Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Wicarana

Perlindungan Hukum dari Kesewenang-wenangan Pemerintah dalam Pengalihan Hak atas Tanah untuk Kepentingan Umum Akmal, Diya Ul; Pratiwi, Eka
WICARANA Vol 3 No 2 (2024): September
Publisher : Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57123/wicarana.v3i2.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi masyarakat dalam pengalihan hak atas tanah untuk kepentingan umum, serta batas kewenangan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan pendekatan studi kepustakaan yang memanfaatkan data sekunder berupa literatur dan dokumen hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aturan hukum yang ada sebenarnya telah memberikan jaminan perlindungan hukum terhadap kepemilikan tanah masyarakat, sebagaimana diatur dalam perundang-undangan yang berlaku. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pemerintah sering kali mengabaikan aturan hukum tersebut, terutama dalam kasus pembebasan tanah di Bukit Duri, Jakarta. Pada kasus ini, pemerintah tidak hanya mengabaikan aturan hukum dan putusan pengadilan yang sudah ada, tetapi juga bertindak melebihi batas kewenangan yang seharusnya mereka miliki berdasarkan hukum yang berlaku. Tindakan pemerintah tersebut telah menciptakan ketidakpastian hukum, serta mengakibatkan pelanggaran hak-hak masyarakat, khususnya terkait hak atas kepemilikan tanah. Dengan demikian, diperlukan adanya komitmen yang lebih kuat dari pihak pemerintah untuk menjadikan hukum sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan yang diambil. Pemerintah perlu memperhatikan dan menghormati hak-hak masyarakat secara lebih serius guna memastikan bahwa tidak ada pelanggaran atau pengabaian hak-hak tersebut dalam proses pengalihan tanah untuk kepentingan umum. Kepastian hukum bagi masyarakat harus menjadi prioritas dalam setiap langkah pemerintah.
Co-Authors Achmad Fauzi Afif, Zamroni Agus Setyawan, Ungky Agustiningsih Agustiningsih Ahmad Maulidizen Ahmad Yani T Andhika, Bagas Dwi Annisa Aprilen, Nisa Ari Mukti Wardoyo Adi Arinto Wardoyo Asep Supena. Asmayani Salimi Asyari, Claudia Herda Aulia, Mulyani Safitri Binharyanto, Adlan Pratama Buchori Asyik Christanto, Anthony Delfianto, Dwiroza Delfianto, Dwiroza Delfianto Dini, Zata Diya Ul Akmal Djajalaksana, Susanthy Dwi Pratiwi, Suryanti Efendi, Syamsul Erni Erni Fahmi, Kristia Falyani, Silvy Fitri Sari, Fitri Georgie Chrysandi Hafiful Hadi Sunliensyar Haikal, Jenggis Khan Haryani, Wiworo Hassanuddin B, M. Sultan Hendro Martono Herda Asyari, Claudia I MADE SUARDANA Immy Suci Rohyani Iqbal Muhammad Kartika D. Puspa Kautsar Riza Salman Khaerunnisa Ibnu Hajar Kurnianingsih, Lilis Yani Listyoko, Aditya Lyono, Albert Mafisah, Saidah Marifatur, Ezra Martha , Martha Milkhatun, Milkhatun Millan, Alston Muarif, Husnul Murti Dewi, Dian Ayu Nafisah, Aqilah Nasrullah Nasrullah Novriansyah, Fajar Nur Hikmah, Naila Nur Hikmah Nur, Haspidawati Nurbiana Dhieni Nurfadilah Siregar NURSARI, DELLA Permadi, Hani Prasetyo, Kevin Prasna, Adeb Davega Primaputri, Cindy Carissa Purwati, Dwi Eni Putri, Sasi Fhatmayani R Sugiri, Yani Jane Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmasari, Synthia Nur Rahmawati, Nurlaili Rasidi, Muhammad Reni Herman Ririn Ramadhany Rizka, Nanda Dwi Rochmaniah, Ainur Rohanah, Rohanah Rusdiany, Fitry S, Neneng Novi Silvia Sari, Muthia Shani, Hijjah Shintiya Sinaga, Imam Adlin Sirante, Yohanis Siti Halidjah Siti Khoiroh Muflihatin Slamet Purnomo Sri Sumiyati Suardana, I Made Suardana Sulistiani, Anisa Sumiarsih, Cicih Sunardin, Sunardin Surya, Dika suryani, Ina Susanti Pujiastuti Susanti, Dwi Ari Susanti, Lia Susanto, Deny Tantular, Rezki Tenriawaru, Tenriawaru Titin Suhartini, Titin Triase Triase, Triase Vivi Setiawaty Wandika Wijaya, Galang Wikamto, Rifka Yanti, Rosmalah Zakiyah, Ulfah Zulkarnain Zulkarnain