Claim Missing Document
Check
Articles

Factors Related To Community Compliance With 5M Health Protocol Implementation In Preventing COVID-19 Transmission In Sikumana Village Kapitan, Jefani Esu M.; Limbu, Ribka; Tedju Hinga, Indriati A.
Timorese Journal of Public Health Vol 6 No 3 (2024): Timorese Journal of Public Health
Publisher : Faculty of Public Health, Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/tjph.v6i3.8996

Abstract

The COVID-19 pandemic has increased morbidity and mortality. The best strategy from the government is to change people's behavior as an effort to prevent and control COVID-19. One of the government's strategies is implementing the 5M health protocol. Public awareness is needed. One of the reasons is that COVID-19 cases continue to increase which caused by community non-compliance with the implementation of health protocols. The research objective was to describe the factors related to community compliance with the implementation of the 5M health protocol in preventing the transmission of COVID-19 in Sikumana Village. The research location is in Sikumana Village, Maulafa District, Kupang City. This type of descriptive research. The research population for the people of Sikumana Village who are of productive age, namely 15-64 years, is 14,151 people. Sampling using probability sampling with the type of simple random sampling technique, the number of samples is 99 people. Data collection techniques using a questionnaire. The results showed that 55 people (55.6%) did not comply, 44 people (44.4%) obeyed, good knowledge 79 people (79.8%), not good 20 people (20.2%), negative attitude 52 people (52.5%), positive attitude 47 people (47.5%), family support that supports 84 people (84.8%), does not support 15 people (15.2%), friend support supports 74 people (74.7%), does not support 25 people (25.3%). In conclusion, there are still more disobedient than obedient, good knowledge than bad, negative attitude than positive, family support that supports rather than does not support, and firend support that support rather than does not support.
Factors Relate to Personal Hygiene of Traders at Busalangga Market Rote Barat Laut district Henukh, Tresna Asriany; Manurung, Imelda F. E.; Limbu, Ribka
Timorese Journal of Public Health Vol 7 No 1 (2025): Timorese Journal of Public Health
Publisher : Faculty of Public Health, Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/tjph.v7i1.21578

Abstract

This study aims to identify factors related to personal hygiene of traders at Busalangga Traditional Market, Rote Barat Laut District. Given the high number of diseases related to personal hygiene in Rote Ndao. Data from the Rote Ndao Health Office in 2022 with a total of 3,522 cases of ISPA,1,192 cases of allergic skin diseases, 398 cases of diarrhea and several diseases such as influenza, urticaria, laryngitis, bronchopneumonia, this study uses a quantitative approach with a cross-sectional design. Data were collected through questionnaires distributed to 64 respondents who were randomly selected from a population of 186 traders. The results of the analysis showed that there was a significant relationship between age and personal hygiene of traders with a p value of 0.049, education with personal hygiene of traders with a p value of 0.028, knowledge with personal hygiene of traders with a p value of 0.026. However, there was no significant relationship between attitude and personal hygiene of traders with a p value of 0.054 and the availability of personal hygiene facilities with personal hygiene of traders with a p value of 0.276. This study is expected to provide useful information for health agencies and the community to increase awareness of the importance of personal hygiene, as well as being a reference in community health development programs in traditional markets.
HUBUNGAN DETERMINAN SOSIAL BUDAYA DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) OLEH IBU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OEPOI TAHUN 2024 Limbu, Ribka; Romeo, Petrus; Marni, Marni; Atanggae, Putra Samudra
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45761

Abstract

Laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menjadi tantangan serius dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Program Keluarga Berencana (KB), khususnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) seperti Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), menjadi strategi penting dalam pengendalian populasi dan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara determinan sosial budaya dengan penggunaan AKDR oleh ibu di wilayah kerja Puskesmas Oepoi, Kota Kupang tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu akseptor KB baru sebanyak 550 orang, dan sampel diambil menggunakan rumus Lemeshow. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara variabel umur dan pendidikan ibu dengan penggunaan AKDR. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara pekerjaan, penghasilan keluarga, maupun kepercayaan terhadap mitos dengan penggunaan AKDR. Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya pendekatan berbasis pendidikan dan usia dalam promosi penggunaan AKDR, dengan tetap mempertimbangkan aspek budaya lokal dalam perencanaan program KB. Saran diperlukan edukasi yang lebih intensif mengenai manfaat dan keamanan AKDR perlu ditingkatkan, program KB disesuaikan dengan kelompok usia ibu, serta strategi komunikasi yang digunakan hendaknya melibatkan nilai budaya lokal. Selain itu, tenaga kesehatan perlu dilatih untuk menangani mitos secara bijak, dan keterlibatan tokoh masyarakat menjadi penting dalam memperluas jangkauan program.
“SAYA ODHIV, SAYA TAKUT MENULARKAN KE ORANG LAIN”: STUDI KUALITATIF NEGOISASI PENGGUNAAN KONDOM PADA LELAKI SEKS LELAKI (LSL) Tefanai, Jumiati; Ndun , Helga J. N.; Takaeb, Afrona E.L.; Limbu, Ribka
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45776

Abstract

Lelaki Seks Lelaki (LSL) merupakan salah satu populasi kunci penyumbang kasus HIV dan AIDS setiap tahunnya. Faktor utamanya antara lain rendahnya pengetahuan tentang penggunaan kondom, praktik hubungan seksual kombinasi, serta tingginya frekuensi hubungan seksual dengan lebih dari dua pasangan. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi negosiasi penggunaan kondom pada LSL di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Sebanyak 10 informan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penggunaan kondom di kalangan LSL masih belum konsisten. Meskipun sebagian informan memahami pentingnya kondom untuk pencegahan HIV dan AIDS serta IMS, sebagian lainnya masih mengalami kendala dalam penguasaan teknik penggunaannya. Negosiasi penggunaan kondom dipengaruhi oleh persepsi terhadap kerentanan, keparahan, serta manfaat kondom. Persepsi berkurangnya kenikmatan seksual menjadi alasan utama penolakan penggunaan kondom. Namun, informan yang menyadari manfaat kondom dalam perlindungan diri tetap melakukan upaya negosiasi. Proses negosiasi bersifat dinamis dan dipengaruhi oleh relasi dengan pasangan, pengalaman sebelumnya, serta informasi yang diperoleh dari lingkungan dan media sosial. Secara keseluruhan, keputusan untuk menggunakan atau menolak kondom ditentukan oleh kombinasi faktor pengetahuan, hubungan interpersonal, dan persepsi terhadap risiko HIV dan AIDS.
STUDI KUALITATIF PENGALAMAN MENYUSUI IBU USIA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SASI KECAMATAN KOTA KEFAMENANU KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Knaofmone, Pricila Yosepha; Limbu, Ribka; Ndun, Helga J. N; Syamruth, Yendris K.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47756

Abstract

Kehamilan pada usia remaja berdampak pada rendahnya praktik pemberian ASI eksklusif. Ibu usia remaja menghadapi tantangan biologis, emosional dan sosial budaya yang mempengaruhi keputusan ibu remaja dalam menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman menyusui pada ibu usia remaja di wilayah kerja Puskesmas Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Informan utama terdiri dari enam ibu remaja yang melahirkan pada usia ≤19 tahun dan memiliki anak usia 0-24 bulan, informan pendukung terdiri dari enam anggota keluarga, satu petugas kesehatan dan satu kader posyandu. Informan dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pedoman wawancara semi-terstruktur dan analisis data dilakukan secara tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama: niat menyusui, pemikiran dan perasaan selama proses menyusui, referensi menyusui, dukungan sosial, dan norma sosial dan budaya. Ibu remaja tetap menyusui karena menyadari manfaat ASI, meski dihadapkan pada hambatan seperti nyeri payudara, keraguan terhadap produksi ASI, dan tekanan sosial. Pengalaman menyusui ibu usia remaja bersifat kompleks dan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Dukungan emosional dan informasi dari keluarga serta tenaga kesehatan diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan menyusui pada kelompok ibu usia remaja.
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM ORANG TUA ASUH ANAK STUNTING DI PUSKESMAS NGADU NGALA KECAMATAN NGADU NGALA KABUPATEN SUMBA TIMUR Mali, Clemensia Landerthy Leogore; Limbu, Ribka; Benu, Juliana Marlin Y.; Dodo, Dominirsep O.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.46375

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat kronis yang berdampak pada tumbuh kembang anak dalam jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur telah menginisiasi Program Orang Tua Asuh Anak Stunting melalui Instruksi Bupati Nomor: Kesra.463.4/983/VI/2021 sebagai bentuk intervensi dalam penurunan angka stunting, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Ngadu Ngala. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program tersebut dengan pendekatan sistem yang mencakup aspek input, proses, dan output. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan terdiri dari Kepala Puskesmas, Pengelola Program, Bendahara Puskesmas, orang tua asuh, dan orang tua kandung anak stunting. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara input, pelaksanaan program masih bergantung pada tenaga kesehatan dari Nusantara Sehat, kader posyandu, serta dukungan sukarela dari pejabat sebagai orang tua asuh, tanpa dukungan anggaran khusus dari Puskesmas. Proses pelaksanaan mengalami perkembangan, khususnya dalam hal identifikasi dan pemantauan gizi anak melalui posyandu serta kunjungan rumah oleh orang tua asuh. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan akses, dan minimnya pengawasan distribusi bantuan. Output program menunjukkan adanya perbaikan status gizi anak yang semula dalam kategori gizi buruk menjadi gizi kurang bahkan gizi baik. Namun, keberlanjutan program sangat tergantung pada konsistensi dukungan orang tua asuh dan sistem pengawasan yang memadai. Disimpulkan bahwa implementasi program telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan status gizi anak, namun diperlukan penguatan sistem pendanaan, pelibatan masyarakat umum sebagai orang tua asuh, serta koordinasi lintas sektor dalam rangka keberlanjutan program. Kata Kunci: Evaluasi Program, Stunting, Orang Tua Asuh, Puskesmas Ngadu Ngala
Factors Associated with Premarital Sexual Practice among Adolescents in Kupang Nomleni, Weli Maryati; Talahatu, Anna Henny; Limbu, Ribka
Media Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Media Kesehatan Masyarakat (Agustus)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mkm.v5i2.10065

Abstract

Premarital sexual behavior practice is deviant behavior that negatively affects the lives of teenagers; however, many teenagers are engaged in this behavior due to a lack of knowledge related to its causes and effects. This study aims to analyze the factors associated with premarital sexual behavior in adolescents. This research was an analytic survey with a cross-sectional design and was conducted at SMK Negeri Z Kupang with a sample of 322 students. The data were analyzed using the chi-square test. The result showed that knowledge of reproductive health (p-value= 0.006), attitude (p-value= 0.000), parenting style (p-value= 0.0060, peers (p-value= 0.001), and social media (p-value= 0.000) were associated with premarital sexual behavior while no relationship was identified between religiosity (p-value= 0.123) and the behavior. Schools need to reactivate the Youth Information and Counseling Center (PIK-R) so that teenagers can access information about reproductive health to prevent them from having sex before marriage.
Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja Sekolah Dasar di Daerah Semi Pedesaan Kota Kupang, NTT Ndoen, Enjelita Mariance; Nayoan, Christina Rony; Limbu, Ribka; Toy, Sarci Magdalena; Geghi, Cathrin Wea Djogo
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 1 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i1.19151

Abstract

SD GMIT Naioni yang terletak di daerah semi-pedesaan Kota Kupang teridentifikasi memiliki literasi kesehatan reproduksi yang kurang memadai dan siswanya berpotensi mengalami berbagai permasalahan kesehatan  reproduksi di masa yang akan datang. Kegiatan pengabdian literasi kesehatan reproduksi ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa laki-laki dan perempuan kelas III-VI mengenai kesehatan reproduksi sehingga dapat mempersiapkan siswa dalam menghadapi masa pubertasnya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran guru dalam memberikan edukasi yang berkelanjutan mengenai kesehatan reproduksi di sekolah. Kegiatan pengabdian meliputi pemberian empat kali pertemuan pemberian literasi  kepada siswa kelas III-VI SD GMIT Naioni yang berjumlah 143 siswa yang terdiri dari 89 laki-laki dan 54 perempuan. Setiap pertemuan memiliki topik literasi yang berbeda yang meliputi mengenal tubuhku, masa pubertas, nutrisi bagi remaja, dan hubungan yang saling menghormati. Pemberian literasi menggunakan metode penyuluhan dan tanya jawab yang disertai aktivitas ice breaking dan permainan. Media pembelajaran menggunakan buku saku kesehatan reproduksi, poster dan alat peraga organ reproduksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 24,30% pada siswa laki-laki dan perempuan kelas III-VI SD GMIT Naioni.  Para guru juga menyatakan kesediaan untuk memberikan edukasi kesehatan reproduksi secara berkala kepada para siswa dengan menggunakan media promosi kesehatan yang diterima dari kegiatan pengabdian berupa media poster siklus menstruasi, buku promosi kesehatan reproduksi, dan alat peraga organ reproduksi laki-laki dan perempuan. Pihak sekolah diharapkan secara konsisten dapat melanjutkan pemberian literasi kesehatan reproduksi dan memantau penerapan perilaku kesehatan reproduksi tersebut di sekolah.
KREATIVITAS KADER DAN IBU DALAM PENANGANAN GIZI BAYI DAN BALITA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI POSYANDU TERATAI DESA MANUSAK Limbu, Ribka; Marni, Marni; Purimahua, Sintha Lisa
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i1.380

Abstract

Stunting pada balita merupakan masalah kesehatan utama khususnya di negara-negara berkembang. Masalah stunting di Indonesia memerlukan perhatian serius dan sangat penting untuk dicegah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas ibu bayi dan balita serta kreativitas kader sebagai salah satu upaya pencegahan stunting pada bayi dan balita dengan fokus pada aspek edukasi. Metode yang dilakukan adalah dengan ceramah. Hasil dari edukasi yang telah dilakukan adalah berdasarkan hasil pretest dan posttest bahwa ada peningkatan pengetahuan dan praktik atau keterampilan oleh ibu dan kader. Pada ibu ada 22 orang (29,3%) memperoleh skor ≤60 dan meningkat menjadi 70 orang (93,3%) mendapat skor ≥60, sedangkan pada kader ada 3 orang (60%) memperoleh skor ≤60 dan meningkat menjadi 5 orang (100%) yang memperoleh nilai skor ≥60. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa kegiatan edukasi tentang kreativitas ibu bayi dan balita serta kader Posyandu berhasil. Kreativitas ibu dan kader dalam penanganan gizi keluarga terutama gizi bayi dan balita sangat penting sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Pengetahuan dan pemahaman keluarga khususnya ibu tentang stunting, penyebabnya dan pencegahannya memainkan peran utama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bayi dan balita. Penyuluhan atau edukasi tidak hanya memberikan informasi tetapi juga membentuk sikap dan perilaku yang mendukung pencegahan stunting. Hal ini mencakup perubahan dalam penanganan gizi, pola makan, pengolahan makanan, dan juga praktik sanitasi dan kebersihan lingkungan. Pemberdayaan keluarga melalui edukasi memungkinkan mereka untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan bayi dan balita mereka. Meskipun pengetahuan ibu terhadap stunting mungkin sudah cukup baik, penting untuk memastikan bahwa pengetahuan tersebut diaplikasikan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Direkomendasikan bahwa perlu evaluasi terus-menerus terhadap implementasi praktik-praktik pencegahan stunting perlu dilakukan untuk memastikan dampak yang berkelanjutan. Selain itu direkomendasikan bagi pemerintah, lembaga kesehatan, dan praktisi kesehatan untuk mengintegrasikan pendekatan edukatif dalam program pencegahan stunting serta kolaboratif dari berbagai pihak
DESCRIPTION OF THE ROLE OF DRUG SWALLOWING (PMO) SUPERVISION ON THE SUCCESS OF TUBERCULOSIS TREATMENT AT THE SIKUMANA PUBLIC HEALTH CENTER IN KUPANG CITY Anin, Yeni Anjelina; Ndun, Helga J. N.; Gustam, Tasalina Y. P.; Limbu, Ribka
HEARTY Vol 14 No 1 (2026): FEBARURI
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v14i1.21076

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis and can be fatal if not treated properly. This qualitative study with a phenomenological approach aims to determine the role of Drug Supervisors (PMO) in the success of TB treatment at the Sikumana Community Health Center in Kupang City. This study involved 16 informants selected using a purposive sampling technique. The results of the study indicate that PMOs play an important role in the success of TB treatment through several roles, namely the role of supervision by monitoring the medication schedule, ensuring the availability of drugs and supervising it is important, especially for children, the role of motivation by knowing and addressing the side effects of OAT, motivating patients to comply with taking medication, reaffirming the symptoms and impacts of not taking OAT, the role of reminders by helping and reminding patients to take OAT at the community health center and sputum examination to monitor the progress of treatment, by helping or accompanying PMOs to discuss with health workers and the role of education by providing education about TB, treatment methods, and prevention of transmission.
Co-Authors Adu, Apris A. Afrona E.L. Takaeb Agus Setyobudi Amelia B Sir Anin, Yeni Anjelina Anna H Talahatu Atanggae, Putra Samudra Ate, Piteryanus Bengu, Herfyn Jelita Benu, Juliana Marlin Y. Bunga, Eryc Zevrily Habba Bura, Charolina Putri Aurelia Carmen Viana Celine Mudji Wadoe Christin Rony Nayoan Christina Rony Nayoan Daniela Boeky David Ndapa Hambur David R. L. Sirait Demsi S. Dalle Deviarbi Sakke Tira Dian Lestari Anakaka Dince Adriana Sanang Dodo, Dominirsep Ovidius Elisa Muloko Emirensiana Luweng Enjelita M Ndoen Enjelita M. Ndoen Enjelita M. Ndoen Eryc Z. Haba Bunga Eryc Z. Haba Bunga Florani Asanab Geghi, Cathrin Wea Djogo Gustam, Tasalina Y. P. Hasanah, Venna Ismi Nur Helen Ndiki Helga Jilvera Nathalia Ndun Henukh, Tresna Asriany Imelda Februati Ester Manurung Indra Yohanes Kiling Indriati A. Tedju Hinga Indriati Andolita Tedju Hinga Jeki A. Toudenga Junias, Marylin Susanti Junita Marta Mbadhi Kapitan, Jefani Esu M. KAYUN, ROSALINA HELAKA Keni Novanto Mira Higa Kenjam, Yoseph Knaofmone, Pricila Yosepha Lesik, Marlin Nurati Levinda, Felixa Yuki Malfret Njaka Mbani Mali, Clemensia Landerthy Leogore Manurung, Imelda F.E Manurung, Imelda Februati Ester Marcianus Ratu Mardianti, Melisa Maria Elisa Lena Teda Maria Fiona Pius Maria Yosephina Desita Mariana P. Bria Marni Marni Marni Marni Marni Marni, Marni Marylin Junias Masrida Sinaga Mayang Bukan Megy Justin Ballbessy Meilisa Djami Balu Modesta Riani Manis Modesta Yustina Yunita Goang Mustakim Sahdan Nabuasa, Enggelina Nadya Admirelia Masan Ndoen, Enjelita Mariance Ndoen, Honey Ivon Ndun , Helga J. N. Ndun, Helga J.N. Nida Tasuib Ninda Ayu Lestari Ully Nomleni, Weli Maryati Novia Katupu Pandak, Regina Soli Patresia Marsela Padamaley Pellondou, Indri Polly, Junitry Yublina Purimahua, Sintha Lisa Putri, Shanaz Rezky Tamara Rosari Ragaletha, Tadeus A. L. Rahayu, Elisabeth Tri Regaletha, Tadeus A. L. Retna H.M. Timo Riwu, Yuliana Radja Rizki Fuji Maulidya Romeo, Petrus Rupang Rampo La'bi' Sarci Magdalena Toy Sarinah Basri K Serlie K.A. Littik Setyobudi, Agus Sintha Lisa Purimahua Soleman Landi Soni Doke Sori Duda, Nartiani Rambu Stephany Rahmawati Syamruth, Yendris K. Tadeus A. L. Regaletha Takaeb, Afrona E. L. Takaeb, Afrona E.L. Talahatu, Anna Talahatu, Anna Henny Talahatu, Anna Heny Tanti Rahayu Tasalina Y. P. Gustam Tedju Hinga, Indriati A. Tefanai, Jumiati Tibertius A. W Dali Tyrone Adithya Nabe Veronika Tuto Kalangona Weraman, Pius Wijaya, R. Pasifikus Christa Yohanes Meli Yopinsias Endi Langga Yurinus L. Radja