Claim Missing Document
Check
Articles

KUALITAS HASIL BUSANA KERJA MENGGUNAKAN LINING KAIN ERRO DAN KAIN ASAHI Sakdiyah, Fitrah; Wahyuningsih, Sri Endah; Ainul Hukma, Nabila Fitria
Fashion and Fashion Education Journal Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v10i2.32961

Abstract

Abstract. The purposed of the research was to describe about the quality of work cloth with erro and asahi fabric lining. The method of the research was an experiment research with quantity data. The steps of this research were 1) product of work cloth , 2) fitting by experts, 3) data analysis, 4) result. Data collection methods in this research are observations, literature review, and observasion sheet . Data analysis techniques used descriptive percentage. The result of the product validation aspect got 82% (very good) and assesment of instrument got 84,4% (very good). The conclutions of this research was needed to describe of quality of work cloth with erro and asahi fabic lining. The quality of work cloth with erro got 92,88% (very comfortable) for the comfortable and asahi fabric got 74,88% (comfortable enough). The advice from this research is asahi fabric is less recommended for lining of work cloth. Keywords: asahi fabric; erro fabric; lining; work cloth Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskribsikan kualitas hasil busana kerja menggunakan kain erro dan kain asahi. Metode penelitian ini eksperimen dengan data kuantitatif. Langkah penelitian antara lain 1) hasil produk busana kerja, 2) fitting oleh panelis, 3) analisis data, 4) hasil. Metode pengumpulan data yaitu observasi, studi pustaka, dan lembar pengamatan. Analisis data yang digunakan adalah descriptive persentase. Hasil validasi produk mendapat 82% (sangat baik) dan validasi instrument sebesar 84,4% (sangat baik). Kesimpulan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kualitas dari busana kerja dengan lining kain erro dan kain asahi. Kualitas dari busana kerja menggunakan kain erro untuk kenyamanan mendapat 92,88% (sangat nyaman) dan kain asahi 74,88% (cukup nyaman). Saran dari penelitian ini adalah kain asahi kurang dianjurkan sebagai lining busana kerja. Kata Kunci: Busana Kerja, Kain Asahi, Kain Erro, Pelapis
Keefektifan Modul Pada Hasil Belajar Mata Pelajaran Membuat Pola Siswa Tata Busana SMK NU Miftahul Falah Dewi, Anggita Fortuna; Wahyuningsih, Sri Endah; Ning, Wulidah
Fashion and Fashion Education Journal Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v10i1.33786

Abstract

KEEFEKTIFAN MODUL PADA HASIL BELAJARMATA PELAJARAN MEMBUAT POLASISWA TATA BUSANA SMK NU MIFTAHUL FALAHAnggita Fortuna Dewi*)a, Sri Endah Wahyuningsih,*)bJurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Gedung E7 Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229Email: anggitafortuna27@yahoo.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk 1)Mengetahui apakah modul valid dan layak digunakan pada mata pelajaran Membuat Pola 2)Mengetahui berapa besar keefektifan modul terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Membuat Pola. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research And Development) menggunakan One Group Pretest- Posttest Design dengan populasi siswa kelas X Tata Busana dengan jumlah 23 siswa. Sampel penelitian menggunakan sampling jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi, dokumentasi dan angket. Analisis data penelitian menggunakan uji-t. Besarnya peningkatan hasil belajar dihitung menggunakan Uji Gain Scores diperoleh 0,43 atau 43% berkriteria sedang. Hasil penelitian berdasarkan uji-t diperoleh thitung= 12,81 > ttabel=2,040 maka hipotesis diterima. Kesimpulan yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan hasil belajar siswa mata pelajaran Membuat Pola menggunakan modul. Kata Kunci : Modul, Hasil Belajar, Membuat Pola AbstractThis study aims to 1) Find out if module is valid and worthy to use the subject of Pattern Making. 2) Know how big is the effectiveness of the use of module againts the result of the study on Pattern Making subjects. This research is a R&D (Research and Development) using One Group Pretest- Posttest Design with population the students class X Fashion with a total of 23 students.The sampling using total sampling. Method of collecting data using tests method, observasion, documentation, and question form. The analysis of research data using t-test. The magnitude of the increase in the result of the study were calculated using the Gain Scores test obtained 0.43 or 43% with moderate criteria. Result of research based on t-test is obtained tc=12,81>ttable=2,040 thus hypothesis accepted. The conclusion obtained is that there is an increase in learning outcomes using the module on Pattern Making subject.Keyword: The module, Learning Outcomes, Pattern Making *)aAlumni Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, UNNES *)bStaff Pengajar Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, UNNES
Perbedaan Kualitas Hasil Pengepresan Interfacing pada Blazer Ditinjau dari Alat Press lestari, Yuni tri; Wahyuningsih, Sri Endah; Irmayanti, Irmayanti
Fashion and Fashion Education Journal Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v9i1.36098

Abstract

Blazer merupakan salah satu busana yang menjadi pilihan konsumen karena mudah dipadupadankan dengan busana lain untuk menunjang tampilan yang fashionable. Pembuatan blazer dengan teknik jahit tailoring tidak mudah, terutama pada proses pengepresan interfacing, dari pengalaman dan pengamatan pada mata kuliah Manajemen Busana Tailoring hasil praktik pembuatan blazer masih ada yang mengalami masalah pengepresan interfacing karena kurangnya pengetahuan dalam penggunaan alat pengepresan serta teknik pengepresan yang kurang tepat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas blazer ditinjau dari hasil pengepresan interfacing menggunakan 2 alat press yang berbeda serta mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil pengepresan interfacing dari blazer tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian eksprerimen. Metode pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan. Teknik analisis data penelitian ini adalah Descriptive Presentase dan T-Test. Sampel diambil dari mahasiswa Pendidikan Tata Busana Unnes angkatan 2015 dan 2016. Hasil analisis deskriptif persentase menunjukkan Blazer dengan kode S1B dan S2B memiliki kualitas sama-sama sangat baik ditinjau dari hasil pengepresan interfacing masing-masing sebesar 86% dan 90%. Hasil T-test menunjukkan ada perbedaan antara blazer S1B dan S2B dengan signifikansi sebesar 0.008. perbedaan tersebut terdapat pada indikator kerataan permukaan dan hasil daya tekan.
Penggunaan Kulit Tumbuhan Kareumbi (Homalanthus populneus) Sebagai Zat Warna Alam dengan Variasi Mordan Rahmawati, Nadhifah; Wahyuningsih, Sri Endah
Fashion and Fashion Education Journal Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v9i1.37016

Abstract

Zat warna alam banyak dihasilkan dari tumbuhan bagian daun, buah, bunga, biji, akar dan kulit. Kulit tumbuhan kareumbi (Homalanthus populneus) dapat digunakan sebagai zat warna alam pada kain mori primissima. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas hasil pencelupan meliputi ketuaan warna, ketahanan luntur dan beda warna pada pencelupan menggunakan kain mori primissima. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen. Kain sebelum diwarnai diberi perlakuan pre mordanting menggunakan tawas, kapur tohor dan tunjung dengan konsentrasi 50gr/l. Pewarnaan dilakukan dengan cara merendam kain mori primissima dalam ekstrak kulit kareumbi (Homalanthus populneus) selama 30 menit, kemudian di jemur dan diulangi hingga frekuensi pencelupan 10 kali. Hasil uji ketuaan warna nilai tertinggi dihasilkan dari perlakuan mordan tunjung dengan nilai reflektansi (R%) 4.71 dan nilai ketuaan warna terendah dihasilkan dari perlakuan mordan kapur tohor dengan nilai reflektansi (R%) 54.76. Hasil uji ketahanan luntur warna terhadap pencucian sabun perlakuan mordan tawas dan tunjung menghasilkan nilai 4 dengan kategori “baik” dan perlakuan mordan kapur tohor menghasilkan nilai 3-4 dengan kategori “cukup baik”. Selain itu, hasil uji ketahanan luntur terhadap penodaan kain menunjukkan perlakuan mordan kapur tohor dan tunjung menghasilkan nilai 4-5 dengan kategori “baik” dan perlakuan mordan tawas menghasilkan nilai 5 dengan kategori “baik sekali”. Sedangkan uji arah warna dapat diketahui perlakuan mordan tawas dan kapur tohor mengarah pada warna kuning dan pencelupan dengan menggunakan mordan tunjung mengarah pada warna hitam.
Perbedaan Hasil Pembuatan Celana Panjang Wanita Menggunakan Pola Sistem Aldrich dan Porrie Muliawan Ukuran S dan L ditinjau dari Tingkat Kenyamanan Amatullah, Dhewi Shofura; Wahyuningsih, Sri Endah; Kholifah, Nur
Fashion and Fashion Education Journal Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v9i2.37760

Abstract

Celana merupakan salah satu pakaian kerja wanita yang sedang tren karena dapat membuat para penggunanya lebih aktif bergerak sehingga lebih produktif. Perbedaan lekuk tubuh yang dimiliki wanita menimbulkan beberapa permasalahan dalam pembuatan celana wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pembuatan celana Panjang wanita menggunakan pola sistem Aldrich dan Porrie Muliawan Ukuran S dan L ditinjau dari tingkat kenyamanan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah observasi dengan menggunakan instrument penelitian berupa angket dengan jumlah sampel sebanyak masing-masing 30 orang bertubuh S dan L. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian, untuk ukuran S diperoleh nilai Sig.(2-tailed)=0,965. Karena 0,965>0,05, maka Ho diterima. Artinya, Tidak ada perbedaan rata-rata skor tingkat kenyamanan celana dengan pola Aldrich dan pola Porrie Muliawan. Pada ukuran S, bagian pinggang pola sistem Porrie Muliawan lebih baik dan nyaman daripada pola sistem Alridch. Namun pada bagian pleats/lipit, pola sistem Aldrich lebih baik daripada pola sistem Porrie Muliawan. Sedangkan pada bagian saku, pesak, kenyamanan, dan total look, hasilnya tidak jauh berbeda. Sedangkan pada ukuran L kolom t-test for Equality of Means pada baris Equal variances assumed diperoleh nilai Sig.(2-tailed)=0,836. Karena 0,836>0,05, maka Ho diterima. Artinya, Tidak ada perbedaan rata-rata skor tingkat kenyamanan celana dengan pola Aldrich dan pola Porrie Muliawan pada ukuran L.. Pada ukuran L, bagian pinggang dan saku sistem pola Porrie Muliawan lebih baik dari sistem Pola Aldrich. Namun secara keseluruhan, pola Aldrich dirasa lebih baik daripada sistem PorrieMuliawan. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa tidak ada perbedaan hasil pembuatan celana wanita menggunakan pola Sistem Aldrich dan Porrie Muliawan Ukuran S dan L ditinjau dari Tingkat Kenyamanan.
Perbandingan Hasil Jadi Bustier Menggunakan Pola J.H.Meyneke dan Charmant Terhadap Tubuh Ukuran S,M,dan L Murahati, Retno Tri; Wahyuningsih, Sri Endah
Fashion and Fashion Education Journal Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v9i2.39015

Abstract

Bustier merupakan pakaian dalam atau pakaian luar pas dibadan, merupakan kombinasi dari bra atau korset tidak mempunyai tali bahu mampu mengencangkan pinggang dan dada untuk membuat dada terlihat lebih berisi. Ketepatan dalam memilih sistem pola akan berpengaruh terhadap hasil jadi bustier. J.H. Meyneke memiliki dua lipit kup, dibahu dan dipinggang untuk orang yang mepunyai payudara besar. Sistem pola Charmant mempunyai hasil kup cocok untuk wanita yang mempunyai bentuk tubuh besar cocok untuk membentuk bagian dada, dimana kedua pola ini sesuai untuk dijadikan konstruksi pembuatan pola bustier. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuai ada tidaknya perbedaan hasil pembuatan Bustier menggunakan sistem pola J.H. Meyneke dengan pola Charmant. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif menggunakan desain penelitian eksperiment pra eksperimental one-shote case study, suatu kelompok yang diberi perlakuan, dan selanjutnya diobservasi hasilnya. Responden dalam penelitian ini berjumlah 47 panelis. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji Independen T-test dilakukan untuk melihat perbedaan rata-rata hasil jadi bustier dan uji Friedman dilakukan untuk melihat perbedaan hasil jadi bustier secara keseluruhan.Hasil Uji Independent T-test menyatakan bustier ukuran S nilai sig fhitung = 0,025 < ftabel = 0,05. Bustier ukuran M nilai sig fhitung = 0,417 > ftabel = 0,05. Bustier ukuran L nilai sig fhitung = 0,135 > ftabel = 0,05. Hasil uji friedman menyatakan bahwa nilai sig fhitung = 0,117 > ftabel = 0,05. Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa ada perbedaan hasil jadi pada bustier ukuran S dan tidak terdapat perbedaan hasil jadi pada ukuran M dan L. Dari hasil uji Friedman disimpulkan secara keseluruhan tidak ada perbedaan hasil jadi bustier menggunakan sistem pola J.H. Meyneke dengan Charmant.
Kajian Sabah Batik di Malaysia sary, Feren Novita; Wahyuningsih, Sri Endah
Fashion and Fashion Education Journal Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v9i1.42640

Abstract

Batik cukup dikenal Negara tetangga Malaysia, Sehingga banyak perajin batik disana, salah satunya Sabah batik, industri batik dikota kinabalu yang sudah cukup lama berdiri. Sabah batik merupakan salah satu perajin yang memiliki cirikhas pada motif batiknya yaitu geometri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, Perkembangan batik di Sabah Batik, Fakta sejarah munculnya batik di Malaysia, Identifikasi motif batik yang ada di Sabah Batik Malaysia. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan berdasarkan tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Simpulan dari penelitian ini: perkembangan batik di sabah batik Malaysia tidak cukup signifikan dari tahun ke tahun, Munculnya batik di Malaysia adalah dampak dari hubungan perdagangan antara Kerajaan Melayu di Jambi dengan kota-kota pesisir Jawa, Sabah Batik menghasilakan batik cap dan batik tulis, motif batik yang dihasilkan di Sabah Batik kebanyakan adalah motif geometri yang diberi nama motif ethnic sabah, dengan sumber ide utama dari buku tenunan sabah.
Development of Richpeace Software-Based e-Modules on Digital Clothing Pattern Making Competence Herdiningrum, Rinda Resi; Wahyuningsih, Sri Endah; Supraptono, Eko
Journal of Vocational and Career Education Vol 6, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jvce.v6i2.34967

Abstract

Mastery of computer aided design (CAD)-based design software to make fashion patterns for vocational students is very necessary, so that there is a conformity of competencies required by industry. One of the characteristics of 21st century learning is the integration of information and communication technology (ICT) in learning. Specifically, this research aims to: 1) develop richpeace software-based e-module; 2) analyze the feasibility of richpeace software-based e-module; and 3) analyze the effectiveness of richpeace software-based e-module to improve the competence of making digital fashion patterns for vocational students in the fashion study program. The research method used is Research and Development (RD). The feasibility and practicality validation analysis used the intraclass correlation Coefficients method with the help of SPSS v.19 software, while the analysis of the effectiveness of the developed e-module used the t test. Based on the results of data development and analysis, the resulting richpeace software-based emodule was declared very feasible by material experts with a score of (97.0) and very feasible by media experts with a score of (96.3). The practicality of the developed e-module was also tested by the fashion teacher, with very practical results (97.5). The e-module that was developed was also tested for effectiveness by using the t-test, with the result that there was a significant difference before and after using the e-module, with an increased value of 18.5 and a p-value of 0.000), and had an N-Gain value of 0, 93 which means that the developed e-module is very effective. Based on the results of the study, it can be concluded that the developed e-module is very feasible, very practical and very effective to improve the competence of making digital clothing patterns for vocational students in the fashion study program.
IPTEKS BAGI MASYARAKAT USAHA JASA TAILOR DI KOTA SEMARANG Wahyuningsih, Sri Endah; Widowati, Widowati
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v14i2.8975

Abstract

Tujuan kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh industri kecil jasa penjahitan busana pria dan wanita di Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang. Ada dua usaha jasa tailor yang diprioritaskan menjadi mitra IbM, yaitu Bapak Mamiek Slamet dan Ibu Sri Astuti Yudhaningrum dengan dua aspek permasalahan yang akan ditangani, yaitu aspek produksi dan aspek manajemen. Target khusus yang ingin dicapai adalah, dalam aspek produksi : 1) Dihasilkan 2 sofware pemrograman data pelanggan purnama dan dara tailor mengenai : identitas pelanggan, jenis dan ukuran pelanggan untuk model kebaya, kemeja, jas, celana dan rok, serta ongkos jahit 2) pelatihan Penggunaan mesin high speed untu produksi celana, kemeja maupun blazer 3) Menambah peralatan produksi, antara mesin jahit industri 4) Tempat material dan produk lebih tertata sehingga lebih nyaman, aman bersih, dan rapi. Dalam aspek manajemen: 1) Pembukuan data identitas, ukuran dan model baju pesanan tersimpan dalam komputer sehingga lebih cepat mencari dan mempercepat layanan lebih baik , pencatatan ongkos jahit dan keuangan lebih tertib 2) Terdapat nota sesuai identitas dan kartu nama tempat produksi. Sebagai tim pelaksana kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Dalam pelaksanaan dipakai beberapa metode yang saling mendukung, antara lain dengan ceramah/ penyuluhan untuk materi yang bersifat teori dan motivasi, demonstrasi/peragaan untuk menyampaikan materi praktek/keterampilan, praktek langsung oleh mitra, dan pendampingan kegiatan. Luaran pengabdian dalam aspek produksi : 1) Dihasilkan 2 sofware pemrograman data pelanggan purnama dan dara tailor mengenai : identitas pelanggan, jenis dan ukuran pelanggan untuk model kebaya, kemeja, jas, celana dan rok, serta ongkos jahit 2) pelatihan Penggunaan mesin high speed untu produksi celana, kemeja maupun blazer 3) Menambah peralatan produksi, antara mesin jahit industri 4) Tempat material dan produk lebih tertata sehingga lebih nyaman, aman bersih, dan rapi. Dalam aspek manajemen: 1) Pembukuan data identitas, ukuran dan model baju pesanan tersimpan dalam komputer sehingga lebih cepat mencari dan mempercepat layanan lebih baik , pencatatan ongkos jahit dan keuangan lebih tertib 2) Terdapat nota sesuai identitas dan kartu nama tempat produksi.
NILAI ESTETIKA TAS WANITA MOTIF BATIK DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT KELAPA DAN KOMBINASI KULIT SAPI Ratnaningsih, Griyanti Angga; wahyuningsih, Sri endah
Fashion and Fashion Education Journal Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ffej.v11i1.55674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estetika tas motif batik berbahan dasar kulit sapi dan limbah serabut kelapa. Pada tas wanita yang dinilai berdasarkan 2 aspek yaitu prinsip desain dan teori unsur. Adapun peneliti ini melakukan penelitian di kota Kebumen, Jawa Tengah. Penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, yang dilakukan dua belah pihak yaitu pewawancara (interviewer) yang mengajukan pertanyaan dan terwawancara (interview). Peneliti melakukan wawancara terhadap 9 orang dalam 3 bidang ahli yaitu pengrajin, penjual dan kolektor tas. Hasil penelitian mengenai penilaian estetika tas wanita motif batik berbahan dasar kulit sapi dan limbah serabut kelapa menyatakan jika tas wanita motif batik dengan pemanfaatan limbah serabut kelapa dan kombinasi kulit sapi telah memenuhi nilai estetika berdasarkan teori prinsip desain yaitu irama, proporsi, keseimbangan, ukuran dan pusat perhatian serta unsur desain meliputi warna, bentuk ukuran dan testur. Dengan demikian dapat disimpulkan hasil penelitian ini bahwa pemanfaatan limbah serabut kelapa dan kombinasi kulit sapi memiliki nilai estetika yang baik sebagai bahan baku dan kombinasi pada pembuatan tas ataupun benda lainnya.
Co-Authors -, Isfandayani A., Annisa Anugrah Abdur Rokhim Actika, Actika Ade Novi Nurul Ihsani Adhi Kusumastuti Ahmad Khalimaya Nugroho Ahmad Muntolib Ailina Rahmanita Fauzi Ainul Hukma, Nabila Fitria Aji Sudarmaji Alfian Faulia Numairi Amaranggana, Ayoedya Amatullah, Dhewi Shofura Aminah, Barokatus Andhika Damascena, Muhammad Reza Andi Zulfa Majida Andri Winjaya Laksana, Andri Winjaya Anggraeni, Nelly Setyowati Anis Mashdurohatun Anny Rosiana Masithoh Aprianto, Rezmi Angga Aprilia Puteri Ningtarich Apriliana, Luthfiyah Apriyansyah, Chandra As&#039;adi M. Al-ma&#039;ruf Asep Supiyanto, Asep Astuti, Dea atika Atika Atika Ayudianisa, Nadhifa Luthfihasna Azzimar Shidqy Pramushinta, Azzimar Shidqy Bambang Purwogandi Dito Ari Legowo Bambang Tri Bawono Bambang Tri Bawono Bayu Dewanto Benseghir, Mourad Cemban Galuh Sambodo Chusna Tsani, Romadhona Danar Setyo Wibowo Darwys, Muhammad Tomy Naufal Delta Apriyani, Delta Denny Saputra Dewani, F.Sekar Hayu Dewi, Anggita Fortuna Diah Wulandari Diding Rahmat Dwi Edy Purnomo Dwi Widjanarko Eko Soponyono Eko Supraptono Erna Budiarti Galuh Tiara Rini Gunarto Gunarto Hamdani Marsiawan Handayani, Sri Hanuring Ayu Haris Wahyu Sunarno Hatnolo Ardi Hendra Dedi Kriswanto, Hendra Dedi Hengki Irawan Herdiningrum, Rinda Resi Herwin Sulistyowati Hutajulu, Andreas Fransiskus Hutajulu, Maria Margaeta I Dewa Made Sarwa Mandala Iin Kamila Iin Khaeriyatun Ni&#039;mah Indah Lestari Insan Al Ha Za Zuna Darma Illahi Ira Alia Maerani Irawan Arief Firmansyah Irda Nur Khumaeroh Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Jawade Hafidz Junaidi Junaidi Kartikasari, Ice Kosasih, Yeny Lailatul Kurniyawati Lailatul Nur Hasanah Lambang, Raden Bimo Dwi Lubna Al Jufri M. Sholeh Sholeh Maria Krisnawati Maria Marghareta Titiek Pudji Angesti Rahayu Merna Buton Miftahul Janah Mohammad Barkah Arrohim Muh Fakhrihun N Muh Fakhrihun N., Muh Fakhrihun Muhammad Khambali Muhammad Rifky Aji Fauzi Muhdlor, Muhdlor Mulyono, Novendra Fajar Mulyono Murahati, Retno Tri Murwatiningsih Murwatiningsih, Murwatiningsih Murwatiningsih, Murwatiningsih Musdalifah Musdalifah Musdalifah Musdalifah Mutiara, Alma Na:am, Muh Fakhrihun Nafiatunnisa, Aisyah Na’am, Muh Fakhrihun Ning, Wulidah Nita Priyanti Nur Cahyo Ari Prasetyo NUR KHOLIFAH Nur Qudus Nur Shabrina, Nur Nurmasitah, Sita Nurul Ihsani, Ade Novi Pandu Buono, Yohanes Krisna Perdana, Lilik Prasetyo, Teguh Purnomo Wulandari Puspita, Rahma Aditia Rahmawati, Nadhifah Ramadhan, Juniawan Ramadhani, Yashinta Ratnaningsih, Griyanti Angga Resdian Wisudya Kharismawan Rico Septian Noor Rina Rachmawati Rini Kurniawati Rinna Dwi Lestari Rodia Syamwil ROFIQODDURI, NAILA Roswati Dewi Roudlotus Sholikhah Ruth Riefdayantika Saeful Bahri Sakdiyah, Fitrah Samsudin Anis Saraya, Sitta Sari, Pebrina Permata Sarwanto Sarwanto Sary Rina Naruvita sary, Feren Novita Sekaring Dyah Ika Wulan Septarina Nur Handayani Setiyawan, Deni Setyo Hartanto Shofi, Amalia Situmeang, Ria Debora Sri Wahyuni Sururi Suwarno Suwarno Tri Rahayu Budiarti Trisnani Widowati, Trisnani Trisni Herayati Ullya Anindita, Ullya Umar Ma&#039;ruf Urip Wahyuningsih Urip Wahyuningsih Widayati WIDOWATI Wijonarko, Ayuning Citra Selaras Wirastri Setyorini Yanuar Dwiyan Putra Yeri Sutopo Yudha Priyo Kuspratomo Yudhi Atmaja Yulia Indrawati Yundari, Yundari Yuni Tri Lestari, Yuni Tri Yustisi Yudhasmara Zulaekah, Dewi