p-Index From 2021 - 2026
8.318
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Bidang Pendidikan Dasar ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Indonesian Mining Journal Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Education Action Research International Journal of Elementary Education Manuju : Malahayati Nursing Journal SAP (Susunan Artikel Pendidikan) (JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Journal of Public Health Research and Community Health Development (JPH RECODE) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Jurnal Ners Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Madaniya Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes JKMM Jurnal Cahaya Mandalika Indonesian Journal of Primary Science Education (IJPSE) Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) jurnal administrasi politik dan sosial AL-ARKHABIIL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Jurnal Katalisator Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Ilmiah Kutei Journal of International Surgery and Clinical Medicine ICONESTH Jurnal GAMMA-PI Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Cendikia Pendidikan Jurnal Kesehatan Pertiwi Jurnal Kesehatan JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE AND APPLICATION SCIENCE (JCSAS) Jurnal Svasta Harena Rafflesia Jurnal Elementaria Edukasia Baktimu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Public Health And Medicine Journal (PAMA) Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Scientific Journal for Nation Building Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Hukum dan Sosial Politik Mujtama’ Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Determinan Perilaku Personal Hygiene Peserta Didik SMP Negeri 5 Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang Arnis Armang; Pratiwi Ramlan; Mardhatillah Mardhatillah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i8.21574

Abstract

ABSTRACT The impacts that often arise due to lack of personal hygiene include disorders in the human body such as cavities and toothaches due to caries, the appearance of lice in the hair, and problems with nails. In addition, the habit of not washing hands properly can lead to worm infections and diarrhea. Based on Indonesian statistical data in 2022, out of a total of 69.4 million adolescents in Indonesia, 63 million of them still have poor hygiene behavior, which reflects limited knowledge, inadequate facilities, and lack of social support. This study aims to examine the determinants of behavior and its relationship with personal hygiene among students of SMP Negeri 5 Panca Rijang. This research is expected to provide insight into the various factors that influence students' personal hygiene in an effort to maintain their personal health. The method used in this research is quantitative method, data collection techniques are questionnaires, literature study and observation, using a cross sectional study approach with chi-square test. The population in this study were all students of SMP Negeri 5 Panca Rijang, namely 98 people with sample collection, namely total sampling technique. The results revealed that there was no significant relationship between the level of knowledge and personal hygiene behavior of students, as indicated by a p-value of 0.517. This value is higher than the significance limit (p 0.05), thus indicating that adequate knowledge is not always followed by good personal hygiene behavior in learners. In contrast, analysis of facility availability showed a significant relationship with students' personal hygiene behavior, with a p-value of 0.005 which is lower than the significance limit (p 0.05). This indicates that the availability of adequate facilities plays an important role in improving personal hygiene behavior. In addition, there is also a significant relationship between social support and students' personal hygiene behavior, with a p-value of 0.016 which is also smaller than the significance limit (p 0.05), which indicates that sufficient social support can encourage increased personal hygiene behavior in students. Keywords: Social Support, Facility Availability, Knowledge, Personal Hygiene.  ABSTRAK Dampak yang sering timbul akibat kurangnya kebersihan diri meliputi gangguan pada tubuh manusia seperti gigi berlubang dan sakit gigi akibat karies, munculnya kutu di rambut, serta masalah pada kuku. Selain itu, kebiasaan tidak mencuci tangan dengan benar dapat menyebabkan infeksi cacingan dan diare. Berdasarkan data statistik Indonesia tahun 2022, dari total 69,4 juta remaja di Indonesia, sebanyak 63 juta di antaranya masih memiliki perilaku kebersihan yang kurang baik, yang mencerminkan adanya keterbatasan pengetahuan, fasilitas yang belum memadai, serta kurangnya dukungan sosial. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji faktor-faktor penentu perilaku serta hubungannya dengan personal hygiene di kalangan siswa SMP Negeri 5 Panca Rijang. Penelitian ini diharapkan memberikan dampak berupa wawasan mengenai berbagai faktor yang mempengaruhi personal hygiene peserta didik dalam upaya untuk menjaga kesehatan pribadi mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, teknik pengumpulan data yaitu kuesioner, studi pustaka dan observasi, menggunakan pendekatan cross sectional study dengan uji chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik SMP Negeri 5 Panca Rijang yaitu 98 orang dengan pengumpulan sampel yaitu teknik total sampling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku personal hygiene peserta didik, yang ditunjukkan oleh nilai p-value sebesar 0,517. Nilai ini lebih tinggi dari batas signifikansi (p 0,05), sehingga menunjukkan bahwa pengetahuan yang memadai tidak selalu diikuti oleh perilaku personal hygiene yang baik pada peserta didik. Sebaliknya, analisis terhadap ketersediaan fasilitas menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan perilaku personal hygiene peserta didik, dengan nilai p-value sebesar 0,005 yang lebih rendah dari batas signifikansi (p 0,05). Hal ini menandakan bahwa ketersediaan fasilitas yang memadai berperan penting dalam meningkatkan perilaku personal hygiene. Selain itu, terdapat pula hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan perilaku personal hygiene peserta didik, dengan nilai p-value 0,016 yang juga lebih kecil dari batas signifikansi (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa dukungan sosial yang cukup dapat mendorong peningkatan perilaku personal hygiene pada peserta didik. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Ketersediaan Fasilitas, Pengetahuan, Personal Hygiene
Eksistensi Hukum Adat dalam Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Benda Pusaka: Analisis Preferensi Masyarakat dan Pelimpahan Perkara dari Kepolisian ke Badan Musyawarah Adat Rejang Lebong Anjelia, Anisah Friti; Putri, Nabila Inkha; Margaretha, Vallent; Mardhatillah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pelimpahan perkara tindak pidana, khususnya pencurian benda pusaka, dari pihak kepolisian kepada Badan Musyawarah Adat (BMA) di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi preferensi masyarakat dalam memilih penyelesaian melalui hukum adat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-empiris dengan pendekatan sosio-legal yang mengkombinasikan analisis normatif dengan data lapangan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelimpahan perkara dari kepolisian kepada BMA dilakukan melalui mekanisme diskresi dan koordinasi yang didasarkan pada prinsip keadilan restoratif serta kesepakatan para pihak dan dukungan masyarakat. Proses penyelesaian adat menekankan musyawarah, perdamaian, serta pemulihan keseimbangan sosial dan spiritual, bukan semata-mata penghukuman. Selain itu, preferensi masyarakat Rejang Lebong terhadap penyelesaian adat dipengaruhi oleh nilai-nilai kultural, efisiensi waktu, biaya yang relatif rendah, serta kemampuan hukum adat dalam mewujudkan keadilan substantif dan menjaga kohesi sosial. Praktik ini mencerminkan adanya pluralisme hukum, di mana hukum negara dan hukum adat hidup berdampingan dan saling berinteraksi dalam masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan BMA menunjukkan eksistensi dan legitimasi hukum adat sebagai mekanisme alternatif penyelesaian perkara pidana yang komplementer dengan sistem hukum nasional, khususnya dalam kerangka keadilan restoratif, tanpa mengesampingkan kepastian hukum dan perlindungan hak asasi manusia.
Pengaruh Alih Fungsi Tanah Ulayat Menjadi Kawasan Wisata terhadap Lingkungan di Kenagarian Tarantang Febrian Maulana; Muhammad Syukri Azhari; Pamelda Ariska; Dewi Puspasari; Ariffa Mutri Muslimah; Livhia Putri Hardiyanti; Eirene Yosephine Rintonga; Yoskar Kadarisman; Dian Kurnia Anggreta; Mardhatillah Mardhatillah
Jurnal Hukum dan Sosial Politik Vol. 3 No. 4 (2025): November: Jurnal Hukum dan Sosial Politik
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jhsp-widyakarya.v3i4.5757

Abstract

Communal land in Kenagarian Tarantang has undergone conversion into tourism areas, bringing impacts on local environmental conditions. This study aims to explain the forms of communal land conversion into tourist areas, environmental conditions after conversion, and its impact on the environment in Kenagarian Tarantang. The research employed a quantitative associative approach involving 50 respondents randomly selected from 789 households. Data were collected through questionnaires, field observations, and interviews, then analyzed using simple regression analysis. The results showed that communal land conversion occurred intensively for homestay construction and tourism facilities with a total score of 1121 in the good category. Environmental conditions were generally well-controlled with a score of 983 in the very good category, although there were impacts such as reduced vegetation and decreased water quality. Regression analysis confirmed a significant influence between communal land conversion and environmental conditions at 18.49 percent with a significance value of 0.002. Community participation in maintaining the cleanliness of tourism areas was very good, however, stricter government supervision, reforestation programs, and adequate waste management are needed to prevent ecosystem degradation in the future.
Distribusi Status Gizi Remaja di Daerah Pesisir: Studi pada Siswa SMA Entrepreneurship Chevalier Anasai Merauke, Papua Selatan Febry Ramadhani Suradji; Ronny Brayntin Rahail; Ade Yuni Sahruni; Dani Nurcholis; Damaris Marlissa; Mardhatillah Mardhatillah; Erni Agit Ekawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.50276

Abstract

Status gizi pada remaja menjadi indikator penting dalam menilai tingkat kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok siswa yang sedang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Faktor lingkungan, termasuk letak geografis di wilayah pesisir, dapat memengaruhi ketersediaan bahan pangan dan kebiasaan konsumsi masyarakat setempat. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kondisi status gizi siswa SMA Entrepreneurship Chevalier Anasai yang berlokasi di pesisir Merauke, Papua Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Sampel penelitian mencakup seluruh siswa baru tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 51 orang, yang ditentukan dengan teknik total sampling. Status gizi siswa diukur melalui pengambilan data berat badan dan tinggi badan, kemudian dihitung menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan diklasifikasikan sesuai standar status gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada dalam kategori gizi normal sebanyak 39 orang (76,5%), sedangkan siswa dengan gizi kurang tercatat 13,7% dan gizi lebih sebesar 9,8%. Temuan ini menggambarkan adanya masalah gizi ganda pada remaja, meskipun mayoritas berada dalam kondisi normal, sehingga kelompok dengan gizi kurang maupun lebih tetap memerlukan perhatian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dan tenaga kesehatan dalam merancang program pemantauan serta edukasi gizi seimbang bagi remaja. Kata kunci: Status gizi, Indeks Massa Tubuh, Remaja, pesisir, Papua Selatan
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Bahaya dan Cara Pengolahan Limbah Rumah Tangga di Desa Kalosi Alau, Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang Mardhatillah Mardhatillah; Sunandar Said; Zulkarnain Sulaiman; Devy Febrianti; Pratiwi Ramlan; Khaeriyah Adri; Syifa Fauziah; Alfiah Syarifuddin; Sofiyah Sofiyah; Mutiara Asysyam; Rizka Magfirah Napa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i2.9132

Abstract

Waste comes from human, animal, and natural activities. Food scraps or wet waste, dry waste, plastic, paper, and so on are types of waste that we often encounter in society. This is a common occurrence in modern-day life. Household waste encompasses waste from various sources such as the kitchen, bathroom, laundry, industrial waste, and human waste. A positive and healthy environment is essential to support human survival. The process of disease is an interaction between disease agents, humans (hosts), and the surrounding environment. The aim of this activity is to provide health information to the public regarding the dangers of household waste and how to manage it through a community approach. The sample for this service was 62 heads of families. Delivery of the material was carried out at the Kalosi Alau Village office through direct practice on how to manage household waste, lectures, and discussions. Wet (organic) waste disposal yielded the highest percentage results, with open trash bins accounting for 77.4%, and closed trash bins accounting for 22.6%. Lack of public knowledge of waste disposal impacts is the cause. We hope that this activity will help the public understand the proper management and utilization of household waste.
Implementasi Penggunaan Sosial Media dalam Program Promosi Kesehatan di Puskesmas Kota Enrekang : Implementation of the Use of Social Media in the Health Promotion Program at the City Health Center of Enrekang Devy Febrianti; Zulkarnain Sulaiman; Mardhatillah; Sunandar Said; Khaeriyah Adri; Pratiwi Ramlan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3030

Abstract

Latar belakang: Puskesmas merupakan peranan penting dalam mencapai program Indonesia Sehat. Peningkatan pelayanan puskesmas sebagai upaya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui kegiatan program promosi kesehatan erat kaitannya dengan media yang digunakan salah satuya adalah sosial media pada program promosi kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui implementasi penggunaan sosial media di Puskesmas Kota Enrekang. Metode: Penelitian kualitatif dilakukan dengan pendekatan studi kasus, Teknik yang digunakan dalam penentuan informan dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Hasil: Pada input, program promosi kesehatan menggunakan media sosial dianggap cukup efektif , pada process, pelaksanaan program promosi kesehatan terlaksana sesuai dengan perencanaannya jika dilakukan diawal tahun namun terdapat beberapa perencanaan yang sudah ditetapkan sering tidak sesuai di lapangan, dan tidak semua SDM terlibat dalam program promosi kesehatan. Pada output, program berjalan sesuai tujuan yang direncanakan tetapi belum ada indicator capaian sehingga belum bisa terlaksananya evaluasi secara optimal. Kesimpulan: Diharapkkan kepala puskesmas lebih memahami mengenai manajemen puskesmas dan koordinasi dalam menentukan suatu perencanaan serta tenaga promosi kesehatan lebih serius dalam peningkatan pelayanan promosi kesehatan terkhusus pada program berbasis sosial media.
Teacher Professional Ethics as a Foundation for Culture-Based Pedagogy in Fostering Peaceful Primary Schools: A Systematic Literature Review Nabilla Fissalma; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Ade Eka Anggraini; Intan Sari Rufiana; Mardhatillah; Aynin Mashfufah; Slamet Arifin
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 9 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v9i1.16716

Abstract

The modern era is characterized by the complexity of a pluralistic culture that requires teachers to act as educators, moral guardians, and facilitators in the learning environment. This challenge requires a foundation of scientific ethics and a contextual learning approach. This study aims to systematically examine scientific ethics as a moral foundation and strategic filter in fostering cultural diversity in elementary schools. The method used is a Systematic Literature Review. Data were collected and analyzed from 16 scientific articles published in 2021-2025, using the PRISMA guidelines from the Google Scholar and ScienceDirect indexed databases. The results of the study show that scientific ethics serve as a moral compass that guides every decision and interaction in the classroom through eight prerequisites of professionalism. Scientific ethics directs the application of a culture-based approach as an effective pedagogical strategy for fostering diversity. The synergy between scientific ethics and a cultural approach is the basis for realizing peaceful schools through three main prerequisites: the moral integrity of educators, pedagogical approaches, and collaboration between teachers, parents, and the community. A cultural approach supported by a strong ethical foundation can help connect the curriculum to students' lives, fostering tolerance, empathy, and mutual cooperation. Thus, this study not only discusses the relationship between scientific ethics and culture-based approaches but also provides a novelty in the form of a conceptual model of the synergy between the two as a pedagogical foundation for multicultural education in an independent curriculum.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Ibu dalam program Imunisasi di Posyandu Desa Patondon Salu Mutiara Asysyam; Mardhatillah; Khaeriyah Adri
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 6 No 3 (2025): JAPS Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Immunization is a health effort to protect individuals from preventable diseases such as diphtheria, tetanus, and measles. Approximately 19.4 million children worldwide have not received complete immunization, including in Indonesia. Based on data, the coverage of Complete Basic Immunization (CBI) in Enrekang Regency reached 81.81% in 2023. This study aims to analyze the factors related to mothers’ involvement in the immunization program. A quantitative research method with a cross-sectional design was employed and analyzed using the chi-square test. The study population consisted of all mothers of infants and toddlers in the Posyandu of Pattondon Salu Village, totaling 181, with 125 selected as samples through purposive sampling. The findings revealed a significant relationship between family support and health worker support with mothers’ participation in the immunization program (p-value < 0.05), while mothers’ knowledge did not show a significant association with participation in the program
Analisis Hubungan Kualitas Pelayanan, Sumber Daya Manusia dan Mutu Pelayanan dengan Kepuasan Pasien di Puskesmas Maiwa Muhammad Rahmat Ramadhan Aras; Sunandar Said; Mardhatillah; Khaeriyah Adri
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 7 No 1 (2026): JAPS April Sedang Berlangsung
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patient satisfaction is an important indicator in efforts to improve the quality of health services in health care facilities. Low patient satisfaction rates will impact the development of Community Health Centers. The level of patient satisfaction at Maiwa Community Health Center is not fully optimal even though it has provided services according to applicable standards. This study will be conducted at Maiwa Community Health Center with the aim of analyzing the relationship between service quality, human resource competency and service quality with patient satisfaction at Maiwa Community Health Center. This study uses a quantitative approach using a cross-sectional design with a total population of 99 inpatients and a sampling technique of simple random sampling using the Slovin formula to obtain 79 samples. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews, then analyzed using the Chi-square test to see the relationship between variables. The results of the study indicate that there is a relationship between service quality, human resources and service quality with patient satisfaction at Maiwa Community Health Center. Service quality has a significant relationship with patient satisfaction, with a p-value of 0.034 (<0.05). Human Resources also showed a significant relationship, with a p-value of 0.000 (<0.05). Similarly, Service Quality obtained a p-value of 0.022 (<0.05).
Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Program Imunisasi Dasar di UPT Puskesmas Rappang Nurul Ashira; Mardhatillah; Khaeriyah Adri
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 7 No 1 (2026): JAPS April Sedang Berlangsung
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Immunization Immunization is important for preventing infectious diseases and reducing child morbidity and mortality. In 2022, the coverage of complete basic immunization in Sidrap Regency was 68.3%, still below the national target of 95%. This study aimed to analyze the influence of mothers’ knowledge, vaccine availability, health workers’ competence, and access to health services on the success of basic immunization at UPT Puskesmas Rappang. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. The population consisted of 318 infants, with a sample of 177 respondents determined using the Slovin formula. Data were collected through questionnaires and documentation, then analyzed using logistic regression. The results showed that all variables had a significant effect on the success of basic immunization, both simultaneously and partially. The most dominant variable was the accessibility of health facilities. Therefore, the success of basic immunization is influenced by mothers’ knowledge, service quality, and ease of access to health services.
Co-Authors Abdul Hadi Ade Eka Anggraini Ade yuni Sahruni Adri, Khaeriyah Aini Zarqo, Liling Akmaluddin Akmaluddin Alamsyah, Putri Astika Alfiah Syarifuddin Amanda Femalita Wijaya Andi Hardianti Andriani Anjelia, Anisah Friti Ariffa Mutri Muslimah Arnis Armang Arsunan Arsin Astutik, Dwi Widi Aynin Mashfufah Bahari, Priya Kusuma Balqis, Putri Nabila Betti Rosita Sari, Betti Rosita Damaris Marlissa Dani Nurcholis Darni, Hamli Denada Garbella Devy Febrianti Devy Febrianti Dewi Puspasari Dian Kurnia Anggreta Dzakwan, Andi Akram Ecca, Suleha Edi Suhardi Rahman Eirene Yosephine Rintonga Enio Kang Mohd Sufian Kang Erni Agit Ekawati Erni Ratna Suminar Faizah, Siti Faizatul Munawaroh Fauziah, Nanda Nissa Febrian Maulana Febrianti, Devy Febry Ramadhani Suradji Fina Arianti Fitria Nopita Handy Ferdiansyah Imam Suyitno Intan Sari Rufiana Iqlima Izzati, Hafizah Nurul Jamaluddin Ahmad Jaslin Jaslin Khaeriyah Adri Khaeriyah Adri Khaeriyyah Adri Khusnul Khotimah Kurniawan, Ferry Dwi Kusmaniar Labibah, Farah Lenny Marlinda Lestari, Rinda Livhia Putri Hardiyanti Luthfiyah, Hullatul Madaling Marantika, Laura Oktaviany Margaretha, Vallent Marisa Marisa Maulina, Novi Mega Aprisna Arif Monalisa Febrianti Muhammad Al Muttaqii Muhammad Farhan Arazi Muhammad Rahmat Ramadhan Aras Muhammad Syafar Muhammad Syukri Azhari Mujriyanti, Ana Munthe, Riri Maharani Mustanir, Ahmad Mutiara Asysyam Nabila, Cut Niswatun Nabilla Fissalma Naya Dwiyanti Novita Andayani, Novita Nurrahmah Nurrahmah Nurul Ashira Nurul Rahmawati Oktaviani Adhi Subuatningsih Oktaviani Adhi Suciptaningsih Oriza Zativalen Pamelda Ariska Persada, Yuris Indria Putri Anggraeni Putri, Nabila Inkha Rachma Wati, Rachma Raden Ilham Radeni Sukma Indra Dewi Rafnelly Rafky Rahmah Rahmayani Kurnia Sari Rahmi Ramlan, Pratiwi Ratna Ratri Pramudita Hafid Resky Ayu Resky Riche Fermayani Rizka Magfirah Napa Ronny Brayntin Rahail Rosmayanti Rozaanah, Rozaanah Ruslang, Ruslang Sakdiah Sapri Tajuddin Sastri Darmitha Satria Gunawan Zain Septaria, Ema Shiba Salsabila Shirly Rizki Kusumaningrum Siti Arum A Sulastri Siti Faizah Siti Khaila Murdy Siti Mayang Sari Slamet Slamet Arifin Slamet Arifin Sofiyah Sofiyah Sofyan B Sri Indrayati Suarmi S. Sulaiman, Zulkarnain Sunandar Said SURYANI Suryani Suryani Syarfuni Syarfuni Syarifah Habibah Humairoh Syifa Fauziah Tika Rahmadani Toto Nusantara USWATUN HASANAH wakiyah saharani, Nurul Wakiyah Saharani Waliah, Diyah Rutin wicaksono, Samsiar Wiwin Widayanti Yofita Sandra Yoskar Kadarisman Yulia Indah Simbolon Yunita Arliny Yusuf Hanafi Zulkarnain Sulaeman Zulkarnain Sulaiman Zulkifli N