Claim Missing Document
Check
Articles

PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN JALAN TOL PROBOLINGGO – BANYUWANGI PAKET 3 STA. 32+000 – STA. 36+300 Rahmawati, Syellen Dwi; Suhariyanto, Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8065

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 STA. 32+000 – ST. 36+300 bertujuan untuk meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Pulau Jawa. Namun pada pelaksanaannya terjadi keterlambatan yang disebabkan oleh tidak optimalnya penerapan strategi dan metode pelaksanaan yang telah ditetapkan sebelumnya, sehingga berdampak pada tidak tercapainya target waktu dan biaya proyek. Oleh karena itu, penyusunan skripsi ini bertujuan sebagai alternatif perencanaan pelaksanaan proyek dengan optimalisasi pelaksanaan strategi, penyusunan struktur organisasi, metode pelaksanaan, rencana mutu, rencana keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan (K3L), penjadwalan proyek, penyusunan RAP dan kurva S.Penyusunan skripsi ini menggunakan data berupa gambaran umum proyek ( Overview ), bill of quantity (BOQ), Design For Construct , rencana kerja dan syarat-syarat (RKS), serta HSD Kab. Probolinggo tahun 2024. Proses perhitungan rencana anggaran pelaksanaan (RAP) dan penyusunan kurva S dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel 2021.Hasil perencanaan menunjukkan bahwa struktur organisasi yang digunakan adalah struktur organisasi fungsional. Tata letak lokasi proyek ( site layout ) disusun berdasarkan analisis indeks keselamatan (safety index ) dan jarak tempuh ( traveling distance ), dengan pengaturan lalu lintas (traffic management ) melalui empat akses masuk ke lokasi proyek. Strategi pelaksanaan bagian menjadi empat zona kerja utama. Rencana mutu disusun berdasarkan rencana kualitas yang mengacu pada RKS dan spesifikasi teknis. Rencana K3L dirancang menggunakan pendekatan IBPRP dan dilengkapi dengan prosedur tanggap darurat. Total durasi proyek adalah 245 hari kerja. Jumlah RAP sebesar Rp. 620.487.415.991,-.
STUDY OF HANDLING LAND ACQUISITION PROBLEMS ON THE YOGYAKARTA – BAWEN TOLL ROAD PROJECT SECTION 1 Primadhani, Anggun; Suhariyanto, Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8320

Abstract

The Yogyakarta–Bawen Toll Road Project Package 1, Section 1, is a government-initiated infrastructure development project aimed at enhancing regional economic growth and connectivity in the southern part of Java. However, the construction progress of the toll road, particularly at the at-grade section STA 75+150 – 75+250, has been delayed due to unresolved land acquisition issues. Therefore, a study on handling land acquisition problems for the Yogyakarta–Bawen Toll Road Project Section 1 is essential to ensure the project proceeds as planned. This study aims to address the land acquisition issue by proposing alternatives, such as realigning the road (trace) or constructing a bridge. The research involves designing basic alternatives for both the new road alignment and the bridge, followed by an analysis to determine the most effective and optimal solution. The steps taken include proposing a new road alignment, designing a bridge, estimating the construction time and cost for each alternative, and selecting the most efficient option. The study’s result show that the proposed new road alignment is located to the south of the current toll road construction, while the bridge design remains on the original alignment with a specific elevation adjustment. The estimated implementation time and cost for the new road alignment are 228.5 working days and IDR 87,907,195,901.12, respectively, whereas for the bridge, they are 249.5 working days and IDR 84,694,979,884.13. Based on these findings, it can be concluded that road realignment is the more effective and optimal solution.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN FASAD BATA RINGAN DENGAN BETON PRECAST PADA PROYEK RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA SIDOARJO Kurniawan, Ramadhani Putra; Maisarah, Fauziah Shanti Cahayani Siti; Suhariyanto, Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8429

Abstract

Penggunaan material bata ringan dan beton precast untuk fasad bangunan saat ini sering digunakan pada proyek bangunan gedung. Studi ini bertujuan untuk membandingkan kedua material tersebut dengan studi kasus proyek Rumah Sakit Mitra Keluarga Sidoarjo. Pada tahap awal, dilakukan analisis struktur untuk mendapatkan desain struktur beton precast yang akan diaplikasikan pada fasad bangunan. Langkah selanjutnya adalah dengan merencanakan manajemen pabrikasi beton precast, metode pelaksanaan untuk kedua material, serta menghitung durasi dan biaya untuk pekerjaan fasad. Observasi di lapangan dilakukan untuk mendapatkan data produktivitas pekerjaan fasad. Data sekunder yang digunakan adalah spesifikasi teknis dan gambar kerja proyek Rumah Sakit Mitra Keluarga Sidoarjo serta Harga Satuan Pekerjaan Kabupaten Sidoarjo tahun 2024. Analisis struktur dikerjakan berdasarkan teori mekanika rekayasa, perhitungan durasi pekerjaan diperoleh dari perhitungan volume pekerjaan dibagi dengan produtivitas kerja, dan analisis biaya dilakukan dengan memasukkan data harga satuan pekerjaan dikalikan volume pekerjaan. Dari hasil perhitungan diperoleh durasi pekerjaan fasad beton precast selama 544 hari terhitung lebih cepat 358 hari atau 39,69 % dari pekerjaan fasad bata ringan, biaya pekerjaan fasad bata ringan sebesar Rp 2.750.941.008 terhitung lebih murah Rp 1.172.845.887 atau 29,89 % dari pekerjaan fasad beton precast. Dengan demikian, pengambilan keputusan penggunaan material fasad tidak dapat hanya mempertimbangkan aspek biaya dan waktu, namun memerlukan pertimbangan aspek-aspek yang lainnya, seperti durability, construcability, dan insulasi.
ASESMEN KELAIKAN FUNGSI STRUKTUR GEDUNG MASJID AL FALAH ARENG-ARENG JUNREJO BATU Suhariyanto, Suhariyanto; Sabrina, Nabila Ayu; Purwitasari, Kartika; Maisarah, Fauziah Shanti Cahyani Siti; Rochman, Taufiq; Raharjo, Bobby Asukmajaya
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8927

Abstract

Asesmen kelayakan fungsi struktur Gedung Masjid Al Falah Areng-areng Junrejo Batu bertujuan untuk mengevaluasi kondisi struktural bangunan yang mengalami kerusakan pada beberapa elemen, terutama di sekitar kubah, yang berpotensi mengancam keselamatan dan kenyamanan jamaah. Proses asesmen melibatkan pemeriksaan teknis yang dilakukan oleh ahli forensic dan ahli struktural untuk menilai tingkat kerusakan dan penyebabnya, serta merancang solusi perbaikan yang sesuai. Selain itu, asesmen ini juga mempertimbangkan kelayakan teknis, ekonomi, sosial, dan hukum terkait pelaksanaan perbaikan. Berdasarkan assessment yang dilakukan dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut kubah seharusnya menumpu pada balok ring kubah, tetapi yang terbangun kubah menumpu pada pada balok dan pelat di luar balok ring kubah, ditemukan beberapa defect/failure pada balok dan  plat atap di sekitar kubah, getaran terjadi pada  sebagaian  lantai 2 ketika dibebani orang yang meloncat, ditemukan beberapa defect/failure pada balok dan  plat atap di sekitar kubah, getaran terjadi pada  sebagai lantai 2 ketika dibebani orang yang meloncat. Gedung terasa bergetar  jika terdapat truck yang melalui jalan di depan masjid. Hasil loading test: pada beban 0 sampai dengan sekitar 150 kg/m2 maka balok ring, pelat dan balok berada pada Daerah I (daerah Elastis), pada beban  sekitar 150 kg/m2 sampai 350 kg/m2 maka balok ring, pelat dan balok berada pada Daerah II (daerah Retak), setelah beban  350 kg/m2 maka balok ring, pelat dan balok atap masuk pada Daerah III  (daerah baja lelah atau beon pecah), lendutan tetap terjadi ketika dilakukan unloading sampai dengan beban uji 0. Tindak lanjut selanjutnya adalah melakukan analisis dan penyusunan rencana perbaikan atau perkuatan struktur yang mengalami defect.
PERBANDINGAN DEFLEKSI DAN BERAT MENARA PLTB DENGAN MENGGUNAKAN MODEL RANGKA DAN MONOPOLE Raharjo, Bobby Asukmajaya; Riyanto, sugeng; Kurniawan, Achendri M.; Suhariyanto, Suhariyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.9347

Abstract

Pemenuhan kebutuhan energi listrik merupakan aspek fundamental pada era saat ini, mengingat hampir seluruh aktivitas manusia sangat bergantung pada ketersediaan energi listrik. Meskipun Indonesia telah mencapai tingkat penyediaan listrik yang baik di wilayah yang mudah dijangkau, pada wilayah kepulauan terpencil penyediaan listrik masih menjadi permasalahan, terutama karena ketergantungan pada bahan bakar minyak yang kurang efisien secara ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan solusi penyediaan energi listrik yang lebih ekonomis, salah satunya melalui penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). PLTB memiliki keunggulan berupa kebutuhan investasi awal yang relatif rendah serta ramah lingkungan dengan emisi karbon mendekati nol. Dalam konteks ini, peran menara (tower) sebagai struktur penyangga turbin angin untuk menangkap energi angin di wilayah terpencil menjadi sangat penting. Pembangunan tower di daerah tersebut menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan transportasi peralatan dan material ke lokasi, sehingga material yang dapat diangkut umumnya terbatas baik dari segi ukuran maupun berat. Oleh karena itu, tower direncanakan dalam bentuk rangka (lattice/truss) dan monopole. Perbandingan efisiensi kedua model, khususnya dari aspek berat struktur, diperlukan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan pemilihan tipe tower. Penelitian ini membandingkan penggunaan model tower rangka (lattice) dan monopole pada PLTB dengan mengevaluasi respons lendutan (defleksi) akibat beban turbin serta beban lateral akibat angin.  Hasil analisis menunjukkan bahwa model lattice memiliki defleksi lateral yang lebih kecil, yaitu sebesar 0,021 m, sedangkan model monopole menunjukkan defleksi lateral terbesar sebesar 0,213 m. Nilai batas maksimum defleksi lateral yang diizinkan berdasarkan ketentuan peraturan adalah sebesar 1% dari tinggi tower (24 m), yaitu 0,24 m. Hasil ini menunjukkan bahwa model lattice memiliki kinerja yang lebih baik dalam mengendalikan defleksi lateral dengan tingkat optimalitas rasio penampang yang setara. Dengan demikian, model lattice lebih sesuai diterapkan pada wilayah dengan kondisi angin yang tidak stabil atau memiliki variasi dan fluktuasi kecepatan angin yang tinggi.
Optimizing grouper catch efficiency using AI-controlled light fishing in Pamekasan Sampurno, Bambang; Sukma Adjie, Galih; Mashuri, Mashuri; Rusdiyana, Liza; Suhariyanto, Suhariyanto
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 15, No 2: April 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/eei.v15i2.10697

Abstract

Light fishing techniques are widely used to improve marine fish catches by adjusting the spectrum and intensity of light-emitting diodes (LEDs) to attract specific species. Grouper (Epinephelus spp.) are known to respond well to red light, although the optimal light intensity remains unclear. This study proposes a dual system consisting of a pulse-width modulation (PWM)-based red LED brightness controller and an artificial intelligence (AI) fish detection module using the YOLOv4 algorithm. LED brightness was varied at duty cycles of 50, 100, 150, 200, and 250 (1 kHz), producing luminous flux values between 120 and 650 lm. Field experiments conducted at the Pamekasan coast using 10 grouper samples showed that 80% of fish aggregated at a duty cycle of 150 (~420 lm at 1.5 m). ANOVA results (p0.05) indicated significant differences among light intensities, with the highest attraction observed at this level. These findings suggest the existence of an optimal light intensity threshold. Further studies with larger samples and multi-site experiments are required to validate these results and evaluate ecological impacts.
Pemberitaan Erina Gudono di Magdalene.Co Dalam Bingkai Entman Setyowati, Retno Manuhoro; Tika Ristia Djaya; Suhariyanto, Suhariyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.7645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian media feminis Magdalene.Co terhadap dua artikel berjudul “Siapa Marie Antoinette yang Disamakan dengan Erina Gudono?” dan “Indonesia Darurat Demokrasi, Jangan Gagal Fokus ke ‘Bau Keti’ Erina Gudono.” Menggunakan metode kualitatif dengan perspektif kritis, dan teknik analisis data berdasarkan elemen framing Robert Entman, yaitu Define Problems (DP), Diagnose Causes (DC), make Moral Judgement (MJ), dan Suggestive Remedies (SR). Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua artikel tersebut memiliki pola pembingkaian yang berfokus pada kritik terhadap ketidakpekaan sosial, bias gender, dan pengaruh dugaan dinasti politik dalam konteks demokrasi Indonesia. Artikel pertama menyoroti simbolisasi keistimewaan melalui gaya hidup figur publik, sementara artikel kedua mengkritik pengalihan perhatian dari isu-isu demokrasi ke hal-hal sepele yang memperkuat stereotip gender. Magdalene.co, sebagai media feminis, secara konsisten menggunakan perspektif gender dalam membingkai isu.Temuan ini menegaskan peran strategis media dalam menjalankan teori tanggung jawab sosial, yaitu menyampaikan informasi yang akurat, memfasilitasi dialog publik, dan mengawasi kekuasaan dengan perspektif yang adil. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami praktik pembingkaian media feminis di Indonesia dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan jurnalisme berbasis gender.
Co-Authors Achendri M. Kurniawan Achendri M. Kurniawan Adham, Muhammad Afif Ridwan Afizzal, Afizzal Agung Setyo Wicaksono, Agung Setyo Agus Sugiarto Agus Triyono Agustino, Novanda Ilham Akhmad, Arif Nur Alethery, Abdulrahman Faisal Hezam Andriyani, Linda Annisa Aprilia Annisa Ramadhanti, Nurul Apriandi Simaindra Sitorus, Apriandi Simaindra Ardiyanti Pratama, Tania Armin Naibaho Aziz, Usamah Abdul Azzahra, Fatima Bambang Sampurno, Bambang Barid, Mubin Barlia, Gusti Bias Ramadhan, Bias Burhamtoro Burhamtoro, Burhamtoro Cahyani, Novita Anggun Putri Cahyani, Tiara Indah Caswita Caswita Chastine Fatichah Dearcarisi, Erick Sandy Deni Putra Arystianto Deni Putra Arystianto Desdy, Muhamad Rafhy Dewantari, Riska Amalia Dewi, Sisilia Novianti Dita Cahya Dika Djojo, Achmad Dwi Sulistyawati, Dwi Edi Faisal Edi Nurwahyu Julianto, Edi Nurwahyu Elena Deandra Asmara Elvyanto Fahrul Razi, Yadi Fajriannoor Fanani, Fajriannoor Febrianti, Urai Ririn Indah Firdaus Azwar Ersyad, Firdaus Azwar Fittarsih, Niya Habibie, Muhammad Zamzami Hadi, Heru Pramono Hanawati, Siti Helik Susilo Hidayati, Dessy Hilda Rahmah, Hilda Himawan Tri Ilyasa Ika Silviana Widianti Indah Ria Riskiyah, Indah Ria Irvansyah, Thedy Jamot Damanik, Joel Juanda Jannah, Safira Baiti Jayaputra, Harsalim Aimunandar JOKO SETIONO Juniartati, Erni Kapadia, Raju Kartika Purwitasari Kurniawan, Ramadhani Putra Lamana, Aspia Latif, Nashrudin Lilik Sabdaningtyas Lily Limson, Leonatus Liza Rusdiyana Lydianingtias, Diah Mahirul Mursid Maisarah, Fauziah Shanti Cahayani Siti Maisarah, Fauziah Shanti Cahyani Siti Mashuri Mashuri Merry, Maria Mita Agustina, Mita Moch. Sholeh Muhammad Fahrizal, Muhammad Muhammad Tri Aditya Nabila, Fariqah natasya firdia lala, suci Nawir Rasidi Ndeta, Egidius Umbu Novan Effendi, Novan Nurbani Nurbani, Nurbani Nureksa, Yuda Octa, Dewi Fortuna Raihani Pangestu, Bayu Adjie Pradityana, Atria Pramadana, Alfado Rifqi Pramucitra, Sinta Primadhani, Anggun Purvita, Tharisha Zaskia Purwanti Putra, Caesar Nanda Putri, Ajeng Puspita Rachmad Abdullah Radhia Jatu Noviarsita Sakti Raharjo, Bobby Asukmajaya Rahmawan, fauzi Akbar Rahmawati, Syellen Dwi Ramadhan, Muhammad Syurya Retno Manuhoro Setyowati Rinto Sasongko Rista Fauziningtyas, Rista Riyanarto Sarno Rofiq, Febriansyah Ainur Romadhon, Riswanda Firman Sabrina, Nabila Ayu Sanjoto, Budi L. Saptiyono, Ami Sari, Petty Aprilia Sarsetyanto, Joko Satria, Candra Yuda Siti Shoimah Sitti Safiatus Riskijah Sugeng Riyanto Sukiranto, Sukiranto Sukma Adjie, Galih Sumardi . Sumaryo Sumaryo Suryadi, Akhmad Suselo Utoyo, Suselo Taufiq Rochman TIKA RISTIA DJAYA Wahiddin, Wahiddin Wirawan, Artesta Zaini, Sarliana Zulmy Faqihuddin Putera