Claim Missing Document
Check
Articles

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: DAMPAK BEBAN GIZI GANDA (STUNTING) TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR Asdam, Wulan Syarani; Puspikawati, Septa Indra
Kesmas Indonesia Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.ki.2025.17.1.9473

Abstract

Stunting dapat memengaruhi perkembangan kognitif anak karena menghambat pertumbuhan sel-sel neuron pada otak. Kondisi tersebut dapat memengaruhi anak untuk mendapatkan prestasi belajar pada usia emas keduanya (usia sekolah dasar). Tujuan penulisan artikel ini untuk melihat hubungan kejadian stunting terhadap prestasi belajar anak usia dasar. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan pencarian artikel dan jurnal melalui database google scholar dan PubMed. Kriteria inklusi yang digunakan untuk penulisan ini adalah referensi terakreditasi nasional maupun internasional yang sesuai topik bahasan dan dipublikasikan dalam periode 5 tahun terakhir. Ditemukan satu artikel yang menunjukkan tidak adanya hubungan antara stunting dan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Sedangkan pada artikel lainnya ditemukan adanya hubungan dengan tingkat signifikansi yang beragam. Adanya hubungan antara stunting dan prestasi belajar siswa sekolah dasar pada artikel tersebut dibuktikan dengan analisis statistik. Dari hasil kajian dapat disimpulkan anak yang memiliki status gizi stunting cenderung memiliki prestasi belajar yang rendah jika dibandingkan dengan anak dengan status gizi normal. Perbedaan hasil disebabkan adanya faktor selain status gizi yang memengaruhi prestasi belajar anak.
Hubungan antara Preferensi dengan Frekuensi Konsumsi Junk Food pada Mahasiswa di Jabodetabek Cut Athira Sauma; Septa Indra Puspikawati; Rinda Istiqumilaily; Zolla Gracia Amardiani
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v14i4.4025

Abstract

Junk food merupakan makanan yang digemari dan banyak dikonsumsi, namun memiliki berbagai dampak bagi gizi kesehatan. Mahasiswa termasuk dalam kelompok usia terbanyak yang mengonsumsi junk food. Tingginya konsumsi junk food pada mahasiswa disebabkan oleh berbagai faktor yang mempengaruhi preferensi dalam memilih makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara preferensi dengan frekuensi konsumsi junk food pada mahasiswa di Jabodetabek. Metode penelitian ini adalah observasional-analitik dengan design study cross-sectional yang dilakukan pada 246 mahasiswa di Jabodetabek dengan cara menyebarkan kuesioner preferensi menggunakan skala hedonik, faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi, serta Food Frequency Questionnaire (FFQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa suka (63,4%) dan sering mengonsumsi junk food (53,7%). Hasil uji statistik menggunakan chi-square menunjukkan bahwa preferensi (Sig.0,000) berhubungan dengan frekuensi konsumsi junk food pada mahasiswa di Jabodetabek. Kesimpulan penelitian merupakan terdapat hubungan antara preferensi dengan frekuensi konsumsi junk food pada mahasiswa di Jabodetabek. Saran yang dapat diberikan, Pemerintah dapat melakukan pembatasan peredaran junk food modern agar dapat melindungi konsumen dari dampak berlebihan mengkonsumsi junk food, sertadapat lebih meningkatkan produksi usaha makanan mikro dan menengah yang sehat sehingga dapat mendorong daya beli masyarakat terhadap makanan lokal sehat. Dapat pula dijadikan sebagai bahan rekomendasi kampus untuk membuka kantin yang menjual makanan-makanan sehat.
Identification of Swimming Pool Sanitation in Banyuwangi: Study in Swimming Pool X at Glagah Yuli Astuti; Septa Indra Puspikawati; Inriza Yuliandari
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2020): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i1.273

Abstract

The purpose of this research is to know the description of sanitation of swimming pool X Glagah in Banyuwangi. This research used observation and interview technique. The research was on June, 2017, took place in swimming pool X Glagah in Banyuwangi. The observation and Interview performed using an research instrument. The research instrumen based on Minister of health of Republic of Indonesia Regulation No. 416 of 1990 about requirement and monitoring water quality, and Minister of Tourism of Republic of Indonesia No. 16 of 2015 about swimming pool business standard. The observation instrument contains five variables. There are water quality of swimming pool, sanitasion facility, health of building and environment, health of room, and evaluation for employees. There are three variables on interview instrument. There are product, services, and management
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BAHAYA ROKOK ELEKTRONIK: Improving Adolescents Knowledge About the Harmful Effect of Electronic Cigarette Desak Made Sintha Kurnia Dewi; Susy Katikana Sebayang; Septa Indra Puspikawati; Erni Astutik; Syifa'ul Lailiyah; Erlin Qur’atul Aini; Rizky Putri Hariyani
Journal of Community Mental Health and Public Policy Vol. 3 No. 1 (2020): OCTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Terapan untuk Kesehatan Jiwa (Lenterakaji)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51602/cmhp.v3i1.46

Abstract

ABSTRACTThe popularity of e-cigarette (e-cig) is increasing among adolescents, as it is promoted as a safer cigarette and a tool that can help to quit smoking. The misleading security illusion of e-cig without adequate knowledge has created a new generation of tobacco industry customers. The aim is to improve adolescent knowledge about the harmful effects e-cig. Online socialization about the electronic cigarette traps were given to junior and senior high school students in two sub districts in Banyuwangi. Education was conducted in October 2020, attended by 107 students and 15 teachers.Three educational sessions for 20 minutes were conducted using presentation and short video. Pre and post tests were conducted to measure changes in adolescent knowledge. Participants were also asked to evaluate the benefits of these activities. Paired sample t test was used to analyze adolescents’ knowledge before and after socialization. Online socialization about the harmful effect of e-cig improved adolescent knowledge. The mean score improvement was 0.88 ± 1.499 (p = 0.0004). Around 72.1% of adolescents were willing to become agents of change or peer educators. About 84.4% and 88.3% participants agreed and strongly agreed that this socialization provided new information and understanding. Online socialization about the harmful effect of e-cig using short video and texts can improve adolescents' knowledge.Keywords: E-cigarette, Adolescents, Addiction, Tobacco Control. ABSTRAKRokok elektronik (e-cig) semakin populer khususnya di kalangan remaja karena dipromosikan sebagai rokok yang lebih aman dan alat bantu untuk berhenti merokok. Keamanan palsu (ilusif) yang diberikan e-cig tanpa diimbangi pengetahuan yang cukup menciptakan generasi pelanggan baru untuk industri tembakau. Tujuan dari studi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya rokok elektronik. Sosialisasi Jebakan Rokok Elektronik dilakukan secara daring pada pelajar SMP dan SMA di dua Kecamatan di Banyuwangi. Edukasi dilaksanakan pada Oktober 2020, diikuti oleh 107 siswa dan 15 guru. Tiga sesi edukasi selama 20 menit dilaksanakan menggunakan presentasi dan video pendek. Pre dan post-test digunakan untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Peserta juga diminta untuk mengevaluasi manfaaat dari kegiatan ini. Paired sample t test digunakan untuk menganalisis pengetahuan remaja sebelum dan setelah sosialisasi. Sosialisasi secara daring tentang bahaya e-cig mampu meningkatkan pengetahuan remaja. Peningkatan skor rata rata sebesar 0.88±1.499 (p=0.0004). Sebanyak 72.1% remaja menyatakan kesediaannya menjadi agen perubahan atau peer educator. Sebanyak 84.4% dan 88.3% peserta setuju dan sangat setuju bahwa sosialisasi ini memberi informasi dan pemahaman baru. Sosialisasi daring tentang bahaya e-cig menggunakan video pendek dan text dapat meningkatkan pengetahuan remaja.Kata Kunci: Rokok Elektronik, Remaja, Kecanduan, Kontrol Tembakau.
PENGEMBANGAN KESADARAN TENTANG KECANDUAN GAWAI DAN TELEPON PINTAR PADA REMAJA DI KABUPATEN BANYUWANGI, INDONESIA: Raising Awareness Of Gadget And Smartphone Addiction Among Adolescents In Banyuwangi District, Indonesia Susy Katikana Sebayang; Desak Made Sintha Kurnia Dewi; Septa Indra Puspikawati; Erni Astutik; Syifa'ul Lailiyah; Erlin Qur’atul Aini; Rizky Hariyani
Journal of Community Mental Health and Public Policy Vol. 3 No. 1 (2020): OCTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Terapan untuk Kesehatan Jiwa (Lenterakaji)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51602/cmhp.v3i1.47

Abstract

ABSTRACTGadget use among Indonesian adolescents is becoming more prevalent. Most Indonesian families own smartphones for various uses including for accessing the internet. Gadget and internet use has sharply increased during the Covid-19 pandemic. This study therefore reports a short awareness raising method on gadget addiction among adolescents and how to prevent it. Awareness raising session was held online for students of junior and senior high school students in Banyuwangi District. Socialization materials were given in the form of 20 minute lecture and a 2 minute and 19 second short animation video. Knowledge improvement was calculated from a pre-socialization and post socialization test scores and analysed using paired t-test. Participants were also asked to evaluate the impact of the socialization on providing new information and understanding of the issues. Online socialization can improve knowledge on 66.7% of the students with an average score improvement of 1.55±1.81 poin (p<0.0001). Participants stated that the socialization was well executed. Most students (85.5%) agreed to highly agreed that the socialization provided them with new information and 87.1% of students agreed to highly agreed that they understood the materials. Therefore, short online socialization through presentation and short video can improve the knowledge and understanding of gadget addiction among adolescents.Keywords: Addiction, gadget, smartphones, adolescents, socialization. ABSTRAKPenggunaan gawai di kalangan remaja semakin umum di Indonesia. Sebagian besar keluarga di Indonesia memiliki telepon pintar yang digunakan untuk berbagai hal termasuk mengakses internet. Selama masa pandemi Covid-19 penggunaan gawai dan internet semakin meningkat. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi mengenai kecanduan gawai di kalangan remaja dan cara mencegahnya. Sosialisasi mengenai kecanduan gawai secara daring diberikan kepada siswa setingkat sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di Kabupaten Banyuwangi. Materi sosialisasi diberikan dalam waktu 20 menit dalam bentuk presentasi dan video pendek. Peningkatan pengetahuan diukur melalui test pengetahuan sebelum dan setelah sosialisasi dan dianalisa menggunakan t-test. Peserta juga diminta untuk mengevaluasi manfaat sosialisasi dari segi penambahan informasi dan pemahaman. Sosialisasi secara daring dapat meningkatkan pengetahuan pada 66.7% siswa dengan peningkatan skor rata-rata sebesar 1.55±1.81 poin (p<0.0001). Peserta menyatakan bahwa keseluruhan kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan baik. Sebagian besar siswa (85.5%) menyatakan setuju hingga sangat setuju bahwa kegiatan sosialisasi tersebut memberi tambahan informasi baru bagi mereka dan 87.1% siswa menyatakan setuju hingga sangat setuju bahwa mereka memahami materi yang disampaikan. Sosialisasi secara daring dalam waktu yang singkat melalui presentasi dan video pendek dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai kecanduan gawai.Kata Kunci: Kecanduan, Gawai, Telepon Pintar, Remaja, Sosialisasi
Faktor Risiko Keterlambatan Diagnosis Kanker Pada Pasien Kanker Payudara: Systematic Literature Review Kaljafa, Fertika Nanda; Puspikawati, Septa Indra; Aini, Putri Nur; Al Gifari, Tubagus Akhmad
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 4 (2025): May
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15481697

Abstract

Background: Delayed diagnosis of breast cancer is one of the behaviours commonly experienced by the public due to several risk factors that influence it. Objective: This study aims to identify risk factors that influence the delay in diagnosis of cancer in patients with breast cancer. Objective: This study aims to identify risk factors that influence the delay in diagnosis of cancer in patients with breast cancer. This type of research is a literature review with the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis) model. Articles were obtained from online databases, namely Google Scholar and Neliti with a range of years 2020-2024. The results of the literature review found that the risk factors that affect the delay in diagnosis of cancer in breast patients include the level of education and knowledge, geographical location of the area in access to health services, information exposure, SADARI behaviour, husband support, feelings of fear and anxiety, misdiagnosis, age with a range of examinations at health services. As for some other risk factors that are not associated include family history of cancer, economic factors, initial complaints and alternative treatments. Education level and knowledge as well as SADARI behaviour are the factors that appear the most as risk factors that affect the delay in cancer diagnosis in breast cancer patients.
Konsumsi Minuman Manis dan Perilaku Sedentari Mendorong Tren Kegemukan: Studi pada Remaja Perkotaan dan Pedesaan di Jawa Timur, Indonesia: Sweet Sweetened Beverages Intake and Sedentary Behavior Drive Overweight Trends: A Study of Urban and Rural Adolescents in East Java, Indonesia Rifqi, Mahmud Aditya; Puspikawati, Septa Indra; Salisa, Wizara; Zaman, Md Nahid Uz
Amerta Nutrition Vol. 9 No. 1 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v9i1.2025.34-44

Abstract

Background: Overweight and obesity are growing concerns in developing countries, including Indonesia. Excessive food intake and lack of physical activity are major contributing factors to this issue. Objectives: This study aims to analyze the relationship between physical activity levels, dietary patterns, and nutritional status among adolescents living in rural and urban areas. Methods: This cross-sectional study involved 261 adolescents (120 males, 141 females) aged 12–14 years from East Java, Indonesia. Physical activity was assessed using the Physical Activity Questionnaire for Children (PAQ-C), while dietary intake was measured using daily recall and a food frequency questionnaire (FFQ). Nutritional status was determined based on BMI-for-age Z-scores. Results: More than 20% of adolescents were overweight (Z-score > 2), with a prevalence of 21% in rural areas and 31% in urban areas. Urban adolescents consumed more sugary drinks, had longer screen time, and slept less than their rural counterparts (p-value<0.05). Overall physical activity levels were significantly higher among rural adolescents. Key risk factors for overweight status included sugary drink consumption (OR 2.32), high-fat food intake (OR 1.61), low physical activity (OR 0.09), and prolonged screen time (OR 1.21). Conclusions: Differences in lifestyle between rural and urban adolescents impact their nutritional status. Targeted interventions to promote physical activity and reduce sugary drink consumption, especially in urban areas, are crucial for preventing overweight and improving adolescent health.
Hatchability Success Rate of Olive Ridley Sea Turtle (Lepidochelys olivacea) Eggs Using the INTAN BOX Incubation Device on Pulau Santen Beach, Banyuwangi Yudhana, Aditya; Sari, Jayanti Dian Eka; Praja, Ratih Novita; Herdiansyah, Akbar Dimas; Nurfaizah, Diza Ulya; Farezi, Reza Adrio; Muslimah, Bintang; Puspikawati, Septa Indra; Kenconojati, Hapsari; Soetojo, Soetojo; Susilo, Rahadian Indarto; Mufasirin, Mufasirin; Haditanojo, Wiyanto; Saksono, Bayu; Sukarno, Gerda
Journal of Basic Medical Veterinary Vol. 14 No. 1 (2025): Journal of Basic Medical Veterinary, June 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbmv.v14i1.66944

Abstract

The natural hatching success rate of olive ridley sea turtle (Lepidochelys olivacea) eggs on Pulau Santen Beach is often hindered by predator disturbances, temperature fluctuations caused by human activities, and unfavorable environmental conditions, with a success rate of only 50–70%. This study aimed to analyze the hatching success rate of olive ridley sea turtle eggs using the INTAN BOX incubation device on Pulau Santen Beach, Banyuwangi. A quantitative descriptive method was employed to observe 365 eggs relocated from four nests to the INTAN BOX over an incubation period of 50–60 days. Parameters observed included temperature, humidity, and hatching success rates. Results indicated an average hatching success rate of 86%, with individual nest success rates ranging from 83% to 89%. These rates are significantly higher than the 50–70% success rate achieved through natural hatching. The INTAN BOX provides a stable environment, protects eggs from predators, and optimizes temperature and humidity conditions, thereby enhancing hatching success. Additionally, the device enables the management of hatchling sex ratios through temperature-dependent sex determination (TSD), which is critical for sea turtle population conservation. This study concluded that the INTAN BOX is an effective innovation for olive ridley turtle conservation while also supporting local community empowerment around Pulau Santen Beach.
Analisis Dampak Masalah Gizi Ganda Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Benua Asia: Tinjauan Pustaka Syafitri, Anzilika Avia; Khabibi, Arsila; Venaprilla, Syarifa Gadis; Puspikawati, Septa Indra
Calvaria Medical Journal Vol 3 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/cmj.v3i1.194

Abstract

Latar belakang: Masalah gizi ganda, yang mencakup kekurangan gizi (under-nutrition) dan kelebihan gizi (over-nutrition), telah menjadi tantangan global yang semakin mengkhawatirkan. Beban gizi ganda tidak hanya berdampak pada kesehatan individu tetapi juga memiliki konsekuensi ekonomi dan sosial yang luas. Asia menyumbang 70% kasus wasting dan 52% kasus stunting global pada anak, terutama di negara berpenghasilan rendah. Tujuan: Untuk memahami dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi terutama di negara-negara Asia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka sistematis untuk merangkum dan menganalisis berbagai penelitian yang relevan dengan topik tertentu. Dalam penelitian ini, pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan pedoman PRISMA. Pencarian dilakukan melalui basis data Science Direct dan Google Scholar. Setelah proses seleksi, tersisa 15 artikel yang dianalisis lebih lanjut berdasarkan judul, penulis, tahun publikasi, metode, dan hasil penelitian. Hasil: Masalah gizi ganda memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Asia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Studi menunjukkan bahwa tingginya prevalensi stunting dapat menyebabkan kerugian ekonomi sekitar 2-3% dari PDB setiap tahun. Kesimpulan: Dengan demikian, masalah gizi ganda tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga menjadi hambatan besar bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Untuk mengatasi masalah gizi ganda yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Asia, diperlukan strategi komprehensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.
TINJAUAN LITERATUR: FAKTOR PENYEBAB BEBAN GIZI GANDA PADA BERBAGAI KELOMPOK USIA DI WILAYAH URBANISASI Nazwa Aulia; Nufus, Putri Zakiyatun; Prameswari, Rara Ayuning; Puspikawati, Septa Indra
Calvaria Medical Journal Vol 3 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/cmj.v3i1.195

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan urbanisasi yang pesat di seluruh dunia telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan masyarakat. Salah satu permasalahan kesehatan yang muncul akibat urbanisasi adalah beban gizi ganda, yaitu kondisi di mana kekurangan dan kelebihan gizi terjadi secara bersamaan dalam satu populasi atau bahkan dalam satu individu. Tujuan: untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap beban gizi ganda di daerah urbanisasi. Metode: Metode yang digunakan yaitu tinjauan literatur dengan menganalisis 6 artikel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Pencarian artikel dilakukan menggunakan database Google Scholar dengan rentang waktu 2020-2025. Hasil: Hasil literatur menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi, perubahan pola konsumsi, kurangnya aktivitas fisik, serta ketidakamanan pangan berperan dalam meningkatnya prevalensi beban gizi ganda. Selain itu, pendidikan dan pengetahuan gizi ibu memiliki dampak signifikan terhadap status gizi keluarga. Dengan memahami faktor-faktor penyebabnya, diharapkan strategi intervensi yang efektif dapat dirumuskan untuk mengatasi tantangan gizi di lingkungan urban.
Co-Authors Abihail, Chrysoprase Thasya Abilia, Avila Afrilla, Offa Aini, Putri Nur Al Gifari, Tubagus Akhmad Amani, Zahiroh Amelia Yomanda Anggi Margareta Anggraeni, Ika Novita Anjali Putri Agustin Ardiasnyas, Rizky Bagas Ardiyanti, Anggi Margareta Asdam, Wulan Syarani Assagaf, Mochamad Zulfikar Astutik, Erni Avila Abilia Ayik M. Mandagi Bukhori Muslim Cahyanti, Ika Yuniar Candralega Bibit Saputro Choiron, Dita Salsabila Cut Athira Sauma Damayanti, Imelda Desak Made Sintha Kurnia Dewi Desak Made Sintha Kurnia Dewi Devi Safira Damayanti Devi Safira Damayanti Dewi, Desak Made Sintha Kurnia Diah Indriani Dian Puspitasari Dianni Yusuf Diansanto Prayoga Dinansa, Oktario Dwi Lailatul Fitria Eksa, Firrial Erlin Qur’atul Aini Evy Tri Pratiwi Farezi, Reza Adrio Faris Mohammad Hadi Fatah, Mohammad Zainal Fatma Nur Ardiati Febiyana, Dwi Valentin Fertika Nanda Firrial Eksa Fitriana, Destia Ika Galuh Sekar Anggraeni Griselda Malinda Eliza Putri Mohamad Moklis Haditanojo, Wiyanto Hanisya, Arisma Ifatul Haq , Irwan Barlian Immadoel Hario Megatsari Herdiansyah, Akbar Dimas Imelda Damayanti Indrianti, Maswiya Inriza Yuliandari Ira Nurmala Isa, Muhamad Islamiyah, Khofifatul Izzati, Nabila Rahma Januarti, Catur Ifda Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Joni Wahyuhadi, Joni Kaljafa, Fertika Nanda Kenconojati, Hapsari Khabibi, Arsila Kurniawati, Nurul Agustina Lailatu Rohmah Lailatu Rohmah, Lailatu Lailatul Muniroh Larasati, Adella Atika Loveni, Uyun Mahmud Aditya Rifqi Mandagi, Ayik Mirayanti Melati Octavia Melati Octavia Febriana Melinia Dwi Tanti Merrisa Ayu Oktanova Meyyanti, Henny Putrie Mila, Widatul Mufasirin Muhamad Isa Mulyono Mulyono Muslimah, Bintang Nabila Khusna Amalia Nabilah, Sayu Larasati Nafkha Nisa Nafkha Nisa Nabila Nanda, Fertika Nazwa Aulia Nilam Yusika Sari Ningrum, Wulan Setia Nisa, Nafkha Nufus, Putri Zakiyatun Nur Risca Azizah Nur Risca Azizah Nur, Putri Nurfaizah, Diza Ulya Octavi, Melati Oktario Dinansa Oktavia Ika Nur Winda Satriani Praja, Ratih Novita Prameswari, Rara Ayuning Putri Nur Putri, Dhea Ayu Amalia Putri, Fika Ardiana Rachmat Hargono Ramadhani, Halimah Shafira Ramadhaningtyas , Erica Medina Ratna Dwi Puji Astuti Rinda Istiqumilaily Rini, Eka Mistiko Ririh Yudhastuti Rizka Khawari Rizky Hariyani Rizky Putri Hariyani Saksono, Bayu Salisa, Wizara Sarah Theresa Sari, Apik Mila Sayu Larasati Nabila Sebayang, Susy Katikana Sepyan Purnama Kristanto Sholeha, Ridzkiya Karimatus Socadevia, Annisa Soetojo Soetojo Sukarno, Gerda Susilo, Rahadian Indarto Syafitri, Anzilika Avia Syahrul R, Syahrul Syifa'ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Tatut Isna Winanda Tedy Apriawan Ulaganathan, Vaidehi Uyun Loveni Venaprilla, Syarifa Gadis Vidia Nuria Rahman Wari, Naris Wirayudha, Yosia Dimas Yogi Yhuwono Yudhana, Aditya Yuli Astuti yunianti, Ira Yustinus Denny Ardyanto Wahyudiono Zaman, Md Nahid Uz Zaneta, Dinayu Putri Wyanet Zolla Gracia Amardiani