p-Index From 2021 - 2026
9.295
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biospecies Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Jurnal Kesehatan Vokasional IJEMS (Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability) Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Jurnal Kesehatan JURNAL MEDIA KESEHATAN Jurnal Ilmu Kesehatan Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal 'Aisyiyah Medika Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal EnviScience (Environment Science) Jurnal Vokasi Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Environmental Science and Sustainable Development Jurnal Berdaya Mandiri Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesehatan Primer Mitra Raflesia (Journal of Health Science) JOURNAL LA MEDIHEALTICO Tropical Health and Medical Research Journal BIOVALENTIA: Biological Research Journal Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) International Journal of Health Science & Medical Research Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Jurnal Keperawatan Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Ragam Pengabdian ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Diseases Studies Jurnal Kesehatan Primer Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL YANG BEKERJA DI PERKEBUNAN KOPI DI KAB. OKU SELATAN TAHUN 2020 Oktari, Vivi; Windusari, Yuanita; Sari, Dessi Irmala; Wahyuningsih, Sri
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i1.2889

Abstract

ABSTRAK Menurut data World Health Organization (WHO) kematian ibu masih cukup tinggi, setiap hari seluruh dunia sekitar 750 perempuan meninggal akibat komplikasi dalam kehamilan atau persalinan. Pada tahun 2014 terdapat 288.000 Perempuan meninggal selama dan setelah masa kehamilan serta persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan paritas dengan Kejadian Anemia pada ibu hamil yang bekerja di Perkebunan Kopi Kab. OKU Selatan tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang besifat survey analitik dengan rancangan survey cross sectional yaitu penelitian dimana data variabel Indevenden (Pengetahuan, paritas) dan data Variabel Dependen yaitu (kejadian Anemia pada Ibu Hamil). Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang bekerja di Perkebunan kopi Kab. OKU Selatan dari November-Desember 2020 yang berjumlah 31 orang. Tekhnik pengambilan sampel dengan meggunakan tehnik accidental sampling yaitu motede pengambilan sampel dengan memilih siapa yang kebetulan ada / dijumpai. Instrumen data yang digunakan yaitu berupa kuesioner Analisa data univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan anemia pada ibu hamil (58, 1%) lebih banyak dibadingkan ibu yang tidak anemia (41, 9%) Tingkat pengetahuan baik (45,2%) lebih sedikit dibandingkan pengetahuan kurang (54.8%) Tingkat paritas tinggi (45, 2%) lebih sedikit dibandikan paritas rendah (54, 8%) Dari statistik uji Chi- squere yang membandikan p-value dengan tingkat P value pada variabel pengetahuan 0,004, pada variabel paritas didapatkan hasil P value 0,009 berarti lebih kecil dari hasil P value 0,05, Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, dan paritas ibu hamil dengan kejadian anemia di Perkebunan kopi Kab. OKU Selatan tahun 2020. Kata Kunci: Kejadian Anemia, Pengetahuan, Paritas ABSTRACT According to data from the World Health Organization (WHO), maternal mortality is still quite high, every day around the world around 750 women die due to complications in pregnancy or childbirth. In 2014, 288,000 women died during and after pregnancy and childbirth. The aim of this research is to determine the relationship between knowledge and parity with the incidence of anemia in pregnant women who work on coffee plantations in Kab. South OKU in 2020. The research design used is quantitative research in the nature of an analytical survey with a cross sectional survey plan, namely research where independent variable data (knowledge, parity) and dependent variable data, namely (incidence of anemia in pregnant women). The population in the study were all pregnant women who worked on coffee plantations in Kab. South OKU from November-December 2020, totaling 31 people. The sampling technique uses the Accidental Sampling technique, namely the sampling method by selecting who happens to be present/found. The data instrument used is a questionnaire for univariate and bivariate data analysis. The results of this study show that anemia in pregnant women (58.1%) is more common than in mothers who are not anemic (41.9%) The level of good knowledge (45.2%) is less than that of poor knowledge (54.8%) The level of parity is high (45 , 2%) less than low parity (54.8%) From the Chi-square test statistic which compares the p-value with the P value level on the knowledge variable of 0.004, on the parity variable the result is a P value of 0.009, meaning the P value is more than small. 0.05, The conclusion of this research is that there is a significant relationship between knowledge and parity of pregnant women and the incidence of anemia in coffee plantations, Kab. South OKU in 2020.Key Words: Anemia Occurance, Knowledge, Parity
Identifikasi Mikroplastik Pada Sedimen di Perairan Sungai Musi Wilayah Kabupaten Banyuasin Aisyah Umayah, Siti; Windusari, Yuanita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2309

Abstract

Mikroplastik berbahaya bagi kesehatan karena sifat karsinogenik nya. Mikroplastik dengan ukuran lebih besar atau cenderung berat itu mudah mengendap di dasar perairan. Tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu untuk mengidentifikasi mikroplastik pada sedimen di perairan sungai musi wilayah Kabupaten Banyuasin dan juga kurangnya data membuat penelitian ini penting untuk dilakukan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan penetapan titik lokasi sampel air secara purpossive sampling sebanyak 250-500 gram pada bagian dasar perairan dengan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam 100 ml sampel sedimen ditemukan variasi mikroplastik yang berbentuk film (1 partikel), fiber (1 partikel), dan fragmen (4 partikel). Bentuk mikroplastik yang lebih sering ditemukan yaitu fragmen sebanyak 4 partikel. Variasi warna mikroplastik yaitu warna hitam, coklat dan merah muda, dengan warna mikroplastik yang lebih sering ditemukan adalah warna coklat dengan jumlah 4 partikel. Untuk ukuran mikroplastik diperoleh sebanyak 6 ukuran, dari yang terkecil yaitu fragmen berukuran 650,90 μm sampai dengan yang terbesar yaitu fragmen berukuran 1884,15 μm. Identifikasi mikroplastik pada sedimen di Perairan Sungai Musi (hilir) wilayah Kabupaten Banyuasin menunjukkan variasi mikroplastik berbentuk fiber, film dan fragmen. Analisis menunjukkan bahwa warna mikroplastik terdiri dari berbagai warna diantaranya hitam, coklat dan merah muda dengan warna mikroplastik yang lebih sering ditemukan yaitu warna coklat dengan jumlah 4 partikel. Untuk rata-rata ukuran dari 6 partikel mikroplastik yaitu 1062,03 μm.
KUALITAS PERAIRAN SUNGAI MUSI DI KOTA PALEMBANG SUMATERA SELATAN Windusari, Yuanita; Sari, Netta Permata
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 1, No 1: March 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v1i1.221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan Sungai Musi di perairanKelurahan 5 Ulu (titik 1 pada ordinat  02o59’41.2”S dan 104o 45’39.3’’E dan 7 Ulu (Titik 2 pada ordinat 02o59’39.3’’S dan 104o45’42.1’’E) di Kecamatan Seberang Ulu IKota Palembang. Parameter fisika, kimia, dan biologi perairan diukur di lapangan dan di laboratorium. Hasil menunjukkan kualitas perairan Sungai Musi untuk nilai-nilai dari beberapa parameter kimia seperti amonia, sulfida, besi, mangan, klorida lebih tinggi dari standar nilai yang diperbolehkan dalam suatu perairan sungai. Total colifrom sebesar 2400 koloni/100 ml  pada di Titik 1 juga melebihi batas kelayakan untuk nilai total coliform di perairan sungai.Berdasarkan hasil ini dapat dinyatakan kualitasperairan Sungai Musi, khususnya di lokasi sampling tidak layak digunakan untuk konsumsi karena terindikasi tercemar polutan dari industri dan feses.
Kualitas Perairan Sungai Musi di Kota Palembang Sumatera Selatan Windusari, Yuanita; Sari, Netta Permata
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 1, No 1: March 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v1i1.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan Sungai Musi di perairanKelurahan 5 Ulu (titik 1 pada ordinat  02o59’41.2”S dan 104o 45’39.3’’E dan 7 Ulu (Titik 2 pada ordinat 02o59’39.3’’S dan 104o45’42.1’’E) di Kecamatan Seberang Ulu IKota Palembang. Parameter fisika, kimia, dan biologi perairan diukur di lapangan dan di laboratorium. Hasil menunjukkan kualitas perairan Sungai Musi untuk nilai-nilai dari beberapa parameter kimia seperti amonia, sulfida, besi, mangan, klorida lebih tinggi dari standar nilai yang diperbolehkan dalam suatu perairan sungai. Total colifrom sebesar 2400 koloni/100 ml  pada di Titik 1 juga melebihi batas kelayakan untuk nilai total coliform di perairan sungai.Berdasarkan hasil ini dapat dinyatakan kualitasperairan Sungai Musi, khususnya di lokasi sampling tidak layak digunakan untuk konsumsi karena terindikasi tercemar polutan dari industri dan feses.
Dugaan Cadangan Karbon Biomassa Tumbuhan Bawah dan Serasah di Kawasan Suksesi Alami Pada Area Pengendapan Tailing Pt Freeport Indonesia Windusari, Yuanita; Sari, Nur AP; Yustian, Indra; Zulkifli, Hilda
Biospecies Vol. 5 No. 1 (2012): Februari 2012
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v5i1.694

Abstract

Kawasan suksesi alami pada area pengendapan tailing Tanggul Ganda berpotensi besarsebagai sumber cadangan karbon. Estimasi stok karbon biomassa vegetasi hutan suksesi alami TanggulGanda telah dilakukan selama Pebruari-Mei 2010.Sampel tumbuhan bawah dan serasah diambil dari 7blok yang masing-masing terdiri atas 6 sub plot. Hasil analisis memperlihatkan bahwa stok karbon dikawasan suksesi alami blok B4BL dan B5BL adalah 38,84 ton/ha berasal dari 23,87 ton/ha tumbuhanbawah dan 5,9 ton/ha serasah. Stok karbon di blok B1BB, B4BB, B9BB, B10BB, dan B12BB adalah112,4 ton/ha berasal dari 98,6 ton/ha tumbuhan bawah 13,81 ton/ha serasah. Nilai biomassa dan stokkarbon serasah yang lebih rendah dari tumbuhan bawah diduga berkaitan dengan proses dekomposisibahan organik yang berlangsung lebih cepat pada serasah. Setiap vegetasi menghasilkan kualitasbiomassa yang berbeda. dan sisa biomassa menjadi sumber bahan organik yang dapat dimanfaatkanuntuk memperbaiki kualitas tanah.
Identifikasi Kandungan Mikroplastik pada Perairan Sungai Adila, Najwa; Windusari, Yuanita
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 2 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i2.1691

Abstract

The purpose of this study is to identify the content and form of microplastics in the waters of the Musi River, Musi Banyuasin, South Sumatra. This study is descriptive analytical with the determination of the location point of water sampling carried out by purposive sampling of 200 ml with 3 repetitions. The identification results are displayed in the form of an image. In 100 ml of water samples, microplastics were found in the form of fibers (5 particles), films (4 particles), fragments (2 particles), and pellets (1 particle). The most commonly found form of microplastics is fibers with 5 particles. The identification of microplastic content in water in the waters of the Musi River,Musi Banyuasin showed variations in microplastics in the form of fibers, films, fragments and pellets. The colors of microplastics found are brown, red, and green with the most dominant color being brown with a total of 10 particles. The average size of the 12 microplastic particles that have been found is 896.13 μm. The existence of microplastics can harm ecosystems and cause various negative impacts on human health.
A Qualitative Study of Referral Back Programme Implementation in Palembang Health Centres for Chronic Disease hasyim, hamzah; Amayu, Rizka; Syakurah, Rizma Adlia; Misnaniarti, Misnaniarti; Windusari, Yuanita; Novrikasari, Novrikasari
Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional
Publisher : BPJS Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53756/jjkn.v5i2.388

Abstract

Despite the strategic intent of Indonesia’s National Health Insurance (NHI) to strengthen chronic disease management through the Referral Back Programme (PRB), its implementation at primary health centres (Puskesmas) continues to face operational and systemic barriers. This study aimed to analyse the implementation of the PRB for chronic non-communicable diseases in Palembang City. The research team employed a qualitative case study approach to explore key challenges in programme execution. The research team collected data from six purposively selected Puskesmas between July and September 2022, using in-depth interviews, focus group discussions, observations, and document reviews. They selected twenty-one informants—including BPJS Kesehatan officials, physicians, programme coordinators, and patients—using maximum-variation sampling to ensure diverse stakeholder representation. The team conducted a thematic analysis, identifying three key themes. First, organisational capacity constraints, such as staff shortages, dual workloads, inadequate training, and limited funding. Second, there are infrastructural and systemic barriers, including the lack of dedicated service corners, underdeveloped digital systems, medicine stockouts, and restricted distribution of referral tools. Third, communication and coordination gaps exist, including weak inter-agency reporting, inadequate feedback mechanisms, and limited outreach to JKN participants. These themes align with the input–process–output framework: input barriers reflected fragmented resources; process barriers involved absent guidelines and reactive supervision; output challenges included low patient adherence and insufficient reporting. These interlinked factors undermine the gatekeeping function of Puskesmas and disrupt the continuity of care for chronic conditions. Strengthening institutional capacity, aligning resources, and integrating digital infrastructure are crucial for enhancing the effectiveness and sustainability of the PRB, thereby supporting Indonesia's progress toward universal health coverage.
EFFECTIVENESS OF BASIC HSSE TRAINING IN IMPROVING WORKERS’ KNOWLEDGE IN AN UPSTREAM OIL AND GAS COMPANY Agustianto, Nicko; Novrikasari, Novrikasari; Windusari, Yuanita; Misnaniarti, Misnaniarti; Sitorus, Rico Januar; Syakurah, Rizma Adlia
International Journal of Health Science & Medical Research Vol 5, No 1 (2026): February 2026
Publisher : UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ijhsmr.v5i1.35984

Abstract

The oil and gas industry is a sector with a very high risk of occupational accidents due to its operational characteristics, which involve hazardous environments and unsafe worker behavior. Although Basic HSSE Training has become a mandatory standard in the oil and gas industry, evaluating its effectiveness remains urgent to ensure that the training is not merely a formality for regulatory compliance, but is truly aligned with the specific operational risks, work environment, and safety culture of Company. This study uniquely combines a pretest–posttest evaluation of Basic HSSE Training with an analysis of key organizational factors using multivariate statistical methods to identify dominant drivers of knowledge improvement among upstream oil and gas workers. This study aims to evaluate the effectiveness of Basic HSSE Training by measuring differences in workers' knowledge levels before (pre-test) and after (post-test) the training, as well as examining the influence of organizational factors management commitment, safety policies, regulations and procedures, HSSE communication, work environment, and worker involvement on knowledge improvement. A quantitative approach with a pretest–posttest design was employed, involving 303 workers at Company X in the upstream oil and gas sector in South Sumatra Province. Data were collected using Likert-scale questionnaires and multiple-choice tests. The Paired Samples t-test results indicate that Basic HSSE Training is effective in improving workers' knowledge, while Chi-Square and logistic regression analyzes show that organizational factors, particularly communication and work environment, play a dominant role in influencing the effectiveness of the training.
ASTENOPIA PADA DOKTER GIGI: ANALISIS FAKTOR RISIKO DI WILAYAH OGAN KOMERING ULU RAYA Fitriani, Hidiyati; Windusari, Yuanita; Zulkarnain, Mohamad; Novrikasari, Novrikasari; Syakurah, Rizma Adila; Liberty, Iche Andriyani
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 1 (2026): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMM
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i1.37432

Abstract

Dokter gigi merupakan profesi dengan risiko tinggi mengalami astenopia akibat tuntutan aktivitas klinis yang memerlukan ketelitian visual, paparan cahaya kerja intensif, serta durasi kerja yang panjang sehingga meningkatkan beban visual secara berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan analisis komprehensif yang mengintegrasikan faktor individu, gaya hidup, paparan digital, dan ergonomi pencahayaan klinis dalam satu model multivariat, serta mengidentifikasi penggunaan kacamata sebagai faktor protektif paling dominan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian astenopia dan menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi pada dokter gigi di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan terhadap 67 dokter gigi aktif, dengan analisis univariat, bivariat, dan multivariat untuk menentukan faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian astenopia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia dan jenis kelamin tidak berhubungan signifikan, sedangkan durasi dan kualitas tidur yang kurang baik, jam kerja lebih dari 8 jam per hari, masa kerja lebih dari 5 tahun, penggunaan gadget lebih dari 4 jam per hari, serta paparan cahaya kerja termasuk panjang gelombang dan durasi penggunaan light curing device serta jenis lampu berhubungan signifikan dengan kejadian astenopia. Penggunaan kacamata berperan sebagai faktor protektif yang signifikan dan merupakan faktor dominan berdasarkan analisis multivariat, diikuti oleh jenis lampu dan durasi penggunaan gadget. Disimpulkan bahwa astenopia pada dokter gigi dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, beban kerja visual, paparan digital, dan pencahayaan klinis, sehingga diperlukan optimalisasi perlindungan visual dan manajemen beban kerja sebagai upaya pencegahan.
Relationship Analysis between Environmental Sanitation and 3M Plus Behaviour as Determinants of DHF Incidence at Nagaswidak Health Center, Palembang Putri, Dian Meiza; Hasyim, Hamzah; Novitrie, Ayu; Fitriani, Dwi; Windusari, Yuanita
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 2 (2025): Environmental Health: Emerging Contaminants and Environmental Toxicology for Su
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i2.961

Abstract

Dengue hemorrhagic fever (DHF) remains a major public health concern in tropical regions, including Indonesia, with increasing incidence in urban communities. This study aimed to analyze the relationship between household environmental sanitation and 3M Plus preventive behavior with DHF incidence in the working area of Nagaswidak Health Center, Palembang. An analytical observational case–control study was conducted in 2025 involving 102 respondents (34 cases and 68 controls) selected purposively. Data were collected through structured interviews and direct environmental observation and analyzed using chi-square tests and multivariate logistic regression with a 95% confidence interval. Bivariate analysis showed significant associations for water container condition, waste disposal, residential density, cleaning behavior, mosquito repellent use, and abate application (p<0.05). Multivariate analysis identified poor waste disposal (OR=2.41; 95% CI: 1.08–5.37) and lack of abate application (OR=3.12; 95% CI: 1.29–7.51) as dominant factors associated with DHF incidence. Household environmental sanitation and selected 3M Plus behaviors contribute substantially to DHF occurrence. Strengthening routine abate distribution and improving community-based waste management should be prioritized to reduce dengue transmission risk in this endemic urban setting.
Co-Authors ., Veniranda Abda Abda Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Adila, Najwa Adriansyah, Fikri Aetin, Entin Nur Afandi, Ashar Kholik Affandi, Ashar Kholik Affandi, Azhar Kholiq Agustianto, Nicko Aini, Intan Nurul Aisyah Umayah, Siti Al Abid, Giang Alam Fajar, Nur Aldyirwansyah, Muhammad Ali Djamhuri Amayu, Rizka Amelia Fitriani, Amelia Andries Lionardo, Andries Anggara, Arie Anggun Budiastuti Anita Camelia Anita Rahmiwati Ardila, Yustini Arista, Dini Arum Setiawan Asmiani Astari, Dea Widya Ayu Safitri Ayu Shintya, Ratri Azwinfadhlan, Ahmad Bin Yusof, Muhammad Safwan Cahyaningrum, Putri Casmita, Khansa Shafa Cynthia Cynthia Dahlan, HM. Hatta Daniel, Risyad Aldian Desheila Andarini, Desheila Desi Ratnasari Desri Maulina Sari Dessi Irmala Sari, Dessi Irmala Dinta, Nadya Ariba Doni Setiawan Dwi Fitriani Dwi Hidayatullah, Muhammad Dwi Septiawati, Dwi Dwi Setyawan Elvi Sunarsih Fajar , Nur Alam Fitriani, Hidiyati Fitriani, Novi Fitriani, Ranty Fuadi, Asrul Garmini, Rahmi Haerawati Idris, Haerawati Haidir, Hala Hakim, Dwi Ratnawaty Hamzah Hasyim Harry Cahya Maulana, Harry Cahya Haryanti, Neny Hasanah, Putrie Uswatun Hasanah, Swara Mega Hermansyah . Hilda Zulkifli Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Idris, Haerawari Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indah Purnama Sari Indra Yustian Inoy Trisnaini Intan Permatasari Irmeilyana Juliska, Shelly Khairil Anwar Khairiyah, Muthiah Komalasari, Febrianti Laila Hanum Latif, Haerul Lestari, Amelia Sefti Lestari, Peggy Ayu M. Hatta Dahlan, M. Hatta Maretasari, Giri Margareta Sri Lestari, Margareta Sri Martha, Elsusi Martinus, Ali Maryanto, Hendri Mawarni, Fahruniza Meiga misnaniari, Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Moriskha, Moriskha Mufarikha, Muhimatul Muharni Muharni Musmarlinda, Musmarlinda Nandini, Rizka Faliria Netta Permata Sari, Netta Permata Ngudiantoro . Novia, Ade Noviadi, Pitri Novitrie, Ayu Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Novrikasari, N Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur AP Sari Nur Hayati Nurhayati Damiri Nuriessa Aputri, Farah Nurrobikha, Nurrobikha Oktari, Vivi Oktarizal, Hengky Pebriyanti, Erika Pirnanda, Dafid Pitaloka, Rolla Poppy Fujianti, Poppy Pragustiandi, Guntur Pratiningsih, Widya Ayu Pujiati, Puput Putri, Dian Meiza Rahmadina, Frisca Rahmat Pratama, Rahmat Rahmatillah Razak, Rahmatillah Ramadhan, Arizky Ramadhani, Indah Ramadhanti, Inas Tri Rico Januar Sitorus Rizma Adlia Syakurah Romadhoni Romadhoni, Romadhoni Rostika Flora Sari, Defa Sari, Novela Sari, Novrika Sari, Siti Nabila Sarno Sarno Septiawati , Dwi Sherti Agusti, Mona Sitanggang, Jhon Wesly Sri, Dwi Irma Mayang Sucirahayu, Citra Afny Sukamto, Ika Sumiyarsi Syafaruddin Syafaruddin Syafhira, Adinda Syafrina Lamin, Syafrina Syakurah, Rizma Adila Syarifah, Nahdha Syauqiyah, Risnanda Verianti, Tety Wahyuni, Inda Welnita, Welnita Wike Ayu Eka Putri Yenni, Ririn Afrima Yuliastuti, Mariaeka Yustini Ardillah, Yustini Zulhanda, Dicky Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, M Zulkarnain, Mohamad Zulkarnain, Mohammad Zulkifli Dahlan