Articles
PENGENALAN ALGORITMA GENETIK UNTUK PEMILIHAN PEUBAH PENJELAS DALAM MODEL REGRESI MENGGUNAKAN SAS/IML
Bagus Sartono
FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol. 15 No. 2 (2010)
Publisher : FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.334 KB)
Genetic algorithm has been a popular alternative in the various fields of optimization problem. This paper describes some basic ideas of this algorithm and its application for selecting significant variables in the regression analysis. Simple SAS/IML commands are presented in order to emphasize how the algorithm works. It is also available to do some modification in some parts of those commands.
METODE POHON GABUNGAN: SOLUSI PILIHAN UNTUK MENGATASI KELEMAHAN POHON REGRESI DAN KLASIFIKASI TUNGGAL
Bagus Sartono;
Utami Dyah Syafitri
FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol. 15 No. 1 (2010)
Publisher : FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (282.023 KB)
Classification and regression tree has been a widely used tool in various applied fields due to its capability to give excellent predictive analysis. Later on, ensemble tree appeared to enhance simple tree analysis and deals with some of the weakness found in simple techniques. The ensemble tree basically combines predictions values of many simple trees into a single prediction value. This paper is intended as an introductory article to give a brief overview of the available ensemble tree methods which might be found in detail in a variety of reading materials.
PENGGUNAAN ALGORITMA SIMULATED ANNEALING UNTUK MENYELESAIKAN TEKA-TEKI BINARY DAN SUDOKU ( Solving Binary and Sudoku Puzzles with a Simulated Annealing Algorithm )
Bagus Sartono
FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol. 16 No. 2 (2011)
Publisher : FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.631 KB)
Binary and Sudoku puzzles could be seen as optimization problems by using a score of rules violation as the objective function which is minimized. The simulated annealing algorithm is a good alternative to solve the puzzles. This paper describes the approach which implements the algorithm and presents the SAS/IML program of it. Empirical trials show that the approach works well to find the solution of the puzzles in a satisfying run time. Keywords : meta-heuristic, simulated annealing
TINJAUAN EMPIRIK TERHADAP DUGAAN GALAT BAKU NILAI TENGAH YANG DIHASILKAN PROC SURVEYMEANS
Bagus Sartono;
. Indahwati;
Wahyudi Setyo
FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol. 11 No. 1 (2006)
Publisher : FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (71.212 KB)
Penarikan contoh yang semakin kompleks berimplikasi pada proses perhitungan galat baku dugaan parameter semakin rumit. Kesulitan menentukan galat baku ini sering menyebabkan para analis dan peneliti menggunakan formula yang didasarkan pada teknik penarikan contoh acak sederhana. SAS menyediakan PROC SURVEYMEANS yang menghasilkan galat baku dengan formula yang disesuaikan dengan penarikan contohnya. Penelitian ini menunjukkan secara empiris bahwa galat baku dugaan parameter yang dihasilkan oleh PROC SURVEYMEANS memiliki tingkat akurasi yang baik. Indikasi ini ditunjukkan oleh selang kepercayaan yang tidak memuat nilai parameter sebenarnya mendekati tingkat kesalahan (a) yang digunakan.
PENGGUNAAN GENERALIZED F TEST PADA ANALISIS RAGAM SATU ARAH DENGAN RAGAM TIDAK HOMOGEN
Bagus . Sartono;
Farit M. Afendi
FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol. 11 No. 2 (2006)
Publisher : FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (132.957 KB)
Analisis ragam dengan ragam galat yang tidak homogen memerlukan penanganan yang khusus dalam penyelesaiannya. Hal yang umum dilakukan adalah dengan mentransformasi data. Melalui transformasi data diharapkan kehomogenanan ragam akan terpenuhi sehingga proses pengujian dapat mendekati kesahihan. Namun, tidak mudah memperoleh transformasi yang menyebabkan asumsi kehomogenan ragam terpenuhi. Untuk mengatasi masalah ini, dapat digunakan pendekatan yang disebut dengan prosedur generalized F test. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan generalized F test pada analisis ragam satu arah dengan ragam tidak homogen. Tulisan ini menyajikan penerapan uji tersebut pada data hasil percobaan mengenai pertanian dalam bidang hortikultura hibrida melon. Berdasarkan tampilan visual dengan menggunakan diagram kotak garis, hasil respon dari kelima perlakuan yang diujicobakan memiliki kecenderungan berbeda. Namun perhitungan nilai p pada analisis ragam uji F konvensional didapat sebesar 0.117, hal ini disebabkan karena asumsi kehomogenan ragam tidak terpenuhi. Perolehan nilai p pada prosedur generalized F test didapat sebesar 0.0074. Kesimpulan yang diperoleh pada prosedur generalized F test sesuai dengan tampilan visual dari diagram kotak garis. Kata Kunci: ragam tidak homogen, ANOVA, generalized F test
KLASIFIKASI RANCANGAN FAKTORIAL PECAHAN JENUH TIGA TARAF DALAM 27 RUN
Bagus Sartono
FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol. 13 No. 1 (2008)
Publisher : FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.863 KB)
Tulisan ini memberikan klasifikasi terhadap gugus rancangan jenuh tiga faktor OA(27, 313) yang berguna dalam penentuan rancangan terbaik untuk diterapkan. Kriteria A3 dan A4 tidak dapat digunakan karena memiliki nilai yang sama untuk seluruh array. Dengan mengasumsikan hanya ada tiga faktor yang aktif, kriteria projection aberration menggunakan vektor A3(3) mengkelaskan 68 OA yang non-isomorphic ke dalam 54 kelas. Dua array terbaik menurut kriteria ini ditampilkan sebagai rujukan untuk digunakan.Kata kunci: rancangan jenuh, orthogonal array, klasifikasi, projection aberration
PEMBANGKITAN BILANGAN ACAK UNTUK SIMULASI MONTE CARLO NON-PARAMETRIK
Bagusi Sartono
FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol. 10 No. 2 (2005)
Publisher : FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (136.136 KB)
Metode simulasi Monte Carlo banyak digunakan oleh para analis, misalnya oleh mereka yang menduga nilai resiko dari suatu portfolio bank. Penggunaan simulasi Monte Carlo seringkali terkendala keterbatasan pengetahuan mengenai bentuk sebaran data. Penentuan sebaran dengan didahului pengujian sebaran memiliki kelemahan dalam hal menentukan sebaran yang paling sesuai. Kernel merupakan metode non-parametrik untuk menduga bentuk sebaran yang tidak tergantung pada parameter tertentu. Tulisan ini memberikan usulan algoritma pembangkitan bilangan acak berdasarkan bentuk fungsi kepekatan yang diduga dengan metode kernel menggunaan teknik tabel look-up. Penentuan banyaknya grid pada pembentukan tabel look-up diperkirakan mempengaruhi hasil bangkitan data. Kata kunci: simulasi Monte Carlo, metode kernel, tabel look-up
PENGKLASIFIKASIAN KOLEKTIBILITAS NASABAH KREDIT MENGGUNAKAN METODE SIMPLE NAÏVE BAYESIAN CLASSIFIER
Bagus Sartono
FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol. 12 No. 2 (2007)
Publisher : FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam banyak kesempatan, penyusunan model skoring untuk memprediksi klasifikasi calon nasabah dilakukan menggunakan model regresi logistik dan beberapa model lain. Proses pengklasifikasian dapat juga dilakukan dengan menerapkan simple naive Bayesian classifier. Meskipun menggunakan asumsi yang secara umum dilanggar oleh data dan proses komputasi yang jauh lebih sederhana, teknik ini mampu menghasilkan akurasi dugaan yang tidak mengecewakan. Paper ini memberikan ilustrasi penggunaan simple naive bayesian classifier pada kasus prediksi klasifikasi status kolektibilitas calon nasabah dan membandingkannya dengan model regresi logistik dan generalized additive model. Kata kunci: simple naive Bayesian classifier
PENGGUNAAN SOCIOGRAM UNTUK MENGIDENTIFIKASI POLA JARINGAN SOSIAL PEMBELAJARAN MANDIRI MAHASISWA (Identification of Social Network of Student’s Independent Learning using Sociogram)
Yenni Angraini;
Bagus Sartono;
Dian Kusumaningrum
FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol. 17 No. 1 (2012)
Publisher : FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (648.761 KB)
This paper presents a useful tool to help universities to increasing the level of their graduate outcome by using the information about social network among students. Such a quantitative tool is a sociogram which depicts how students interact with others. The graph can be easily generated when the pattern of the connectivity among individuals is known. We apply sociogram to portray the network of a class of students in Department of Statistics – Bogor Agricultural University which represent the way they interact when they want to discuss the academic related problems. We found some interesting results are practically valuable for the one who is responsible to the study result of the students. Some results are not new, but this approach could provide more informative features than conventional tables or such things.Keywords : sociogram, social network analysis
MODELING OF DENGUE HEMORRHAGIC FEVER IN BOGOR USING BAYESIAN SUR-SAR
Hilman Dwi Anggana;
Asep Saefuddin;
Bagus Sartono
FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol. 20 No. 2 (2015)
Publisher : FORUM STATISTIKA DAN KOMPUTASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (454.021 KB)
The purposes of this research are (1) To develop Seemingly Unrelated Regression (SUR) system constructed by correlated Spatial Autoregressive Model (SAR) with Bayesian approach for dynamic analysis of spatial and non-spatial contributions of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) case in Bogor, (2) To evaluate efficiency issues on parameters estimation with SUR system. Markov Chain Monte Carlo (MCMC) sampling scheme was used to estimate all of model parameters with the number of iteration whose burn-in period was discovered. The results indicated that : there was the similar pattern of DHF spread in Bogor during 2009 – 2011, the nearby areas had a significant role to the incidence of DHF in an area in the city of Bogor, and the non-spatial contributions of DHF cases in Bogor during 2009 -2011 included in this model were dynamic. Gain efficiency of parameters estimation on modeling of DHF in Bogor with SAR for each year during 2009-2011 can be obtained if we construct all of SAR with SUR system model.