p-Index From 2021 - 2026
10.761
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Dasar JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik AlphaMath: Journal of Mathematics Education Jurnal Elemen EDUCARE MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Journal on Education Jurnal Pendidikan Matematika (Jupitek) JURNAL PENDIDIKAN MIPA SIGn Jurnal Hukum Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA AL-Ishlah : Jurnal Ilmiah Hukum Jurnal Wahana Pendidikan Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika (MIMS) Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Surya Masyarakat Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Educational Review and Research Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Griya Journal of Mathematics Education and Application Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Tsaqila Jurnal Pendidikan dan Teknologi Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Didactical Mathematics Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Asian Journal of Social and Humanities Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan MIPA Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Matematika Realistik
Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi Pengolahan Lahan Pertanian Bawang Merah: Studi Etnomatematika di Kabupaten Brebes Ika Septiani Putri; Kusno Kusno
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2891

Abstract

Kabupaten Brebes adalah sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia. Pertanian bawang merah di wilayah ini tidak hanya menjadi sumber mata pencaharian utama bagi masyarakat setempat, tetapi juga bagian integral dari budaya dan tradisi lokal yang tidak terlepas dari unsur-unsur matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali unsur-unsur matematika yang tersirat pada aktivitas pengolahan lahan pertanian bawang merah, dan menggali nilai-nilai filosofis didalamnya. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi untuk memahami bagaimana masyarakat petani bawang merah menggunakan konsep-konsep matematika dalam konteks budaya mereka. Subjek penelitian ini adalah petani dan buruh tani dalam aktivitas pengolahan lahan bawang merah, objek penelitian meliputi penyiapan lahan tanam, pembuatan irigasi, hingga proses penanaman bawang merah. Data diambil melalui dokumentasi, wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap petani. Analisis data dilakukan secara tematik, yaitu mengidentifikasi tema-tema utama terkait etnomatematika pada pengolahan lahan bawang merah, meliputi penerapan konsep matematika dalam aktivitas pertanian, penggunaan alat dan satuan ukur tradisional, serta proses pertanian yang berakar pada budaya lokal. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan etnomatematika dalam kurikulum pendidikan untuk meningkatkan pemahaman siswa.      Hasil penelitian menunjukkan adanya penerapan konsep matematika dalam pengolahan lahan, termasuk pengukuran, geometri, dan aritmatika. Temuan ini menegaskan pentingnya pengetahuan lokal dalam praktik pertanian dan menunjukkan bagaimana etnomatematika dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang matematika dalam konteks budaya.
Problematika Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Persamaan Garis Lurus Siswa SMP Muhammadiyah Larangan Saudah Saudah; Kusno Kusno; Fitrianto Eko Subekti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.3294

Abstract

Kemampuuan berpikir kritis adalah keterampilan untuk menyelesaikan secara sistematis, logis sehingga dalam mengambil kesimpulan di dasari oleh data yang ada. Keterampilan menganalisis informasi, mengevaluasi argument, dan membuat keputusan berdasarkan fakta yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui tes tertulis dan wawancara. Tes tertulis digunakan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan permasalahan sedangkan wawancara digunakan untuk menggali informasi secara mendalam untuk mengetahui informasi berkaitan dengan penyelesaian permasalahan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Larangan. Materi yang digunakan adalah persamaan garis lurus. Analisis data dilakukan dengan triangulasi yaitu membandingkan data dari sumber (tes tertulis dan wawancara). Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) siswa kategori tinggi tidak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan yaitu menginterpretasi, menganalisis, melakukan pemecahan masalah, dan melakukan evaluasi akan tetapi siswa mengalami kesulitan dalam melakukan inferensi atau menarik kesimpulan; 2) siswa kategori sedang tidak mengalami kesulitan dalam melakukan interpretasi, analisis, pemecahan masalah akan tetapi siswa mengalami kesulitan dalam mengalukan evaluasi dan inferensi. 3) siswa kategori rendah mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan karena siswa mengalami kesulitan dalam menginterpretasi, menganalisis, memecahkan masalah, melakukan evaluasi dan menarik kesimpulan dalam menyelesaikan permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa siswa belum terbiasa menyelesaikan soal kontekstual sehingga siswa perlu dibiasakan untuk mengerjakan soal soal kontekstual agar tidak mengalami kesulitan dalam berpikir kritis.
Integrating Prophetic Values in Mathematics Learning: Enhancing Connection Abilities and Islamic Character in Middle Schools Litsa Arfi Hidayati; Kusno Kusno; Md. Mahmudul Alam
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 27, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmipa.v27i1.pp632-655

Abstract

Mathematics learning in madrasahs has largely focused on conceptual understanding, while the systematic integration of spiritual values into mathematics instruction remains limited. Consequently, students’ mathematical connection ability (MCA) and Islamic character (IC) are often developed separately rather than through an integrated learning process. This study aimed to develop student worksheets (LKPD) based on a prophetic approach and to examine their validity, practicality, and effectiveness in improving both MCA and IC. The study employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model, which consists of the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants were seventh-grade students of a Madrasah Tsanawiyah, involving a limited trial class, an experimental class, and a control class. Data were collected through expert validation sheets, student practicality questionnaires, MCA tests, and IC questionnaires, supported by classroom observations and interviews. Descriptive analysis was used to determine the validity and practicality of the developed LKPD, while inferential analysis was conducted using Multivariate Analysis of Covariance (MANCOVA) with pretest scores as covariates. The results showed that the developed LKPD achieved 85% validity and 90% practicality, indicating that the worksheets were feasible and well accepted in classroom learning. The MANCOVA results further revealed a statistically significant effect of the prophetic-approach-based LKPD on students’ MCA and IC (p < 0.05) after controlling for initial differences. Findings from classroom observations and student reflections also indicated that integrating prophetic values encouraged responsible participation, collaborative engagement, and reflective thinking during learning activities. These results suggest that integrating prophetic principles humanization, transcendence, and liberation into mathematical tasks can support both conceptual understanding and character development within mathematics learning. Overall, the study highlights the potential of value-integrated instructional materials to promote more holistic mathematics learning in madrasah contexts. Keywords: LKPD, prophetic approach, mathematical connection ability, islamic character, madrasah tsanawiyah. 
Pengembangan Kompetensi Tajwid melalui Metode SQ (Shahibul Qur’an) bagi Pemula Makhful Makhful; Havidz Cahya Pratama; Kusno Kusno; Suyadi Suyadi
Jurnal Surya Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.8.1.2025.137-148

Abstract

Mastery of tajwid (rules of Quranic recitation) is a fundamental element in reading the Qur’an correctly. However, some members of Pemuda Muhammadiyah and Nasyiatul 'Aisyiyah in Rawalo Subdistrict, Banyumas, still face difficulties in reciting the Qur’an according to proper tajwid principles. This Community Service Program (PkM) aims to enhance tajwid competence through the Shahibul Qur’an (SQ) method—an interactive approach emphasizing talaqqi (direct instruction), repetition, and immediate feedback. The program involved 30 participants and was conducted through a series of activities: pre-test, training, guided simulation, and post-test. It adopted a Participatory Action Research (PRA) approach, positioning facilitators as reflective companions. Based on the initial survey, 70% of participants had not fully understood tajwid, and 80% had never been introduced to the SQ method. After the training, significant improvements were recorded: 90% of participants gained a better understanding of tajwid, 85% found the SQ method helpful, and 75% experienced increased confidence in teaching the Qur’an. Participants also showed high motivation and interest in using SQ as an alternative learning method. The method’s effectiveness was evident through improved articulation (makhraj), phonetic characteristics (sifat huruf), and accurate recitation via repetition. The training also fostered institutional support, including the establishment of new Qur’an learning centers (TPQ) initiated by local Muhammadiyah and Nasyiatul 'Aisyiyah cadres. This program is recommended to be implemented sustainably, with structured follow-up programs, funding support, reporting mechanisms, and expanded partnerships to optimize the broader impact of the SQ method on community-based Qur’anic education.
Pengembangan Kompetensi Tajwid melalui Metode SQ (Shahibul Qur’an) bagi Pemula Makhful Makhful; Havidz Cahya Pratama; Kusno Kusno; Suyadi Suyadi
Jurnal Surya Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.8.1.2025.137-148

Abstract

Mastery of tajwid (rules of Quranic recitation) is a fundamental element in reading the Qur’an correctly. However, some members of Pemuda Muhammadiyah and Nasyiatul 'Aisyiyah in Rawalo Subdistrict, Banyumas, still face difficulties in reciting the Qur’an according to proper tajwid principles. This Community Service Program (PkM) aims to enhance tajwid competence through the Shahibul Qur’an (SQ) method—an interactive approach emphasizing talaqqi (direct instruction), repetition, and immediate feedback. The program involved 30 participants and was conducted through a series of activities: pre-test, training, guided simulation, and post-test. It adopted a Participatory Action Research (PRA) approach, positioning facilitators as reflective companions. Based on the initial survey, 70% of participants had not fully understood tajwid, and 80% had never been introduced to the SQ method. After the training, significant improvements were recorded: 90% of participants gained a better understanding of tajwid, 85% found the SQ method helpful, and 75% experienced increased confidence in teaching the Qur’an. Participants also showed high motivation and interest in using SQ as an alternative learning method. The method’s effectiveness was evident through improved articulation (makhraj), phonetic characteristics (sifat huruf), and accurate recitation via repetition. The training also fostered institutional support, including the establishment of new Qur’an learning centers (TPQ) initiated by local Muhammadiyah and Nasyiatul 'Aisyiyah cadres. This program is recommended to be implemented sustainably, with structured follow-up programs, funding support, reporting mechanisms, and expanded partnerships to optimize the broader impact of the SQ method on community-based Qur’anic education.
Analisis Problematika Kemampuan Koneksi Matematis Ditinjau dari Self Confidence Siswa SMP Dyah Ayu Fatmawati; Tanti Neliana; Kusno Kusno
FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2026): FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/farabi.v9i1.1456

Abstract

This study aims to analyze the problems of the mathematical connection ability of junior high school students from self-confidence. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. The research subjects were selected using purposive sampling techniques consisting of students with high, medium, and low self-confidence categories. The instruments used included mathematical connection ability tests, self-confidence questionnaires, and semi-structured interviews. The data collection technique is carried out through triangulation methods, while data analysis uses the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results showed that students with high self-confidence had good mathematical connection skills, were able to connect between mathematical concepts, relate to real-life contexts, and solve problems systematically, although there were still weaknesses in mathematical communication. Students with self-confidence are showing good mathematical connection skills but are not optimally integrated, characterized by less systematic completion steps and doubts in the thinking process. Meanwhile, students with low self-confidence had difficulty with almost all indicators of mathematical connection, especially in building mathematical models, transforming story problems, and integrating concepts. These findings suggest that self-confidence has an important role in determining the quality of students' mathematical connection abilities. The higher the student's self-confidence, the better the mathematical connection ability they have. Therefore, learning is needed that not only focuses on the cognitive aspect, but also on strengthening the affective aspect of students.
Analisis Kesalahan Konseptual Siswa SD dalam Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Rasio Dilihat dari Gaya Belajar Iqbal Restu Aji; Hendi Mustofa; Kusno Kusno
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4959

Abstract

Rasio dan perbandingan merupakan konsep abstrak yang sering memicu kesalahan konseptual sistematis pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil kesalahan konseptual siswa kelas VI dalam menyelesaikan soal rasio ditinjau dari gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kualitatif deskriptif di SD Negeri Wiradadi dengan subjek enam siswa yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kuesioner gaya belajar VAK. Data dikumpulkan melalui kuesioner, Tes Penyelesaian Masalah Matematika (TPMM) yang divalidasi ahli, dan wawancara klinis, lalu dianalisis menggunakan prosedur Newman Error Analysis (NEA). Hasil penelitian menunjukkan pola kesalahan spesifik: 1) Siswa visual memiliki keterampilan representasi baik namun salah pada tahap pengkodean (encoding) akibat fenomena lompatan kognitif; 2) Siswa auditori terhambat pada tahap pemahaman (comprehension) karena terjebak miskonsepsi penjumlahan aditif; 3) Siswa kinestetik menunjukkan kesalahan kritis pada tahap transformasi (transformation) dan keterampilan proses akibat impulsivitas kognitif. Karakteristik sensorik terbukti memengaruhi cara siswa memproses informasi matematika abstrak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesalahan rasio bukan sekadar kegagalan aritmatika, melainkan refleksi dari pemrosesan sensorik. Direkomendasikan penerapan strategi pembelajaran terdiferensiasi: penguatan dokumentasi prosedural untuk pembelajar visual, dekonstruksi verbal untuk pembelajar auditori, dan media manipulatif konkret untuk pembelajar kinestetik guna meminimalkan hambatan pada setiap tahapan Newman.
Dampak Pertumbuhan Karakter terhadap Resiliensi dan Motivasi Belajar Siswa Stevany Angel Reswi Saputi; Selvi Ghina Permadani; Kusno Kusno; Irmawati Nur Farachdila
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i2.8602

Abstract

Di era disrupsi, keberhasilan siswa kini menuntut kematangan afektif di samping pencapaian kognitif. Penelitian ini menyoroti rendahnya resiliensi dan fluktuasi motivasi belajar siswa yang sering menjadi kendala psikologis dalam menghadapi hambatan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris dampak pertumbuhan karakter terhadap resiliensi dan konsistensi motivasi belajar siswa. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional terhadap 200 siswa, data dikumpulkan melalui skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Temuan utama menunjukkan bahwa pertumbuhan karakter berpengaruh positif signifikan terhadap resiliensi (p < 0,05), dengan kontribusi sebesar 45%. Selain itu, resiliensi terbukti berperan sebagai mediator yang memperkuat motivasi intrinsik siswa. Hasil ini berimplikasi pada urgensi reformulasi kurikulum sekolah untuk mengintegrasikan pengembangan karakter sebagai strategi inti dalam membangun mentalitas tangguh dan motivasi belajar yang berkelanjutan. Pertumbuhan Karakter, Resiliensi, Motivasi Belajar, Pendidikan Karakter, Ketangguhan Psikologis.
Development of Deep Learning-Based Ethnomathematics E-LKPD to Improve Mathematical Creative Thinking Fitriyani; Kusno
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v6i1.607

Abstract

This study focuses on the development of ethnomathematics-based E-LKPD integrated with a deep learning approach as an effort to improve the mathematical creative thinking ability of ninth-grade students in the topic of transformation geometry. This study used a development method (R&D) with a 4D model which includes the stages of defining, designing, developing, and disseminating. The subjects of the study were ninth-grade students consisting of 17 students in the experimental class and 18 students in the control class at SMP Boarding School Putra Harapan Purwokerto. Data collection in this study was carried out using validation sheets from experts, student response questionnaires, as well as tests of mathematical creative thinking ability in the form of open-ended questions. The developed E-LKPD product was assessed to meet the criteria of being very valid and showed a very good level of practicality. The effectiveness analysis results indicate that the mathematical creative thinking ability of students in the experimental class differs significantly compared to the control class, with an effect size value falling into the medium category. The developed E-LKPD product shows feasibility for use as innovative teaching material that can strengthen meaningful learning and encourage the improvement of students' mathematical creative thinking abilities.
Students’ Computational Thinking Abilities in Geometry Problem Solving: The Role of Self-Efficacy Nalim Nalim; Shafira Meiria Rahmasari; Kusno Kusno; Md. Mahmudul Alam; Lia Afiani; Muna Zahro Ramadhina
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v15i1.3580

Abstract

Kemampuan berpikir komputasi sangat krusial dalam pembelajaran geometri yang memerlukan penalaran logis dan terstruktur. Selain aspek kognitif, kemampuan ini dipengaruhi oleh aspek afektif seperti efikasi diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan berpikir komputasi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah geometri serta mengkaji peran efikasi diri dalam membedakan kualitas kemampuan tersebut. Menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan 60 mahasiswa semester lima Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Instrumen yang digunakan meliputi tes berpikir komputasi, kuesioner, wawancara, dan observasi. Data dianalisis melalui teknik analisis isi yang mencakup reduksi, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan efikasi diri tinggi memiliki kemampuan berpikir komputasi yang lebih unggul dibandingkan mahasiswa dengan efikasi diri rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya efikasi diri dalam membentuk profil berpikir komputasi dan berimplikasi pada pengembangan strategi pembelajaran matematika yang mengintegrasikan aspek kognitif serta afektif. Computational thinking is essential in geometry education, as it demands logical, systematic, and structured reasoning. Beyond cognitive dimensions, this ability is significantly influenced by affective factors, particularly self-efficacy. This study aims to analyze students' computational thinking skills in solving geometric problems and examine how self-efficacy differentiates the quality of these skills. Employing a qualitative case study design, the research involved 60 fifth-semester Mathematics Education students at Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Data were collected through computational thinking tests, questionnaires, interviews, and observations, and subsequently analyzed using content analysis techniques, including data reduction, categorization, and conclusion drawing. The findings reveal that students with high self-efficacy demonstrate superior computational thinking abilities compared to those with low self-efficacy. This study underscores the critical role of self-efficacy in shaping computational thinking profiles and suggests the need for integrated cognitive-affective instructional strategies in mathematics education.
Co-Authors A. Sulaeman agustina setyaningrum, agustina Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Kamsyakawuni Ahmad Sulaeman Ainun Mardliyyah Aisyah Aisyah Akhamad Jazuli Akhmad Jazuli Alam, Md. Mahmudul Anton Jaelani Apriliana, Reynata Tri Putri Arif Wisnuadi Erhatmono Arifudin, Imam Armando, Fadli Aruni Faza Astuti, Novi Ayu Wulandari, Siti Buana, Indra Tri Budi Wahyu Pertiwi Butar-Butar, Kornelius Darodjat, Darodjat Desi Afriani Desyandri Desyandri dianlestari Dwi Andriyani Dyah Ayu Fatmawati Eka Setyaningsih Eka Setyaningsih Eka Setyaningsih Elsa Ajeng Fatmala Endang Murihani Faiz, Mohd Faozan, Dani Farah, Syafira Ibtisa Farda Nugroho, Yogi Fatikhah, Findi Auliya Fatiya, Ifti Ferdiansyah Ferdiansyah Findi Auliya Fatikhah Fiola Cerda Peragrina Fitrianto Eko Subekti Fitriyani Fitriyani Fitriyani Furqon, Miftahul Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hanifah Dwi Sulistiowati Hanifah Dwi Sulistiowati Havidz Cahya Pratama Helmy Wahyu Widiarti Hendi Mustofa Henik, Elsha Hermanto Hermanto Hermanto N, Nestor Hidayati, Litsa Arfi Ignasia Imannurzaky Ozora Ika Septiani Putri Ika Septiani Putri, Ika Septiani Iqbal Restu Aji Irmawati Nur Farachdila Islamiyati, Benita Ivan Dwi Saputra, Ivan Dwi Saputra Jaka Wijaya Kusuma Joko Purwanto Joko Purwanto Juliyanto, Bagus Kiswara Agung Santoso Kusuma, Anggun Badu Latifah Fitriana Rahmah Lawnia, Vika Lia Afiani Lia Afiani Litsa Arfi Hidayati Lukmanul Akhsani M, Makhful M, Makhful Mahdia Silmi Aziz Malim Muhammad Marsigit Marsigit Md. Mahmudul Alam Md. Mahmudul Alam Muhammad Naufal Mukarromah, Safitri Muna Zahro Ramadhina Musodiqoh, Ummu Atiyatul Muvida Indah Kusuma Nalim Nalim Nalim Nalim Nalim Nanang Suparyono, Nanang Nasywa Alya Syafitri Nayara Adya Nugroho, Wanda Nurbaiti, Idhata Nurfitriani, Dian Ageng Nurulazkia, Fatira Zahra Panjaitan, Bernat Pratiwi, Yolanda Puji Astuti Pujiyanti, Heni Purba, Didin Alberto Purba, Josua Sotarduga Putri, Nurika Heidianti Rahma Arifin, Arelia Rahmah, Latifah Fitriana Rahmasari, Shafira Meiria Ramadhani, Revana Ramadhina, Muna Zahro Ratna Dewi Rosyida Restu Tera Astria RIKI RIKI, RIKI Rusli Hidayat Safitri Mukarromah Safitri, Linda SAUDAH SAUDAH Saudah Saudah Selvi Ghina Permadani Setiyaningsih, Eka Shafira Meiria Rahmasari Sihombing, Rikky Pranata Siregar, Ahmad Ansyari Siregar, Risdalina Sri Ratnawati Sri Supiyati, Sri Srizona, Firela Bilqis Stevany Angel Reswi Saputi Sugiono Sugiono Suyadi, Suyadi Tanti Neliana Toni, Toni Triyana, Evi Uswatun Khasanah Yolanda Pratiwi Yusuf Nalim, Yusuf z, Zakiyah Zabrina Bianqi Zakiyah Zakiyah Zaskia Husna Maharani