Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Sikap Caring Perawat Pelaksana terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Risky Ain Nur Rohmah; Fakhrudin Nasrul Sani; Ikrima Rahmasari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2079

Abstract

Pemberian pelayanan keperawatan yang didasari oleh perilaku caring perawat mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Perilaku caring perawat tidak hanya mampu meningkatkan kepuasan pasien, namun juga dapat menghasilkan keuntungan bagi rumah sakit. Caring adalah suatu hubungan maupun proses antara seorang perawat dan pasien yang meningkatkan suatu kepedulian demi terciptanya suatu kondisi pasien yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap caring perawat pelaksana terhadap kepuasan pasien rawat inap. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan rancangan analitik cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan sampling total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa caring perawat mayoritas dalam kategori caring baik sebanyak 15 orang (65,2%), kepuasan pasien mayoritas dalam kategori sangat puas sebanyak (65,2%) dan terdapat hubungan yang signifikan antara caring perawat dengan kepuasan pasien rawat inap di Klinik Al-Ikhlas Sragen. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank (Rho), hasil uji statistik yang didapatkan yaitu p-value = 0.000. Terdapat hubungan yang signifikan antara caring perawat dengan kepuasan pasien rawat inap di Klinik Al-Ikhlas Sragen.
Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Kaki terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Charulia Nur Arifah; Fakhrudin Nasrul Sani; Dwi Lestari Mukti Palupi; Endrat Kartiko Utomo
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i2.2191

Abstract

Hipertensi adalah suatau keadaan kronis yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah pada dinding pembukuh darah arteri. Pijat refleksi kaki merupakan salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat menurunkan tekanan darah karena merupakan salah satu metode relaksasi yang membuat sirkulasi darah didalam tubun menjadi lancar. Tujuan untuk mengetahui pengaruh terapi pijat refleksi kaki terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan nonrandomized pretest-postest with control group design. Teknik pengambilan sempel menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan penelitian tekanan darah sistolik menggunakan Uji Mann Whitney Test dengan nilai P Value 0,000 (P value < 0,005), hasil tersebut menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti bahwa tekanan darah sistolik ada perbedaan pengaruh antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol terhadap tekanan darah sistolik penderita hipertensi. Tekanan darah diastolik dengan nilai P Value 0,001 (P < 0,005), hasil tersebut menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti bahwa tekanan darah diastolik ada perbedaan pengaruh antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol terhadap tekanan darah sistolik penderita hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh pemberian pijat refleksi kaki terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi.
Efektifitas Intradialisis Exercise terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Terapi Hemodialisa Fakhrudin Nasrul Sani; Dyan Kurniasari; Ady Irawan AM
Jurnal Gawat Darurat Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Gawat Darurat: Juni 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/jgd.v4i1.1472

Abstract

Tekanan darah merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular yang mortalitasnya meningkat sampai 20 kali lipat pada pasien penyakit gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Intradialisis exercise merupakan salah satu intervensi untuk mengontrol systolic blood pressure (SBP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas intradialisis exercise terhadap perubahan tekanan darah pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi Hemodialisa. Desain penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Eksperimental dengan rancangan pre-post with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah 97 pasien cuci darah. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sejumlah 30 responden, dengan pembagian 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Intradialisis exercise yang dilakukan setiap kali menjalankan terapi hemodialisa 2 kali seminggu, dilakukan selama 30-45 menit pada 1-2 jam setelah dilakukan pemasangan akses vaskuler dan dilakukan selama 8 minggu. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji Paired t Test. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok kontrol didapatkan rata-rata tekanan darah sistol awal 168,93 mmHg dan diastol 106,20 mmHg, sedangkan tekanan darah akhir sistol 173,13 mmHg dan diastol 107 mmHg dengan p value 0,321 atau p > 0.05. Rata-rata tekanan darah pada kelompok perlakuan sistol sebelum dilakukan intradialisis exercise 162,20 mmHg dan diastol 104,27 mmHg, sedangkan tekanan darah setelah dilakukan intradialisis exercise sistol 153,13 mmHg dan diastol 94,33 mmHg dengan p value 0,025 atau p < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, intradialisis exercise efektif terhadap perubahan tekanan darah pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di Ruang Hemodialisa.
UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DETEKSI DINI DAN PENGENDALIAN PENYAKIT DEGENERATIF PADA LANSIA KELURAHAN SERENGAN : COMMUNITY EMPOWERMENT EFFORTS THROUGH EARLY DETECTION AND CONTROL OF DEGENERATIF DISEASES IN THE ELDERLY SERENGAN SURAKARTA VILLAGE Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Wiwi Kustio Priliana; Dwi lestari Mukti Palupi; Fakhrudin Nasrul Sani; Agung Widyastuti; Annisa Yuli Kartikasari
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v1i2.155

Abstract

Abstrak   Meningkatnya penyakit degeneratif secara signifikan menambah beban masyarakat dan pemerintah, komplikasi yang terjadi seperti kelumpuhan sehingga menyebabkan tidak produktif dan ketergantungan secara penuh juga penanganannya membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang besar. Penyakit degeneratif dapat dicegah dengan mengendalikan faktor resiko melalui deteksi dini dalam menurunkan angka kejadian penyakit degeneraif dimasyarakat, maka perlu upaya pemahamam yang sama terhadap peran dan dukungan manajemen penyakit degeneratif. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat guna melakukan deteksi dini dan tindak lanjut dalam upaya mengurangi faktor resiko meningkatnya penderita penyakit degeneratif. Metode program pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan meliputi pemeriksaan Tekanan Darah, pengukuran Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan edukasi perilaku gaya hidup sehat melalui kegiatan posyandu lansia sebanyak 47 orang mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di posyandu Keluarga Cemara Serengan pada 29 Oktober 2022 hingga 25 Januari 2023. Hasil yang diperoleh lansia yang mengalami Tekanan Darah Tinggi 85%, lansia dengan hasil pemeriksan Gula Darah diatas normal 79%, lansia dengan Asam Urat 53%, dan lansia dengan kolesterol tinggi 64%. Kata kunci : deteksi dini, edukasi, degeneratif Abstract   The increase in degeneratif diseases significantly adds to the burden on society and the government, complications that occur such as paralysis that causes unproductive and full dependence also treatment takes a long time and costs a lot. Degeneratif diseases can be prevented by controlling risk factors through early detection in reducing the incidence of degeneratif diseases in the community, so it is necessary to have the same understanding of the role and support for the management of degeneratif diseases. The purpose of implementing community service activities is to carry out early detection and early follow-up of risk factors for increasing sufferers of degeneratif diseases. The program method of implementing community service includes checking blood pressure, measuring blood sugar, cholesterol, gout and education on healthy lifestyle behaviors through elderly posyandu activities held at the Serengan Cypress Family Posyandu from 29 October 2022 to 25 January 2023 Keywords : early detection, education, degeneratif
The Effects of Progressive Muscle Relaxation in Reducing Neuropathic Pain in Type 2 Diabetes Patients Fakhrudin Nasrul Sani; Musta’in; Sutiyo Dani Saputro
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 3 No. 1 (2023): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v3i1.622

Abstract

Neuropathic pain in DM sufferers can be reduced by providing non-pharmacological therapy by providing relaxation or by providing education such as providing music therapy, relaxation and guided imagery. Physical exercise with relaxation that can be applied to DM patients includes Progressive Muscle Relaxation. The movements in PMR exercises aim to tighten and relax the muscles in one part of the body at a time to provide a feeling of physical relaxation. Relaxation can calm the nervous system so that the sufferer's body relaxes. This study aims to determine the effect of PMR in reducing neuropathic pain in patients with type 2 diabetes mellitus. The research design used the Quasy Experiment One Group Pretest – Posttest Control Group Design. The population in this study were all type 2 DM patients who experienced neuropathic pain. The sampling technique used was purposive sampling. Progressive Muscle Relaxation was given once a day for 7 days, and the pain scale was measured using the Visual Analog Scale (VAS) before and after administering PMR. The results of the study showed that the average pain level in the pre-test control group was 6 and post-test 5, while in the intervention group the average pre-test was 6 and post-test 4.81. The results of the Wilcoxon test in the control group showed a p value of 0.187 so there was no change in pain levels in the control group, while the intervention group showed a p value of 0.0001. The conclusion of this study is that there is a change in pain levels before and after PMR, so PMR can reduce neuropathic pain in patients with type 2 diabetes mellitus.
The Effect of Giving Warm Water Foot bath Mixed with Salt on Blood Pressure in Elderly People with Hypertension Palupi, Dwi Lestari Mukti; Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati; Widiastuti, Agung; Marni, Marni; Sani, Fakhrudin Nasrul
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 5 No 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v5i1.2964

Abstract

The definition of hypertension is an increase in systolic blood pressure greater than 140 mmHg and diastolic blood pressure greater than 90 mmHg when tested twice every minute with sufficient rest time or in a calm state. Pharmacological and non-pharmacological therapy are two elements of hypertension management. Pharmacological therapy often involves antihypertensive drugs, while non-pharmacological therapy includes traditional or complementary alternative medicine. One of them is soaking feet using salt. The purpose of this study was to determine the effect of soaking feet using salt water in lowering blood pressure values. Methods: This is an experimental study with a one group preposttest design. Results: The average value of the respondent's blood pressure before the intervention was around 160/100 mmHg, after the intervention the blood pressure value decreased on average around 145/90 mmHg. Conclusion: Soaking feet in salt water has a large impact on blood pressure before and after the intervention is given, with a p value of 0.000.
Upaya Peningkatan Kesehatan Lansia Melalui Penyuluhan Diabetes Melitus dan Senam Kaki Diabetik di Posyandu Lansia Anggrek Berseri Sani, Fakhrudin Nasrul; Rahayuningrum, Indriati Oktaviano; Anam, Muchamad Syaichul; Hidayat, Tsuluts Taufiq
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2161

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan. Latihan jasmani yang dianjurkan bagi penderita diabetes mellitus salah satunya adalah senam kaki diabetes. Peningkatan vaskularisasi pada kaki dapat dilakukan dengan gerakan-gerakan kaki. Senam kaki dilakukan dengan menggerakkan seluruh sendi kaki dan disesuaikan dengan kemampuan pasien. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik senam kaki diabetes dengan benar pada lansia dengan diabetes melitus. Peserta penyuluhan merupakan lansia penderita diabetes melitus sebanyak 30 orang lansia, yang merupakan peserta lansia aktif di Posyandu Anggrek Berseri. Penyuluhan diabetes melitus dan praktek bersama senam kaki diabetes diharapkan dapat memberikan pemahaman bagaimana tentang penyakit diabetes melitus dan pencegahannya. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Posyandu Anggrek Berseri pada September 2023. Beberapa tahapan yang dilakukan yaitu tahap persiapan diantaranya koordinasi, perencanaan kegiatan, tahap implementasi yaitu sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan senam kaki diabetik dengan kader dan lansia, tahap evaluasi pengetahuan dan keterampilan dengan post test. Hasil dari pengabdian ini terdapat peningkatan pengetahuan dimana sebelum dilakukan pelatihan didapatkan lansia yang memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebanyak 13%, kemudian setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang diabetes melitus dan praktek bersama senam kaki diabetes meningkat menjadi 70%. Berdasarkan hasil prestest dengan tingkat pengetahuan baik sebanyak 4 orang meningkat setelah dilakukan pelatihan dimana dilihat dari hasil post test didapatkan hasil tingkat pengetahuan baik sebanyak 21 orang dari 30 lansia.
Upaya Peningkatan Kesehatan Lansia melalui Pemberian Slow Stroke Back Massage dalam Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Sani, Fakhrudin Nasrul; Widiastuti, Agung; AM, Ady Irawan
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4102

Abstract

Hipertensi pada lansia adalah keadaan ketika seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal atau tekanan sistolik lebih tinggi dari 140 mmHg dan diastolik di atas 90 mmHg. Salah satu terapi yang dapat diberikan pada penderita hipertensi, yaitu yaitu terapi slow stroke back massage (SSBM). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penyuluhan pemberian slow stroke back massage diharapkan dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan derajat kesehatan lansia penderita hipertensi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Posyandu Anggrek, Borowatu, Ngasinan, Bulu, Sukoharjo pada 1 sampai 30 maret 2024. Beberapa tahapan yang dilakukan yaitu tahap persiapan diantaranya koordinasi, perencanaan kegiatan, tahap implementasi yaitu sosialisasi, penyuluhan dan pemberian terapi slow stroke back massage pada lansia penderita hipertensi, tahap evaluasi pengetahuan dan keterampilan dengan post test. Hasil dari pengabdian ini terdapat perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi sebelum pemberian terapi SSBM didapatkan hasil rata-rata tekanan sistolik sebelum 145.5 mmHg dan diastolik 87.5 mmHg. Hasil pengukuran tekanan darah sesudah pemberian terapi SSBM rata-rata tekanan sistolik 125.6 mmHg dan diatolik 81 mmHg.
Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Kelompok Lansia melalui Edukasi Penyakit Kardiovaskuler dan Senam Jantung di Posyandu Menur X Makam Haji Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati; Palupi, Dwi Lestari Mukti; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4108

Abstract

Penyakit kardiovaskuler menjadi penyebab kematian didunia dengan prevalensi meningkat seiring dengan usia. Pengabdian kepada masyarakt bertujuan meningkatkan pengetahuan dan cara pencegahan salah satunya pelaksanaan senam jantung. Peserta yang mengikuti Pendidikan kesehatan merupakan lansia aktif sebanyak 68 peserta di posyandu Menur X Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura. Hasil pelaksanaan kegiatan Pendidikan kesehatan menujukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penyakit kardiovaskuler hingga pencegahan dan penatalaksanaan yang dilakukan. Hasil pengabdian Masyarakat dibuktikan dengan terdapat peningkatan pengetahuan pada kategori pengetahuan tinggi dari 22.0% menjadi 54,41% setelah diberikan eduksi dan pelaksanaan senam jantung.
PENERAPAN FISIOTERAPI DADA (POSTURAL DRAINAGE, CLAPPING DAN VIBRASI) EFEKTIF UNTUK BERSIHAN JALAN NAFAS PADA ANAK USIA 6-12 TAHUN widiastuti, agung; Rahmasari, Ikrima; Ermawati, Muzaroah; Nasrul Sani, Fakhrudin
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2022): Vol. 10. No. 1, Januari 2022
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v10i1.237

Abstract

Latar Belakang: Usia anak yang mengalami infeksi pada saluran pernapasan menyebabkan produksi mukus berlebih. Dahak yang menumpuk sampai kental akan sulit dikeluarkan. Dengan adanya keadaan tersebut menyebabkan pasien mengalami sesak nafas, supaya tidak sampai ke komplikasi dibutuhkan penanganan salah satunya adalah pengeluaran dahak dengan cara fisioterapi dada. Tujuan : Penelitian ini untuk mengatahui pengaruh fisioterapi dada terhadap bersihan jalan nafas. Metode : Penelitian ini merupakan Quasi Eksperiment jenis One Group Pretest Postest design, penelitian dianalisis menggunakan uji wilcoxon, pengambilan sampel sebanyak 18 responden dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan analisa data hasil statistik didapatkan nilai p value < 0,05 yaitu p value = 0,001 yang berarti dapat diambil kesimpulan terdapat pengaruh fisiterapi dada terhadap penurunan frekuesi pernapasan dan nilai p value = 0,02 yang berarti terdapat perbedaan hasil bersihan jalan nafas sebelum dan sesudah dilakukan fisioterapi dada. Kesimpulan setelah dilakukan fisioterapi dada dapat bermanfaat untuk mengeluarkan dahak pada anak yang sedang mengalami ketidakefektifan bersihan jalan nafas.
Co-Authors Adilah, Balqis Nur Ady Irawan AM Ady Irawan AM Afni, Anissa Cindy Nurul Agostinha Morais Assis Belo Agung Widiastuti Agung Widiastuti Agung Widiastuti Agung Widiastuti Agung Widyastuti Agung, Rizki Nugraha AM, Ady Irawan AM, Ady Irawan. Anam, Muchamad Syaichul Anggie Pradana Putri Anisa Yuli Kartikasari Anissa Cindy Nurul Afni Anissa Cindy Nurul Afni Annisa Cindy Nurul Afni Annisa Cindy Nurul Afni Annisa Yuli Kartikasari Areta, Azarine Carissa Chavvah Arifah, Charulia Nur Azzahra, Fatihah Balqis Buyu prakoso, Adi Candie Asteria, Bella Charulia Nur Arifah Che Azmi, Norhaida Dewi Anggraini Dini Tri Wahyuni Diva Agustinaningrum Diva Agustinaningrum Dwi Kurniawan, Yanti Dwi Lestari Mukti Palupi Dyan Kurniasari Endrat Kartiko Utomo Ermawati, Muzaroah Fatimah, Laila Fajar Fina Putri Ansari Firdaus, Mohammad Rafi Hasanah, Riski Nuril Heni Nur Kusumawati Hidayat, Tsuluts Taufiq Ikrima Rahmasari Irawan, Ady Kartiko Utomo, Endrat Kasanah, Nia Nur Kresna Agung Yudhianto Maria Julieta Esperanca Naibili Marni Marni, Marni Mellia Silvy Irdianty Mellia Silvy Irdianty Mellia Silvy Irdianty, Mellia Silvy Mufarrohah, Mufarrohah Mursudarinah Musta'in, Musta'in Musta’in Musta’in Mustain Mustain Mustain Musta’in Musta’in, Musta’in MUZAROAH ERMAWATI Muzaroah Ermawati Ulkhasanah Noor Fitriyani Noor Sari Aditiya Novaisniati, Levina Nur Azma Amin Nur Kasanah, Nia Nurmawati, Niya Nurul Devi Ardiani Nurul Devi Ardiani, Nurul Devi Panji Azali Pereira, Dolia Paulina de Jesus Pradina, Erlin Ika Prakoso, Adi Buyu Pujianto, Sri Joko Puput Mulyono Putri Alya Rifqi Qasanah, Septina Nur Rahayuningrum, Indriati Oktaviano Rahmasari, Ikrima Ramdhani, Ailza Rani Risma Krisnandari Rayasari, Fitrian Retno Astuti, Sulistyaningsih Riko Bayu Satria Putra Riska Putri Sejati Risky Ain Nur Rohmah Risky Ain, Risky Rista, Rista Ristanto, Saskia Sefiana Rosita, Ani Rovica Probowati Safitri, Niken Ayu Salomo, Antonius Saputro, Sutiyo Dani Shih, Ya Wen Siti Nur Indah Sitti Rahma Soleman Sunarya, Nana Alfina Suripto, Hendiawan Susi Lastianingsih Susi Rahmawati Syafiq Darul Redzuan, Ilyas Threesilia, Egidia Angel Titisari, Rosida Ajeng Tito Angelito Correia Totok Wahyudi Tri Yuniarti, Tri Utomo, Endrat Kartiko Wahyuningsih, Retno Dyah Widiastuti, Agung Witriyani, Witriyani Wiwi Kustio Priliana Wulandari, Sindi Yohanes Andy Rias Yulia Susanti Yunia Renny Andhikatias