p-Index From 2021 - 2026
18.954
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Nurse Media Journal of Nursing Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Kesehatan Reproduksi BULETIN PENELITIAN SISTEM KESEHATAN e-Journal Pustaka Kesehatan Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal NERS JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Sawwa: Jurnal Studi Gender JKG (Jurnal Keperawatan Global) UNEJ e-Proceeding Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Inklusi Journal of Disability Studies Jurnal Keperawatan Padjadjaran AcTion: Aceh Nutrition Journal JURNAL CITRA KEPERAWATAN Journal Of Nursing Practice Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) Warta Pengabdian Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Media Keperawatan Indonesia JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Jurnal Keperawatan (JKEP) NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Journal of Community Empowerment for Health The Indonesian Journal of Health Science Jurnal Ners Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Peduli Masyarakat Babali Nursing Research Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan Jurnal Promotif Preventif Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat MAHESA : Malahayati Health Student Journal Journal of Health Community Service Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) Jurnal Keperawatan Indonesia Timur (East Indonesian Nursing Journal) An Idea Health Journal Madago Nursing Journal Nursing Information Journal Jurnal Keperawatan Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulawarman JEUMPA Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Dedikasi Saintek Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK) Jurnal Pengabdian Masyarakat Svasta Harena Journal of Rural Community Nursing Practice Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia Lucerna : Jurnal Riset Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY) Jurnal Svasta Harena Rafflesia Jurnal Sahabat Keperawatan Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Jurnal Kesehatan Pengabdian Masyarakat Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan Holistik Jurnal Kesehatan Kelimutu Nursing Journal Sadewa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) Journal of Rural Community Nursing Practice DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat NERS Jurnal Keperawatan Jurnal Info Kesehatan NurseLine Journal Madago Community Empowerment for Health Journal JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KOMUNIKASI KELUARGA TERKAIT KEBUTUHAN NUTRISI DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER Meilynda Ekanovvareta; Tantut Susanto; Hanny Rasni; Latifa Aini; Fahruddin Kurdi; Andiana Andiana
Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.703 KB) | DOI: 10.32584/jikk.v3i1.559

Abstract

Sikap pilih-pilih makanan pada balita adalah masalah bagi setiap orang tua karena dapat mempengaruhi pola makan balita. Peran keluarga sangat dibutuhkan dalam hal strategi gizi melalui komunikasi keluarga fungsional. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan komunikasi keluarga terkait kebutuhan nutrisi dengan status gizi anak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dilakukan pada 236 keluarga yang memiliki balita berusia 2-5 tahun dengan pengambilan sampel secara berurutan. Kuesioner menggunakan Parental Nutritional Communication Quistionaire (PNCQ). Uji Kruskal Wallis digunakan dalam penelitian ini untuk menjawab tujuan penelitian ini. Hasil perhitungan gizi menurut BB / U menunjukkan bahwa balita kurang gizi di Kecamatan Panti adalah 22 (9,3%), gizi rendah 63 (26,7%), gizi normal 148 (62,7%) dan obesitas 3 (1,3) %) dan ada hubungan komunikasi keluarga terkait kebutuhan gizi dengan status gizi balita di Kabupaten Panti, Kabupaten Jember dengan nilai p 0,000. Komunikasi keluarga berkaitan dengan kebutuhan gizi dengan status gizi anak, Perlunya pengoptimalan komunikasi keluarga untuk meningkatkan status gizi balita
Gambaran Konsumsi Garam pada Petani Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember Indri Andriani; Hanny Rasni; Tantut Susanto; Latifa Aini Susumaningrum; Slamet Siswoyo
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 8 No 1 (2020): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.393 KB) | DOI: 10.31964/jck.v8i1.127

Abstract

F Petani dengan hipertensi perlu membatasi asupan natrium mereka untuk kondisi yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pembatasan asupan sodium pada petani hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Panti, Kabupaten Jember. Desain penelitian Cross-Sectional dilakukan di antara 131 petani hipertensi menggunakan consecutive sampling. Kuesioner digunakan untuk mengidentifikasi sosiodemografi. Dietary Sodium Restriction Questionnaire (DSRQ-I) digunakan untuk mengukur pembatasan asupan sodium pada petani dengan hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember. Sphygmomanometer dan stethoscope digunakan untuk mengukur tekanan darah. One sample t test digunakan untuk menjawab tujuan penelitian (p >0,05). 75,6% mengalami hipertensi sistolik tahap I dan 74,8% hipertensi diastolik tahap I. Sementara itu, skor sikap subyektif dan norma yakni 27,29 ± 4,602 di antara petani dengan hipertensi, menunjukkan bahwa petani dengan hipertensi memiliki sikap buruk untuk membatasi asupan natrium. Selanjutnya, skor kontrol perilaku yang dirasakan adalah 17,12 ± 4,237 di antara petani dengan hipertensi, menunjukkan bahwa petani dengan hipertensi memiliki banyak kendala untuk membatasi asupan natrium mereka. Oleh karena itu perlu dilakukan monitoring tekanan darah secara berkala pada petani hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember dan pengaturan pembatasan asupan sodium pada petani hipertensi melalui kegiatan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) secara berkala setiap bulannya.
Hubungan Beban Kerja dengan Kejadian Hipertensi pada Petani di Wilayah Kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember Tahun 2020 Yurin Ainur Azifa; Hanny Rasni; Tantut Susanto; Latifa Aini Susumaningrum; Slamet Siswoyo
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 8 No 2 (2020): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v8i2.128

Abstract

Beban kerja pada petani mempengaruhi peningkatan tekanan darah yang mengakumulasi terjadinya hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan beban kerja dengan kejadian hipertensi pada petani di wilayah kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember. Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Sampling dengan 248 responden. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner NASA-TLX (Task Load Index) dan diukur menggunakan sphygmomanometer digital. Analisa data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikan (p<0,05). Hasil menunjukkan bahwa sedikit yang mengalami beban kerja pada petani (66,1%), prehipertensi sistolik (37,5%), dan tekanan darah diastolik normal (35,9%). Tidak ada hubungan beban kerja dengan kejadian hipertensi sistolik (X2 = 0.881; p value = 0.830), dan hipertensi diastolik (X2 =0.650; p value =0.885 ) pada petani di wilayah kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember. Oleh karena itu, perlu adanya pemantauan tekanan darah dan pengaturan konsumsi makanan pada petani yang harus dijaga perbulan melalui posyandu penyakit tidak menular
Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Petani di Wilayah Kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember Animas Debby Sugesti Andriani; Hanny Rasni; Tantut Susanto; Latifa Aini Susumaningrum; Slamet Siswoyo
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 9 No 1 (2021): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v9i1.129

Abstract

Unhealthy lifestyle among farmers contributed a risk for increasing blood pressures. The aim of this study was to analyze the relationship between lifestyle and the incidence of hypertension among farmers in public health services of Panti, Jember Regency. A cross-sectional study was conducted among 248 farmers using stratified random sampling. A self-administered questionnaire was used to measure sociodemographic of farmers, lifestyles questionnaire, while sphygmomanometer was measured blood pressure. Chi Square test was used to analyze the relationship between lifestyle and incidence of hypertension. This study found that lifestyle of farmers were 52.4% of moderate physical activity, 59.3% of no smoking, 61.2% of sodium consumption, and 59.3% of no stress. Meanwhile, the incidence of hypertension was 39,5% of systolic prehipertension and 33.5% of normal diastolic. There were significantly relationship between physical activity (X2 = 75,657 and P-value= <0,001), smoking (X2= 18,621 and P-value= <0.001), sodium consumption (X2= 13.291 and P-value= 0,039), stress (X2= 44,386 and P-value= <0.001) and the incidence of hypertension in systolic blood pressure. The relationship between physical activity (X2= 43,002 and P-value= <0,001), smoking (X2= 25.702 and P-value= <0.001), sodium consumption (X2= 12.541 and P-value= 0,014), stress (X2= 36,378 and P-value= <0.001)and the incidence of hypertension in diastolic blood pressure. The conclusion of this study, there are relationship between lifestyle and incidence of hypertension. Therefore, farmers could modify their lifestyle to maintain a blood pressure.
Hubungan Obesitas dengan Kejadian Hipertensi pada Petani di Wilayah Kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember Dewi Negeri Atika; Hanny Rasni; Latifa Aini Susumaningrum; Tantut Susanto; slamet Siswoyo
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 8 No 1 (2020): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.448 KB) | DOI: 10.31964/jck.v8i1.131

Abstract

Semakin canggihnya teknologi membuat kemudahan dalam bidang pertanian yang mengurangi aktifitas fisik petani, selain itu kurangnya waktu istirahat dan tidur dapat mempengaruhi sistem metabolisme tubuh yang dapat memicu peningkatan berat badan. Obesitas akan berisiko terhadap kesehatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi pada petani di Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sebanyak 248 responden dengan usia 20-55 tahun telah diperoleh dengan menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Pengamatan visual, timbangan berat badan, stature meterdigunakan untuk mengukur obesitas, sedangkan tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah. Analisa data yang telah digunakan yaitu uji chi-square. Sebesar 27,4% dari 248 petani mengalami obesitas. Angka kejadian hipertensi sistol sebesar 36,3% dan hipertensi diastol sebesar 36,7%. Hasil yang menunjukkan adanya hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi berdasarkan tekanan darah sistol (p Value = 0,001), dan menyatakan tidak terdapat hubungan berdasarkan pengukuran tekanan darah diastol (p Value = 0,779). Angka kejadian obesitas dan hipertensi pada penelitian ini cukup rendah, akan tetapi angka kejadian tersebut telah mewakili masalah kesehatan pada petani yang harus segera ditindaklanjuti. Tenaga kesehatan seharusnya lebih waspada dan dapat mengembangkan beberapa program untuk menekan angka kejadian masalah kesehatan tersebut.
Strategy to Reduce Stunting Children Through Exploration of Mother’s Experience Nuning Dwi Merina; Tantut Susanto; Eka Afdi Septiyono
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 5, No 1 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v5i1.226

Abstract

AbstrakBalita yang mengalami stunting memiliki tinggi badan yang lebih pendek daripada tinggi badan usia standar hal ini dikarenakan kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama. Perhatian seorang ibu terhadap gizi anaknya sangat penting untuk mengatasi stunting. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pengasuhan keluarga pada anak yang mengalami stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara secara mendalam dan melakukan observasi partisipan. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 12-59 bulan. Analisa data dengan mengidentifikasi tema dan topik dari wawancara. Pengelaman ibu dalam mengasih balita dilihat dari lima hal, 1) Tugas keluarga, 2) Lingkungan fisik dan sosial, 3) Komunikasi, 4) Ekonomi dan 5) Stres dan koping. Tenaga kesehatan dapat menggunakan hasil penelitian ini untuk membantu dan membimbing ibu dalam mengasuh anak yang sesuai dengan usia anak untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.Kata kunci: pengasuhan, stunting   AbstractStunting on toddler has a shorter height than the standard age due to a lack of nutritional intake in a long time. The mother's attention to the nutrition of her child is needed in overcoming of stunting problem. This study aims to provide an overview of family care for stunting children. The research method was qualitative research. In-depth interviews and participant observation were used as collecting data. The subjects in this study were mothers who had children aged 12-59 months. Data were analyzed by identifying themes and topics from the interviews. Mother's experience in caring for children under five is seen from five issues, 1) Family tasks, 2) Physical and social environment, 3) Communication, 4) Economy, and 5) Stress and coping. Health workers can use this result research  to assist and guide mothers in parenting based on their children’s age to support growth and development optimally.Keywords: parenting, stunting
Relationship between family connectedness and nutritional status among under-five children in Jember Regency of Indonesia Rofiatul Nur Jannah; Tantut Susanto; Latifa Aini Susumaningrum; Mokhlas Kholidi
Journal of Community Empowerment for Health Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcoemph.66461

Abstract

The family has an important role to fulfill the nutritional requirements for their children. As changes in the family life cycle develop, every step involved in the tasks of family development is influenced by family interconnectedness. The objective of this study was to identify the correlation between family connectedness and nutritional status among under-five children in Public Health Center of Panti, Jember Regency of Indonesia. A cross-sectional sectional study was conducted among 307 families who have children aged 2-5 years using consecutive sampling. A self-administered questionnaire was used to measure sociodemographics of the parents and their under-five children, while the Parent-Child Relationship Questionnaire was use to assess the quality of family connectedness. Standing scales were used to measure the body weight of the under-five children. A chi-square test was used to analyze the data. The results showed that among 307 parents, the family connectedness of parents and nutritional status of under five children were in the moderate (63.8%) category and good nutrition (58.6%) status, respectively. There was a significant relationship between family connectedness and nutritional status among <five aged children (X2=8,679;  p-value = 0.013). These results demonstrate there is a relationship between family connectedness with the nutritional status of children 2-5 years old. Further research is recommended to analyze other variables that can affect the nutritional status of under–five children.
Relationship of vegetable and fruit consumption with farmers' blood sugar levels in Pakusari Health Center, Jember Ayu Pricilia Fatimah; Tantut Susanto; Latifa Aini Susumaningrum; Mokhlas Kholidi
Journal of Community Empowerment for Health Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcoemph.66469

Abstract

Low consumption of vegetables and fruits are one of the causes of digestive problems, coronary heart disease, and diabetes. Farmers are a vulnerable group for consuming vegetables and fruit less than the recommended 5 portions (250 grams) a day. The aim of this study was to analyze the relationship between vegetable and fruit consumption and the level of blood sugar among farmers with non-communicable diseases in the integrated health post (Posbindu) of Pakusari Health Center, Jember Regency. A retrospective cohort study design was used to analyze secondary data of Posbindu registered patients from January to March 2020 among 140 farmers. The characteristics of participants, vegetable and fruit consumption, and blood sugar were measured through the monitoring card of Posbindu. The data were analyzed using Chi-square tests (p-value <0.05). Among 140 farmers as many as 71.4% were identified who consumed vegetables and fruit less than 5 portions a day and 35.7% who have hyperglycemia. There was a relationship between vegetable and fruit consumption and the farmer's blood sugar level (p-value: <0.001; χ2: 13.144). Farmers who consumed vegetables and fruits less than 5 portions a day were 5 times more likely to experience hyperglycemia (RR:5.727; 95% CI=2.072–15.827). Therefore, community health nurses and health care providers should provide counseling to improve the consumption of vegetables and fruits to prevent the incidence of hyperglycemia among farmers.
Pengembangan budaya masak abereng dalam peningkatan status gizi balita stunting di Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember dengan pendekatan agronursing Hanny Rasni; Tantut Susanto; Kholid Rosyidi Muhammad Nur; Novi Anoegrajekti
Journal of Community Empowerment for Health Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.489 KB) | DOI: 10.22146/jcoemph.42852

Abstract

Indonesian society is an agrarian society with close family relationship. Agrarian society generally helps each other together, which is known as “abereng” in Madura. The purpose of this community empowerment study is to make the “abereng” cooking activities as the villager’s potency for improving the nutritional status of stunting children in Glagahwero Village with agronursing approach. The activities took place from 4 October to 14 December 2018 which was attended by 60 participants (40 mothers and their under-five children, 15 health cadres who mobilize “posyandu”, and 5 village officials). An agronursing approach was used to identify local food resources that could be processed into foods with high nutritional value. The activities consisted of socialization, training, establishment of cooking activists groups, handover of cooking utensils and food containers, cooking activities along with continued eating with under-five children with previously measured nutritional status. The activities held in every week each month. Among 40 under-five children, only 20 of under-five children were actively participated in “abereng” cooking four times each month. Before intervention program, under-five children who participated in this activity experienced nutritional deficiencies ranged from 1000 to 6000 gs, based on age and sex (according to WHO NCHS standards). The menus were developed from local food resources which containing high level of protein, vitamins, and minerals. After “abereng” cooking was carried out four times each month, there was increasing of weight by 200-1000 gs. People and families were able to explore potentcy, process, and serve local foods as nutritious foods for toddlers. “Abereng” cooking activity is a potential community and family activity in the village for improving the nutritional status of stunting children with agronursing approach. Community independence in improving nutritional status of children requires continous follow-up from health workers and academics for resolving the problem of malnutrition in children.
Hubungan sedentary lifestyle dengan fungsi kognitif lansia di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Jember Ega Putri Nurwita; Tantut Susanto; Hanny Rasni
Journal of Community Empowerment for Health Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.173 KB) | DOI: 10.22146/jcoemph.43624

Abstract

Cognitive function disorders in elderly is one of the problems found in Indonesia. Cognitivefunction is related to a person’s lifestyle such as physical activity. Physical activity can increase brain nerve growth and affect cognitive function in elderly. However, the majority of the elderly choose sedentary lifestyle. Sedentary is a lifestyle by applying behavior when sitting, leaning back, and lying down which is done starting from waking up to the night before going to sleep continuously. The purpose of this study was to analyze the relationship between sedentary lifestyle and cognitive function among the elderly at UPT PSTW Jember. A cross-sectional design was conducted among 84 elderly at UPT PSTW Jember by using convenience sampling. A questionnaire was used to identify the sociodemography of participants while the data of sedentary lifestyle was obtained by using Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), and the data of cognitive function was taken using Mini Mental State Exam (MMSE). Spearman rank test was performed to answer the purpose of this study. Among 84 participants, it is shown that elderly are sedentary for 405 minutes/day, which are less than standard score (Ƶ = 1.377; p = 0.045). The cognitive function score of elderly is 27 which are greater than the standard score (Ƶ = 1.401; p = 0.040), so that the elderly has normal cognitive function. According to the result of the study, the sedentary lifestyle is related to cognitive function, the shorter duration of sedentary lifestyle, the cognitive function increases (r = -0.470; p < 0.001). Therefore, planned intervention is to make schedule routine physical activity and aerobic exercise to maintain cognitive function in elderly.
Co-Authors Abdul Kholis Abishta, Mareta Atha Niar Achmad Ali Basri Achmad Ali Basri Adhita Fitrina Andiani Adiba, Rayhana Adinata, Putra Aditya Kusuma Wardana Wardana Adji Achmad Rinaldo Fernandes Afkarina, Dina Agus Kharmayana Rubaya Agustina, Dina Nurul Aini S, Latifa Ainia Herminiati, Ainia Aji, Rizki Rama Alfid Tri Afandi Algozi, Bayu Alifia Nuriya Maulina Aliyyu, Erins Sephia Alvinda yuanita Amalia Mufid Fadhila Ancah Caesarina Novi Marchianti Ancah Caesarina Novi Marchianti Andiana Andiana Animas Debby Sugesti Andriani Anisa Kirnawati Anisah Ardiana Annisa Fitriana Annisah Dwi Intan Annisah Dwi Intan Firdausi Nuzula Anwari, Misbakhul Ardho Yuwono Wisnugati Arifa, Yeni Zanuba Arizal Al Farisi Arizana, Windhy Dwi Surya Artha Asaluna, Magnis Asathinuz Zaman Aryakhiya Asih Larasati, Niken Asma Yudhi Efendi Astuti, Soekma Yeni Astutik, Novitasari Puji Atik Rohmawati Mulyaningsih Atika Mellenia Purvitasari Purvitasari Ayu Pricilia Fatimah Azhar, Chintya Dwi Bachtiar, Syahroni Badrul Hisyam Badrul Nurul Hisyam Badrus Sholeh Bahrul Nurul Hisyam Bahtiar, Syahroni Bayu Tri Utami Bayu Tri Utami Bela Aprilia Nuraini Berdida, Daniel Joseph E. Bhaskara, Ferdian Aji Bimantoro, Aditya Sindhu Langit Bondan Palestin Budi Anna Keliat Cahyadi, Jihan Wildan Rahmah Candra Dewi Rahayu Choiria Firdatul Ulfah Damayanti, Trisya Aulia Darmawan, Muhammad Hafiz Alif Daviyana, Yuldani Adinda Debie Saktyana Iriawandani Decky Vrista Tri Anggoro Dekcy Vrista Tri Anggoro Dennata, Maxzellent Fullevind Surya Desy Iswari Dewi Marianthi Dewi Negeri Atika Dewi Rokhmah Dewi, Ira Kristina Dhea Cristina Diah Estingtias Diana Kholida Diana Kholida Diana Kholida Dianita, Eka Mei Dimas Zaqy Firdausi Dinda Angelina Hariyono Djaya, Andi Muhammad Fiqri Muslih Dodi Wijaya Dwi Cahyono, Bagus Dwi Lianasari Dwi Linda Aprilia Aristi Dwi Wahyuni Dwi Yoga Edho Choyrul Huzzein Effendi, Raihan Adijun Ega Putri Nurwita Eka Afdi Septiyono Eka Aprilia Wulandari Eka Sastrio Rohikim Elsa Yolanda Talapessy Emi Wuri Wuryaningsih Emilia Fitri Wulandari Enggal Hadi Kurniyawan Ersanti, Septin Wahyu Erti Ikhtiarini Dewi Erwin Nur Rif&#039;ah Erwin Nur Rif'ah Erwindyah Nur Widiyanti Eta Devi Amalia Evy Aristawati Fadilah, Shinta Nur Fahdany, Zahra Aulia Fahruddin Kurdi Faiq Rojannah Fajar, Aulana Ikhsan Fakhiroh, Lia Farida, Supiah Fauziah, Wahyuni Fifi Alviana Firdausiah, Laylatul Firmansyah, Ardian Safy Fithria Fitri, Lisca Nurmalika Fitriani, Neneng Kurnia Fitrio Deviantony Frandita Eldiansyah Frandita Eldiansyah, Frandita Frandita Eldiyansyah Freanti, Putri Frihatin Al Isnaini Gesit Wira Mustapa Grysha Viofananda Agung Kharisma Ade Hadi Prayitno, Hadi Handoko, Dhimas Rizky Hanik Endang Nihayati Hanny Rasni Hany Rasni Hany Shofia Naela Hardika, Beva Pramasty Hariyono, Dinda Angelina Harsah Bahtiar Zainuddin Haryono Haryono Hasan, Hafifah Hasanah, Umi Nur Haudan, Muhammad Albar Heni Dwi Windarwati Henny Permatasari Hisyam, Badrul Nurul Hokama, Naoki holid Rosyidi Muhammad Nur Husniyeh, Maviratul Idfiana Hilmi Iis Rahmawati Iis Rahmawati Iis Safira Ariviana Ika Mardiyah Ika Mardiyah Bratajaya Ika Purnamasari Inayah Riski Wulandari Indradewa, Rhian Indri Andriani Inna, Rizka Insyaf Prawita Sari Intan Rahmawati Intania, Tirsa Ira Rahmawati Irawan Fajar Kusuma Irawan Fajar Kusuma Istifada, Rizkiyani Iswari, Desy Isworo, Tirta Amerta Itsna Abidah Mardiyah Ivana, Novelia Nashrul Keliat , Budi Anna Khoidi, Mokhlas Khoiron Khoiron Khoirul Romadhan Khoirun Nasikhin Khoirunnisa’, Melta Bintang Aulia, Hamdiah Kholidi, Mokhlas Kurdi, Fahrudin Kusuma, Anas Pramesti Kusumaningtyas, Aprilia Lantin Sulistyorini Latifa Aini Latifa Aini Susmaningrum Latifa Aini Susumaningrum Latifa Aini Susumaningrum Leersia Yusi Ratnawati Levi Nadya Nur Imamah Livia Dwi Ramadhani Ludviani, Tita Maharani Al Faruq, Aulia Azizah Maharani, Feno Aureola Maharani, Indri Althafah Mandasari, Diniati Kurnia Wahyu Manurung, Martha Mardiyah, Ika Mashila Refani Masrifah, Elly Maulana, Alzena Ahnaf Maulana, Muhammad Alfin Maulida, Firdina Maulita, Firsilia Reza Ma’fuah, Siti Ma’fuah, Sofiatul Mega Fatimah Rosana Meilynda Ekanovvareta Merina, Nuning Dwi Miftahurroziqin, Moch Azzam Mira Wahyu Kusumawati Misbakhul Anwari Mita Febrianti Mokhlas Kholidi Muchtaruddin Mansyur Muchtaruddin Mansyur Mufarrokha, Umairotul Muhamad Hasan Basri Muhamad Wahid Agus Prasetyo Muhamad Zulfatul A’la Muhammad Alfin Maulana Muhammad Athok Fitriyansyah Muhammad Cholilurrohman Hadi Muhammad Cholilurrohman Hadi Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Muqodimatul Masruro Muqodimatul Masruro Mustapa, Gesit Wira Mutia Nur Maulida Sandy Nadhea Alfionita Nahdah Khoirotul Ummah Naretta Khoirunisak Nasikhin, Khoirun Nazila Nugraheni Nazwa Ramadhani Nihayati, Hanik Endang Niken Asih Laras Ati Niken Asih Laras Ati Niken Wahyu Puspitarini Nila Uli Saadah Nindy Shara Meiyana Ningrum, Reza Setya Ningsih, Ayu Putrias Ninna Rohmawati Nova Febriani Nurhaliza Novi Anoegrajekti Novianty, Aluh Eka Nuning Dwi Merina Nuning Dwi Merina Nur Amalia Nur Amalina, Talita Nur Azizah, Happy Salwa Nur Winingsih Nur, Kholid Rosyidi Muhammmad Nuraini, Muvida Putri Nurfika Asmaningrum Nurhayati, Nurhayati Nurhidayah, Ririn Nurul Huda Obay, Aprilia Lisa Oktasari, Kingkin Nindi Onim, George Pagaksari, Faridatul Hikmah Pangestu, Yogi Wahyu Permatasari, Andina Yulia Dwi Permatasari, Chovivah Rohmah Permatasari, Resi Pham, Huong Thi Thu Pradhika Ghozi Syamsiar Pradila, Laila Lisa Pranata, Rikza Amalia Salsabila Prasasti Puspita Avcafebriliani Prasetyo, Ananto Adi Prasetyono, Juli Dwi Prastica, Vinanda Maria Purnama, Vini Indah Putra Adinata Putra Adinata Putra M, Rangga Bagustarama Putra, Andhika Satriya Putra, Ary Januar Pranata Putri, Cindy Destia Putri, Okky Oktaviyana Putriadi, Nadilla Qadriyah, Elok Lailatul Qudsyiyah, Roro Dewi R Endro Sulistyono Rabbani, Mohamad Iqbal Fahmi Rahmawati, Iis Rama Aji, Rizki Ramadani, Sinta Dwi Ramadhan, Ridho Ramadhani, Ayu Parahita Ramadhani, Jufa Aulya Refani, Mashila Resita Ovina Intiyaskanti Retno Lestari Retno Purwandari Retno Wardani, Hamidah Reza Maulita, Firsilia Rhosani, Nur Oktavia Risha Putri Mahrdika Riska Riffatul Maula Riski Hidayaturrohkim Rismawan Adi Yunanto Rista Dwi Pratiwi Rita Vidyawati Riza Rohmatul Maulidia Rizka Inna Rizqi Nur Aini Rofiatul Nur Jannah Roiful Fatah Rokhani Rokhani Rondhianto Rondhianto Ropickhotus Salamah Roro Dewi Roro Dewi Qudsyiyah Rosyida, Imaniar RR Dian Tristiana Saito, Ruka Salamah, Ropickhotus Salim, Vigo Agustilano Salsabila, Kirana Putri Sanaah Saputra, Rizky Lukman Sari, Amelia Febriantika Sari, Annisa Tribekti Cantika Sari, Sinta Resti Nilam Sarjito Eko Windarso Sato, Mayumi Sayekti, Essy Sonontiko Shinta Nur Fadilah Sholeh, Mochammad Fikris Siagian, Yulidya Ardiva Br Sigid Sudaryanto Sigit Mulyono Sinta Kholifah Mar'ah Konitatillah Siswatiningsih Siswoyo Siswoyo SITI KHOLIFAH Siti Marina Wiastuti Siti Nur Kholifah Siti Nur Wahidah Siti Nurmalasari Siti Sholikah Slamet Siswoyo slamet Siswoyo Slamet Siswoyo Soekma Yeni Astuti Soko, Febry Lambang Killy Aji Sri Mulyani Sugimoto, Hiroshi Suhari Sulton Wariin Sulton Wariin Sulton Wariin Suminarwati, Atik Sri Suparman Suparman Susumaningrum, Latifa Sutrisno Sutrisno Suyani Indriastduti Suyani Indriastuti Syahroni Bahtiar Syahroni Bahtiar Syahrul Talapessy, Elsa Yolanda Trisnindasari, Aisyah Lely Try Nurhayati Ubaidillah Utsman Ulfah, Choiria Firdatul Undariningsih, Sutriani Vidyawati, Rita Vinda Prihatini Rahmatillah Vio Putri Andi Lestari Vivi Oktaviana Wulandari Wahyu Purnomo, Wahyu Wahyuningsih, Evan Wantiyah Wantiyah Wariin, Sulton Wiastuti, Siti Marina Wibowo, Aurellia Putri Vinta Widodo, Ramadhan Rifandy Widyarani, Destia Winarti, Linda Windarwati , Heni Dwi Winingsih, Nur Wirda Hayati Wulandari, Eka Aprilia Wulandari, Selvia Yahtarita ulfia Adisiwi Yanuari, Karina Paramita Yessy Dessy Arna Yoga, Dwi Yudhistira, Muhammad Arief Yudi Mardiantowijoyo Yulia Aisyah Nuribu Yunidar Dwi Puspitasari Yunus Nur Zakarya Yurin Ainur Azifa Yusuf Afandi Yuyus Febsyna Yuyus Febsyna Yuzqi Rizqullah Zaiful Rahman Zainudin, Harsah Bahtiar Zolkefli, Yusrita binti