p-Index From 2021 - 2026
9.316
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal PGSD Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) Chronologia EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Journal for Lesson and Learning Studies STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Perspektif Jurnal Instruksional Arus Jurnal Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Jurnal Sistem Informasi Mahakarya (JSIM) Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Innovative: Journal Of Social Science Research TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Abad Ke-21 Advances In Social Humanities Research RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Ulil Albab SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KUALITATIF TENTANG KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN AKADEMIK PESERTA DIDIK SEBAGAI LANDASAN PENYUSUNAN SISTEM INSTRUKSIONAL DI MATA KULIAH PENDIDIKAN PANCASILA Rita Mulyati; Masyadi; Samsudin; Dirgantara Wicaksono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18019

Abstract

This qualitative study aims to analyse the characteristics and academic needs of students enrolled in the Pancasila Education course. The goal is to develop a relevant and contextual instructional system based on these findings. The study employs a qualitative descriptive approach. Data were collected through semi-structured interviews with five students and open-ended questionnaires via Google Forms completed by 20 students from various faculties. The results showed that most students (65%) are visual learners, 20% are kinesthetics learners, and 15% are auditory learners. The main obstacles were the dominance of the lecture method (90%) and abstract material (85%). Students expressed a desire for case-based discussion methods (100%), learning videos (85%), and contextual approaches (90%). A significant gap exists between the instructional system designed in the RPS (with 70% lecture allocation) and student needs. These findings underscore the urgent need to develop varied, interactive, and student-cantered instructional designs for Pancasila Education courses.
Development of the Taruna Melati Utama Paripurna Cadre Training Module Based on the Experiential Learning Method at PP IPM Khadijah Hairani; Dirgantara Wicaksono
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1012

Abstract

This study develops a Training Module for Taruna Melati Utama Paripurna Cadres (PKPTMU) using Experiential Learning at the Central Board of Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM). Using a research and development method with the ADDIE model, the study involved facilitators, the cadre development division, and PKPTMU participants. Expert validation results indicate that the module is valid (media: 3.75; material: 3.80), while small- and large-group trials scored 3.74 and 3.81, respectively (both categorized as very good). The N-Gain analysis shows an improvement in learning outcomes from the medium to the high category. More than 85% of participants rated the module as engaging and relevant, confirming its feasibility and effectiveness for cadre development.
Dampak Penerimaan dan Penggunaan Teknologi Video Konferensi terhadap Pola Komunikasi Pembelajaran Alfina Kamelia; Alfi Oktafian Sulistiyaningrum; Widia Setyaningrum; Dirgantara Wicaksono
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.845

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis Penggunaan dan pemanfaatan video konferensi dalam pembelajaran jarak jauh di Indonesia pasca pandemi Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan studi literatur naratif terhadap 30 artikel jurnal nasional dan internasional terbitan tahun 2020–2025. Analisis dilakukan dengan sintesis tematik untuk mengidentifikasi faktor Penggunaan teknologi, pola pemanfaatan, serta hambatan dan strategi optimalisasi penggunaan video konferensi. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan menjadi faktor paling dominan dalam membentuk Penggunaan video konferensi, sementara kemudahan penggunaan berperan tidak langsung melalui sikap pengguna. Pemanfaatan video konferensi masih didominasi metode ceramah satu arah dengan penggunaan fitur interaktif yang terbatas. Hambatan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, kesenjangan akses internet, kompetensi pedagogik digital, serta fenomena zoom fatigue.  Studi ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pembelajaran berbasis video konferensi konferensi memerlukan dukungan infrastruktur, peningkatan kapasitas pengajar, serta desain pembelajaran yang lebih interaktif dan proporsional.
Membangun Karakter Warga Negara Yang Aktif (Active Citizen) Melalui Model SAFE Pada Mata Pelajaran Pkn Di SMA Nizam Al-Mulk Batam Agus Syarif; Renei Indriaty; Wahyu Indria Sri Darmasari; Dirgantara Wicaksono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1749

Abstract

Pembentukan karakter warga negara yang aktif (active citizen) merupakan salah satu fokus utama dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran sering kali masih bersifat teoretis dan monoton, sehingga kurang mampu memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penerapan model pembelajaran SAFE (Sequential, Analytical, Formative, Experiential) dalam meningkatkan karakter active citizen pada siswa kelas XI di SMA Nizam Al-Mulk Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi partisipasi siswa, angket karakter warga negara aktif, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap keterlibatan dan tanggung jawab sosial siswa setelah diterapkannya model SAFE. Pada siklus I, persentase keaktifan siswa baru mencapai kategori cukup, namun pada siklus II meningkat pesat hingga mencapai kategori sangat baik. Karakter active citizen siswa, yang meliputi aspek kepedulian sosial, kemampuan berpikir kritis terhadap isu publik, dan keterampilan berkolaborasi, mengalami penguatan yang nyata. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAFE pada mata pelajaran PPKn efektif dalam membangun karakter warga negara yang aktif. Model ini direkomendasikan bagi para pendidik sebagai salah satu strategi inovatif untuk menciptakan pembelajaran PPKn yang lebih kontekstual, bermakna, dan berpusat pada siswa.
Penerapan Model ADDIE dalam Merancang Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis SCL untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara (Speaking Skill) Siswa SMP Muhammadiyah Plus Batam Sumarni Sumarni; Isna Fajriyanti; Lukman Adi Darmawan; Dirgantara Wicaksono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42016

Abstract

Kemampuan berbicara (speaking skill) merupakan salah satu keterampilan produktif dalam pembelajaran bahasa Inggris yang seringkali menjadi tantangan terbesar bagi siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), terutama dalam konteks EFL (English as a Foreign Language) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain pembelajaran bahasa Inggris berbasis Student-Centered Learning (SCL) dengan menerapkan model ADDIE guna meningkatkan kemampuan berbicara siswa SMP Muhammadiyah Plus Batam. Penelitian ini merupakan studi literatur berbasis systematic literature review dengan mengadaptasi kerangka PRISMA 2020 (Page et al., 2021). Subjek kajian meliputi berbagai studi empiris tentang penerapan model ADDIE, pendekatan SCL, dan pengembangan speaking skill pada jenjang SMP. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-analitis, dengan lokasi kajian terfokus pada konteks pendidikan di Indonesia, khususnya sekolah swasta berbasis Muhammadiyah. Periode kajian mencakup publikasi ilmiah tahun 2020-2026 dari jurnal terindeks Scopus/SINTA. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model ADDIE secara sistematis melalui lima tahapannya Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation mampu menghasilkan desain pembelajaran yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Integrasi pendekatan SCL dalam setiap tahap ADDIE terbukti efektif meningkatkan partisipasi aktif siswa, dengan peningkatan skor kemampuan berbicara rata-rata sebesar 15-20 poin (dari skala 100) pada berbagai studi serupa, serta peningkatan kepercayaan diri siswa hingga 78% berdasarkan data observasi kelas. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi model ADDIE dan pendekatan SCL dapat menjadi kerangka acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran speaking yang kontekstual, berpusat pada siswa, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi komunikatif secara berkelanjutan.
PENGEMBANGAN E-MODUL EKOLOGI BERBASIS ALEF EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X DI SMA MUHAMMADIYAH 09 KUALUH HULU Siti Jaisah; Dirgantara Wicaksono
SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2026): SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi, Juli 2026
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/suliwa.v3i2.316

Abstract

The rapid advancement of digital technology has transformed learning into a more interactive and student-centered process. Environmental issues such as deforestation, river pollution, and natural resource exploitation require educational institutions to integrate environmental education into various subjects, including economics. This study aimed to develop an ecology e-module based on Alef Education to support economics learning. The study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model. Data were collected through observations, interviews, expert validation questionnaires, and student response questionnaires. The findings indicate that the developed e-module is highly feasible and practical for classroom use. The module enhances students' understanding of economics while fostering environmental awareness through contextual learning and interactive digital media. The developed product can support the implementation of the Merdeka Curriculum and promote sustainable learning.
ANALISIS KOMPARATIF MODEL DESAIN INSTRUKSIONAL ADDIE, DICK & CAREY, DAN ASSURE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN FISIKA SERTA KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Parihin Parihin; Joko Suseno; Velya Pramesthi Putri Ragil; Dirgantara Wicaksono
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i4.14267

Abstract

ABSTRACT Physics learning in the 21st century requires not only mastery of scientific concepts but also well-developed scientific literacy and numeracy skills as fundamental competencies for evidence-based decision-making. However, the effectiveness of instructional design models in fostering these competencies remains varied, highlighting the need for a comprehensive comparative investigation. This study aimed to analyze the characteristics, effectiveness, and educational implications of three major instructional design models: ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), Dick and Carey (Systems Approach Model), and ASSURE (Analyze Learners, State Objectives, Select Strategies, Utilize Technology, Media and Materials, Require Learner Participation, Evaluate and Revise) within the context of physics education. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines through the stages of identification, screening, eligibility assessment, and inclusion of studies published between 2021 and 2026. A total of 42 eligible journal articles were synthesized. The findings indicate that the ADDIE model is more adaptable for instructional material development, the Dick and Carey model provides a highly systematic framework for strengthening students' numeracy skills, whereas the ASSURE model is more effective in integrating instructional media and promoting active learner engagement to enhance scientific literacy. These findings suggest that the effectiveness of instructional design is context-dependent and should be aligned with the characteristics of physics content, instructional objectives, and targeted competencies, while also providing a conceptual foundation for developing more adaptive instructional models in future research. ABSTRAK Pembelajaran fisika pada abad ke-21 menuntut penguasaan konsep ilmiah yang diimbangi dengan kemampuan literasi sains dan numerasi sebagai fondasi pengambilan keputusan berbasis bukti. Namun, implementasi desain instruksional yang tepat untuk mendukung kedua kompetensi tersebut masih menunjukkan variasi efektivitas sehingga diperlukan kajian komparatif yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik, efektivitas, serta implikasi penerapan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), Dick & Carey (Systems Approach Model), dan ASSURE (Analyze Learners, State Objectives, Select Strategies, Utilize Technology, Media and Materials, Require Learner Participation, Evaluate and Revise) dalam pembelajaran fisika. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) melalui tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi terhadap artikel yang diterbitkan pada periode 2021–2026. Sebanyak 42 artikel memenuhi kriteria untuk disintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa model ADDIE lebih adaptif untuk pengembangan perangkat pembelajaran, Dick & Carey memberikan struktur sistematis yang mendukung penguatan numerasi, sedangkan ASSURE lebih efektif dalam mengoptimalkan pemanfaatan media pembelajaran dan partisipasi aktif peserta didik guna meningkatkan literasi sains. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas desain instruksional bersifat kontekstual sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan karakteristik materi fisika, tujuan pembelajaran, dan kompetensi yang ingin dikembangkan, sekaligus menjadi dasar pengembangan model pembelajaran yang lebih adaptif pada penelitian berikutnya.
Transformasi Pembelajaran Jarak Jauh melalui Optimalisasi Media Pembelajaran Digital: Studi Empiris dan Implikasinya Siti Nurhopipah; Nurul Hikmah Fauziyah; Eneng Ulfatulaelah; Dirgantara Wicaksono
YASIN Vol 5 No 6 (2025): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v5i6.8533

Abstract

Although the implementation of digital-based distance learning has been widely developed, comprehensive studies on the transformation of distance learning through the optimization of digital learning media in Indonesia remain relatively limited. This study aimed to examine the transformation of distance learning through the optimization of digital learning media based on recent empirical findings in Indonesia from 2021 to 2025. Using a descriptive qualitative approach with a comprehensive literature review, this study synthesised how the use of Learning Management Systems (LMS), video-based learning, mobile learning applications, interactive multimedia, and social media shapes the effectiveness of digital-based teaching. The findings showed that the integration of various digital platforms increased flexibility, accessibility, student engagement, and learning outcomes, particularly when supported by robust instructional design and educators’ digital competence, while social media functioned as supplementary learning support that facilitates real-time communication and collaboration. The implications include a shift in teachers’ roles towards facilitators and instructional designers, the need for competency-based curriculum redesign, and the strengthening of a more self-regulated learning culture. Theoretically, digital transformation in distance learning reinforces constructivist, connectivist, and multimodal learning perspectives. This study concludes that the optimization of digital media is a prerequisite for the development of an adaptive and future-oriented distance learning ecosystem, with recommendations to strengthen digital pedagogy training, enhance technological infrastructure, and establish sustainable digital learning policies to support long-term implementation.
Promoting high school students' analytical skills in biology: the design and efficacy of an adaptive learning e-module Dwi Hastuti; Dirgantara Wicaksono
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v8i1.10358

Abstract

Purpose:This study aims to address high school students' low analytical engagement, learning pace variances, and psychological hesitation regarding sensitive reproductive biology by developing, validating, and evaluating an adaptive learning e-module focused on the human reproductive system. Method:Guided by the ASSURE development model and a quasi-experimental pretest-posttest control group design, this Research and Development (R&D) study sampled 58 eleventh-grade students (, ) at SMA Al Mubarak Tangerang Selatan via purposive sampling. Data were collected using 5-point expert validation sheets, student usability questionnaires, and Bloom’s higher-order thinking skills (C4–C6) tests evaluated against a Minimum Mastery Criteria (KKTP) threshold of 78. Findings:The e-module demonstrated exceptional validity from media (4.90/5.00) and content (4.30/5.00) experts, alongside high usability in small-group (4.53/5.00) and large-group (4.78/5.00) trials. Academic mastery surged from 41.38% (pretest mean: 67.00) to 89.66% (posttest mean: 93.34), achieving a moderate normalized gain score (), confirming significant effectiveness in enhancing analytical capacities. Practical implications:The e-module offers biology educators a scalable, mobile-friendly tool to automate differentiated learning, providing remedial scaffolding and HOTS enrichment without increasing teacher workload, while facilitating private, self-paced study of sensitive topics. Originality/value:This research bridges a critical literature gap by operationalizing multi-platform digital tools (Google Forms, Canva, YouTube QR codes) into an adaptive decision-branching e-module specifically tailored for secondary school reproductive physiology instruction.
Empowering Visual Arts Education: A Web3-Based Digital Portfolio to Foster High School Students' Creativity Osy Fatikawati; Dirgantara Wicaksono
Jurnal Penelitian dan Penilaian Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka bekerjasama dengan Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jppp.v8i1.10359

Abstract

Purpose: This study aims to design, develop, and evaluate a Web3-based digital portfolio platform aimed at enhancing the creative capabilities of 22 tenth-grade students in 2D Nirmana visual arts education. Method: Utilizing a Research and Development (R&D) methodology, the study synergizes the ASSURE instructional design model with the System Development Life Cycle (SDLC) framework. Data collection instruments included expert validation rubrics, student practicality questionnaires, and pretest-posttest rubrics designed to measure multidimensional creative outputs. Findings: Expert validation confirmed that the platform is "highly feasible" for classroom integration. Paired-samples t-tests revealed statistically significant improvements in students' artistic originality, fluency, and spatial reasoning. Furthermore, user feedback indicated exceptionally high practicality, engagement, and usability among high school students. Practical implications: The platform provides art educators with a secure, immutable assessment infrastructure that authentically logs, tracks, and protects students' creative trajectories without relying on centralized storage systems. Originality/value: This research pioneers the application of decentralized Web3 architecture within high school visual arts education, establishing a novel framework for digital intellectual property protection and creative ownership for young artists.
Co-Authors Abd. Malik Haerudin Abdul Jabar Abdul Rohim Achmad Fachrudin Adam Panca Putra Pinaria Aghnia, Lulu Azmi Agus Suradika Agus Syarif Ahmad Kosim Ahmad Suryadi Ahmad Suryadi, Ahmad Ai Siti Hindun Alfi Oktafian Sulistiyaningrum Alfina Kamelia Aminawati Aminawati Aminawati, Aminawati Andi Fitri Wahyu Ramadhani Angwar Sadat Ansharullah Ansharullah Apon Gustana Rodia R Apri Utami Parta Santi Aryani, Rita Asep Rahmat Hidayat Asep Saefullah Astriani, Linda Aswir, Aswir Ayu Lestari Bahrul Alam Burhanuddin, Dien Chaeruman, Uwes Anis Deny Asmara Desi Rahmawati Desi Rahmawati Dewi, Dini Aulia Dien Burhanuddin Dinda Nevada Dindin Rosyidin Dodi Mario Akbar Dwi Hastuti Dwi Hastuti Edde, Genta Primadana Eko Susanti Elsah Fanisyah Eneng Ulfatulaelah Eny Ermawati Ermawati, Eny Erwin Saputra Fadhylah, Erlin Fadillah Sabri Fahmi Firmansyah Fahmi Hauzan Rafif Faizal Rahman Fanisyah, Elsah Farhana, Fitri Fatkhussarifin, Fatkhussarifin Fauziah, Syifah Febry Amirullah Benny Fenty Erdiyanti Gafelina, Gafelina Galih Fauzan Firdaus Hafifah, Ai Happy Indira Dewi Helsa Jumaipa WY Hendrayana, Deni Iin Mirna Fathima Ika Yuwanita Indina Tarjiah Isna Fajriyanti Iswan Iswan Iswan Joko Suseno Kamelia, Alfina Kartini Kartini Khadijah Hairani Khairunnisa Khairunnisa Kinanti, Afra Diar Kinanti, Putri Kosim, Ahmad Kurniawan, Erfan Kurniawan, Yayan Yulis Kusuma, Chendra Kuswanto Latifah Latifah Lis Nurasiah Lukman Adi Darmawan Luthfi Yacob M. Ari Kuwoto Masyadi Muhammad Faiq Haqqoni muhammad roqib, muhammad Muhammad Sahrul Murdiratno, Herry Mutiah, Shofi Nani Kustini Nisa, Vika Zakiyatun Nomi, Ahmad Suryadi Nur'akbar, Tomy Nurhattati Nurhayati Nurul Hikmah Fauziyah Osy Fatikawati Parihin Parihin Purnama, Happy Yoga Purnamawati, Siti Nuraini R. Andi Ahmad Gunadi R.Andi Ahmad Gunadi Rahmadani, Salsa Alvianita Ramdhani, Muhamad Ranjani, Nuha Fatin Renei Indriaty Rifqiyati Rifqiyati Rinanto Ripki, Ahmad Jauhari Hamid Rita Mulyati Riva Sahri Ramdani Rugaiyah Rumiyatun Rumiyatun, Rumiyatun Rusdi Kurniawan Rusmi Rusmi Sadat, Angwar Samsudin Samsudin Sani, Naufal Hajid Sanusi Sanusi Saputra , Sadi Sari, Rika Widia Sarwiyanti Sarwiyanti Sarwiyanti, Sarwiyanti Sa’duddin Setyaningrum, Widia Shodiq, Nur Ahmad Sibthi, Humam Rasyidu Siti Jaisah Siti Kania Nurhaliza Siti Nurhopipah Suarni, Fitrima Subagyo , Ahmad Sukmawati, Rika Sulistiyaningrum, Alfi Oktafian Sumarni Sumarni Susari, Erfi Fitri Suwarno Suwarno Taufik Tenri Rawe Ujang Suherman Uswadi, Aos Velya Pramesthi Putri Ragil Wahyu Indria Sri Darmasari Widia Setyaningrum WINATA, WIDIA Wirdamayanti Yunita Septiani Yusnita, Rimah Zulfitria Zulfitria Zulfitria Zulfitria Zulfitria Zulfitria Zulfitria, Zulfitria