Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu dan remaja putri mengenai pertumbuhan dan perkembangan remaja serta pencegahan anemia. Sasaran kegiatan adalah masyarakat di Desa Naioni, Kota Kupang, yang masih minim informasi terkait pubertas, perkembangan psikososial, dan pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya pencegahan anemia. Kegiatan dilakukan secara purposive pada tiga kelompok, yaitu RT 19 RW 09, RT 21 RW 10, dan komunitas GPdI Anugerah Naioni, dengan total 54 peserta perempuan. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, identifikasi kebutuhan mitra, dan pelaksanaan berupa sosialisasi, penyuluhan, diskusi, serta workshop pengolahan pangan lokal. Peserta diberikan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Materi yang disampaikan mencakup definisi remaja, tanda pubertas, aspek pertumbuhan dan perkembangan, serta konsep anemia, penyebab, gejala, dan pencegahannya melalui pemanfaatan daun kelor dalam berbagai olahan bergizi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pretest 55,92 dan meningkat menjadi 70,37 pada posttest (kenaikan 25,84%). Temuan ini membuktikan bahwa edukasi langsung dan praktik pengolahan pangan lokal efektif meningkatkan pemahaman masyarakat dalam upaya pencegahan anemia pada remaja putri.