Articles
Berpikir Kritis Siswa Kelas V Melalui Problem Based Learning Dengan Menggunakan Media Zoom Meeting
Allwatie, Miar;
Jayadinata, Asep Kurnia;
Sunaengsih, Cucun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v4i1.37958
Penelitian ini didasarkan atas ketertarikan penulis terhadap berpikir kritis siswa dan problem based learning untuk proses pembelajaran di masa pandemi ini. Pembelajaran yang bersifat pemecahan masalah pada abad ke-21 ini penting diterapkan pada siswa Sekolah Dasar dan penggunaan metode problem based learning untuk proses pembelajaran di masa pandemi ini dirasa akan efektif untuk pelaksanaanya. Dengan menerapkan problem based learning (PBL) dalam pelaksanaan pembelajaran ini merupakan cara yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang dimiliki oleh siswa di abad ke-21 ini, anak akan diasah guna mendapatkan kemampuan berpikir kritis yang tinggi meskipun dalam pembelajaran yang terrbatas.a Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran Problem Based Learning siswa kelas V menggunakan media Zoom Meeting pada materi benda tunggal dan campuran, untuk mengetahui berpikir kritis siswa kelas V menggunakan media Zoom Meeting pada materi benda tunggal dan campuran setelah pembelajaran PBL. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V di SDN Sawahdadap II Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Instrumen yang digunakan adalah tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlaksanaan pembelajaran PBL yang diterapkan dalam proses pembelajaran pada materi benda tunggal dan campuran di kelas V ini mempunyai hasil yang sangat baik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V ini. Kemampuan berpikir kritis siswa yang kurang ketika pembelajaran jarak jauh memberikan implikasi kepada guru agar lebih aktif dalam menerapkan PBL, dengan menggunakan PBL kemampuan berpikir kritis siswa yang ada akan meningkat, sehingga model PBL ini dapat menjadi salah satu model yang cocok diterapkan ketika pembelajaran jarak jauh ini agar siswa tidak merasa bosan dengan pembelajaran yang searah.
Pemahaman Guru Dalam Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Penguasaan Konsep Ekoliterasi Siswa
Luthfi, Luthfi;
Jayadinata, Asep Kurnia;
Sunaengsih, Cucun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27689
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru terhadap model problem based learning, bagaimana pemahaman guru terhadap penguasaan konsep ekoliterasi siswa, bagaimana pemahaman guru tentang pengaruh penggunaan model problem based learning terhadap penguasaan konsep ekoliterasi siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket/kuesioner tentang pemahaman guru terhadap model problem based learning terhadap penguasaan konsep ekoliterasi siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian survey. Populasi penelitian yaitu 101 guru dari 7 sekolah dasar di wilayah Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik cluster sampling (sampel area). Sehingga ukuran sampel adalah 50 guru. Hasil penelitiannya menunjukan pemahaman guru terhadap model problem based learning adalah dengan kategori sedang dan cukup memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran IPA dalam menggunakan model problem based learning. Pemahaman guru terhadap penguasaan konsep ekoliterasi siswa dapat dikategorikan baik. Dan pemahaman guru tentang pengaruh model problem based learning terhadap penguasaan konsep ekoliterasi siswa adalah berpengaruh positif. Penelitian ini berimplikasi (1). Adanya dari pihak guru maupun sekolah untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya pada pembelajaran IPA, (2). Adanya upaya guru kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan membuat model atau metode pembelajaran yang dapat menambah pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Blended Learning Terhadap Literasi Sains Siswa Pada Materi Perpindahan Kalor
Gustiana, Rina;
Jayadinata, Asep Kurnia;
Sunaengsih, Cucun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i1.19018
Education requires innovation to be able to compete with other countries, one of which is in the field of scientific literacy. This study was conducted to determine the increase in scientific literacy of class V students of heat transfer material through blended learning. The research method used is a quasi-experiment that compares two different groups of classes. The design used is nonequivalent control group design or the presence of a control and experimental group. Cijambe I Elementary School as a control group using offline blended learning and Cijambe II Elementary School as an experimental group using online blended learning. The findings are that the increase in scientific literacy of students in the experimental class is higher than the control class, this is evidenced by the difference in the average in the control class is lower than the experiment. The value of the difference in the average experimental class was 16.94 while the control class was 0.93. The improvement of students' scientific literacy skills in heat transfer material through online blended learning compared to offline.
“Perspektif Guru dalam Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Kreativitas dan Motivasi Belajar Siswa SD di Kelas Tinggiâ€
Anugrah, Dini;
Jayadinata, Asep Kurnia;
Sunaengsih, Cucun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27775
Pembelajaran IPA di SD mengharuskan siswa terlibat langsung dalam suatu alur pembelajaran, agar pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi siswa. Sehingga siswa lebih kreatif dan aktif dalam kelas guna mengeksplor kemampuannya dalam belajar dan menerima pelajaran yang disampaikan. Keterampilan berpikir kreatif berkaitan erat dengan suatu kreativitas yang sangat diperlukan untuk memecahkan suatu masalah dan menemukan konsep-konsep dalam pembelajaran IPA. Begitupun dengan motivasi belajar siswa yang merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan pembelajaran. Model pembelajaran yang bisa diterapkan agar siswa mendapatkan pengalaman langsung yang meningkatkan kreativitas dan motivasi dalam belajar yaitu dengan menerapkan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap kreativitas dan motivasi belajar siswa menurut perspektif guru. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif kuantitatif dengan desain survei. Adapun instrumen yang digunakan yaitu angket, dengan sampel penelitian berjumlah 52 guru kelas tinggi dari 10 SD di Kecamatan Buahdua. Diperoleh temuan penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran berbasis proyek terhadap kreativitas dan motivasi belajar siswa, yang berada pada kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran berbasis proyek ini memiliki pengaruh yang positif terhadap kreativitas dan motivasi belajar siswa di SD. Implikasi dalam penelitian ini, guru harus mempertahankan bahkan harus semakin meningkatkan kualitas pembelajaran, agar kreativitas dan motivasi belajar siswa terus meningkat.
Analisis Tingkat Pemahaman Siswa terhadap Konsep Matematika pada Materi Segibanyak
Julaeha, Eha Siti;
Irawati, Riana;
Sunaengsih, Cucun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27267
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap konsep matematika pada materi segibanyak serta mengetahui pemahaman siswa berdasarkan indikator pemahaman konsep pada materi segibanyak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Licin. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemahaman siswa terhadap konsep matematika pada materi segibanyak berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 58%. Pemahaman konsep matematika siswa dengan kategori pemahaman tinggi mampu menguasai semua indikator pemahaman konsep matematika dengan baik. Pemahaman konsep matematika siswa dengan kategori pemahaman sedang mampu menguasai empat indikator pemahaman konsep matematika dengan cukup baik. Pemahaman konsep matematika pada siswa dengan ketegori pemahaman rendah hanya mampu menguasai satu indikator pemahaman konsep matematika dengan baik yaitu pada indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah. Adapun implikasi dalam penelitian ini yaitu agar guru lebih memperhatikan kemampuan pemahaman konsep setiap siswa agar menjadi lebih baik dan mencapai kategori pemahaman yang lebih tinggi.
Perspektif Guru Dalam Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kreativitas dan Penguasaan Konsep Siswa di Sekolah Dasar Negeri Wilayah Kecamatan Sumedang Utara
Nurfatmala, Silmaulan;
Jayadinata, Asep Kurnia;
Sunaengsih, Cucun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27604
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap kemampuan kreativitas dan penguasaan konsep siswa. Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan cara yang tepat untuk meningkatkan kemampuan kreativitas dan penguasaan konsep siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap kreativitas dan penguasaan konsep siswa berdasarkan perspektif guru. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain survey. Populasi penelitian ini adalah semua guru sekolah dasar di Kabupaten Sumedang Utara dengan instrumen kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Berbasis Masalah mempunyai keterlibatan yang signifikan terhadap kreativitas dan penguasaan konsep siswa dengan posisi yang kuat. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kreativitas dan penguasaan konsep pada siswa di Sekolah Dasar.Â
Perspektif Guru dalam Penerapan Tutor Sebaya terhadap Keaktifan Belajar Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Se-Kecamatan Kebumen
Achmad, Fandi;
Jayadinata, Asep Kurnia;
Sunaengsih, Cucun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v3i2.27484
 Pembelajaran IPA yang ada di jenjang sekolah dasar merupakan mata pelajaran yang berkaitan dengan makhluk hidup dan fenomena alam yang sering terjadi dalam kehidupan nyata, pembeljaran IPA menuntut keaktifan belajar siswa agar tujuan pembelajaran IPA itu dapat tercapi. Untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran guru dapat menerapkan tutor sebaya. Penelitian ini bertujuan melihat perspektif guru terhadap penerapan tutor sebaya dalam keaktifan belajar siswa di madrasah ibtidaiyah se-kecamatn Kebumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian berupa survei. Populasi dan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah guru yang berasal dari 5 madrasah yang berada di kecamatan Kebumen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket atau kuisioner dalam bentuk google form. Dan hasil temuan penelitian menunjukkan perspektif guru dalam penerapan tutor sebaya berpengaruh positif terhadap keaktifan belajar siswa. Adapun perspektif guru terhadap penerapan tutor sebaya pada pembelajaran IPA adalah cukup dengan presentase (57.36%) dan perspektif guru terhadap keaktifan belajar siswa adalah cukup dengan presentase (40.31%). Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan dampak positif, yaitu tutor sebaya memiliki pengaruh pada keaktifan belajar siswa. Adanya rencana dari pihak sekolah untuk menambah fasilitas pembelajaran, guru-guru berupaya untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dan ada rasa semangat dari siswa untuk aktif dalam pembelajaran khususnya dalam pembelajaran IPA.Kata Kunci: Tutor Sebaya, Keaktifan Belajar Siswa
Pengembangan Media Pembelajaran Powerpoint Interaktif untuk Keterampilan Membuat Pantun pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Listy Sri Mulyani;
Dadan Djuanda;
Cucun Sunaengsih
Jurnal Pena Ilmiah Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jpi.v4i2.38396
This research was motivated by the findings which showed that students' activities were passive in participating in learning because the learning method used by the teacher was not appropriate and the use of learning media was less interactive. material and cannot rhyme itself. The research model used is DD. Data collection techniques used are interviews, observations and validation sheets of media experts and material experts. The results showed that the interactive PowerPoint learning media developed by the researchers got a final score of 90% from content experts. Meanwhile, media experts got a final score of 86%. This means that interactive powerpoint learning media is very feasible to use based on the conversion of assessment criteria. This interactive PowerPoint packaging material is presented in a simple and attractive form so that it will improve students' skills in making rhymes.