This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi Pembangunan Economic Journal of Emerging Markets Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Pandecta Jurnal Komunikasi Hukum Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno FKIP e-PROCEEDING Informatics for Educators and Professional : Journal of Informatics Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual ORBITA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Sains Pelita : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Jurnal Sains Sosio Humaniora WAJAH HUKUM Jurnal Justitia : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Jurnal Inovasi Teknik Kimia Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum dan Keadilan Jurnal Penelitian Fisika dan Terapannya (JUPITER) Ganesha Law Review PAMPAS: Journal of Criminal Law Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan RIO LAW JURNAL Jurnal Ilmu Ekonomi Jurnal Inovasi Penelitian dan Pembelajaran Fisika Suloh : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Pembelajaran Fisika Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Majalah Ilmiah Inspiratif Jurnal Karya Abdi Masyarakat Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Journal of Creative Student Research Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Journal of Law, Education and Business Indonesian Journal of Law and Justice Journal of Accounting Law Communication and Technology Wahana Fisika : Jurnal Fisika dan Terapannya Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Potensi Medan Magnet Extremely Low Frequency (ELF) Untuk Terapi Osteoporosis Lisa Listyo Wati; Cindy Ferdianty; Sudarti .
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 12 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8078780

Abstract

This research was conducted to determine the potential of the ELF magnetic field for Osteoporosis therapy. This type of research design used is descriptive research. The research method used is Article Review by reviewing 30 articles from 2007 to 2023 originating from international articles and national articles. The results showed that the intensity of magnetic field exposure with the right intensity will have a good effect on cell proliferation, osteoblast formation and healing of osteoporosis, but the intensity given is not right will have an impact on damage to other organs of the body. Based on the analysis that has been carried out on 30 articles, both national and international articles, it is concluded that the use of the right magnetic field intensity can help treat osteoporosis. However, exposure to Extremely Low Frequency (ELF) Electromagnetic Fields still has a negative impact on health if the intensity of the exposure does not match its use.
Analisis Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Pemahaman Konsep Gelombang Elektromagnetik Mahasiswa Pendidikan Fisika Anggi Diana Pramudita; Elsa Rahmawati; Lya Himmatul Ilmi; Shofira Amatullah; Zepyra Damayanti; Sudarti .; Subiki .
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 14 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8170616

Abstract

The aim of this study was to examine the influence of critical thinking abilities on the understanding of electromagnetic wave concepts among physics education students. To assess the impact of students' critical thinking abilities on their understanding of the subject matter, data was collected through the use of questionnaires. A sample of 30 physics education students participated in the study by answering questions related to their understanding of wave concept. The collected data was then analyzed using distribution tests, normal distribution tests (normalization tests), and simple linear regression. The results of the analysis indicated normality in the distribution test. X1 yielded a value of 0.404 > 0.05, indicating that the data for variable X1 followed a normal distribution. Similarly, Y1 yielded a value of 0.453 > 0.05, indicating that variable Y1 also exhibited a normal distribution. Furthermore, the results of the linearity test showed a significance value (sig.) for the linearity deviation of 0.088 > 0.05. Based on these results, it can be concluded that there is a significant linear relationship between the critical thinking skills variable (X) and the concept comprehension variable (Y). The simple linear regression test revealed a correlation (R) value of 0.723 between critical thinking abilities and the understanding of electromagnetic wave concepts. This correlation value indicates a positive relationship between the two variables. The ANOVA test demonstrated a significance level of 0.000 < 0.05, with an F value of 25.155 > F table 4.26. This implies that the regression model can be used to predict the variable of understanding wave concept material, suggesting a simultaneous influence between the critical thinking skills variable (X) and the concept comprehension variable (Y) in the wave material. In conclusion, this study sought to examine the impact of critical thinking abilities on the understanding of electromagnetic wave concepts among physics education students. The results indicate a significant and positive relationship between these variables, thereby providing insights into the importance of critical thinking in enhancing concept comprehension.
Efektifitas Model Pembelajaran IDDEEE (Issue, Doing, Doing , Elaboration , Elaboration , Establish) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran IPA di SMP Anis Budi Rizkiyati; I Ketut Mahardika; Sudarti Sudarti
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 7 No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v7i3.751

Abstract

In the era of the industrial revolution 4.0, we must have the ability to select, obtain, manage and follow information. Therefore, the ability to think critically, creatively, logically and systematically is required of us. But in reality, students' creative thinking skills in Indonesia, especially in science, are still relatively low. The purpose of this research is to examine the IDDEEE learning model to improve students' creative thinking skills. This type of research is development research using the 4-D development stages. The validity of the IDDEEE learning model was categorized as very valid. Based on the N-Gain value of creative thinking skills in small class test, large class test, and dissemination test, it can be concluded that the IDDEEE learning model can improve creative thinking skills in junior high school science learning.
Pengaruh Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Fisika Angkatan 2021 Universitas Jember Terhadap Pemahaman Konsep Astronomi Simatun Ni'mah; Maya Arsita; Arien Fivadilla; Sudarti Sudarti; Subiki Subiki
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 14 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8186297

Abstract

Astronomi merupakan ilmu yang memiliki konsep pemikiran dan pemahaman yang terintegrasi secara simultan baik dalam perkembangan ilmunya, teknologinya, terapan teknisnya, maupun pendidikannya. Astronomi merupakan salah satu dari sekian banyak mata kuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa Pendidikan Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Fisika Angkatan 2021 Universitas Jember terhadap pemahaman konsep astronomi. Variabel penelitian yang digunakan yakni motivasi belajar sebagai variabel bebas dan kemampuan pemahaman konsep astronomi sebagai variabel terikat. Motede penilitian yang digunakan ialah metode penilitian deskriptif kuantitatif regresi yang berfungsi untuk mengetahui seberapa persen pengaruh motivasi belajar terhadap pemahaman konsep astronomi mahasiswa Pendidikan Fisika angkatan 2021 Universitas Jember. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara menyebarkan kuesioner, dalam hal ini peneliti memberikan 5 soal mengenai motivasi belajar dan 10 soal tentang konsep astronomi. Sampel dari penelitian ini yakni 30 Mahasiswa pendidikan Fisika angkatan 2021 yang diambil dari 10 mahasiswa dari setiap kelasnya. Hasil penilitian menunjukkan nilai koefisien regresi bernilai positif sehingga dapat di katkan bahwasannya arah pengaruh variabel bebas dan variabel terikat berbanding lurus. Yakni dimana semakin besar motivasi belajar maka akan semakin banyak juga minat belajar dan pemahaman ilmu astronomi yang didapatkan. Jadi motivasi belajar memiliki pengaruh dalam pemahaman konsep astronomi pada mahasiswa Pendidikan Fisika Angkatan 2021.
ANALISIS PENGARUH BESAR KERAPATAN FLUKS DALAM PENGGUNAAN EXTREMELY LOW FREQUENCY (ELF) UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN SAYURAN Merry Khanza Kusuma Wardhany; Naili Afkarina; Maya Arsita; Sudarti Sudarti; Trapsilo Prihandono
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 15 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8216186

Abstract

Medan magnet extreme low frequency (ELF) adalah bagian dari gelombang elektromagnetik ELF, yang merupakan spektrum gelombang elektromagnetik dengan frekuensi < 300 Hz. Penggunaan gelombang elektromagnetik ELF pada pertanian telah menjadi subjek penelitian yang menarik dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruhnya pada pertumbuhan, hasil panen, dan kualitas sayuran. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh besar kerapatan fluks dalam penggunaan extremely low frequency (ELF) untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan sayuran. Dengan menggunakan metode review literature, yakni metode penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan, mengkaji, dan menganalisis literatur yang relevan maka didaptkan hasil bahwa Medan magnetik ELF ini dapat bermanfaat pada perkembangan dan pertumbuhan sayuran namun harus memperhatikan besar kerapatan fluks yang tinggi untuk mengetahui pengaruh ELF pada perkembangan dan pertumbuhan sayuran serta memperhatikan besar dan waktu paparan medan magnetik terhadap sayuran.
Analisis Perubahan Suhu Pada Proses Fermentasi Tape Singkong (Manihot esculenta) Sherly Laili; Sudarti Sudarti; Trapsilo Prihandono
Wahana Fisika Vol 7, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v7i1.40198

Abstract

Masyarakat Indonesia menjadikan produk tape singkong  selain  sumber nafkah sebagai bahan pangan setiap hari sehingga mengharuskan produksi tape singkong yang berkualitas untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan suhu yang terjadi pada proses fermentasi tape singkong. Metode yang digunakan adalah metode interpretasi data. Ada dua kelompok dalam penelitian ini yakni kelompok kontrol dan eksperimen. Kelompok kontrol tanpa perlakuan medan magnet ELF, sedangkan kelompok eksperimen dengan diberi paparan medan magnet ELF dengan intensitas  200 µT dan 300 µT dengan lama paparan 15 menit. Dari penelitian diperoleh suhu tertinggi 30°C pada sample tape singkong besek 2 hari kedua jam 15.00 WIB dan suhu terendah tercapai pada tape singkong besek 1 sample kontrol dengan suhu 27°C  jam 15.00 WIB. Berdasarkan analisa tekstur maka diketahui bahwa tape singkong dengan perlakuan intensitas 200 µT tekstur tetap baik dan tidak lembek. Sedangkan pada intensitas 300 µT tekstur sangat lembek. Hasil penelitian menunjukkan paparan medan magnet ELF intensitas 300 µT nilai tekanan suhu lebih tinggi dari pada kelompok kontrol sehingga proses fermentasi tape singkong lebih cepat.  Dengan demikian ,data penelittian medan magnet ELF intensitas 300 µT lebih berpengaruh terhadap perubahan suhu pada proses fermentasi tape singkong dan intensitas 200 µT paling optimal terhadap perubahan suhu dan kualitas tape singkong ( Manihot esculenta).
Pembebasan Bersyarat Atas Narapidana Tindak Pidana Korupsi Dalam Perspektif Keadilan Saudah, Saudah; Sudarti, Elly; Lasmadi, Sahuri
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.2241

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana pengaturan pembebasan bersyarat narapidana tindak pidana korupsi dalam perspektif peraturan perundang-undangan di Indonesia dan bagaimana kebijakan hukum pidana tentang pembebasan bersyarat terhadap narapidana tindak pidana korupsi dalam perspektif keadilan di masa mendatang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan menggunakan Pendekatan Perundang-Undangan, Pendekatan Konseptual, selain itu dikaji dengan Pendekatan Kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pembebasan bersyarat atas narapidana tindak pidana korupsi dalam perspektif peraturan perundang-undangan di Indonesia sudah diatur, salah satunya Undang-Undang Pemasyarakatan Nomor 22 Tahun 2022. Pembentukan UU ini ditujukan untuk keadilan semua narapidana tanpa membeda-bedakan dan semua berhak mendapatkan pembebasan bersyarat. Namun, pembuat undang-undang lupa bahwa rasa keadilan yang dijunjung tinggi masyarakat kita sangat tinggi sehingga mengakibatkan banyaknya polemik yang terjadi ketika undang-undang ini mulai diberlakukan. Pelaksanaan pembebasan bersyarat semakin terbuka lebar untuk semua narapidana tak terkecuali narapidana tindak pidana korupsi asalkan perlunya tambahan klausul pasal atau ayat dalam undang-undang ini, yakni perlu adanya revisi untuk tambahan klausul pasal atau ayat yang menjelaskan tentang syarat khusus bagi narapidana tindak pidana korupsi untuk mengembalikan uang kerugian negara dan membayar denda adalah sebagai wujud semangat pemberantasan korupsi yang sejalan dengan undang-undang pemberantasan korupsi. Karenanya, perlu ditambahkan syarat khusus untuk kejahatan luar biasa seperti tindak pidana korupsi. Prinsipnya adalah bahwa perlu adanya pengaturan persyaratan pembebasan bersyarat yang lebih adil dan manusiawi agar urgensi pembebasan bersyarat atas narapidana korupsi ke depan tidak menjadi sia-sia dan pelaksanaannya tidak merugikan atau menafikan semangat pemberantasn korupsi di negeri tercinta kita ini.
Pertanggungjawaban Pidana Perbuatan Ujaran Kebencian yang Berkonten SARA Dalam Perspektif Peraturan Perundang-Undangan Pakpahan, Jun Triono; Sudarti, Elly; Erwin, Erwin
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.2540

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menjelaskan dan menganalisis perbuatan ujaran kebencian yang berkonten SARA sebagai dasar pertanggungjawaban pidana serta untuk memahami dan menganalisis cara menentukan kesalahan dan sanksi pidana perbuatan ujaran kebencian yang berkonten SARA untuk dapat dipertanggungjawabkan secara pidana. Riset ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conceptual approach), pendekatan historis (historical approach) dan pendekatan kasus (case approach). Hasil penelitian menunjukan bahwa perbuatan Pidana Perbuatan Ujaran Kebencian Yang berkonten SARA Sebagai Dasar Pertanggungjawaban Pidana telah diatur dalam Pasal 156, 157, 310, dan 311 KUHP, Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, dan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Cara Menentukan Kesalahan dan Sanksi Pidana Pidana Perbuatan Ujaran Kebencian Yang berkonten SARA Untuk Dapat Dipertanggungjawabkan Secara Pidana yaitu pembuktian pada sidang pengadilan dengan meneliti dan mencocokan perbuatan pelaku tindak pidana dengan unsur-unsur pasal yang didakwakan (Unsur yang bersifat obyektif (Actus Reus) dan unsur yang bersifat subyektif (mens rea), serta mempertimbangkan Alasan pembenar seperti rumusan norma Pasal 48, Pasal 49, Pasal 50 dan Pasal 51 KUHP, dan alasan pemaaf yaitu sebagaimana disebutkan dalam Pasal 44 KUHP Merekomendasikan kepada pembuat peraturan Perundang-undangan: 1) Untuk membuat Undang-Undang tentang Tindak Pidana Ujaran Kebencian secara khusus, sehingga mudah dipahami oleh masyarakat. 2) Kepada penegak hukum hendaknya penuh kehati- hatian dalam menegakan hukum tindak pidana ujaran kebencian dan terus menerus melakukan sosialisasi sebagai tindakan preventif kepada masyarakat terkait Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2)) Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik.
Restorative Justice Approach as an Alternative Criminal Case Resolution in Realizing Effective and Efficient Justice Wahyudhi, Dheny; Rahayu , Sri; Sudarti, Elly; Liyus, Herry
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): Volume 8, Nomor 1, Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v8i1.30038

Abstract

This research aims to find out how the regulation of restorative justice as an alternative in resolving effective and efficient criminal cases and to find out how the settlement of criminal cases through a restorative justice approach in realizing effective and efficient justice. For this reason, researchers are interested in conducting research with the title restorative justice approach as an alternative to criminal case settlement in realizing effective and efficient justice. This research is a normative juridical research. The results of the study found that the regulation of rhetorative justice is regulated internally in each law enforcement institution of the police, prosecutor's office and court. The orientation is no longer on punishment but shifts to restoring the original situation through peace efforts of the parties, both victims, perpetrators and communities affected by criminal acts. so that it can present an effective and efficient justice both in terms of time and costs incurred. Suggestions so that the settlement of criminal offenses with a restorative justice approach runs effectively and efficiently, it is necessary to equalize the perceptions of each law enforcement agency, both the police, prosecutors and courts regarding what criminal offenses can be resolved through a restorative justice approach and the time period given in resolving criminal offenses with a restorative justice approach and needs to be regulated in the form of a law.
KEWENANGAN PENUNTUT UMUM DALAM PENYITAAN HASIL TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PERSPEKTIF PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN Yadi, Insya; Sudarti, Elly; Liyus, Herry; Hartati, Hartati; Ramadani, Atifa Awdia; Raharja, Ivan Fauzani
Suloh: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 12 No. 1 (2024): Suloh: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, April 2024
Publisher : Program Studi Magister Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sjp.v12i1.15814

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan ketentuan Pasal 39 ayat (1) huruf a KUHAP tersebut maka kewenangan untuk melakukan penyitaan bukan hanya dapat dilakukan oleh Penyidik saja akan tetapi dapat pula dilakukan oleh Penuntut Umum. Hal itu tersirat di dalam ketentuan tersebut yaitu yang dapat dikenakan penyitaan adalah benda atau tagihan miliki terdakwa, oleh karenanya berdasarkan Pasal 39 ayat (1) pada huruf a KUHAP tersebut secara implisit memberikan kewenangan kepada Penuntut Umum untuk melakukan penyitaan barang bukti hasil tindak pidana korupsi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisa pengaturan kewenangan penuntut umum dalam melakukan penyitaan terhadap benda yang diperoleh terdakwa dari hasil tindak pidana korupsi., serta Untuk mengetahui nilai pembuktian di Pengadilan terhadap benda hasil tindak pidana korupsi yang disita oleh Penuntut Umum. Penelitian ini mengunakan metode penelitian hukum normatif yaitu mengkaji studi dokumen-dokumen hukum berupa peraturan perundang-undangan, serta menganalisis hukum dari aspek yuridis normatif yang artinya meneliti peraturan perundang-undangan yang relevan dengan permasalahan yang di teliti. Hasil penelitian ini Benda hasil tindak pidana korupsi yang disita oleh Penuntut Umum dalam pembuktian perkara di Pengadilan memiliki nilai pembuktian apabila prosedur penyitaan sebagaimana diatur menurut Pasal 38 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana dipenuhi oleh Penyidik dalam tindakan penyitaan, dan terhadap benda yang disita telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur menurut Pasal 39 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981. Adapun salah satu peran penulis dalam penelitian permasalan ini adalah Perlu diberikan pengaturan yang memberikan jaminan kepastian hukum berkaitan dengan penyitaan yang diajukan pada pemeriksan persidangan, maka Majelis Hakim yang telah dibentuk berdasarkan penetapan Ketua Pengadilan memiliki kewenangan dalam pemberian izin penyitaan. Keyword: Kewenangan, Penuntut Umum, Penyitaan.
Co-Authors Agus Abdul Gani Ahmad Nor Hamidy Ainul Kiromah Aji, Galuh Bastoro Akbar Kurnia Putra Albertus Djoko Lesmono Alfrida Diftia Vestnanda Anggi Diana Pramudita Anggraini, Widia Anis Budi Rizkiyati Aprilia, Wahyuni Arien Fivadilla Arlik Sarinda Aurellya Abdillah Wijaya Putri Aurellya Abdillah Wijaya Putri Bakar, Firdaus Abu Bambang Supriadi bawazir, Fuad Cholifatur Rosidah Cindy Ferdianty Daimatul Makrifah Daulay, Nisrina Ramadhani Della Marchelia Deswita, Triana Desy Nurdiasari Desyandri Desyandri Devi Aprilia Nurvirani Dhana Suhatin Dheny Wahyudhi Dheny Wahyudi Didik Setiyadi Elia Novalina Elisa Putri, Dina Elsa Rahmawati Emi Ariyani Erlyn Yulia Erwin Erwin Faiqotul Himah Febriana Tri Nur Suliana Fitri Amelia Fitri Hariani Fitria, Hasparrini Ningrum Giovani, Eldytha H. Usman, H. Usman H. Usman, H. Usman Hafrida Hafrida Handoko Handoko Hartati Hartati Hasanatul Ulum Heni Ruspitasari Herlambang Hernando, Riski Hildatul Zannah Hilmi Bin Abdus Salam I Ketut Mahardika Iin Maulina Indah Kurnia Nur Pratiwi Guterres Indah Rustiawan Indrawati Indrawati Iqbal Bunga Pertiwi Ismil Ridayatun Winayah Ivan Fauzani Raharja Karina Laksmiari Khusna, Amsilatul Kukuh Dwi Sudharma L, Sahuri Lailatul Nuraini Lailatul Qomaria Lisa Listyo Wati Liyus, Herry Lubna Lubna Lusiana Candra Dewi Lya Himmatul Ilmi Mardika Wulansari Maryani m Maryani Maryani Maya Arsita Merry Khanza Kusuma Wardhany Naili Afkarina Nawawi, Khabib Nirsa Nindia Putri Novie Damayanti Rachman Novy Titah Nur Faizah Nurhasanah Nurhasanah Nuriman Nuriman Nurul Mega Astutik Nys Arfa Nys. Arfa Pakpahan, Jun Triono Pramudya Dwi Aristya Pramudya Dwi Aristya Putra Prastowo, Sri Handono Budi Putri Ma'rufiyanti Qarmia Amanda Qodi, Muhammad Amin Qurrotu A’yunina Rahayu , Sri Rakhmawati, Dessy Ramadani, Atifa Awdia Rasty Sri Fadiah Restu Dwi Setiyo Utami Restu Yudistira Putri Rif’ati Dina Handayani Rikmadani, Yudi Anton Risna Maylina Rohatin Rohatin Rosdiana Afifah Rahman Sahuri Lasmadi Sahuri Lasmadi Salfa Zahroh Ahadah SAUDAH SAUDAH Septian Ari Kususa Setiawan, M Nanda Shanti Dewi Agustina Sherly Laili Shofira Amatullah Simatun Ni'mah Singgih Bektiarso Sinta Nuriyah Siregar, Elizabeth Siregar, Tania Tri Dewi Siswi Fidayasari Siti Juwariyah Sonia Sonia, Sonia Sri Astutik SRI RAHAYU Sri Septi Dyah Pratiwi Sri Wahyuni Sri Yuliastutik Subiki Subiki Sugiyanto Sugiyanto Sutikno Sutikno Sutoto, Sukamto Syamsul Hadi Syamsul Ph.D M.A. Hadi Trapsilo Prihandono Usman Usman Wahyu Ari Nurdiana Wahyuni Aprilia Wildah Maulidatul Hosnah Yadi, Insya yayan mega lusiana Yuli Yan Tika Yuliske Yuliske Yushardi Yushardi Yushardi Yushardi Zainal Arifin Zainal Arifin Zepyra Damayanti Zidan Afidah