Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penurunan Batang dan Pewiwilan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Produksi Benih Kentang (Solanum tuberosum L.) Bermutu Var.Granola Sistem Aeroponik Sahputeri, Ritten Pimi; Yennita, Yennita; Gunawan, Hendra
Agroteknika Vol 8 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i2.522

Abstract

Produksi benih kentang (Solanum tuberosum L.) bermutu di Indonesia masih menghadapi tantangan serius berupa keterbatasan ketersediaan dan tingginya harga benih berkualitas, sehingga banyak petani menggunakan benih turunan rendah yang menurunkan produktivitas. Teknologi sistem aeroponik yang dikombinasikan dengan teknik penurunan batang dan pewiwilan menawarkan pendekatan budidaya yang lebih efisien dan terkontrol untuk meningkatkan kualitas dan hasil produksi benih kentang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh penurunan batang dan pewiwilan erhadap pertumbuhan dan produksi benih kentang varietas Granola dalam sistem aeroponik. Teknik aeroponik merupakan metode budidaya tanpa media tanah yang memungkinkan optimalisasi produksi benih berkualitas tinggi. Penurunan batang dan pewiwilan dilakukan untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap parameter pertumbuhan tanaman, jumlah umbi, serta kualitas benih yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan penurunan batang dan pewiwilan yang dibandingkan dengan kontrol tanpa perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA untuk menentukan signifikansi perbedaan antar kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penurunan batang dan pewiwilan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil produksi benih kentang. Penurunan batang dan pewiwilan mampu meningkatkan jumlah dan bobot umbi per tanaman, serta memperbaiki kualitas benih yang dihasilkan dibandingkan dengan kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknik penurunan batang dan pewiwilan dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan produktivitas benih kentang varietas Granola dengan sistem aeroponik. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan teknologi produksi benih kentang berkualitas tinggi secara efisien dan berkelanjutan.
Pelatihan Teknologi AQSILER (Aquaponic-Integrating Fish And Plant Culture) untuk Meningkatan Ketahanan Pangan Keluarga di Kelurahan Amen Kabupaten Lebong (Bengkulu) Dewi Jumiarni; Ahmad Saddam Husein; Teddy Alfra Siagian; Yennita, Yennita; Nursanti Yunita Sari
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v2i2.227

Abstract

The objective of this community service activity is firstly, to enhance the community's awareness and expertise in the utilisation of AQSILER technology; and secondly, to implement AQSILER technology in order to enhance family food security in Amen Village. The activity was conducted in the village hall of Amen Village, Lebong Regency (Bengkulu), with 30 participants. The methodology employed in this study was Participatory Action Research (PAR), which was meticulously executed in three distinct stages: namely, preparation, training and monitoring and evaluation. The findings of the activity demonstrated that it was effective in enhancing the knowledge and skills of the participants in relation to AQSILER technology by 75%, meeting the highest standards of evaluation. The implementation of AQSILER technology in Amen Village has resulted in the cultivation of kale and catfish, thereby ensuring the sustenance of local households. The harvesting of kale can be initiated after the third week. The subsequent harvest is conducted at two-week intervals. Conversely, catfish are harvested at a younger age, typically between three and five months, depending on the specific requirements of the harvesting operation. It is estimated that 100 catfish seeds will yield 40-60 fish, with a total weight of 8-12 kilograms. Keywords:  AQSILER, aquaponics, food resilience and appropriate technology.  
Development of Contextual Based Electronic Global Warming Modules using Flipbook Applications as Physics Learning Media in High Schools Susanti, Neneng; Yennita, Yennita; Azhar, Azhar
Journal of Educational Sciences Vol. 4 No. 3 (2020): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.4.3.p.541-559

Abstract

This study aims to produce physics learning media in high schools in the form of the development of contextual based electronic global warming modules using a valid, practical and effective flipbook application. This type of research is research and development using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluate). The field trial design used was One Group Pretest-Posttest Design. The development of contextual based electronic global warming modules using the flipbook application has passed the validation test stage with an average percentage of material experts at 88.42% with a very valid category and an average percentage of media experts at 85.63% with a very valid category. Practicality test by the teacher obtained an average percentage score of 85.56% with very practical criteria and by students obtained an average percentage score of 91.33% with a very practical category. Improved learning outcomes using e-modules and without e-modules (the results of last year's tests) are included in the increased category. It can be concluded that the use of contextual- based electronic modules using the flipbook application in learning can improve student physics learning outcomes.
The Impact of Research-Based Projects (RBP) in Plant Physiology Course on Undergraduate Student Meta-skills Yennita, Yennita; Astriawati, Fitri; Jumiarni, Dewi; Irawati, Sri
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 1 (2025): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bioed.v10i1.12922

Abstract

Mastery of meta-skills is essential for undergraduate students to prepare themselves for the rapidly changing world driven by advancements in science and technology. Therefore, this study aims to investigate the impact of implementing the research-based project (RBP) model in a plant physiology course on undergraduate students' meta-skills. This study employed a quasi-experimental design with a non-equivalent pre-test and post-test control group design. The research sample consisted of biology education students at the University of Bengkulu selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire consisting of 79 items, and the research data were analyzed using a One-Way ANCOVA test. The results showed a significant difference in meta-skills between the control and experimental groups, controlling for students' initial meta-skills [F(1,61) = 313.996, p 0.001, np2 = 0.84]. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the research-based project (RBP) model has a substantial or highly effective impact on enhancing undergraduate students' meta-skills.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI BIOLOGI SISWA SMP Astuti, Theresia Inovia; Idrus, Irdam; Yennita, Yennita
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.075 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.1.5-9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa serta meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 15 kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII B SMPN 15 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrumen  yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata skor observasi guru adalah 20,5 yang termasuk kriteria cukup, sedangkan rata-rata skor observasi siswa adalah 20 yang termasuk kriteria cukup. Sedangkan pada siklus II rata-rata skor observasi guru adalah 29,5 yang termasuk kriteria baik, sedangkan rata-rata skor observasi siswa adalah 27,5 yang termasuk kriteria baik. Data hasil belajar pada siklus I dianalisis berdasarkan kriteria ketuntasan belajar klasikal dan di peroleh persentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus I yaitu 54,5% dengan kriteria belum tuntas dan pada siklus 2 nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 84,7 % dengan kriteria tuntas. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukan bahwa penelitian dengan menggunakan model Discovery Learning  dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas VII.B SMPN 15  Kota Bengkulu.Kata Kunci : Discovery Learning, Hasil belajar, Pencemaran lingkungan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Ulansari, Putri Tuti; Ansori, Irwandi; Yennita, Yennita
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.843 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.1.27-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa serta meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran biologi dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri di kelas XI IPA 6 SMA Plus Negeri 7 Kota Bengkulu pada materi sistem ekskresi manusia. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu peneliti sebagai guru dan siswa kelas XI IPA 6 SMA Plus Negeri 7 Kota Bengkulu tahun ajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrument penelitian berupa lembar observasi untuk mengetahui aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa, sedangkan lembar tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar biologi siswa. Hasil analisis data aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata 19 (cukup), siklus II menjadi 24 (baik). Hasil analisis data observasi aktivitas siswa siklus I diperoleh skor rata-rata 19 (cukup), siklus II menjadi 24 (baik). Selanjutnya data hasil belajar siswa siklus I dianalisis berdasarkan kriteria ketuntasan belajar klasikal dan diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal yaitu 80,56% yang termasuk kedalam kriteria belum tuntas dan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan ketuntasan belajar klasikal yaitu 90,67% dan termasuk dalam kriteria tuntas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata kunci: Aktivitas, Hasil Belajar, Model Pembelajaran Inkuiri, Sistem Ekskresi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Okta, Puspira Dwi; Yennita, Yennita; Ansori, Irwandi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.204 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.1.86-95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran, serta mendeskripsikan hasil belajar IPA Biologi siswa kelas VIIb SMPN 3 Marga Sakti Seblat dengan penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, tindakan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru IPA Biologi sebagai peneliti dan seluruh siswa di kelas VIIb SMPN 3 Marga Sakti Seblat. Instrumen penelitian berupa lembar observasi untuk memperoleh data aktivitas guru dan siswa serta lembar tes untuk memperoleh data hasil belajar siswa. Hasil analisis data observasi  aktivitas guru pada siklus 1 diperoleh rerata skor 21 dengan kriteria baik, kemudian meningkat disiklus II skor aktivitas guru meningkat menjadi 22 dengan kriteria baik. Hasil analisis data observasi aktivitas siswa pada siklus 1 diperoleh  rerata skor 21 dengan kriteria baik, kemudian meningkat disiklus II  menjadi 22 dengan kriteria baik. Presentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 47,22 % dengan kriteria belum tuntas, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 75 % dengan kriteria tuntas. Dari hasil analisa data tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model PBM dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar IPA Biologi siswa kelas VIIb SMPN 3 Marga Sakti Seblat.Kata kunci: Hasil Belajar, Aktivitas belajar dan mengajar, Pembelajaran Berbasis Masalah
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Safitri, Melly; Yennita, Yennita; Idrus, Irdam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.746 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.1.103-112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di kelas VII2 SMP Negeri 14 Kota Bengkulu, pada materi Dampak Pencemaran Bagi Kehidupan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII2 SMP Negeri 14 Kota Bengkulu tahun ajaran 2016/2017, sedangkan peneliti berperan sebagai guru. Variabel penelitian ini adalah model Problem Based Learning (PBL), aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Hasil analisis data aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata yaitu 30,3 (Baik), dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 31 (Baik). Hasil analisis data aktivitas siswa pada siklus I diperoleh skor rata-rata 30,3 (Baik), dan pada siklus II skor aktivitas siswa menjadi 30,6 (Baik). Selanjutnya data hasil belajar siswa pada siklus I dianalisis berdasarkan kriteria ketuntasan belajar klasikal dan diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal yaitu 82,3% yang termasuk kedalam kriteria belum tuntas dan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan ketuntasan belajar klasikal yaitu 85,2% dan termasuk dalam kriteria tuntas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas guru dan aktivitas siswa serta hasil belajar siswa kelas VII2 SMPN 14 Kota Bengkulu.Kata Kunci: Problem Based Learning, aktivitas belajar, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERSTRUKTUR DENGAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS VIII7 Sari, Novi Puspita; Yennita, Yennita; Irawati, Sri
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.967 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.2.123-131

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas peserta didik, kemampuan membuat mind mapping dan hasil belajar kognitif dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terstruktur dengan bantuan teknik mind mapping di kelas VIII7 SMPN 04 Kota Bengkulu pada materi sistem ekskresi manusia. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri atas 4 tahapan yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas VIII7 SMPN 04 Kota Bengkulu tahun ajaran 2017/2018, yang terdiri dari 35 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, lembar penilaian mind mapping dan lembar tes. Hasil penelitian dari analisa data observasi guru siklus I diperoleh skor rata-rata 26 (baik), siklus II menjadi 30 (baik). Hasil analisis data observasi peserta didik siklus I diperoleh skor rata-rata 24 (baik), siklus II menjadi 30 (baik). Hasil analisis data penilaian kemampuan membuat mind mapping siklus I diperoleh persentase nilai 65% (baik), siklus II menjadi 80% (baik). Kemudian hasil belajar ranah kognitif siklus I mendapatkan persentase 65,71%, siklus II menjadi 85,71%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran Inkuiri terstruktur dengan bantuan teknik mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII7 SMPN 04 Kota Bengkulu.Kata Kunci : Inkuiri Terstruktur, Mind Mapping, Hasil Belajar.AbstractThis study aims to describe teaching activities, learning activities, ability to make mind mapping and students' learning outcome by implementation of structured inquiry model at VIII.1 class of SMPN 04 Kota Bengkulu on the material of human excretion system. Type of this research was a classroom action research that was conducted in two cycles and each cycle consists of four stages: planning, implementation of action, observation, and reflection. The subjects of the study were teachers and students at VIII7 class of SMPN 04 Kota Bengkulu in academic year 2017/2018, which was consisted of 35 students. The research instrument was used observation sheet, mind mapping assessment sheet and test sheet. The results of the teachers' observation data analysis in cycle I obtained an average score of 26 (good), cycle II to 30 (good). The result of data observation analysis of learning activities,  cycle I obtained an average score of 24 (good), cycle II to 30 (good). The result of data observation analysis of students’ ability to make mind mapping, cycle I obtained an persentage score of 65% (good), cycle II to 80% (good). Then, the learning result of cognitive aspect of cycle I got 65,71%, cycle II to 85,71%%. As the conclusion of this study, that Structured inquiry learning model with mind mapping tehnique could improve students' learning outcome at VIII7 class of SMPN 04 Kota Bengkulu.Keywords: Structured Inquiry, Mind Mapping, Learning Outcome.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI FOTOSINTESIS DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIIIA SMPN 2 LEBONG UTARA Nurfiyanti, Putri Endah; Yennita, Yennita; Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.477 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.2.1-7

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar dengan model Problem Based Learning (PBL) dikelas VIIIA SMPN 2 Lebong Utara. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan seluruh siswa kelas VIIIA SMPN 2 Lebong Utara. Variabel penelitian ini adalah model Problem Based Learning (PBL), aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan lembar tes. Pada siklus I aktivitas guru diperoleh skor rata-rata yaitu 27 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 29 (Baik). Pada siklus I aktivitas siswa diperoleh skor yaitu 25,5 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas siswa menjadi 29 (Baik). Hasil analisis persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I yaitu 65% (tidak tuntas) dan pada siklus II meningkat menjadi 85% (tuntas). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas VIIIA SMPN 2 Lebong Utara.Kata Kunci : Problem Based Learning, Aktivitas, Hasil Belajar
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abas, Abas Abdul Rahman Singkam ACENG RUYANI Afwa, Siti Rahmi Agusriyalni, Zelin Ahmad Saddam Husein Al Fatihah, Annisa Aminah Tri Putri Ariefa Primair Yani Ariefa Primair Yani Ariefa Primairyani, Ariefa Arrosid, Muhammad Reza Astuti, Theresia Inovia Atika, Diana Aulia Agrindha Ulfah Azhar Azhar Bella, Anisa Berto Usman, Berto BHAKTI KARYADI Bhakti Karyadi Cahya, Malinda Dwi Cahyani, Dina Carroline, Desty Dahniar, Rahma dedi irawan Desyandri Desyandri Dio Agung Kurniawan Eka Putri, Rendi Zulni Ekaputri, Rendi Zulni Elyana Elyana, Elyana Ernidawati, Ernidawati Evi Suryawati Fakhruddin Fakhruddin Fakhruddin Z Faritzah, Chika Putri Fathiyah, Atika Nurul Firman Firman Fitri Dayeni Gibran, Gibran Gibran, Gibran Halhaji, Prendi Niki Handayani, Kristian Hendar Sudrajat HENDRA GUNAWAN B11211055 Inayah Inayah Indriani, Elsi Irawan, Hendrik Irdam Idrus Irdam Idrus Irwandi Ansori Irwandi Ansori Isra Khasyyatillah, Isra Isytigfarini, Anisah Putri Jumiarni, Dewi Kasrina Kasrina Khoiroh, Ummi Kurnia Widiyani Kurnia, Nina Kurnia, Nina Laurenty, Fretycia Lestari, Yenni Liayunika, Try Listari, Monica Descika M, Satria Nugeraha M. Imamuddin M. Nor M. Nor, M. Nor M. Rahmad M. Rahmad M. Rahmad, M. Rahmad M. Syafi’i, M. Syafi’i Misti, Afifah Mitri Irianti muhammad Sofyan Hadi Muhammad Syafii Naila Fauza Nelwisman, Nelwisman Neni Murniati Nova, Nindri Resti Novriandami, Aldila Novrita, Fitri Dian Nur Islami Nur Wakhidah Nurasyiah, Nurasyiah Nurfiyanti, Putri Endah Nurhidayah, Muhammad Gading Nursanti Yunita Sari Okta Wulandari Okta, Puspira Dwi Oktafia, Lesi Oktaviani, Sonia Osman, Kamisah Pratiwi, Vira Liza Putri Puspita, Amelia Dwi Putri, Rendi Zulni Eka Raden Mohamad Herdian Bhakti Ramadani, Rizza Dewi Rani Hidayanti Riyanti, Mike Rozalinda Rozalinda Rusdi Hasan Safiera, Cut Kandy Safitri, Melly Sahputeri, Ritten Pimi Sari, Novi Puspita Saribatul Islamia, Saribatul Islamia Septia, Audy Sri Irawati Sri Irawati Sri Irawati SRI WULANDARI Suhendra, Hafiz Sundari, Ayu Susanti, Neneng Susminiarti, Firda Syahril Syahril Syarif Hidayat Syoti Vellia Lorenza Taufik Akbar Teddy Alfra Siagian Titis Abimanyu Pramudi, Titis Abimanyu Trisna, Dwi Martha Ulansari, Putri Tuti Wardhana, Farel Razaq Yanti, Siti Hikma Yoeliana , Rosa Yulia Alisa yulina eliza Zalpita Agustia, Zalpita Zulfarina, Zulfarina Zulhelmi, Zulhelmi Zulianda, Viona Zulirfan Zulirfan, Zulirfan