Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN PENGELOLAAN SAMPAH PADA ANAK-ANAK DI MADRASAH IBTIDAYAH NEGERI 2 PESAWARAN TAHUN 2023 Fitri Ekasari; Wayan Aryawati; Lolita Sary; Marisa Marisa; Rohman Taufik
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.681-690

Abstract

Salah satu masalah Indonesia adalah krisis sampah. Masalah sampah ini kini juga menjadi masalah bagi masyarakat dunia. Indonesia berada di urutan kedua setelah China yang menghasilkan 197,2 juta ton sampah plastik di perairan. Dampak yang ditimbulkan oleh penggunaan plastik kini telah mencapai proporsi yang mengkhawatirkan. Menurut data tahun 2018 saja, produksi plastik mencapai 380 juta ton. Dari tahun 1950 hingga 2018, 6,3 miliar ton plastik diproduksi di seluruh dunia. Dengan populasi global yang mengonsumsi sekitar satu juta kantong plastik per detik, masalah lingkungan tentang jumlah limbah yang dihasilkan manusia menjadi perhatian utama. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mendidik anak-anak tentang pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah pre-test, presentasi, diskusi dan tanya jawab, serta post-test. Sasarannya adalah siswa MIN 2 dari Pesawara. Berdasarkan hasil uji korelasi, atau hubungan antara dua buah informasi, atau hubungan antara variabel sikap sebelum pengujian dan variabel sesudah pengujian. Berdasarkan output di atas diketahui koefisien korelasi (korelasi) variabel kontrol sebesar 0,00 dan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,00. Karena nilai Sig 0,00 > probabilitas 0,05, maka dapat dikatakan tidak ada hubungan antara variabel sikap pretest dengan variabel sikap posttest. Kemudian uji korelasi menunjukkan bahwa koefisien korelasi (korelasi) sebesar -0,238 dengan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,139. Karena nilai Sig 0,139 > probabilitas 0,05, maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan antara variabel data pretest dengan variabel posttest.
PENYULUHAN PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (FE) DI POSYANDU KARTINI LABUHAN RATU Nurhalina Sari; Lolita Sary; Khoidar Amirus; Eka Yuliana; Aulyya Rahmah; Delima Selviyani Putri; Echa Rafika; Sri Wulandari; Febrianti Febrianti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.515-519

Abstract

Kematian ibu disebabkan oleh berbagai faktor risiko yang terjadi dimulai dari fase sebelum hamil yaitu pada wanita usia subur yang mengalami anemia, obesitas, tuberculosis, kurang energi kronis, dan lain–lain.Berdasarkan riskesdas tahun 2018 didapatkan data bahwa persentase ibu hamil yang mengalami anemia sebesar 48,9 %. Dari jumlah persentase anemia pada ibu hamil mengartikan bahwa sekitar 5 dari 10 ibu hamil di Indonesia mengalami anemia . Tujuan penyuluhan ini yaitu Ibu hamil mengetahui manfaat mengkonsumsi tablet Fe, Ibu hamil dapat mengerti tentang bahaya jika kurang mengkonsumsi Tablet Fe. Metode penyuluhan ini menggunakan media leaflet dan kuesioner untuk mengukur tingkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil sebelum dan sesudah diadakanya penyuluhan . Hasil kegiatan yang didapat dari kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan di Posyandu Kartini Labuhan Ratu yaitu sebelum dilakukan penyuluhan 30% ibu hamil memahami tentang Tablet Fe. Setelah diberikan materi terkait Tablet Fe terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil yaitu terdapat 90% ibu memahami terkait Tablet Fe. Untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil selain disebabkan karena kekurangan zat besi diharapkan tenaga kesehatan lebih rutin memberikan penyuluhan mengenai tablet Fe. Ibu hamil juga diharapkan dapat meningkatkan kesadarannya untuk mengkonsumsi tablet Fe minimal minum 90 tablet Fe selama hamil. Dengan dilakukanya penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil untuk mengkonsumsi tablet Fe.
Prevention Behavior of Dengue Hemorrhagic Fever in Community Leaders in the Work Area of the Hajimena Health Center, South Lampung Regency Aulyya Rahmah; Lolita Sary; Agung Aji Perdana; Riyanti Riyanti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 7 (2023): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i7.3741

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever is a disease that causes the hajimena health center to be included in the top 9 health centers with dengue endemic areas. In 2021, the Incidence rate (IR) is 45.29 per 100,000 residents. One of the causes of this disease is due to the lack of role of community leaders in preventing DHF. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge, attitudes, motivation and information sources of community leaders on DHF prevention behavior. This type of research is quantitative research with an analytic research design and a cross sectional approach. The sample is 67 community leaders with 7 hamlet heads and 60 RTs taken using total sampling technique. With analysis using the Chi – square test. This research was conducted in October–March 2023. The results of the univariate analysis showed good knowledge of 61.19%, positive attitude of 58.21%, high motivation of 53.73%. Verbal information sources at 56.72% and non-verbal information sources at 43.28%. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between knowledge, attitudes, and motivation with DHF prevention behavior with p-values ​​(0.00), (0.00), and (0.00). There is no relationship between information sources and DHF prevention behavior (0.90). The need for the role of health workers to form a community or group of community leaders who are named or term "Tomato DHF" (community leaders prevent DHF) and activate counseling activities regarding DHF prevention with 3M Plus
Analisis Pemberian Makanan Tambahan (MP-ASI) pada Anak Tinggi Badan Pendek Lolita Sary; Fitri Eka Sari; Dessy Hermawan; Nurul Aryastuti; Henni Puji Lestari Rahayu
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i2.2285

Abstract

Pemberian makanan tambahan (MP-ASI) merupakan faktor yang berperan dalam kejadian stunting. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan pemberian makanan tambahan (MP-ASI) dengan kejadian tinggi badan pendek. Jenis penelitian kuantitatif pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Gading Rejo Kabupaten Pringsewu bulan Agustus-September 2023. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai balita usia 6-24 bulan dengan jumlah 691 orang dan sampel sebanyak 146 orang dengan teknik simple random sampling. Uji statistik yang digunakan Chi-Square dan regresi logistik ganda. Hasil analisis didapatkan tinggi badan anak sebagian besar normal sebanyak 80,8%, pemberian MP-ASI yang tepat sebanyak 78,1%, pemberian MP-ASI yang adekuat sebanyak 74,7%, pemberian MP-ASI yang aman sebanyak 77,4%, responsive feeding yang baik sebanyak 74,0%. Terdapat hubungan antara ketepatan pemberian MP-ASI (p=0,000; OR=39,6), pemberian MP-ASI yang adekuat (p=0,000; OR=34,1), keamanan pemberian MP-ASI (p=0,000; OR=35,6), responsive feeding (p=0,000; OR=23,3), faktor yang paling berhubungan dengan tinggi badan pendek di Wilayah Kerja Puskesmas Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2023 adalah pemberian MP-ASI yang adekuat (OR=8,2).
INTERVENSI KOMUNIKASI TERHADAP MINAT UNTUK MELAKUKAN SKRINING IVA DI DESA MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR PROVINSI LAMPUNG Aan Oktavia yuman; Lolita Sary; Dhiny Easter Yanti; Dessy Hermawan; Nurul Aryastuti
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2386

Abstract

Penyakit kanker serviks merupakan masalah utama yang menyerang perempuan di dunia. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi meningkatnya penderita kanker serviks dengan deteksi dini pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA). Pada tahun 2021 data capaian program skrining pemeriksaan IVA di Puskesmas Labuhan Maringgai sebesar 0,1% (6 orang). Capaian ini masih jauh dibawah target nasional sebanyak 70%. Sehingga perlu diketahui minat wanita untuk melakukan skrining pemeriksaan IVA melalui pendekatan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan komunikasi linier, interaksional dan transaksional terhadap minat wanita untuk melakukan skrining IVA. Penelitian penelitian quasi experimental design dengan pendekatan nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh wanita usia 30-50 tahun yang berdomisili di Desa Maringgai. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah cluster sampling dimana dari delapan dusun dijadikan empat kelompok yang dirandom dalam menentukan intervensi komunikasinya. Sehingga jumlah sampel setiap kelompok intervensi sebanyak 10 orang maka jumlah keseluruhan sampel sebanyak 40 orang. Analisis data yang digunakan yaitu univariate, bivariate (t-dependen) dan multivariate (kruskal wallis). Hasil uji univariate pada kelompo komunikasi linier rata-rata sebelum 42,60, sesudah 51,00. Pada kelompok komunikasi interaksional rata-rata sebelum 42,30, sesudah 46,40. Pada kelompok komunikasi transaksional rata-rata sebelum 46,70, sesudah 48,50. Pada kelompok kontrol rata-rata sebelum 43,9 sesudah 44. Hasil uji bivariate pada kelompok komunikasi linier terdapat perbedaan minat sebelum dengan sesudah (p-value 0.000). Pada kelompok komunikasi interaksional terdapat perbedaan minat sebelum dan sesudah (p-value 0.001). Pada kelompok komunikasi transaksional terdapat perbedaan minat sebelum dengan sesudah (-value 0.021). Pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan minat sebelum dengan sesudah (p-value 0.343). Hasil multivariate komunikasi yang paling berpengaruh terhadap perubahan minat adalah komunikasi transaksional dengan nilai mean rank 33,45 dan p-value 0.0001. Disarankan kepada Tenaga Medis/Non medis Puskesmas diharapkan dapat menggunakan komunikasi linier dalam meiningkatkan minat untuk melakukan skrining IVA di Desa Maringgai Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung. Kemudian dimana komunikasi linier ini bersifat satu arah dan mampu mempengaruhi pendengar sebagai penerima pesan dalam tindakan ataupun narasi persuasif. Kata kunci : Komunikasi, Kanker Serviks, Minat, IVA
INTERVENSI HIRARKI BELAJAR TERHADAP SIKAP UNTUK MELAKUKAN SKRINING IVA DI KELURAHAN SUMBER REJO KOTA BANDAR LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG Hany Musliha; Lolita Sary; Nurul Aryastuti; Dessy Hermawan; Dhiny Easter Yanti
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2391

Abstract

Secara global kanker serviks merupakan penyebab kematian keempat pada wanita dan di Indonesia menempati urutan ke dua dari kasus kanker yang menyerang wanita. Kebanyakan wanita mengetahui penyakit ini sudah dalam stadium lanjut yang berakibat kematian. Deteksi dini dengan IVA merupakan upaya efektif untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian. Cakupan program skrining IVA Puskesmas Rawat Inap Kemiling hanya mencapai 16,63% (251 orang) masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah 30 % pertahun (1509 orang). Penting untuk mengetahui sikap wanita usia subur sebagai tahap pendahulu sebelum terjadi perilaku rutin melakukan skirining IVA. Intervensi komunikasi hirarki belajar merupakan salah satu upaya komunikasi perubahan sikap di masyarakat, maka tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan sikap dalam melakukan deteksi dini dengan metode IVA pada wanita usia 30-50 tahun diKelurahan Sumber Rejo wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Kemiling Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental pendekatan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini seluruh wanita usia 30-50 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sumber Rejo sebanyak 1958 orang.Teknik sampling menggunakan cluster sampling dari 26 RT dijadikan empat kelompok yang dirandom untuk menentukan masing-masing kelompok intervensi dengan jumlah sampel pada setiap kelompok sebanyak 11 orang, sehingga jumlah keseluruhan sampel sebanyak 44 orang. Analisis data menggunakan uji statistik parametrik T dependent dan uji kruskall wallis dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan Pada kelompok hirarki belajar normal, rata-rata sebelum 59.45 sesudah 63.45. Pada kelompok komunikasi hirarki belajar atribusi disonans, rata-rata sebelum 59 sesudah 68.64. Pada kelompok komunikasi hirarki belajar keterlibatan rendah, rata-rata sebelum 59.45 sesudah 60.91. Pada kelompok kontrol, rata-rata sebelum 57 sesudah 57.36. Hasil uji bivariat terdapat perbedaan pada kelompok komunikasi hirarki belajar normal p-value 0.004, terdapat perbedaan pada kelompok komunikasi hirarki belajar atribusi disonans p-value 0.000, terdapat perbedaan pada kelompok komunikasi hirarki belajar keterlibatan rendah p-value 0.011, tidak terdapat perbedaan pada kelompok control p-value 0.167. Analisis multivariat menunjukkan variabel independent yang paling dominan pada kelompok komunikasi hirarki belajar atribusi disonans dengan nilai rata-rata rank sebesar 37,50 dan p-value 0.000. Dapat disimpulkan Hasil penelitian ini dapat menjadi upaya Puskesmas Rawat Inap Kemiling dalam meningkatkan capaian program dan menumbuhkan sikap positif wanita usia 30-50 tahun untuk melakukan pemeriksaan IVA menggunakan metode komunikasi hirarki belajar atribusi disonans.
INTERVENSI KOMUNIKASI TERHADAP MINAT UNTUK MELAKUKAN SKRINING IVA DI DESA SUNGAI BADAK KABUPATEN MESUJI PROVINSI LAMPUNG Neti Nurmala Sari; Lolita Sary; Dhiny Easter Yanti; Dessy Hermawan; Nurul Aryastuti
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i3.2608

Abstract

Penyakit kanker serviks merupakan masalah utama yang menyerang perempuan di dunia. Upaya yang dilakukan pemerintah dengan deteksi dini pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA). Pada tahun 2021 data capaian program skrining pemeriksaan IVA di Puskesmas Rawat Inap Wiralaga sangat rendah sekali atau tidak ada minat sebanyak 0 (nol)%. Capaian ini masih jauh dibawah target nasional sebanyak 70%. Sehingga perlu diketahui minat wanita untuk melakukan skrining pemeriksaan IVA melalui pendekatan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan komunikasi linier, interaksional dan transaksional terhadap minat wanita untuk melakukan skrining IVA. Penelitian quasi experimental design dengan pendekatan nonequivalent control group design. Populasi adalah seluruh wanita usia 30-50 tahun yang berdomisili di Desa Sungai Badak. Teknik sampling menggunakan cluster sampling dimana dari delapan dusun dijadikan empat kelompok yang dirandom. Jumlah sampel setiap kelompok intervensi sebanyak 11 orang, jumlah keseluruhan sampel sebanyak 44 orang dengan kriteria usia 30-50 tahun, aktif melakukan hubungan seksual, tidak sedang hamil,tidak sedang nifas. Analisis data yaitu univariate, bivariate (t-dependen) dan multivariate (kruskal wallis). Hasil uji bivariate pada kelompok komunikasi linier terdapat perbedaan minat sebelum dengan sesudah (p-value 0.011). Pada kelompok komunikasi interaksional minat sebelum dan sesudah (p-value 0.0001).Kelompok komunikasi transaksional minat sebelum dengan sesudah (-value 0.003), kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan minat sebelum dengan sesudah (p-value 0.167). Hasil multivariate komunikasi yang paling berpengaruh terhadap perubahan minat adalah komunikasi transaksional dengan nilai mean rank 35.82 dan p-value 0.0001.Tenaga Medis/Non medis Puskesmas diharapkan dapat menggunakan komunikasi transaksional dalam meiningkatkan minat untuk melakukan skrining IVA di Desa sungai Badak Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung.
PENYULUHAN PENCEGAHAN HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS TALANG JAWA TAHUN 2024 Wayan Aryawati; Lolita Sary; Agus Kelana Benni; Bagus Perdana Kusuma Zain; Desi Nurzana; Dewi Sintwati; Rahel Gusnita Silaen; Ria Abkonita; Sofia Riantik; Lydia Sihotang
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4731-4740

Abstract

Penyakit tidak menular adalah penyakit atau kondisi medis yang tidak dapat ditularkan dari satu individu ke individu lainnya. Berdasarkan data WHO, PTM merupakan penyebab dari 68% kematian di dunia. Di Indonesia, prevalensi PTM mengalami kenaikan, antara lain pemeriksaan gula darah diabetes melitus naik dari 6,9% menjadi 8,5%, dan hasil pengukuran tekanan darah, hipertensi naik dari 25,8% menjadi 34,1%. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi ke masyarakat terkait pencegahan serta pengendalian penyakit hipertensi dan diabetes. Metode yang digunakan adalah dengan pre-test, peresentasi, diskusi, tanya jawab, serta post-test. Sasarannya adalah siswa masyarakat di Puskesmas Talang Jawa. Berdasarkan hasil nilai rata-rata atau mean yang didapatkan pada pre-test pengetahuan terkait (hipertensi adalah 5,90) dan (diabetes 8,55), sedangkan untuk post tes terkait (hipertensi adalah 6,05) dan (diabetes 8,55) dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pre-test dan post test masyarakat terhadap pengetahuan terkait penyakit hipertensi dan diabetes. Berdasarkan hasil uji T-Test diketahui nilai sig. terkait hipertensi sebesar (0,000 < 0,05) dan terkait diabetes (0,000 < 0,05), dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara hasil pre-test dengan post test terkait pengetahuan hipertensi dan diabetes, yang artinya ada pengaruh pengetahuan masyarakat terhadap penyakit hipertensi dan diabetes di Puskesmas Talang Jawa.
Cervical cancer screening utilization among women aged 30-49 years in Lampung, Indonesia Johan Hadi Saputra; Lolita Sary; Nova Muhani
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol 6, No 5 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v6i5.12827

Abstract

Background: Cervical cancer ranks second with a total of 36,633 cases or 9.2% of the total cancer cases in Indonesia. Cervical cancer patients in Indonesia have reached 23.4 per 100,000 population with an average death rate of 13.9 per 100,000 population.Purpose: To determine the relationship between perceptions of benefits, threats, and barriers to the interest in undergoing cervical cancer screening using the VIA method in women aged 30-49 years in Gedung Rejo Sakti Tulang Bawang Health Center in 2023.Method: Using a quantitative analytical method with a cross-sectional design. The total sample size was 70 people. The sampling method used was accidental sampling. Data analysis was performed using the chi-square test and multivariate analysis using multiple logistic regression.Results: There is a significant relationship between the perception of benefits and the interest in undergoing cervical cancer screening using the VIA method (P-value = 0.000; OR = 0.099), there is a significant relationship between the perception of threats and the interest in undergoing cervical cancer screening using the VIA method (P-value = 0.000; OR = 0.012), there is a significant relationship between the perception of barriers and the interest in undergoing cervical cancer screening using the VIA method (P-value = 0.000; OR = 0.108), the perception of threats is the dominant factor in determining the interest in undergoing cervical cancer screening using the VIA method (P-value = 0.000; OR = 95.782).Conclusion: All variables (perception of benefits, perception of threats, perception of barriers) are closely related to the interest in undergoing cervical cancer screening using the VIA method.Suggestion: Health center management should be more active in health promotion to increase the interest in undergoing cervical cancer screening using the VIA method in women aged 30-49 years.
Factors related to delayed initiation of antiretroviral therapy among patients with clinically eligible HIV-infected Eko Purnanto; Lolita Sary; Khoidar Amirus
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol 6, No 4 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v6i4.11752

Abstract

Background: Human Immunodeficiency Virus (HIV), namely a virus that reduces the ability of the human immune system, so that sufferers are susceptible to various diseases, the wider scope of ARV administration certainly has a positive impact in reducing mortality and morbidity, improving the quality of life of patients with HIV and AIDS.Purpose: To determine the factors associated with delayed initiation of antiretroviral therapy in Human Immunodeficiency Virus patients at the VCT (Voluntary Counseling and Testing) Clinic of Pringsewu Hospital in 2022.Method: This type of quantitative research, using a cross sectional design. The population of this study were HIV positive patients at the Pringsewu Regional General Hospital Clinic, Lampung for the year 2022, namely 174 patients, using the side total technique. Univariate data analysis, bivariate with chi square and multivariate with multiple logistic regression tests.Results: The result showed that the factors associated with delayed initiation of antiretroviral therapy in Human Immunodeficiency Virus patients at the VCT Clinic at Pringsewu General Hospital in 2022 were Socioeconomic Status (p value=0.009), education level (p value=0.001, opportunistic infections (p value= 0.001), HIV/AIDS Stigma (p value=0.003), and Access (p value=0.018). The most dominant factor associated with delayed initiation of antiretroviral therapy in patients with Human Immunodeficiency Virus infection was access (95% CI, p=0.027 and OR; 3.738).Conclusion: Antiretroviral therapy (ARV) delays in PLWHA are strongly influenced by low socioeconomic status, low education level, presence of opportunistic infections, positive stigma and remote access to healthcare services.Suggestion: Management at the hospital's VCT clinic is suggested to make guidelines or standardized services, educate about the importance of ARVs, provide motivation, and carry out consistent control of ARV therapy. The management always promotes the importance of awareness and adherence in carrying out ARV therapy which will have many benefits in improving quality of life, healthy behavior, and extending life span.
Co-Authors Aan Oktavia yuman Abkonita, Ria Agung Aji Perdana Agung Aji Perdana Agus Kelana Benni AHMAD ANSORI Amperaningsih, Yuliati Ana Astuti andhika satria Andoko Andoko Angelina F, Christin Anggi Dwi Saputri Aprina, Aprina Apriyadi Apriyadi Arif Rahman Hakim Arini, Mutiara Arizwansyah Arizwansyah Aryanti Wardiah Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Aulyya Rahmah Bagus Perdana Kusuma Zain Basyar, Syaripudin Billal Anugrah Putra Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Christin Angelina Febriani Christin Angelina Febrianti Daka, Rohman Delima Selviyani Putri Desi Nurzana Desiana Desiana, Desiana Desna Damayanti Dewi Sintwati Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Novianti, Eka Eka Yuliana Eka Yuliana Ekasari, Fitri Eko Purnanto Erna Listyaningsih Ervianasari, Nita Evrianasari, Nita Faradisa, Ratih Mary Farich, Achmad Farida Aryani Fatmawati, Iin Febrani, Christin Angelina Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti Ferry Widiatmoko Fijri Rachmawati Firmansyah, Maulid Elang Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitri Yanti Furqoni, Prima Dian Giri, Dewi Dwipayanti Gusnita Silaen, Rahel Hany Musliha Hardwiko Defityanto Hasbie, Neno Fitriyani Heni Lestari Henni Puji Lestari Rahayu Hermawan, Dessy Hertiana Dwi Lestari Iin Hermayani Irianto, Gunawan Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Jaya, Hernandi Ashari Johan Hadi Saputra Kaulani, Sirfia Kelana Benni, Agus Kharisma, Rr.Salwa Zasya Aura Khoidar Amirus Khoirona Khoirona Kurnisari, Devi Lydia Sihotang Mardhatilah Hasdianasari Marisa Marisa Marisa Marisa Masdiana Masdiana Mayasari Mayasari Metalia Agnessia Mike Yulia Fandri Monica Kharisma Putri Muhani, Nova Multazamiyah, Siti Aminah Nabila, Nia Neti Nurmala Sari Nilawati Jaya Niputu Sudiadnyani Nova Muhani Nova Muhani Novi Adnyani, Ni Komang Ayu Nugraha, Rezha Wahyu Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurliani Nurliani Nurzana, Desi Oktarina, Devi Otta Nur Kirana Pangaribuan, Betseba Natalia Perdana Kusuma Zain, Bagus Prihantoro Prihantoro Puspa Sari Pusparini, Tyas Septiana Putri, Ratna Dewi Rachmawati, Fijri Rafika, Echa Rahel Gusnita Silaen Rahmah, Aulyya Reni, Christina Kusuma Retnaningsih, Agustina Ria Abkonita Riantik, Sofia Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizky Wulandari Rohman Taufik Romadon, Fiqri Ardiansyah Rosmayani, Rosmayani Rosmiyati Rosmiyati Rostina Rostina Saireda, Elistya Mercha Samino Samino Samino Samino Samino Samino Sari, Desi Mailan Sari, Fitri Eka Selviyani Putri, Delima Setiawati Setiawati Setiawati, Octa Reni Shaharuddin Shaharuddin Shariff, Fonda Octarianingsih Shonhaji Shonhaji, Shonhaji Sihotang, Lydia Silaen, Rahel Gusnita Silfy Adelia Silfy Adelia Sintawati, Dewi Sintwati, Dewi Siti Nurjanah Slamet Widodo Sofia Riantik Sri Wulandari Sri Wulandari Sudjarwo Sudjarwo Suharman Suharman Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Suti, Shalsabilla Taufik, Rohman Teguh Pribadi trio pranoto Utami, Vida Wira wardani, leni warda Wati, Putri Vega Wayan Aryawati Winarsih Winarsih Yanti, Dhiny Easter Yoanisa, Karunia Viandra Yoanisa Yuanita, Desy Yulyani, Vera Yuni Eka Lestari Yustika, Reny Zaidayati Zaidayati Zain, Bagus Perdana Kusuma Zelda Duwieka Restu