Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Penerapan Prinsip Eksistensialisme dalam Pendidikan Anak Usia Dini Maryani, Maryani; Mahsun, Mahsun
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8068

Abstract

Eksistensialisme adalah aliran filsafat yang menekankan kebebasan individu, tanggung jawab, dan pencarian makna hidup. Dalam konteks pendidikan anak usia dini (PAUD), pendekatan eksistensialisme berperan dalam membangun kemandirian, kreativitas, dan kesadaran diri anak sejak dini. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana prinsip-prinsip eksistensialisme dapat diterapkan dalam pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangannya secara optimal. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan eksistensialisme di PAUD dapat dilakukan melalui strategi pembelajaran berbasis eksplorasi, pengalaman langsung, dan memberikan kebebasan yang bertanggung jawab kepada anak dalam memilih aktivitasnya.
Teori Idealism dalam Pendidikan Islam Fitriah, Ulfah; Mahsun, Mahsun
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8075

Abstract

Teori idealisme dalam pendidikan Islam adalah sebuah pendekatan filosofis yang menegaskan bahwa realitas sejati ada dalam dunia gagasan, bukan hanya dalam pengalaman yang tampak. Dalam konteks pendidikan, idealisme menekankan pentingnya pengembangan intelektual, etika, dan spiritual bagi siswa sebagai tujuan utama. Pendidikan Islam selaras dengan prinsip-prinsip idealisme karena fokus pada nilai-nilai ketuhanan (tauhid), perilaku baik, dan pengembangan jiwa yang mengarah pada kehidupan setelah mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep idealisme dalam pendidikan Islam, bagaimana penerapannya dalam sistem pendidikan, serta efeknya terhadap metode pengajaran, kurikulum, dan tujuan pendidikan Islam. Dengan menerapkan metode penelitian kualitatif yang berbasis pada tinjauan pustaka, penelitian ini menemukan bahwa teori idealisme dalam pendidikan Islam menuntut adanya sinergi antara pengetahuan dan nilai-nilai spiritual, yang menghasilkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijaksana secara moral dan memiliki kesadaran spiritual yang mendalam. Pendidikan Islam yang didasarkan pada idealisme berusaha menciptakan individu yang utuh (insan kamil) dengan keseimbangan antara pengetahuan dan keimanan, sehingga mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Selain itu, pendekatan idealisme dalam pendidikan Islam juga membentuk kurikulum dengan fokus pada ilmu agama dan ilmu umum yang saling mendukung, serta metode pengajaran yang menekankan refleksi, dialog, dan penginternalisasian nilai-nilai spiritual. Dengan demikian, teori idealisme menjadi landasan yang solid bagi pendidikan Islam dalam membentuk individu yang berakhlak baik dan berilmu sebagai pemimpin di dunia.
Co-Authors Abdul Basit Adha, Isna Adha, Isna Dia’ul Adha, Isna Diaul Ahmad Sirulhaq Al Hakim, Muhammad Fadloli Albar, Muhammad Amir Tajrid Amsal, Andi Yasir Ananda Sy, Geubrina Rizky angga wahyu aditya Aniqoh, Aniqoh Anton Yudhana Apitalia, Sri Asni, Sukria Asno Azzawagama Firdaus Asyhar, Muhammad Azis, Muhamad Sahril Badelah, Badelah Bakri, Baiq Fahriatin Bambang Jati Kusuma, Bambang Jati Burhanuddin Burhanuddin Burhanudin Burhanudin Butsainah, Hurriyatun Chairunissa, Baiq Inda dedi irawan Devina Sanchia Samosir Dhian, Baiq Medy Destarien Dini Eka Fitriani Faisol Faisol Faizah Faizah Fathurrahim, Fathurrahim Fatihin, Moh. Khoirul Firdaus, Muhammad Aris Fitriah, Ulfah Gozali, Gozali Habibi, Putrawan Handayani, Oktaviana Handoko, Tri Akbar Hayati, Nona Sintia Rizki Hijriah, B. Siti I Putu Septian Adi Prayuda Ibda, Hamidulloh Imam Riadi Imansyah, Ainul Iwansyah, Iwansyah Izzudin, Ahmad Johan Mahyudi, Johan Jumail, Muhamad jumratul akbar, jumratul Kango, Riklan Karim, Syarul Khairussibyan, Muh. Khusnul Khotimah khusnul khotimah Lana, Elsa Setia Lestari, Fujiah M. Zaini, M. Mahfud, Tuatual Mahrus Mahrus, Mahrus Maryani Maryani Mar’atussolichah, Mar’atussolichah Mohamad Jumail Muamilah, Husnul Mubarok, Alaik Muhaimi, Lalu Muhajir Muhajir, Muhajir Muhammad Sukri Mukhammad Fajrul Falah Ashshiddig Muniri Muniri, Muniri Musaddat, Syaiful Mussadat, Mussadat Mustaghfiroh, Asri Arofah As’adati Musyafak, Najahan Mutiah, Uryun Muzianti, Yeni Nurfidah, Nurfidah Nurwidayanti, Nurwidayanti Nury Khirdany, Elvin Pahmi, Syamsul Primus Gadu Qiromi, Nur Mahmudi Raharja, Romi Rahmani, Nanda Hafizhah Ratna Dewi Kusumawati Reza Arviciena Sakti Rosmayanti, Nur Ida Rosyad, Mushoffa Basyir S, Aswandikari Sablan, Sablan Saekhu Saekhu Saharudin Saharudin Sarwadi, Gita Si Luh Putu Damayanti Sofan, Mukhamad Taufiq Sri Adiningsih Sudirman Sudirman sukri Sukri, sukri Sukri, Muhammad , Sumilang, Anten Suriati, Ni Luh Susilawati, Susilawati Syambirawansah, Dedet Syech Idrus Syukron, Farida Tia Rahmatika Wahidah, Baiq Wangsa Makasa, Ambok Panaik Wasid Wasid Wiryandanu, Jihana Wiwik Handayani Yudhi Kurniawan Zahari Yuliani, Made Yulianti, Wiwik Zulkarnain Zulkarnain