p-Index From 2021 - 2026
9.129
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Lentera, Jurnal Studi Perempuan Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Kopasta: Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Riset Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Bisma The Journal of Counseling JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA Jurnal Kreativitas PKM Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) International Journal for Educational and Vocational Studies Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Bidayatuna: Jurnal Pendidikan Guru Mandrasah Ibtidaiyah Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Peduli Masyarakat FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Jurnal Filsafat Indonesia G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling IJORER : International Journal of Recent Educational Research DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sociometry: Journal of Social Science, Art and Humanity Cons-Iedu: Islamic Guidance and Counseling Journal TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling KONSELOR Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Assertive : Islamic Counseling Journal Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Lembaran Ilmu Kependidikan ASEAN Journal of Educational Research and Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran konselor sekolah dalam menangani fenomena persaingan antar saudara (sibling rivalry) pada remaja awal Puja Rahayu Prasetyo; Najlatun Naqiyah
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.621052

Abstract

Persaingan saudara akan bertambah meruncing disaat anak memasuki masa remaja, hal ini disebabkan di usia anak-anak persaingan saudara tidak segera ditangani. Dalam hal ini siswa memerlukan bantuan, konselor sekolah memiliki peran penting untuk memberikan bantuanlayanan pada siswa dengan fenomena sibling rivalry. Riset ini bertujuan untuk melihat peran konselor sekolah dalam menangani fenomena sibling rivalry pada remaja awal. Riset menggunakan jenis kualitatif dengan informan konselor sekolah, orang tua, dan peserta didik. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Keabsahan data dibuktikan melalui uji kreadibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, uji konfirmabilitas. Analisis data menggunakan teknik yang diimplementasiakn dari reduksi, penyajian, serta pengambilan kesimpulan
Identifikasi korban kekerasan gaslighting pada remaja putri Itsna Muflihah; Najlatun Naqiyah
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.621278

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perilaku awal dalam gaslighting dan dampak yang terjadi pada korban gaslighting pada individu dalam masa perkembangan mereka. Pedekatan penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ada 5 pola gaslighting yaitu a) pelaku memberi respon yang berlebihan dan berani memberikan pengorbanan kepada pasangannya diawal menjalin hubungan, b) pelaku sering memuji secara berlebihan dan berusaha menampakkan kesempurnaan di depan orang lain, c) sifat dominan, pelaku akan mendominasi dalam hubungan seperti mengoreksi penampilan pasangan, perkataan atau perilaku pasangan yang dirasa kurang cocok bagi dirinya d) apabila gaslightee melawan, gaslighter akan melakukan playing victim kepada gaslightee, e)besar kemungkinan berlanjut pada kekerasan lainnya seperti kekerasan fisik, kekerasan verbal, bahkan kekerasan seksual.
Hubungan antara konsep diri dan efikasi diri dengan prokrastinasi akademik di SMA Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Aldy Rahmat Rosyadi; Najlatun Naqiyah; Retno Hariastuti Tri Hariastuti
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.621050

Abstract

arah dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji korelasi dari konsep diri dengan prokrastinasi akademik, efikasi diri dengan prokrastinasi akademik serta konsep diri dan efikasi diri dengan prokrastinasi akademik. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif ini menggunakan korelasi product moment. Subjek dari penelitian ini adalah para peserta didik di SMA Kecamatan Babat Lamongan yang dimana dilakukan dengan cara memberikan instrumen angket, sehingga kemudian di analisis menggunakan uji normalitas, uji hipotesis, dan menggunakan uji korelasi momen produk. Dari penelitiannya diperoleh korelasi secara signifikan, Adanya korelasi secara bersamaan, variabel bebasnya konsep diri dan efikasi diri dengan variabel terikatnya prokrastinasi akademik dengan nilai korelasi 1. Apabila melihat nilai korelasinya, maka berada diantara 0,80 – 1,000 yang menyatakan jika korelasi keduanya terikat sangat kuat, berarti semakin baiknya konsep diri dan efikasi diri yang ada di diri siswa maka prokrastinasinya pun dapat dikendalikan.
Studi kepustakaan peran gender androgini dan cara membatasinya berdasar perspektif bimbingan multibudaya Yunita Rani; Najlatun Naqiyah
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2022): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.621147

Abstract

Membangun citra diri positif dan personal branding yang kuat melalui media sosial di tengah maraknya tren influence dijadikan sebagai upaya pertahanan diri. Meskipun pada praktiknya peran yang ditunjukkan di depan keluarga sesuai gender biologis berbeda dengan tampilan fleksibel di depan masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kepustakaan berdasarkan 10 sumber jurnal sebagai fokus penelitian. Prosedur penelitian dilakukan secara dokumentasi dengan analisis isi sebagai sumber referensi. Hasil penelitian menunjukkan peran gender androgini dibentuk oleh adanya faktor instrinsik dan enstrinsik yaitu dorongan dari diri dan faktor pengaruh dari luar yang membentuk perilaku androgini. Diantara dua faktor tersebut, pengalaman kisah hidup menjadi dorongan diri yang memberikan pengaruh lebih banyak didukung dengan dorongan lingkungan. Keadaan ini menimbulkan beberapa dampak positif dan negatif bagi individu androgini maupun masyarakat. Pertimbangan penting identitas gender sebagai bagian dari budaya yang tidak lepas dari kehidupan sehari-hari, menunjukkan perlunya kehadiran peran konselor dan orangtua sebagai kontrol perilaku bagi anak untuk menekan adanya penyimpangan secara kesadaran etis, moral baik secara nilai religius maupun sosial budaya. Secara kognitif, perilaku dan emosional, memerlukan kontrol melalui prioritas pendidikan yang komprehensif. Ditunjukkan dengan pertingnya bimbingan multibudaya sebagai penyokong masyarakat yang sehat, seimbang dan berkelanjutan, untuk menjaga citra masa depan generasi muda Indonesia 
Efektifitas Konseling Kelompok Teknik Self Talk Untuk Meregulasi Emosi Remaja SMPN 46 Surabaya syavira Agustina Widyanti; NAJLATUN NAQIYAH
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 1 (2023): TERAPUTIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.711063

Abstract

Regulasi emosi merupakan keterampilan yang penting untuk dikuasai seluruh individu, khususnya usia remaja. Pada fase remaja, kemampuan kognitif individu masih dalam tahap perkembangan. Tanpa memiliki kemampuan meregulasi emosi remaja cenderung meledak-ledak dan bersifat agresif ketika menyalurkan emosi negatifnya. Hal tersebut mengakibatkan terhambatnya tugas perkembangan yang dilalui oleh remaja. Salah satu layanan konseling yang dapat digunakan untuk meregulasi emosi remaja adalah teknik self talk. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan layanan konseling kelompok teknik self talk untuk meregulasi emosi remaja. Jenis penelitian dalam artikel ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode ekperimen.  Jenis rancangan yang diterapkan dalam penelitian yaitu pre-experimental design adalah pretest posttes one - group design. Subjek  penelitian merupakan siswa SMP Negeri 46 Surabaya. Setelah dilakukan analisis data, terjadi  peningkatan yang signifikan dari hasil pre-test sebelum pemberian treatment  terhadap hasil post-test setelah diberikannya treatment.  Yang menandakan bahwa terjadi peningkatan keterampilan regulasi emosi remaja setelah mendapatkan perlakuan.
ANALISIS LITERATUR KESADARAN DIRI TERHADAP BUDAYA 5S (SENYUM, SAPA, SALAM, SOPAN, DAN SANTUN) Lilis Setianawati; Najlatun Naqiyah; Mochamad Nursalim; Budi Purwoko
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpbk.v9i2.25494

Abstract

Budaya 5S yang terdiri dari senyum, sapa, salam, sopan santun, dan santun merupakan pendekatan sederhana namun efektif dalam membangun lingkungan sosial yang harmonis dan produktif. Artikel ini membahas pentingnya kesadaran diri dalam menerapkan budaya 5S di berbagai konteks, baik di tempat kerja, pendidikan, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Kesadaran diri pada individu merupakan kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengendalikan emosi serta perilaku mereka sendiri dalam interaksi sosial. Dengan meningkatkan kesadaran diri, individu mampu menerapkan prinsip-prinsip 5S, yang pada gilirannya memperbaiki komunikasi, memperkuat hubungan antarpribadi, dan menciptakan suasana yang lebih positif.
Nilai-Nilai Tradisi Pantang Larang Melayu Sebagai Proses Pembentukan Karakter Anak Khairur Rahmah; Bakhrudin All Habsy; Najlatun Naqiyah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai tradisi pantang larang melayu sebagai proses pembentukan karakter. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah literature review dengan membaca dan menelaah berbagai jurnal. Hasil penelitian didapatkan dari jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi: 10 tahun terakhir. Berdasarkan hasil analisis dari jurnal-jurnal tersebut tradisi pantang larang merupakan tradisi masyarakat melayu berisi ungkapan yang bersifat larangan. Tradisi pantang larang digunakan bimbingan konseling sebagai media pembentukan karakter anak. Karakter anak yang terbentuk melalui nilai tradisi pantang larang melayu adalah karakter jujur, adil, disiplin, beretika, sopan santun dan religi. Karakter tersebut dibentuk melalui nilai religi, nilai kesopanan, dan nilai moral. Kata kunci: karakter, nilai-nilai, pantang larang
FENOMENA FULLDAY SCHOOL DITINJAU DARI ASPEK AKSIOLOGIS Lestari, Ria Eka; Syamsurizal, Azril; Naqiyah, Najlatun
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 7, No 1: APRIL (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v7i1.13369

Abstract

Program full-day school semakin populer di kalangan masyarakat modern, terutama orang tua yang memiliki banyak aktivitas, keterlibatan atau pekerjaan di luar rumah, seperti bekerja. Oleh karena itu, perlu kiranya diketahui ada apa di balik alasan orang tua terhadap fullday school sebagai pilihan pendidikan bagi putra-putrinya. Dalam tulisan ini, Pada penelitian ini mengupas fenomena tersebut dari dari sisi filsafat pengetahuan aspek aksiologis. Dalam artikel ini, digunakan metode pendekatan kualitatif dengan wawancara. Berdasarkan data yang pada penelitian ini ambil dari hasil wawancara orang tua SD Muhammadiyah Manyar Gresik Tahun Ajaran 2023/2024, diperoleh beberapa alasan yang melatarbelakangi orang tua memilih fullday school sebagai pilihan tempat pendidikan dasar enam tahun putra-putrinya, diantaranya sebagai berikut: Jumlah responden: 90 orang; (1) Sekolah yang bisa menimba ilmu umum dan ilmu agama jadi satu: 51 orang; (2) Sekaligus menjadi tempat penitipan anak karena mama papa berkarier: 19 orang; (3) Sudah terlanjur suka, jadi sudah yakin dan percaya: 12 orang; (4) Kakaknya sudah sekolah di SDMM, jadi adiknya juga: 8 orang. Berdasarkan hasil di atas, diperoleh empat kategori alasan dari aspek aksiologis, fenomena fullday school kemudian membuat pelaku pendidikan menangkap semua keberagaman pola pikir orang tua yang menjadi wali muridnya sehingga ada beberapa pola pikir yang perlu diluruskan, misalnya perlu penjelasan terkait peranan pendidikan formal dan informal.
Academic Efficacy Scale of Junior High School Students in Indonesia Arviani, Sari; Naqiyah, Najlatun; Rusijono, Rusijono; Nursalim, Mochamad; Budiyanto, Budiyanto; Purwoko, Budi; Sartinah, Endang Pudjiastuti
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol 5 No 2 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i2.2877

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of an academic self-efficacy instrument for junior secondary school students in Indonesia. This research is important to understand the extent to which students at the junior high school level feel confident in facing academic demands. The type of research in this study used a quantitative approach. The population obtained amounted to 564 eighth-grade students from several provinces in Indonesia. The sampling technique used was convenience sampling, and a sample size of 300 students was determined. Primary data in this study were obtained from the results of students' instrument answers with the filling method circling the most appropriate answer. At the same time, secondary data is obtained from searching journals related to the research. The data collection technique was a fill-in sheet given to 300 grade 8 students in several provinces in Indonesia. Then, the data analysis used was quantitative data analysis carried out by descriptive analysis and verification analysis (hypothesis testing with t-test). Furthermore, based on the data obtained from junior high school students, the instrument was tested for validity and reliability using SPSS version 25. Based on the results of the study, it was found that the instrument used to measure the academic self-efficacy of junior high school students in Indonesia has good validity and reliability. The instrument consists of 49 valid items and has a reliability coefficient of 0.861. Then, to determine the effectiveness of the instrument made, a t-test was conducted, and obtained the result that H0 was rejected, which means that the instrument is effective in measuring academic self-efficacy for junior high school students in Indonesia. Thus, it can be concluded that the instrument is effective in measuring the academic self-efficacy of junior high school students in Indonesia.
GERAKAN ANTI PERUNDUNGAN: TINJAUAN FILSAFAT BIMBINGAN KONSELING Muhammad Akmal Yazdy Ihsany; M. Haddadalwi Nasyafiallah; Najlatun Naqiyah
Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam Vol. 20 No. 2 (2023): Desember
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hisbah.2023.202-01

Abstract

This research aims to determine the philosophical basis by examining the ontological, epistemological and axiological aspects of the Anti-Bullying Movement (GAP). Through a literature study reinforced with field data from interviews, observations and documentation, this research concludes that GAP is essentially an effort to prevent and deal with bullying in schools as a follow-up to government policy as well as an initiative by schools to make educational units free from bullying, both directly or online. Meanwhile, epistemologically, in order to seek knowledge about GAP at MA Bahauddin, a survey stage was used, including interviews, selecting change agents, training change agents, anti-bullying campaigns and evaluation. The axiological aspect can be seen in the value and usefulness of the GAP program at MA Bahauddin. GAP has value for schools, teaching staff and students. Namely increasing the role and professionalism of guidance and counseling teachers, providing an understanding of bullying and efforts to prevent and handle it and increase awareness regarding bullying. Keywords: Anti-bullying movement, Madrasah Aliyah, Ontology, Epistemology, Axiology
Co-Authors , SUMARLIK Ach. Sudrajad Nurismawan Ach. Sudrajad Nurismawan Ach. Sudrajad Nurismawan Achmad Jailani Sholeh Ainur Rifqi Ainur Rifqi Rifqi Aldy Rahmat Rosyadi All Habsy, Bakhrudin Amanda, Dita Dea Andi Mariono ANDIANI, YENNI Angela Cynthia Maharani Ari Khusumadewi ARIFATUZZAHRO, DINA Ariyanti, Vivin Arviani, Sari Asna AYU PRAMESWARI, DIAH Azlena Vira Safitri Bakhrudin All Habsy Bakhrudin All Habsy Bakhrudin All Habsy, Bakhrudin All Bambang Dibyo Wiyono Budi Purwoko Budiyanto Budiyanto Budiyanto Budiyanto Denok Setiawati Denok Setiawati Denok Setiawati DENOK SETIAWATI Denok Setiawati Warsongko Devi Ratnasari Dewi, Hari Utami DHITA INSANI MULYA, MEIRINDA Diah Ayu Rengganis Dian Oktaviana Donik Restyowati Dwi Anggraeni DWI PUTRI, ASTRID Eko Darminto Elisabeth Christiana Elly Nur Syavanah Endang Pudjiastuti Sartinah Evi Winingsih, Evi FAHMI RIDHLO SUHARTONO, MUHAMMAD Findivia Egga Fahruni Findivia Egga Fahruni Findivia Egga Fahruni Firman Ashadi Habibullah, Nur Habsy, Bakhrudin Al Hadi Warsito Hadi Warsito Handayani, Riska Willyanti Ikrimania Mosleh Ilhamuddin, Muhammad Farid Ima Widyanah Itsna Muflihah Khairur Rahmah Khairur Rahmah Khusumadewi , Ari Kiettkunwong, Narong Kinanti Putri, Diajeng Retno Kurniawan, Shopyan Jepri Leksana, Dinar Mahdalena Leksana Lestari, Ria Eka Lidyawati, Reky Lilis Setianawati Lilis Setianawati M Akmal Yazdy Ihsany M. Haddadalwi Nasyafiallah M. Turhan Yani Mafufah Hastin MAHENDA ARBIANTO, SAMUEL Masfufah, Siti Maulidina Azza Nabila Meita Santi B Mochamad Nursalim Moh. Kamil Fikri Mohammad Syahidul Haq Mokhamad Imron Muchammad Achsanul Hakim Muchammad Syuhada' Muhammad Akmal Yazdy Ihsany Muhammad Farid Ilhamuddin Muhammad Farid Ilhamuddin Farid Muhammad Farid Ilhamudin Mursanyoto, Heru Mutammima, Dian Mutimmatul Faidah Mutimmatul Faidah Nabila Hamzati Najwa, Nesfa Sa’batin Natalia Pare Neni Mariana NISWATIN, KHOIRUN Nofa Mauluda Nur Aini Dwi Setyowati Nurhayati, Novida Nurul Zalfa Putri Winandari Oktasari, Maria Oktaviana, Dian OKTAVIDYA SARI, NINA P, Ine Muro’afah Harianto Pramesti, Mayang PRASTUTI, ADWIDYA Prayitno, Nasywa Anandhita Putri Prayoga, Dandi Puja Rahayu Prasetyo Putri Inayah Putri, Diajeng Retno Kinanti RAHMAH, MUFIDAH Rahmawati Ratnasari, Devi Restu Dwi Ariyanto, Restu Dwi Retno Hariastuti Tri Hariastuti Retno Tri Hariastuti Retno Tri Hariastuti, Retno Tri Retno Tri Hastuti Rida Hartika Sari Rusijono, Rusijono Safitri, Ovilia Risma Salsabila, Nabila Salma Saputra, Muhammad Ivan Dwi Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satiningsih Septinda Rima Dewanti Setiawan, Aditya Chandra Shelly Andari Siti Masitoh SJAFIATUL MARDLIYAH Sri Harsantik, Gatis Surya Adhi Nugraha Syamsurizal, Azril syavira Agustina Widyanti Titin Indah Pratiwi Tri Prasetiyowati Ulfa Madina Fitrayani Vicania, Iit Vinda Maya Setianingrum Vinda Wahyu Agustina, Wahyu WAHYUNI TRESNAWATI, IKA Windasari Windasari WIRYO NURYONO Wiryo Nuryono WIWIN YULIANINGSIH Wiyono, Bambang Dibyo Yunita Rani YUSUF SAPUTRA, MALIK ZAHIDAH, INAS Zainurrosid, Moh. Fais