Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor yang Mempengaruhi Rencana Pemilihan Tempat Persalinan Pada Pasien Peserta JKN di Poliklinik Kandungan dan Kebidanan Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Tahun 2019 Arif Rahman Hakim; Lolita Sary; Nova Muhani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i2.2898

Abstract

Pelayanan kesehatan selama masa kehamilan, persalinan, dan nifas sangat penting bagi keberlangsungan hidup ibu dan bayi, termasuk dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Tingginya angka kunjungan ANC di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin tidak diikuti dengan tingginya pemanfaatan rawat inap kebidanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rencana pemilihan tempat persalinan pada pasien peserta JKN di poliklinik kandungan dan kebidanan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi cross sectional. Jumlah populasi 417 orang, dengan jumlah sampel 101 orang dan diambil dengan purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari hasil kuesioner rencana pemilihan tempat persalinan dan karakteristik responden (pekerjaan, pendidikan, akses pelayanan kesehatan, status ekonomi, dan diagnosa tenaga medis). Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square. Analisis multivariat dilakukan dengan uji regresi binari logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi responden paling banyak pada kategori rencana pemilihan tempat persalinan FKTP (75 orang, 74,3%), pekerjaan IRT (59 orang, 58,4%), pendidikan perguruan tinggi (52 orang, 51,5%), status ekonomi baik (76 orang, 75,2%), akses pelayanan kesehatan dekat (60 orang, 59,4%), dan diagnosa tenaga medis risiko rendah (75 orang, 74,3%). Faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi rencana pemilihan tempat persalinan adalah diagnosa tenaga medis (p<0,001).
FAKTOR PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN HIV/AIDS PADA PENDERITA HIV/AIDS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. H. ABDUL MOELOEK Lolita Sary; Christin Angelina Febriani; Winarsih Winarsih
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i3.1751

Abstract

ABSTRAKPenyakit menular Acquired immunodeficiency synDrome (AIDS) yang di sebabkan oleh Human immunodeficiency virus (HIV) jumlah penderita HIV/AIDS terus bertambah,hal ini perlu diimbangi dengan usaha pencegahan penularan HIV/AIDS.Klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah dr.H.Abdul Moeloek sebagei pintu masuk penting untuk pengobatan dan pencegahan penularan HIV/AIDS  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS pada penderita HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Tahun 2019. Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. populasi penelitian adalah pengunjung di klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah Dr.H.Abdul Moeloek.dengan jumlah sample 87 responden. Teknik  sampling menggunakan accidental sampling. Penelitian akan dilakukan bulan  Maret- Agustus 2019 Analisa data secara univariat (rata-rata) dan bivariat (chi-square).Hasil univariat menunjukan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS tidak baik  78,2% , usia dewasa >25,-49(57,5%), pendidikan menengah 50,5%, pekerjaan berisiko 69,05%, pengetahuan baik 57,4% , motivasi negatif 62,1% ,sikap positif 69,0% , dukungan keluarga negatif 63,2 % . Hasil bivariat menunjukan ada hubungan pendidikan (p=0,024),  Kpekerjaan (p=0,002),OR=6,057 motivasi (p=0,001) OR=7,221,dukungan keluarga (p=0,00)OR=7,778 dengan prilaku pencegahan penularan HIV/AIDS di  Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Abdul Moeloek tahun 2019.Kepada klinik VCT supaya lebih meningkatkan layanan konseling , bagi keluarga ODHA agar lebih memberikan dukungan dan pendampingan ,bagi masyarakat agar tidak mendiskriminasi terhadap ODHA karena penyakit HIV/AIDS yang mereka derita.
Identitas Diri dan Status HIV pada Lelaki Seks Lelaki Muda Di Kota Bandar Lampung Lolita Sary; Otta Nur Kirana; Neno Fitriyani Hasbie
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v9i2.3405

Abstract

Identitas diri menjadi penting karena menyangkut proses seseorang menjadi individu yang unik. Menjadi homoseksual (lelaki seks lelaki/LSL) merupakan pilihan gender yang dipengaruhi dari dalam atau luar diri individu.  Keberadaan LSL belum bisa diterima oleh sebagian besar masyarakat dengan berbagai alasan. Dari sisi kesehatan, LSL merupakan perilaku seksual menyimpang berisiko HIV/AIDS. Lelaki Seks Lelaki sudah dijumpai pada remaja dan perlu untuk diketahui faktor apa saja pembentuk identitas diri LSL lelaki muda dan status HIV/AIDS di Kota Bandar Lampung. Lelaki Seks Lelaki muda sejumlah 144 orang yang dijadikan sampel dengan kriteria berusia 12 – 24 tahun, sudah melakukan hubungan seksual sejenis dan tinggal di Kota Bandar Lampung lebih dari 6 bulan. Jenis penelitian deskriptif dengan analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Didapatkan hasil lebih banyak dengan status HIV negative (96,5%), usia paling banyak 19 tahun (19,4%), tingkat pendidikan paling banyak SMA/sederajat 91 (63,2%), status marital paling banyak belum menikah 134 (93,1%), status pekerjaan sudah bekerja 92 (63,9%), pasangan seks paling banyak adalah wanita tetap (61,8%). Disarankan untuk intensif memberikan edukasi pencegahan HIV/AIDS dengan rumus ABCDE di semua sektor untuk komunitas LSL pada khususnya dan masyarakat pada umumnya dan memberikan dukungan non materiil dalam membentuk konsep diri yang baik pada LSL. Kata kunci: Identitas diri, Lelaki seks lelaki, Status HIV/AIDS
Kesadaran Berhenti Merokok Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Penawar Jaya Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2020 Puspa Sari; Lolita Sary; Christin Angelina Febriani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i1.3363

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia. Hampir 6 juta kematian per tahun disebabkan karena menghisap tembakau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengetahui kesadaran berhenti merokok masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Penawar Jaya Kabupaten Tulang Bawang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subyek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang sudah berhenti merokok di wilayah kerja UPTD Puskesmas Penawar Jaya Kabupaten Tulang Bawang. informan ini terdiri dari 4 orang yaitu 1 orang sebagai informan kunci dan 3 orang sebagai informan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua informan mengatakan kesadaran berhenti merokok diawali karena menderita penyakit beresiko. Manfaat berhenti merokok adalah badan terasa sehat dan mengurangi pengeluaran. Sebagian kecil informan mengatakan bahwa hambatan berhenti merokok yaitu badan terasa lemas. Cara mengatasi hambatan masyarakat dalam berhenti merokok dengan memberikan konseling. Diharapkan pihak puskesmas dapat terus melakukan dukungan kepada masyarakat yang berupaya berhenti merokok.
FENOMENA KEPEMILIKAN JAMBAN TERHADAP PERILAKU BUANG AIR BESAR DI DUSUN SINAR BANTEN KABUPATEN LAMPUNG UTARA Lolita Sary
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v5i3.1092

Abstract

ABSTRAK Kepemilikan jamban merupakan usaha manusia untuk memelihara kesehatan dengan membuat lingkungan tempat menjadi sehat. Penduduk Indonesia yang menggunakan jamban sehat hanya 54% (Sujudi, 2009). Jamban sehat dapat mencegah penyakit diare sebesar 28%. Kejadian diare di Dusun Sinar Banten  25% dari seluruh  kejadian diare di desa Ogan  Jaya. Tujuan penelitian untuk mengetahui fenomena kepemilikan jamban terhadap perilaku buang air besar di Dusun Sinar Banten Kabupaten Lampung Utara.Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subyek dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu kader posyandu dan informan lainnya yaitu ibu tetua dan kepala keluarga. Sedangkan informan untuk triangulasi sumber adalah kepala Puskesmas Pembantu. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi tempat buang air besar. Analisa data menggunakan Content Analysis dengan menggunakan matrik.Hasil penelitian didapatkan tiga jenis kepemilikan jamban yaitu jamban milik sendiri, jamban dibuat bersama dan jamban milik paman atau menumpang dengan paman. Sedangkan perilaku Buang Air Besar terbagi atas 3 kategori berdasarkan status kepemilikan jamban yaitu perilaku BAB di jamban sendiri, Perilaku BAB di jamban bersama dan Perilaku BAB menumpang di Jamban Paman. Jamban yang digunakan oleh semua informan dengan jenis cubluk dan belum memenuhi syarat jamban sehat. Untuk informan yang menggunakan jamban bersama dan menumpang berlaku antrian sehingga ada informan yang harus Buang Air Besar Sembarangan di sungai, kebun bahkan hutan jika informan tidak mampu untuk menahan hajat. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat tiga jenis kepemilikan jamban yaitu milik sendiri, milik bersama dan menumpang. Sedangkan perilaku BAB tergantung dari status kepemilikan jamban. Jenis jamban yang dimiliki adalah cubluk/cemplung dan belum memenuhi syarat jamban sehat.
Niat Ibu Hamil Untuk Melakukan Pemeriksaan Tes HIV Di Puskesmas Kalibalangan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2020 Khoirona Khoirona; Lolita Sary; Vera Yulyani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v10i2.3592

Abstract

Data yang didapat ditemukan bahwa kasus terjadinya infeksi HIV di provinsi Lampung tahun 2019 sebanyak 3756 orang. Berdasarkan data Kabupaten Lampung Utara pencapaian target ibu hamil yang melakukan pemeriksaan HIV sebesar 16%, secara keseluruhan belum ada satupun Puskesmas yang target cakupan ibu hamil yang diperiksa HIV tercapai. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk diketahuinya Niat ibu hamil secara sikap, norma subyektif dan pengendalian perilaku dalam melakukan pemeriksaan tes HIV.Penelitian Kualitatif dengan desain penelitian Studi Kasus telah dilakukan pada ibu hamil trimester 1 sebanyak 5 responden di wilayah kerja Puskesmas Kalibalangan. Dengan menggunakan pedoman wawancara mendalam dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yaitu pemegang program puskesmas dan kader.Hasil wawancara terdapat sebagian besar niat ibu hamil sangat kuat untuk melakukan tes hiv dengan sikap yang diperlihatkan secara khusus terdapat sebagian besar responden yang memiliki sikap afektif. Dan norma subyektif terhadap hambatan yaitu terjadinya diskriminan bagi ibu hamil. Pengendalian perilaku berdasarkan kesulitan yang diperlihatkan yaitu sebagian responden adanya perasaan takut saat mengetahui hasil tes HIV. Diharapkan kepada Puskesmas Kalibalangan untuk mengoptimalkan sosialisasi dengan melakukan penyuluhan untuk meningkatkan niat ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan HIV di Wilayah Puskesmas Kalibalangan.
Merubah Sikap Terhadap Buang Air Besar Sembarangan Melalui Program Pemicuan : Kebijakan Nasional Vera Yulyani; Christin Angelina Febriani; Lolita Sary; Desna Damayanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v8i4.2334

Abstract

Perilaku buang air besar terbuka (BABS) masih menjadi masalah besar di Indonesia. Di daerah pedesaan perilaku ini masih umum, salah satunya di Desa Bumiharjo, Lampung Timur pada tahun 2016, perilaku BABS masih dilakukan oleh 561 kepala keluarga. Kementerian Kesehatan telah meluncurkan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan pendekatan pemicu yang pilar pertamanya adalah Open Defecation Free (ODF). Program ini belum sepenuhnya dilaksanakan di desa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program pemicu STBM terhadap perubahan sikap masyarakat tentang buang air besar sembarangan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen semu. Hasil penelitian menunjukkan program pemicu memiliki pengaruh pada perubahan sikap masyarakat terhadap BABS (p = 0,002). Berdasarkan hasil penelitian ini, kebijakan STBM nasional dengan konsep pemicu harus terus dilaksanakan sampai ODF Village tercapai di seluruh Indonesia.Kata Kunci : perubahan sikap, buang air besar sembarangan, kebijakan nasional
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI PANTI ASUHAN AL-HUSNA BANDAR LAMPUNG : PENGABDIAN MASYARAKAT KERJASAMA DENGAN UNIVERSITY PUTERA MALAYSIA Vera Yulyani; Nurul Aryastuti; Dina Dwi Nuryani; Lolita Sary; Shaharuddin Shaharuddin
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i1.1211

Abstract

ABSTRAKPanti asuhan merupakan lembaga usaha untuk meningkatkan kesejahteraan anak dalam pengentasan ketelantaran anak. Kondisi lingkungan dan kesehatan anak di panti asuhan perlu diperhatikan, mengingat anak-anak memiliki hak yang sama untuk pemenuhan kesehatan dan kesejahteraannya. Selain itu, anak-anak  juga merupakan investasi untuk membangun bangsa yang baik. Panti Asuhan Al-Husna Way Halim merupakan salah satu panti asuhan yang terdapat di Provinsi Lampung. Hasil survei pendahuluan yang dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan pengurus panti asuhan didapatkan bahwa terdapat masalah kebersihan lingkungan seperti belum adanya kotak sampah  sehingga sampah berserakan , tidak ada tempat cuci tangan , dalam satu ruangan terdapat 6 tempat tidur yang tidak ada kelambu dan kurangnya pengetahuan anak panti dan staff tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Oleh sebab itu, program ini berfokus untuk diterapkannya PHBS di panti asuhan tersebut melalui penyuluhan dan games tentang sampah dan cuci tangan menggunakan sabun. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan anak di panti asuhan untuk menerapkan PHBS. Kata Kunci : PHBS, Panti Asuhan, Pengabdian Bersama  ABSTRACTOrphanages are business institutions to improve children's welfare in alleviating neglect of children. The environmental conditions and health of children in orphanages need to be considered, considering that children have the same rights to fulfill their health and well-being. Children are also an investment to build a good nation. Al-Husna Way Halim Orphanage is one of the orphanages in Lampung Province. The results of the preliminary survey conducted through observation and interviews with orphanage administrators found that there were environmental hygiene problems such as the absence of trash boxes so that garbage was scattered. There was no hand washing place, in one room there were six beds that had no mosquito nets and lack of orphanage knowledge and staff about the importance of Clean and Healthy Lifestyle (PHBS). Therefore, this program aimed to implementation of PHBS at the orphanage through counseling and games about garbage and hand washing using soap. This activity succeeded in increasing the knowledge of children in orphanages to implement PHBS. Keywords : clean and healthy lifestyle, orphanage, community health services
Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK): Partisipasi Masyarakat Dalam Penentuan Prioritas Masalah Kesehatan Di Desa Sidosari Kecamatan Natar Lolita Sary; Anggi Dwi Saputri; Hertiana Dwi Lestari; Monica Kharisma Putri; Zelda Duwieka Restu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4532

Abstract

ABSTRAK Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS - PK) merupakan program pemerintah dalam pembangunan kesehatan yang pendekatannya berfokus pada keluarga inti dengan 12 indikator utama untuk penanda status kesehatan sebuah keluarga dan penghitungannya menggunakan Indeks Keluarga Sehat (IKS).  Desa Sidosari yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Hajimena Lampung Selatan juga melakukan pendataan PIS-PK, tetapi belum diketahui identifikasi masalah dan prioritas masalah kesehatan di Desa tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah mendapatkan gambaran partisipasi masyarakat, identifikasi masalaha serta prioritas masalah kesehatan berdasarkan 12 indikator PIS-PK di Desa Sidosari. Metode pengumpulan data pada kegiatan ini dengan observasi dan wawancara pada sampel sebanyak 17 KK yang berlokasi di Desa Sidosari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode USG dan diagram fish bone. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan peneliti, anggota keluarga yang merokok menjadi prioritas masalah kesehatan di Desa Sidosari karena dari 17 KK, hanya 7 KK (41,17%) yang anggota keluarganya tidak merokok (bukan perokok), yang artinya cakupan indikator tersebut masih rendah. Angka IKS ditemukan sebesar 0,66 dimana termasuk katagori pra sehat. Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar diadakannya edukasi kesehatan terkait bahaya merokok yang dilaksanakan secara rutin dengan capaian pembelajaran yang telah dirumuskan serta berkurikulum. Kata Kunci: Partisipasi, PIS-PK, Merokok  ABSTRACT Healthy Indonesia Program with Family Approach (PIS - PK) is a government program with 12 indicators for nuclear families on health status and its calculation using the Healthy Family Index (IKS).  Desa Sidosari is located in the Puskesmas Hajimena, South Lampung, but does not yet know the problems and priority in the village. The purpose was to get an overview of community participation, problems and priorities for health problems based on 12 PIS-PK indicators in Desa Sidosari. The method of collecting data was observation and interviews of 17 families with quota sampling in Desa Sidosari. Analyzed by USG method and fishbone diagrams. The results were family members who smoke are a priority health problem in Desa Sidosari because of the 17 families, only 7 families (41.17%) whose family members do not smoke (non-smokers), which is based on the coverage of these indicators is still low. The IKS figure was found to be 0.66. Therefore, they suggest that health education related to smoking is structured and carried out routinely with the learning achievements that have been formulated. Keywords: Participation, PIS-PK, Smoking
MANFAAT BAYAM MERAH (AMARANTHUS GANGETICUS) UNTUK MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL Nilawati Jaya; Lolita Sary; Astriana Astriana; Ratna Dewi Putri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.1715

Abstract

ABSTRAK  Latar belakang : Kejadian anemia pada kehamilan di Provinsi Lampung adalah tertinggi di pulau sumatera. Tingginya jumlah kasus anemia di Provinsi Lampung adalah sebesar 69,7%, angka tersebut lebih tinggi dari angka anemia gizi nasional yaitu sebesar 63%. Salah satu tumbuhan yang dapat menunjang kenaikan kadar hemoglobin adalah bayam merah karena bayam merah tinggi akan zat besi.  Tujuan  : Penelitian ini dilakukan untuk diketahui pengaruh konsumsi bayam merah (Amaranthus gangeticus) terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di PMB Hj. Amriyah, SST Kelurahan Daya Murni Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2019. Metode : Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian quasy eksperimen dengan pendekatan pretest posttest with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM II dan III yang mengalami anemia sebanyak 43 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami anemiapada saat dilakukan penelitian yaitu sebanyak 34 orang, 17 diberikan perlakuan dengan tablet FE dan jus bayam merah dan 17 diberikan perlakuan dengan tablet FE. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test independent. Hasil  : Pada kelompok intervensi rata-rata kadar hemoglobin pretest sebesar 9,89 gr/dl dan posttest sebesar11,31 gr/dl. Sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata kadar hemoglobin pretest sebesar 9,81 gr/dl dan posttest sebesar 10,73 gr/dl. Diketahui ada pengaruh konsumsi bayam merah (Amaranthus gangeticus) dan tablet FE terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di PMB Hj. Amriyah, SST Kelurahan Daya Murni Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2019. Hasil uji t-test didapat p value 0,000 < α (0,05). Simpulan :  Pemberian kombinasi Bayam merah (amaranthus gangeticus) dan Tablet Fe meningkatkan rata-rata kadar hemoglobin pada ibu hamil di PMB Hj. Amriyah, SST Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2019  Saran: tenaga kesehatan khususnya bidan dan masyarakat, bahwa dengan mengkonsumsi jus bayam merah dan  tablet fe dapat menaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dibandingkan hanya dengan mengkonsumsi tablet Fe saja  Kata Kunci : Jus Bayam Merah, Hamil, Hemoglobin
Co-Authors Aan Oktavia yuman Abkonita, Ria Agung Aji Perdana Agung Aji Perdana Agus Kelana Benni AHMAD ANSORI Amperaningsih, Yuliati Ana Astuti andhika satria Andoko Andoko Angelina F, Christin Anggi Dwi Saputri Aprina, Aprina Apriyadi Apriyadi Arif Rahman Hakim Arini, Mutiara Arizwansyah Arizwansyah Aryanti Wardiah Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Aulyya Rahmah Bagus Perdana Kusuma Zain Basyar, Syaripudin Billal Anugrah Putra Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Christin Angelina Febriani Christin Angelina Febrianti Daka, Rohman Delima Selviyani Putri Desi Nurzana Desiana Desiana, Desiana Desna Damayanti Dewi Sintwati Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Novianti, Eka Eka Yuliana Eka Yuliana Ekasari, Fitri Eko Purnanto Erna Listyaningsih Ervianasari, Nita Evrianasari, Nita Faradisa, Ratih Mary Farich, Achmad Farida Aryani Fatmawati, Iin Febrani, Christin Angelina Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti Ferry Widiatmoko Fijri Rachmawati Firmansyah, Maulid Elang Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitri Yanti Furqoni, Prima Dian Giri, Dewi Dwipayanti Gusnita Silaen, Rahel Hany Musliha Hardwiko Defityanto Hasbie, Neno Fitriyani Heni Lestari Henni Puji Lestari Rahayu Hermawan, Dessy Hertiana Dwi Lestari Iin Hermayani Irianto, Gunawan Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Jaya, Hernandi Ashari Johan Hadi Saputra Kaulani, Sirfia Kelana Benni, Agus Kharisma, Rr.Salwa Zasya Aura Khoidar Amirus Khoirona Khoirona Kurnisari, Devi Lydia Sihotang Mardhatilah Hasdianasari Marisa Marisa Marisa Marisa Masdiana Masdiana Mayasari Mayasari Metalia Agnessia Mike Yulia Fandri Monica Kharisma Putri Muhani, Nova Multazamiyah, Siti Aminah Nabila, Nia Neti Nurmala Sari Nilawati Jaya Niputu Sudiadnyani Nova Muhani Nova Muhani Novi Adnyani, Ni Komang Ayu Nugraha, Rezha Wahyu Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurliani Nurliani Nurzana, Desi Oktarina, Devi Otta Nur Kirana Pangaribuan, Betseba Natalia Perdana Kusuma Zain, Bagus Prihantoro Prihantoro Puspa Sari Pusparini, Tyas Septiana Putri, Ratna Dewi Rachmawati, Fijri Rafika, Echa Rahel Gusnita Silaen Rahmah, Aulyya Reni, Christina Kusuma Retnaningsih, Agustina Ria Abkonita Riantik, Sofia Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Rizky Wulandari Rohman Taufik Romadon, Fiqri Ardiansyah Rosmayani, Rosmayani Rosmiyati Rosmiyati Rostina Rostina Saireda, Elistya Mercha Samino Samino Samino Samino Samino Samino Sari, Desi Mailan Sari, Fitri Eka Selviyani Putri, Delima Setiawati Setiawati Setiawati, Octa Reni Shaharuddin Shaharuddin Shariff, Fonda Octarianingsih Shonhaji Shonhaji, Shonhaji Sihotang, Lydia Silaen, Rahel Gusnita Silfy Adelia Silfy Adelia Sintawati, Dewi Sintwati, Dewi Siti Nurjanah Slamet Widodo Sofia Riantik Sri Wulandari Sri Wulandari Sudjarwo Sudjarwo Suharman Suharman Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Suti, Shalsabilla Taufik, Rohman Teguh Pribadi trio pranoto Utami, Vida Wira wardani, leni warda Wati, Putri Vega Wayan Aryawati Winarsih Winarsih Yanti, Dhiny Easter Yoanisa, Karunia Viandra Yoanisa Yuanita, Desy Yulyani, Vera Yuni Eka Lestari Yustika, Reny Zaidayati Zaidayati Zain, Bagus Perdana Kusuma Zelda Duwieka Restu