Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Spasial Determinan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Kota Kupang Tahun 2023 Tomico Nasrani Taopan; Indriati Andolita Tedju Hinga; Amelya Betsalonia Sir; Deviarbi Sakke Tira
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.18587

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu indikator penting dalam kesehatan ibu dan anak yang dapat meningkatkan angka kematian bayi serta berkontribusi pada masalah pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan spasial antara cakupan kunjungan antenatal care (K1 dan K4), konsumsi tablet tambah darah, serta kejadian kurang energi kronis (KEK) dengan kejadian BBLR di Kota Kupang tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial menggunakan perangkat lunak QGIS dan GeoDa. Analisis Moran’s I digunakan untuk menentukan hubungan spasial secara global, sedangkan Local Indicator of Spatial Association (LISA) digunakan untuk mengidentifikasi pola spasial pada tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat autokorelasi spasial global antara cakupan K1, cakupan K4, cakupan konsumsi tablet tambah darah ibu hamil, dan cakupan KEK dengan kejadian BBLR. Secara lokal, hubungan spasial antara kejadian BBLR dengan cakupan K1, cakupan K4, serta konsumsi tablet tambah darah ibu hamil menunjukkan autokorelasi negatif (H-L) di Puskesmas Pasir Panjang dan Puskesmas Bakunase, sementara cakupan KEK memiliki autokorelasi positif (L-L) di kedua puskesmas tersebut.
Analisis Faktor Risiko Kejadian BBLR di Wilayah Kerja Puskesmas Oelaba Kabupaten Rote Ndao Tahun 2024 Wina Jensisca Muda; Soleman Landi; Indriati Tedju Hinga; Deviarbi Sakke Tira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3291

Abstract

Pendahuluan: Berat badan lahir rendah masih menjadi masalah kesehatan global yang mempengaruhi morbiditas dan mortalitas pada bayi, balita dan anak-anak. Data BPS menunjukkan bahwa Provinsi NTT menempati urutan ke-5 kasus BBLR tertinggi pada tahun 2023 sebanyak 5.701 kasus dan Kabupaten Rote Ndao menempati urutan pertama pada tahun 2023 yaitu sebanyak 28,3% menurut perempuan yang pernah melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian BBLR di wilayah kerja puskesmas Oelaba. Metode: Jenis penelitian observasional analitik dengan metode case control menggunakan 76 sampel yang terdiri atas 38 balita BBLR dan 38 balita BBLN. Kelompok kontrol dipilih dengan teknik simple random sampling. Penelitian dilakukan pada 10 Juni-10 Juli 2025 menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik ganda. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa umur (p-value 0,002), status gizi (p-value 0,000), antenatal care (p-value 0,000), dan penyakit penyerta (p-value 0,038) merupakan faktor risiko sedangkan jarak kehamilan (p-value 0,050), paritas (p-value 0,066), pendidikan (p-value 0,066) dan status ekonomi (p-value 0,150) bukan faktor risiko kejadian BBLR. Umur (p-value 0,004, OR 6,373) dan status gizi (p-value 0,025, OR 4,671) merupakan faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian BBLR dengan kontribusi sebesar 50%. Kesimpulan: Umur, status gizi, antenatal care, dan penyakit penyerta merupakan faktor risiko. Umur dan status gizi adalah faktor yang paling berisiko terhadap kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Oelaba tahun 2024 Saran: Edukasi terkait dampak kehamilan usia berisiko, KEK, ANC lengkap, konsumsi TTD dan asupan makanan bergizi sangat penting dilakukan oleh tenaga kesehatan setempat.
Analisis Spasial Determinan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Kota Kupang Tahun 2023 Tomico Nasrani Taopan; Indriati Andolita Tedju Hinga; Amelya Betsalonia Sir; Deviarbi Sakke Tira
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.18587

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu indikator penting dalam kesehatan ibu dan anak yang dapat meningkatkan angka kematian bayi serta berkontribusi pada masalah pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan spasial antara cakupan kunjungan antenatal care (K1 dan K4), konsumsi tablet tambah darah, serta kejadian kurang energi kronis (KEK) dengan kejadian BBLR di Kota Kupang tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial menggunakan perangkat lunak QGIS dan GeoDa. Analisis Moran’s I digunakan untuk menentukan hubungan spasial secara global, sedangkan Local Indicator of Spatial Association (LISA) digunakan untuk mengidentifikasi pola spasial pada tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat autokorelasi spasial global antara cakupan K1, cakupan K4, cakupan konsumsi tablet tambah darah ibu hamil, dan cakupan KEK dengan kejadian BBLR. Secara lokal, hubungan spasial antara kejadian BBLR dengan cakupan K1, cakupan K4, serta konsumsi tablet tambah darah ibu hamil menunjukkan autokorelasi negatif (H-L) di Puskesmas Pasir Panjang dan Puskesmas Bakunase, sementara cakupan KEK memiliki autokorelasi positif (L-L) di kedua puskesmas tersebut.
Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja Sekolah SMAN 8 Kota Kupang Novitasari Novitasari; Yuliana Radja Riwu; Deviarbi Sakke Tira
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.6382

Abstract

Adolescence is a transitional period characterized by physical, psychological, and social changes that have the potential to influence risky behavior, including the transmission of HIV/AIDS. Indonesia continues to experience an increase in HIV/AIDS cases from year to year, with productive age groups, including adolescents, as one of the most vulnerable. Lack of knowledge and low access to information related to HIV/AIDS are factors that contribute to the low awareness of prevention among adolescents. This study aims to determine the description of knowledge, attitudes, and actions to prevent HIV/AIDS among adolescents at SMA Negeri 8 Kupang City using a descriptive design with a cross-sectional approach. The study population was students of SMA Negeri 8 Kupang, with the number of samples determined based on inclusion criteria and using stratified random sampling. The research instrument was a questionnaire that included aspects of knowledge, attitudes, and HIV/AIDS prevention actions, and data were analyzed univariately to describe the frequency distribution of each variable. The results showed that most respondents had knowledge in the moderate category, attitudes that tended to be positive towards HIV/AIDS prevention efforts, but the application of preventive measures in everyday life was still not optimal, indicating a gap between knowledge and real behavior. Suggestions for adolescents include improving knowledge about HIV/AIDS supported by the development of positive attitudes and environmental reinforcement to encourage consistent preventive actions, while school-based health education and the active involvement of health workers are essential in strengthening HIV/AIDS prevention efforts among adolescents.
Co-Authors Adang, Dionisia Cacalia Adu, Apris A. Agnes Montolalu Agun, Archangela Rom Ose Agus Setyobudi Agus Setyobudi Agus Setyobudi Agus Setyobudi Alang, Gregorius Rinto Amas, Arias Umbu Amelia B Sir Amelya Betsalonia Sir Amul, Bergita G. J. Andi Suyatni Musrah Anding, Derse Ndula Andri Y. Hilli Angela Albertin Siki Anita Lontaan Antonia Hari Anu, Lusia Faustina arpandjam'an, arpandjam'an Asiyah, Raudhatul Astriani, Astriani Awal, Muhammad Bahar, Astrid Fitria Mulyani Bakri, Burhanuddin Banoet, Malestriani J. Barbier, Tammy Andrea Bata, Sesilia Alfonsa Bebhe, Maria Windriani Bena, Paula Theresia Benu, Novianti Serni M. Bernadina Tena Bili, Adelia F. D. Bonavantura Taco Bria, Febriana Abuk Bungsu, Marwa Ledita Carolin, Afriani Magreth Cathlyn Ivanna Salmon Clareta Monica Oktaviane Teja Dade, Veronika Daniela Boeky Daniela L. A Boeky Dea Putrisna Djawa Gigy Dea Putrisna Djawa Gigy Dealdo, Kresecia Aprillia Putri Diana Apipideli Dodo, Dominirsep Ovidius Doki, Gloria Evaristi Dondo, Lusia Engelina Nabuasa Engglika S Enggllika Remijawa Enos Kabu Ermenilda Poseng Febiola, Febiola Fitria Ningsi Banni Tudu Fransisca Camellia Bunga Wago Fransiskus G. Made Fransiskus G. Mado Gracia, Febrianti Gulo, Stefani Dua Haba, Febrian Trisan Hantip, Paskalis Charvalo Putra Haseli, Katharina Helga Jilvera Nathalia Ndun Hero, Damianus Harlando Hinga, Indriati A. Tedju Honey I. Ndoen Honey I. Ndoen Icha, Florentina Rosina Iksan Kaleb Adu Imelda F. E. Manurung Imelda Februati Ester Manurung Indriati A. Tedju Hinga Indriati Andolita Tedju Hinga Indriati Tedju Hinga Irna Kause Jellabing, Agitha Reymusyani Cr Jenau, Priska Lidia Kase, Cindy Kerans, Maria Merai K. Kiik, Alexandrina T.A. Koa, Theresna Kurnia Sari Hayon Kusumawardani, Emi Laba, Elfrida Febriyanti Lado, Ervan Dima Lauw, Stenly Yunior Ledoh, Kristiana Lengari, Trinita Y.N Lewi Jutomo Limbu, Ribka Linda Aryanti Mahoklory Logo, Juniadi A. Pe M. Ihsan Dacholfany Manose, Menti Y. Manurung, Imelda Februati Ester Maria Flaviana Tefa Maria M. Dwi Wahyuni Maria Margarini Leki Maria Marselina Meo Maria Yosefa Ivony Jepapu Marisca Jenice Sanaky Marni Marni Marthen Robinson Pellokila Masae, Viviencia M.A. Masrida Sinaga Mataufina, Maria C. C. Mathilde, Mauricia Keyra Mbate, Welsirefika Merdiana Ones Mesang, Gabriela J. N. Mesang, Gabriela. J. N. Mue, Elvina Muhammad Dawam Jamil Muskananfola, Catherine Elisabeth Mustakim Sahdan Namah, Nikita Martha Dewi Nautu, Ceresentia Apriani Ndoen, Honey I. Ndoen, Honey Ivon Ndolu, Yurihany S. J. Ndun, Elistho Adrianus Neno, Tiara Margareth Nenotek, Kezia Indriani Nordianiwati Novita Scolastica Amsikan Novitasari Novitasari Nufeto, Virliando Nur, Marselinus Laga Pakae, Santaliana A. Pakan, Sikhry Christian Max Pandie, Iquinta I. Pandie, Marshanda Ananda Pati, Riana B.Belinda Umbu Pau, Defristin Pehan, Melania Alpiani Derang Pellondou, Deflin Petrus Gawe Nusa Uran Picauly, Intje Pingak, Meksy S. Pullu, Robertilde Kristy R. B. Pupella, Jeysel D. Purimahua, Shinta L. Purnawan, Sigit Purnawirawan, Sigit Radja Riwu, Yuliana Rahayu Chandranita Rini Rahayu, Elisabeth Tri Rahmi, Hanifatul Rambadeta, Rina Djawa Rebo, Martina Lulu Reke, Sarlintje Rinawati Sirait Rini Aryanti Riwu, Yuliana Radja Robertha Kartini Ronny Syamuel J. P. Ratukore Sabuna, Dwirana Safriza, Hamditya Aulia Sarci M. Toy Sari, Iffah Atiqah Sartono S. Rika Seo, Johandri Leonaldi Silfiana, Andi Siti Masdah Soleman Landi Sumiati Sumiati Suprapto Suprapto Susanto, Angelina Kathlen Syamruth, Yendris K. Tadeus A.L. Regaletha Takesan, Wilyam J. Talahatu, Anna Henny Taopan, Qntan Q.P Tedju Hinga, Indriati A. Tedjuhinga, Indriati A. Tino, Pretty Angel Tomico Nasrani Taopan Tuan, James Tukan, Helena Antonia Ema Viviencia M. A. Masae Wahyuni, Maria M. D. Weraman, Pius Weto, Yohana Karmilan Wijayanti, Lumastari Ajeng Wina Jensisca Muda Wonlele, Graciella P. I. Yermi A. Suek Yoga Tri Wijayanti Yuliana Timu Yuliany Rahmawati, Endah Yuliawati, Dwi Yunus, Muh Yusak, Cindy Putri Yusuf, Nazwa Nabila