p-Index From 2021 - 2026
9.316
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal PGSD Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) Chronologia EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Journal for Lesson and Learning Studies STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Perspektif Jurnal Instruksional Arus Jurnal Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Jurnal Sistem Informasi Mahakarya (JSIM) Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Innovative: Journal Of Social Science Research TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Abad Ke-21 Advances In Social Humanities Research RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Ulil Albab SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

TREN RISET PEMANFAATAN LEARNING ANALYTICS PADA DESAIN PEMBELAJARAN MODEL ADDIE: ANALISIS BIBLIOMETRIK (2015–2025) Luthfi Yacob; Yunita Septiani; Adam Panca Putra Pinaria; Dirgantara Wicaksono
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i3.14150

Abstract

ABSTRACT The ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model remains one of the most widely adopted instructional design frameworks; however, its linear approach is often considered insufficiently responsive to the demands of data-driven learning in the digital era. This study aimed to map publication trends, intellectual structure, thematic clusters, and the contribution of learning analytics across the ADDIE phases during the 2015–2025 period. A bibliometric approach was employed using data retrieved through Publish or Perish from the Scopus and Google Scholar databases. Literature selection followed the PRISMA protocol, resulting in 55 eligible documents from an initial dataset of 310 records. Data were analyzed using Biblioshiny to evaluate publication performance and VOSviewer to map keyword co-occurrence. The findings revealed a compound annual growth rate of 23.11%, indicating a substantial increase in research output, although the thematic collaboration network remained sparse and no dominant core author group was identified. Four thematic clusters were identified, with learning analytics and instructional design serving as bridging nodes across the research landscape. The contribution of learning analytics to the ADDIE phases was uneven, with the Design and Development phases receiving the greatest attention, whereas the Analysis phase—the foundation of the instructional design process—received the least attention. The study concludes that the integration of learning analytics into the ADDIE model remains asymmetric, highlighting the need for greater research emphasis and practical implementation, particularly in the Analysis phase, to support more evidence-based instructional decision-making. ABSTRAK Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) merupakan salah satu kerangka desain instruksional yang masih banyak digunakan, namun pendekatan yang bersifat linier dinilai kurang adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran berbasis data pada era digital. Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan publikasi, struktur intelektual, klaster tematik, serta kontribusi learning analytics pada setiap fase ADDIE selama periode 2015–2025. Penelitian menggunakan pendekatan bibliometrik dengan data yang diperoleh melalui Publish or Perish dari basis data Scopus dan Google Scholar. Seleksi literatur dilakukan mengikuti protokol PRISMA sehingga diperoleh 55 dokumen yang memenuhi kriteria inklusi dari 310 dokumen awal. Analisis dilakukan menggunakan Biblioshiny untuk mengevaluasi performa publikasi dan VOSviewer untuk memetakan keterkaitan kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan publikasi yang meningkat dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan sebesar 23,11%, namun kepadatan jaringan kolaborasi tematik masih rendah dan belum terbentuk kelompok penulis inti yang dominan. Analisis menghasilkan empat klaster tematik, dengan learning analytics dan instructional design berperan sebagai penghubung antarklaster. Kontribusi learning analytics terhadap fase ADDIE masih belum merata, didominasi pada fase Design dan Development, sedangkan fase Analysis memperoleh perhatian paling rendah meskipun menjadi fondasi utama proses desain pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi learning analytics dalam model ADDIE masih bersifat asimetris sehingga diperlukan penguatan penelitian dan implementasi, terutama pada fase Analysis, untuk mendukung pengambilan keputusan instruksional yang lebih berbasis bukti.
PELATIHAN MEDIA DAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN UNTUK PARA GURU SD DI SUKABUMI Zulfitria Zulfitria; Ahmad Suryadi; Dirgantara Wicaksono; Lis Nurasiah; Rusmi Rusmi
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sukabumi dalam pemanfaatan media dan teknologi pembelajaran berbasis digital yang terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan kemampuan guru dalam merancang media pembelajaran digital, rendahnya literasi digital, belum optimalnya integrasi nilai AIK dalam pembelajaran berbasis teknologi, serta minimnya pemahaman mengenai etika digital Islami dan kewirausahaan digital edukatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif dengan model pemberdayaan masyarakat (community-based empowerment) yang dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan perencanaan, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Mitra kegiatan adalah Forum Guru SD  Sukabumi yang melibatkan guru dari berbagai sekolah dasar  di wilayah Sukabumi. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan penggunaan media digital pembelajaran, penguatan etika digital Islami, integrasi nilai AIK dalam proses pembelajaran, serta pengembangan produk edukatif berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi pembelajaran, meningkatnya kesadaran akan pentingnya etika digital Islami, serta terbentuknya komitmen pengembangan komunitas guru digital Islami sebagai bentuk keberlanjutan program. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas guru SD dalam menghadapi tantangan pendidikan era digital secara adaptif tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
The Transformation of Muhammadiyah School Education Through Values-Based Leadership and the Association Ecosystem: A Model of Sustainable Competitive Advantage Through Community Trust Mediation Fadillah Sabri; Iswan Iswan; Dirgantara Wicaksono
Advances In Social Humanities Research Vol. 4 No. 2 (2026): Advances In Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v4i2.542

Abstract

This research examines the effects of principal leadership (X?), the Superior Program of the Prophet’s Daily 7 Sunnahs (X?), and support from the Muhammadiyah Regional Leadership/PDM (X?) on schools’ sustained competitive advantage (Z), with public trust (Y) as a mediator, at SMA Muhammadiyah Toboali, South Bangka Regency. The research employed an explanatory survey design with 370 respondents and analyzed the data using SEM-PLS (SmartPLS 4.0) with 5,000-subsample bootstrapping. The results show that all direct effects of X?, X?, and X? on Y and Z, as well as the effect of Y on Z, are positive and significant. Mediation analysis further confirms that Y partially mediates the relationships between X?, X?, and X? and Z; therefore, all research hypotheses are supported. The model demonstrates strong explanatory power for variations in public trust and sustained competitive advantage and indicates good predictive relevance. The findings emphasize that Muhammadiyah schools’ competitiveness is strengthened by values-based leadership, the institutionalization of religious habituation as a strategic capability, and organizational support from the Muhammadiyah association that builds public trust. Practically, schools should strengthen integrative leadership, ensure the consistent implementation of the 7 Sunnahs program as an organizational culture, enhance governance synergy with PDM, and systematically manage public communication and engagement to reinforce trust as a lever for sustained competitiveness.
STUDI LITERATUR: TANTANGAN DAN SOLUSI PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DI INDONESIA (2020–2025) Ahmad Kosim; Eny Ermawati; Sarwiyanti Sarwiyanti; Dirgantara Wicaksono
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i1.8363

Abstract

This study aims to comprehensively examine the dynamics of challenges and solutions in the implementation of Distance Learning (DL) at the primary and secondary education levels in Indonesia during the period of 2020–2025. A narrative literature review approach was employed by analyzing 30 credible sources, including reputable national and international journal articles as well as official reports from relevant institutions. The synthesis of the literature reveals that the challenges of distance learning are multidimensional, encompassing limited technological access and infrastructure, insufficient digital pedagogical readiness among educators, declining student motivation and engagement, and disparities in family support, particularly in rural and disadvantaged (3T) areas. The findings also indicate significant learning loss resulting from the low quality of interaction in online learning environments. In response to these challenges, several solutions and best practices were identified, such as strengthening teachers’ digital literacy, implementing microlearning and project-based learning approaches, utilizing low-cost interactive media, and enhancing collaboration between schools and families. The study concludes that the effectiveness of distance learning is highly dependent on synergy among policy frameworks, teacher readiness, infrastructure support, and students’ learning environments. These findings are expected to serve as a foundation for the development of more inclusive, adaptive, and equitable digital education policies in the future. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif dinamika tantangan dan solusi dalam implementasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada jenjang pendidikan dasar dan menengah di Indonesia selama periode 2020–2025. Penelitian menggunakan pendekatan studi literatur naratif dengan menganalisis 30 sumber kredibel yang terdiri atas artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi serta laporan resmi lembaga terkait. Hasil sintesis menunjukkan bahwa tantangan PJJ bersifat multidimensional, mencakup keterbatasan akses dan infrastruktur teknologi, ketidaksiapan pedagogis digital pendidik, penurunan motivasi dan keterlibatan siswa, serta ketimpangan dukungan keluarga, khususnya pada wilayah pedesaan dan daerah 3T. Temuan juga mengungkap adanya indikasi learning loss yang signifikan akibat rendahnya kualitas interaksi pembelajaran daring. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, berbagai solusi dan praktik baik diidentifikasi, antara lain penguatan literasi digital guru, penerapan microlearning dan pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan media interaktif berbiaya rendah, serta penguatan kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas PJJ sangat bergantung pada sinergi antara kebijakan, kesiapan pendidik, dukungan infrastruktur, dan lingkungan belajar siswa. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pendidikan digital yang lebih inklusif, adaptif, dan berkeadilan di masa depan.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN DIGITAL MELALUI PEMBELAJARAN JARAK JAUH BERBASIS MODEL 70:20:10: STUDI SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Dien Burhanuddin; Aminawati Aminawati; Angwar Sadat; Dirgantara Wicaksono
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i1.8964

Abstract

The digital transformation in education requires learning models that can effectively bridge theoretical knowledge with real-world practice in remote learning environments. One relevant approach is the 70:20:10 model, which emphasizes experiential learning (70%), social learning (20%), and structured formal learning (10%). This study aims to identify trends, challenges, and opportunities in implementing the 70:20:10 model to support future distance learning. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using the PRISMA guidelines through identification, screening, and critical evaluation of relevant studies. A total of 186 initial articles were reviewed, and 16 studies met the inclusion criteria. The findings indicate that the 70:20:10 model enhances learners’ competencies through digital-based simulations, virtual collaboration, and integrated practical learning. The discussion highlights that the effectiveness of this model highly depends on technological infrastructure, educators’ digital literacy, and learning design that emphasizes authentic experiences. This study concludes that the 70:20:10 model has strategic potential in strengthening distance learning ecosystems in the digital era; however, successful implementation requires strong institutional support and well-integrated pedagogical planning to ensure sustainable learning outcomes. ABSTRAK Transformasi pendidikan digital mendorong perlunya model pembelajaran yang mampu menghubungkan teori dengan praktik nyata dalam lingkungan jarak jauh. Salah satu pendekatan yang dianggap relevan adalah model 70:20:10, yang menekankan proporsi pembelajaran berbasis pengalaman (70%), pembelajaran sosial (20%), dan pembelajaran formal terstruktur (10%). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren, tantangan, serta peluang implementasi model 70:20:10 dalam mendukung pembelajaran jarak jauh di masa depan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA yang melibatkan proses identifikasi, seleksi, dan analisis kritis terhadap artikel yang relevan. Sebanyak 186 artikel awal diseleksi hingga tersisa 16 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model 70:20:10 berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi peserta melalui aktivitas digital berbasis simulasi, kolaborasi virtual, dan pembelajaran praktik yang terintegrasi. Pembahasan juga mengungkap bahwa kualitas implementasinya sangat dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur teknologi, literasi digital pendidik, dan desain pembelajaran yang berorientasi pengalaman. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model 70:20:10 memiliki potensi strategis dalam memperkuat ekosistem pembelajaran jarak jauh di era digital, namun memerlukan dukungan kelembagaan dan integrasi pedagogis yang matang agar dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS TEACHING FACTORY UNTUK MEMBENTUK KARAKTER KERJA (SOFT SKILL) PESERTA DIDIK PADA KOMPETENSI KEAHLIAN PERMESINAN DI SMK TI MUHAMMADIYAH CIKAMPEK Faizal Rahman; Ahmad Suryadi; Dirgantara Wicaksono
Jurnal Instruksional Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.7.2.11-20

Abstract

Penelitian tentang pengembangan modul pembelajaran berbasis pabrik yang bertujuan untuk membentuk karakter kerja (soft skills) siswa pada kompetensi keahlian permesinan di SMK TI Muhammadiyah Cikampek dilakukan dengan tujuan untuk merancang model pengembangan, menentukan tingkat kelayakan, dan menganalisis karakter kerja siswa dengan implementasi metode pembelajaran berbasis pabrik di SMK TI Muhammadiyah Cikampek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode R&D melalui model ADDIE. Hasil penelitian berupa modul pengembangan pembelajaran berbasis pabrik yang diimplementasikan pada target penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis pabrik pada program keahlian permesinan di SMK TI Muhammadiyah Cikampek sesuai dengan model pengembangan ADDIE dan memiliki analisis yang tepat berdasarkan materi dan media ahli. Selain itu, karakter kerja siswa sesuai dengan indikator variabel keterampilan intrapersonal dan interpersonal dalam penelitian ini.
PENGEMBANGAN E-MODUL AQIDAH BERBASIS HYPERCONTENT UNTUK SANTRI KELAS VII DI PESANTREN AT-TAJDID MUHAMMADIYAH TASIKMALAYA Riva Sahri Ramdani; Dirgantara Wicaksono
Jurnal Instruksional Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.7.1.45-58

Abstract

Mengajarkan Aqidah kepada peserta didik kelas VII SMP dibutuhkan media yang yang tepat dan menyenangkan. Media buku cetak berbahasa arab dan metode pembelajaran yang tradisional menjadikan pembelajaran kurang interaktif. Oleh karena itu, maka diperlukan sebuah modul berbasis teknologi (e-modul) yang hypercontent sebagai pendamping buku utama pada pelajaran aqidah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengembangan e-modul aqidah berbasis hypercontent, mengetahui kelayakan dan keefektifannya dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ASSURE. E-modul dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran berdasarkan pada nilai rata-rata yang diberikan oleh ahli materi 3,60 dan ahli media 3,71. E-modul dinyatakan efektif dalam pembelajaran berdasarkan grafik ketuntasan belajar peserta didik yang mengalami kenaikan dari 37,5% menjadi 97,5%.
STRATEGI PEMANFAATAN EDUMU PADA PEMBELAJARAN DI SMP MUHAMMADIYAH 29, DEPOK Achmad Fachrudin; Widia Winata; Dirgantara Wicaksono
Jurnal Instruksional Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.7.1.83-96

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk adalah memberikan gambaran terkait strategi, dampak, dan faktor penghambat dan pendukung eduMu pada pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan model studi kasus. Temuan dalam penelitian pada, Pertama, strategi bentuk pemanfaatan eduMu dalam pembelajaran menunjukkan (a) proses perencanaan yang sesuai visi, misi, tujuan sekolah, perubahan lingkungan eksternal dan kemampuan lingkungan internal (b) proses pelaksanaan dilakukan karena pembagian tugas sesuai tupoksi, jaringan internet yang kuat dan stabil, tim IT yang handal dan terampil, (c) proses evaluasi dan pengembangan dilakukan dan pengembangan berdasarkan evaluasi. Kedua, dampak pemanfaatan eduMu menunjukkan (a) keunggulan eduMu pada inovasi teknologi, aplikasi terpadu, mudah dipakai, ada pendampingan penggunaan, dan server yang tangguh. (b) manfaat eduMu dirasakan sekolah yaitu terintegrasi dan terstruktur data dan informasi, kegiatan mengajar dan administrasi lebih mudah, siswa lebih mudah mengakses materi, orangtua siswa dapat memantau kegiatan belajar anak, (c) keefektifan dan keefisienan menghadapi kendala di lapangan yaitu tidak semua siswa memiliki handphone. Ketiga, faktor penghambat dan pendukung berasal dari internal dan eksternal.
PENGEMBANGAN MODUL ECOLITERACY BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK PROGRAM KEAKSARAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN Wirdamayanti; Zulfitria; Dirgantara Wicaksono
Jurnal Instruksional Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/instruksional.7.1.103-120

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) mendeskripsikan proses pengembangan modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun, 2) menilai/menguji hasil kelayakan modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun yang dikembangkan, 3) mengukur efektifitas modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun yang dikembangkan. Penelitian dilakukan di RA Baitul Maal Pondok Aren Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R & D), dengan model pengembangan Dick and Carey. Objek penelitiannya adalah modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk keaksaraan anak usai 5-6 tahun. Populasi penelitian adalah peserta didik RA Baitul Maal jenjang TK B berjumlah 10 orang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun layak diproduksi, di-publish dan digunakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil validasi ahli materi dengan rerata skor 91% uji kelayakan menunjukkan hasil validasi ahli materi “layak”. Hasil validasi dari ahli media dengan rerata nilai 87% uji kelayakan menunjukkan hasil validasi ahli media adalah “layak”. Hasil validasi ahli bahasa dengan rerata 91% uji kelayakan menunjukkan hasil validasi ahli bahasa adalah “layak”. Hasil uji coba kelompok kecil adalah 89%, uji coba menunjukkan “sangat baik”. Hasil diperoleh dari uji coba kelompok besar adalah 97,9%, uji kelayakan menunjukkan hasil “sangat baik”. Modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun dapat meningkatkan keaksaraan peserta didik di RA Baitul Maal Pondok Aren Tangerang Selatan. Hal ini dapat dilihat dari hasil performance test sebelum dan sesudah penggunaan modul. Sebelum menggunakan modul ketercapaian keaksaraan 64,7%, setelah menggunakan meningkat menjadi 97,9%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modul ecoliteracy berbasis project based learning untuk program keaksaraan anak usai 5-6 tahun efektif dan bisa diterapkan di RA Baitul Maal Tangerang Selatan
PENGEMBANGAN AI-BASED RPL LEARNING PODCAST MENGGUNAKAN NOTEBOOKLM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN REGULASI BAGI PEGAWAI DIREKTORAT PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN Helsa Jumaipa WY; Rusdi Kurniawan; Andi Fitri Wahyu Ramadhani; Dirgantara Wicaksono
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.14089

Abstract

ABSTRACT The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI) has created new opportunities for developing adaptive learning media to support workplace learning, particularly in understanding complex regulations. Staff of the Directorate of Learning and Student Affairs are required to comprehensively understand the Recognition of Prior Learning (RPL) regulations and their interconnections with other supporting regulations to support policy formulation, service delivery, and consultation for higher education institutions. This study aimed to develop an AI-Based RPL Learning Podcast using NotebookLM as a flexible and contextual regulatory learning medium. The study employed a Design and Development Research (DDR) approach consisting of needs analysis, learning solution design, media development, and limited implementation. The product was developed by integrating regulatory documents and Frequently Asked Questions (FAQs) into NotebookLM and utilizing the Audio Overview feature to generate a conversational learning podcast. The results indicate that the developed media produced a 29-minute podcast presenting concise regulatory summaries, relationships among regulations, and discussions of common issues encountered during consultation services. The product offers an accessible learning alternative, facilitates comprehensive regulatory understanding, and aligns with the characteristics of adult learning in the workplace. Therefore, the AI-Based RPL Learning Podcast has the potential to serve as an innovative learning medium for improving the effectiveness of regulatory learning within the Directorate of Learning and Student Affairs. ABSTRAK Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membuka peluang baru dalam pengembangan media pembelajaran yang lebih adaptif untuk mendukung pembelajaran di lingkungan kerja. Pegawai Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan memerlukan pemahaman yang komprehensif mengenai regulasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) beserta keterkaitannya dengan berbagai regulasi pendukung sebagai dasar penyusunan kebijakan, pemberian layanan, dan konsultasi kepada perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan AI-Based RPL Learning Podcast berbasis NotebookLM sebagai media pembelajaran regulasi yang lebih fleksibel dan kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan Design and Development Research (DDR) melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan solusi pembelajaran, pengembangan media, dan implementasi terbatas. Produk dikembangkan dengan mengintegrasikan dokumen regulasi dan Frequently Asked Questions (FAQ) ke dalam NotebookLM, kemudian memanfaatkan fitur Audio Overview untuk menghasilkan podcast pembelajaran berbasis percakapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan menghasilkan podcast berdurasi sekitar 29 menit yang menyajikan ringkasan regulasi, keterkaitan antarregulasi, serta pembahasan berbagai permasalahan yang sering muncul dalam layanan konsultasi. Produk ini memberikan alternatif pembelajaran yang lebih mudah diakses, mendukung pemahaman regulasi secara menyeluruh, dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran orang dewasa di lingkungan kerja. Dengan demikian, AI-Based RPL Learning Podcast berpotensi menjadi media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran regulasi di lingkungan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan.
Co-Authors Abd. Malik Haerudin Abdul Jabar Abdul Rohim Achmad Fachrudin Adam Panca Putra Pinaria Aghnia, Lulu Azmi Agus Suradika Agus Syarif Ahmad Kosim Ahmad Suryadi Ahmad Suryadi, Ahmad Ai Siti Hindun Alfi Oktafian Sulistiyaningrum Alfina Kamelia Aminawati Aminawati Aminawati, Aminawati Andi Fitri Wahyu Ramadhani Angwar Sadat Ansharullah Ansharullah Apon Gustana Rodia R Apri Utami Parta Santi Aryani, Rita Asep Rahmat Hidayat Asep Saefullah Astriani, Linda Aswir, Aswir Ayu Lestari Bahrul Alam Burhanuddin, Dien Chaeruman, Uwes Anis Deny Asmara Desi Rahmawati Desi Rahmawati Dewi, Dini Aulia Dien Burhanuddin Dinda Nevada Dindin Rosyidin Dodi Mario Akbar Dwi Hastuti Dwi Hastuti Edde, Genta Primadana Eko Susanti Elsah Fanisyah Eneng Ulfatulaelah Eny Ermawati Ermawati, Eny Erwin Saputra Fadhylah, Erlin Fadillah Sabri Fahmi Firmansyah Fahmi Hauzan Rafif Faizal Rahman Fanisyah, Elsah Farhana, Fitri Fatkhussarifin, Fatkhussarifin Fauziah, Syifah Febry Amirullah Benny Fenty Erdiyanti Gafelina, Gafelina Galih Fauzan Firdaus Hafifah, Ai Happy Indira Dewi Helsa Jumaipa WY Hendrayana, Deni Iin Mirna Fathima Ika Yuwanita Indina Tarjiah Isna Fajriyanti Iswan Iswan Iswan Joko Suseno Kamelia, Alfina Kartini Kartini Khadijah Hairani Khairunnisa Khairunnisa Kinanti, Afra Diar Kinanti, Putri Kosim, Ahmad Kurniawan, Erfan Kurniawan, Yayan Yulis Kusuma, Chendra Kuswanto Latifah Latifah Lis Nurasiah Lukman Adi Darmawan Luthfi Yacob M. Ari Kuwoto Masyadi Muhammad Faiq Haqqoni muhammad roqib, muhammad Muhammad Sahrul Murdiratno, Herry Mutiah, Shofi Nani Kustini Nisa, Vika Zakiyatun Nomi, Ahmad Suryadi Nur'akbar, Tomy Nurhattati Nurhayati Nurul Hikmah Fauziyah Osy Fatikawati Parihin Parihin Purnama, Happy Yoga Purnamawati, Siti Nuraini R. Andi Ahmad Gunadi R.Andi Ahmad Gunadi Rahmadani, Salsa Alvianita Ramdhani, Muhamad Ranjani, Nuha Fatin Renei Indriaty Rifqiyati Rifqiyati Rinanto Ripki, Ahmad Jauhari Hamid Rita Mulyati Riva Sahri Ramdani Rugaiyah Rumiyatun Rumiyatun, Rumiyatun Rusdi Kurniawan Rusmi Rusmi Sadat, Angwar Samsudin Samsudin Sani, Naufal Hajid Sanusi Sanusi Saputra , Sadi Sari, Rika Widia Sarwiyanti Sarwiyanti Sarwiyanti, Sarwiyanti Sa’duddin Setyaningrum, Widia Shodiq, Nur Ahmad Sibthi, Humam Rasyidu Siti Jaisah Siti Kania Nurhaliza Siti Nurhopipah Suarni, Fitrima Subagyo , Ahmad Sukmawati, Rika Sulistiyaningrum, Alfi Oktafian Sumarni Sumarni Susari, Erfi Fitri Suwarno Suwarno Taufik Tenri Rawe Ujang Suherman Uswadi, Aos Velya Pramesthi Putri Ragil Wahyu Indria Sri Darmasari Widia Setyaningrum WINATA, WIDIA Wirdamayanti Yunita Septiani Yusnita, Rimah Zulfitria Zulfitria Zulfitria Zulfitria Zulfitria Zulfitria Zulfitria, Zulfitria