Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Beban Gizi Ganda Obesitas Terhadap Risiko Depresi Anggraeni, Ika Novita; Febiyana, Dwi Valentin; Puspikawati, Septa Indra
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena beban gizi ganda merupakan suatu kondisi yang mana terdapat masalah gizi kurang dan gizi lebih secara bersamaan. Kondisi ini semakin nyata ditengah era globalisasi dan urbanisasi. Salah satu permasalahan gizi lebih yang meningkat saat ini adalah obesitas terutama pada remaja, yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak obesitas sebagai bentuk beban gizi ganda terhadap risiko depresi pada remaja. Penulisan artikel inimenggunakan strategi komprehensif melalui internet. Selain itu, dalam penulisan artikel ini dilakukan dengan metode literature review melalui empat tahapan yatu, identifikasi, skrining, kelayakan, dan hasil yang diterima. Hasil analisi menunjukan bahwa obesitas tidak selalu memiliki pengaruh langsung terhadap depresi, namun terdapat hubungan yang signifikan dengan faktor psikososial. Obesitas pada remaja meningkatkan kerentanan terhadap depresi, terutama jika disertai gangguan psikologis dan stigma sosial. Dengan demikian, penting adanya pendekatan multidimensi dalam menangani obesitas remaja, yang mencakup aspek fisik dan mental untuk mencegah gangguan kejiwaan seperti depresi.
EDUCATION REGARDING EARLY DETECTION AND EARLY TREATMENT OF BRAIN TUMORS IN BANYUWANGI REGENCY, INDONESIA Susilo, Rahadian Indarto; Haq , Irwan Barlian Immadoel; Apriawan, Tedy; Wahyuhadi, Joni; Puspikawati, Septa Indra; Ramadhaningtyas , Erica Medina
Journal of Public Health Research and Community Health Development Vol. 9 No. 1 (2025): October
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA), Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jphrecode.v9i1.68478

Abstract

Brain tumors were estimated to occur at 6.4 per 100,000 people each year. The incidence rate of brain tumors in children is reported to be 5.7% out of every 100,000 children, while in adults, the reported rate is significantly higher at 29.9% out of every 100,000 people. Banyuwangi Regency has an area of 5,782.50 km2 with a population in 2018 of 1,609,677 people with a density of around 278 people/km2. With such a large population, early detection of brain tumors is important for the public to understand. Early detection activity programs from community health centre need to be held with the hope that health workers will be able to provide education and information regarding early symptoms and signs of brain tumors as well as risk factors for brain tumors for prevention. Increasing public knowledge about alerting the early symptoms of brain tumors is one strategy that can be used to reduce death and disability rates due to brain tumors. The aim of this community service program is to increase the knowledge of the lay public and health workers regarding early detection and early treatment of brain tumors in Banyuwangi Regency. Pre- and post-test questionnaires were given before and after the material to evaluate the increase in knowledge about brain tumors for lay people and health workers in Banyuwangi Regency. The results obtained a significant increase (p < 0.01) between the pre-test and post-test scores so that this community service increases the knowledge of the community in Banyuwangi Regency.
Eksplorasi Pengaruh Budaya Luar terhadap Kebiasaan Makan dan Gaya Hidup Remaja Suku Tengger: Studi Kualitatif: Exploring Cultural Influences on Eating Habits and Lifestyles Among Tengger Tribe Adolescents: A Qualitative Approach Muniroh, Lailatul; Puspikawati, Septa Indra; Indriani, Diah; Abihail, Chrysoprase Thasya; Astuti, Ratna Dwi Puji; Ulaganathan, Vaidehi; Socadevia, Annisa
Amerta Nutrition Vol. 9 No. 3 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v9i3.2025.389-396

Abstract

Background: The eating habits and lifestyles of adolescents are strongly influenced by their culture. Adolescents from Tengger tribe may be affected by external cultural influences, as their area is a famous tourism destination. Objectives: The purpose of this study was to analyze the cultural influences on the eating habits and lifestyles of Tengger adolescents. Methods: This qualitative study involved interviews with 15 Tengger adolescents as key informants and the Head of Wonokitri Village. The variables examined include Tengger tribal culture, external cultural influences on eating habits, and various lifestyle aspects such as fashion choices, socialization behaviors, smoking, alcohol consumption, and gadget usage. Data were collected through in-depth interviews and observations of adolescent habits and analyzed using inductive analysis. Results: The results showed that Tengger adolescents still strongly adhere to their cultural customs. However, external cultural influences are also evident, as seen in their growing preference for fast food, evolving fashion styles, social interactions, smoking habits, alcohol consumption, and gadget use. Conclusions: The study concludes that, while Tengger adolescents continue to uphold their local culture, they are also indirectly influenced by external cultural elements in their eating habits, fashion choices, social behaviors, smoking, alcohol consumption, and gadget use. Therefore, it is recommended that Tengger adolescents critically evaluate which cultural influences have a positive impact on their lifestyles.
Menguji Efektivitas Pemanfaatan Eco Enzim Dari Fermentasi Kulit Buah Dan Sayur Sebagai Penjernih Air Ramah Lingkungan Selpiana, Eka; Puspikawati, Septa Indra; Maula, Firda Ismatul; Ayu Amalia, Dhea; Wardana, Risandi; Putri, Margaretha
Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/mpc.v3i2.2171

Abstract

Eco-enzyme merupakan produk fermentasi limbah organik berupa cairan berwarna cokelat kekuningan dengan aroma asam khas yang memiliki potensi sebagai agen bioremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas eco-enzyme dalam memperbaiki kualitas grey water yang berasal dari limbah cucian rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi experimen dengan rancangan rancangan one group pretest-posttest design. Eco-enzyme dibuat melalui proses fermentasi limbah buah dan sayur menggunakan gula tebu dan air dengan perbandingan 1:3:10 selama tiga bulan. Parameter yang diamati meliputi pH, bau, TDS, kekeruhan, dan kondisi fisik cairan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grey water mengalami penurunan pH signifikan dari 8,92 menjadi 3,86–4,89 setelah penambahan eco-enzyme. TDS meningkat dari 704 ppm menjadi 936–1360 ppm, sementara kekeruhan naik dari 440 NTU menjadi 630–648 NTU. Meskipun demikian, bau grey water yang awalnya beraroma sabun dan lemak berubah menjadi tidak berbau. Berdasarkan Permenkes No. 2 Tahun 2023, air hasil perlakuan belum memenuhi standar kualitas untuk digunakan sebagai air minum maupun higiene sanitasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eco-enzyme efektif dalam mengurangi bau, tetapi belum mampu memperbaiki parameter fisikokimia grey water secara menyeluruh. Diperlukan penyesuaian dosis serta waktu perlakuan yang lebih lama agar eco-enzyme berpotensi memberikan hasil yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas grey water.  
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Ibu Balita Dengan Kejadian Diare Balita Di Kelurahan Blimbing Kecamatan Paciran Wardana, Risandi; Puspikawati, Septa Indra
Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/mpc.v3i2.2179

Abstract

Diare masih menjadi penyebab utama kesakitan pada balita di Indonesia dengan prevalensi 12,3%. Di Kabupaten Lamongan, kasus diare meningkat dari 9.933 (2022) menjadi 10.666 (2023), dan Kelurahan Blimbing tercatat dengan kasus tertinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dengan kejadian diare balita menggunakan desain cross-sectional pada 87 ibu balita yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi: berdomisili ≥1 tahun, sehat jasmani rohani, dan bersedia menjadi responden. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,048; OR=2,6), sikap (p<0,001; OR=4,9), dan tindakan ibu (p=0,002; OR=4,3) dengan kejadian diare, di mana sikap menjadi faktor paling berpengaruh. Diperlukan edukasi berkelanjutan kepada ibu balita melalui kegiatan posyandu dan program PHBS, disertai peningkatan sanitasi dan penyediaan air bersih untuk menekan angka diare di wilayah pesisir.
Efektivitas Kompos Takakura Berbasis Em4 Terhadap Pertumbuhan Awal Tanaman Cabai Dalam Pengelolaan Limbah Organik Ramah Lingkungan Maula, Firda Ismatul; Puspikawati, Septa Indra; Khalistasari, Luthfia Yolinda; Widia Maharani, Rafaela Christi; Ekowati, Andinah Putri
Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/mpc.v3i2.2180

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan menyebabkan degradasi tanah dan pencemaran lingkungan. Kompos Takakura berbasis EM4 menawarkan alternatif ramah lingkungan yang mendukung pertanian organik berkelanjutan melalui pengelolaan limbah rumah tangga. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas kompos Takakura berbasis EM4 terhadap pertumbuhan vegetatif awal tanaman cabai (Capsicum frutescens L.). Penelitian menggunakan desain eksperimental deskriptif dengan lima variasi media tanam: 100% tanah, 100% kompos, 75% kompos, 50% kompos, dan 25% kompos. Kegiatan dilakukan selama empat minggu dengan parameter yang diamati meliputi daya kecambah, tinggi batang, jumlah daun, dan jumlah cabang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran 25% kompos dan 75% tanah menghasilkan pertumbuhan vegetatif terbaik dengan jumlah benih tumbuh, daun, dan cabang paling banyak, sedangkan media 100% tanah menghasilkan tanaman tertinggi namun berdaun lebih sedikit. Media 100% kompos tidak mendukung pertumbuhan karena aerasi rendah dan kelembapan berlebih. Dapat disimpulkan bahwa proporsi kompos rendah hingga sedang (25–50%) merupakan kombinasi paling sesuai untuk pertumbuhan optimal tanaman cabai. Metode Takakura efektif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman sekaligus mendukung pengelolaan limbah organik rumah tangga yang berkelanjutan. Oleh karena itu, metode ini disarankan diterapkan secara bertahap pada fase awal pertumbuhan dengan pendampingan teknis agar hasil lebih optimal. Penelitian lanjutan perlu mencakup analisis kandungan hara dan kualitas tanah untuk memperkuat dasar ilmiah praktik pertanian organik dan strategi pengelolaan limbah ramah lingkungan.
Identifikasi Kandungan Rhodamin B Dan Boraks Pada Pentol Dan Saus Merah Pada Pedagang Kaki Lima Di Kabupaten Banyuwangi Okfita, Enggar Dwika; Nur Salsabilla, Risma Putri; Puspikawati, Septa Indra
Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/mpc.v3i2.2181

Abstract

Keamanan pangan merupakan isu penting mengingat masih banyak makanan kaki lima yang ditemukan mengandung bahan tambahan pangan berbahaya. Makanan pedagang kaki lima menjadi pilihan praktis dan terjangkau yang digemari oleh masyarakat, namun sering dikaitkan dengan rendahnya standar keamanan pangan, terutama penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya seperti Rhodamin B dan boraks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Rhodamin B pada saus merah dan boraks pada pentol yang dijual pedagang kaki lima di wilayah Banyuwangi. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan analisis deskriptif kualitatif melalui pengambilan sampel secara acak dari tiga pedagang kaki lima pada lokasi berbeda, kemudian dianalisis di Laboratorium Kesehatan Lingkungan Universitas Airlangga Banyuwangi pada April 2024. Uji boraks dilakukan dengan metode kertas turmeric, sedangkan uji Rhodamin B menggunakan test kit Rhodamin B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel saus merah dari pedagang A, B, dan C positif mengandung Rhodamin B. Sementara itu, pentol dari ketiga pedagang juga positif mengandung boraks dengan konsentrasi 50 mg/L pada pedagang A dan B serta 100 mg/L pada pedagang C. Temuan ini menunjukkan  bahwa bahan tambahan pangan berbahaya masih digunakan secara luas dalam produk makanan yang beredar, meskipun telah dilarang karena berisiko menimbulkan gangguan kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang seperti kerusakan organ, kanker, hingga kematian. Kesimpulannya, semua sampel pentol dan saus merah yang diteliti terbukti mengandung boraks dan Rhodamin B, sehingga menunjukkan rendahnya kepatuhan pedagang terhadap standar keamanan pangan. Oleh karena itu, pengawasan dan penegakan regulasi dari pihak berwenang terhadap fenomen ini sangat diperlukan sebagai upaya kewaspadaan terhadap dampak negatif yang ditimbulkan.
HUBUNGAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK Putri, Della Kharisma; Puspikawati, Septa Indra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25110

Abstract

Ketahanan pangan rumah tangga merupakan kondisi dimana ketersediaan dari pangan cukup bagi setiap orang pada setiap saat dan individu. Salah satu aspek penting untuk mencapai Susteinable Development Goals (SDGs) adalah ketahanan pangan. Hal ini memiliki tujuan untuk mengakhiri kelaparandan mencapai ketahanan pangan serta meningkatkan gizi dan mendorong adanya pertanian yang berkelanjutan. Ketahanan pangan rumah tangga memiliki hubungan dengan status gizi pada anak. Konsumsi pangan yang tidak memenuhi kebutuhan akan menyebabkan masalah rawan pangan yang akan berpengaruh terhadap status gizi khususnya anak yang merupakan kelompok rawan Tujuan dari penulisan ini adalah untuk merangkum hal yang diketahui terkait hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi pada anak. Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah literature riview. Literatur riview bertujuan untuk mengetahui hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi pada anak dengan meninjau artikel atau jurnal terkait dampak negatif status gizi terhadap topik tersebut. Pencarian jurnal penelitian menggunakan database sciences dari Google Scholar dan mendapatkan hasil akhir yaitu ditemukan 10 jurnal yang di riview. Jurnal penelitian yang diriview menunjukkan dari 6 (60%) jurnal menunjukkan adanya hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi pada anak. Sedangkan 4 (40%) jurnal menunjukkan tidak adanya hubungan ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi pada anak. Kesimpulan dari literatur ini menunjukkan bahwa status ketahanan pangan memiliki hubungan dengan status gizi pada anak.
ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN DAN PERILAKU MASYARAKAT YANG BERHUBUNGAN DENGAN KASUS PENYAKIT TUBERKULOSIS DI NEGARA BERKEMBANG : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Mukarromah, Nur Makkatul; Sulistyorini, Lilis; Puspikawati, Septa Indra; Sari, Jayanti Dian Eka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25380

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan Indonesia maupun dunia hingga saat ini, salah satu faktor peningkatan tuberkulosis adalah lingkungan rumah dan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mereview faktor lingkungan (kelembapan, suhu ruang, ventilasi dan pencahayaan) dan perilaku masyarakat (perilaku membuka jendela dan perilaku merokok) yang berhubungan dengan kasus penyakit tuberkulosis di negara berkembang. Desain penelitian ini adalah literature review dengan metode PICO. Pencarian data ataupun hasil penelitian berupa artikel dan jurnal dapat menggunakan beberapa database, contoh seperti Pubmed, ScienceDirect, Google Scholar, dll. Hasil pencarian didapatkan 32 artikel yang relevan dan telah memenuhi kriteria inklusi penelitian dari tahun 2018-2023 dengan jumlah populasi sebanyak 4534.6 orang. Kelembapan berhubungan dengan kejadian penyakit tuberculosis, dari 18 artikel yang telah diriview memberikan hasil bahwa 88.9% artikel. Suhu ruang berhubungan dengan kejadian penyakit tuberculosis, dari 10 artikel yang telah diriview memberikan hasil bahwa 60% artikel. Pencahayaan berhubungan dengan kejadian kejadian penyakit tuberculosis 99.8% artikel, dan 100% artikel menunjukkan ada hubungan ventilasi dengan penyakit tuberculosis. Perilaku membuka jendela berhubungan dengan kejadian penyakit tuberculosis 60% artikel. Perilaku merokok berhubungan dengan kejadian penyakit tuberculosis 90%. Dari 32 artikel yang direview terbukti pencahayaan, kelembapan, ventilasi dan perilaku merokok merupakan faktor yang berhubungan dengan kasus penyakit tuberkulosis.
Implementasi Bank Sampah Jelun (BSJ) sebagai Alternatif Solusi Permasalahan Sampah Desa Jelun Banyuwangi Wardani, Intan Ayu Kusuma; Pangestu, Bintang Aji; Putri, Rahmasuciani; Mandagi, Ayik Mirayanti; Puspikawati, Septa Indra
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 3 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i3.5833

Abstract

Permasalahan yang selalu berkembang seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia ialah sampah. Semakin banyak barang yang dikonsumsi oleh masyarakat maka akan semakin meningkatkan volume sampah. Belum adanya kebijakan khusus yang tegas terhadap sampah, sistem dari Tempat Pembuangan Akhir yang kurang memadai, kurangnya kesadaran masyarakat dalam meminimalkan jumlah sampah ialah permasalahan yang terjadi di Indonesia. Desa Jelun merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Banyuwangi dengan masalah sampah yang tergolong masih tinggi dan belum mendapatkan pemecahan masalah yang sesuai. Maka dari itu perlu dilakukan sebuah upaya kegiatan dengan tujuan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada masyarakat dalam hal pengelolaan sampah. Dimana dalam hal ini dibentuklah program pemberdayaan masyarakat berupa Bank Sampah melalui adanya serangkaian sosialisasi dan pelatihan. Setelah Bank Sampah dijalankan, hasil yang dapat diperoleh dari pengabdian masyarakat ini ialah kemandirian masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan sampah dengan peningkatan kemampuan dan keterampilan dalam melakukan pengelolaan sampah di wilayahnya serta dapat memberikan keuntungan secara finansial untuk keluarganya.
Co-Authors Abihail, Chrysoprase Thasya Abilia, Avila Afan Alfayad Afrilla, Offa Agustin, Fitria Nina Agustina, Nanda Aini, Putri Nur Ajeng Febrianti Rahayu Al Gifari, Tubagus Akhmad Alamiyyah, Mirah Amani, Zahiroh Amelia Yomanda Anggi Margareta Anggraeni, Ika Novita Anjali Putri Agustin Ardiasnyas, Risky Bagas Ardiasnyas, Rizky Bagas Ardiyanti, Anggi Margareta Arifatul Nurlailia Arini Banowati Azalia Adnin Arisma Ifatul Hanisya Asdam, Wulan Syarani Asri Meidyah Agustin Astutik, Erni Aulia Laela Alfiani Avila Abilia Ayik M. Mandagi Ayu Amalia, Dhea Azizah, Faradiva Husna Bakomora, Brenda Bian Shabri Putri Irwanto Bukhori Muslim Cahyanti, Ika Yuniar Candralega Bibit Saputro Choiron, Dita Salsabila Citta Nabila Rafida Putri Cut Athira Sauma Damayanti, Imelda Desak Made Sintha Kurnia Dewi Desak Made Sintha Kurnia Dewi Devi Safira Damayanti Devi Safira Damayanti Dewi Yunita Dhea Aulia Hera Wardoyo Dheva Yudhistira Maulana Dheva Yudistira Maulana Diah Indriani Dian Puspitasari Dianni Yusuf Diansanto Prayoga Dinansa, Oktario Dominikus Raditya Atmaka Dwi Lailatul Fitria Dwi Valentin Febiyana Eka Cahya Febriyanto Ekowati, Andinah Putri Eksa, Firrial Eqia Arum Azzahro Erlin Qur'atul Aini Erlin Qur’atul Aini Evy Tri Pratiwi Fadzilah, Rochmanita Ilvanadewi Faradiva Husna Azizah Farezi, Reza Adrio Faris Mohammad Hadi Fatah, Mohammad Zainal Fatma Nur Ardiati Febiyana, Dwi Valentin Febrina, Indi Rahma Fertika Nanda Firdaus, Halimah Firrial Eksa Fitria Nina Agustin Fitriana, Destia Ika Galuh Sekar Anggraeni Griselda Malinda Eliza Putri Mohamad Moklis Haditanojo, Wiyanto Haq , Irwan Barlian Immadoel Hario Megatsari Herdiansyah, Akbar Dimas Hutasoit, Jhonatan Rameldo Imelda Damayanti Indi Rahma Febrina Indrianti, Maswiya Inriza Yuliandari Ira Nurmala Isa, Muhamad Islamiyah, Khofifatul Islamiyah, Khofifatul Izzati, Nabila Rahma Januarti, Catur Ifda Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Jhonatan Rameldo Hutasoit Jhonatan Rameldo Hutasoit Joni Wahyuhadi, Joni Kaljafa, Fertika Nanda Kartika, Agestin Awalin Kenconojati, Hapsari Khabibi, Arsila Khalistasari, Luthfia Yolinda Kurniawati, Nurul Agustina Lailatu Rohmah Lailatu Rohmah, Lailatu Lailatul Muniroh Lailiyah, Syifa'ul Larasati, Adella Atika Lilis Sulistyorini Loveni, Uyun Mahiroh, Hodimatum Mahmud Aditya Rifqi Mandagi, Ayik Mirayanti Maula, Firda Ismatul Mela Septiani Melati Octavia Melati Octavia Febriana Melinia Dwi Tanti Merrisa Ayu Oktanova Meyyanti, Henny Putrie Miko Ardiansyah Mila, Widatul Mirah Mirah Alamiyyah Mochamad Zulfikar Assagaf Mufasirin Muhamad Isa Muhammad Hisyam Muhammad Hisyam Muhammad Ridwan Muhammad Ridwan Mukarromah, Nur Makkatul Mulyono Mulyono Muslimah, Bintang Nabila Khusna Amalia Nabilah, Sayu Larasati Nada, Qotrun Nafkha Nisa Nafkha Nisa Nabila Nanda, Fertika Nazwa Aulia Nilam Yusika Sari Ningrum, Wulan Setia Nisa, Nafkha Nufus, Putri Zakiyatun Nur Risca Azizah Nur Risca Azizah Nur Salsabilla, Risma Putri Nur, Putri Nurfaizah, Diza Ulya Nurlailia Resa Cahyani Octavi, Melati Okfita, Enggar Dwika Oktario Dinansa Oktavia Ika Nur Winda Satriani Pangestu, Bintang Aji Praja, Ratih Novita Prajnawita, Disny Pramesti, Dinda Sekar Prameswari, Rara Ayuning Putri Nur Putri, Citta Nabila Rafida Putri, Della Kharisma Putri, Dhea Ayu Amalia Putri, Fika Ardiana Putri, Fika Ardiana Putri, Margaretha Putri, Rahmasuciani Rachman, Dwi Nanda Rachmat Hargono Rahayu, Ajeng Febrianti Ramadhani, Halimah Shafira Ramadhaningtyas , Erica Medina Ramadhanny, Syahrul Novenda Ratna Dwi Puji Astuti Ridzkiya Karimatus Sholeha2 Rina Pertiwi Rinda Istiqumilaily Rini, Eka Mistiko Ririh Yudhastuti Risma Putri Nur Salsabilla Rista Novianti Novianti Rizka Khawari Rizki Putri Hariyani Rizky Hariyani Rizky Putri Hariyani Rochmanita Ilvanadewi Fadzilah Rosina, Dina Salsabilla Saksono, Bayu Salisa, Wizara Sarah Theresa Sarda Ika Devi Sari, Apik Mila Sari, Apik Mila Sayu Larasati Nabila Sebayang, Susy Katikana Selpiana, Eka Sepyan Purnama Kristanto Setianingrum, Wulan Shelviana Mathofani Shintia Yunita Arini, Shintia Yunita Sholeha, Ridzkiya Karimatus Siti Nur Anisatul Khariroh Socadevia, Annisa Soetojo Soetojo Sukarno, Gerda Susilo, Rahadian Indarto Syafitri, Anzilika Avia Syahrul Ramadhan Syifa'ul Lailiyah Syifa'ul Lailiyah Syifa’ul Lailiyah Tatut Isna Winanda Tedy Apriawan Tyas Ratna Manggali Ulaganathan, Vaidehi Uyun Loveni Venaprilla, Syarifa Gadis Vidia Nuria Rahman Wardana, Risandi Wardani, Intan Ayu Kusuma Wardani, Yuniar Laksmi Eka Wari, Naris Widia Maharani, Rafaela Christi Wirayudha, Yosia Dimas Yogi Yhuwono Yudhana, Aditya Yuli Astuti Yuliatik, Ita yunianti, Ira Yustinus Denny Ardyanto Wahyudiono Zaman, Md Nahid Uz Zaneta, Dinayu Putri Wyanet Zolla Gracia Amardiani