p-Index From 2021 - 2026
9.318
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) Harmonia: Journal of Research and Education Media Wisata Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Bahasa Produktif : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Jurnal Teknologi Pertanian Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health Jurnal Teknik Informatika Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Agroteknika JURNAL BIOSAINSTEK Medica Hospitalia Syntax Idea Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Jurnal Abdimas Pariwisata EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat INVENTORY : Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara English Learning Innovation (englie) TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam Journal of Applied Agricultural Science and Technology Journal of Innovation Research and Knowledge DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Open Science and Technology Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis Jurnal Mitrawarga MAJAPAHIT POLICY Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Jurnal el-Huda: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan Andalasian International Journal of Social and Entrepreneurial Development Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Journal of Innovation and Learning GreenTech Nusantara : Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Perhotelan PATRIOTIK: Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Media Wisata

SIKAP MAHASISWA DALAM MEMILIH TEMPAT KOS Santosa, Santosa
Wahana Informasi Pariwisata : MEDIA WISATA Vol 2, No 1 (2003)
Publisher : STP AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena tempat tinggal sementara bagi mahasiswa (rumah kost/kontra) di Yogyakarta telah menjadi kajian yang sangat menarik, karena semakin banyaknya jumlah mahasiswa luar Yogyakarta yang melakukan studi lanjut di Yogyakarta. Fenomena ini telah membawa pengaruh dengan semakin suburnya usaha jasa tempat tinggal sementara. Layaknya sebuah produk yang memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan, maka semakin tahun semakin banyak pengusaha rumah tinggal sementara baik orang asli Yogyakarta maupun orang luar Yogyakarta. Mahasiswa sebagai konsumen yang berdaya beli potensial memiliki berbagai alternatif penilaian terhadap berbagai atribut yang melekat pada produk jasa rumah tinggal tersebut. Banyaknya atribut yang melekat tersebut akan berpengaruh pada sikap mahasiswa dalam menentukan pilihan rumah tinggal sementara. Karena sikap merupakan faktor utama dalam menentukan pilihan pembelian. Sikap akan dipengaruhi oleh banyak faktor di antaranya adalah jenis Perguruan Tinggi. Pada mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri relatif lebih sederhana dalam memilih tempat tinggal sementara, sedangkan kebanyakan mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta relatif lebih teliti dalam melakukan tindakan pembelian jasa rumah tinggal sementara. Kenyataan ini akan berimplikasi pada penyediaan berbagai macam produk rumah tinggal sementara yang disesuaikan dengan atribut yang dipilih oleh mahasiswa
STUDI TENTANG UANG KIRIMAN MAHASISWA SEBAGAI PENYEBAB KEGAGALAN BELAJAR Santosa, Santosa
Wahana Informasi Pariwisata : MEDIA WISATA Vol 2, No 1 (2003)
Publisher : STP AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber kesulitan belajar mahasiswa di Perguruan Tinggi pada dasarnya sama dengan sumber kesulitan belajar bagi siswa ataupun mahasiswa di berbagai strata pendidikan. Munculnya kesulitan belajar pada umumnya dapat diidentifikasi menjadi dua yaitu sumber internal (dalam diri individu) dan sumber eksternal (luar diri individu). Namun demikian kedua sumber tersebut masing-masing memiliki sub faktor yang cukup beragam. Mengidentifikasi sub faktor saja nampaknya sangat kesulitan, karena sub faktor kesulitan belajar pada umumnya berjalan secara bersamaan (simultan). Demikian halnya dengan mengukur kontribusi salah satu sub faktor akan sangat sulit karena keterlibatan/keterkaitan antara satu sub faktor dengan sub faktor yang lain. Tanda sebagai mahasiswa mengalami kesulitan belajar adalah rendahnya hasil belajar yang diukur melalui besarnya Indeks Prestasi mahasiswa tersebut (selanjutnya ditulis IP). Ukuran normatif IP yang rendah adalah di bawah 2,00, atau mahasiswa tersebut mengalami penurunan yang relatif lebih besar (lebih dari 0,5) pada tiap-tiap semesternya. Dalam penelitian ini disoroti faktor eksternal yaitu sub faktor ekonomi keluarga khususnya mengenai uang kiriman mahasiswa. Dan dari hasil studi empiris tentang sub faktor tersebut, menunjukkan bahwa sub faktor uang kiriman mahasiswa tidak merupakan faktor penyebab timbulnya kesulitan belajar sehingga mengakibatkan kegagalan belajar. Artinya bahwa beberapa responden yang menerima uang kiriman sedikit/relatif rendah tidak semuanya mengalami kegagalan dalam belajar. Sebaliknya responden yang menerima uang kiriman lebih banyak/cukup tinggi tidak semua sukses dalam belajarnya.
MANAJEMEN PELAYANAN INDUSTRI JASA Santosa, Santosa
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 2, No 2 (2004)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v2i2.20

Abstract

Perkembangan sektor jasa seiring dengan perkembangan perekonomian dunia. Di negara maju perkembangan sektor jasa justru melebihi sektor manufaktur dan industri barang. Hal ini menunjukkan bahwa sektor jasa semakin diperlukan oleh manusia. Pengelolaan industri jasa memiliki spesifikasi yaitu lebih menekankan dalam keterlibatan sumber daya manusia, artinya dalam industri jasa manusia berperan sangat penting dibanding faktor produksi yang lain (modal, teknologi). Kepentingan faktor tenaga kerja ini mengandung arti bahwa pelanggan lebih banyak mengharapkan adanya kontak langsung (direct contact) dalam proses pertukaran. Dengan demikian pelanggan dapat langsung memberikan penilaian tentang kinerja produk jasa memuaskan atau tidak memuaskan. konsekuensi terjadinya kontak langsung antara pembeli dan penjual itulah yang dinilai sebagai faktor pelayanan, oleh karenanya pelayanan telah menjadikan produk jasa bernilai tinggi dan rendah. Untuk menjamin kepuasan pelanggan maka penyelenggara jasa harus siap setiap waktu dalam keadaan prima (service excellent). Berkaitan denga hal diatas sebab itu pengelolaan organisasi jasa baik dalam hal pemasaran maupun dalam hal penyelenggaraan jasa bersifat sangat labil artinya sangat sulit untuk bisa diukur. Oleh sebab itu produk jasa sangat sulit distandarkan. Memasarkan dan mengelola produk jasa tidak sekedar janji tetapi harus bukti, memasarkan produk jasa diawali dari penyampaian tentang informasi produk, proses produk dan pelayanan pasca pembelian produk (after sales service).
SIKAP MAHASISWA DALAM MEMILIH TEMPAT KOS Santosa, Santosa
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 2, No 1 (2003)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v2i1.74

Abstract

Fenomena tempat tinggal sementara bagi mahasiswa (rumah kost/kontra) di Yogyakarta telah menjadi kajian yang sangat menarik, karena semakin banyaknya jumlah mahasiswa luar Yogyakarta yang melakukan studi lanjut di Yogyakarta. Fenomena ini telah membawa pengaruh dengan semakin suburnya usaha jasa tempat tinggal sementara. Layaknya sebuah produk yang memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan, maka semakin tahun semakin banyak pengusaha rumah tinggal sementara baik orang asli Yogyakarta maupun orang luar Yogyakarta. Mahasiswa sebagai konsumen yang berdaya beli potensial memiliki berbagai alternatif penilaian terhadap berbagai atribut yang melekat pada produk jasa rumah tinggal tersebut. Banyaknya atribut yang melekat tersebut akan berpengaruh pada sikap mahasiswa dalam menentukan pilihan rumah tinggal sementara. Karena sikap merupakan faktor utama dalam menentukan pilihan pembelian. Sikap akan dipengaruhi oleh banyak faktor di antaranya adalah jenis Perguruan Tinggi. Pada mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri relatif lebih sederhana dalam memilih tempat tinggal sementara, sedangkan kebanyakan mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta relatif lebih teliti dalam melakukan tindakan pembelian jasa rumah tinggal sementara. Kenyataan ini akan berimplikasi pada penyediaan berbagai macam produk rumah tinggal sementara yang disesuaikan dengan atribut yang dipilih oleh mahasiswa.
STUDI TENTANG PERBEDAAN KINERJA KARYAWAN HOTEL BERBINTANG Santosa, Santosa
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v4i1.39

Abstract

Studi tentang perbedaan prestasi kerja (kinerja) lulusan Stipar Ampta ini dilakukan di 7 (tujuh) hotel berbintang 4 dan bintang 5 di Yogyakarta, dengan sampel sebanyak 93 (sembilan puluh tiga) responden penelitian. Tujuan dari penelitian ini dimaksudkan untuk memastikan apakah ada perbedaan yang signifikan antara prestasi kerja karyawan lulusan Stipar AMPTA dengan karyawan lulusan Perguruan Tinggi lain pada jenjang diploma III jurusan perhotelan. Adapun hasil dari penelitian ini ternyata tidak terdapat perbedaan secara statistik (menerima Ho dan menolak Ha) dari prestasi kerja karyawan. Hal ini dimungkinkan karena prestasi kerja karyawan di beberapa hotel yang dijadikan obyek penelitian terdapat banyak faktor / elemen penilaian prestasi kerja, yang berada diluar prestasi perguruan tinggi. Akhirnya sampai pada suatu kesimpulan bahwa hotel bisa dengan leluasa memilih / merekrut karyawannya tanpa melihat darimana asal perguruan tingginya.
MENYIKAPI BISNIS JASA PARIWISATA MELALUI BAURAN PEMASARAN Santosa, Santosa
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 2, No 2 (2004)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v2i2.22

Abstract

Salah satu aktivitas dari sebuah industri adalah menciptakan barang dan atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen, sedangkan salah satu aktivitas marketing adalah melakukan penjualan. Dalam aktivitas ini pemasar (marketer) meletakkan berbagai indikator agar barang dan atau jasa bisa tepat pada sasaran (target market). Indikator-indikator tersebut lebih sering dikenal dengan bauran pemasaran (marketing mix) yang oleh Mc. Carthy dikenal dengan 4 P (product, price, place and promotion). Dalam industri jasa indikator 4 P tersebut tentunya kurang lengkap karena produk jasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan produk industri fisik (barang murni). Kenyataan ini menunjukkan perlunya pebisnis mengadakan pengkajian tentang bauran pemasaran pada produk jasa.
MEMBANGUN ORGANISASI CUSTOMER - DRIVEN Santosa, Santosa
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 3, No 1 (2005)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v3i1.27

Abstract

Meningkatnya pengetahuan pelanggan memiliki implikasi strategies bagi pengusaha. Pelanggan semakin cerdik, selektif dalam pengambilan keputusan dalam pembelian, karena barang yang tersedia semakin beraneka ragam, harga sangat kompetitif. Dalam keadaan seperti ini pengusaha perlu memperhatikan aspek-aspek non fisik dalam berusaha. Aspek non fisik yang dimaksud adalah bagaimana perusahaan mengelola pelanggan baik dalam arti bagaimana perusahaan memelihara dan mempertahankan pelanggan menjadi hal yang penting. Memelihara pelanggan dengan selalu berupaya pada pemuasan pelanggan dalam arti kata upaya secara berkesinambungan memberikan pelayanan kepada konsumen. Perusahaan hendaknya memahami bahwa keberadaan pelanggan adalah aset yang paling besar dan berperan dalam jangka panjang. Beberapa langkah perlu dilakukan oleh perusahaan dalam upaya mendorong organisasi pembeli sehingga menjadi pelanggan yang loyal. Mulai dari penyusunan marketing plan yang dapat mengakomodasi segala kebutuhan, keinginan dan harapan konsumen sampai dengan pengembangan marketing mix yang tidak saja mencakup 4 P tetapi 7 P.
STUDI TENTANG UANG KIRIMAN MAHASISWA SEBAGAI PENYEBAB KEGAGALAN BELAJAR Santosa, Santosa
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 2, No 1 (2003)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v2i1.71

Abstract

Sumber kesulitan belajar mahasiswa di Perguruan Tinggi pada dasarnya sama dengan sumber kesulitan belajar bagi siswa ataupun mahasiswa di berbagai strata pendidikan. Munculnya kesulitan belajar pada umumnya dapat diidentifikasi menjadi dua yaitu sumber internal (dalam diri individu) dan sumber eksternal (luar diri individu). Namun demikian kedua sumber tersebut masing-masing memiliki sub faktor yang cukup beragam. Mengidentifikasi sub faktor saja nampaknya sangat kesulitan. Karena sub faktor kesulitan belajar pada umumnya berjalan secara bersamaan (simultan). Demikian halnya dengan mengukur kontribusi salah satu sub faktor akan sangat sulit karena keterlibatan/keterkaitan antara satu sub faktor dengan sub faktor yang lain. Tanda sebagai mahasiswa mengalami kesulitan belajar adalah rendahnya hasil belajar yang diukur melalui besarnya Indeks Prestasi mahasiswa tersebut (selanjutnya ditulis IP). Ukuran normatif IP yang rendah adalah dibawah 2,00, atau mahasiswa tersebut mengalami penurunan yang relatif lebih besar (lebih dari 0,5) pada tiap-tiap semesternya. Dalam penelitian ini disoroti faktor eksternal yaitu sub faktor ekonomi keluarga khususnya mengenai uang kiriman mahasiswa. Dan dari hasil studi empiris tentang sub faktor tersebut, menunjukkan bahwa sub faktor uang kiriman mahasiswa tidak merupakan faktor penyebab timbulnya kesulitan belajar sehingga mengakibatkan kegagalan belajar. Artinya bahwa beberapa responden yang menerima uang kiriman sedikit/relatif rendah tidak semuanya mengalami kegagalan dalam belajar. Sebaliknya responden yang menerima uang kiriman lebih banyak/cukup tinggi tidak semua sukses dalam belajarnya.
MULTIPLIER EFEK KAMPUNG INDUSTRI KASONGAN Santosa, Santosa
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v6i1.51

Abstract

Kampung Industri Kasongan bagian dari salah satu kawasan (obyek wisata)yang ada di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dipandang cukup potensial untuk menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Tulisan ini didasarkan atas studi eksplorasi dengan metode kuestioner untuk memperoleh keterangan dari responden (pelaku industri, pekerja, maupun masyarakat umum), terkait dengan dampak ganda (multiplier effek) yang ditimbulkan akibat keberadaannya. Dari jawaban responden ditemukan bahwa adanya Kampung Industri Kasongan telah menciptakan dampak positip pada terciptanya; kesempatan kerja, kesempatan berusaha, meningkatkan pendapatan masyarakat (dampak ekonomi). Sedangkan pada aspek sosial (dampak sosial) telah mampu menggeser pola konsumsi, perilaku masyarakat dari kearifan lokal yang bernuansa kental dengan budaya Jogya menjadi budaya asing dengan munculnya sikap individualis, pola konsumsi, perilaku sosial dll. Secara Keseluruhan dapat direkomendasikan bahwa Kampung Industri ini akan menjadi sasaran wisatawan yang potensial bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul.
EKSISTENSI FESTIVAL OF LIGHTS AS A TOURISM ICON SLEMAN HOUSING Santosa, Santosa
JURNAL MEDIA WISATA: Wahana Informasi Pariwisata Vol 14, No 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v14i1.162

Abstract

ABSTRACT Studies on the existence of an activity is the same as searching for findings about community opinion against discussing the activity. Qualitative research shaped aims to find the opinions of the public about the conduct of the Festival of Lights as an icon of Sleman Regency tourism Organisations. Study of the results of research to prove the eksistnsi of the Festival of Lights includes aspects of promotion, the process of organizing, comfort and appeal activities show that being able to suck a lot of visitors and most of the people who made the research respondents agree and give a positive response (good). With regard to the results of such research could be recommended that such events can be followed up to the coming times KeyWord : Festival of Lights, Tourism Icon.
Co-Authors - Andasuryani A. Salauwe, Sri Ayu Adiani, Lia agil, nadia Ahmad Fudholi Ahmad Hasan Afandi, Ahmad Hasan Ahmad Ubaidillah Alamsyah, Aam Alfi Asben Amaliya , Nadiya Amilda Amilda Andrianti, Cahya Angela, Mahest Preety Angggi, Clarissa Annisa Putri Anugrah, Teguh Mizwarni Aprila, Melsa Ari Indrianto Ariyani, Santi Puspa Arsil, Fikri Ashadi Hasan Assagaf, Agila Astuti, Yohana Theresia Aulia Raihan, Sukma Azrifirwan, Azrifirwan Bambang Sunarto banapon, mulyadi Br Siringo-Ringo, Natallia Cheda Asniati, Andina Cherie Dinah, Cherie Daeli, Ritueli Darmawan, Radik Dedet Deperiky Deivy Andhika Permata Derosya, Vioni Dian Wijaya Didi, Didi Sahrudin Buton Dini Novita Sari Duwilaa, Najamudin Duwilaa, Najamudin Dwi Saputra, Arif Dzikrullah, Muh Edy Supriyanto Eko Sutrisno, Eko Erwin Gunawan Fadli Irsyad Fatikhatur Rizkya Fauzan Aulia Fauzi, Fahmi Fitrio Feliatra Firman Pribadi fitria ningsih Fitriani Kasim Guspa, Monica Habiddin hamid, mustamin Handayani, Sri Harianja, Yul Apni Hasan Hasan Hendra Saputra Herda, Lusiana Hermiza Mardesci Hidayat, Supriyadin Hikmah Muhaimin Hikmah Muhaimin Ibrahim, Adelina Intarniati Nur Rohmah Irfan Dwidja Priyambada, Irfan Dwidja Jamaludin, Ayi Jamil, Muhlis Jamjuri, Jamjuri Junaidi Noh Kasiati, Rima Indah Khaire, Ibraham Kiki Yulianto Kinanthi, Bilqis Rahma Kumala Dewi Kurnia Harlina Dewi Kurnia Harlina Dewi kusuma, Yuda Perdana L Hartanto Nugroho, L Hartanto L. Hartanto Nugroho Ladira, Maulana Laesa Oktaviani, Anggit lagani, arjun Lailiyah, Fatihatul Lubis, Mei Mardhiani makaronggala, sevtrian Mandar, Gamaria Ma’ani, Akh. Roqiqul Mega Wulandari, Mega Meilizar, Meilizar Mistortoify, Zulkarnaen Muchtar, Hendi S. Muhammad Makky Mundi Astuti, Theresia Munthe, Ali Ibrahim Mutaat, Mutaat Neswati Neswati Nofialdi, Nofialdi Nofialdi, Nofialdi Novizar Nazir Nugroho Rendi Adi Pratama Nuraini Azizah, Nuraini Nurlatifah, Fitri Nurliza, Selvia Nurulfatmi Amzy Pebrianto, Saddam Pinem, Nadia Utami Pora, Rizkiriyanti Pora, Yuniati Pradani, O. P Prasmadika, Raihan M. Deri Pratama, M. Dixy Rahmadika Prawoto, A. Adi Purbo Suwasono Purnama, Deni Putri Wulandari, Silviana Putri, Irriwad Qisty Annisa, Netia Radik Darmawan Rahayu, Lisa Rahmi, Ira Desri Relawati, Ratna Renny Eka Putri, Renny Eka Rika Ampuh Hadiguna Rintawati Sandradewi, Rintawati Risa Meutia Fiana Rizal Yaya, Rizal Rizkya , ⁠Fatikhatur Robo, Salahudin Rosandi, Dede Rostini, Deti Rozalia, Rozalia S. Suharto Sahadi Didi Ismanto Sahriar Hamza Santoso, Iwan Budi saputra, aan Setyawan , Doris Silvia Wulandari, Silvia Sirtin, Ardillah Anggraini Somadayo, Sahrany Sri Aulia Novita Sri Darmanti Sriwidodo Sriwidodo, Sriwidodo Suad, Suad Sudin, Sakina Sulistiowati, Dyah Ika Sumari Sumari Sunardi Sunardi Sunarmi Sunarmi Suprapto Suprapto Syawaluddin, Mohammad Tabrani, Ahmad Tasuab, Irna Ireni Totok Sumaryanto, Totok Tri Ratna Rinayuhani Trisno Trisno Try Gustary, Devian Turnando, Ardi Utomo , Ardhian Danisvara Victor Ganap Wahyono, Mohammad Hardi Wasliman, Eva Dianawati Wati, Afriliani Puja Widya Iswara, Raja Al Fath Yayi Suryo Prabandari Yudana, Yudana Yudi Armansyah, Yudi Yudi Setiaji, Yudi Yulita Nurchayati Zaenal Abidin