Claim Missing Document
Check
Articles

Optimizing Super Kampung Chicken Semen Quality: Impact of Holding Frequency on Macroscopic and Microscopic Attributes Anggriani, Yolah; Pagala, muhammad amrullah; Auza, Fuji Astuty; Sandiah, Natsir
Indonesian Journal Of Animal Agricultural Science (IJAAS) Vol 6, No 1 (2024):
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/ijaas.v6i1.47163

Abstract

The advantages of super Kampung chickens include a faster growth period and robust body resistance to diseases. The success of artificial insemination (AI) in poultry is influenced by various factors, such as the holding technique, storage frequency, spermatozoa concentration, male productivity, inseminator skills, insemination time, and reproductive quality. This study aimed to evaluate the impact of holding frequency on the macroscopic and microscopic quality of chicken semen. The research design employed was a completely randomized design (CRD) consisting of three treatments and five replications. The treatments included P1 (semen storage once per week), P2 (semen storage twice per week), and P3 (semen storage three times per week). Data analysis was conducted using ANOVA, and in case of a significant e ffect, the least significant difference test (LSD) was performed. The results indicated that semen storage did not have a significant effect (P>0.05) on the macroscopic quality (volume, consistency/thickness, semen pH, color, and odor) of semen from super Kampung chickens. Furthermore, different semen storage frequencies did not significantly impact (P>0.05) spermatozoa movement and motility percentage, but had a substantial effect (P
BIMBINGAN TEKNIS TEKNOLOGI PEMBUATAN PUPUK KANDANG LIMBAH KOTORAN TERNAK UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MAHASISWA DI FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS HALU OLEO Abadi, Musram; Bain, Ali; Nafiu, La Ode; Sani, La Ode Arsad; Has, Hamdan; Badaruddin, Rusli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan
Publisher : Jurusan Peternakan Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jpmp.v8i2.6984

Abstract

Kegiatan bimbingan teknis pembuatan pupuk kandang merupakan kegiatan yang melibatkan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Satwa Harapan Universitas Halu Oleo. Tujuan kegiatan bimbingan teknis ini yaitu agar ilmu yang didapat oleh mahasiswa(i) terkait pembuatan pupuk dapat disalurkan ke peternak yang berada di masing-masing lokasi tempat mahasiswa(i) akan turun.  Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode partisipasif dan aksi dimana antara pemberian materi serta pemberian materi serta diskusi bisa seimbang. Adapun materi yang disampaikan pada bimbingan teknis, yaitu teknik pembuatan pupuk kandang dari limbah kotoran ternak. Penyampaian materi pada saat kegiatan bimbingan teknis yaitu menggunakan sistem dan model pembelajaran orang dewasa dengan perbandingan 50% teori dan 50% praktek. Dalam pelaksanaan kegiatan terlihat bahwa mahasiswa yang menjadi peserta mengikuti kegiatan dengan baik yang dapat dilihat dari aktifnya para mahasiswa untuk mengajukan beberapa pertanyaan terkait pelaksanaan pembuatan pupuk kandang dari limbah kotoran ternak. Selain itu, mahasiswa juga bekerja secara aktif dalam pembuatan pupuk kandang sehingga kegiatan bimbingan teknis pembuatan pupuk kandang dapat berjalan lancar. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan hasil yang telah dicapai pada kegiatan ini, yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa tentang pengolahan feses sapi Bali sebagai pupuk kandang di Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo.Kata Kunci: Sapi Bali, Feses, dan Pupuk
Kualitas Nutrien Jerami Padi yang Difermentasi Menggunakan EM-4 dan Berbagai Level Dedak Padi Hardiana, Hardiana; Bain, Ali; Zulkarnain, Deki; Kurniawan, Widhi; Asminaya, Nur Santy; Audza, Fuji Astuti; Syamsuddin, Syamsuddin
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 9, No 1 (2022): JITRO, January
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.663 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v9i1.16507

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan jerami padi sebagai bahan pakan ternak belum optimal karena memliki beberapa faktor pembatas antara lain kandungan serat kasarnya yang tinggi khususnya  lignin. Fermentasi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan nilai manfaat dari jerami padi. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik nutrien jerami padi yang difermentasi menggunakan EM-4 dengan level dedak padi berbeda.  Penelitian di desain menggunakan  rancangan acak lengkap (RAL) sederhana untuk menguiji 4 jenis perlakuan dalam 4 ulangan.  Perlakuan yang digunakan adalah penambahan jerami padi sebagai starter dalam proses fermenetasi yaitu P1 (0% dedak padi), P2 (10% dedak padi), P3 (15% dedak padi), dan P4 (20% dedak padi). Parameter penelitian yang diukur  adalah karakteristik kandungan nutrien jerami padi fermentasi yang terdiri atas : kadar bahan kering, bahan organik, protein kasar, serat kasar dan lemak kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jerami padi yang difermentasi menggunakan EM-4 dengan penambahan starter berupa dedak padi level berbeda berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap karakteritik kandungan nutrien jerami (kadar bahan kering, bahan organik, protein kasar, serat kasar dan lemak kasar). Kadar bahan kering, bahan organik dan lemak kasar jerami padi yang difermentasi dengan EM-4 menggunakan starter dedak padi lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol (tanpa menggunakan starter dedak padi).  Kandungan serat kasar dedak padi menurun seiring dengan peningkatan level dedak padi yang digunakan. Penggunaan dedak padi sebagai starter dalam proses fermentasi jerami padi menggunakan EM-4 mampu meningkatkan kualitas nutrien jerami padi sebagai pakan ternak.Kata Kunci: jerami padi, fermentasi, karakteristik nutrienNutrients Quality of Fermented Rice Straw Using EM-4 and Various Levels of Rice BranABSTRACT The high content of lignin could limiting the rice straw utilization as feed ingredient. Fermentation is one of the efforts that can optimize to increase the utilization of rice straw as feed. The aim of the study was to evaluate the nutritional characteristics of fermented rice straw using EM-4 and different levels of rice bran. The research was designed using completely randomized design (CRD) to test 4 treatments in 4 replications. The treatments used were the addition of rice bran as fermentation starter process (P1:0% rice bran, P2: 10% rice bran, P3: 15% rice bran, and P4: 20% rice bran). The research parameters measured were the characteristics of the nutrient content of fermented rice straw which consisted dry matter, organic matter, crude protein, crude fiber and crude fat content. The results showed that fermented rice straw using EM-4 with the addition of a starter in the form of rice bran at different levels had a very significant effect (p<0.01) on the characteristics of the nutrient content of the straw (dry matter content, organic matter, crude protein, crude fiber and fat). rough). The dry matter, organic matter and crude fat content of rice straw fermented with EM-4 using rice bran starter was higher compared to control. The crude fiber content of rice bran decreases in line the increase of the level of rice bran used. The use of rice bran as a starter in the rice straw fermentation process using EM-4 was able to improve the nutritional quality of rice straw as animal feed.Keywords: rice straw,fermentation,nutrient characteristic
Potensi Produksi Nutrien Jerami Padi dan Brangkasan Jagung Sebagai Pakan Alternatif Sapi Perah di Kabupaten Konawe Sandiah, Natsir; Asminaya, Nur Santy; Samsi, Kartini Heriyani
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 9, No 1 (2022): JITRO, January
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.774 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v9i1.8158

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan produksi nutrien jerami padi dan brangkasan jagung sebagai pakan alternatif sapi perah di Desa Ambopi, Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe. Sampel jerami padi dan brangkasan jagung dianalisis di Laboratorium Unit Analisis Pakan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan penentuan lokasi di lakukan secara sengaja. Di Desa Ambopi Kecamatan Tongauna Utara terdapat 2 jenis brangkasan tanaman pangan yang berpotensi untuk dijadikan pakan alternatif sapi perah yaitu jerami padi dan brangkasan jagung. Kualitas jerami padi dan barangkasan jagung meliputi BK (bahan kering), Abu, PK (protein kasar), LK (lemak kasar), SK (serat kasar), BETN (bahan ekstrak tanpa nitrogen) dan TDN (total digestible nutrient) cukup baik di Desa tersebut. Desa Ambopi Kecamatan Tongauna Utara mampu memproduksi jerami padi sebesar 187,658 ton/ha/tahun dan brangkasan jagung sebesar 0,701 ton/ha/tahun. Potensi BK, PK, TDN jerami padi yaitu 99,86%, 99,86 dan 99,84% sedangkan brangkasan jagung yaitu 0,14%., 0,14 dan 0,16.  Jumlah sapi perah yang dapat ditampung di Desa Ambopi berdasarkan produksi BK brangkasan tanaman pangan adalah sebanyak 60 ST per tahun. Saat in sapi perah yang dipelihara di Desa Ambopi adalah 7 ST. Hal ini berarti jumlah sapi perah yang masih dapat ditampung berdasarkan potensi produksi BK tersebut adalah 53 ST.Kata Kunci: desa ambopi, jerami padi, brangkasan jagung, pakan, sapi perahPotential Production of Straw Rice Nutrients and Corn Stover as Alternative Feeds for Dairy Cows in Konawe District ABSTRACTThis study aims to determine quality and production of rice straw nutrients and corn stover as alternative feed for dairy cows in Ambopi Village, Northern Tongauna District, Konawe Regency. Sampel of rice straw and corn stover analized at the laboratory of nutrition and animal feed, Faculty of Animal Science, Halu Oleo University. Location is determined by purposive sampling and data were processed by destriptive analysis method. The result showed that there were 2 types of agricultural waste which had the potential to be used as alternative feed for dairy cows in Ambopi Village, namely rice straw and corn stover. The quality of rice straw and corn stover is quite good based on the content of DM (Dry Matter) ash, CP (Crude Protein), EE (Extract Eter), CF (Crude Fiber), NFE and TDN. Ambopi Village, is able to produce 187.658 tons/ha/year rice straw and 0.7012848 tons/ha/year corn stover. The potential DM, CP, TDN of rice straw is 99,86; 99,89 and 99,84% while corn stover is 0,14; 014 and 0,16%. The number of dairy cows that can be accommodated is 60 head / year or 60 animal unit (AU). The current number of dairy cows in Ambopi Vilage is 7 AU. It can be concluded that the additional amount of dairy cows which can be accommodated in Ambopi Village is 53 AU.Keywords: ambopi village, rice straw, corn stover, feed, dairy cow
Kualitas Kimia Kerupuk Kulit Sapi pada Bagian Berbeda dengan Lama Perendaman Campuran Kapur dan Kulit Nanas Ibrahim, Anita Mustika; Harapin, Hafid; Bain, Ali
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 8, No 3 (2021): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.333 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v8i3.15650

Abstract

ABSTRAKSetiap ternak memiliki struktur dan bagian jenis kulit yang berbeda. Kerupuk kulit sering kali dijadikan sebagai pendamping lauk pauk sebab teksturnya yang sangat renyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perbedaan jenis bagian kulit dengan lama perendaman larutan kapur sirih dan ekstrak kulit nanas yang berbeda terhadap komposisi kimia kerupuk kulit. Materi yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap pola faktorial dengan perlakuan 3x3 dan 4 kali ulangan. Faktor A adalah jenis bagian kulit (Punggung, perut, dan leher) dan faktor B lama perendaman yang berbeda (12, 24, 36, dan 48 jam). Variable penelitian meliputi kadar air, kadar protein, kadar lemak dan kadar abu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS 25.0 dan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada interaksi antara jenis bagian kulit dengan lama perendaman yang berbeda terhadap kualitas kimia kerupuk kulit sapi. Penggunaan jenis bagian kulit sapi dengan lama perendaman pada larutan kapur sirih dan ekstrak kulit nanas yang berbeda secara mandiri dapat mempengaruhi kadar air, kadar abu, dan kadar protein.Kata kunci: kulit, sapi, kapur sirih, nanas, kadar kimia Chemical Qualities of Cowhide Crackers on Different Skin Parts and Soaking Duration in Calcium Hydroxide and Pineapple Skin ExtractsABSTRACTEach animal has a different structure and part of skin type. Skin crackers are often used as a side dish because of their very crunchy texture. However, getting the best quality requires a longer time in the soaking process. This study aims to evaluate the effect of different types of skin with different duration of soaking in a solution of whiting and pineapple peel extract on the chemical composition of skin crackers. The material used was a completely randomized design with a factorial pattern with 3x3 treatment and 4 replications. Factor A was the type of skin part (back, stomach and neck) and factor B is different soaking times (12, 24, 36, and 48 hours). Research variables include water content, protein content, fat content, and ash content. The data obtained were analyzed using SPSS 25.0 and the Least Significant Difference (BNT) test. The results showed that there was no interaction between different skin parts and soaking duration in calcium hydroxide and pineapple skin extracts on the chemical quality of cowhide crackers. The use of different types of cowhide skin with different soaking times in a solution of whiting and pineapple peel extract independently can affect the water content, ash content, and protein content.Keywords: leather, cow, whiting, pineapple, chemical content
Potensi Nutrien Umbi Gadung (Dioscorea hispida Dennst) yang Direndam dalam Ekstrak Kulit Langir (Albizia Saponaria Lour) Sarno, Sarno; Tasse, Andi Murlina; Bain, Ali
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 8, No 3 (2021): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.497 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v8i3.16504

Abstract

Umbi gadung (Discorea hispida Dennst) merupakan sumber pangan alternatif dan memiliki kandungan pati sebagai sumber karbohidrat. Tetapi, memiliki kandungan sianida dan dioskorin yang cukup tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi nutrien umbi gadung (Dioscorea hispida Dennst) dalam ekstrak kulit langir (Albizia saponaria Lour). Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dengan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umbi gadung (Dioscorea hispida Dennst) memiliki potensi nutrien yang baik pada level pemberian ekstrak kulit langir 15%, meningkat sampai 15,02%, menurunkan kadar lemak menjadi 0,30% dengan kandungan serat kasar, kadar air, bahan kering, bahan organik dan kadar abu yang dihasilkan masih dalam kategori yang optimal.  Kata Kunci: nutrients, wild yam, excretion langirNutrient Potential of Wild Yam (Dioscorea hispida Dennst) Soaked in Langir Bark Extract (Albizia Saponaria Lour)ABSTRACT Tubers (Discorea hispida Dennst) is an alternative food source and has starch content as a source of carbohydrates. However, it has a fairly high content of cyanide and dioscorin. The research aimed to find out the potential of tuber nutrients (Dioscorea hispida Dennst) soaked in langir skin extract (Albizia saponaria Lour). The research was conducted in the Laboratory of Nutrition Science and Feed Technology Faculty of Animal Husbandry, Halu Oleo University, using a complete randomized design 4 treatments with 4 repeats. The results showed that the tubers (Dioscorea hispida Dennst) have good nutrient potential at the level of giving skin extract langir 15%, increased to 15.02%, lowered fat levels to 0.30% with crude fiber content, water content, dry matter, organic matter and ash content produced still in the optimal compositionKeywords: nutrients, gadung tubers, excretion langir
Komposisi Botani dan Kapasitas Tampung Area Penggembalaan pada Perkebunan Kelapa di Desa Labelete Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara Hasrifa; Natsir Sandiah; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 6 No. 3 (2024): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i3.20

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi komposisi botani dan kapasitas tamping aere penggembalaan pada perkebunan kelapa di Desa Labelete Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode survei dan pengukuran serta pengamatan secara langsung di lapangan. Pengukuran produksi hijauan menggunakan metode “Actual Weight Estimate” dengan menggunakan kuadran berukuran 1meter × 1 meter. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa area penggembalaan pada perkebunan kelapa di Desa Labelete memiliki presentasi rumput 56,11%, leguminosa 18,43% dan gulma 25,46%. Kapasitas tampung area penggembalaan pada perkebunan kelapa di Desa Labelete yakni 0.59 ST/ha/tahun dengan produksi hijauan segar berupa rumput 1.430 kg/ha, leguminosa 303,62 dan gulma 432,5 kg/ha.
Integrated Farmer-Livestock Business In Opaasi Village, West Ranomeeto District, South Konawe Regency Munadi, Laode Muh; Natsir Sandiah; Achmad Selamet Aku; Rahim Aka; Astriana Napirah; La Ode Muh Munadi
International Journal Of Community Service Vol. 2 No. 1 (2022): February 2022 (Indonesia - Malaysia - Philippines)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v2i1.69

Abstract

The potential for the development of beef cattle farming in South Konawe Regency is a potential area for the development of Bali cattle with a beef cattle population of 367,665 heads and one of them is Ranomeeto Barat District with a cattle population of 3608 heads or 5.01% of the total population in the Regency. South Konawe. The purpose of this service is to provide technical assistance and guidance, as well as training in increasing knowledge and skills regarding potential, preparing livestock business plans, and overcoming problems faced by farmers with the methods used including the preparation stage, socialization stage, and activity implementation stage. The results of community service in technical assistance and training in making colony cages, making compost, preparing livestock business plans provide an alternative for the community in maximizing the productivity of beef cattle business.
Technical Instructions for Utilizing Chicken Waste as A Bokashi Organic Fertilizer in Lepo-Lepo Village, Barug a District, Kendari City Astuty Auza, Fuji; Badaruddin, Rusli; Azulyatno Hadini, Hairil; Sandiah, Natsir; Murlina Tasse, Andi; Aka, Rahim
International Journal Of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022): May 2022 (Indonesia - Malaysia)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v2i2.92

Abstract

Increasing the population of chickens nationally and regionally will increase the waste generated. If the waste is not managed properly, it has the potential to cause environmental pollution, especially from manure that is produced by livestock every day. Livestock rearing produces a lot of waste/manure which is abundant and has not been used properly by the community. Chicken is one of the animals or livestock whose livestock manure contains nutrients and organic matter which is quite high and has the potential to produce organic fertilizer which is needed for the maintenance of soil fertility. Organic fertilizers produced from the fermentation of organic materials such as compost and manure using the help of effective microorganism technology (EM4) are known as bokashi. The purpose of this activity is to provide guidance and counseling in managing and utilizing chicken manure waste as organic bokashi fertilizer as well as providing economic benefits and benefits to farmers/breeders. The activity approach method is carried out by (1) lectures and discussions about the prospects and benefits obtained from chicken manure processing technology, (2) demonstrations in providing in-depth understanding and introduction of ingredients used in the manufacture of organic bokashi fertilizer, (3) the practice of making organic bokashi fertilizer using EM4 technology. The counseling material presented received a positive response and the participants were quite enthusiastic, considering that so far, the manufacture of fertilizers has been carried out without a touch of technology. It was concluded that the practice of making organic bokashi fertilizer in addition to increasing livestock production can also increase the income of farmers from the sale of organic bokashi fertilizer.
Pembuatan Bakso Ikan yang Sehat dan Lezat untuk Meningkatkan Keterampilan Masyarakat di Kelurahan Watumotobe Kecamatan Kapontori Badaruddin, Rusli; Saili, Takdir; Sandiah, Natsir; Bahtiar, Bahtiar; Kimestri, Asma Bio; Putri, Anindyaningrum Zainal; Ilahude, Meygi Caesarika Putri; Hakim, Muh. Haidir
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i3.650

Abstract

This community service activity aims to improve the skills and knowledge of the community in processing fishery products into processed products with economic value, especially fish balls. The activity was carried out in Watumotobe Village, Kapontori District, with the main target of housewives, MSME players, and fishermen groups. The methods used were counseling, hands-on training in making fish balls, and discussion and evaluation with participants. The results of the activity showed that participants were able to understand and practice the process of making fish balls well, starting from the selection of ingredients, mixing dough, shaping, to boiling and storage techniques. In addition, this activity opened participants' insights about the potential of local fish-based businesses and the importance of product packaging and marketing. The conclusion of this activity is that the fish meatball making training is effective in improving community skills and has the potential to support local economic development based on fishery resources.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Rizal, Abdul Ade Rahmaniar Adrian Tawai Afa, Musadia Agung Gema Ramadhan Alfiansyah Alfiansyah Amaliah, Happy Rizqa Amiluddin Indi Amiluddin Indi Amiludin Indi Amiludin Indi Andi Khaeruni Andi Murlina Andi Murlina Tasse Anggeraini, Firdha Anwar Anwar Ardiansyah Ardiansyah AS Aku, AS asaf, Rahmawati Asis Surajat Asis Surajat Asis Surajat Asiz N. Asma Bio Kimestri Asriati Asriati Astriana Napirah Audza, Fuji Astuti Azulyatno Hadini, Hairil Ba’a, La Ode Bahtiar Bahtiar Bahtiar, . Bubut Kurniawan Budiman Budiman Budiman Budiman Bulawan, Juniaty Arruan Chairrusyuhur Arman Darmin Darmin Deki Zulkarnain DEWI APRI ASTUTI Dewi Mustiqa Umstitian Dian Agustina Dian Agustina Erfin Erfin Ernawati Ernawati Febri Nur Pramudya, Febri Nur Firman Nasiu Firman Nasiu Fitrah Adelina Fitri Fitri Fitrianingsih Fitrianingsih Fuji Astuti Auza Fuji Astuty Auza Hairil Adzulyatno Hadini Hajar Hajar Hakim, Muh. Haidir Hamdan Has Harapin Hafid H. Hardiana, Hardiana Harni Harni Hasbiadi Hasbiadi Hasmadiana Hasmadiana Hasrifa Helmina Helmina I Putu Nara Prasanjaya Ibrahim, Anita Mustika Ilahude, Meygi Caesarika Putri Indi, Amiludin Irine Ike Praptiwi, Irine Ike Irwahyumin Gunawas Isra Djabbar Julianto, Muhammad Andri Riswa Khoirul Mualimin Komang G. Wiryawan Komang Redi Yoga Tama La Aba La Jia La Malesi La Mpia La Ode Arsad Sani La Ode Ba&#039;a La Ode Muh. Safaat La Ode Muhamad Munadi La Ode Muhsafaat La Ode Nafiu La Ode Sahaba LA ODE SYUKUR, LA ODE LM Nazar Safie Mahafardi, La Ode Mani Yusuf Maya La Jamhidin Muh. Faisal Andis Muh. Rusdin Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Naza Munadi Munadi Musdalifa Musdalifa Musram Abadi Musria Musria Nina Ayu Lestari Nur Arafah Nur Asmiati Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurfauzia Nurfauzia Nurhayu - Nurhayu Nurhayu Nurhayu Nurhayu Prihantini, Campina Illa Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Putra, Agus Kurniawan Putri, Anindyaningrum Zainal Putu Nara Kusuma Prasanjaya Reni, Wa Rilus Kinseng Rina Astarika, Rina Rusli Badaruddin Ryan Rinaldi SAHTA GINTING Samsi, Kartini Heriyani Sandi Trio Ramadhan Sarno Sarno Sen Muliana sri - wahyuni Suardin Suardin Suharti, Sri Surahmanto Suriani, Wa Ode Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Trisnah Ayuni Ridwan W. Kurniawan Wa Laili Salid Wa Laili Salido Wa Ode Nurmala Yunita Wa Ode Rosmiati Widiastuti, Maria MD Widya Komalasari Yaddi, Yafsin Yuni Lestari Yuni Lestari Yunita Ramdhani Tahir