Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Kontrol Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Rahmawati, Susi; Sani, Fakhrudin Nasrul; Prakoso, Adi Buyu
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3799

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit kronis paling umum di dunia, terjadi ketika produksi insulin pada pankreas tidak mencukupi atau pada saat insulin tidak dapat digunakan secara efektif oleh tubuh. Diabetes Melitus adalah salah satu penyakit degeneratif yang menjadi perhatian penting karena merupakan bagian dari empat prioritas penyakit tidak menular yang selalu mengalami peningkatan setiap tahun dan menjadi ancaman kesehatan dunia pada era saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain observasional dengan pendekatan cros- sectional. Teknik pengambilan sempel dengan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan uji chi square dengan nilai sig 0,000 (P value < 0,05), hasil tersebut menunjukan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol gula darah. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2.
Pengaruh Terapi Dzikir terhadap Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Melitus Adilah, Balqis Nur; Sani, Fakhrudin Nasrul; Yudhianto, Kresna Agung
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3860

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis menahun berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang melebihi batas normal dan salah satunya adalah diabetes melitus. Diabetes melitus terjadi karena sensitivitas insulin dan kapasitas produksi insulin yang tidak memadai, baik karena hormon insulin yang belum berkembang sempurna maupun karena ketidakmampuan menggunakan insulin secara efektif. Penatalaksanaan penyakit diabetes dapat dilakukan secara farmakologi maupun nonfamakologi, salah satu terapi nonfarmakologis adalah dengan terapi dzikir. Penelitian ini dilakukan secara observasional menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasy Experiment dengan rancangan penelitian one group pretest-postest desain. Sampel berjumlah 30 responden dengan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan uji statistik dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi dzikir terapi dzikir berupa kalimat thayibah, asmaul husna dan doa yang dilakukan
Hubungan Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Lama Hemodialisis dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik Fatimah, Laila Fajar; Utomo, Endrat Kartiko; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3912

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh tidak dapat mempertahankan metabolisme dan keseimbangan elektrolit. Salah satu perawatan untuk menyelamatkan nyawa pasien dengan penyakit ginjal kronik adalah terapi hemodialisis, disertai dengan pembatasan cairan. Kondisi ini akan memberikan stres fisiologis dan psikologis pasien yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Menganalisa adakah hubungan antara pembatasan cairan dan lama hemodialisis dengan kualitas hidup pada pasien penyakit ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan sampel 48 responden yang dipilih dengan tekhnik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan observasi. Data dianalisis menggunakan rumus korelasi Spearman Rank. Mayoritas responden berusia 56-65 tahun yaitu sebanyak 16 responden (33,3%), sebanyak 25 responden (52,1%) berjenis kelamin laki-laki, sebanyak 15 responden (31,3%) pendidikan terakhir SD, sebanyak 32 responden (66,7%) tidak bekerja, berdasarkan lama diagnosa yaitu nilai mean 31.04 dan nilai standar deviasi 25.034 dengan nilai minimum 6 dan nilai maksimum 144 sebanyak 48 pasien (100%) sudah memahami pengetahuan tentang penyakit ginjal kronik. Namun, diketahui bahwa sebanyak 40 responden (80,3%) yang diperhatikan atau diingatkan oleh keluarga selama pasien melakukan kepatuhan pembatasan cairan, dan sebagian besar yaitu 26 responden (54,2%) memiliki penyakit penyerta hipertensi. Uji analisis menunjukkan hasil bahwa nilai p value 0,000 dan 0,041<0,05. Ada Hubungan kepatuhan pembatasan cairan dan lama hemodialisis denan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik di RSUD Pandan Arang Boyolali dengan p value 0,041<0,05.
PENGARUH MENGKONSUMSI MINUMAN REBUSAN JAHE, KAYU MANIS, SERAI DAN MADU TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Qasanah, Septina Nur; Mustain, Mustain; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.30757

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak di jumpai di masyarakat. Hipertensi dapat diartikan sebagai tekanan persisten dimana tekanan darah sistolik >140 mmHg dan tekanan diastolic >90 mmHg. Seiring bertambahnya usia seseorang juga mengalami perubahan fisiologis, seperti penurunan elastisistas arteri dan kekakuan pembuluh darah, yang menjadi faktor mengindikasikan seseorang menderita tekanan darah tinggi. Hipertensi dapat dikendalikan dengan pengobatan farmakologis dan non farmakologis. Salah satu pengobatan non farmakologis yaitu dengan mengkonsumsi minuman herbal, seperti rebusan jahe, kayu manis, serai, dan madu. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh mengkonsumsi minuman rebusan jahe, kayu manis, serai, dan madu terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental. Desain penelitian menggunakan control group pre test- post tets design. Populasi pada penelitian ini adalah lansia sebanyak 175 yang menderita hipertensi di Desa Ngrombo, Baki, Sukoharjo. Sampel pada penelitian ini sebanyak 64 responden, pengambilan sampel teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon, karena data tidak berdistribusi normal. Didapatkan rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah di berikan minuman rebusan jahe, kayu manis, serai dan madu yaitu tekanan darah sistole sebelum 161,06 mmHg, sesudah diberikan 122,34 mmHg, dan tekanan darah diastole sebelum 93,81 mmHg, sesudah diberikan 81,56 mmHg. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh mengkonsumsi minuman rebusan jahe, kayu manis, serai, dan madu terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dengan nilai signifikasi diperoleh 0,000.
HUBUNGAN SELF CARE DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELLITUS Pereira, Dolia Paulina de Jesus; Sani, Fakhrudin Nasrul; Witriyani, Witriyani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31173

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang berhubungan dengan kurangnya kerja atau sekresi insulin secara absolut atau relatif. Kualitas hidup adalah suatu konsep yang berhubungan dengan kesejahteraan penderita baik secara fisik, psikologi, sosial maupun lingkungan. Self care merupakan suatu perilaku yang dilakukan setiap orang untuk menjaga kesehatan, perkembangan dan kehidupan di sekitarnnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan self care dengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara dua variabel yaitu variabel independent (bebas) dan variabel dependen (terikat). Populasi dalam penelitian ini adalah penderita diabetes mellitus yang terdata di Puskesmas Grogol Kabupaten Sukoharjo sebanyak 830 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah penderita diabetes mellitus yang berkunjung ke Prolanis sebanyak 37 orang.Penelitian ini menggunakan alat ukur kuesioner the summary of Diabetes Self Care Activities (SDSCA) dan kuesioner DQOL (Diabetes Quality of Life). Hasil uji statistic Chi square diperoleh nilai signifikasi yang diperoleh sebesar 0,001 (p>0,05). Hasil Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan self care dengan kualitas hidup penderita diabetes mellitus.
The Relationship Between Knowledge And Drug Compliance In Hypertension Patients Kartiko Utomo, Endrat; Widiastuti, Agung; Nasrul Sani, Fakhrudin; Rahma Soleman, Sitti; Risky Ain, Risky; Che Azmi, Norhaida; Syafiq Darul Redzuan, Ilyas
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2024: Proceeding of the 5th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v5i1.4233

Abstract

Hypertension is one of the most common causes of untimely death worldwide and can result in an increased risk of mortality if left untreated. The treatment of hypertension requires the implementation of long-term therapy, so that in an effort to manage its therapy requires adherence and compliance in carrying out treatment. Knowledge about hypertension is also very important to shape one's awareness and behavior. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and compliance with taking medication in hypertensive patients. Observational research method with cross-sectional design using non-probability sampling technique with purposive sampling approach. The research instrument used the Hypertension Knowledge Level Scale (HK-LS) questionnaire and the Probabilistic Medication Adherence Scale (ProMAS). Data analysis using Pearson correlation test. The results showed that there was a significant relationship between knowledge and medication adherence (p=0.003; r=0.320). Knowledge and compliance are very important in the treatment of hypertension to produce long-term blood pressure control effects and prevention of various complications that can be caused.
The Gender Role Stereotypes, Patriarchal Beliefs, and Spirituality As Predictors of Male Nursing Students’ Major Satisfaction: A Cross-Sectional Study Rias, Yohanes Andy; Hasanah, Riski Nuril; Areta, Azarine Carissa Chavvah; Wulandari, Sindi; Novaisniati, Levina; Firdaus, Mohammad Rafi; Shih, Ya Wen; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 20 No 3 (2025): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2025.20.3.14813

Abstract

Evaluating a male nursing student's satisfaction with their educational major is an effective preventive measure to prevent them from dropping out or transferring to another major. However, there is limited research that focuses on identifying major satisfaction risks among male nursing students. This study aims to investigate the major satisfaction of male nursing students, specifically focusing on gender role stereotypes, patriarchal beliefs, and spirituality. A cross-sectional study was conducted with male nursing students (n = 113). The researchers used the Gender Role Stereotypes Inventory, the Patriarchal Belief Scale, the Brief RCOPE, and the Academic Major Satisfaction Scale. The adjusted coefficients beta (coef. β) and 95% confidence interval (CI) were estimated using multiple linear regression, Pearson correlation and independent t-test were performed. This study demonstrated that gender role stereotypes (β = -0.05; -0.08 to -0.02), patriarchal beliefs (β = -0.05; -0.08 to -0.01), and spirituality (β = 0.11; 0.06 to 0.15) significantly correlated with major satisfaction. Spirituality was found to increase major satisfaction. Meanwhile, gender role stereotypes and patriarchal beliefs reduced the participants’ major satisfaction. Future interventions should incorporate strategies to modify detrimental gender norms and patriarchal beliefs and enhance the spiritual resources of male nursing students to improve major satisfaction.
Co-Authors Adilah, Balqis Nur Ady Irawan AM Ady Irawan AM Afni, Anissa Cindy Nurul Agostinha Morais Assis Belo Agung Widiastuti Agung Widiastuti Agung Widiastuti Agung Widiastuti Agung Widyastuti Agung, Rizki Nugraha AM, Ady Irawan AM, Ady Irawan. Anam, Muchamad Syaichul Anggie Pradana Putri Anisa Yuli Kartikasari Anissa Cindy Nurul Afni Anissa Cindy Nurul Afni Annisa Cindy Nurul Afni Annisa Cindy Nurul Afni Annisa Yuli Kartikasari Areta, Azarine Carissa Chavvah Arifah, Charulia Nur Azzahra, Fatihah Balqis Buyu prakoso, Adi Charulia Nur Arifah Che Azmi, Norhaida Dewi Anggraini Dini Tri Wahyuni Diva Agustinaningrum Diva Agustinaningrum Dwi Lestari Mukti Palupi Dyan Kurniasari Endrat Kartiko Utomo Ermawati, Muzaroah Fatimah, Laila Fajar Fina Putri Ansari Firdaus, Mohammad Rafi Hasanah, Riski Nuril Heni Nur Kusumawati Hidayat, Tsuluts Taufiq Ikrima Rahmasari Irawan, Ady Kartiko Utomo, Endrat Kasanah, Nia Nur Kresna Agung Yudhianto Maria Julieta Esperanca Naibili Marni Marni, Marni Mellia Silvy Irdianty Mellia Silvy Irdianty Mellia Silvy Irdianty, Mellia Silvy Mufarrohah, Mufarrohah Mursudarinah Musta'in, Musta'in Musta’in Musta’in Mustain Mustain Mustain Musta’in Musta’in, Musta’in MUZAROAH ERMAWATI Muzaroah Ermawati Ulkhasanah Noor Fitriyani Noor Sari Aditiya Novaisniati, Levina Nur Azma Amin Nur Kasanah, Nia Nurmawati, Niya Nurul Devi Ardiani Nurul Devi Ardiani, Nurul Devi Panji Azali Pereira, Dolia Paulina de Jesus Prakoso, Adi Buyu Pujianto, Sri Joko Puput Mulyono Putri Alya Rifqi Qasanah, Septina Nur Rahayuningrum, Indriati Oktaviano Rahmasari, Ikrima Ramdhani, Ailza Rani Risma Krisnandari Rayasari, Fitrian Retno Astuti, Sulistyaningsih Riko Bayu Satria Putra Riska Putri Sejati Risky Ain Nur Rohmah Risky Ain, Risky Rista, Rista Ristanto, Saskia Sefiana Rovica Probowati Safitri, Niken Ayu Salomo, Antonius Saputro, Sutiyo Dani Shih, Ya Wen Siti Nur Indah Sitti Rahma Soleman Sunarya, Nana Alfina Suripto, Hendiawan Susi Lastianingsih Susi Rahmawati Syafiq Darul Redzuan, Ilyas Threesilia, Egidia Angel Titisari, Rosida Ajeng Totok Wahyudi Tri Yuniarti, Tri Utomo, Endrat Kartiko Wahyuningsih, Retno Dyah Widiastuti, Agung Witriyani, Witriyani Wiwi Kustio Priliana Wulandari, Sindi Yohanes Andy Rias Yulia Susanti Yunia Renny Andhikatias