Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSUMSI SAYUR JANTUNG PISANG TERHADAP KECUKUPAN ASI IBU Suharman1),Rostina2),Lolita Sary3),Susilawati4) Suharman Suharman; Rostina Rostina; Lolita Sary; Susilawati Susilawati
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.1780

Abstract

ABSTRACT INFLUENCE OF BANANA HEART VEGETABLE CONSUMPTION ON ASI BREASTFEEDING ASI ADMINISTRATION  Background By comparing 5 health centers with the lowest ASI coverage, namely Gedong Tataan Health Center 26.27%, Pedada Health Center 29.58%, Padang Cermin Health Center 33.33%, Kalirejo Health Center 36.11, and Kedondong Health Center 37.03%. The heart of a banana is a type of plant that contains laktagogum has the potential to stimulate the hormone oxytocin and prolactin such as alkaloids, polyphenols, steroids, flavonoids and other substances most effective in increasing and facilitating the production of breast milk.The purpose of the study was to know the effect of vegetable consumption of banana heart on the smooth breastfeeding of breastfeeding mothers in the Kalirejo Pesawaran Community Health Center Working Area in 2019.Methods This quantitative study used, experimental quasy method with one group pretest - posttest design approach. Population and sample were 30 people, purposive sampling sampling technique. Data analysis using univariate and bivariate, with t-test statistical test. The study was conducted for 1 week.Result Smooth breastfeeding before being given banana heart vegetables in nursing mothers in the Kalirejo Puskesmas Working Area is offered to 17 breastfeeding mothers, with a mean of 5.00, standard deviation of 0.935, error standard 0.227 and min-max 4-7. After being given a banana heart vegetable with a mean of 7.65 standard deviation of 0.606, the error standard was 0.147 and the min-max value was 7-8. The test-dependent statistical test results obtained a p-value of 0.000 (α <0.05)Conclusion there is an influence of vegetable consumption of banana heart on the adequacy of breastfeeding mothers in the Pesawaran Kalirejo Community Health Center Working Area in 2019.Suggestion It is expected that nursing mothers can use vegetable banana heart 200gr / day as a non-pharmacological alternative to facilitate milk production Keywords : Banana Heart Vegetables, Breastfeeding Sufficiency, Breastfeeding Mothers ABSTRAK Latar Belakang Dengan membandingkan 5 puskesmas dengan cakupan ASI terendah, yaitu puskesmas Gedong Tataan 26,27%, Puskesmas Pedada 29,58%, Puskesmas Padang Cermin 33,33%, Puskesmas Kalirejo 36,11, dan Puskesmas Kedondong 37,03%. Jantung pisang merupakan jenis tanaman yang mengandung laktagogum memiliki potensi dalam menstimulasi hormon oksitosin dan prolaktin seperti alkaloid, polifenol, steroid, flavonoid dan substansi lainnya paling efektif dalam meningkatkan dan memperlancar produksi ASI. Tujuan penelitian Diketahui pengaruh konsumsi sayur jantung pisang terhadap kelancaran ASI ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kalirejo Pesawaran Tahun 2019.Metode Jenis penelitian kuantitatif, metode quasy eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Populasi dan sampel sebanyak 30 orang, teknik sampling purposive sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariate, dengan uji statistik t-tes. Penelitian dilakukan selama 1 minggu.Hasil Kelancaran ASI sebelum diberi sayur jantung pisang pada Ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kalirejo Pesawaran terhadap 17 orang ibu menyusui, dengan mean 5,00, standar deviasi 0,935, standar eror 0,227 dan nilai min-max 4-7. Setelah diberi sayur jantung pisang dengan mean 7,65 standar deviasi 0,606, standar eror 0,147 dan nilai min-max 7-8. Hasil uji statistik menggunakan tes-dependen didapat nilai p-value 0.000 (α<0.05)Kesimpulan terdapat pengaruh konsumsi sayur jantung pisang terhadap kecukupan ASI Ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kalirejo Pesawaran Tahun 2019.Saran diharapkan untuk ibu menyusui agar dapat memanfaatkan sayur jantung pisang 200gr/ hari sebagai alternatif non farmakologi untuk memperlancar produksi ASI Kata Kunci           : Sayur Jantung Pisang, Kecukupan ASI, Ibu Menyusui
A KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEDONGTATAAN KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2020: KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEDONGTATAAN KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2020 Iin Hermayani; Lolita Sary; Christin Angelina
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.438 KB)

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. prevalensi stunting nasional mencapai 37,2%, dengan angka tersebut Indonesia, Kekurangan gizi pada masa golden period (0–2 tahun), akan menyebabkan sel otak anak tidak tumbuh sempurna. Tujuan penelitian ini adalah diketahui Analisis stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, menggunakan pendekatan studi kasus. subjek penelitian adalah ibu yang memiliki aanak stunting usia 12-24 bulan sebanyak 5 informan dan 1 petugas kesehatan Puskesmas Gedong Tataan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview), Analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu wawancara, pengamatan yang sudah dituliskan dalam dokumen pribadi, dokumen resmi. Hasil di dapatkan sebagian besar informan memiliki penyakit infeksi pada saat hamil, responden memiliki penyakit infeksi setelah melahirkan dan anak saat bayi balita, Didapatkan reponden sebagian besar tidak pemberian ASI eksklusif dan PMT tidak sesuai anjuran, Didapatkan gambaran sebagian besar responden memiliki ketersediaan makanan dikeluarga yang baik di rumah hanya saja memiliki permasalaahn pada sistem pengolahan makanan sehari-hari, seluruh responden memiliki lingkungan rumah tangga dan keluarga yang baik seperti air yang bersih, tidak bau dan cukup untuk kebutuhan sehari-hari, responden sebagian besar tidak memiliki pengetahuan stunting kecukupan gizi pada saat hamil, setelah melahirkan, sebagian besar responden memiliki aspek sosial dan budaya lingkungan keluarga.
Mendorong perubahan sikap perokok aktif melalui komunikasi kesehatan yang efektif Zaidayati Zaidayati; Lolita Sary; Christin Angelina Febrianti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 16, No 4 (2022)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v16i4.6866

Abstract

Background: The communication model that has been implemented for patients at the Batin Manguang Tanggamus Hospital until now has not yet given a comprehensive effect on patients who are still actively smoking, in fact, there are still patients who are still actively smoking.Purpose: To find out the effectiveness of the health communication model in encouraging changes in the attitude of active smokersMethod: Quantitative research design using quasi-experimental. The population is outpatients (internal medicine) who are still actively smoking in RSUD Batin Manguang, the number of samples is 30 participants who are grouped into 3 groups and each group contains 10 participants. The intervention of each group is different, namely by doing linear communication intervention, interactional communication intervention, and transactional communication intervention. Univariate data analysis used the mean (mean), median, minimum and maximum values and standard deviation (standard deviation) of attitudes, the bivariate analysis used t-test, and multivariate analysis used One way ANOVA.Results: There are differences in attitudes who underwent linear communication intervention, interactional communication intervention, and transactional communication intervention. Based on multivariate analysis with ANOVA, it was found that there was no dominant communication on changes in the attitude of hypertensive patients who smoked.Conclusion: There are differences in attitude values after the intervention of linear communication, interactional communication, and transactional communication with a p-value <0.05. And there is no communication intervention model that is the most dominant towards changing attitudes of hypertensive patients who smoke (p-value > 0.05).Suggestion: For health workers at Batin Mangunan Hospital, Tanggamus Regency, can apply linear communication interventions, interactional communication interventions, and transactional communication interventions in order to change the behavior who are still smoking. In addition, health workers evaluate the communication interventions that have been implemented in hospitals.Keywords: Health communication; Linear communication; Interactional communication; Transactional communication; Attitude; active smokers.Pendahuluan: Model komunikasi yang diimplementasikan kepada pasien di RSUD Batin Mangunang Tanggamus sampai saat ini masih belum memberikan efek secara menyeluruh kepada pasien yang masih aktif merokok, faktanya masih ditemukan pasien yang masih aktif merokok.Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas model komunikasi kesehatan dalam mendorong perubahan sikap perokok aktifMetode: Kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan quasi eksperimen. Populasinya pasien rawat jalan (penyakit dalam/  internal medicine) yang masih aktif merokok di RSUD Batin Mangunang, jumlah sampel sebanyak 30 partisipan yang dikelompokkan menjadi 3 kelompok dan masing-masing kelompok berisi 10 partisipan. Intervensi setiap kelompok berbeda-beda yaitu dengan  dilakukan intervensi komunikasi linier, intervensi komunikasi interaksional dan intervensi komunikasi transaksional. Analisis data univariat menggunakan nilai rata-rata (mean), nilai tengah (median), nilai minimum dan maksimum serta simpangan baku (standar deviasi) sikap, analisis bivariat menggunakan uji t dan analisis multivariat menggunakan One way anova.Hasil: Terdapat perbedaan sikap yang dilakukan intervensi komunikasi linier, intervensi komunikasi interaksional dan intervensi komunikasi transaksional.Berdasarkan analisis multivariat dengan annova, maka diperoleh hasil bahwa tidak ada komunikasi yang dominaterhadap perubahan sikap pasien , yang merokok.Simpulan: Ada perbedaan nilai sikap setelah intervensi komunikasi linier, komunikasi interaksional dan komunikasi transaksional dengan hasil p-value <0.05. Dan tidak ada model intervensi komunikasi yang paling dominan terhadap perubahan sikap (p-value > 0.05).Saran: Bagi petugas kesehatan di RSUD Batin Mangunang Kabupaten Tanggamus dapat menerapkan semua model dalam rangka merubah perilaku pasien perokok aktif. Selain itu petugas kesehatan melakukan evaluasi terhadap intervensi komunikasi yang selama ini telah diterapkan di rumah sakit.
Penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 pada keluarga yang mengunjungi pasien rawat inap Ana Astuti; Lolita Sary; Nurul Aryastuti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 16, No 3 (2022)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v16i3.6869

Abstract

Background: Coronavirus are a group of viruses that can cause disease in animals or humans. From the observations of inpatient family visitors on December 20, 2020 from 30 respondents, it was found that 83% of visitors used masks, 53% of visitors washed their hands with soap and 67% of visitors kept their distance.Purpose: To determine the factors related to the application of health protocols during the Covid-19 pandemic.Method: Quantitative study, the design used is analytic with a cross-sectional approach. The population in this study were all families of inpatients in May–June 2021 with a sample was 196 respondents. Bivariate analysis using chi-square and multivariate analysis using linear regression.Results: The univariate study showed that the most moderate compliance was 96 respondents (49%), good knowledge was 120 respondents (61.2%), positive attitude was 106 respondents (54.1%), the positive perception was 107 respondents (54.7%), positive values as many as 104 respondents (53.1%), positive information sources 109 respondents (55.6). The results of the bivariate test showed that there was a relationship between knowledge, attitudes, perceptions, values, and sources of information (p=0.033; 0.017; 0.001; 0.028; 0.006) on compliance with the application of health protocols in inpatient families. The results of the multivariate test showed that perception was the dominant variable (B=0,162) in compliance with the application of health protocols in the families of inpatientsConclusion: The perception variabel has the greatest influence on compliance with the application of health protocols at the Batin Mangunang Tanggamus Hospital in 2021Keywords: Families visiting inpatients; Health Protocol; Pandemic; Covid-19Pendahuluan: Coronavirus merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia.  Dari hasil observasi pengunjung keluarga pasien rawat inap pada tanggal 20 Desember 2020 dari  30 responden, didapatkan 83% pengunjung menggunakan masker, 53% pengunjung mencuci tangan dengan sabun dan didapatkan 67% pengunjung menjaga jarak.Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang terkait dengan penerapan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien rawat inap pada bulan Mei – Juni  2021 dengan sasaran 344 keluarga pasien rawat inap dengan 196 responden. Analisa bivariat menggunakan Chi-square dan Analisa multivariate menggunakan regresi linier.Hasil: Didapatkan kepatuhan protokol kesehatan dalam kategori sedang sebanyak 96 responden (49%), pengetahuan baik sebanyak 120 responden (61,2%), sikap positif sebanyak 106 responden (54,1%), persepsi positif sebanyak 107 responden (54,7%), nilai-nilai positif sebanyak104 responden (53,1%), sumber informasi positif sebanyak 109 responden (55,6). Hasil uji bivariat didapatkan ada hubungan antara pengetahuan, sikap, persepsi, nilai-nilai, dan sumber informasi (p=0,033; 0,017; 0,001; 0,028; 0,006) terhadap kepatuhan penerapan protokol kesehatan pada keluarga pasien rawat inap. Hasil uji multivariate didapatkan persepsi merupakan variabel dominan (B=0,162) berhubungan dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan pada keluarga pasien rawat inap.Simpulan: Variabel persepsi memiliki pengaruh paling besar terhadap kepatuhan penerapan protokol kesehatan di RSUD Batin Mangunang Tanggamus tahun 2021.
DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA DI WILAYAH KERJA UPTD. PUSKESMAS HANURA KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2022 trio pranoto; Dessy Hermawan; Lolita Sary; Khoidar Amirus
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i4.7598

Abstract

Berbagai upaya yang dilakukan dalam menanggulangi malaria tidak akan berhasil jika tanpa keterlibatan masyarakat. Health Belief Model (HBM) adalah model dari perilaku kesehatan pada populasi diantaranya perilaku pencegahan (malaria). Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan malaria pada masyarakat di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Hanura  Kabupaten Pesawaran Tahun 2022. Jenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi 9.533 KK dan sampel 384 KK dengan purposive sampling, lalu dianalisis dengan chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian mendapatkan terdapat hubungan perceived susceptibility (kerentanan yang dirasakan) (OR=6,4), perceived benefit (manfaat yang dirasakan) (OR=4,3), Perceived barrier (hambatan yang dirasakan) (OR=3,1) , Cues to action (isyarat untuk bertindak) (OR=2,8) Perceived susceptibility menjadi variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap perilaku pencegahan malaria dengan (OR 7,1) disusul oleh perceived barrier (OR 3,8) dan cues to action (OR 3,4). Saran kepada kepala UPTD. Puskesmas Hanura untuk menyusun dan mengimplementasikan Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku pencegahan Malaria dan Kepada Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran melakukan advokasi kepada Bupati Pesawaran untuk melakukan pembenahan tambak-tambak terlantar di Wilayah Hanura dalam upaya meminimalkan risiko kerentanan malaria dilihat dari perspektif lingkungan. Menggunakan pendekatan pentahelix kemitraan antar pihak dimana unsur pemerintah, masyarakat/komunitas peduli malaria, akademisi, pengusaha dan media bersatu dan saling mendukung dalam upaya pencegahan malaria, perusahaan dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA TENAGA KESEHATAN DI RUMAH SAKIT PERTAMINA BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2020 Niputu Sudiadnyani; Lolita Sary; Nova Muhani; Khoidar Amirus; Neno Fitriyani Hasbie
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i3.7952

Abstract

Ketersediaan dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) sangat dibutuhkan dalam mencapai pembangunan kesehatan, karena pelayanan yang bermutu dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tidak akan terwujud apabila tidak didukung oleh kesiapan sumber daya manusia yang baik. Dari data di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Hasil pengukuran rata-rata kinerja dokter diperoleh sebesar 80,4% dimana capaian ini masih dibawah target kinerja dokter RS Pertamina Bintang Amin yaitu sebesar 100%. Tujuan penelitian ini diketahui faktor yang mempengaruhi kinerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2020. Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan cross sectional, populasi seluruh tenaga kesehatan sebanyak 269. Besarnya sampel menggunakan rumus  LameshowUji Hipotesis Dua Proporsidiperoleh sampel 174orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Sampling, karena terdiri dari 15 ruangan. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner dan analisis data menggunakan uji statistik logistic regression. Hasil penelitian diketahui kinerja tenaga kesehatankategori baik (58%). Motivasi kategori kurang baik (51,10%). Supervisi kategori kurang baik (51,70%). Pendapatan/gaji kategori tinggi (60,30%).Pengembangan karir kategori tidak ada pengembangan karir (72,40%). Ada hubungan motivasi (p-value 0,0001 < α  0,05), OR:11,459. Ada hubungan supervisi (p-value 0,000< α 0,05), OR:9,516. Ada hubungan (p-value 0,000< α 0,05),OR: 9,382. Ada hubungan pengembangan karir (p-value 0,000< α 0,05),OR: 5,328. Faktor dominan yang berhubungan dengan kinerja yaitu motovasi (p-value 0,000, OR:9,297). Disarankan pihak rumah sakit melakukan penilaian kinerja terhadap seluruh tenaga kesehatan sesuai dengan bidangnya masing-masing,  memberikan reward terhadap tenaga kesehatan yang bekerja dengan baik dan memberi kesempatan dalam pengembangan karir serta supervisor Rumah Sakit agar meningkatkan kerja sama dengan tenaga kesehatan.
Pijat Tui Na Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Balita Gizi Kurang Rizky Wulandari; Fijri Rachmawati; Lolita Sary
ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies) Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Gizi kurang pada balita memiliki dampak gagal tumbuh, yang membuat terhambatnya pertumbuhan fisik sehingga anak tumbuh kecil dan pendek. Penurunan IQ, yang menyebabkan gangguan kecerdasan (fungsi kognitif) sehingga membuat rendahnya kemampuan belajar yang berisiko mengakibatkan kegagalan pembelajaran. Berdasarkan data Provinsi Lampung tahun 2015 balita gizi kurang di Kabupaten Lampung Timur sebesar 12,3%. Data  dari Puskesmas Pugung Rahadjo, diketahui bahwa tahun 2019 balita  yang masuk dalam kategori gizi buruk sebanyak 17 orang, dan gizi kurang 57 balita. salah satu usaha untuk dapat meningkatkan berat badan balita adalah dengan  dilakukan pijat tui na.Tujuan penelitian Diketahui  pengaruh pijat tui na terhadap peningkatan berat badan pada balita Gizi Kurang   di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Pugung Raharjo Kecamatan Sekampung Udik Kabupaten Lampung Timur tahun 2020.Metode Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen. .Populasi sebanyak 57, sampel sebanyak 20 dengan teknik purposive sampling.Pangambilan data dengan lembar observasi.Analisis data secara univariat dan bivariat (uji t). Variabel dalam penelitian ini adalah balita usia 1-5 tahun yg dilakukan pijat tui na untuk mengetahui  kenaikan berat badan pada balita.Hasil Penelitian diperoleh berat badan balita sebelum dilakukan pijat Tui Na adalah 10,6 kg, setelah dilakukan pijat Tui Na, diperoleh 11,6 kg. Hasil uji statistik didapatkan p-value = 0,000 (p-value α = 0,05)Kesimpulan  pijat tui na efektif untuk meningkatkan berat badan pada balita terjadi peningkatan berat badan balita sebesar 1,03 kilogram.SaranPetugas kesehatan dapat memberikan edukasi dan demonstrasi tentang pijat tuina kepada seluruh orang tua yang mempunyai balita dengan gizi kurangKata Kunci :Balita, Pijat Tui Na, Berat BadanBackground Undernutrition in children under five has an impact on failure to thrive, which makes physical growth stunted so that children grow small and short. - Decrease in IQ, which causes impaired intelligence (cognitive function) which results in low learning ability which results in learning failure, Based on data from the Province of Lampung in 2015 malnutrition malnutrition in East Lampung Regency by 12.3%. Based on data from Pugung Rahadjo Health Center, it is known that in 2019 there were 17 toddlers in the malnutrition category, and 57 under-five under nutrition. One of the efforts to increase the weight of toddlers is by doing tui na massage. Purpose It is known that the effect of tui na massage on weight gain in malnourished toddlers in the working area of Pugung Raharjo Inpatient Health Center, Sekampung Udik District, East Lampung Regency in 2020.          Methods This type of quantitative research with a quasi-experimental design.Subjects in toddler research to be carried out by Tuina Massage, the object in the study was toddlers. The variables in this study were tuina massage and toddler weight gain. Population of 57, sample of 20 sampling techniques with purposive sampling.Retrieval of data with observation sheets. Data analysis was univariate and bivariate (t test).The results showed that the toddler's body weight before the Tui Na massage was 10,6 kg, after the Tui Na massage, it was obtained 11,6 kg. Statistical test results obtained p-value = 0,000 (p-value α = 0.05)Coclusion Tuina Massage is was an increase in underfive weight of 1,03 kilograms.Suggestion Health workers Can provide education and demonstrations about tuina massage to all parents who have toddlers with malnutritionKeywords :Toddler, Tui Na Massage, Body Weight
Analisis Kesiapan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin (RSPBA) Bandar Lampung dalam Mempersiapkan Kamar Rawat Inap Standar (Peraturan Pemerintah no. 47 tahun 2021) Hardwiko Defityanto; Samino Samino; Lolita Sary; Riyanti Riyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8418

Abstract

Pendahuluan: Kamar Rawat Inap Standar merupakan salah satu upaya menyelenggarakan jaminan kesehatan sesuai prinsip asuransi sosial dan prinsip equitas. Tujuannya agar masyarakat peserta JKN mendapatkan pelayanan kamar rawat inap yang sama dan standar di seluruh rumah sakit. Saat ini rumah sakit masih menggunakan sistem BPJS 3 kelas, kedepannya akan diberlakukan menjadi tarif tunggal yaitu kelas standar. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kesiapan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dalam mempersiapkan Kamar Rawat Inap Standar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di RSPBA, dimulai dengan pre-survey pada bulan maret 2022, dilanjutkan penelitian hingga bulan Juli 2022. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan cara observasi, pengukuran luas ruangan, pengukuran intensitas cahaya menggunakan Luxmeter, dan pengukuran suhu ruangan menggunakan thermometer ruangan yang dilakukan di 10 ruang bangsal RSPBA. Hasil: Dari observasi dan pengukuran didapatkan bahan bangunan terpenuhi 30%. Ventilasi udara ada diseluruh ruangan namun tertutup oleh triplek atau plastic fiber. Pencahxayaan ruangan rata-rata 72,3 lux. Suhu udara rata-rata 34 0C. Setiap tempat tidur sudah memiliki 1 kotak kontak, dan belum memiliki akses nursecall. Pembagian ruangan sudah terbagi berdasarkan Indikator. Kepadatan ruangan rata-rata 7 tempat tidur dalam satu ruangan. Kamar mandi seluruhnya telah berada di dalam. Kelengkapan kamar mandi ditemukan 30% sudah memiliki tulisan symbol disable, 10 % sudah siap untuk akses kursi roda, 30% terpasang handrail, nursecall belum terpasang. Outlet oksigen rata-rata 2 dalam satu ruangan. Simpulan: Dari penelitian ini diharapkan RSPBA memiliki gambaran dan mulai melakukan beberapa perubahan, dimulai dari indikator KRIS JKN nomor 1 hingga 9 sesuai dengan rekomendasi DJSN. Untuk indikator 10 hingga 12 dapat dimasukkan dalam perencanaan jangka panjang
ANALISIS LINGKUNGAN DAN PERILAKU MASYARAKAT YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HANURA TAHUN 2022 Billal Anugrah Putra; Lolita Sary; Agung Aji Perdana
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 3 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v17i3.3823

Abstract

Background, Malaria cases are expected in the Pesawaran district, especially in Hanura Public Health Center in the Teluk Pandan sub-district. The Malaria case from January to October 2021 is higher than in 2020. There is a reasonably high increase, with 308 points happening in 2021. This research aims to determine the environmental and behaviors factors of the Malaria case in the Hanura Public Health Center in Teluk Pandan sub-district, Pesawaran district.  Method, This research uses qualitative research with a Case-Control design, and the samples of this research were each 48 case and control groups. The sampling techniques used in this research are purposive sampling combined with univariate and bivariate analysis tests with chi square to determine the correlation between the independent and dependent variables and the Odds Ratio.  Results. This research results show no significant behavior (p-value : 1.000: OR: 1.410: 95% CI: 624-3.185), temperature (p-value : 0.058: OR: 2.477: 95% CI: 1.057-5.807) with the incidence of Malaria. Conclusion It is necessary to do further research, both with the same and different designs, instrumen and variables..
Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Mengambil Obat Arv pada Odha di Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung Arizwansyah Arizwansyah; Dessy Hermawan; Lolita Sary
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i1.8022

Abstract

ABSTRACT The number of visits by patients who take ARV drugs at 6 Puskesmas in Bandar Lampung City every month was found. It found that there were 66 people in Kedaton Health Center, 64 people in Sukabumi Health Center, 53 people at Pasar Ambon Health Center, and 148 people at Gedong Air Health Center. Moreover, there were 190 people at Simpur Health Center and 107 people at Sukaraja Health Center. There were eight people (7.5%) at the Sukaraja Health Center who did not comply with taking ARV drugs. This study aimed to determine the relationship between family support and compliance to taking ARV drugs for PLWHA (People Living With HIV/AIDS) at the Sukaraja Health Center Bandar Lampung City in 2022. This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The population in this study were all patients who visited and took ARV drugs at the Sukaraja Health Center every month, totaling 107 people. Sampling in this study uses accidental sampling. The results of the univariate analysis obtained good emotional support (69.2%), good instrumental support (61.7%), good information support (53.3%), good appreciation support (58.9%), and respondents adherent to taking ARV drugs (50.5%). While based on the bivariate analysis, it was known that p-value < value (0.05), namely emotional support (0.010), instrumental support (0.000), informational support (0.024), and reward support (0.001 ). The results of the logistic regression test showed that the most dominant effect of award support on adherence to ARV drugs with Exp (B) was 4,397. It is hoped that it can It is hoped that it can increase the provision of award support in the form of praise, enthusiasm and attention to PLWHA for the continuity of ARV treatment. Keywords : Family Support, Adherence, ARV Medicine  ABSTRAK Jumlah kunjungan pasien yang mengambil obat ARV di 6 Puskesmas di Kota Bandar Lampung setiap bulannya didapatkan di Puskesmas Kedaton ada 66 orang, Puskesmas Sukabumi ada 64 orang, Puskesmas Pasar Ambon ada 53 orang, Puskesmas Gedong Air ada 148 orang, Puskesmas Simpur terdapat 190 orang dan Puskesmas Sukaraja ada 107 orang. Puskesmas Sukaraja tercatat sebanyak 8 orang (7,5%) yang tidak patuh mengambil obat ARV. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan mengambil obat ARV pada ODHA di Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung tahun 2022.Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung dan mengambil obat ARV di Puskesmas Sukaraja setiap bulan dengan jumlah 107 orang. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil analisis univariat, didapatkan dukungan emosional yang baik (69,2%), dukungan instrumental yang baik (61,7%), dukungan informasi yang baik (53,3%), dukungan penghargaan yang baik (58,9%) dan responden patuh mengambil obat ARV (50,5%), sedangkan hasil analisis bivariat diketahui ada hubungan dukungan emosional, instrumental, informasi dan penghargaan terhadap kepatuhan mengambil obat ARV dengan p-value < nilai α (0,05) yaitu dukungan emosional (0,010), dukungan instrumental (0,000), dukungan informasi (0,024) dan dukungan penghargaan (0,001) dan hasil uji regresi logistic menunjukkan dukungan penghargaan yang paling dominan pengaruhnya terhadap kepatuhan mengambil obat ARV dengan Exp (B) 4,397. Diharapkan dapat meningkatkan pemberian dukungan penghargaan berupa pujian, semangat dan perhatian kepada ODHA guna kesinambungan pengobatan ARV. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kepatuhan, Obat ARV
Co-Authors Aan Oktavia yuman Abkonita, Ria Agung Aji Perdana Agung Aji Perdana Agus Kelana Benni AHMAD ANSORI Amperaningsih, Yuliati Ana Astuti andhika satria Andoko Andoko Angelina F, Christin Anggi Dwi Saputri Aprina, Aprina Apriyadi Apriyadi Arif Rahman Hakim Arini, Mutiara Arizwansyah Arizwansyah Aryanti Wardiah Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Aulyya Rahmah Bagus Perdana Kusuma Zain Basyar, Syaripudin Billal Anugrah Putra Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Christin Angelina Febriani Christin Angelina Febrianti Daka, Rohman Delima Selviyani Putri Desi Nurzana Desiana Desiana, Desiana Desna Damayanti Dewi Sintwati Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Novianti, Eka Eka Yuliana Eka Yuliana Ekasari, Fitri Eko Purnanto Erna Listyaningsih Ervianasari, Nita Evrianasari, Nita Faradisa, Ratih Mary Farich, Achmad Farida Aryani Fatmawati, Iin Febrani, Christin Angelina Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti Ferry Widiatmoko Fijri Rachmawati Firmansyah, Maulid Elang Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitri Yanti Furqoni, Prima Dian Giri, Dewi Dwipayanti Gusnita Silaen, Rahel Hany Musliha Hardwiko Defityanto Hasbie, Neno Fitriyani Heni Lestari Henni Puji Lestari Rahayu Hermawan, Dessy Hertiana Dwi Lestari Iin Hermayani Irianto, Gunawan Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Jaya, Hernandi Ashari Johan Hadi Saputra Kaulani, Sirfia Kelana Benni, Agus Kharisma, Rr.Salwa Zasya Aura Khoidar Amirus Khoirona Khoirona Kurnisari, Devi Lydia Sihotang Mardhatilah Hasdianasari Marisa Marisa Marisa Marisa Masdiana Masdiana Mayasari Mayasari Metalia Agnessia Mike Yulia Fandri Monica Kharisma Putri Muhani, Nova Multazamiyah, Siti Aminah Nabila, Nia Neti Nurmala Sari Nilawati Jaya Niputu Sudiadnyani Nova Muhani Nova Muhani Novi Adnyani, Ni Komang Ayu Nugraha, Rezha Wahyu Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurliani Nurliani Nurzana, Desi Oktarina, Devi Otta Nur Kirana Pangaribuan, Betseba Natalia Perdana Kusuma Zain, Bagus Prihantoro Prihantoro Puspa Sari Pusparini, Tyas Septiana Putri, Ratna Dewi Rachmawati, Fijri Rafika, Echa Rahel Gusnita Silaen Rahmah, Aulyya Reni, Christina Kusuma Retnaningsih, Agustina Ria Abkonita Riantik, Sofia Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizky Wulandari Rohman Taufik Romadon, Fiqri Ardiansyah Rosmayani, Rosmayani Rosmiyati Rosmiyati Rostina Rostina Saireda, Elistya Mercha Samino Samino Samino Samino Samino Samino Sari, Desi Mailan Sari, Fitri Eka Selviyani Putri, Delima Setiawati Setiawati Setiawati, Octa Reni Shaharuddin Shaharuddin Shariff, Fonda Octarianingsih Shonhaji Shonhaji, Shonhaji Sihotang, Lydia Silaen, Rahel Gusnita Silfy Adelia Silfy Adelia Sintawati, Dewi Sintwati, Dewi Siti Nurjanah Slamet Widodo Sofia Riantik Sri Wulandari Sri Wulandari Sudjarwo Sudjarwo Suharman Suharman Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Suti, Shalsabilla Taufik, Rohman Teguh Pribadi trio pranoto Utami, Vida Wira wardani, leni warda Wati, Putri Vega Wayan Aryawati Winarsih Winarsih Yanti, Dhiny Easter Yoanisa, Karunia Viandra Yoanisa Yuanita, Desy Yulyani, Vera Yuni Eka Lestari Yustika, Reny Zaidayati Zaidayati Zain, Bagus Perdana Kusuma Zelda Duwieka Restu