Claim Missing Document
Check
Articles

Toksisitas Ekstrak Metanol Daun Kolowe (Chydenanthus excelsus) Indah Puspa Dewi; Victoria Yulita Fitriani; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.127 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.111

Abstract

Pemanfaatan bahan alam sebagai sumber bahan obat telah dilakukan untuk meningkatkan mutu kehidupan masyarakat. Secara empiris kolowe digunakan oleh masyarakat buton sebagai racun ikan untuk di konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas ekstrak metanol daun kolowe. Metode yang digunakan adalah Brine Shrimp Letality (BSLT). Uji toksisitas dilakukan dengan menggunakan larva udang Artemia salina Leach yang berumur 48 jam. Efek toksik diidentifikasi dengan presentase kematian larva udang menggunakan analisis probit (LC50). Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstak metanol daun kolowe bersifat toksik (LC50= 237,85 ppm).
Kajian Stabilitas Fisika dan Aktivitas Sebagai Obat Luka Getah Jarak Cina (Jatropha multifida L.) Mega Silvia; Aditya Fridayanti; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.258 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.123

Abstract

Jarak cina memiliki getah yang telah terbukti dapat digunakan sebagai obat luka sayat.Masyarakat biasanya hanya memanfaatkan getah jarak cina yang baru diambil, cara tersebut dirasakan kurang efektif, akan lebih baik jika getah dapat disimpan untuk penggunaan darurat sewaktu waktu, namun untuk hal tersebut perlu diperhatikan stabilitas dari getah selama penyimpanan, karena ada kemungkinan terjadinya perubahan stabilitas fisika yang mempengaruhi stabilitas aktivitas dari getah sebagai obat luka sayat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan stabilitas fisika terhadap aktivitas getah dan mengetahui waktu penyimpanan yang efektif untuk getah jarak cina.Jenis penelitian adalah penelitian laboratorium eksperimental, pengujian yang dilakukan menggunakan adalah mencit sebanyak 21. Mencit dibagi menjadi 7 kelompok yaitu 1 (kontrol positifpovidon iodine), 2 (kontrol negatif tanpa perlakuan), 3 (getahsegar), 4 (getah minggu ke-1), 5 (getah minggu ke-2), 6 (getah minggu ke-3) dan 7 (getah minggu ke-4). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian yang diperoleh getah pada minggu ke-1 hingga minggu ke-3 memiliki nilai aktivitas yang cukup baik walaupun pada minggu ke-1 sudah terjadi perubahan stabilitas fisika, waktu penyimpanan yang efektif untuk getah adalah 3 minggu.
Skrining Aktivitas Fraksi Etilasetat Daun Nusa Indah (Mussaenda philippica A. Rich) Annisa Mercury; Risna Agustina; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.203 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.154

Abstract

Nusa Indah (Mussaenda philippica A. Rich) merupakan tanaman dengan kelopak daun berwarna putih. Masyarakat menggunakan daun Nusa Indah sebagai obat disentri dan diare akut. Penelitian ini bertujuan untuk mencari toksisitas dan potensi antioksidan fraksi etilasetat daun Nusa Indah. Uji toksisitas fraksi etilasetat menggunakan larva udang Artemia salina Leach (Brine Shrimp Lethality Test, BSLT). Aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas 1,1 difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH). Hasil BSLT menunjukkan nilai LC50 fraksi etilasetat daun Nusa Indah adalah 37,15 ppm. Nilai IC50 fraksi etilasetat daun Nusa Indah adalah 8,13 ppm.
Uji Aktivitas Antibakteri Fraksi Daun Alpukat (Persea americana Mill) terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Ayu Ulfa Sari; Nurul Annisa; Arsyik Ibrahim; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.927 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.157

Abstract

Daun alpukat (Persea americana Mill) merupakan tanaman yang sudah sejak lama dikenal masyarakat indonesia serta digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan konsentrasi efektif dari fraksi n-heksan, etil asetat dan n-butanol. Pengujian daun alpukat ini menggunakan metode disc diffusion dengan mengamati Konsentrasi Hambat Minimum dan Konsentrasi Bunuh Minimum. Bakteri yang diujikan adalah Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Konsentrasi fraksi yang digunakan yakni 0,5%, 1%, 3%, 5% dan 10%. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi antibakteri pada semua fraksi daun alpukat yang ditunjukkan dengan adanya zona bening di sekitar paper disk. Zona bening terbesar adalah 10,09 mm diperoleh dari fraksi n-heksan dengan konsentrasi 10% pada biakan bakteri Escherichia coli.
Formulasi Masker Peel Off Antioksidan Berbahan Aktif Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata Linn.) Deasy Novia Sari; Nur Mita; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.48 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.159

Abstract

Masker peel-off merupakan sediaan gel yang dapat mengandung senyawa antioksidan dari bahan alam yang digunakan untuk perawatan kulit wajah. Daun sirsak (Annona muricata Linn.) tergolong antioksidan sangat kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sirsak dan stabilitas antioksidan masker peel-off ekstrak daun sirsak. Formula masker peel-off terdiri dari 0,5% ekstrak etanol daun sirsak dengan kombinasi polivinil alkohol dan hidroksi propil metil selulosa sebagai gelling agent. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhidrazil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IC50 dari ekstrak etanol daun sirsak dan masker peel-off ekstrak tersebut berturut-turut adalah 41,52 ppm dan 11,87 ppm. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan masker peel-off ekstrak daun sirsak empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan aktivitas antioksidan ekstrak daun sirsak.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Rimpang Kunyit Hitam (Curcuma caesia ROXB.) Desire Janetha Asdedi; Hanggara Arifian; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.988 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.161

Abstract

Rimpang kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb.) secara empiris memiliki aktivitas sebagai antibakteri dalam pengobatan herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas rimpang kunyit hitam sebagai antibakteri. Oleh karena itu, dilakukan uji pendahuluan aktivitas antibakteri dari ekstrak rimpang kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb.). Pengujian antibakteri menggunakan metode difusi agar dengan konsentrasi 15% 30%, 40%, 45%, 60%, 75%, 80%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kunyit hitam mempunyai daya hambat sebagai antibakteri pada konsentrasi 45% terhadap Staphylococcus aureus Staphylococcus epidermidis, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa menghasilkan diameter zona hambat sebesar 7,93 mm , 9,04 mm, 9,12 mm, dan 10,74 mm.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol dan Profil KLT Partisi Cair-Padat Ekstrak Daun Jahe Balikpapan (Etlingera balikpapanensis) Desy Triary Sandi; M. Arifuddin; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.845 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.162

Abstract

Tumbuhan Jahe Balikpapan (Etlingera balikpapanensis) merupakan tumbuhan asli dari Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol daun Jahe Balikpapan dan juga mengetahui profil KLT partisi cair-padat dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan n-butanol. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan menggunakan pelarut metanol kemudian dipartisi cair-padat secara berturut-turut dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan n-butanol. Aktivitas antioksidan ekstrak metanol daun Jahe Balikpapan (Etlingera balikpapanensis) diuji dengan menggunakan metode DPPH (1,1-dyphenyl-2-picrylhidrazyl). Hasil pengujian aktivitas antioksidan ekstrak metanol daun Jahe Balikpapan (Etlingera balikpapanensis) menunjukkan nilai IC50 212,71 ppm.
Efek Anti Inflamasi Sari Buah Nanas (Ananas comosus L.) dan Apel Hijau (Pyrus malus L.) pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus L.) Dimas Aqil Fikrinda; Jaka Fadraersada; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.782 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.164

Abstract

Inflamasi merupakan suatu respons protektif normal terhadap luka jaringan yang disebabkan trauma fisik, zat kimia, atau zat mikrobiologik. Nanas mengandung enzim bromelain yang merupakan enzim proteolitik dan apel mengandung senyawa-senyawa flavonoid seperti kuersetin, keduanya memiliki efek antiinflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi sari buah nanas (Ananas comosus L.) dan apel hijau (Pyrus malus L.) sebagai anti inflamasi dengan metode pletismometer setiap 60 menit selama 6 jam yang dibandingkan dengan natrium diklofenak. Hewan uji diberikan secara oral 1 jam sebelum diinduksi dengan 0,1 mL karaginan 2%. Hewan uji dibagi ke dalam IV kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3 ekor hewan uji. Kelompok I kontrol (-) Na CMC 0,5% , kelompok II kontrol (+) natrium diklofenak 50 mg, kelompok III konsentrasi terbaik nanas tunggal 60%, dan kelompok IV konsentrasi terbaik apel tunggal 56%. Hasil volume telapak kaki yang didapatkan, dilaporkan secara deskriptif antara sari buah nanas tunggal dibandingkan Natrium diklofenak pada jam ke 1 dan ke 6 yaitu 4,59 mL dengan 4,06 mL ; 4,05 mL dengan 4,01 mL. Kemudian sari buah apel tunggal dibandingkan Natrium diklofenak pada jam ke 1 dan ke 6 yaitu 4,67 mL dengan 4,06 mL ; 4,01 mL dengan 4.01 mL. Dapat disimpulkan bahwa sari buah nanas dan apel hijau memiliki potensi yang lebih kecil sebagai antiinflamasi dibandingkan dengan natrium diklofenak 50 mg.
Isolasi Senyawa Antioksidan dari Rimpang Jahe Balikpapan (Etlingera balikpapanensis) Dina Sofia; Wisnu Cahyo Prabowo; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.255 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.165

Abstract

Jahe balikpapan (Etlingera balikpapanensis) adalah tumbuhan yang banyak ditemukan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia. Tumbuhan ini belum diteliti khasiat dan kandungannya. Memperoleh senyawa antioksidan dari rimpang jahe balikpapan. Simplisia rimpang jahe balikpapan diekstraksi secara maserasi. Ekstrak difraksinasi dengan n-heksana, etil asetat, dan metanol. Fraksi etil asetat diisolasi berdasarkan aktivitas antioksidannya. Isolasi senyawa menggunakan metode kromatografi kolom. DPPH disemprotkan pada plat KLT untuk mengetahui aktivitas antioksidan isolat. Kemurnian isolat diuji dengan KLT 2 dimensi. Diperoleh senyawa antioksidan yang memiliki aktivitas penghambatan terhadap DPPH.
Efektivitas Penyuluhan Pengendalian Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Menggunakan Metode Reminder dan Booklet Di Instalasi Rawat Jalan RSUD A.W. Sjahranie Dyera Wahyu Heraningtyas; Jaka Fadraersada; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.065 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.166

Abstract

Pengetahuan pasien tentang penyakit dan terapi DM memegang peranan penting dalam mengontrol kadar glukosa darah serta kepatuhan pasien dalam menjalankan terapinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi berupa booklet dan reminder terhadap kadar glukosa darah dan kepatuhan pasien DM tipe2 di Instalasi Rawat Jalan RSUD A. W. Sjahranie dibandingkan dengan kontrol. Penelitian dilakukan secara prospektif dengan metode eksperimen. Hasil penelitian berdasarkan umur paling banyak berusia 56-65 tahun dengan persentase pada sampel 43,33% dan kontrol 46,67%, berdasarkan jenis kelamin perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki yakni 60% pada sampel dan 56,67% pada kontrol, berpendidikan SMA sampel 70% dan kontrol 65%, dan paling banyak berprofesi sebagai ibu rumah tangga dengan persentase pada sampel 55% dan kontrol 51,67%. Pada kelompok edukasi mayoritas pasien mengalami penurunan kadar glukosa darah tetapi hal ini tidak terjadi pada kelompok kontrol. Berdasarkan sisa obat (pill count) diperoleh kepatuhan pada kelompok edukasi 35 pasien (58,33%) dan kelompok kontrol 12 pasien (20%). 28 pasien dari 35 pasien yang patuh mengalami penurunan kadar glukosa darah sedangkan pada kelompok kontrol 10 pasien dari 12 pasien yang patuh mengalami penurunan kadar glukosa darah.
Co-Authors Aan Qanitina Hanif Adam M. Ramadhan Ade Purnama Septiani Aditya Fridayanti Aditya Fridayanti Adzimahtinur Pradawahyuningtyas Almeida, Maria Andi Berbi Ollan Yunus Andi Nurazmi Andini Eka Bahari Putri Anintia Nitami Faradillah Anisha Putri Anjanie Medyawati Utami Annisa Anugrah Putri Annisa Mercury Ardella Safilla Arief Fadillah Arniah Arniah Arsyik Ibrahim Aryanti Aryanti Ayu Ulfa Sari Bohari Yusuf Chairunnisa Arbain Claudea Ersamy Janafrish Deasy Novia Sari Defriana Defriana Delti Delaya Busa Desire Janetha Asdedi Destri Erawaty Desy Aulia Rahmah Desy Triary Sandi Dewi Maimunah Dewi Mayasari Dewi Nurmashita Dewi Rahmawati Dimas Aqil Fikrinda Dina Sofia Djoko Setyadi Dyera Wahyu Heraningtyas Eka Rizky Meilinda Emil Bahtiar Erwin Samsul Ester Melenya Looys Nababan Euis Julaeha Eva Hairdiana Umar Fadhli Nurrahman W Fahrul Rozi Fajar Prasetya Fatma Sari Fauziah Halimatussa’diah Febrina Mahmudah Femy Linggi Allo Fika Aryati Firzan Nainu Fisi Karimah Khoirunnisa Fitri Rhamadhani Fitriani Fitriani Florensius Rinaldi F Fush Shilat Jibalathuull Hadi Kuncoro Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hanggara Arifian Hardian Hardian Hardiana Sepryanti Palinoan Hariati Hariati Helmi Helmi Herliani Herliani Herliani Herliani Herman Herman Hidayat Hidayat Hifdzur Rashif Rijai Hifdzur Rashif Rija’i Husein Hernadi Bahti Iffah Karina Ghassani Indah Puspa Dewi Indri Verrananda M Inul Ahmanda Reiza Islamudin Ahmad Iswahyudi Iswahyudi Jaka Fadraersada Jeny Maryani Liu Jessica Jumiati Catur Ningtyas Junaidin Junaidin Jusmiati Jusmiati Kartika Damasanti Mamonto Khoiriyah Anbar Mufidah Kiki Argananta Kiki Nur Azizah Hidayatul Fitria Kindi Farabi Kusnul Nurhidayah Lia Puspitasari Lilis Pania Anugrah Lisna Meylina Lita Nur Hanifa Lizma Febrina M Arifuddin M. Arifuddin Mahfuzun Bone Marlyan Bone Maya Apriliani Maziyyah Husna Mega Silvia Meilisa Athiyah Meilita Efliana Mira Susanti Mirhansyah Ardana Muhammad Rasyid Indrawan Mukti Priastomo Nadia Rahma Kusuma Dewi Nia Oktaviani Ninin Kartika Ulfa Nisa Naspiah Novalia Debora Novalinda Novalinda Novita Eka Kartab Putri Novita Sari Nunuk Hidayanti Nur Masyithah, Z Nur Mita Nur Shidiq Nurul Annisa Nurul Fitriani Nurul Hasanah Oktaviany Triana Oppi Yolan Destiyana Pasuria Panjaitan Petrina Febrianti Pindo Hardika P.A.N Puji Rahayu Putri Anggraeni Putri Purnamasari Rafika Hasdina Rahmadani, Agung Rahmat Budiman Rama Febryanto Rania Afifa Yasmin Raudhatul Munawassalmiah Richardus Rayendra Euriko Rina Adilla Akmalia Ririn Novriyanti Risa Yusnita Riska Harfiani Junaid Risna Agustina Rohani Rohani Rolan Rusli Ruli Kuswati Rullah Hermanda Rusdi, Muhammad Alhimni Rymond Jusuf Rumampuk Santy Dara Krisnawati Selvi Jumiatul Astati Serly Monika Putri Sibarani Evy Morita Siti Aisyah Siti Hardiyanti Siti Hasanah Siti Ulfah Hidayah Sri Andriani Allo Bulawan Sri Indah Mulyawan Dewi Sulistiarini, Riski Supriyatna Sutardjo Susan Susan Syarifah Hudaya syarifah maryam alaydrus Tari Maulidina I.P Tetra Hidayat Tias Puspita Sari Tina Dwi Rahayu Unang Supratman Vendryca Reckow Venna Shintary VICTORIA YULITA FITRIANI Vika Aura Rislianti Vilca Veronica Hasiani Vina Maulidya Vinny Indriani Vinny Sukma Wijayana Putri W.C. Taylor Wahyu Widayat Welinda Dyah Ayu Whenny Whenny Wijaya, Viriyanata Wisnu Cahyo Prabowo Wulan Maulida Yiska Priscilla Septilita Yoshihito Shiono Yuniarti Pudji Rahayu Yuspian Nur Yuyun Arlita