p-Index From 2021 - 2026
11.096
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Lentera, Jurnal Studi Perempuan Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Kopasta: Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Jurnal Psikologi Teori dan Terapan Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Riset Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Bisma The Journal of Counseling JURNAL MAHASISWA BK AN-NUR : BERBEDA, BERMAKNA, MULIA Jurnal Kreativitas PKM Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) International Journal for Educational and Vocational Studies Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Bidayatuna: Jurnal Pendidikan Guru Mandrasah Ibtidaiyah Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Peduli Masyarakat FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Jurnal Filsafat Indonesia G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling IJORER : International Journal of Recent Educational Research LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sociometry: Journal of Social Science, Art and Humanity Cons-Iedu: Islamic Guidance and Counseling Journal Indonesian Journal of Education Research (IJoER) TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling KONSELOR Jurnal As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga Assertive : Islamic Counseling Journal Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Lembaran Ilmu Kependidikan ASEAN Journal of Educational Research and Technology ABISATYA: Journal of Community Engagement
Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai-Nilai Tradisi Pantang Larang Melayu Sebagai Proses Pembentukan Karakter Anak Khairur Rahmah; Bakhrudin All Habsy; Najlatun Naqiyah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai tradisi pantang larang melayu sebagai proses pembentukan karakter. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah literature review dengan membaca dan menelaah berbagai jurnal. Hasil penelitian didapatkan dari jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi: 10 tahun terakhir. Berdasarkan hasil analisis dari jurnal-jurnal tersebut tradisi pantang larang merupakan tradisi masyarakat melayu berisi ungkapan yang bersifat larangan. Tradisi pantang larang digunakan bimbingan konseling sebagai media pembentukan karakter anak. Karakter anak yang terbentuk melalui nilai tradisi pantang larang melayu adalah karakter jujur, adil, disiplin, beretika, sopan santun dan religi. Karakter tersebut dibentuk melalui nilai religi, nilai kesopanan, dan nilai moral. Kata kunci: karakter, nilai-nilai, pantang larang
FENOMENA FULLDAY SCHOOL DITINJAU DARI ASPEK AKSIOLOGIS Lestari, Ria Eka; Syamsurizal, Azril; Naqiyah, Najlatun
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 7 No. 1: APRIL (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v7i1.13369

Abstract

Program full-day school semakin populer di kalangan masyarakat modern, terutama orang tua yang memiliki banyak aktivitas, keterlibatan atau pekerjaan di luar rumah, seperti bekerja. Oleh karena itu, perlu kiranya diketahui ada apa di balik alasan orang tua terhadap fullday school sebagai pilihan pendidikan bagi putra-putrinya. Dalam tulisan ini, Pada penelitian ini mengupas fenomena tersebut dari dari sisi filsafat pengetahuan aspek aksiologis. Dalam artikel ini, digunakan metode pendekatan kualitatif dengan wawancara. Berdasarkan data yang pada penelitian ini ambil dari hasil wawancara orang tua SD Muhammadiyah Manyar Gresik Tahun Ajaran 2023/2024, diperoleh beberapa alasan yang melatarbelakangi orang tua memilih fullday school sebagai pilihan tempat pendidikan dasar enam tahun putra-putrinya, diantaranya sebagai berikut: Jumlah responden: 90 orang; (1) Sekolah yang bisa menimba ilmu umum dan ilmu agama jadi satu: 51 orang; (2) Sekaligus menjadi tempat penitipan anak karena mama papa berkarier: 19 orang; (3) Sudah terlanjur suka, jadi sudah yakin dan percaya: 12 orang; (4) Kakaknya sudah sekolah di SDMM, jadi adiknya juga: 8 orang. Berdasarkan hasil di atas, diperoleh empat kategori alasan dari aspek aksiologis, fenomena fullday school kemudian membuat pelaku pendidikan menangkap semua keberagaman pola pikir orang tua yang menjadi wali muridnya sehingga ada beberapa pola pikir yang perlu diluruskan, misalnya perlu penjelasan terkait peranan pendidikan formal dan informal.
Analisis Transformasi Kemandirian Belajar melalui Media Digital Interaktif: Transformation Analysis of Learning Independence through Interactive Digital Media Lilis Setianawati; Najlatun Naqiyah; Mochamad Nursalim
CONS-IEDU: Jurnal Program Studi Bimbingan Dan Konseling Islam Vol 3 No 2 (2023): CONS IEDU
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/cons.v5i1.1955

Abstract

This study aims to examine how interactive digital mediacan transform students' learning independence, especially atthe secondary education level. Learning independence is the ability of studentsto organize, motivate, and evaluate themselves in the learning process withoutdepending on others. In the digital era, the role of learning media is notonly as a tool, but also as a facilitator that helps studentsLearn actively, flexibly, and independently. The research method usedThis research is a qualitative study with a descriptive approach.through literature review from various relevant current scientific sources.The results show that the use of interactive digital mediacontributes positively to the transformation of learning independence becauseprovides a learning experience that is personalized, interesting, and can be accessed anytimeaccording to student needs. In addition, digital media encourages active engagement, self-reflection, and exploration-based learning. TheImplications of this research emphasize the importance of digital media integration inlearning strategies to shape the character of learners who are independent, adaptive, andready to face challenges in the technological era.
The Integration of Aswaja NU Values and Kohlberg's Theory as the Foundation of Early Childhood Moral Education in Indonesia: A Conceptual Study Leksana, Dinar Mahdalena Leksana; Naqiyah, Najlatun; Khusumadewi, Ari; Kurniawan, Shopyan Jepri
Jurnal Pendidikan Karakter Vol. 16 No. 1 (2025)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v16i1.90724

Abstract

This article synthesizes the theory of moral development according to Lawrence Kohlberg with the values of Aswaja NU and the practice of guidance-counseling (BK) as a conceptual model of early childhood moral education in Indonesia. The purpose of the paper is to formulate an integrative framework that combines moral rationality (Kohlberg) with the spiritual-cultural dimension of Aswaja NU through the medium of implementing BK services in PAUD and elementary schools. The method used is a systematic review based on PRISMA 2015–2025 on reputable databases, followed by screening, quality assessment, and content analysis with thematic coding of 35 journal articles and 5 relevant book chapters. The results show: (1) the child's preconventional stage becomes the foundation of moral reasoning that needs to be stimulated through social-reflective experiences; (2) Aswaja values (tawassuth, tawazun, tasamuh, i'tidal, amar ma'ruf nahi munkar, rahmah) complement the individualistic-secular bias in the Kohlberg framework; (3) classical, group, and individual BK services are effective in internalizing values through dialogue, example, habituation, and behavior reinforcement. Conclusion: Kohlberg-Aswaja-BK integration produces a holistic, contextual, and applicative "Aswaja-Based Moral Counseling" model that is holistic, contextual, and applicative to strengthen character education and religious moderation in early childhood in Indonesia.
Rational Emotive Behavior Therapy dan Konseling Islami: Studi Eksperimen untuk Mereduksi Perilaku Pornografi Siswa Dewi, Hari Utami; Purwoko, Budi; Naqiyah, Najlatun
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 9 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v9i3.18073

Abstract

This study discussed the implementation of REBT group counseling treatment, REBT group counseling, and Islamic counseling, as well as conventional group counseling. Aims to test the difference in effectiveness between the three treatment groups to reduce pornographic behavior for students of SMA Negeri 1 Sumenep. This research was a quantitative study with a Quasy Experimental design, with a control group and an experimental group. The sample used purposive sampling, namely students who had a high pornography score on a pornography scale of 22 students who were divided into 3 treatment groups. The research instrument was a questionnaire validated and supported by data sources, namely interviews, observations, and documentation. Data analysis used Anava, the normality test method using Shapiro-Wilk, and the homogeneity test using the Test of Homogeneity of Variances. The results of the normality test were normally distributed, which were classified as parametric, the results of the homogeneity test of all groups were homogeneous, while the results of the Anova one way were differences in the decrease in pornography behavior after receiving treatment compared to before treatment, and the REBT group counseling treatment and Islamic counseling were more effective than the other two treatments. . So pornographic behavior or deviant or immoral behavior should be reduced by using effective counseling methods and techniques to solve student problems.
Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Praktik Kerja Lapangan SMK Negeri Kota Surabaya Handayani, Riska Willyanti; Habsy, Bakhrudin Al; Christiana, Elisabeth; Naqiyah, Najlatun; Mursanyoto, Heru
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 10 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v10i3.21508

Abstract

To support the progress of vocational education in the 21st century, this study aims to analyze students' problem-solving abilities during fieldwork practice. The method used was a survey involving 362 students in classes XII and XIII of public vocational schools in Surabaya. This study uses an instrument that adopts the perspective of the six-thinking hat. The instrument consists of 20 statement items with answer options in the form of a linear scale and 1 item of answer options in the form of checkboxes. The results showed that the percentage of students' problem-solving ability was in the very high category of 6,4%, the high category of 28,5%, the medium category of 45,6%, the low category of 15,7%, and the very low category of 3,9%. This study also revealed that of the 8 skills required during the PKL, the "ability to analyze information carefully before communicating" had the highest percentage of 23,65% as the first choice of students to improve. The second choice is "the ability to speak in public and communicate with various parties," at 22,86%.
Peranan Komunikasi Interpersonal Dalam Manajemen Konflik Keluarga Vicania, Iit; Naqiyah, Najlatun; Purwoko, Budi; Habsy, Bakhrudin All
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v11i2.22460

Abstract

Differences are the nature of every human being. Conflicts in the family arise because of differences between husband and wife that are ignored and not managed and resolved properly. If a conflict is not managed well, it can result in domestic violence and lead to divorce. This article describes the role of interpersonal communication in managing family conflict, discussing how interpersonal communication strategies can be used in an effort to manage conflict management in the family. Discusses strategies that can be used in managing family conflict. This article aims to provide a contribution of thought in building a household, a spiritual and physical bond between husband and wife as capital for creating a household and the realization of a sakinah family, mawadah wa rahmah, namely a happy family and the approval of Allah SWT
Program Bimbingan Pranikah: Solusi Menghadapi Tantangan Pernikahan Modern Vicania, Iit; Naqiyah, Najlatun; Purwoko, Budi; Habsy, Bakhrudin All
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 11 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v11i4.23976

Abstract

Modern marriages are faced with complex challenges, such as changing social values, economic pressures, hampered communication, and mental unpreparedness. Premarital guidance is a strategic solution in preparing couples to live a harmonious and sustainable married life. This article aims to analyze literature related to premarital guidance programs, especially in responding to the challenges of modern marriage. Based on a literature review, an effective premarital guidance program includes a holistic approach that involves spiritual, emotional, financial, and communication aspects. Additionally, the integration of technology, such as online courses and interactive applications, has been shown to increase program accessibility and appeal. A religious values-based approach, especially in the context of the sakinah family, also makes a significant contribution to building a deeper understanding of the purpose of marriage. Recommendations for program development include adaptation to the socio-cultural context, use of interactive media, involvement of multidisciplinary professionals, and ongoing monitoring and evaluation. With a comprehensive approach, premarital guidance can be a strong foundation for overcoming the challenges of modern marriage while creating a harmonious and stable family.
Strategi dan Peran Konselor dalam Layanan Multikultural di Sekolah Rachmawati, Ajeng; Nigsih, Fitria; Naqiyah, Najlatun; Khusumadewi, Ari
JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Konseling Indonesia (In Progress)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jki.v11i1.12003

Abstract

Dalam dunia pendidikan yang didalamnya terdapat berbagai macam budaya, isu toleransi di kalangan pelajar di sekolah menengah menjadi tantangan yang serius sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih inklusif. Penulisan artikel ini bertujuan dalam mengkaji efektivitas pendekatan multikultural berbasis konseling kelompok sebagai upaya dalam meningkatkan sikap toleransi siswa pada berbagai macam perbedaan. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) untuk mengkaji dan mengeksplorasi studi literatur yang diterbitkan dalam kurun 10 tahun terakhir. Dalam praktiknya, konseling ini menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan nilai budaya, gaya komunikasi, bahasa, serta prasangka dan stereotip antar anggota kelompok. Tantangan-tantangan ini dapat menghambat dinamika kelompok jika tidak dikelola dengan baik oleh konselor. Oleh karena itu, strategi efektif dan kompetensi multikultural menjadi aspek penting dalam menciptakan lingkungan kelompok yang inklusif dan suportif. Konselor memiliki peran sentral dalam memfasilitasi proses ini, dengan cara membangun kesadaran budaya, menciptakan ruang aman, serta menggunakan komunikasi yang sensitif budaya. Artikel ini membahas tantangan yang umum dihadapi dalam konseling kelompok multikultural serta pendekatan dan peran konselor dalam mengatasinya untuk mendukung perkembangan individu dalam konteks keberagaman budaya. Kata Kunci: konseling kelompok multikultural, tantangan, strategi, peran konselor
Dinamika Interaksi Sosial Mahasiswa Broken-home dengan Teman Sebaya di Perguruan Tinggi Hidayah, Al Fitri Nur; Winingsih, Evi; Naqiyah, Najlatun
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 11, No 2 (2025): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v11i2.20754

Abstract

Coming from an incomplete family background or a broken home can significantly impact the psychological and social development of college students. In college, these students face complex challenges in building social interactions with peers, who often serve as their primary support system. The dynamics of these interactions remain poorly understood. This study aims to describe and analyze the dynamics of social interactions between students from broken homes and their peers in college. Using a qualitative approach with descriptive analysis methods, this study involved four female students as subjects. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using an interactive model. The results indicate that the interaction dynamics stem from unresolved emotional burdens from family circumstances, which drain their social energy. Furthermore, a behavioral paradox arises between the need for connection and self-protection mechanisms triggered by fear of vulnerability. Nevertheless, students demonstrate agency and resilience by developing active coping strategies. The culmination of this process is the transformation of friendship into a "chosen family" that provides emotional support and a sense of psychological security. In conclusion, the social interactions of students from broken homes are a complex adaptive process, in which successful friendships serve as a key protective factor.____________________________________________________________Latar belakang keluarga yang tidak utuh atau broken home memberikan dampak signifikan bagi perkembangan psikologis dan sosial mahasiswa. Di perguruan tinggi, mahasiswa ini menghadapi tantangan kompleks dalam membangun interaksi sosial dengan teman sebaya, yang seringkali menjadi sistem pendukung utama mereka. Dinamika interaksi ini belum banyak dipahami secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dinamika interaksi sosial mahasiswa berlatarbelakang broken home dengan teman sebaya di perguruan tinggi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif, penelitian ini melibatkan empat orang mahasiswi sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika interaksi berawal dari beban emosional yang tidak terselesaikan dari kondisi keluarga, yang menguras energi sosial mereka. Selanjutnya, terjadi paradoks perilaku antara kebutuhan untuk terhubung dan mekanisme perlindungan diri yang dipicu oleh ketakutan akan kerentanan. Meskipun demikian, mahasiswa menunjukkan agensi dan resiliensi dengan mengembangkan strategi koping aktif. Puncak dari proses ini adalah transformasi makna pertemanan menjadi "keluarga pilihan" (chosen family) yang menyediakan dukungan emosional dan rasa aman psikologis. Kesimpulannya, interaksi sosial mahasiswa broken home adalah proses adaptif yang kompleks, di mana pertemanan yang sukses berfungsi sebagai faktor protektif utama.
Co-Authors , SUMARLIK Ach. Sudrajad Nurismawan Ach. Sudrajad Nurismawan Ach. Sudrajad Nurismawan Achmad Jailani Sholeh Adam, Muhammad Rifki Ainur Rifqi Ainur Rifqi Rifqi Aldy Rahmat Rosyadi All Habsy, Bakhrudin Amanda, Dita Dea Andi Mariono ANDIANI, YENNI Angela Cynthia Maharani Ari Khusumadewi ARIFATUZZAHRO, DINA Ariyanti, Vivin Arviani, Sari Asna AYU PRAMESWARI, DIAH Azlena Vira Safitri Bakhrudin All Habsy Bakhrudin All Habsy Bakhrudin All Habsy, Bakhrudin All Bambang Dibyo Wiyono Budi Purwoko Budiyanto Budiyanto Budiyanto Budiyanto Dandi Prayoga DENOK SETIAWATI Denok Setiawati Denok Setiawati Denok Setiawati Denok Setiawati Warsongko Devi Ratnasari Dewi, Hari Utami DHITA INSANI MULYA, MEIRINDA Diah Ayu Rengganis Dian Oktaviana Donik Restyowati Dwi Anggraeni DWI PUTRI, ASTRID Eko Darminto Elisabeth Christiana Elly Nur Syavanah Endang Pudjiastuti Sartinah Evi Winingsih, Evi FAHMI RIDHLO SUHARTONO, MUHAMMAD Findivia Egga Fahruni Findivia Egga Fahruni Findivia Egga Fahruni Firman Ashadi Habibullah, Nur Habsy, Bakhrudin Al Hadi Warsito Hadi Warsito Handayani, Riska Willyanti Hidayah, Al Fitri Nur Ikrimania Mosleh Ilhamuddin, Muhammad Farid Ima Widyanah Indraswari, Berlian Mayang Isdwiyanti, Dian Isnawati, Alamanda Wahyu Itsna Muflihah Khairur Rahmah Khairur Rahmah Kiettkunwong, Narong Kinanti Putri, Diajeng Retno Kurniawan, Shopyan Jepri Kusumadewi, Ari Leksana, Dinar Mahdalena Leksana Lestari, Ria Eka Lidyawati, Reky Lilis Setianawati Lilis Setianawati M Akmal Yazdy Ihsany M. Haddadalwi Nasyafiallah M. Turhan Yani Mafufah Hastin MAHENDA ARBIANTO, SAMUEL Masfufah, Siti Maulidina Azza Nabila MEIN KHARNOLIS Meita Santi B Mi'rajtul Jannah, Ananda Dwi Shepty Mochamad Nursalim Moh. Kamil Fikri Mohammad Syahidul Haq Mokhamad Imron Muchammad Achsanul Hakim Muchammad Syuhada' Muhammad Akmal Yazdy Ihsany Muhammad Farid Ilhamuddin Muhammad Farid Ilhamuddin Farid Muhammad Farid Ilhamudin Mursanyoto, Heru Mutammima, Dian Mutimmatul Faidah Mutimmatul Faidah Nabila Hamzati Najwa, Nesfa Sa’batin Natalia Pare Neni Mariana Nigsih, Fitria NISWATIN, KHOIRUN Nofa Mauluda Nur Aini Dwi Setyowati Nurhayati, Novida Nurul Zalfa Putri Winandari Oktasari, Maria Oktaviana, Dian OKTAVIDYA SARI, NINA P, Ine Muro’afah Harianto Pramesti, Mayang PRASTUTI, ADWIDYA Prayitno, Nasywa Anandhita Putri Puja Rahayu Prasetyo Putri Inayah Putri, Diajeng Retno Kinanti RACHMAWATI, AJENG RAHMAH, MUFIDAH Rahmawati Ratnasari, Devi Restu Dwi Ariyanto, Restu Dwi Retno Hariastuti Tri Hariastuti Retno Tri Hariastuti Retno Tri Hariastuti, Retno Tri Retno Tri Hastuti Rida Hartika Sari Rosyidah, Himmah Rusijono, Rusijono Safitri, Ida Safitri, Ovilia Risma Salsabila, Nabila Salma Saputra, Muhammad Ivan Dwi Saputra, Reri Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satiningsih Septinda Rima Dewanti Setiawan, Aditya Chandra Shelly Andari Siti Masitoh SJAFIATUL MARDLIYAH Sri Harsantik, Gatis Surya Adhi Nugraha Syamsurizal, Azril syavira Agustina Widyanti Titin Indah Pratiwi Tri Prasetiyowati Ulfa Madina Fitrayani Vicania, Iit Vinda Maya Setianingrum Vinda Wahyu Agustina, Wahyu WAHYUNI TRESNAWATI, IKA Wilujeng, Wiwik Windasari Windasari WIRYO NURYONO Wiryo Nuryono WIWIN YULIANINGSIH Wiyono, Bambang Dibyo Yunita Rani YUSUF SAPUTRA, MALIK ZAHIDAH, INAS Zainurrosid, Moh. Fais