Articles
Peningkatan Motivasi dan Prestasi Belajar Ekonomi Melalui Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions dengan Perpaduan Permainan Edukatif Talking Stick Siswa Kelas X IPS-1 SMA Negeri 3 Nganjuk Tahun Pelajaran 2018/2019
Puji Astuti
Dharma Pendidikan Vol 15 No 2 (2020): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69866/dp.v15i2.117
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik kelas X IP S-1 SMA Negeri 3 Nganjuk Tahun Pelajaran 2018/2019 melalui model pembelajajaran kooperatif teknik Student Teams Achievement Divisions dengan permaianan edukatif talking stick. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini bersifat partisipatif dan kolaboratif, sehingga peneliti sebagai pengamat dan guru mata pelajaran sebagai pelaksana tindakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data pada penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 3 Nganjuk. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis, wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Motivasi peserta didik dilihat dengan menggunakan observasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan pada motivasi belajar peserta didikpada setiap siklusnya. Pada observasi, skor meningkat sebesar 15,23%. Hasil dari angket juga mengalami peningkatan sebesar 5,78%. Sehingga peningkatan rata-rata skor secara keseluruhan sebesar 10,5%. Prestasi belajar peserta didik diukur dengan menggunakan tes tertulis menggunakan soal pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan prestasi belajar dari sklus I ke siklus II. Peningkatan prestasi belajar ditandai dengan bertambahnya peserta didik yang nilainya mencapai kriteria ketuntasan minimal secara keseluruhan. Persentase peningkatan prestasi belajar peserta didik secara keseluruhan sebesar 65,97%. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Team Achievement Divisions dengan perpaduan permainan edukatif talking stick dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar ekonomi peserta didik Kelas X IPS-1 SMA Negeri 3 Nganjuk
PRINSIP-PRINSIP REKONSILIASI ANTARA ESAU DAN YAKUB: SEBUAH STUDI EKSPOSISI TERHADAP KEJADIAN 33: 1-20
Ruth Hesti Malatundu;
Nanik Sutarni;
Puji Astuti
JURNAL PENABIBLOS Vol. 14 No. 02 (2023): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Konflik dalam sebuah hubungan adalah hal yang sering terjadi dalam kehidupan, bahkan Konflik merupakan kenyataan hidup yang tidak dapat disangkal oleh setiap manusia. Kenyataan konflik ini tidak hanya dialami oleh umat manusia pada masa sekarang tetapi juga dialami oleh para tokoh iman yang ada dalam Kitab Suci. Hal ini sangat memprihatinkan, itu sebabnya ajaran akan rekonsiliasi sangat diperlukan dalam keluarga Kristen. Rekonsiliasi bisa dipandang sebagai solusi untuk mengakhiri sebuah konflik. Konflik yang terjadi dalam hubungan Esau dan Yakub adalah konflik yang terbilang pelik, karena akibat dari konflik itu adalah permusuhanbahkan terpisahnya kehidupan antara Esau dan Yakub. Topik mengenai rekonsiliasi memang sudah banyak diteliti oleh peneliti-peneliti sebelumnya, namun penelitian- penelitian terdahulu tersebut tidak secara serius membahas prinsip-prinsip dalam berekonsiliasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan prinsip-prinsip rekonsiliasi antara Esau dan Yakub menurut Kejadian 33:1-20. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kemudian penulis akan mengeksposisi teks Kejadian 33: 1-20 dengan menggunakan beberapa analisi yaitu: analisis konteks, analisis historis, analisis terjemahan, dan analisis teologis. Dalam penelitian ini penulis juga menyelidiki berbagai literatur sebagai penunjang. Melalui penelitian ini ditemukan bahwa ada tiga prinsip yang dapat dipegang sebagai kebenaran untuk berekonsiliasi menurut narasi Esau dan Yakub dalam Kejadian 33yaitu: Pertama, memberi pengampunan. Kedua, memiliki kerendahan hati. Ketiga, menunjukkan kasih yang tulus.
PENGARUH PENGAJARAN TENTANG KEDEWASAAN DENGAN METODE PEMBELAJARAN STUDI KASUS TERHADAP TANGGUNG JAWAB PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PAK
Yusak Ezer Kaley;
Evi Tobeli;
Puji Astuti
JURNAL PENABIBLOS Vol. 14 No. 02 (2023): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kedewasaan adalah suatu hal yang dimiliki setiap orang. Dalam pertumbuhan menuju kedewasaan terdapat salah dua komponen penting yang mendasari kedewasaan seseorang. Komponen pertaman adalah kedewasaan usia atau adult dan kedua adalah pola pikir. Kedewasaan usia adalah suatu hal yang mutlak terjadi pada setiap orang, tetapi kedewasaan pola pikir adalah pilihan suatu pilihan. Orang yang dewasa adalah orang yang melakukan yang benar dan tidak mudah untuk digoyahkan dengan hal-hal yang bersiat duniawi. Untuk memahami arti kedewasaan tersebut, metode pembelajaran studi kasus digunakan sebagai sarana atau metode untuk membantu peserta didik memahami, menganalisi dan menemukan solusi terhadap persoalan yang terjadi.Dengan pola pikir yang dawasa maka seseorang dapat menjalankan tugasnya sebagai seorang individu yang dikenal dengan tanggung jawab. Tanggung jawab adalah suatu hal yang wajib lakukan dengan sepenuh hati diantaranya adalah tanggung jawab kepada Tuhan, diri sendiri, keluarga dan sekolah/pendidikan. Dengan kedewasaan pola pikir dapat memberikanpengaruh terhadap tanggung jawab peserta didik. Hasil penelitian ini memberikan hasil bahwa kedewasaan polapikir yang dimiliki peserta didik memiliki pengaruh terhadap tanggung jawab peserta didik memiliki hubungan yang valid dengan nilai korelasi rendah.
UNSUR-UNSUR PERJANJIAN ALLAH DENGAN ABRAHAM DALAM KITAB KEJADIAN
Puji Astuti
JURNAL PENABIBLOS Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PENABIBLOS (JPS)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kitab Kejadian mencatat sejarah berlangsungnya perjanjian antara Allah dengan Bapa leluhur Israel, Abaraham. Sesungguhnya Allah secara khusus menyatakan diri kepada Bapa Abraham dan berjanji akan memberkati Abraham. Allah sebagai pihak penyelenggara utama dalam perjanjian itu. Dalam perjanjian tersebut masing-masing pihak memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Pihak Allah sebagai pemrakarsa perjanjian telah menetapkan berbagai rencana yang akan dilakukan sebagai bentuk kewajibanNya. Dari pihak Abaraham sebagai pihak penerima janji juga memiliki tanggung jawab yang harus penuhi bahkan termasuk keluarga dan semua keturunannya. Hal itulah yang kemudian menjadi unsur-unsur penting dalam perjanjian Allah dengan Abraham. Dalam perjalanannya berbagai tantangan dan kesulitan dialami Abraham dalam menantikan janji Allah. Di satu sisi kesulitan yang besar tersebut menjadi sarana ujian dari Allah terhadapp Abaraham untuk membuktikan kesetiaan terhadap janji itu, disisi lain untuk menunjukkan kebesaran dan kasih setia Allah terhadap janjiNya. Oleh sebab itu dibutuhkan komitmen untuk tetap setia menjalankannya.Kata kunci: Allah, Abraham, Perjanjian.
PENGARUH PELAYANAN KONSUMEN DI HOTEL SURYA KENCANA SURABAYA
Puji Astuti
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (424.234 KB)
|
DOI: 10.55606/cendikia.v2i2.193
Now a days tourism and hospitality industry especially in Hotel is growing fast, the writer take an observation as hotel X in Surabaya. The writer want to know influence of consument on education, level of service and policy as a leader on occupancy of Hotel X in front office Dept. front office one of central Dept in hotel as Relationship between guest and others Dept. Because of front office as central therefore front office will be brandage of image of the hotel . that’s why front office staff must have an experience and out standing skill because customer need good service expectation is priority. Hotel X in Surabaya can operates day to day operational well. It showed by result of hotel occupancy in stability over the everages. in case of this we conclude that good sevice is one of main factor will cause effect relationship of level about high of occupancy Hotel goes running well ,eventhough human resource minimizely. base in the above mater, impact of effect in the level on hotel occupancy in Surabaya because of good service to the guest.
Analisis Realisasi Anggaran Biaya Dan Pendapatan Pada Toko Bintang Jaya Rental
Saridawati Saridawati;
Puji Astuti;
Deti Pratiwi;
Mareta Nurul Fitri;
Delia Alayda;
Nanda Jussi
JURNAL PENELITIAN SISTEM INFORMASI (JPSI) Vol. 2 No. 2 (2024): MEI : JURNAL PENELITIAN SISTEM INFORMASI
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54066/jpsi.v2i2.1869
This research aims to determine the analysis of cost and revenue budget realization at Bintang Jaya Rental store. This study employs a quantitative descriptive method. Data collection is conducted through surveys and statistical data analysis to provide an overview or description of the researched object. Budget analysis of expenditure and revenue is the focal point in achieving company success. The research utilizes expenditure effectiveness and efficiency ratios and employs profitability ratio analysis, namely net profit margin ratio. The results and findings of the research indicate that the effectiveness analysis of Bintang Jaya Rental store revenue budget from January to April shows 126.89% (Highly Effective), and the revenue projection for April is 124.79% (Highly Effective). Revenue increases occur during holiday seasons and peak travel periods, leading to a significant increase in car rental demand. The efficiency analysis of cost budget in January and April shows similar results above 90%. Costs are primarily attributed to maintenance, fuel, and driver expenses. Profitability analysis indicates a profit-to-expenditure ratio of 53.84% in January. In April, the average profit level is 50%, influenced by external factors.
EFEKTIVITAS ASSESMENT DIAGNOSTIK TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS 2 SDI BAHRUL ULUM
Puji Astuti;
Najwa, Wulida Arina;
Yaya Naufa Khairiyah
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pena Karakter: Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62426/jpk.v5i1.35
Learning with a new paradigm views assessment as no longer limited to reporting student assessments but is seen as a process of collecting and processing information to determine learning needs, development and achievement of learning outcomes. Assessment is an inseparable part of the learning process, one of which is diagnostic assessment. Diagnostic assessment is an assessment activity carried out at the beginning of learning to determine students' initial knowledge. This diagnostic assessment needs to be carried out by educators because students' conditions vary, such as: needs, abilities, experience, level of maturity, and also background. The purpose of diagnostic assessment is to map studentsbased on their abilities so that students can achieve the goals that have been formulated. This research uses a classroom action research method carried out in 2 cycles. Research data was obtained through learning outcomes tests. The research results showed that there was a significant increase in student learning outcomes after implementing the diagnostic assessment. This increase can be seen from the increase in average value and percentage in each cycle.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai
Puji Astuti;
Happy Fitria;
Yessi Fitrianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.867
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai SMK Negeri 3 Sekayu. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanlatori dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subyek penelitian sebanyak 75 orang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian ex post facto. Uji instrumen pada penelitian ini menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas dengan menggunakan bantuan aplikasi program software SPSS versi 23 dengan metode Cronbach’s Alpha agar analisis data lebih mudah dan praktis. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa; 1) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja pegawai di SMK Negeri 3 Sekayu sebesar 25,2 %; 2) motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai di SMK Negeri 3 Sekayu sebesar 37,6%, dan 3) kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai di SMK Negeri 3 Sekayu sebesar 50,2%.
PERAN BAPPELITBANGDA DALAM MENDORONG INOVASI DAN PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DI KOTA BANJAR: Peran BAPPELITBANGDA Pasca COVID-19
Puji Astuti;
Farizan, Akmal;
Muhammad Naufa Azhayr;
Eva Charena Aditiya;
Irfan Nursetiawan
Jurnalika : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnalika : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37949/jurnalika81100
In March 2020, Indonesia was shocked by a terrible virus, the Covid-19 pandemic. Until August, Covid-19 in Indonesia reached 165,887 including 7,169 deaths covering 34 provinces. Then the Covid-19 outbreak has an impact on the decline in the economic activities of MSMEs in Indonesia, especially Banjar City. The purpose of this research is to find out about how the role of the Regional Planning, Research, Development Agency (BAPPELITBANGDA) when formulating Technical Policies in the Field of Regional Development Research Planning in Banjar City and the factors that affect the economy in Banjar City caused by Covid-19 and improve economic development innovations in Banjar City. The people of Kota Banjar are unable to carry out their usual activities due to the appeal from the government which has set a policy for WFH (Work from Home) and Social Distancing. Therefore, BAPPELITBANGDA drafted an innovation that will be developed gradually which is expected to overcome the decline in the economy in Banjar City. This research uses direct observation techniques using the interview method, the researcher visits the place under study and the researcher obtains other sources through the official website of BAPPELITBANGDA as a source of research data that supports observation.
Peran Social Media Marketing Activity Dan Customer Experience Dalam Meningkatkan Relationship Quality Melalui Perilaku Konsumen
May Sela Rahmawati;
Puji Astuti
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 6 (2024): NJMS - Januari 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan pemasaran melalui media sosial menjadi isu penting, dengan perusahaan menyadari nilai strateginya dalam memanfaatkan platform ini untuk memasarkan produk melalui konten dan pesan yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh aktivitas pemasaran media sosial dan pengalaman pelanggan terhadap keterlibatan pelanggan, yang direpresentasikan oleh konsep kualitas hubungan, serta untuk mengeksplorasi dampaknya pada citra merek, niat partisipasi, dan niat pembelian dalam konteks aktivitas perdagangan sosial. Penelitian ini menggunakan metode survei sebagai alat pengumpulan data, dengan kuesioner sebagai instrumen, yang disebar secara berani. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil analisis data menunjukkan bahwa kualitas hubungan mempunyai dampak positif yang signifikan terhadap citra merek, sedangkan pengalaman pelanggan juga berpengaruh positif terhadap kualitas hubungan. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mempertimbangkan penggunaan metode pengukuran yang berbeda dan melibatkan responden yang lebih spesifik untuk mendalami temuan yang diperoleh. Sebagai upaya untuk menarik pelanggan baru, disarankan agar perusahaan mengembangkan citra perusahaan yang kuat, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan memperbaiki persepsi terhadap produk dan layanannya