Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Diskursus Islam

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM HUMANISTIK DENGAN PENDEKATAN ACTIVE LEARNING DI MTsN 1 BOMBANA Akmal, Agus; Said, Nurman; Mustami, Muhammad Khalifah
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 3 (2018): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i3.6543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis humanistik dengan pendekatan active learning di MTs Negeri 1 Bombana; 2) mengetahui hasil pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis humanistik dengan pendekatan active learning di MTs Negeri 1 Bombana, 3) mengetahui kendala yang dihadap oleh siswa dan guru pada pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis humanistik dengan pendekatan pembelajaran aktif (active learning) di MTs Negeri 1 Bombana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah: pendekatan konstruktivisme, pendekatan saintifik, pendekatan realistik, dan pendekatan pedagogis. Adapun sumber data penelitian ini adalah: Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, dewan guru, dan peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan tiga tahap, yaitu: reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi pembelajaran PAI humanistik dengan pendekatan active learning, harus melalui tiga tahapan yakni: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi, beberapa upaya yang yang harus dilakukan yakni melengkapi berbagai buku referensi atau buku penunjang pembelajaran, guru diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan workshop atau pelatihan, paling tidak sesering mungkin bertukar pikiran dengan guru terkait pembelajaran PAI humanistik dengan pendetan active learning. Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Pembelajaran PAI humanistik dengan pendekatan active learning, perlu dikembangkan terutama terkait implementasi pola pembelajaran PAI yang humanis; 2) Metode Pembelajaran PAI dengan pendekatan active learning harus lebih variatif agar siswa tidak merasa merima pelajaran dengan metode yang monoton. 3) Hasil pembelajaran PAI humanistik dengan pendekatan active learning, harus terpenuhi tiga ranah pendidikan yakni: ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotor. 4) Partisipasi orang tua pada kegiatan proses pembelajaran hendaknya sejalan dengan program pembelajaran yang diterapkan di sekolah terutama dalam pembelajaran PAI agar program pembelajaran tercapai sesuai yang diinginkan.
PERAN KOMITE SEKOLAH SEBAGAI ADVISORY AGENCY DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SMA NEGERI 19 BONE Syam, Andi Asasi; Syamsudduha, St.; Mustamin, Muhammad Khalifah
Jurnal Diskursus Islam Vol 5 No 3 (2017): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v5i3.7087

Abstract

Tulisan ini akan mengurai tentang peran komite sekolah sebagai pemberi pertimbangan (advisory agency) dalam implementasi manajemen berbasis sekolah di SMA Negeri 19 Bone. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 19 Bone, yang terletak di Desa Masago Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pedagogik, sosiologis, dan manajerial. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, ketua komite, guru dan tenaga kependidikan sekolah, orang tua siswa dan masyarakat. Sedangkan data sekunder berupa dokumentasi penting menyangkut profil sekolah dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara, cacatan lapangan, dan studi dokumentasi. Instrument yang digunakan oleh peneliti yaitu panduan observasi, pedoman wawancara, dan format catatan dokumentasi. Data diolah dan dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran komite sekolah di SMA Negeri 19 Bone sebagai pemberi pertimbangan, berjalan sesuai dengan prosedur, dengan asumsi bahwa komite sekolah sebagai pemberi pertimbangan (advisory agency) dalam penentuan pelaksanaan kebijakan di satuan pendidikan melibatkan semua unsur, baik dari unsur sekolah ataupun dari luar sekolah seperti orang tua siswa dan masyarakat. Karena dari pelibatan semua unsur komite sekolah, orang tua siswa dan masyarakat akan sangat penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.
MODEL PELATIHAN DALAM PERBAIKAN KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA JAYAPURA Sileuw, Marwan; Usman, Syahruddin; Mania, Siti; Mustamin, Muhammad Khalifah
Jurnal Diskursus Islam Vol 7 No 3 (2019): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v7i3.12530

Abstract

Penelitian ini mengelaborasi tentang model pelatihan dalam perbaikan kinerja guru Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Jayapura dengan variabel perencanaan pelatihan, Jenis Kegiatan Pelaksanaan pelatihan, Metode pelatihan, materi pelatihan, penentuan instruktur, Jadwal pelatihan, Sarana Pelatihan, Peserta Pelatihan dan Evaluasi pelatihan. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Pendekatannya adalah fenomenologis. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Balai Diklat, Widyaiswara BDK, Staf BDK, Ketua MGMP, Sekertaris MGMP, Guru PAI, Kepala Sekolah. Metode Pengumpulan data digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis datanya menggunakan yang disarankan oleh Miles dan Humberman yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Pelatihan yang di lakukan dalam perbaikan kinerja guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Jayapura yang oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (BDK) Propinsi Papua,  Kementerian Agama Propinsi Papua adalah mengarah kepada model klasik, yakni model yang dilakukan dengan memenuhi aspek perencanaan, teknik pelaksanaan, metode, pelatihan, materi pelatihan, Instruktur pelatihan, Penjadwalan, peserta pelatihan, dan evaluasi pelatihan.
THE IMPLEMENTATION OF STANDARD EDUCATION PROCESS IN ISLAMIC EDUCATION AND CHARACTER AT SMA NEGERI 17 MAKASSAR Asrar, Muh.; Mustami, Muh. Khalifah; Muzakkir, Muzakkir; Rahman, Ulfiani
Jurnal Diskursus Islam Vol 9 No 3 (2021): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v9i3.25629

Abstract

This study aims to describe and analyze the process of implementing standard educational processes in Islamic religious education and Characters subjects (PAI and Budi Pekerti) at SMA Negeri 17 Makassar, the supporting and inhibiting factors for implementing educational process standards, and the success rate of implementing Standard Education Process in supporting the success of Islamic Education and Character at SMA Negeri 17 Makassar. Qualitative research is included in this study. The method employed is Pedagogical. Teachers of Islamic religious education, school principals, education unit supervisors, and associated papers were used as data sources. Data was collected using the methods of observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out in three stages: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Testing the validity of the data is done by increasing persistence, doing triangulation, discussing with colleagues, and member checking. An important finding in this study is that the process of implementing the standard educational process on subjects of Islamic religious education and manners at SMA Negeri 17 Makassar begins with the preparation of a lesson plan. It refers to the Standard Education Process in terms of types, procedures, principles, and components in the lesson plan. After preparing the plan, the teacher carries out the learning process using a scientific approach and learning models that are relevant to the Standard Education Process. Furthermore, the teacher analyses the learning process and results both during and after the learning process takes place using authentic assessments and other forms of assessment appropriate to the domains of attitudes, knowledge, and skills.