Claim Missing Document
Check
Articles

SYNERGISTIC COMBINATION OF JAVA PLUM (SYZYGIUMCUMINI(L.) SKEELS) LEAF EXTRACT AND VITAMIN C ON ASPARTATE AMINOTRANSFERASE AND ALANINE AMINOTRANSFERASE LEVELS IN LEAD ACETATE-INDUCED RAT Ikhsan, M; Rita, Rauza Sukma; Elmatris, Elmatris; Alioes, Yustini; Mahata, Liganda Endo; Almurdi, Almurdi
EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, September 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/empiris.v2i3.1708

Abstract

Lead (Pb) is a toxic metal that is used to trigger oxidative stress. Oxidative stress causes damage to organs, especially the liver increasing aspartate aminotransferase (AST) and alanine aminotransferase (ALT). This study aims to determine the synergistic effect of antioxidant as Java plum leaf extract and vitamin C together on lead-induced levels of AST and ALT in rats.This type of research is true experimental research with a randomized posttest-only-control group design. The study used 20 male white rats which were divided into 4 groups. The treatment was carried out for 30 days. The examination for AST and ALT levels using the Micro Lab 300 with the Sample Star method. Data analysis was performed by using One-way Anova and Post Hoc-Turkey HSD.In this study, The results were obtained in the form of a decrease in AST and ALT levels in rats that had been induced lead acetate 40 mg/KgBW by administration of Java plum leaf extract dose 75 mg/KgBW and vitamin C dose 35 mg/KgBW as well as the administration of Java plum leaf extract at a dose of 150 mg / KgBB and vitamin C dose of 75 mg / KgBB with significant influence at the lower dose (p=0,01).It can be concluded that administrating of Java plum leaf extract dose 75 mg/KgBB and vitamin C dose 35 mg/KgBB was effective to protect the liver based on the decrease of AST and ALT levels in rats that had been induced lead acetate dose 40 mg/KgBB
Hubungan Nonalcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) dengan Kolesterol Darah Pasien Kolesistolitiasis Dilaparoskopi Kolesistektomi F, Annisa Maida; Yerizel, Eti; Saputra, Deddy; Miro, Saptino; Irwan; Alioes, Yustini
Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jikesi.v6i3.1347

Abstract

Latar Belakang: Kolelitiasis atau batu empedu menjadi salah satu masalah bagian gastrointestinal paling umum yang memengaruhi sekitar 10-20% populasi dunia. Kejadian kolelitiasis dikaitkan dengan Non Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) dan kadar profil lipid. Objektif: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan NAFLD dengan kadar profil lipid pada pasien kolelitiasis yang dilakukan laparoskopi kolesistektomi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional dengan data sekunder dari rekam medis pasien kolelitiasis yang dilaparoskopi kolesistektomi di ruang operasi IBS RSUP Dr. M. Djamil Padang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling yaitu jumlah sampel yang memenuhi kriteria inkulsi dan ekslusi sebanyak 40 pasien. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan pasien kolelitiasis yang dilakukan laparoskopi kolesistektomi terbanyak adalah pasien dewasa yaitu 19-59 tahun (72,5%). Sebagian besar pasien berjenis kelamin perempuan (67,5%) dan indeks massa tubuh terbanyak adalah obesitas tipe 1 (35%). Kebanyakan pasien mengalami NAFLD (77,5%) dengan terbanyak adalah grade 2 (37,5%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara NAFLD dengan kolestserol total (p>0,05), kolestserol HDL (p>0,05), kolesterol LDL (p>0,05), maupun trigliserida (p>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara NAFLD dengan kadar profil lipid pada pasien kolelitiasis yang dilakukan laparoskopi kolesistektomi.
Effectiveness Test of Petai Seed Methanol Extract Against Cholesterol of Wistar Strain Rats Induced by High Fat Feed Alioes, Yustini
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i2.p192-202.2024

Abstract

Objective: This study aims to determine the effectiveness of the methanol extract of petai seeds on the cholesterol levels of Wistar strain rats induced by a high-fat diet. Methods: True experimental research with post test only control group design using 25 rats which were divided into 5 groups, namely the control group (negative and positive) and the treatment group (treatments 1, 2 and 3). High-fat diet for 30 days was given to groups K+, P1, P2, and P3. Then continued with the administration of methanol extract of petai seeds in the treatment group with each dose of 100 mg/kgBW, 200 mg/kgBW, and 400 mg/kgBW for 10 days. The mean cholesterol levels were checked using the CHOD-PAP method and data were analyzed using the Kruskal-Wallis and Post-Hoc Mann-Whitney nonparametric tests. Results: The results showed that the administration of petai seed methanol extract at doses of 100 mg/kgBW, 200 mg/kgBW, and 400 mg/kgBW had a significant difference with the positive control group (p<0.05). Conclusion : This study showed the methanol extract of petai seeds had effectiveness in lowering cholesterol levels in wistar strain rats induced by high fat diet.
Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Glukosa Darah Puasa dan Tekanan Darah Pada Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Hasnah, Hidayatul; Yulia, Dwi; desmawati, Desmawati; fadrian, fadrian; alioes, yustini; arisanty, dessy
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v47.i4.p371-382.2024

Abstract

Tujuan : mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan kadar glukosa darah puasa dan tekanan darah pada tenaga kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross-sectional dengan subjek penelitian sebanyak 37 orang yang dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas pada tanggal 08 September 2021. Metode pengambilan sampel ini dengan total sampling, analisis data hubungan indeks massa tubuh dengan kadar glukosa darah puasa dan tekanan darah menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Nilai median indeks massa tubuh sebesar 24,22 Kg/, nilai rerata 24,94 Kg/, nilai minimum sebesar 16,23 Kg/ dan nilai maksimum 40,15 Kg/. Nilai median kadar glukosa darah puasa 127 mg/dL, nilai rerata 143,65 mg/dL, nilai minimum sebesar 93 mg/dL dan nilai maksimum 399 mg/dL. Nilai median dari tekanan darah 126 mmHg,nilai rerata 128,7 mmHg,  nilai minimum 94 mmHg, dan nilai maksimum 213 mmHg. Tidak terdapat korelasi bermakna antara indeks massa tubuh dengan kadar glukosa darah puasa (p=0,203) ataupun pada indeks massa tubuh dengan tekanan darah (p= 0,097) pada subjek penelitian. Kesimpulan: tidak terdapat korelasi bermakna antara indeks massa tubuh dengan kadar glukosa darah puasa dan antara indeks massa tubuh dengan tekanan darah pada tenaga kependidikan pada Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.  
Fungsi Hati Anak Leukemia Limfoblastik Akut dalam Kemoterapi Fase Induksi berdasarkan Usia dan Status Gizi Anggraini, Syahzalya; Izzah, Amirah Zatil; Anggraini, Fika Tri; Alioes, Yustini; Handayani, Tuti
Sari Pediatri Vol 26, No 3 (2024)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp26.3.2024.131-6

Abstract

Latar belakang. Kemoterapi merupakan pengobatan utama pada anak leukemia limfoblastik akut (LLA). Kemoterapi fase induksi adalah kemoterapi pertama yang membunuh 95-98% sel leukemik. Pemberian kemoterapi menyebabkan kerusakan hati ditandai dengan peningkatan kadar enzim transaminase dan dapat disertai peningkatan kadar bilirubin. Faktor yang mempengaruhi pengobatan LLA, di antaranya usia dan status gizi.Tujuan. Melihat gambaran kadar enzim transaminase dan bilirubin pada anak LLA berdasarkan usia dan status gizi pada kemoterapi fase induksi.Metode. Penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling pasien anak LLA di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil, Padang, periode September 2022 sampai Agustus 2023. Data demografis, SGOT, SGPT, dan bilirubin total pasien didapatkan melalui rekam medis.Hasil. Penelitian ini mendapatkan sebanyak 49 sampel, dengan mayoritas responden adalah perempuan (53,1%), usia <10 tahun (65,3%) dan status gizi normal (77,6%). Cenderung terjadi peningkatan ringan SGOT (65,3%) dan SGPT (49%) serta kadar normal bilirubin (49%) pada kemoterapi fase induksi. Kadar SGOT dan SGPT cenderung mengalami peningkatan ringan pada semua kelompok status gizi. Pada 4 anak overweight ditemukan peningkatan berat SGOT (25%) dan SGPT (50%). Kadar bilirubin cenderung normal pada setiap status gizi, tetapi meningkat sedang pada overweight (75%). Peningkatan kadar SGOT dan SGPT cenderung ringan pada setiap kelompok usia. Bilirubin meningkat sedang pada anak ?10 tahun (53%).Kesimpulan. Pada umumnya SGOT dan SGPT mengalami peningkatan kadar ringan serta bilirubin dalam kadar normal pada anak LLA selama kemoterapi fase induksi. Peningkatan berat SGOT,SGPT dan bilirubin ditemukan pada overweight dan usia ?10 tahun. 
Pengaruh Ekstrak Akar Kayu Kuning (Arcangelisia flava Merr.) terhadap Kadar MDA Mencit (Mus musculus) Model Penuaan yang Diinduksi D-Galaktosa Tafdil, Zhafirah Khairunnisa; Putri, Biomechy Oktomalio; Alioes, Yustini; Irramah, Miftah; Asterina, Asterina; Mahata, Liganda Endo
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19575

Abstract

Ekstrak akar kayu kuning (Arcangelisia flava Merr.) diketahui bisa memperlambat stres oksidatif dan menurunkan kadar MDA serum. Jenis studi ini yakni true experimental research dengan desain post test only control group dengan 25 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok. Hasil studi menunjukkan rerata kadar MDA serum mencit pada kelompok K- sebesar 2,73 ± 0,33 nmol/ml, K+ sebesar 4,12 ± 0,26 nmol/ml, P1 sebesar 3,47 ± 0,26 nmol/ml, P2 sebesar 3,22 ± 0,29 nmol/ml dan P3 sebesar 3,05 ± 0,28 nmol/ml. Uji One Way ANOVA menghasilkan nilai p sebesar 0,000 (p kurang dari 0,05), hal ini dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak akar kayu kuning terhadap kadar MDA serum. Hasil studi ini menunjukkan bahwa ekstrak akar kayu kuning pada dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, dan 750 mg/kgBB mampu menurunkan kadar MDA dalam serum.
FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS ANDALAS Andree, Azzahra Anggita; Irawati, Lili; alioes, Yustini
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 2 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, February 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i2.898

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular terbanyak di Indonesia. Pada tahun 2018 tercatat separuh masyarakat Indonesia memiliki penyakit hipertensi, dan dari jumlah yang tercatat tersebut banyak masyarakat yang tidak teratur melakukan pemeriksaan tenaga kesehatan dan tidak rutin minum obat. Hal ini berdampak pada mortalitas yang tinggi dan prognosa yang buruk. Beberapa faktor risiko yang sering dikaitkan dengan kejadian hipertensi, yaitu usia, jenis kelamin, obesitas, merokok, lama hipertensi, penyakit penyerta, dan kepatuhan pengobatan. Objektif: tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi di Puskesmas Andalas. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observational dengan desain cross sectional. Data dikumpulkan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan chi – square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian hipertensi pada umumnya terjadi pada usia > 55 tahun dan umumnya terjadi pada perempuan. Responden dengan obesitas lebih banyak mengalami hipertensi. Responden dengan lama hipertensi < 10 tahun lebih banyak ditemukan. Separuhnya pasien tidak memiliki penyakit penyerta. Lebih dari separuhnya pasien tidak merokok. Responden pada umunya memiliki kepatuhan pengobatan yang rendah. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara faktor risiko usia, jenis kelamin, obesitas, merokok, lama hipertensi, dan penyakit penyerta terhadap kejadian hipertensi. Terdapat hubungan antara kepatuhan pengobatan dengan kejadian hipertensi
Co-Authors Adrial Adrial, Adrial Aida Fitriana Aliya, Lisana Shidiqqin Almurdi Almurdi amalia Kartika Amelia Amelia Amirah Zatil Izzah Ananda, Abi Awfa Rahman Andree, Azzahra Anggita Anggraini, Syahzalya Anggrainy, Fenty Annisa Pratiwi Asterina Asterina Asterina, Asterina Ayu Ratna Sari Azzati, Normaida Baizura Benni Raymond Catur Hadi Arief Dermawan Chindy Jhonel Putri Deddy Saputra Desmawati Desmawati Desmawati Desmawati Dessy Arisanty Desy Arisanti Desy Arisanti Dia Rofinda, Zelly Dia Dian Pertiwi Dinda Aprilia Dwi Yulia Efendi, Altio Efendi, Altio Efrida Efrida Elmatris Sy Elmatris Syamsir Elsi Wineri Endrinaldi Endrinaldi , Endrinaldi Eni Rahmi Eti Yerizel Eva Chundrayetti Eva Decroli F, Annisa Maida Fadil Oenzil Fadrian, Fadrian Faradila Faradila Fika Tri Anggraini Harsa Rusda Hasibuan, Imron Martua Hasnah Hasnah Hasnah, Hidayatul Hasnah, Widya Jummatul Hayyumahdania Reswan Hendra Permana Hirowati Ali Husnil Kadri Husnil Wardiyah Indah Febranambela Jovie Irwan Jamsari Jamsari Kartika, amalia Lili Irawati Lily Syukriani Lisma Yendri Lydia Susanti, Lydia M Ikhsan Mahata, Liganda Endo Mentari Artika Merisca Gayatri Ryosa Meska Amelia Putri Miftah Irrahmah Miftah Irramah Murniwati Murniwati Mutya Restu Ayu Nila Kasuma Nining Kurniawati Nurhayati Nurhayati Nursyafi, Fauzan Syarif Prasetio, Ade Prima Astuti Handayani Prima Julistia Pritasa Muthia Ulfa Putri Mira Magistri Putri Mulya Sari Putri, Biomechy Oktomalio Rahmatini . Raihan Afif Salam Ramadhan, Mario Arya Ramadhan, Mario Arya Rauza Sukma Rita Reza, Mohamad Rikarni Rikarni Rima Semiarty Risa Firka Rismawati Yaswir Roslaili Rasyid Rydwan Efendi Saptino Miro Saptino Miro, Saptino Selfi Renita Rusjdi Sheila Jihan Safira Sofina Rusdan Suci Erawati Surya Nelis Susi Susi Susila Sastri Tafdil, Zhafirah Khairunnisa Yenny Mayang Sari Yulia, Dwi Yusri Dianne Jurnalis Yusri, Elfira