Claim Missing Document
Check
Articles

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Materi Teorema Pythagoras Ditinjau Dari Gaya Kognitif Lutfianti, Safira; Prayitno, Sudi; Turmuzi, Muhammad; Sripatmi, Sripatmi
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi Teorema Pythagoras ditinjau dari gaya kognitif siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu 4 siswa kelas VIII.5 SMPN 2 Lingsar tahun ajaran 2024/2025 yang terdiri dari 2 siswa kategori gaya kognitif field independent dan 2 siswa kategori field dependent. Tehnik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Tehnik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kemampuan pemecahan masalah matematika dengan gaya kognitif field independent sangat baik, yaitu subjek dapat melaksanakan empat tahap indikator pemecahan masalah menurut Polya yaitu tahap memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana, dan tahap memeriksa kembali, (2) kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan gaya kognitif field dependent masih kurang, yaitu kedua subjek hanya mampu melaksanakan tahap memahami masalah dan pada tahap menyusun rencana. Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Teorema Pythagoras, Polya, Gaya Kognitif.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Media Pembelajaran Kartu Misteri untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Hamdi, M.; Sudi Prayitno; Gunawan; Ida Ayu Dewi Prabandari
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas X.11 SMAN 2 Mataram tahun ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara bertahap. Partisipasi belajar siswa dinilai melalui observasi selama proses pembelajaran, sementara hasil belajar siswa dievaluasi melalui tes yang diberikan di akhir setiap siklus.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam partisipasi dan hasil belajar siswa. Pada siklus I, aktivitas siswa berada pada kategori cukup aktif, tetapi meningkat menjadi sangat aktif pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan dari 70% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II. Penerapan pembelajaran berbasis masalah dengan media kartu misteri mampu mendorong keterlibatan siswa yang lebih baik dalam pembelajaran. Selain itu, pendekatan ini membantu siswa memahami materi dengan lebih baik dan menciptakan suasana belajar yang interaktif serta menyenangkan.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis masalah yang didukung media kartu misteri efektif untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dalam matematika. Pendekatan ini direkomendasikan untuk digunakan secara lebih luas sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dan berdampak positif pada kualitas pembelajaran di sekolah.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 11 Mataram melalui Pendekatan Teaching at the Right Level berbantuan Media Quizizz Ramdhani, Eka Putri Cahya; Anggraeni, Dwi Aprilia; Prayitno, Sudi
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika peserta didik kelas VIII-A SMP Negeri 11 Mataram melalui penerapan pendekatan Teaching at the Right Level berbantuan media Quizizz. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 29 peserta didik kelas VIII-A pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar peserta didik. Rata-rata nilai meningkat dari 40,69 pada pra-siklus, menjadi 67,00 pada siklus 1, dan 78,62 pada siklus 2. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, dari 10,34% pada pra-siklus menjadi 65,52% pada siklus 1, dan 86,21% pada siklus 2. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan TaRL dengan bantuan media interaktif seperti Quizizz mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep matematika.
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) Berbantuan LKPD Etnomatematika terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Tazkia Nadid; Sudi Prayitno; Dwi Novitasari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat pengaruh dari model pembelajaran RME berbantuan LKPD etnomatematika terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika. Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimental dengan post-test only control design. Populasi yang digunakan mencakup seluruh peserta didik kelas VII SMPN 4 Gerung sebanyak 212 peserta didik dengan sampel sebanyak 62 peserta didik, di mana masing-masing kelompok eksperimen dan kontrol terdiri dari 31 peserta didik, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Adapun Instrumen penelitian meliputi modul ajar, LKPD etnomatematika, lembar observasi, dan tes kemampuan pemahaman konsep matematika. Analisis data hasil tes pada penelitian ini menggunakan uji prasyarat, uji hipotesis dan uji effect size. Hasil tes memperlihatkan bahwa nilai rata-rata dan nilai setiap indikator kemampuan pemahaman konsep matematika kelompok eksperimen lebih unggul dibandingkan kelompok kontrol. Hasil analisis data menggunakan uji-t menunjukkan bahwa thitung = 3,26075 lebih besar dari ttabel =2,00030, sehingga H0 ditolak. Mengacu pada hasil tersebut, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran RME berbantuan LKPD etnomatematika terhadap kemampuan pemahaman konsep peserta didik kelas VII SMPN 4 Gerung tahun ajaran 2024/2025, dengan hasil uji effect size sebesar 0,842 yang memperlihatkan bahwa pengaruh tersebut berada pada kategori efek tinggi.
Pengaruh Kemandirian Belajar dan Kecerdasan Emosional terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Teorema Pythagoras Baiq Istikomah; Sudi Prayitno; Nourma Pramestie Wulandari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3313

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, khususnya pada materi Teorema Pythagoras yang merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran. Faktor internal seperti kemandirian belajar dan kecerdasan emosional diduga turut memengaruhi kemampuan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kemandirian belajar dan kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Mataram Tahun Ajaran 2024/2025, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex-post facto. Populasi penelitian berjumlah 459 siswa kelas VIII, dan sebanyak 123 siswa dijadikan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket dan tes uraian. Angket digunakan untuk mengukur tingkat kemandirian belajar dan kecerdasan emosional siswa, sedangkan tes uraian digunakan untuk menilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi Teorema Pythagoras. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis regresi linier sederhana dan berganda, serta uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikan antara kemandirian belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 42,9%; (2) terdapat pengaruh signifikan antara kecerdasan emosional sebesar 53,1%; dan (3) secara simultan, terdapat pengaruh signifikan sebesar 73,9%.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pokok Bahasan Aritmatika Sosial Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa Nisa, Nida Atun; Prayitno, Sudi; Hikmah, Nurul; Sarjana, Ketut
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i1.5968

Abstract

Penyelesaian masalah matematika memerlukan proses berpikir kritis. Berpikir kritis merupakan sebuah proses berpikir dengan melibatkan pemahaman yang mendalam untuk memecahkan masalah. Faktanya kemampuan berpikir kritis siswa SMP di Indonesia masih tergolong rendah. Kemampuan berpikir kritis siswa berbeda-beda, salah satunya dipengaruhi oleh gaya kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pokok bahasan aritmatika sosial dengan gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD) di kelas VII MTs. Negeri 3 Mataram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa yang bergaya kognitif FI dan 2 siswa yang bergaya kognitif FD. Instrumen penelitian terdiri dari Group Embedded Figures Test (GEFT), tes kemampuan berpikir kritis dan wawancara. Indikator berpikir kritis yang digunakan yaitu FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity dan Overview). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Siswa dengan gaya kognitif FI dapat mengerjakan soal kemampuan berpikir kritis dengan benar dan lengkap, 2) Siswa dengan gaya kognitif FD dalam mengidentifikasi jawaban tidak lengkap, sedikit kesulitan menuliskan jawaban padahal mampu memberikan kejelasan terkait istilah/definisi. Oleh karena itu, siswa yang memiliki gaya kognitif FI mampu memenuhi semua indikator berpikir kritis FRISCO, sedangkan siswa yang memiliki gaya kognitif FD mampu memenuhi empat dari enam indikator berpikir kritis yaitu Focus, Reason, Situation dan Clarity.  
Penerapan Cooperative Learning Tipe Students Team Achievement Division (STAD) Berbasis Media Kahoot untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Rusyda, Nurislami Rusyda; Prayitno, Sudi; Mustiani
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1046

Abstract

This study is a Classroom Action Research (CAR) aimed at improving students’ learning activeness in Mathematics through the implementation of the cooperative learning model Students Team Achievement Division (STAD) integrated with Kahoot media. The subjects of this research were 30 students of class VII-9 at SMPN 4 Mataram. The study was conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observation and documentation, while data analysis was carried out using descriptive qualitative and quantitative methods. The results showed an increase in students’ learning activeness from the first cycle to the second cycle. In the first cycle, the percentage of student activeness reached 66.67% and increased to 86.67% in the second cycle. This improvement indicates that the implementation of the STAD cooperative learning model combined with Kahoot successfully created a more enjoyable, interactive, and engaging learning atmosphere. Therefore, it can be concluded that this strategy is effective in enhancing students’ activeness in learning Mathematics.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Tipe Kepribadian Apriani, Apriani; Arjudin, Arjudin; Yulis Tyaningsih, Ratna; Prayitno, Sudi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis pada materi lingkaran ditinjau dari tipe kepribadian siswa SMPN 4 Praya Barat Daya Kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian berupa angket, tes dan pedoman wawancara. Dari 22 siswa yang diberikan angket penggolongan tipe kepribadian, terdapat terdapat 7 siswa Guardian (SG), 6 siswa Artisan (SA), 3 siswa Rational (SR) dan 6 siswa Idealist (SI). Siswa diberikan tes kemampuan komunikasi matematis kemudian dipilih 8 subjek penelitian untuk diwawancarai yang terdiri dari 2 siswa pada masing-masing tipe kepribadian dan dipilih berdasarkan hasil angket tipe kepribadian. Analisis data kualitatif menggunakan 3 tahapan yaitu reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunikasi matematis, siswa dengan tipe kepribadian Guardian (SG) mampu memenuhi aspek menulis, mampu memenuhi aspek menggambar dan mampu memenuhi aspek ekspresi matematika. Siswa dengan tipe kepribadian Artisan (SA) hanya mampu memenuhi aspek menggambar namun masih kesulitan dalam memenuhi aspek menulis dan aspek ekspresi matematika. Siswa dengan tipe kepribadian Rational (SR) mampu memenuhi aspek menulis dan menggambar, akan tetapi masih terdapat kesulitan pada aspek ekspresi matematika. Siswa dengan tipe kepribadian Idealist (SI) mampu memenuhi aspek menulis, aspek menggambar, akan tetapi masih terdapat kekeliruan pada aspek ekspresi matematika.
KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL HOTS MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DITINJAU DARI KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS VIII SMPN 2 LINGSAR TAHUN AJARAN 2023/2024 Rifka Diah Caesa Nanda; Sripatmi; Baidowi; Sudi Prayitno
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkategorikan kemampuan numerasi dan mendeskripsikan kemampuan menyelesaikan soal HOTS ditinjau dari kemampuan numerasi siswa. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Lingsar berjumlah 279 orang. Sampel penelitian adalah dua kelas dari sembilan kelas VIII yakni kelas VIII-6 dan VIII-8 yang diberikan tes kemampuan numerasi. Subjek penelitian diambil dari sampel yang terdiri dari 6 orang siswa yang diberikan tes soal HOTS. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan wawancara dengan instrument penelitian yang digunakan adalah naskah soal kemampuan numerasi, naskah soal HOTS, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif statistik deskriptif, uji korelasi dan uji t serta analisis miles dan huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa dikategorikan ke dalam tiga kategori yakni tinggi, sedang, dan rendah. siswa berkategori kemampuan numerasi tinggi, siswa berkategori kemampuan numerasi sedang, siswa berkategori kemampuan numereasi rendah dengan dominan kemampuan numerasi siswa berada pada kategori rendah. Terdapat hubungan kemampuan numerasi dengan kemampuan menyelesaikan soal HOTS siswa yang tergolong sangat kuat dan signifikan. Siswa dengan kemampuan numerasi tinggi mampu menguasai dan memenuhi indikator semua level HOTS. Siswa dengan kemampuan numerasi sedang dan rendah hanya mampu menguasai dan memenuhi indikator soal HOTS level menganalisis (C4) dan belum menguasai serta memenuhi indikator soal HOTS level mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6).
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI POLA ASUH ORANG TUA DI KELAS IX SMP NEGERI 4 MATARAM TAHUN AJARAN 2024/2025 Rahmatiah Ardianti, Arifah; Sridana, Nyoman; Pramestie Wulandari, Nourma; Prayitno, Sudi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa ditinjau dari pola asuh orang tua di kelas IX SMP Negeri 4 Mataram Tahun Ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah subjek penelitian yaitu 6 siswa. Adapun untuk teknik pengumpulan data menggunakan tiga metode yaitu angket, tes, dan wawancara dengan instrumen penelitian yang digunakan adalah angket pola asuh orang tua, tes kemampuan berpikir kreatif matematis, serta pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles and Huberman yang terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan pola asuh demokratis memiliki kemampuan berpikir kreatif yang berada pada kategori sangat kreatif dan kreatif, dengan memenuhi aspek kefasihan dan aspek fleksibilitas tetapi belum mampu memenuhi aspek kebaruan. Subjek dengan pola asuh permisif memiliki kemampuan berpikir kreatif yang berada pada kategori kreatif, dengan memenuhi aspek kefasihan dan aspek fleksibilitas tetapi belum mampu memenuhi aspek kebaruan. Subjek dengan pola asuh otoriter memiliki kemampuan berpikir kreatif yang berada pada kategori tidak kreatif, subjek tidak mampu memenuhi aspek kefasihan, aspek fleksibilitas, maupun aspek kebaruan.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abels, Mieke Adji, Muhammad Restu Aini, Latifah Nurul Amrullah Amrullah Amrullah Amrullah Amrullah Anggraeni, Dwi Aprilia Apriani Apriani April, Aprilia Sukma Dewi Arjudin Arjudin Arjudin Arya, Lalu Ramas Asfiyantin, Saral Tri Awendi, Lalu Fenda Baidowi Baidowi Baidowi Baiq Istikomah Baiq, Sinta Erviana Chatarina Umbul Wahyuni Darmadi, D Dedi Irawan Dina Auliya Dwi Aprilia Anggraeni Dwi Novitasari Eka Ayu Rasta, Ni Putu Virgi Eka Kurniawan Ernawati Fazira, Nadia Kinanti Firmansyah, Didi Firnanda, Riska Faya Gilang Primajati Gunawan Gunawan Gunawan Hairani Hairani Hamdi, M. Harry Soeprianto Hasan, Riska Rahmawati Ichwanudin Mudhakir Ida Ayu Dewi Prabandari Jati Malinda Oktavia Junaidi Junaidi Karim, K Ketut Sarjana KETUT SARJANA, KETUT Kurnia, Siti Sarah Kurniawan, Eka Laila Hayati Laila Hayati, Laila Laila Maghfira Lu’luilmaknun, Ulfa Lutfianti, Safira M. Iqbal Zuwandi Mar'atun Atun Muhammad Abdul Gani Muhammad Turmuzi Mumtazi, Yasmin Mustiani Nani Kurniati Ni Made Intan Kertiyani Nikmat Rahmatullah Nilza Humaira Salsabila Nisa, Nida Atun Nourma Pramestie Wulandari Nuriyanti, Lina Nurul Hikmah NURUL HIKMAH Nyoman Sridana Nyoman Sridana Pangestuti, Fadilla Dwi Paramartha, I Putu Wahyu Prabandari, Ida Ayu Dewi Puspa Sari, Tika Rahim, Meiliza Erfa Rahmatiah Ardianti, Arifah Rahmawati Rahnawati Ramdhani, Eka Putri Cahya Ratih Ayu Apsari Ratna Yulis Tyaningsih Ratu Ilma Indra Putri Richard Yesaya Simanjuntak Rifka Diah Caesa Nanda Rizkiana, Nila Rusyda, Nurislami Rusyda S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sabriyani, Syifa Salsabila, Nilza Humaira Santiwidia, Arwini Sariyasa . Satila, Susena Savitry , Ite Githa Soepriyanto, Harry Sri Subarinah Sri Subarinah, Sri Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi Sripatmi, Sripatmi Sujaya, Ketut Ary Sya'diyah, Halimatus Syahrul Azmi Tabita Wahyu Triutami Tabita Wahyu v Tazkia Nadid Triutami, Tabita Wahyu Tuto Laba, Maria Eveline Ulfa Lu'luilmaknun Ulfa Lu’luilmaknun Ulfa Lu’luilmaknun Wahidaturrahmi Wahyu Triutami, Tabita WIHARDJO, EDY Winda Miftahul Jannah Wulandari, Nourma Pramestie Yulis Tyaningsih, Ratna Zafitri, Pujita Zikrullah, M. Riki