tiga) dakwaan alternatif: Kesatu, melanggar Pasal 114 ayat (1). Atau Kedua, melanggar Pasal 112 ayat (1). Atau Ketiga, melanggar pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
Co-Authors A.G. Thamrin Ahmad Puji Sulistyo Adi Ajeng Andan Sari Akram, Aqil Syahru Al Muchtar, Suwarma Aldyan, Arsyad Annisa Nurul Alimah AP, Hanuring Ayu Arcilla, Vivian Dike Arief Suryono Arsyad Aldyan Bambang Santoso Bambang Santoso Citra Permata DARA PUSTIKA SUKMA Dermawan, Muhammad Tio Dewi Gunawati Dita Septi Damayanti Emilia Sekar Respati Seto Ernia Duwi Saputri Fadilla, Nesha Febrian Dafa Putra Fernades, Acacio Fernandes, Acacio Fifi Zuhriah Fines Fatimah, Fines Fitri Handayani Galih Dwi Prasetyo Ginanjar Pratama Ginusti, Gallis Nawang Handayani , Fitri Hanuring Ayu Hanuring Ayu Ardhani Putri Harjono Harjono Harjono Harjono Harjono Hassan Suryono Heri Hartanto Heru Ismaya Hidayah, Yayuk Hutami, Wulandari Putri Idayu, Maria Ikrimah , Afridah Ismawati Septiningsih Ismawati septiningsih Ismumarno, Ismumarno Jamal Wiwoho Juli Setyo Rini Kinanta, Valentina Riska Kristiyadi Kristiyadi Yoke Sarah Asafita Kusuma, Ari Surya Kusumawadani, Dian Nita Mohamad, Mohamad Hanapi Bin Muhamad Fathur Rohmi Muhammad Hendri Nuryadi, Muhammad Hendri muhammad rustamaji Muhammad Rustamaji Muhammad, Shalahuddien Noor Muthia Sakti Noviansyah, Wahyu Nuraida, Afni Pajrin, Rani Pakpahan, Welcome Immanuel Pati, Umi Khaerah Pipit Widiatmaka, Pipit Pranoto Pranoto Putranto, Muhammad Alif Daffa Putri Maha Dewi, S.H., M.H putri, diva madani Putri, Fairuz Mumtaz Abafiyah Putri, Nabilah Karamina Hadini Rahayu Subekti Rahma Putri Nabilah Rezqi, Habiba Nada Rima Sri Agustin Rizki Rizki Rizky Abadi Putra Ro'id, Aufaiz Dzulfaqor Robby, Samuel Bintang Safarina Safarina Santos, Jose Gama Saputra, Rian Sari, Neiska Aulia Marcela Septiningsih, Ismawati Setyawan, Vincentius setyawan, vincentius patria Siallagan, Sahat Poltak Situmorang, Alexander Dwi Agung Soehartono Soehartono , Soehartono Soehartono Soehartono Souad Ezzerouali Sri Wahyuningsih Yulianti Sri Wahyuningsih Yulianti, Sri Wahyuningsih Subekti Subekti Subekti Sulastri Sulastri Suwadi , Pujiyono suwadi, pujiyono SUYATNO Syadida, Muhammad Daffa Tantri, Danis Elina Thamrin, A.G. Tixatmojo, Muhammad Annam Arroffi Tobing, Nastity Aiko Desintha Triasmara, Dhimas Mukti Twenthina, Ditria Fridyaswari Utomo, Bekti Veithzal Rivai Zainal Vincent Patria Setyawan Vincentius Patria Setyawan Wahyu Noviansyah Wardani, Riska Putri Winarno Budyatmojo Wulantari, Monica Ade Yanuarti, Rini Yovanisa Meirawati Zakki Adhliyati Zakki Adhliyati, Zakki Zakki Adihiyati Zakki Adlhiyati zakki adlhiyati, zakki