p-Index From 2021 - 2026
5.088
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanika : Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Jurnal Inovasi Pendidikan BASASTRA Jurnal Sekolah Dasar BAHASA DAN SASTRA Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Panggung PAEDAGOGIA Mimbar Ilmu Jurnal KATA : Penelitian tentang Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Riset Agribisnis dan Peternakan Humaniora GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan Teacher in Educational Research Jurnal Ekonomi Pembangunan Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Perpustakaan dan Informasi (JAPRI) BAHASTRA Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah Economic Education Analysis Journal Pengabdian Masyarakat (DIMASY) Humanities Horizon Journal Proceeding International Conference on Education WIDYANTARA Journal of Community Empowerment Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Palawa Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Polyglot: Journal of Linguistics, Literature, and Language Education Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

Kearifan ekologis dalam cerita legenda pemandian Kendat di Boyolali: Kajian ekokritik Sari, Essa Rohimah; Suryanto, Edy; Wardani, Nugraheni Eko
Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Vol. 25 No. 2 (2025): Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v25i2.81119

Abstract

This research discusses a folktale about the origin of the umbul kendat bath in Boyolali. This story explains the origin of the kendat bath taken from the journey of a palace princess named Dyah Ayu Ratna Sekar Kedaton. Her journey experienced deep sadness because she had been disappointed by the person she liked. Because she felt disappointed by this, the princess decided not to return to the palace and chose to continue performing rituals in the pond which is often called umbul kendat. The purpose of this research is implied by the wisdom of the folklore of Umbul Kendat Bath in Boyolali and is associated with the application of the present which functions as a foklor. The method used in this research uses a qualitative method in the form of narrative analysis. This folklore is analyzed using one of the literary studies, namely ecocriticism and foklor studies. The conclusion of this research is that the folklore of Umbul Kendat Bath in Boyolali is associated with apocalyptic literature because there are several characteristics such as a large, dashing, young, handsome figure, and the figure of a palace princess who performs rituals (spiritual actors); the palace court lady who is worried about the departure of Dyah Ayu, the only princess of the palace; characters who have excess spiritual powers. The concept contained in the book written by Greg Garrard, there are six concepts and only 4 concepts are taken, namely shelter, forest, disaster, earth. Spiritual values that can be practiced by anyone with different goals. This spiritual value is related to aspects of community life around the location that affect the direction of human life. The urgency of this research can have a positive impact on the community around the location to perform rituals with the aim of easily getting a job and being able to make money from a business. Penelitian ini membahas tentang cerita rakyat yang bertemaasal usul pemandian umbul kendat di Boyolali. Cerita ini menjelaskan mengenai asal usul pemandian kendat yang diambil dari perjalanan puteri keraton yang bernama Dyah Ayu Ratna Sekar Kedaton. Perjalanannya yang mengalami kesedihan mendalam karena telah dikecewakan oleh orang yang disukai. Karena merasa kecewa dengan hal tersebut puteri kertaon tersebut memutuskan untuk tidak kembali lagi ke keraton dan memilih melanjutkan melakukan ritual di kolam yang sering disebut dengan umbul kendat. Tujuan yang diungkapakn dalam penelitian ini tersirat dari kearifan cerita rakyat Pemandian Umbul Kendat di Boyolali dan dikaitkan pada penerapan masa kini yang berfungsi foklor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa analisis naratif. Cerita rakyat ini dianalisis menggunakan salah satu kajian sastra yaitu kajian ekokritik dan foklor. Kesimpulan pada penelitian ini berupa cerita rakyat Pemandian Umbul Kendat di Boyolali yang dikaitkan dengan sastra apokaliptik karena terdapat beberapa karakteristik seperti sosok besar, gagah, muda, tampan, dan sosok puteri keraton yang melakukan ritual (pelaku spiritual); dayang keraton yang khawatir akan kepergian Dyah Ayu puteri keraton satu-satunya; karakter yang memiliki kelebihan kesaktian spiritual. Konsep yang terdapat pada buku yang di tulis oleh Greg Garrard, ada enam konsep dan yang diambil hanya 4 konsep yaitu tempat tinggal, hutan, bencana, bumi. Nilai spiritual yang dapat dilakukan oleh siapapun dengan tujuan yang berbeda-beda. Nilai spiritual ini berkaitan dengan aspek kehidupan masyarakat disekitar lokasi yang berpengaruh pada arah hidup manusia. Urgensi dalam penelitian ini dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar lokasi untuk melakukan ritual dengan tujuan agar mudah mendapatkan pekerjaan dan dapat mengahasilkan uang dari suatu usaha.
Kajian psikometrik butir soal ujian akhir sekolah mata pelajaran kearsipan dalam pembelajaran daring Ismiyati, Ismiyati; Suryanto, Edy; Sholikah, Mar'atus; Bahar, Rosid; Iskandar, Akbar; Santi, Fitta Ummaya
Teacher in Educational Research Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ter.v7i2.511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik butir soal pada Tes Penguatan Ujian Akhir Semester (UAS) mata pelajaran Kearsipan dalam konteks pembelajaran daring. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 336 peserta didik kelas X dari enam Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Tengah pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Analisis data dilakukan dengan teori tes klasik (Classical Test Theory/CTT) menggunakan perangkat lunak ITEMAN versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar butir soal berada dalam kategori diterima, yaitu 21 butir (52,5%), delapan butir (20%) diterima dengan opsi pengecoh yang tidak berfungsi optimal, empat butir (10%) perlu direvisi, dan delapan butir (20%) dieliminasi. Reliabilitas perangkat tes tergolong tinggi dengan koefisien alpha sebesar 0,803. Temuan ini mengindikasikan bahwa perangkat tes memiliki validitas dan reliabilitas yang baik untuk digunakan sebagai bank soal. Namun, beberapa butir soal memerlukan peninjauan ulang dengan melibatkan guru mata pelajaran dan rekan sejawat agar lebih selaras dengan kebutuhan asesmen dalam pembelajaran daring yang terus berkembang. Psychometric analysis of archival studies final exam items in online learning Abstract: This study aims to analyze the item characteristics of the Final Strengthening Test (UAS) in the Archival Studies subject within the context of online learning. A quantitative descriptive approach was applied, involving 336 tenth-grade students from six vocational high schools in Central Java during the even semester of the 2020/2021 academic year. Data were analyzed using Classical Test Theory (CTT) with the ITEMAN version 3.0 software. The results indicated that most of the items met the acceptable criteria: 21 items (52.5%) were accepted, eight items (20%) were accepted with non-functioning distractors, four items (10%) required revision, and eight items (20%) were eliminated. The test instrument demonstrated high reliability, with an alpha coefficient of 0.803. These findings suggest that the test items possess adequate validity and reliability for inclusion in a test bank. Nevertheless, certain items require further review and refinement, ideally involving subject teachers and peer collaboration, to ensure greater alignment with the evolving demands of online assessment practices.
Kritik Politik dalam Puisi Memo: Rumah-rumah Batu karya Dorothea Rosa Herliany: Analisis Semiotika PAWESTRI, KENES RATU; Wijayanti , Apriliya; Kurniawati, Paulina Dian; Sari, Rizky Wulan; Suryanto, Edy
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v3i2.1648

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menemukan kritik politik dan mengetahui makna puisi Memo: Rumah-rumah Batu karya Dorothea Rosa Herliany dengan analisis semiotika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan studi dokumentasi yang bersumber dari puisi Memo: Rumah-rumah Batu karya Dorothea Rosa Herliany. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validitas keabsahan data dengan triangulasi teori. Analisis semiotika menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang membagi makna dalam makna denotatif, konotatif, dan mitos. Sedangkan dalam kritik prolitik menganalisis dalam kondisi sosial masyarakat Indonesia. Kritik dalam puisi ini digambarkan dalam banyak majas perumpamaan seperti metafora atau personifikasi. Makna yang terkandung dalam setiap bait inilah yang menjadi fokus penulis dalam melakukan analisis terhadap kritik politik dengan pendekatan semiotika.
Strengthening Teachers of the School of Movement in the Implementation of the Independent Curriculum through Training in Developing Project Modules Based on Local Wisdom in Grobogan Regencyodules Based on Local Wisdom in Grobogan Regency Oktarina, Nina; Widodo, Joko; Murtadlo, Muhammad Nukha; Wijaya, Angga Pandu; Suryanto, Edy; Maulida, Syakila; Puspita, Amanda Dewi
Journal of Community Empowerment Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Community Empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum since 2022 has brought significant changes to education in Indonesia. Learning activities in schools now consist of intramural and co-curricular activities, including the Project to Strengthen the Pancasila Student Profile (P5), alongside extracurricular activities. A new addition to the curriculum is the P5, which was absent from previous curricula. In practice, many teachers face challenges in planning P5 learning, particularly in developing project modules based on local wisdom. This challenge is due to the limited understanding of P5, and not all teachers have been certified as part of the "Guru Penggerak" (Pioneer Teacher) initiative. This community service program aims to equip teachers with the knowledge and skills needed to develop local wisdom-based project modules. The benefits of this program are to enhance teachers' understanding and abilities in module development. The community service is conducted through training sessions, consisting of both theoretical instruction and practical application in developing the modules. The target audience comprises 50 teachers from Pioneer Schools in Grobogan Regency. The methodology includes lectures, Q&A sessions, discussions, and practical exercises. The evaluation assesses both the knowledge and skills gained by the participants. After the training, teachers demonstrated improved comprehension and capability in developing local wisdom-based project modules.
GAYA HIDUP KONSUMTIF MAHASISWA DI ERA DIGITAL: STUDI KASUS TERHADAP PENGGUNA E-WALLET Suryanto, Edy; Mukhibun , Akhmad; Husna, Annisa Naila; Novitasari , Afiyah Dian; Alfatah , Khoirunnisa; Rahmadewi , Maretha Nery
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 6 (2025): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya hidup konsumtif di era digital dan persepsi mahasiswa terhadap akses e-wallet serta kaitannya dengan gaya hidup konsumtif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap mahasiswa Universitas Sebelas Maret angkatan 2022-2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-wallet lebih berperan sebagai alat bantu transaksi yang praktis dan aman, tanpa memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan perilaku konsumtif di kalangan mahasiswa Universitas Sebelas Maret.
Nilai-nilai feminisme dalam Novel Serial Mata karya Okky Madasari Rahma, Yadia; Suwandi, Sarwiji; Suryanto, Edy
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v7i2.13419

Abstract

Isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah satu diantara banyaknya topik penting dalam kajian sastra kontemporer. Sastra bukan sekadar berfungsi menjadi media hiburan, namun juga menjadi sarana pembentukan kesadaran sosial dan ideologis. Penelitian ini ditujukan guna mengungkapkan nilai-nilai feminisme liberal dalam novel serial Mata karya Okky Madasari, yang mencakup empat judul: Mata di Tanah Melus, Mata dan Rahasia Pulau Gapi, Mata dan Manusia Laut, dan Mata dan Nyala Api Purba. Kajian dilakukan melalui penggunaan pendekatan kritik sastra feminis, khususnya teori feminisme liberal yang digagas oleh Betty Friedan, yang menitikberatkan pada prinsip kesetaraan hak, kebebasan individu, kemandirian, partisipasi publik, serta penolakan terhadap peran gender tradisional. Metode penelitian ini sifatnya kualitatif dengan teknik analisis isi, yang menelusuri representasi nilai-nilai feminisme liberal dalam narasi dan karakterisasi tokoh-tokoh dalam keempat novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai feminisme yang paling dominan adalah kemandirian individu, diikuti oleh kesetaraan hak, kebebasan dalam memilih, serta penolakan terhadap stereotip gender dan keterlibatan perempuan dalam ranah publik. Sebanyak 89 temuan berhasil diidentifikasi dengan distribusi yang relatif merata di seluruh novel. Temuan ini menunjukkan bahwa serial Mata tidak hanya menyajikan narasi petualangan yang menarik bagi remaja, tetapi juga menyuarakan pesan-pesan emansipasi dan pemberdayaan perempuan yang relevan dengan wacana kesetaraan gender dalam konteks pendidikan dan sastra anak. Serial ini memiliki potensi sebagai bahan ajar dalam pembelajaran kritik sastra berbasis nilai-nilai feminisme.
Kritik Politik dalam Puisi Memo: Rumah-rumah Batu karya Dorothea Rosa Herliany: Analisis Semiotika PAWESTRI, KENES RATU; Wijayanti , Apriliya; Kurniawati, Paulina Dian; Sari, Rizky Wulan; Suryanto, Edy
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 3 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v3i2.1648

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menemukan kritik politik dan mengetahui makna puisi Memo: Rumah-rumah Batu karya Dorothea Rosa Herliany dengan analisis semiotika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan studi dokumentasi yang bersumber dari puisi Memo: Rumah-rumah Batu karya Dorothea Rosa Herliany. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validitas keabsahan data dengan triangulasi teori. Analisis semiotika menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang membagi makna dalam makna denotatif, konotatif, dan mitos. Sedangkan dalam kritik prolitik menganalisis dalam kondisi sosial masyarakat Indonesia. Kritik dalam puisi ini digambarkan dalam banyak majas perumpamaan seperti metafora atau personifikasi. Makna yang terkandung dalam setiap bait inilah yang menjadi fokus penulis dalam melakukan analisis terhadap kritik politik dengan pendekatan semiotika.
KOLABORASI ROLE PLAYING BERBANTU MEDIA ZOOM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA Suryanto, Edy; Kardoyo, Kardoyo; Santoso, Jarot Tri Bowo; Anita, Hertati Tiawan
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 13 No 2 (2024): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v13i2.4240

Abstract

Relevansi proses pembelajaran di SMK dengan dunia kerja menjadi aspek penting agar dapat menghasilkan calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran sangat di sarankan seiring dengan tingginya adopsi teknologi dipasar kerja. Penelitian ini disusun sebagai upaya peningkatan hasil belajar peserta didik jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) yang masih rendah khususnya pada mata pelajaran Otomatisasi dan tata Kelola humas. Masalah ini di duga disebabkan oleh penggunaan model dan media pembelajaran yang kurang bervariasi khususnya pada kompetensi dasar menerapkan penyelenggaraan pertemuan/rapat. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus dengan data yang dikumpulkan melalui post tes dan pre-test. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar dengan metode role playing berbantu media zoom. Hasil penelitian menemukan bahwa penggunaan media pembelajaran Zoom dengan di kolaborasikan metode role playing secara empiris mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada kompetensi dasar menerapkan penyelenggaraan pertemuan/rapat peserta didik kelas XII OTKP SMK Negeri 1 Pelaihari. Adapun peningkatan ketuntasan nilai ulangan harian yang semula hanya 39% meningkat menjadi 72% pada Siklus I dan meningkat menjadi 92% pada Siklus II. Sehingga kolborasi penggunaan media pembelajaran berbantu zoom dengan metode role playing mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik
Analisis Deiksis dalam Cerpen “Jangan Tanyakan tentang Mereka yang Memotong Lidahku” karya Faisal Oddang Setyawan, Eko; Suryanto, Edy; Ridho W. S, Dimas
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 1 (2022): Volume 7 Nomor 1, Februari 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.959 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i1.724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan deiksis dalam karya sastra khususnya cerpen. Penggunaan deiksis cukup penting dalam proses interaksi dan komunikasi termasuk dalam cerpen yang cukup padat penulisannya karena berkaitan dengan penunjukkan sesuatu dan mengarah pada referensi atau acuan tertentu dan terikat konteks ujaran. Data penelitian ini berupa data deiksis yang berasal dari cerpen “Jangan Tanyakan tentang Mereka yang Memotong Lidahku” karya Faisal Oddang. Metode penelitian yang digunakan yakni analisis isi dengan tahapan pengumpulan data, penentuan sampel, pencatatan data, reduksi data, penarikan simpulan dari data, dan analisis deiksis yang terdapat dalam cerpen. Ada pun hasil penelitian meliputi (1) penggunaan deiksis didominasi oleh deiksis persona sebanyak 65,22%, (2) deiksis waktu sebanyak 13,04%, (3) deiksis sosial sebanyak 9,78%, deiksis wacana sebanyak 7,61%, serta (5) deiksis tempat sebanyak 4,35%.
PATHET SEBAGAI STRUKTUR ADEGAN WAYANG KULIT JAWATIMURAN SUBGAYA MALANGAN Pangestu, Dwi Cahyo; Suhita, Raheni; Suryanto, Edy
PANGGUNG Vol 33 No 4 (2023): Eksistensi Tradisi dalam Narasi Seni Modern
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i4.2929

Abstract

Malangan’s puppet is a shadow puppet that grows and develops in East Jawa, precisely in the Greater Malang area. Malangan’s puppet differs from other styles in the scene structure department, which is covered by five pathet (Javanese gamelan modes) concepts. The purpose of this research is to describe the structure of the scene using five pathet concepts with the sample of the Malangan’s puppet script, Gathotkaca Lair. This Study applied the descriptive qualitative method. The research data were drawn from the data source of the Malangan’s puppet script with the Gathotkaca Lair’s play. The data collection employed content analysis techniques by evaluating several character dialogues that represent the scene structure in each pathet. The data analysis technique implemented the Miles & Huberman interactive model. The results of the study suggest that the scene structure in the Gathotkaca Lair’s script is well packaged into five pathets. The five pathets are pathet sepuluh (tenth), pathet wolu (eight), pathet sanga (ninth), pathet miring, and pathet serang. Pathet sepuluh serves as the opening act, while pathet serang is the closing act. Keywords: Structur of the Scene,, Malangan’s Puppet, Pathet
Co-Authors - Kardoyo Akbar Iskandar Alfatah , Khoirunnisa Alfi, Ahmad Alfien, Moh. Fajrul Ali Djamhuri Alkarima, Oryza Amima, Sharfina Puteri Amin Pujiati ANANDA SETIAWAN Angga Pandu Wijaya, Angga Pandu Anita, Hertati Tiawan Ardiansyah, Effendi Arifah , Aprilia Rizki Arifah, Aprilia Rizki Astiana Ajeng Rahadini Atikah Anindyarini Atmono, Dwi Ayu Dewi Suryani, Ayu Dewi A’yun, Efrida Qurotul Baseran Nor Baswara, Satsya Yoga Chafit Ulya Chriszia, Deyana Dewantoro, Noverell Bagas Diah Wijayanti, Kenfitria Djoko Widodo Dwi Ratnasari Dwi Ratnasari Eko Nurdiyanti Eko Setyawan Farida Yufarlina Rosita Fitta Ummaya Santi Hadiyah Hadiyah, Hadiyah Hidayah, Laila Fitri Nur Hudaa, Syihaabul Husna, Annisa Naila Imam, Muhammad Hifzul Indriastuti Riza Fauzi, Heny Ismiyati, Ismiyati Jarot Tri Bowo Santoso Junear, Klara Alma Grace Kenny, Sekar Luthtiti Kundharu Saddhono Kurniawan, Agus Nur Ikhsan Kurniawati, Paulina Dian Lestari, Wahyu Fajar Lies Mira Yusiati Maaliki. H, Maulana Danar Maharani, Radinta Maulida, Syakila Maulidina, Bunga Hening Menjamin, Sumaiyah mudawaroh, roisu Muftihah, Nani Muhammad Rohmadi Mukhibun , Akhmad Mukhibun, Akhmad Mulyani, Rahmatika Murtadlo, Muhammad Nukha Nina Oktarina Novitasari , Afiyah Dian Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardhani, Nugraheni Eko Nugraheni, Edlin Yanuar Nur Chayati Nur'aini , Dhiva Maulida Rizqi Nur'aini, Dhiva Maulida Rizqi Pangestu, Dwi Cahyo PAWESTRI, KENES RATU Prihapsari, Ira Puspita, Amanda Dewi Putri, Fransiska Heavany Devina Kusuma Putri, Rizky Febriyani Rachmadi, Moch. Faizal Raheni Suhit, Raheni Raheni Suhita Rahma, Yadia Rahmadewi , Maretha Nery Rahmattullah, Muhammad Rahmawati, Anggita Rahmawati, Halimah Nina Ridho W. S, Dimas Rohmadi , Muhammad Rohmadi, Muh. Rohmah, Ronaa Dzakiyyah Rusma Noortyani Sampurno, Nailil Haliza Sari Purnavita Sari, Essa Rohimah Sari, Rizky Wulan Sarwiji Suwandi Setiyono Setiyono Sholikah, Mar'atus Slamet . Sri Sutanti Sumarwati Sumarwati Suyitno Suyitno Tusyanah Tusyanah Untari, Tunjung Dwi Utama, Arip Wira Wardani, Rr Elisabeth Nugraheni Eko Wijayanti , Apriliya Wynne, Chelsie Neysa Yant Mujiyanto Yesi Tri Wulandari, Yesi Tri Yikwa, Piter Ying, Luo Yundari, Yundari