Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Penggunaan dan Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Penyakit Gastroentitis Akut Pada Pasien Pediatri Inap di Masa Pandemi Covid-19 Salma Azizah; Ainun Mutoharoh; Yulian Wahyu Permadi; Wulan Agustin Ningrum
E-Jurnal Kajen Vol 7 No 01 (2023): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv7i01.01

Abstract

Gastroenteritis akut atau lebih dikenal penyakit diare merupakan tinja yang encer menggunakan frekuensi 4x atau lebih dalam sehari. Penyakit gastroenteritis akut adalah suatu penyakit yang prevelensinya cukup banyak dialami oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola penggunaan dan penilaian antibiotik pada pasien gastroenteritis akut pada pediatri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional deskriptif dengan metode Gyssens. Sampel penelitian menggunakan 2 metode yakni masa sebelum adanya pandemi Covid-19 (kelompok A) dan pada saat adanya pandemi Covid-19 (kelompok B). Sebanyak 200 data rekam medis pasien rawat inap RSUD Kajen periode Januari 2018 sampai Desember 2021 yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian menunjukkan kelompok A dan B didominasi usia anak-anak sebanyak 68% dan 52%, jenis kelamin laki-laki sebanyak 65% dan 60%, antibiotik paling banyak digunakan yakni Cefotaxim sebanyak 60,8% dan 63,9% dan kerasionalan penggunaan antibiotik sebanyak 44% dan 53%. Kesimpulan pada penelitian ini antibiotik yang digunakan Cefotaxim (60,8% dan 63,9%), Ceftriaxon (13,9% dan 22,9%), Efotax (13,9% dan 1,2%), Ampicillin sulbactam (1,3% dan 4,8%), Ciprofloxacin (3,6%), Vicillin (1,3%), Amoxicillin (1,2%), Gentamicin (1,2%) dan Metronidazol (1,2%). Evaluasi penggunaan antibiotik dengan metode Gyssens menyatakan bahwa jumlah kerasionalan penggunaan antibiotik pada tahun 2018-2019 sebanyak 44% sedangkan untuk tahun 2020-2021 sebanyak 53%, jadi dapat diketahui bahwa kerasionalan penggunaan antibiotik terdapat pada tahun 2020-2021. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan metode prospektif. Kata kunci : akut, anak, antibiotik, gastroenteritis, Gyssens
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI PADA PEMANFAATAN TOGA UNTUK PENCEGAHAN HIPERTENSI DI DESA SOKOYOSO Ela Erika; Wulan Agustin Ningrum; Ainun Mutoharoh; Yulian Wahyu Permadi
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.2

Abstract

Kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) untuk pencegahan hipertensi bagi masyarakat mempengaruhi persepsi masyarakat dalam menanggapi masalah hipertensi. Persepsi yang sering keliru tentang pemanfaatan TOGA untuk pencegahan hipertensi pada masyarakat akan berdampak pada pola penerapan perawatan masyarakat dengan penyakit hipertensi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan persepsi pada pemanfaatan TOGA untuk pencegahan hipertensi di Desa Sokoyoso. Metode yang digunakan yaitu quasi experimental research dengan rancangan penelitian pretest-postest control group. Populasi penelitian ini sebanyak 91 responden yang terdiri dari dua kelompok yaitu 46 responden kelompok perlakuan pemberian edukasi dan 45 responden kelompok kontrol yang tidak diberi edukasi. Data perbandingan pretest dan postest dianalisis dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan kelompok perlakuan lebih besar (skor meningkat 86,95%) dibandingkan kelompok kontrol (skor meningkat 40%). Peningkatan persepsi kelompok perlakuan lebih besar (skor meningkat 71,73%) dibandingkan kelompok kontrol (skor meningkat 11,11%). Pemberian edukasi menggunakan leaflet mempengaruhi pengetahuan dan persepsi responden dengan nilai signifikansi yaitu 0,000 < 0,05.
EVALUASI DAN PERSEPSI PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI KOMBINASI KONVENSIONAL-FITOTERAPI PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KELURAHAN TIRTO KOTA PEKALONGAN Shinta Andriyawati; Wulan Agustin Ningrum; Ainun Mutoharoh; Yulian Wahyu Permadi
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.6

Abstract

ABSTRAK Kelurahan Tirto menempati posisi nomor dua dengan kejadian hipertensi tertinggi di Kota Pekalongan. Pasien hipertensi di wilayah Kelurahan Tirto menggunakan anthipertensi konvensional maupun kombinasi konvensional-fitoterapi untuk mengatasi hipertensi yang diderita. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat karakteristik pasien, persepsi pasien, efektivitas terapi, dan hubungan antara persepsi dengan efektivitas terapi yang dihasilkan dari penggunaan antihipertensi kombinasi konvensional-fitoterapi. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian non eksperimental (observasional). Metode penelitian ini bersifat observasional analitik dengan menggunakan desain kohort prospektif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 92 responden yang terdiri dari 2 kelompok, yaitu kelompok pengguna terapi antihipertensi konvensional, serta kelompok pengguna terapi antihipertensi kombinasi konvensional-fitoterapi. Data diambil dengan menggunakan kuesioner yang telah tervalidasi. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis univariat, uji Chi-Square dan Odss Ratio. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (60,9 %); berusia 45-64 tahun (55,4 %); berpendidikan terakhir SD (52,2 %); bekerja sebagai ibu rumah tangga (42,4 %); lama menderita hipertensi >1 tahun (54,3 %); jenis obat konvensional yang digunakan adalah amlodipin (72,8 %); fitoterapi yang digunakan adalah timun (31,5 %). Sebagian besar responden memiliki persepsi tentang penggunaan antihipertensi kombinasi konvensional-fitoterapi baik (86,3 %), dan efektivitas terapi baik dilihat dari tekanan darah pasien terkontrol (79,3 %). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05) dan nilai Odds Ratio sebesar 5,7; dapat diartikan bahwa ada hubungan yang signifikan antara persepsi dengan efektivitas terapi. Perlu dilakukan penelitian lain mengenai metode yang digunakan dan variabel penelitian seperti variabel motivasi.
PENGETAHUAN PENGOBATAN MANDIRI PENGGUNAAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) SEBAGAI OBAT BATUK PADA MASYARAKAT DESA KURIPAN KIDUL Asniatu Umi Maghfiroh; Ainun Mutoharoh; Yulian Wahyu Permadi; Dwi upa Bagus Pambudi
E-Jurnal Kajen Vol 6 No 02 (2022): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 06 No. 02
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv6i02.3

Abstract

Cough is a common disease that generally gains less attention since people think that cough can disappear by itself without any particular treatment. Cough requires treatment if its symptoms disturb the patients a lot. Patients can treat cough by doing self-medication. Self-medication is the selection and use of drugs for minor illnesses or self-recognized symptoms without any prescription from doctors. The purpose of this study was to determine the correlation of the understanding level of successful clinical outcomes and self-medication using lime as a cough medicine. This research employed a survey method with questionnaires distributed directly. The sampling technique being used was purposive sampling. The data were analysed with univariate and bivariate analyses with Chi Square test. The results of this study showed that the respondents had good level of understanding (99%). However, there was no significant correlation neither between the understanding level and clinical outcomes, nor between the understanding level and self-medication with the probability of Chi Square of 0.568 < Chi Square of 3.841 and the value of Chi Square of 3.199 < Chi Square of 7.581.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Penyakit Kulit Pada Remaja Di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Se-Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 Muhammad Mahruj Awaludin; Wulan Agustin Ningrum; Yulian Wahyu Permadi; Ainun Mutoharoh
E-Jurnal Kajen Vol 7 No 01 (2023): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv7i01.03

Abstract

Penyakit kulit merupakan salah satu dari sekian banyak penyakit yang masih menjadi persoalan didunia termasuk Indonesia. Pada zaman sekarang untuk mengakses sebuah informasi terkait obat lebih mudah sehingga banyak masyarakat memilih melakukan tindakan swamedikasi atau pengobatan mandiri walaupun dalam pelaksanaannya dapat menyebabkan kesalahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi pada remaja di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari panti asuhan Pekajangan, Kedungwuni, Wuled, Wonopringgo, dan Kajen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian ini adalah remaja yang mempunyai riwayat penyakit kulit dan pernah melakukan swamedikasi sebanyak 75 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebesar 84% dengan kategori sangat baik, hasil perilaku responden memiliki nilai sebesar 77% dengan kategori sangat baik. Analisis data pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi penyakit kulit dengan nilai sig 0,029 serta koefisien korelasi sebesar 0,252 berdasarkan program SPSS versi 16
EFEKTIVITAS BOOKLET TERHADAP KEPATUHAN PENDERITA TUBERKULOSIS DALAM MINUM OBAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGWUNI 1 Moh. Hafis Zidan; St Rahmatullah; Yulian Wahyu Permadi
E-Jurnal Kajen Vol 9 No 01 (2025): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol. 09 No. 01 2025
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv9106

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis is one of the deadliest infectious diseases in the world, so it can result in dangerous complications that can result in death. One of the factors that affect the incidence of pulmonary TB is adherence to taking medication. This study aims to determine the effectiveness of the booklet on the compliance of pulmonary TB patients in taking pulmonary TB drugs. Methods: This study uses a quasi-experimental design with a pretest-posttest method that is not equivalent to a control group. The sample of this study consisted of 20 respondents, 10 intervention groups and ten control groups using MMAS-8 questionnaires and booklet media. Results: The results of the study were known that based on age and gender in the intervention group, the minimum age was 21 years old, the maximum age was 66 years, the control group was at least 18 years old, and the maximum age was 65. The gender of the intervention group was predominantly male 9 (45%), female control group was 6 (30%). Characteristics based on education and occupation: The most educated in the intervention group passed Sd 4 (35%), and the control group passed Sd 5 (25%). The occupation of the intervention group of traders was 4 (20%), and the work of the control group was 6 (30%) traders. In the intervention group, the average compliance before being given education was 4.50, while the booklet was 4.50. The control group had an average of 5.60 compliance. In the intervention group, the average compliance after being given education was 8.00, while in the control group, without using the education booklet, the average compliance score was 5.60. The p-value of 0.000 shows that education using booklets is effective in the compliance of patients with tuberculosis in taking medication for pulmonary TB patients (p value= 0.000). Conclusion: The findings of this study have practical implications for the management of pulmonary TB. Education using booklets has been shown to be effective in increasing compliance among tuberculosis patients. This insight equips healthcare professionals, researchers, and policymakers with a valuable tool for improving treatment outcomes. Therefore, it is strongly recommended that nurses at the Health Center continue education using booklets for pulmonary TB patients, as it has been proven effective in increasing compliance.
Co-Authors Adyuta, Setyadan Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh Ainun Muthoharoh, Ainun Ainun Mutoharoh Ainun Mutoharoh Akrom, Akrom Anah, Rizky Anastasia Wulandari, Anastasia Anung Sugihantono Asniatu Umi Maghfiroh Astiyani, Shofita Aulia Rahmadhani Aurisna Isma Asqiya Aviani, Helmalia Ayu Orimpa Nia Sekar tatik Ayu, Roro A’yun, Qurrata Bagoes Widjanarko Dewi Herdina Puspasari Diana Rosmalinda Diyas Septyarini Dwi Bagus Pambudi Dwi Bagus Pambudi Dwi Setyo Utami Dwi upa Bagus Pambudi Eka Budiarto, Eka Eka Dian Safitri Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto Eko Mugiyanto, Eko Ela Erika Faozan, Amir Fasihullisan, M Daffa Fatmawati, Fita Fita Fatmawati Handayani, Novia Handayani, Novita Imam Riadi Irna, Ruzzaina Irnawati Irnawati Isfaki, Baiti Isyti’aroh Isyti’aroh Isyti’aroh, Isyti’aroh Juan Bagus Pambudi Karima Yulianti Khoiruzidan, Muhammad Khusna Santika Rahmasari Khusna, Nabilatul Lia Amalia LIA AMALIA Lia Dwi Prafitri Lilis Wulandari Melinia, Devi Moh. Hafis Zidan Muhammad Mahruj Awaludin Munaya, Arinal Muthoharoh, Ainun N. Nurjanah Naela Afiya Najihah, Veni Haqiqotun Najmul Laminah Fiqrotul Ningrum, Wulan Agustin Nuniek Nizmah Fajriyah Nur Fadhilah Nurul Hikmah Opi Nuriska Rais Rutini Owena, Vega Rizki Pambudi, Dwi Bagus Pangestu, Prayugo Sugeng Prakoso, Satria Gigih Prayugo Sugeng Pangestu Puspitaningtyas, Sheila Indah Putri, Rosma Syifa Azmi Rahmatullah, Sitti Rahmatullah, St Rahmatullah, ST. Risqi Maulidah Rizka Nur Sabila Rizki Fajara Roro Ayu Rosma Syifa Azmi Putri Rosmalinda, Diana Rozanah, Siti S Slamet S Slamet S Slamet, S Safabela, Vania Safitri, Eka Dian Salma Azizah Santi Listiarini Saputri, Rizki Sari, Vera Kartika Septyarini, Diyas Setyawan, M Ghilang Maulud setyawan, Muhammad ghilang maulud Shinta Andriyawati Siti Nur Agmarina Siti Rozanah Sitti Rahmatullah Sitti Rahmatullah Slamet, Slamet St Rahmatullah St Rahmatullah St Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah St. Rahmatullah StRahmatullah Nasir Subekti, Ratih Syamsulhuda BM Syarifah, Farah Tiara Fany Safitri Tri Sakti Wirotomo, Tri Sakti Ulfatun Alkhodiyah Urmatul Waznah Veni Haqiqotun Najihah Wijayanti, Tika Yusnia Windha Widyastuti Windha Widyastuti Wirasti Wirasti Wirasti, W Wirasti, Wirasti Wulan Agustin Ningrum Zam zam Elfrida Kusumaningrum