p-Index From 2021 - 2026
5.871
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

CITRA PEREMPUAN DAN GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN PUISI IBU MENDULANG ANAK BERLARI SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN SASTRA Novena, Yuvensia Kharisma; Suhita, Raheni; Suryanto, Edy
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8, No 1 (2020): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.08 KB) | DOI: 10.20961/basastra.v8i1.42021

Abstract

This research has purpose to  describe and explain; (1) The position of woman figure in collection of poetry Ibu Mendulang Anak Berlari by Cyntha Hariadi. (2) The language style of Poetry in Ibu Mendulang Anak Berlari. (3) The collection of poetry Ibu Mendulang Anak Berlari that can be used in a poetry learning material in senior high school. This research used the method of qualitative. Data analysis of this research used interaktif analysis within 3 components: data reducing,  Data validity test is done by triangulating theory and triangulation of the data source. Based on the results of the study can be concluded: (1) on the poetry collection of ibu mendulang anak berlari has (a) Physical figure, (b) Physcological Figure, and (c) Social Figure; (2) Repetition is the most dominant  style that used in the Ibu Mendulang Anak berlari poetry collection; (3) Ibu Mendulang Anak Berlari poetry collection can be used as a poetry learning material in senior high school, especially on KD 3.16 (Identifying the atmosphere, theme, and the meaning of poetry that has been read) and KD 3.17 (Analyze the elements of poetry).
DISKRIMINASI PEREMPUAN DALAM NOVEL KIM JI-YEONG LAHIR TAHUN 1982 DAN PEMANFAATANNYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Sakinah, Arifatunnisa; Setiawan, Budhi; Suryanto, Edy
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.67043

Abstract

Fenomena diskriminasi gender yang tumbuh di masyarakat kerap diproyeksikan ke dalam karya sastra. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan  bentuk diskriminasi gender,  faktor pemengaruh diskriminasi gender, dan solusi meminimalkan tindak diskriminasi gender novel Kim Ji-yeong Lahir Tahun 1982 karya Cho Nam-joo serta pemanfaatan hasil analisis tersebut  dalam pembelajaran sastra di SMA. Pendekatan penelitian ini adalah sastra feminis. Sumber data penelitian berupa dokumen novel Kim Ji-yeong Lahir Tahun 1982 dan informan yaitu pembaca novel tersebut, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, serta siswa kelas XI SMA.. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu teknik analisis dokumen dan wawancara. Uji validitas data yaitu teknik triangulasi teori dan sumber data. Teknik analisis data adalah analisis mengaliryang meliputi reduksi, display data, dan kesimpulan.. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) lima bentuk diskriminasi gender dalam novel Kim Ji- yeong Lahir Tahun 1982, yaitu marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan, dan beban ganda; (2) faktor pemengaruh diskriminasi gender adalah adanya konstruksi biologis (kondisi fisik dan psikis) dan konstruksi budaya (patriarki); (3) solusi untuk meminimalkan tindak diskriminasi gender antara lain upaya peningkatan kesadaran dan pengetahuan pribadi, dukungan keluarga, orang-orang terdekat, dan masyarakat sekitar, adanya konseling berbasis gender, serta peran serta komunitas terkait; dan (4) hasil kajian novel Kim Ji-yeong Lahir Tahun 1982 dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran  resensi novel kelas 11 SMA karena selain sebagai suatu inovasi, peserta didik juga memperoleh wawasan tentang kesetaraan gender.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus Materi Memahami Cerita Ramayana Resi Jatayu Melalui Model Pembelajaran Online Habibulloh, Muhammad Ihsan; Suryanto, Edy; Wijayanti, Kenfitria Diah
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 6, No 2 (2022): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v6i2.65696

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kesulitan belajar, faktor penyebab, dan upaya pemecahan masalah kesulitan belajar yang dialami oleh siswa berkebutuhan khusus materi memahami cerita Ramayana Resi Jatayu dengan model pembelajaran online . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Simpulan penelitian ini adalah (1) kesulitan belajar yang dialami siswa yaitu sulit memahami materi, memahami cerita wayang, mengakses materi dan tugas, serta berkomunikasi dengan guru; (2) faktor penyebab kesulitan belajar siswa dibedakan menjadi dua yaitu internal dan eksternal. Faktor internalnya yaitu (a) jasmani: permasalahan penglihatan siswa (tunanetra); (b) rohani: malas belajar, kurangnya semangat siswa dalam belajar, emosi siswa labil. Adapun faktor eksternalnya yaitu (a) faktor keluarga: kurangnya perhatian orang tua, kondisi rumah ramai, tidak memiliki gawai pribadi, serta koneksi jaringan buruk; (b) faktor sekolah: pemberian tugas banyak; (c) faktor lingkungan sosial: mengikuti kebiasaan teman; (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasinya yaitu memberikan materi ringkas dan menarik, melakukan home visit, memberikan materi dalam bentuk pesan suara, dan memberikan motivasi pada siswa agar semangat belajar.
Analisis Unsur Cerita Anak dan Nilai Pendidikan Karakter pada Antologi Crikak Kecap Nomer Siji Karya Zuly Kristanto serta Relevansinya sebagai Materi Ajar Apresiasi Sastra di Sekolah Menengah Pertama Pamungkas, Mohammad Rizki Ridho; Suryanto, Edy; Rahadini, Astiana Ajeng
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 5, No 2 (2021): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v5i2.65715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) unsur cerita anak yang ada dalam antologi crikak Kecap Nomer Siji; (2) nilai pendidikan karakter yang ada dalam antologi crikak Kecap Nomer Siji; dan (3) relevansi antologi crikak Kecap Nomer Siji sebagai materi ajar pada kompetensi dasar apresiasi sastra di SMP. Penelitian ini merupakan kualitatif yang dilakukan pada antologi cerita pendek. Populasi penelitian adalah antologi crikak Kecap Nomer Siji karya Zuly Kristanto. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik sampling yaitu purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan dua teknik, yaitu teknik wawancara terbuka dan analisis dokumen. Teknik yang digunakan untuk uji validitas adalah triangulasi teori dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan model teknik analisis data kualitatif yang meliputi tiga tahap, yaitu: (1) reduksi data; (2) penyajian data; dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) unsur cerita anak pada cerita pendek yang ada dalam antologi crikak Kecap Nomer Siji karya Zuly Kristanto meliputi tokoh, alur cerita, latar, tema, moral, sudut pandang yang menunjukkan keterkaitan antara unsur satu dengan unsur yang lainnya, dan membentuk pola yang merujuk pada kesesuaian dalam pemahaman atau imajinasi anak yang relevan dengan masa kini. (2) pendidikan karakter pada cerita pendek dalam antologi crikak Kecap Nomer Siji karya Zuly Kristanto meliputi bertanggung jawab, kerja keras, rasa ingin tahu, peduli lingkungan, disiplin, mandiri, peduli sosial, toleransi, dan bersahabat/ komunikatif. Setiap judul crikak sekurangnya memiliki dua nilai pendidikan karakter di dalamnya. Nilai pendidikan karakter yang paling dominan dalam crikak tersebut adalah rasa ingin tahu yang muncul sebanyak lima kali pada keseluruhan crikak. Hal tersebut diperoleh melalui wawancara, pengarang sengaja menekankan nilai pendidikan karakter rasa ingin tahu terhadap crikak-crikak-nya;(3) cerita pendek dalam antologi crikak, khusunya Kecap Nomer Siji karya Zuly Kristanto relevan sebagai materi ajar di SMP dengan beberapa faktor pendukung, yaitu isinya yang ditujukan untuk anak, bahasa yang digunakan mudah dipahami, dan bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter.
Analisis Karakter Perempuan Jawa dalam Perspektif Feminisme dan Nilai Kearifan Lokal pada Novel Singkar Karya Siti Aminah Serta Relevansinya sebagai Materi Pembelajaran Apresiasi Sastra di Sekolah Menengah Atas Febrimaharani, Arraya Saffitri; Suryanto, Edy; Rahadini, Astiana Ajeng
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 5, No 1 (2021): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v5i1.65140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktural novel Singkar karya Siti Aminah; (2) karakter perempuan Jawa dalam perspektif feminisme pada novel Singkar karya Siti Aminah; (3) nilai kearifan lokal yang terkandung dalam novel Singkar karya Siti Aminah; dan (4) relevansi hasil kajian novel Singkar karya Siti Aminah sebagai materi pembelajaran apresiasi sastra di Sekolah Menengah Atas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa teknik wawancara mendalam dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data model analisis mengalir dan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini adalah: (1) struktur novel Singkar karya Siti Aminah terdiri dari unsur intrinsik yang meliputi tema, amanat, tokoh dan penokohan, alur cerita (plot), latar (setting), sudut pandang, dan gaya bahasa serta unsur ekstrinsik yang meliputi latar belakang pengarang, kondisi sosial budaya, dan tempat atau kondisi alam; (2) bentuk-bentuk karakter perempuan Jawa pada novel Singkarmeliputi karakter tegas, sopan, visioner, nrima, penyayang, nekat, keras kepala, rajin dan terampil, berbakti, bertanggung jawab, ramah, humoris, bijaksana, iri, suka menuduh, suka mengeluh, dermawan, dan rendah hati. Di antara karakter-karakter perempuan Jawa tersebut terdapat karakter-karakter yang mendukung atau sesuai dengan perspektif feminisme dan ada pula karakter-karakter yang tidak sesuai dengan perspektif feminisme ataupun kurang berpengaruh terhadap feminisme; (3) nilai kearifan lokal yang terdapat pada novel Singkar karya Siti Aminah meliputi nilai praktis, nilai estetis, nilai keharmonisan, nilai kebersamaan, nilai religi/kereligiusan, nilai kesederhanaan, dan nilai ekonomis; dan (4) hasil kajian novel Singkar karya Siti Aminah relevan dan sesuai untuk dijadikan sebagai alternatif materi pembelajaran apresiasi sastra di SMA karena memiliki karakteristik yang memenuhi kriteria- kriteria untuk dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif materi pembelajaran yang baik.
ANALISIS KESANTUNAN CERITA RAKYAT ANDHE-ANDHE LUMUT KARYA SUNJAYA DAN KAITANNYA DENGAN PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA JAWA Wardani, Herlina Kusuma; Suhita, Raheni; Suryanto, Edy
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 3, No 1 (2019): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v3i1.48399

Abstract

This research aims to describe and explain: (1) the form of politeness in speech act within Andhe-Andhe Lumut Folklore by Sunjaya: and (2) relevance of Andhe-Andhe Lumut Folklore by Sunjaya as a teaching material for 7th Grade Junior High Student s in order to understand a folklore itself. The writer uses documents and some informants as the research’s data sources. Purposive sampling is usedto determine the sample used in this research, while data collection is done by using interview and documents analysis techniques. In this research, the writer uses data source triangulation and politeness theory to test the validity of collected data. In analysis part, the writer uses interactive data analysis which consists of data collection, data reduction, data presenting and concluding remark stages. As for the results of this study, the writer find that: (1) In the folklore story book of ‘Andhe-Andhe Lumut written by Sunjaya, it is found that politeness takes form in both assertive, directive and expressive speech acts, with directive speech acts being the most common one. The directive speech act is regularly used in the folklore, because most of the utterances (statements) found in the story are asking for a response. (2) It can be concluded that Andhe-Andhe Lumut Folklore by Sunjaya is a relevant teaching material to understand a folklore story for 7th grade Junior High School students based on the folklore’s curriculum, languages, psychological and cultural aspect. First, according to the Junior High School Curriculums of 2013, it is stated that understanding folklore is one of the basic competences that should have been mastered in the first semester of 7th grade students. Secondly, Andhe-Andhe Lumut by Sunjaya uses a polite language that can be a good example for the students to learn to use a polite and proper Javanese Language in their daily lives. Thirdly, in terms of psychological aspects, the story is suitable with the mental development of 7th grader students. And finally, the story shared a similar cultural background with its readers who areJavanese, so it is highly relevant and related with the readers’ values.
Analisis Pembentukan Kata dan Makna Leksikal Penaman Umbul Di Kabupaten Klaten Serta Relevansinya Sebagai Materi Ajar Teks Deskriptif Peristiwa Budaya di Sekolah Menengah Pertama Rahmmawati, Rofika Ayu; Suryanto, Edy; Rahadini, Astiana Ajeng
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 7, No 1 (2023): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v7i1.63052

Abstract

This research is based on language learning in understanding a discourse. Morphological analysis and lexical meaning can help students and educators more easily understand discourse, especially descriptive texts of cultural events. Learning descriptive text of cultural events is contained in Basic Competencies, in Grade VII, Junior High School in 2013 curriculum, Central Java Province. In addition, it can enrich new vocabulary, especially in Javanese. Researchers have brought up the naming of umbul  in Klaten Regency with the aim of introducing potential to the younger generation by learning the Javanese language in particular. The name of the umbul  or feather is also suitable as a research object with a study of morphology and lexical meaning. The morphological processes found include: zero derivation, application, abbreviation, composition. The lexical meanings found are described according to the origin of the name umbul  or feathers, which are divided into the following categories: tree names, animal names, leaf names, figures/figures, object names, genus, hamlet name, village name, building, geographical situation, character based on of location near another building, verb, form. The object retrieval technique is targeted sampling and snowball sampling. Data collection techniques using face-to-face or fishing techniques, recording techniques, note-taking techniques. The validity test used theoretical triangulation and data source triangulation from both informants and external supporting data. Data analysis procedures using fixed methods of comparison include: data reduction. Categorization, synthesis, formulation of working hypotheses. The results of the study are relevant for learning descriptive texts of cultural events KD 3.1 understands the content of descriptive texts about cultural events and KD 4.1 Responds to the content of descriptive texts about cultural events, in addition, it can promote the character of students responsible for the environment.
NASKAH DRAMA “JENGGIT CEMBENG” KARYA TRISNO SANTOSO SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR TELAAH NASKAH SANDIWARA PADA SISWA SMP (ANALISIS STRUKTURAL DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER) Setyawan, Bagus Wahyu; Suryanto, Edy; Kurwidaria, Favorita
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 1, No 1 (2017): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v1i1.47207

Abstract

This research have purposes for describe (1) drama text structure of “Jenggit Cembeng” creation of Trisno Santoso, (2) character education values on “Jenggit Cembeng” creation of Trisno Santoso, and (3) compatibility drama text “Jenggit Cembeng” creation of Trisno Santoso as alternative learning material on drama text study on Lower Secondary School students. Method of this research is descriptive qualitative research. Data resource on this research is document and informan. Content analysis and interview technical is using for collected data. Furthermore, data is ben analysis and then checked using resource and theory triangulation. Result of this research is: (1) structural result analysis is theme on this text is about human capability to manage egoistic. Theme of the text is related with chracters, that is the main or protagonist characters (Pak Wida and Bima) which have function to bring theme of story. Except protagonist characters, there are antagonist characters (Bu Mahanani and Panjang), tritagonist characters (Senen, Arum, Si Mul, and Palupi), and accomplice characters (Polisi, Tiar, and his friends). This text is using progressive plot and settle, based from time setting. Dialogue is using Javanese language register. Dialog have function to explain conflict, is talk about family and teenager conflict. Technical direction is written using capital letter and put on brackets sign. Furthermore, command from this text is context with theme of this text, that is importance to manage egoistic on our self so that can live in harmonious; (2) There are character education values including on this text. The most dominant is value about responsibility and hardworking based from the main characters; (3) Furthermore, this text will gived for teacher to conclude as alternative learning material on drama text study on SMP students, because have completed learning material criteria based from language, story, and character education values in this text.
Analisis Motivasi terhadap Hasil Belajar Bahasa Jawa Secara Daring Siswa Kelas VIII PertiwI, Niki Sukma; Suryanto, Edy; Wijayanti, Kenfitria Diah
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 6, No 2 (2022): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v6i2.65619

Abstract

Tujuan dari diadakannya penelitian ini yakni memberikan deskripsi beserta penjelasan mengenai motivasi terhadap hasil belajar Bahasa Jawa pada kegiatan belajar dengan cara daring dan juga solusinya. Penelitian deskriptif kualitatif ialah jenis penelitian yang dijalankan dalam penelitian ini. Informan dan dokumen menjadi sumber datanya. Kemudian purposive sampling merupakan teknik pengambilan subjek yang digunakan dalam penelitian ini. Wawancara, angket, dan dokumen merupakan cara-cara pengumpulan data. Teknik member check yakni teknik yang dipilih untuk uji validitas dalam penelitian ini. Tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan termasuk ke dalam model mengalir dan kemudian diterapkan untuk analisis data pada penelitian ini. Dari hasil analisis data ditarik simpulan yakni motivasi siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Mojosongo Boyolali terhadap hasil belajar Bahasa Jawa secara daring berbeda-beda meliputi bermotivasi belajar tinggi 28 siswa (87,5%), sedang sebanyak 2 siswa (6,3%), dan rendah sebanyak 2 siswa (6,3%). Motivasi belajar tinggi dominan pengaruhnya terhadap hasil belajar karena dibuktikan keinginan untuk berhasil dalam belajar Mata Pelajaran Bahasa Jawa, sesuatu yang menarik siswa dalam belajar Mata Pelajaran Bahasa Jawa, dan penghargaan untuk siswa. Solusi yang dilakukan antara lain: (1) pemberian nilai tambahan dalam hasil belajar Bahasa Jawa siswa; (2) hadiah; (3) siswa mengetahui hasil belajar Bahasa Jawa; dan (4) memberikan pujian kepada siswa. Solusi yang sering digunakan oleh guru yaitu pemberian nilai tambahan karena pada proses kenaikan kelas setiap akhir tahun pelajaran, nilai yang diperoleh siswa harus mencapai batas minimal KKM 65.
Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Pementasan Wayang Climen Lakon Semar Kelangan Wadhag dan Relevasinya sebagai Materi Ajar Memahami Isi Teks Cerita Mahabharata di SMA Nugroho, Benny Setyo Adi; Wijayanti, Kenfitria Diah; Suryanto, Edy
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 6, No 1 (2022): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v6i1.65216

Abstract

This research aims to disseminate. (1) Principle of language politeness on the staging of puppet climen play Semar Kelangan Wadhag, (2) a form of violation of the principle of language politeness in the staging of puppet climen play Semar Kelangan Wadhag and (3) Relevance of the results of analysis of puppet performance climen play Semar Kelangan Wadhag as an alternative teaching material understanding the contents of the mahabharata story text class X even semester. This type of research is a descriptive analysis. The method used in collecting this research data is to check and do the transcript process on the staging of puppets of semar Kelangan Wadhag to produce manuscripts (texts). The next process is data identification, and finally data reduction is carried out. The validity of data is derived from the process of triangulation of data sources, observations, and theories. The results : (1) a form of the principle of language manners in the performance of puppet climen play Semar Kelangan Wadhag in accordance with Geoffrey Leech's principle of (a) maksim wisdom, (b) maximal mercy, (c) maximality, (d) maximal acceptance, (e) maksim humility, and (f) maximal fit. The principle of the dominant language manners in this story is the maxim, because in this story the puppeteer emphasizes to always be wise in overcoming all problems. (2) The form of violation of the principle of politeness in this story is dominant in the maxim of acceptance or appreciation of a number of 5 (five) data, because in this story there are many conflicts that demean the opposing figure. (3) Relevance of the results of the analysis of puppet performance climen play Semar Kelangan Wadhag as an alternative teaching material to understand the contents of the mahabharata story text class X even semester. After analysis and interviews in this study can be used as teaching material to understand the contents of the mahabharata story text of class X even semester. With the puppet climate, it provides a new color for learning material with a short duration but still contains the moral values contained in the puppet performances that are played, because this play contains moral values and character and is by today's conditions.
Co-Authors - Kardoyo Akbar Iskandar Alfatah , Khoirunnisa Alfi, Ahmad Alfien, Moh. Fajrul Ali Djamhuri Alkarima, Oryza Amin Pujiati Angga Pandu Wijaya, Angga Pandu Anita, Hertati Tiawan Ardiansyah, Effendi Arifah , Aprilia Rizki Astiana Ajeng Rahadini Atikah Anindyarini Audy Denny Wuntu A’yun, Efrida Qurotul Bagus Wahyu Setyawan Baswara, Satsya Yoga Budhi Setiawan Chafit Ulya Chriszia, Deyana Dewantoro, Noverell Bagas Diah Wijayanti, Kenfitria Djoko Widodo Dwi Ratnasari Dwi Ratnasari Eko Nurdiyanti Eko Setyawan Farida Yufarlina Rosita Febrimaharani, Arraya Saffitri Fitta Ummaya Santi Habibulloh, Muhammad Ihsan Hadiyah Hadiyah, Hadiyah Herlina Kusuma Wardani Husna, Annisa Naila Indriastuti Riza Fauzi, Heny Ismiyati, Ismiyati Jarot Tri Bowo Santoso Junear, Klara Alma Grace Kenfitria Diah Wijayanti Kundharu Saddhono Kurniawan, Agus Nur Ikhsan Kurniawati, Paulina Dian Laila Fitri Nur Hidayah Lestari, Wahyu Fajar Lies Mira Yusiati Maaliki. H, Maulana Danar Maharani, Radinta Maulida, Syakila Maulidina, Bunga Hening Menjamin, Sumaiyah mudawaroh, roisu Muftihah, Nani Muhammad Rohmadi Mukhibun , Akhmad Mukhibun, Akhmad Mulyani, Rahmatika Murtadlo, Muhammad Nukha Nina Oktarina Novena, Yuvensia Kharisma Novitasari , Afiyah Dian Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardhani, Nugraheni Eko Nugroho, Benny Setyo Adi Nur Chayati Nur'aini , Dhiva Maulida Rizqi Nur'aini, Dhiva Maulida Rizqi Pamungkas, Mohammad Rizki Ridho Pangestu, Dwi Cahyo PAWESTRI, KENES RATU PertiwI, Niki Sukma Prihapsari, Ira Puspita, Amanda Dewi Putri, Fransiska Heavany Devina Kusuma Rachmadi, Moch. Faizal Raheni Suhit, Raheni Raheni Suhita Rahma, Yadia Rahmadewi , Maretha Nery Rahmawati, Anggita Rahmawati, Halimah Nina Rahmmawati, Rofika Ayu Ridho W. S, Dimas Rohmadi, Muh. Rohmah, Ronaa Dzakiyyah Sakinah, Arifatunnisa Sampurno, Nailil Haliza Sari Purnavita Sari, Essa Rohimah Sari, Rizky Wulan Sarwiji Suwandi Setiyono Setiyono Sholikah, Mar'atus Slamet . Somalinggi, Venesa Sri Sutanti Sumarwati Sumarwati Suyitno Suyitno Tusyanah Tusyanah Untari, Tunjung Dwi Utama, Arip Wira Wardani, Rr Elisabeth Nugraheni Eko Wijayanti , Apriliya Yant Mujiyanto Yesi Tri Wulandari, Yesi Tri Yikwa, Piter Yundari, Yundari