p-Index From 2021 - 2026
7.246
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris EDULITE: Journal of English Education, Literature and Culture Journal of English Literacy Education Al Ishlah Jurnal Pendidikan IJoLE: International Journal of Language Education JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Linguistics and Elt Journal Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Voices of English Language Education Society Indonesian EFL Journal: Journal of ELT, Linguistics, and Literature Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat JEE (Journal of English Education) Jurnal Scientia Indonesia Berdaya JOLLT Journal of Languages and Language Teaching Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Akuntansi dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature Studies Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa : Journal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Darussalam English journal International Journal of Education and Humanities Journal of Career Development Abdi Samulang : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Foreign Language Instruction Probe Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Journal of Community Empowerment PREDESTINATION : Journal of Society and Culture Journal of Language Learning and Assessment International Journal of Language, Education, and Literature (IJLEL) Edumaspul: Jurnal Pendidikan EDULEC
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPROVING STUDENTS’ READING SKILL THROUGH PREVIEW, ASK QUESTION, READ AND SUMMARIZE STRATEGY (PAQRS) AT SENIOR HIGH SCHOOL Lisa, Mona; Vivit Rosmayanti; Hasnani
Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa (Kapasa) : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2022): Desember KAPASA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MEGAREZKY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37289/kapasa.v2i3.172

Abstract

Reading as one of the components of English that must be studied. This component helps students to improve their abilities in reading. In addition, reading is also relates to skills of speaking, listening and writing. The aim of this research is to know the improvement of students’ reading skill through the PAQRS strategy in class XI (Social Studies I) at SMA Negeri 19 Makassar. This research used a classroom action research (CAR) that conducted in two cycles, namely in each cycle consisted of: planning, action, observation and reflection. In cycle consists of four times meetings accompanied by a test. In collecting data, researcher used quantitative data (test) as the main and qualitative data (interviews, and field notes) as supporting data. The results of study showed that there were students (18.91%) who achieved the minimum completeness criteria and the average of students was 67.35 in the first cycle test. While there were 30 students (81.08%) who achieved the graduation criteria and the average of the students was 76.72 in the second cycle test. From result of the research show that the average of students increases from cycle 1 to cycle 2. The conclusion of this study that PAQRS strategy successful improves students’ reading skills. ABSTRAK Membaca sebagai salah satu komponen bahasa Inggris yang harus dipelajari. Komponen ini membantu siswa untuk meningkatkan kemampuannya dalam membaca. Selain itu, membaca juga berkaitan dengan keterampilan berbicara, mendengarkan, dan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca siswa melalui strategi PAQRS pada siswa kelas XI (IPS I) SMA Negeri 19 Makassar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu pada setiap siklusnya terdiri dari: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Dalam siklus terdiri dari empat kali pertemuan yang disertai dengan tes. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan data kuantitatif (tes) sebagai data utama dan data kualitatif (wawancara, dan catatan lapangan) sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat siswa (18,91%) yang mencapai KKM dan rata-rata siswa pada tes siklus I sebesar 67,35. Sedangkan siswa yang mencapai kriteria kelulusan sebanyak 30 siswa (81,08%) dan rata-rata siswa pada tes siklus II adalah 76,72. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata siswa meningkat dari siklus 1 ke siklus 2. Kesimpulan penelitian ini bahwa strategi PAQRS berhasil meningkatkan kemampuan membaca siswa.
THE USE OF SHOW AND TELL METHOD IN TEACHING VOCABULARY AT THE SECOND YEAR STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL Ullah, Amrullah; Vivit Rosmayanti; Muhamad Yahrif
Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa (Kapasa) : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2023): April KAPASA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MEGAREZKY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37289/kapasa.v3i1.197

Abstract

This study aimed to know the use of the show-and-tell method in teaching vocabulary the second-year students Of Junior High School SMPS Darul Ulum Panaikang Bantaeng. It consisted of 38 students, 19 students in class controlled and 19 in the experimental class. This research was Quasi-Experimental Design; with experimental and controlled classes. One group was treated as the experimental class and another group was treated as the controlled class. The researchers used pre-test and post-test designs in both experimental and controlled classes. Analysis of the mean score gap in the post-test between the experimental and controlled ensures that the technique used was effective. The mean score of the Experimental class was 9.02 and 5.63 for the Controlled class. It meant the gap between the students’ scores in the Experimental and Controlled class was 3.39. The explanation of the gap between the two classes indicated that the Experimental class showed high improvement than the Controlled class. Based on the result of this study, showing the students' scores were much higher after the treatment in the Experimental class using the show & tell method. The use of the show & tell method was effective toward the students’ vocabulary mastery.
IMPROVING STUDENTS' VOCABULARY MASTERY THROUGH MIND MAPPING OF EIGHT-GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 03 WAESAMA Dahlia Albakia; Muhamad Yahrif; Vivit Rosmayanti
Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa (Kapasa) : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus KAPASA
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MEGAREZKY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37289/kapasa.v3i2.310

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2 dan setiap siklus memiliki empat kali pertemuan. Penelitian pada tiap siklus terdiri dari empat Langkah; perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif (tes) sebagai data utama dan kualitatif (ceklis observasi dan catatan lapangan) sebagai data pendukung. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 siswa di kelas VIII SMPN 03 WAESAMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Mind Mapping berhasil meningkatkan kemampuan kosa kata siswa. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa kelas VIII. Nilai rata-rata pada siklus 1 adalah 72,75 yang dikategorikan baik dan nilai rata-rata pada siklus 2 adalah 82,37yang dikategorikan sangat baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pada siklus 2 lebih baik dari siklus 1. Persentase siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan juga meningkat. Pada siklus 1, terdapat 14 siswa (67%) yang memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM). Pada siklus 2, terdapat 24 siswa 100%) yang memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM). Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan kemampuan dalam peningkatan kosa kata.
TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DI DESA LEMBANG DEWATA KECAMATAN MAPPAK KABUPATEN TANA TORAJA Sriwahyuni .; Arfenti Amir; Muh. Reski Salemuddin; Vivit Rosmayanti; Serlina Bongi,
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 2, No 1 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v2i1.23222

Abstract

Toleransi Antar Umat Beragama Di Desa Lembang Dewata Kecamatan Mappak Kabupaten Tana Toraja dimana masyarakatnya yang ada di Lembang Dewata menganut agama atau kepercayaan yang berbeda-beda yang tinggal dalam satu rumah dengan menganut agama Kristen, Islam dan Hindu maupun yang hidup secara berdampingan dengan umat yang beragama lain. Meskipun memiliki agama yang berbeda tetapi mereka tetap saling menghargai dan saling menghormati antara sesama agam. Toleransi juga terlihat pada masyarakat Desa Lembang Dewata pada saat perayaan hari raya Natal dimana umat Muslim memperbolehkan umat Kristiani menggunakan lokasi Mesjid sebagai tempat parkir bagi umat Nasrani yang datang melaksanakan Ibadah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data tersebut selanjutnya di analisis dengan menggunakan analisis data kualitatif, yaitu analisis yang dilakukan secara berkesinambungan sejak pengumpulan data sehingga penelitian ini berakhir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Lembang Dewata Kecamatan Mappak Kabupaten Tana Toraja adalah masyarakat yang menganut agama yang berbeda namun perkembangan dan pertumbuhan beragama tetap menjalin toleransi antara umat beragama. Bentuk pendukung toleransi beragama di Desa Lembang Dewata Kecamatan Mappak Kabupaten Tana Toraja adalah adanya kegiatan yang sering dipergunakan masyarakat untuk mewujudkan dan mencerminkan kerukunan toleransi umat beragama yaitu hari raya kegamaan dan acara rambu solok, gotong royong dalam melakukan kegitan kemasyarakatan. Sikap toleransi umat beragama di Desa Lembang Dewata Kecamatan Mappak Kabupaten Tana Toraja sangat menjujung tinggi saling menghargai antara sesama umat beragama misalnya dalam hal peribadatan mereka saling mengharagai satu sama lain. 
Students Attitudes Toward the Use of Artificial Intelligence Tools in English Language Learning Rosmayanti, Vivit
Linguistics and ELT Journal Vol 12, No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/leltj.v12i2.28840

Abstract

This research intends to assess the point of view of English Education students of Universitas Negeri Makassar regarding the application of Artificial intelligence (AI) resources in the skin of language learning. In this context, the research may engage AI tools Grammarly, ChatGPT, and others and analyze both the benefits and the challenges associated with these applications. The study adopted a convergent parallel design and collected qualitative and quantitative data from 100 respondents through surveys and interviews. The findings revealed that using AI tools increases learning efficiency (89%), enhances writing (82%), and boosts students’ self-efficacy toward completing academic work (75%). Nonetheless, difficulties such as excessive dependence on AI, lack of comprehension of the functionalities of the specified tools, to mention a few, and the problem of depending on the accuracy of responses generated by AI were also documented. In addition, the research brings attention to the potential of AI in language education while stressing the importance of integration to avoid dependence. It is recommended for educators to reinforce responsible use of AI, discourage misuse of AI, uphold academic honesty, and discourage autonomous use of AI. In the next strides, the study will require other attention in the areas of most interest when using AI tool inclusion measures better aimed at addressing the barriers identified impacting the use of language tools for students.
MEMBERDAYAKAN SISWA SMA MELALUI PELATIHAN LITERASI DIGITAL Rosmayanti, Vivit; Wahid, Areski; Sulolipu, Andi Annisa; Ram, St. Wijdana; Mukhlisin, Mukhlisin
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i2.29199

Abstract

ABSTRAK                                                                             Kemajuan teknologi telah membuka peluang baru di sektor pendidikan, seperti peningkatan literasi digital dan kesadaran etika digital. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman penerapan teknologi yang efektif dalam pembelajaran, terutama di kalangan siswa SMA di daerah perkotaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam penggunaan teknologi yang bertanggung jawab secara etis dan etika digital. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap utama: identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Mitra dalam kegiatan ini adalah sebuah sekolah menengah atas yang terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dengan total 50 peserta siswa. Dari pelatihan tersebut, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan para siswa dalam hal literasi digital dengan rata-rata skor tes pemahaman meningkat dari 55% menjadi 80% setelah pelatihan. Siswa juga mampu menggunakan alat digital lainnya seperti Google Workspace dan Canva serta menjadi lebih sadar akan kebutuhan keamanan dan etika dalam penggunaan teknologi. Meskipun terdapat beberapa kesulitan teknis dan non-teknis, penggunaan materi interaktif yang dikombinasikan dengan metode pengajaran offline menyelesaikan masalah tersebut. Program ini terbukti memiliki dampak positif dalam membentuk pengguna teknologi yang lebih bertanggung jawab dan terinformasi di kalangan siswa, dan dapat menjadi model untuk inisiatif serupa di masa depan. Kata kunci: literasi digital; pelatihan; etika digital; teknologi Pendidikan; siswa.  ABSTRACTTechnological advances have opened up new opportunities in the education sector, such as increasing digital literacy and awareness of digital ethics. However, there is still a gap in understanding the effective application of technology in learning, especially among high school students in urban areas. This community service activity aims to develop students' skills in the ethically responsible use of technology and digital ethics. The implementation of this Community Service activity is carried out in three main stages: identifying needs, implementing training, and evaluating. The partner in this activity is a high school located in Makassar City, South Sulawesi, with a total of 50 student participants. From the training, there was a significant increase in students' knowledge in terms of digital literacy with an average comprehension test score increasing from 55% to 80% after the training. Students were also able to use other digital tools such as Google Workspace and Canva and became more aware of the need for security and ethics in the use of technology. Although there were some technical and non-technical difficulties, the use of interactive materials combined with offline teaching methods resolved these problems. This program has proven to have a positive impact on forming more responsible and informed technology users among students, and can be a model for similar initiatives in the future. Keywords: digital literacy; training; digital ethics; educational technology; students.
Visual Learning With Canva: Meningkatkan Literasi Digital Siswa Dengan Media Desain Interaktif di SMA 23 Makassar Sulolipu, Andi Annisa; Rosmayanti, Vivit; Wahid, Areski; Ram, St. Wijdanah; Ishak, Suryadi
ABDI SAMULANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Januari| ABDI SAMULANG
Publisher : Yayasan Habiburrahman Jamalu Bina Ummat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61477/abdisamulang.v4i1.58

Abstract

Digital literacy is an essential ability that students must have to face the challenges of the digital era. However, many students still use technology passively without developing creative and productive skills. The "Visual Learning with Canva: Increasing Students' Digital Literacy with Interactive Design Media at SMA 23 Makassar" program aims to increase students' digital literacy through a design-based learning approach. Students will learn to create visual content such as posters, infographics, and presentations that are relevant to learning. This training integrates digital literacy, creativity, and critical thinking skills as provisions for students to improve their learning abilities. The expected results of this training are an increase in students' ability to understand and use technology productively, as well as the creation of quality visual content that can support the learning process and increase participants' digital literacy.
Pendampingan Inovasi Teknologi Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Eksplorasi Kearifan Lokal Pada Siswa SMK Sujarwo Sujarwo; Sukmawati Sukmawati; Sunarlia Limbong; Vivit Rosmayanti; Asdar Asdar; Chusnul Chatima
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1243

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dalam inovasi teknologi pembelajaran bahasa Inggris melalui eksplorasi kearifan lokal pada siswa SMK Negeri 5 Gowa. Metode PKM ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, eksplorasi kearifan lokal, penerapan pembelajaran kontekstual, pendekatan project-based learning (PjBL), evaluasi dan refleksi. Lokasi di SMK Negeri 5 Gowa yang berjumlah 24 orang siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa berdasarkan pre-test dan post-test, rata-rata nilai Bahasa Inggris siswa mengalami peningkatan signifikan, dari 60 menjadi 84 setelah mengikuti program ini. Temuan kegiatan PKM ini mengindikasikan bahwa pendekatan teknologi inovatif yang mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Inggris berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, relevan, dan partisipatif, sehingga mendorong siswa untuk lebih aktif terlibat dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Dapat disimpulkan bahwa selain memberikan manfaat akademik, pendekatan ini juga mendukung pelestarian dan promosi budaya lokal, sehingga menjadikannya sebagai model pembelajaran yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga berkontribusi pada penguatan identitas budaya lokal siswa.
PELATIHAN PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PENULISAN ILMIAH PADA MAHASISWA S2 UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Rosmayanti, Vivit; Sulolipu, Andi Annisa; Ram, St. Wijdanah; Ridwan, Nurul Haeriyah
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i1.31425

Abstract

ABSTRAK Munculnya teknologi kecerdasan buatan (AI) merupakan perhatian khusus bagi pengajaran dan pendidikan yang fokus pada penulisan ilmiah. Banyak mahasiswa yang gagal memahami konsep teknik aplikasi AI untuk menyusun tulisan mereka. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk melatih mahasiswa mengenai penerapan AI yang tepat dan etis dalam penulisan ilmiah. Tahapan kegiatan dimulai dari koordinasi awal antara tim pelaksana dan mitra institusi untuk menyusun rencana kerja, dilanjutkan dengan pemetaan kebutuhan peserta melalui survei, pengembangan materi pelatihan yang sesuai dengan latar belakang peserta, serta sosialisasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui workshop interaktif selama dua hari yang mencakup sesi kuliah, praktik langsung, diskusi etika AI, dan klinik penulisan. Setelah pelaksanaan, dilakukan evaluasi melalui kuesioner kepuasan dan pengumpulan tugas akhir peserta. Monitoring dilanjutkan dengan pendampingan penulisan serta evaluasi hasil tulisan yang telah disempurnakan menggunakan AI. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 70,6% peserta merasa sangat puas dan 29,4% lainnya merasa puas dengan pelatihan. Sebanyak 94,1% peserta berencana akan mengimplementasikan AI dalam penulisan ilmiah mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil tidak hanya dalam meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa, tetapi juga dalam membentuk perspektif etis terkait plagiarisme. Oleh karena itu, pelatihan ini telah efektif, dengan dampak positif yang diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai inisiatif pendidikan di masa mendatang.Kata kunci: Kecerdasan Buatan; Penulisan Ilmiah; Pelatihan Mahasiswa; Etika Akademik; Peningkatan Kualitas.ABSTRACTThe emergence of artificial intelligence (AI) technology has become a major concern in education, especially in academic writing. Many students struggle to understand the concepts and techniques of applying AI in their writing. Therefore, this program aimed to train students on the proper and ethical use of AI in scientific writing. The activity began with coordination between the implementing team and institutional partners to develop a work plan, followed by a needs assessment survey, development of training materials tailored to participants’ academic backgrounds, and dissemination of the program. The implementation stage included a two-day interactive workshop involving lectures, hands-on practice, discussions on AI ethics, and a writing clinic. After the training, evaluation was carried out through participant satisfaction questionnaires and submission of revised academic writing tasks. Monitoring continued with mentoring and assessment of final papers enhanced using AI. The results showed that 70.6% of participants were very satisfied, and 29.4% were satisfied with the training. Additionally, 94.1% of participants expressed their intention to implement AI in their future academic writing. These results indicate that the training was successful not only in improving students’ writing skills but also in shaping their ethical perspectives on plagiarism. Thus, the training proved to be effective, with positive impacts expected to be applied in future educational initiatives.Keywords: Artificial Intelligence; Scientific Writing; Student Training; Academic Ethics; Quality Improvement.
Enhancing Students’ Engagement in English Language Learning Through Mentimeter: A Case Study Rosmayanti, Vivit; Asrifan, Andi; Vargheese, K.J
JPTK : JURNAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS Vol 4 No 1 (2025): May : IJOLEH
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/ijoleh.v4i1.274

Abstract

This study examines Mentimeter’s effectiveness in increasing student participation in an English as a Foreign Language (EFL) classroom. Using a qualitative case study methodology, the research was carried out in a third-year English language course at Universitas Negeri Makassar, using class observations, students’ focus group interviews, and a questionnaire as data collection techniques. The study also seeks to understand the students’ engagement, such as behavioral, emotional, and cognitive engagement, in working with Mentimeter during the lesson. The results show that Mentimeter has been beneficial for all levels of engagement. For behavioral engagement, targets increased to 85% in participation rates and 92% in attendance as learning was focused on interactive and gamified sessions. Emotional engagement was improved as 78% of students who attended the sessions enjoyed it, while 81% of students agreed that such activities enhanced their interaction with studies rather than being boring. Respondents indicated deeper critical thinking affecting cognitive engagement with 45 new ideas created in brainstorming sessions, and of the 76% engaged, they felt that they understood and remembered the material better. This research study proves that the Mentimeter is an effective instrument in instructing English language learners that utilizes a more sustained and engaged participation, invoking desired emotions and thinking more. These results support the argument that factors such as the use of Mentimeter will improve students’ learning engagement in an EFL setting.
Co-Authors Adriandy Saleh Akhiruddin Akhiruddin Akhiruddin Andi Alviadi Nur Risal Andi Anto Patak Andi Asti Ahyandhita Andi Meinar Dwi Rantisari Arfenti Amir Arifin Arifin Asdar Asdar Asrifan, Andi ASRIFAN, Asrifan Asykur, Muamar Burhanuddin Burhanuddin Cardoso, Luís Miguel Oliveira de Barros Christo, Yudi Chusnul Chatima Dahlia Albakia Dwi Rantisari, Andi Meinar Etika Peter Fansury, Andi Hamzah Fitriawati Fitriawati Fitriawati, Fitriawati Hardianti Hardianti, Hardianti Hasanudin Kasim Hasnani Hasnani Hermawan, Nanang Hudriati, Andi Ibrahim, Muliaty Ishak, Suryadi Karel Samangun Karel Samangun Khatima, Chusnul Kusmaryani, Woro Limbong, Sunarlia Luana Sasabone MB, Kamaluddin Meinar Dwi Rantisari Thayeb, Andi Mohamed, Sheik Mona Lisa, Mona Monalisa Muh. Reski Salemuddin Muhamad Yahrif Muhamad Yahrif Muhammad Sabir Muhammad Tahir Muhammad Yahrif Mukhlisin Mukhlisin Muldi Lumiling Muldi Lumiling Musdalifah Muthi'ah Nur Ina Syam Nurdin Noni Nurhidayati Nurhidayati Nurhikma Utami Nurul Haeriyah Ridwan Rafiqa Rafiqa Rafiqa, Syarifa Ram, St Wijdanah Ramli Ramli Ramli Ramli Ramli Ramli Rindiani Romansyah Sahabuddin Saleh, Adriandy Serlina Bongi, Siradjuddin, Suharti Sitti Hadijah Sriwahyuni St Wijdana Ram Suharti Siradjuddin Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sujarwo Sukmawati Sukmawati Sulfiani, Sulfiani Sulolipu, Andi Annisa Sulvahrul Amin Ulfa Haera Ullah, Amrullah Utami, Nurhikma Vargheese, K. J Vargheese, K.J Vivekanantharasa, Raveenthiran Wahid, Areski Winarno Winarno Winarno Winarno Yahrif, Muhammad Yulini Rinantanti Yuriatson Jubhari